cover
Contact Name
Nur Hamdani Nur
Contact Email
hamdani.nur@unpacti.ac.id
Phone
+6281241263051
Journal Mail Official
jpp@unpacti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti Jl. Andi Mangerangi No.73, Mamajang Dalam, Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90132
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Promotif Preventif
ISSN : 26226014     EISSN : 27458644     DOI : https://doi.org/10.47650/jpp.v3i1
Core Subject : Health,
Epidemiologi; Kesehatan Lingkungan; Administrasi dan Kebijakan Kesehatan; Gizi Kesehatan Masyarakat; Promosi Kesehatan; Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
Articles 570 Documents
Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Stres Kerja pada Perawat: Studi Literatur Jundillah, Zhafarina; Wardani, Yuniar; Trisnowati, Heni
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1404

Abstract

Pada era globalisasi dan meningkatnya persaingan bisnis, stres kerja menjadi masalah signifikan bagi banyak organisasi. Studi menunjukkan bahwa stres kerja tidak hanya terkait dengan kelelahan fisik, tetapi juga membahayakan kesehatan dan kinerja karyawan. Data Persatuan Perawat Nasional Indonesia menunjukkan bahwa stres kerja di rumah sakit adalah masalah besar. Studi ini mengeksplorasi hubungan antara stres kerja pada perawat, beban kerja, dan lingkungannya melalui naratif review. Metode ini melibatkan analisis jurnal berdasarkan tahun terbit, reputasi indeks, dan kualitas variabel tertentu. Database yang digunakan adalah Google Scholar, ResearchGate, dan ScienceDirect dengan kata kunci “stres kerja”, “lingkungan kerja”, “beban kerja”, “perawat”. Skrining menggunakan Diagram Prisma menemukan 20 artikel untuk direview. Hasil menunjukkan stres kerja perawat dipicu oleh tingginya beban kerja dan kurangnya dukungan dari lingkungan kerja. Studi literatur ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kondisi kerja di rumah sakit dan kepuasan kerja, sehingga pelayanan kesehatan optimal.
Efektivitas Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium Quajava) Sebagai Larvasida Nyamuk Aedes Aegypti Nur, Nur Hamdani; Syamsul, Muharti; Purnama, Hardianus
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1406

Abstract

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Penggunaan larvasida kimiawi sebagai upaya pengendalian vektor guna menekan angka kejadian DBD telah banyak dilakukan, namun berdampak pada pencemaran lingkungan. Sehingga penggunaan larvasida alami dapat menjadi pilihan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan ekstrak daun jambu biji (psidium quajava) sebagai larvasida nyamuk aedes aegypti. Jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, jumlah ulangan perlakuan tergantung pada tingkat akurasi yang diinginkan peneliti dengan 300 sampel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah larva nyamuk Aedes aegypti instar III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hari pertama pada konsentrasi 0,50%, 1%, 4% dan kontrol tidak ada larva yang mati dan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hari kedua pada ulangan I, II, III 2x24 jam dengan konsentrasi 0,50%, 1%, 4% dan kontrol terdapat larva yang mati setelah ada larva yang mati setelah terkena ekstrak daun jambu biji.
Analisis Kelelahan Kerja dan Kejadian Kecelakaan Kerja pada Petani Padi di Desa Ajung Kecamatan Ajung Kabupaten Jember Arifatunnahriyah, Octavia; Ardiana, Anisah; Asmaningrum, Nurfika; Purwandari, Retno; Kurniawan, Dicky Endrian
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1411

Abstract

Kelelahan kerja yang terjadi secara terus menerus pada petani padi akan berdampak pada keselamatan kerja yang ditandai dengan semakin meningkatnya kesalahan ketika bekerja yang dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelelahan kerja dan kejadian kecelakaan kerja yang terjadi pada petani padi di Desa Ajung Kecamatan Ajung Jember. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif berdasarkan 283 petani padi yang diambil melalui teknik cluster sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Fatigue Severity Scale dan kuesioner Kecelakaan Kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 74,9% responden mengalami kelelahan kerja. Peringkat kejadian kecelakaan kerja tertinggi berdasarkan jenisnya yang terjadi pada responden yaitu tergelincir dengan nilai indeks sebesar 1,95. Berdasarkan objeknya yaitu karena alat pertanian dengan nilai indeks 1,95. Berdasarkan sifat luka yaitu luka ringan dengan nilai indeks 2,17. Berdasarkan letak lukanya adalah luka pada daerah tangan dengan nilai indeks 1,99. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, responden sebagian besar mengalami kelelahan kerja dan mengalami beberapa kejadian kecelakaan kerja yang bervariasi. Adapun upaya yang dapat dilakukan sebagai tenaga kesehatan yaitu dengan memberikan pendidikan kesehatan terkait dampak yang ditimbulkan kelelahan kerja dan upaya untuk menjaga keselamatan diri dalam meminimalisir kejadian kecelakaan kerja.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Baby Blues Syndrome Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Ulfa, Pebrisa; Agustina, Agustina; Mainidar, Mainidar
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1412

Abstract

Baby blues yang juga disebut sebagai kemurungan masa nifas merupakan suatu fenomena perubahan psikologis yang dialami oleh ibu umumnya terjadi pada ibu baru melahirkan. Tujuannya untuk melihat faktor yang mempengaruhi kejadian Baby blues, penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross-sectional study. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu nifas menggunakan teknik accidental sampling dan diperoleh 65 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data dengan uji chi square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 73,8% ibu nifas mengalami baby blues, ibu usia berisiko 69,2%, ibu nifas yang memiliki pendidikan menengah 40 %, ibu nifas yang tidak mendapat dukungan suami 72,3%, ibu nifas dengan paritas grandemultipara sebanyak 49,2%, ibu nifas yang memiliki pendapatan keluarga rendah 67,6%. Dari hasil analisis bivariate didapatkan bahwa ada hubungan antara usia (p =0,000), pendidikan ibu (p =0,010), dukungan suami (p =0,000), paritas (p =0,000), pendapatan (p =0,000) dengan kejadian baby blues pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah.
Variasi Waktu Kontak Media Filter Zeolit dan Karbon Aktif terhadap Penurunan Kadar Mangan (Mn) pada Air Bersih di PT. X Agustiany, Dessy; Wahyudin, Dindin; Iqbal, Muhamad
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1413

Abstract

Kadar mangan yang berlebihan akan berdampak pada kesehatan dan dampak lingkungan. Hasil uji pendahuluan kadar mangan pada air bersih di PT. X yaitu 1,60 mg/L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan variasi waktu kontak 5, 10 dan 15 menit media filter zeolit dan karbon aktif terhadap penurunan kadar Mangan (Mn) pada air bersih. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dengan desain penelitian post-test with control. Teknik pengambilan sampel yaitu grab sampling. Hasil penelitian rata-rata kadar mangan pada kontrol yaitu 1,389 mg/L. Waktu kontak 5 menit yaitu 0,327 mg/L, waktu kontak 10 menit yaitu 0,213 mg/L dan waktu 15 menit yaitu 0,085 mg/L. Hasil uji one way anova dengan nilai p value 0,000 sehingga ada perbedaan waktu kontak media filter zeolit dan karbon aktif terhadap penurunan kadar Mangan (Mn) pada air bersih di PT. X. Disarankan untuk melakukan filtrasi menggunakan zeolit dan karbon aktif dengan waktu kontak 15 Menit.
Hubungan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Rumah Tangga dengan Kejadian Diare Pada Balita Sudarman, Sumardi; Kurniawan, Rama Nur; Wijaya, Ivan; Nensi, Emilia
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1414

Abstract

Penyakit diare menjadi permasalahan utama di negara-negara berkembang termasuk di Indonesia. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan memperkirakan diare yang ditangani sebanyak 146.958 kasus (62,24%), dimana kejadian terbesar di Kota Makassar 19.592 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasiona dengan desain cross sectional study. sampel sebanyak 60 orang diperoleh dengan takenik simple random sampling. pengumpulan data menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pemberian ASI Ekslusif (p value=0,000), kebiasaan CTPS (0,000), penggunaan air bersih (0,000), jamban sehat (0,000) dengan kejadian diare pada balitadi wilayah kerja Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Jongaya Kota Makssar Aripa, Lusyana; Kartini, Kartini; Haris, Hardianto; Wasolo, Mi’ad
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1415

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang menjadi masalah serius saat ini. Hipertensi dikategorikan sebagai the silent disease atau the silent killer karena penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi atau tidak mengetahui sebelum memeriksakan tekanan darahnya. Kematian akibat hipertensi menduduki peringkat atas daripada penyebab-penyebab lainnya.Tujuan penelitian untuk menegetahui faktor yang berhubunga dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja puskesmas jongaya kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuatitatif dengan metode analitik observasional dan desain cross sectional study. Populasi penelitian yaitu lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Jongaya dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden yang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan (P-Value 0,031), aktivitas fisik (P-Value 0,038), dan obesitas (P-Value 0,017) dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Jongaya Kota Makassar.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Alafan Kabupaten Simeulue Wardana, Beski; Aramico, Basri; Ramadhaniah, Ramadhaniah
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1419

Abstract

Stunting menjadi masalah global yang serius, saat ini diperkiraan telah terjadi pada lebih dari 160 juta anak usia balita di seluruh dunia dan jika tidak ditangani dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Alafan Kabupaten Simeulue. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu yang memiliki balita usia >6-59 bulan berjumlah 126 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan uji statistik dengan chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 69,6% balita stunting, 62,5% tidak ada jarak kelahiran, 55,4% tidak ada pemberian kolostrum, 58,9% tidak ada ASI Ekslusif, 55,4% imunisasi tidak lengkap, 60,7% pertumbuhan anak tidak dipantau. Dan hasil bivariat yaitu jarak kelahiran (p= 0,000), pemberian kolostrum (p=0,000), ASI ekslusif (p=0,000), imunisasi dasar lengkap (p=0,000) dan pemantauan pertumbuhan anak (p=0,002). Kesimpulan terdapat hubungan (jarak kelahiran, pemberian kolostrum, ASI ekslusif, imunisasi dasar lengkap dan pemantauan pertumbuhan anak) dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Alafan Kabupaten Simeulue Tahun 2023.
Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS): Studi Literatur Laila, Linda; Sulistyawati, Sulistyawati; Hidayat, Muhammad Syamsu
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1424

Abstract

Dalam era digital, teknologi informasi memiliki peran krusial dalam operasional rumah sakit, terutama melalui Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan SIMRS di beberapa rumah sakit di Indonesia. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian literatur pada basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci terkait yaitu sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS), evaluasi dan implementasi. Dari 20.549 artikel yang ditemukan, 30 artikel memenuhi kriteria inklusi, namun hanya 6 artikel yang sangat relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SIMRS telah memberikan kontribusi signifikan dalam pelayanan, terdapat beberapa kendala seperti kualitas sistem yang bervariasi dan dukungan infrastruktur yang belum merata. Kesimpulannya, evaluasi SIMRS penting untuk terus meningkatkan mutu layanan dan efisiensi operasional rumah sakit.
Implementasi Program Pengendalian TB Paru: Studi Kualitatif di Puskesmas Parigi Sudirman, Sudirman; Kolupe, Veni Mornalita; Assa, Anggri Alfira Yunita; Purwiningsih, Sri; Susianawati, Desak Eka
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1427

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang menyerang paru-paru, disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Kabupaten Parigi Moutong, mengalamai peningkatan kasus TB Paru, hal ini terlihat pada penemuan kasus TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Parigi yang terus meningkat dari 21 kasus pada tahun 2021, menjadi 56 pada tahun 2022, 46 kasus pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implementasi program TB Paru di Puskesmas Parigi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologi, melibatkan wawancara mendalam pada tenaga kesehatan di Puskesmas Parigi. Data dianalisis menggunakan analisis isi. Hasil menunjukkan kebijakan program TB Paru di Puskesmas Parigi mengacu pada standar nasional, namun keterbatasan SDM berdampak pada pengawasan pengobatan. Distribusi obat dilakukan pasien sendiri. Program ini menghadapi tantangan dalam mencapai target penurunan kasus TB Paru sebesar 85%, dengan pencapaian 29% pada 2022. Kesadaran dan edukasi pasien perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, program pengendalian TB Paru di Puskesmas Parigi memiliki sarana dan prasarana memadai serta mengikuti kebijakan nasional. Namun, keterbatasan SDM, kurangnya edukasi pasien, dan sistem antrean yang belum optimal menjadi tantangan utama. Langkah strategis diperlukan untuk memperkuat edukasi pasien, meningkatkan keahlian tenaga kesehatan, dan mengoptimalkan sistem antrean. Upaya pencegahan lebih intensif diperlukan untuk menekan angka kejadian TB.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 5 (2025): Oktober 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 2 (2025): April 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 2 (2024): April 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 1 (2024): Februari 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 6 (2023): Desember 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 5 (2023): Oktober 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 4 (2023): Agustus 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 3 (2023): Juni 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 2 (2023): April 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 1 (2023): Februari 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 5 No 1 (2022): Agustus 2022: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 4 No 2 (2022): Februari 2022: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 4 No 1 (2021): Agustus 2021: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 3 No 2 (2021): Februari 2021: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 3 No 1 (2020): Agustus 2020: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 2 No 2 (2020): JPP, Februari 2020 Vol 2 No 1 (2019): JPP, Agustus 2019 Vol 1 No 2 (2019): JPP, Februari 2019 More Issue