cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,481 Documents
Resiliensi Akademik Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab dalam Penyusunan Tugas Akhir Berbahasa Arab Faqih Syifa; Ahmad Arifi; Zamakhsari; Adhi Setiyawan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3334

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk resiliensi akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) angkatan 2020 dalam proses penyelesaian tugas akhir berbahasa Arab. Fenomena ini muncul karena mahasiswa PBA menghadapi kombinasi tekanan linguistik, tantangan psikologis, dan beban akademik yang lebih kompleks daripada penulisan tugas akhir berbahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi untuk menggali secara mendalam pengalaman subjektif satu narasumber selama menjalani proses penyusunan skripsi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika emosional pada tahap awal penulisan ditandai oleh pergulatan antara rasa takut, cemas, dan semangat, yang menjadi fondasi pembentukan resiliensi akademik. Hambatan utama yang dihadapi mencakup keterbatasan kosakata, kesulitan merangkai kalimat sesuai kaidah bahasa Arab, minimnya referensi, serta tekanan mental akibat kebuntuan ide dan revisi berulang. Narasumber menerapkan berbagai strategi adaptif, seperti berdiskusi dengan teman, menetapkan target harian, membangun komitmen pribadi, mencari bantuan ahli bahasa, dan melakukan penyesuaian diri terhadap keterbatasan lingkungan penelitian. Dukungan sosial dari keluarga, teman, dan dosen pembimbing, serta kekuatan internal berupa tekad, pengelolaan waktu, dan motivasi diri, terbukti menjadi faktor protektif utama dalam memperkuat ketahanan akademik. Penelitian ini menegaskan bahwa resiliensi akademik mahasiswa PBA berkembang melalui interaksi antara tekanan eksternal dan proses refleksi internal. Selain memberikan kontribusi konseptual bagi kajian resiliensi dalam konteks PBA, penelitian ini juga menyarankan perlunya pelatihan penulisan dan penguatan sistem bimbingan sebagai langkah institusional untuk mendukung mahasiswa dalam menghadapi tantangan linguistik dan psikologis selama penyusunan tugas akhir.
Meningkatkan Regulasi Diri Anak Usia Dini melalui Montessori Silence Game Mei Naswinarsih; Nurbiana Dhieni; Asep Supena
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3480

Abstract

Regulasi diri merupakan keterampilan penting yang harus dikuasai anak usia dini karena dapat mempengaruhi performa belajar dan sosial. Dalam kerangka pikir Zimmerman, regulasi diri dipahami sebagai kemampuan individu untuk mengatur pikiran, perasaan, dan tindakan secara terencana melalui tahapan forethought, performance, dan self-reflection. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan regulasi diri anak usia dini melalui penerapan Montessori silennce game. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan total 15 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah anak usia 4–5 tahun di TK reguler Kota Tangerang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi dengan indikator regulasi diri yang merujuk pada aspek pengendalian perilaku, perhatian, dan refleksi diri sesuai kerangka Zimmerman. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan regulasi diri anak pada setiap siklus setelah diterapkannya Montessori silence game. Anak menunjukkan peningkatan kemampuan menahan diri, mengikuti aturan, menjaga fokus selama aktivitas, serta merefleksikan perilaku secara sederhana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Montessori silence game efektif dalam mendukung pengembangan regulasi diri anak usia dini. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis Montessori dapat menjadi strategi pedagogis yang relevan untuk menumbuhkan keterampilan regulasi diri sejak usia dini.
Efektivitas Supervisi Klinis dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Dasar Amelia Damayanti Khairunnisa; Nunuk Hariyati; Ayu Wulandari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3554

Abstract

Kinerja guru sekolah dasar masih menjadi permasalahan penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran, sehingga diperlukan pendekatan supervisi yang mampu mendorong perbaikan kinerja secara berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah supervisi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis efektivitas supervisi klinis dalam meningkatkan kinerja guru sekolah dasar, aspek kinerja guru yang dipengaruhi, serta pola dan konteks penerapannya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada prosedur PRISMA. Data diperoleh dari 15 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2025 dan ditelusuri melalui Google Scholar dan Crossref menggunakan aplikasi Publish or Perish. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi klinis terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja guru sekolah dasar, terutama pada aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran di kelas, dan evaluasi hasil belajar. Supervisi klinis yang dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, observasi, refleksi, dan tindak lanjut mampu mendorong perbaikan kinerja guru melalui umpan balik yang konstruktif dan dialog profesional. Selain itu, supervisi klinis diterapkan dalam berbagai konteks sekolah dan model pelaksanaan, baik secara individu maupun kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa supervisi klinis merupakan strategi supervisi yang relevan dan efektif untuk meningkatkan kinerja guru sekolah dasar.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Manajemen Kurikulum Program Bahasa Inggris: Studi Kasus di MA Billingual Junwangi Krian Fatkhiyatur Rizkiyah; Amelia Damayanti Khairunnisa; Mohammad Nuruddhalam Bakri; Bachtiar Sjaiful Bachri; Ima Widiyanah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3558

Abstract

Manajemen kurikulum merupakan suatu sistem perencanaan yang mencakup penentuan isi, tujuan, dan capaian yang hendak diwujudkan oleh satuan pendidikan. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, manajemen kurikulum bahasa Inggris menjadi penting mengingat statusnya sebagai mata pelajaran wajib. Penguasaan bahasa Inggris secara akurat dan fasih membuka peluang bagi peserta didik untuk berkomunikasi, bertukar gagasan, serta membangun jejaring dalam lingkup pendidikan dan profesional di tingkat global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum Program Bahasa Inggris dalam kerangka implementasi Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan melalui Sanggar Bahasa Internasional (SBI) di MA Bilingual Junwangi Krian. Kajian difokuskan pada empat fungsi utama manajemen kurikulum, yakni perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus yang bersifat deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam bersama penanggung jawab program, guru bahasa Inggris, dan peserta didik, observasi nonpartisipatif, serta telaah dokumen terkait rancangan dan pelaksanaan kurikulum. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menelusuri keterkaitan antar fungsi manajemen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum Program Bahasa Inggris diarahkan pada pengembangan kompetensi kebahasaan dan pembentukan karakter peserta didik yang sejalan dengan nilai-nilai serta visi madrasah. Pengorganisasian kurikulum difokuskan pada penguatan keterampilan berbahasa dan pengembangan potensi peserta didik. Pelaksanaan kurikulum diintegrasikan ke dalam Kurikulum Nasional dan lingkungan pesantren melalui pembiasaan berbahasa serta berbagai kegiatan akademik dan nonakademik. Sementara itu, evaluasi kurikulum dilakukan secara formatif dan sumatif melalui sistem penilaian yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa manajemen kurikulum Program Bahasa Inggris melalui Sanggar Bahasa Internasional berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kompetensi berbahasa peserta didik. Meskipun demikian, diperlukan penguatan dalam aspek pengendalian dan evaluasi guna menjamin keberlanjutan serta efektivitas program dalam kurun waktu lama.
A School Partnership Model for Improving Children's Learning Achievement in Special Schools Reja Ribretin Milala; Elianasari; Kamaludin; Syafaat Ariful Huda
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3585

Abstract

Partnerships between schools and parents are an important factor in the educational success of children with special needs (CSN), particularly in special schools. This study aims to describe the model of school and parent partnership in improving the learning achievements of CSN at SLB Negeri 7 Jakarta. The approach used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results of the study show three main partnership models, namely: communicative partnership, participatory partnership, and collaborative partnership, carried out through the preparation and implementation of the Individualized Education Program (IEP). Supporting factors for the partnership include participative school leadership, opencommunication, and increased parental awareness.
Implementation of the Canva Media-Based Contextual Teaching and Learning (CTL) Model to Improve Arabic Vocabulary Laily Khoirum Marzuqoh; Inayah Inayah; Waesama-ae Waemamu
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3668

Abstract

This research is based on the urgency of learning media innovation in helping students overcome challenges in mastering Arabic vocabulary. It aims to implement the Canva-based Contextual Teaching and Learning (CTL) model and measure its effectiveness in improving vocabulary mastery. The method used was quantitative, involving a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test, with a sample of 34 students in class X.2 (Olympic) at MAN 1 Kota Semarang. Results showed that the Canva-based CTL model was both effective and engaging, as the learning material was integrated into visualizations relevant to real-world situations. Statistically, this effectiveness was confirmed through the Wilcoxon Signed-Rank Test with a Z value of -5.090 and a significance level (Asymp. Sig. 2-tailed) below 0.001. Since the significance value < 0.05, H0 was rejected, and H1 was accepted, confirming that the Canva-based CTL model significantly improves students' Arabic vocabulary.
Analisis Efektivitas Kartu Jakarta Pintar Plus terhadap Perubahan Perilaku Positif Siswa di SMA Negeri 99 Jakarta Timur Sri Eka Herwati; Hadi Khaerudin; Sintha Wahjusaputri
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3696

Abstract

Program Kartu Jakarta Pintar Plus merupakan kebijakan pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bertujuan memberikan dukungan finansial bagi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah sekaligus mendorong pembentukan perilaku positif. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan kesenjangan antara tujuan normatif kebijakan dan praktik di lapangan, di mana orientasi program lebih menekankan pada retensi siswa dibandingkan perubahan perilaku dan penguatan karakter. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Kartu Jakarta Pintar Plus dalam mendorong perubahan perilaku serta tanggung jawab finansial siswa di SMA Negeri 99 Jakarta Timur. Penelitian menggunakan desain triangulatif konvergen dengan dominasi pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui survei terhadap 96 siswa penerima Kartu Jakarta Pintar Plus, wawancara mendalam dengan siswa, wali kelas, guru Bimbingan Konseling (BK), operator KJP, kepala sekolah, serta dokumentasi pelaksanaan program. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta didukung analisis deskriptif kuantitatif. Validitas data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kartu Jakarta Pintar Plus efektif dalam meningkatkan akses pendidikan, motivasi belajar, dan kedisiplinan siswa. Sebanyak 81,25% responden menilai program sangat efektif dan 18,75% efektif dalam pemanfaatan dana. Namun, efektivitas pada aspek kemandirian dan tanggung jawab finansial siswa masih memerlukan penguatan. Faktor dukungan keluarga, pendampingan wali kelas dan guru BK, serta pengawasan penggunaan dana memengaruhi efektivitas program. Implikasinya adalah Program KJP Plus tidak hanya berfungsi sebagai bantuan finansial, tetapi juga berpengaruh terhadap perubahan perilaku siswa, khususnya dalam meningkatkan motivasi belajar, kedisiplinan, dan tanggung jawab akademik.
Evaluasi Program BTAQ Berbasis Checklist dalam Kerangka Model CIPP Pradipa, Rafi; Presti Murni Setiati; Suwadi; Muhammad Nasruddin; Ikrar
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Baca Tulis Al-Qur’an (BTAQ) di Universitas Cokroaminoto Yogyakarta menggunakan pendekatan evaluasi berbasis checklist dalam kerangka Model CIPP (Context, Input, Process, Product). Program BTAQ merupakan program pembelajaran Al-Qur’an yang dirancang untuk memperkuat literasi keislaman mahasiswa sekaligus membentuk karakter religius di lingkungan perguruan tinggi. Evaluasi program ini dipandang penting mengingat implementasinya belum pernah dinilai secara sistematis, terukur, dan komprehensif. Penelitian menggunakan desain evaluasi deskriptif kuantitatif-kualitatif dengan melibatkan 22 responden, terdiri atas 20 mahasiswa peserta BTAQ, 1 dosen pengampu, dan 1 tenaga kependidikan pengelola program. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan instrumen checklist berbasis Model CIPP. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung persentase ketercapaian setiap indikator. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa: (1) aspek konteks dinilai relevan karena program dirancang berdasarkan kebutuhan nyata dan keragaman kemampuan awal mahasiswa; (2) aspek input memadai, ditandai kompetensi pengajar yang qualified, metode student-centered, dan instrumen penilaian terstruktur; (3) aspek proses berjalan aplikatif dan adaptif melalui kombinasi teori-praktik serta strategi rekaman audio/video dan peer group, meskipun konsistensi kehadiran mahasiswa masih perlu ditingkatkan; dan (4) aspek produk menunjukkan hasil sangat baik dengan rata-rata capaian ±93%93%, tingkat kelulusan ±96%96%, dan keterukuran output 100%. Program BTAQ terbukti efektif meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an mahasiswa sekaligus memperkuat religiusitas dan karakter disiplin. Temuan ini merekomendasikan keberlanjutan dan pengembangan program dengan pendekatan mixed-method yang lebih komprehensif.
Peningkatan Penguasaan Kosakata melalui Media Hafiz Card pada Siswa Disabilitas Intelektual Sedang Kelas VII Sekolah Luar Biasa Irma Kurniasari; Bayu Pamungkas
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3806

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan keterampilan dasar dalam pembelajaran bahasa yang masih rendah pada siswa dengan disabilitas intelektual sedang di Sekolah Luar Biasa (SLB). Keterbatasan fungsi kognitif dan daya ingat berdampak pada lambatnya proses akuisisi kosakata apabila pembelajaran tidak didukung media yang sesuai. Penelitian ini bertujuan meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas VII dengan disabilitas intelektual sedang melalui penggunaan media kartu audio Hafiz Card berbasis permainan kata. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII di SLB Negeri 1 Kulon Progo. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan kosakata, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata tes kosakata dari 45,33 pada pra-siklus menjadi 58,67 pada siklus I (peningkatan 29,41%), meningkat menjadi 72,00 pada siklus II (22,73%), dan mencapai 84,67 pada siklus III (17,60%). Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 33% pada pra-siklus menjadi 67% pada siklus I, 83% pada siklus II, dan 100% pada siklus III. Observasi juga menunjukkan peningkatan partisipasi aktif siswa selama pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media kartu audio berbasis permainan kata efektif meningkatkan retensi dan pemahaman kosakata pada siswa dengan disabilitas intelektual sedang.
Pengembangan Media Smart IPAS SIPAS Berbasis Web dan Artificial Intelligence untuk Pemahaman Keragaman Sosial Budaya Siswa Sekolah Dasar Ida Wahyu Wijayati; Feby Arief Nugroho
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3846

Abstract

Pembelajaran IPAS pada materi keragaman sosial budaya di sekolah dasar masih menunjukkan rendahnya pemahaman siswa karena media pembelajaran yang digunakan belum interaktif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji keefektifan media Smart IPAS SIPAS berbasis web dan Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan desain uji keefektifan one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 12 siswa kelas IV sekolah dasar negeri Kraton 06 tahun 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaan media, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji t berpasangan, dan analisis Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata pretest sebesar 58,58 meningkat menjadi 83,75 pada posttest. Hasil uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (Sig. < 0,05). Analisis N-Gain menghasilkan nilai rata-rata sebesar 0,62 dengan kategori sedang, yang mengindikasikan bahwa media Smart IPAS SIPAS efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Media ini mendukung pembelajaran IPAS yang lebih interaktif, kontekstual, dan adaptif melalui integrasi konten keragaman sosial budaya dengan fitur AI. Dengan demikian, media Smart IPAS SIPAS layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS di sekolah dasar untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue