cover
Contact Name
Andhy Surya Hapsara
Contact Email
jurnalideguru@gmail.com
Phone
+628984400401
Journal Mail Official
jurnalideguru@gmail.com
Editorial Address
SMA Negeri 7 Yogyakarta, Jl. M.T. Haryono 47 Yogyakarta 55141
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru
ISSN : 25275712     EISSN : 27222195     DOI : https://doi.org/10.51169/ideguru
Core Subject : Education,
"Ideguru" means the overall thought conducted by teachers, in the form of classroom action research as well as scientific papers. The vision of Ideguru is to be one of the main references for teachers in planning, implementing and evaluating learning inovation in Yogyakarta Special Province (DIY), Indonesia. The mission of Ideguru is becoming a media for actualization and dissemination of scientific works for teachers in the region of DIY in particular and Indonesia in general.
Articles 926 Documents
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Datar Kelas V Memakai LKPD PMRI Priyani, Desy; Riana, Elin; Surbakti, Elsafana; Nopianti, Indri; Rahmadian, Kurnia; Saputri, Linda; Saparini, Saparini; Lestari, Novi
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 3 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.1174

Abstract

The problem found based on classroom observations was that some students did not understand the concept of flat shapes in detail. It was also found that students had not visualized the concept of flat shapes in everyday life and teachers only asked students to memorize formulas without paying attention to understanding the concept. The aim of this research is to describe the application of PMRI LKPD to improve mathematics learning outcomes, especially in flat plane material. The research carried out here is Classroom Action Research which consists of 2 cycles with 4 stages, namely the planning, implementation, observation and reflection stages. Data analysis was carried out using descriptive analysis which included calculating the average and percentage of classical completion. This research was carried out at SDN 127 Palembang, the subject of this research was class V, totaling 26 students and the object of research was the PMRI LKPD. The completeness of the learning outcomes obtained increased from cycle to cycle, namely 38% in the pre-cycle to 58% in cycle I, and reached 85% in cycle II. This shows that the use of PMRI LKPD has been proven to be able to improve mathematics learning outcomes in class V.
Habituasi dan Perilaku Sosial Pelajar di Daerah Prostitusi Tegal Panas Kabupaten Semarang Prayoga, Andwian Ody; Prajanti, Sucihatiningsih Dian Wisika
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 3 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2116

Abstract

Prostitusi merupakan masalah sosial yang berdampak bagi semua bidang kehidupan. Pelajar yang hidup di daerah prostitusi Tegal Panas terdistraksi perilaku negatif sehingga moralitasnya tidak berkembangan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan habitus dan perilaku sosial pelajar yang hidup di daerah Prostitusi Tegal Panas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain penelitian fenomenologi. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa habitus pelajar dipengaruhi oleh pemberlakukan aturan-aturan di lingkungan keluarga, namun pergaulan dengan remaja dan orang dewasa tidak dapat dihindari sehingga juga mempengaruhi kebiasaan mereka. Perilaku sosial pelajar lebih terarah daripada anak remaja yang tidak melanjukan sekolah karena mereka menghabiskan waktu di sekolah, namun juga terdapat beberapa pelajar yang memiliki perilaku sosial yang menyimpang seperti berbicara kasar, merokok, mencicipi minuman keras, sampai melakukan seks bebas dan hamil di luar nikah. Penelitian ini menyarankan agar orang tua dan lembaga sosial terkait melakukan upaya penguatan moral bagi anak remaja yang hidup di daerah rentan, seperti daerah prostitusi.
Strategi Pengembangan Talenta Bahasa Indonesia dalam Perspektif Manajemen Kurikulum: Studi Kasus di Universitas Guangxi Minzu Yan, Zheng; Santosa, Achadi Budi; Sapanti, Intan Rawit; Ying, Luo
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 3 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2139

Abstract

Meningkatnya kerja sama antara Tiongkok dan ASEAN serta dorongan inisiatif Belt and Road memperbesar kebutuhan akan lulusan yang menguasai bahasa Indonesia. Universitas Guangxi Minzu berperan penting dalam menyiapkan talenta tersebut melalui model pembelajaran “3+1”, yaitu tiga tahun studi di Tiongkok dan satu tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran secara embeded, sedangkan data diambil melalui wawancara secara daring terhadap tiga dosen Program Studi Bahasa Indonesia. Analisis difokuskan pada struktur kurikulum, model pembelajaran, dan tantangan pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum menitikberatkan pada keterampilan bahasa (50%), pemahaman budaya (20%), dan praktik kerja (15%). Namun, masih terdapat kendala seperti kurangnya keterpaduan antara program dalam dan luar negeri serta minimnya penilaian proses belajar. Universitas mulai menggandeng industri untuk membuka kelas proyek dan menghadirkan praktisi sebagai pengajar. Penelitian ini merekomendasikan integrasi kurikulum yang lebih kuat, perbaikan sistem evaluasi, serta peningkatan keterlibatan industri agar lulusan memiliki kompetensi bahasa, pemahaman lintas budaya, dan kesiapan kerja yang lebih baik di kawasan Asia Tenggara.
Optimalisasi Mutu Guru SD Melalui Komunitas Belajar Agustian, Hamdan; Annisyah, Nur; Munandar, Agam Aris; Halimah, Leli
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 3 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.1704

Abstract

Pendidikan merupakan bentuk investasi utama yang krusial dalam upaya meningkatkan mutu sumber daya manusia demi mendukung kemajuan bangsa dan negara.. Namun, dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia tak ayal masih harus perlu dioptimalkan dan dikelola dengan saksama oleh semua komponen yang terlibat. Masih banyak tantangan serta faktor yang utamanya bermuara pada sistem pendidikan Indonesia dan menyinggung mutu guru di indonesia. Sehingga terkait tujuan tulisan ini adalah untuk merepresentasikan analisis penulis terhadap optimalisasi mutu guru terhadap komunitas belajar untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekolah dasar. Dalam penyusunan penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai referensi yang relevan secara mendalam. Artikel ini menekankan bahwa seluruh unsur yang terlibat dalam peningkatan kualitas pendidikan perlu diberdayakan secara optimal dan menjalin kolaborasi berdasarkan peran dan tanggung jawab masing-masing. Tujuannya adalah untuk menciptakan sistem pendidikan yang efektif dan mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul di lingkungan sekolah. Dalam hal ini, manajemen pendidikan memegang peran strategis sebagai elemen inti yang mengarahkan pengembangan lembaga serta proses pendidikan agar selaras dengan kebutuhan sekolah dan masyarakat. Keberhasilan lembaga pendidikan, pada akhirnya, sangat dipengaruhi oleh kejelasan tujuan kelembagaan serta kesesuaian konsep dan pelaksanaan pendidikannya.
The Low- to High-Tech Assistive Technology for the Learning Process of Students with Special Needs in Inclusive Classrooms : A Literature Review Putri, Maringgar Hangesti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 3 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.1879

Abstract

This study aims to systematically review the use of assistive technology in the learning process of students with special needs in inclusive classroom settings. Assistive technology covered in this research ranges from low-tech tools (such as picture communication boards) to high-tech devices (such as adaptive learning applications and computer-assisted communication systems). Using a literature review method, this study analyzes scholarly publications from 2015 to 2025, focusing on the effectiveness, challenges, and implementation strategies of assistive technology in inclusive education. The findings indicate that assistive technology plays a crucial role in enhancing accessibility, participation, and learning outcomes for students with special needs. However, its success is highly influenced by teacher preparedness, appropriate technology selection, and institutional support. This study offers insights and recommendations for educators and policymakers to optimize the use of assistive technology in fostering inclusive and adaptive learning environments.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa melalui Model Kooperatif Tipe Make a Match Berbantuan Media Flash Card Rahmawati, Desi; Sartono, E. Kus Eddy
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2019

Abstract

Learning Pancasila in class II with the lecture method will cause less active student involvement in the learning process. The right solution to overcome this problem is through improving student learning outcomes by implementing the Make A Match Type Cooperative learning model supported by Flash card media. The purpose of the classroom action research carried out is to provide an increase in student learning outcomes in the subject of Pancasila Education for Class II Students Through the Make A Match Type Cooperative Model Assisted by Flash card media at SD N Kandri Girisubo. This research was conducted in four stages, namely planning, action, observation and reflection. Obtaining student success data from student test results and observation sheets. Learning outcomes increased with an average gain of 62.5 in Cycle I to 75.4 in Cycle II learning, and the percentage of completeness increased from 66.8% to 78.6%. This increase proves that learning by implementing the Make a match type cooperative model with the help of flash card media in cycle II is very effective in providing increased activity and student learning outcomes in the aspects of knowledge, attitudes, and skills in the Pancasila Education subject. Thus, this research can be said to be successful, and the research cycle was stopped.
Pembelajaran IPS dan Regulasi diri: Internalisasi Nilai Sosial untuk Harmoni keberagaman di SMP Singkawang Toni, Toni; Priyanto, Agustinus Sugeng
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 3 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2087

Abstract

Dewasa ini regulasi diri sangat penting untuk membentuk karakter siswa, dengan kemampuan regulasi diri siswa memiliki kepekaan terhadap semua hal di lingkungannya, kenyataan di lapangan regulasi diri belum banyak di praktekan oleh siswa, apalagi ditengah Masyarakat yang multikultur siswa ditungtut untuk peka terhadap lingkungan sekitarnya untuk meminimalisir konflik antar etnis, golongan, agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan regulasi diri dalam pengembangan nilai-nilai sosial untuk mencapai kerukunan di SMP Negeri 1 Singkawang serta implikasinya terhadap ketahanan sosial budaya. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran IPS yang menekankan pemahaman keberagaman, dikombinasikan dengan pengembangan regulasi diri siswa, berkontribusi signifikan terhadap penguatan nilai-nilai sosial seperti toleransi, empati, dan saling menghormati. Temuan ini penting untuk memperkuat ketahanan sosial budaya bangsa melalui pendidikan kontekstual, terutama di daerah yang beragam seperti Singkawang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan pengembangan kurikulum IPS yang lebih inklusif dan holistik, serta strategi pembelajaran yang mendorong regulasi diri siswa sebagai landasan hidup dalam masyarakat yang beragam.
Analisis Bibliometrik Tren Penelitian Station Rotation, Kolaborasi Siswa, dan Pendidikan Perubahan Iklim Carolina, Yuvita; Nursa'ban, Muhammad
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 3 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2172

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tren publikasi, distribusi geografis, dan struktur pengetahuan station rotation, kolaborasi siswa, dan pendidikan perubahan iklim melalui analisis bibliometrik. Data bersumber dari 25.437 dokumen Scopus periode 2015-2025 yang dianalisis menggunakan Scopus Analytics Tool dan VOSviewer dengan metode co-occurrence analysis. Hasil menunjukkan disparitas publikasi signifikan mengenai kolaborasi (1.150.277 dokumen), climate change education (5.301 dokumen), station rotation (136 dokumen), dengan 0 publikasi yang mengintegrasikan ketiganya. United States, China, dan United Kingdom mendominasi publikasi, sementara Indonesia menempati posisi ke-2 untuk station rotation namun peringkat ke-9 untuk climate change education. Analisis co-occurrence mengidentifikasi 6 cluster tematik tanpa bridging concept yang menghubungkan ketiga topik secara simultan. Visualisasi temporal menunjukkan shift dari pedagogical innovation (2015-2018) menuju climate-technology integration (2022-2024). Temuan mengonfirmasi research gap kritis pada integrasi station rotation, kolaborasi siswa, dan pendidikan perubahan iklim sebagai garis depan penelitian yang belum dieksplorasi.
The Backward Design Learning Strategy Based on Literacy and Numeracy for Sociology Academic Ability Tests Hapsara, Andhy Surya; Efendi, Lutfi
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 3 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2173

Abstract

Education in Indonesia faces the crucial challenge of strengthening literacy and numeracy, especially in Sociology, a subject demanding data analysis and interpretation of social phenomena. This challenge is compounded by the need to prepare students for the Academic Ability Test (TKA), which emphasizes critical thinking and questions based on literacy-numeracy models.This best-practice research aims to implement the Backward design strategy integrated with literacy and numeracy to enhance the readiness of Grade XII students at SMAN 7 Yogyakarta for the Sociology TKA. The strategy was conducted through three stages: 1) Identify Desired Results (understanding TKA question formats); 2) Determine Acceptable Evidence (formative and summative assessments, including external Try Outs/TO); and 3) Design Learning Experiences (differentiated instruction and innovative activities like "Bowling Litnum" and independent TKA question creation). The method used was descriptive qualitative with a subject of 70 Grade XII students who chose Sociology as an elective. The results showed a significant improvement in the group of students predicted to be eligible for the National Achievement-Based Selection (SNBP), with the average score of summative assessments and TO TKA reaching 75–78 (meeting the success target of ≥75). However, the overall average score remained below the target due to motivational differences between eligible and non-eligible students.The conclusion indicates that Backward design is effective in improving learning outcomes for motivated groups and successfully integrates literacy-numeracy into Sociology learning, while also creating transferable evidence-based practice. The key success factors were the synchronization of TKA blueprints and external collaboration.
Memanen Hujan: Proyek Kolaboratif Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Gaya Hidup Berkelanjutan Sulistyo, Thomas Dannar; Kusuma, Yoga Jati; Ferdiansyah, Nikolas Noel
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.1430

Abstract

This best practice aims to design a collaborative learning approach integrating Geography, Mathematics, and Chemistry through the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) under the theme Sustainable Lifestyle. The subjects of this best practice were 199 students from classes X1–X6 at Kolese De Britto Senior High School during the second semester of the 2023/2024 academic year. The collaborative learning process was conducted in five stages: (1) engagement, (2) exploration, (3) transformation, (4) presentation, and (5) reflection. Student responses to the project were collected via Google Forms. Data analysis was carried out by reducing data from the questionnaires, presenting it in qualitative and quantitative forms, and drawing conclusions. The P5 collaborative project consisted of five stages: rainfall data collection (rain harvesting), data processing, rainwater filtration and distillation, infographic creation, and evaluation-reflection. Rain harvesting was identified as the most challenging stage (30.8%), while the filtration and distillation stage was seen as needing the most improvement (43.6%). This project resulted in increased knowledge, skills, and the application of values aligned with the Pancasila Student Profile. Skills that improved through this collaborative learning included processing rainfall data (85.5%), collaborating in rainfall data collection (71.8%), analyzing rainfall data (70.9%), and collaborating in infographic creation (59.8%). The project also raised awareness about the importance of clean water and the health impacts of pollution, while motivating students to care more about the environment through concrete actions.