cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
Manajemen Strategis Komunitas Belajar untuk Peningkatan Kompetensi Guru Berbasis Program Penguatan Learning Community Ike Winartiningsih; Agus Timan; Sultoni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3348

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen strategis komunitas belajar dalam meningkatkan kompetensi guru melalui Program Penguatan Learning Community pada dua komunitas yang terstruktur melalui Ruang GTK, yaitu Komunitas Belajar PIJAR Propinsi Jawa Timur dan Komunitas Belajar Bergerak Bersama Guru Hebat Nusantara Propinsi Daerah Khusus Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif multi situs dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi kegiatan komunitas, serta analisis dokumen digital. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama. Pertama, strategi penguatan struktur dan budaya komunitas belajar yang ditopang oleh pertemuan rutin, kolaborasi digital, serta mekanisme berbagi praktik baik yang terstandardisasi, berdampak pada meningkatnya refleksi kompetensi dan jejaring pembelajaran antaranggota. Kedua, strategi peningkatan kompetensi guru melalui coaching, mentoring, microlearning, dan lesson study digital yang mendorong tumbuhnya kompetensi pedagogik, teknologis, dan kolaboratif secara berkelanjutan. Ketiga, optimalisasi peran Ruang GTK sebagai ekosistem penghubung dan pemberdaya komunitas belajar, memungkinkan koordinasi lintas wilayah, pengarsipan praktik baik, serta penyediaan ruang pembelajaran adaptif berbasis kebutuhan guru. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen strategis komunitas belajar yang terencana, terstruktur, dan memanfaatkan teknologi pembelajaran secara efektif mampu menghasilkan peningkatan kompetensi guru yang berkelanjutan serta memperkuat budaya belajar guru di tingkat Nasional.
Tantangan dan Peluang dalam Penerapan Literasi Digital pada Pembelajaran Bahasa di Pendidikan Tinggi: Kajian Literatur Sistematis Berbasis PRISMA Mitra Syurina; Henny Sanulita
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana tantangan dan peluang dalam penerapan literasi digital pada pembelajaran bahasa melalui analisis terhadap 15 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2023–2025. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan sistematis berdasarkan pedoman PRISMA. Sumber artikel diperoleh dari basis data Scopus dan ScienceDirect dengan kriteria publikasi lima tahun terakhir, akses terbuka, dan relevan dengan bidang pembelajaran bahasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan motivasi belajar, kemampuan menulis ilmiah, serta keterampilan berbahasa peserta didik. Bagi para pendidik, kemampuan literasi digital terbukti dapat meningkatkan efektivitas mengajar dan rasa percaya diri dalam menggunakan teknologi. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti kecemasan dalam menggunakan teknologi dan kurangnya pelatihan digital. Selain itu, literasi digital juga berperan penting dalam menumbuhkan sikap kritis dan etis dalam penggunaan media, terutama untuk menghadapi tantangan disinformasi di era digital. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga meliputi aspek kognitif, sosial, dan etika yang sangat penting bagi pembelajaran bahasa di masa kini. Kata kunci: literasi digital, peluang, pembelajaran bahasa, tantangan.
Media Pembelajaran IPAS Berbantuan PowerPoint: Solusi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa di Sekolah Dasar Sri Lestari; Setiawan Edy; Octavia Muning
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3390

Abstract

Secara umum pendidikan di Sekolah dasar adalah pondasi penting untuk mengembangkan kemampuan baik dari segi kognitif, afektif, serta psikomotorik peserta didik. Pembelajaran IPAS yang monoton dan bersifat teori tanpa mengalami secara langsung akan membosankan bagi siswa. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Sarsang Merauke, pada saat pembelajaran IPAS berlangsung, siswa terlihat duduk diam dan hanya menengarkan gurunya menjelaskan meateri dengan metode ceramah, setelah itu lalu diberi bahan catatan, diakhir pembelajaran, guru memberikan soal evaluasi, namun hanya 3 sdari 15 siswa yang mendapat nilai diatas KKM. Dan selama pembelajaran siswa terlihat kurang semangat. Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan kelas dengan model Kemmis &McTaggart dengan 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini memliki tujuan memperbaiki proses pembelajaran sebagai meningkatakan motivasi dan hasil belajar siswa baik secara individu maupun keseluruhan. Indikator tercapainya penelitian ini yaitu antara lain: siswa senang ditunjukan dari hasil angket yang mereka isi dan kumpulkan,terlibat aktif dalam proses pembelajaran ditunjukan melalu tabel obserhasi, hasil belajar siswa 70 % diatas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan data yang diperoleh nilai rata-rata pretest adalah 45,6, sedangkan pada postest siklus 1 nilai rata-rata meningkat menjadi 59,3 dan pada siklus 2 nilai rata-rata mencapai 71,0. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa setelah diberi tindakan melalui pembelajaran menggunakan media power point siswa menunjukan peningkatan pemahaman pada materi yang diajarkan.
Pengaruh Literasi Digital, Persepsi Kegunaan, dan Persepsi Kemudahan terhadap Penggunaan Chatbot dalam Pembelajaran Ekonomi Siswa Sekolah Menengah Atas Ika Sri Susanti; Khasan Setiaji
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3400

Abstract

Pemanfaatan chatbot berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam kegiatan pembelajaran semakin berkembang, namun tingkat penerimaan siswa terhadap teknologi ini masih dipengaruhi oleh literasi digital serta persepsi mereka terhadap kegunaan dan kemudahan penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital, persepsi kegunaan, dan persepsi kemudahan terhadap sikap penggunaan chatbot AI dalam pembelajaran ekonomi siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 4 yang disebarkan kepada sampel sebanyak 118 siswa kelas XI SMA N 1 Gemuh yang telah mempelajari mata pelajaran ekonomi. Hasil analisis menunjukkan bahwa model penelitian memiliki nilai R-Square sebesar 0,577, yang berarti ketiga variabel mampu menjelaskan 57,7% variasi sikap penggunaan chatbot AI. Literasi digital berpengaruh signifikan terhadap persepsi kegunaan (β = 0,669; p = 0,000) dan persepsi kemudahan (β = 0,724; p = 0,000). Selain itu, persepsi kegunaan berpengaruh signifikan terhadap sikap penggunaan chatbot AI (β = 0,602; p = 0,000), sedangkan persepsi kemudahan juga berpengaruh signifikan meskipun dengan kontribusi yang lebih kecil (β = 0,234; p = 0,005). Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital siswa berperan penting dalam membentuk persepsi positif terhadap teknologi chatbot AI dan mendorong pemanfaatannya dalam pembelajaran ekonomi.
Deep Learning Approach and Its Impact on Elementary Students’ Learning Experience and Critical Thinking: An Experimental Study Endang Purwaningsih; Lilik Sri Hariani; Onik Farida Ni’matullah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3416

Abstract

This study examines the effect of deep learning instruction on elementary school students’ learning experience and critical thinking skills, addressing the need for instructional approaches that promote meaningful learning and higher-order thinking. The research employed a quantitative approach using a Quasi-Experimental Nonequivalent Control Group Design involving fifth-grade students at SD Negeri Kedungdalem II, Probolinggo Regency, during the second semester of the 2025/2026 academic year. The sample consisted of 56 students, with 28 students assigned to the experimental group and 28 students to the control group. The experimental group received deep learning instruction implemented through four stages: concept exploration, analysis and meaning-making, deep reflection, and application of concepts in real-life contexts, while the control group experienced conventional instruction. Data were collected using a learning experience questionnaire and a critical thinking skills test, both of which met validity and reliability criteria. The results showed that the experimental group achieved higher mean scores in learning experience (M = 83.45) and critical thinking skills (M = 78.62) compared to the control group (M = 74.18 and M = 69.07, respectively). Independent Samples t-test results indicated statistically significant differences between the two groups (p < 0.05). These findings demonstrate that deep learning instruction is effective in enhancing meaningful learning experiences and students’ critical thinking skills in elementary education.
Efektivitas LKPD Materi Bangun Datar Berbasis Etnomatematika Cakra Palah untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Rizki Nindi Handayani; Wiryanto Wiryanto; Endah Budi Rahaju
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3431

Abstract

Rendahnya literasi numerasi siswa sekolah dasar di Indonesia masih menjadi persoalan mendasar dalam pendidikan, ditandai oleh capaian asesmen nasional dan internasional yang menunjukkan lemahnya kemampuan siswa dalam memahami serta menerapkan konsep matematis dalam konteks nyata. Permasalahan ini diperkuat oleh minimnya perangkat ajar yang memanfaatkan konteks budaya lokal secara spesifik untuk membantu siswa membangun pemahaman yang lebih bermakna. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) materi bangun datar berbasis etnomatematika Cakra Palah dalam meningkatkan literasi numerasi siswa kelas V sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan model one group pretest–posttest yang melibatkan satu kelas sebagai subjek penelitian. Instrumen berupa tes literasi numerasi, sementara analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon serta penghitungan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan literasi numerasi setelah penggunaan LKPD, dibuktikan dengan nilai signifikansi uji Wilcoxon < 0.05. Selain itu, nilai N-gain sebesar 0.80 menunjukkan kategori efektivitas yang sangat tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa motif batik Cakra Palah dapat memperkaya representasi matematis siswa dan mendukung pembelajaran yang bermakna pada tahap operasional konkret. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan etnomatematika dan literasi numerasi melalui penggunaan perangkat ajar berbasis budaya lokal yang efektif dan relevan dalam konteks pendidikan dasar.
Evaluation of the Pintar Bersama Daihatsu (PBD) Program in Enhancing Students’ Hard Skills Rohmad Munandar; Syarif Suhartadi; Eddy Sutadji
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3438

Abstract

The skills mismatch between vocational school graduates and industry demands remains a persistent issue in Indonesia, particularly in the automotive sector, where technological advancements require students to master increasingly complex competencies. This study evaluates the effectiveness of the Pintar Bersama Daihatsu (PBD) Program in enhancing the hard skills of students in the Light Vehicle Engineering (LVE/TKR) program at SMK Negeri 1 Sukorejo. Using a descriptive evaluative design with a qualitative approach, data were collected through observations, semi-structured interviews, questionnaires, and document analysis to assess program implementation, workshop practices, and competency outcomes. The findings reveal that the PBD Program significantly improved students’ technical abilities in diagnostics, periodic maintenance, and repair work, as evidenced by their increased proficiency in operating industry-standard tools and adhering to Daihatsu’s Standard Operating Procedures (SOPs). The structured hands-on training environment and instructor guidance played a crucial role in shaping these outcomes. However, several constraints were identified, including limited practice time, insufficient training vehicles, and high student-to-instructor ratios, which restricted opportunities for deeper skill mastery. Despite these challenges, the program effectively aligned school-based learning with industrial expectations and contributed to reducing the skills gap commonly observed among vocational graduates. The results underscore the importance of sustained school–industry collaboration, Teaching Factory–based learning, and investment in up-to-date workshop facilities to support vocational education reform. This study provides empirical evidence that manufacturer-standard workshop programs can serve as a viable model for enhancing technical competence and strengthening work readiness in the automotive vocational sector.
Strategi Guru dalam Menstimulasi Keterampilan Berimajinasi Menggunakan Media Loose Parts : Studi Literatur Nani Winarti; Ali Formen; Edi Waluyo
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis strategi guru dalam menstimulasi keterampilan berimajinasi anak usia dini melalui penggunaan media loose parts dalam pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD). Imajinasi merupakan kemampuan fundamental yang mendukung perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan kreativitas anak, namun praktik pembelajaran di banyak satuan PAUD masih cenderung terstruktur, instruktif, dan berorientasi pada produk akhir, sehingga membatasi eksplorasi imajinatif anak. Penelitian ini menggunakan desain studi literatur dengan pendekatan analisis isi terhadap artikel jurnal empiris yang dipublikasikan pada rentang tahun 2015–2025 dan diperoleh melalui basis data Google Scholar, ERIC, dan Scopus. Sebanyak 14 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik. Hasil analisis mengidentifikasi empat strategi utama guru dalam menstimulasi imajinasi anak melalui loose parts, yaitu: penyediaan lingkungan bermain yang terbuka dan fleksibel, peran guru sebagai fasilitator proses bermain, pemberian scaffolding minimal dan kontekstual, serta penerapan observasi dan dokumentasi proses imajinatif anak. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas loose parts sebagai media pedagogis sangat bergantung pada strategi guru dalam memediasi pengalaman bermain anak. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan pedagogi berbasis bermain dengan menekankan peran strategis guru dalam pengembangan imajinasi anak usia dini.
Layanan Bimbingan Belajar Membaca dan Menulis pada Fase Awal Sekolah Dasar Nadhifa Zahra Khoirunnisa; Farid Rizqi Maulana; Deni Wardana
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3460

Abstract

Kemampuan membaca dan menulis merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi siswa kelas awal sekolah dasar. Namun, temuan awal di kelas 1B SDN 13 Klender Jakarta Timur menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami berbagai kesulitan dalam mengenal huruf, mengeja suku kata, serta menyusun huruf menjadi kata atau kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan bimbingan belajar membaca dan menulis bagi siswa kelas 1B serta menganalisis keterpaduan bimbingan belajar dengan capaian indikator Fase A, proses pelaksanaan, dan perubahan kemampuan siswa setelah mengikuti layanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi kegiatan layanan bimbingan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan belajar ini selaras dengan capaian pembelajaran indikator Fase A dan dengan adanya layanan bimbingan belajar anak-anak kelas 1B sudah sebagian mengalami peningkatan walaupun masih terdapat beberapa anak yang belum lancar. Selain itu, siswa dan orang tua menunjukkan respons yang sangat positif dari adanya layanan bimbingan belajar.
Analisis Komparatif Praktik dan Pendekatan Pembelajaran Berbasis Alam pada Jenjang SMP: Studi Literatur di Indonesia, Finlandia, dan Jepang Syahrita Sabban; Ketut Agustini; I Gede Wawan Sudatha
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3462

Abstract

Pembelajaran Berbasis Alam (Outdoor Learning/Learning by Nature) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) diakui memiliki potensi signifikan dalam pengembangan holistik siswa. Penelitian ini bertujuan melakukan studi komparatif untuk menganalisis fokus, metode, dan hasil implementasi pembelajaran berbasis alam di Indonesia, Finlandia, dan Jepang berdasarkan literatur akademik. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Comparative Literature Review dengan kerangka PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses), menyaring 200 artikel awal hingga mendapatkan 32 dokumen yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa Indonesia berfokus pada efektivitas Outdoor Learning dan Sekolah Alam dalam meningkatkan hasil belajar kognitif (IPA, Bahasa) dan pembentukan karakter (Profil Pelajar Pancasila). Finlandia, melalui pendekatan Nordik, lebih menekankan pada kesejahteraan emosional (mood dan resilience) serta kesiapan guru. Sementara itu, Jepang mengintegrasikan pendidikan berbasis alam dengan konsep konservasi kultural-ekologis spesifik, seperti program pendidikan kelautan yang berfokus pada Satoumi. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa Pembelajaran Berbasis Alam di SMP efektif secara universal dalam aspek kognitif dan afektif, namun implementasinya harus disesuaikan dengan kurikulum dan konteks sosio-ekologis lokal, dengan rekomendasi bagi Indonesia untuk mengadopsi model Nordik dalam penelitian kesejahteraan dan model Jepang dalam konservasi yang spesifik P5.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue