cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
Pengembangan Kurikulum di Sekolah Dasar: Integrasi Kearifan Lokal dalam Kebijakan Pendidikan Nasional melalui Pendekatan Systematic Literature Review Marselinus Hane; Mustinigsih
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3464

Abstract

Kajian terhadap artikel ini bertujuan untuk menganalisis integrasi kearifan lokal dalam pengembangan kurikulum di sekolah dasar dalam konteks kebijakan pendidikan nasional. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA untuk mengidentifikasi, memilih, dan menganalisis artikel-artikel yang relevan. Penulis meriview 20 artikel yang dipublikasikan antara tahun 2022 hingga 2025 untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai tantangan, peluang, dan implikasi kebijakan dalam penerapan kurikulum berbasis kearifan lokal. Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun kebijakan pendidikan nasional mendukung integrasi kearifan lokal, penerapannya di lapangan masih terbatas oleh beberapa faktor, termasuk kurangnya pelatihan guru, materi ajar berbasis kearifan lokal yang terbatas, serta ketidaksesuaian antara kebijakan pusat dan implementasi di tingkat daerah. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan materi ajar berbasis kearifan lokal yang lebih terstruktur serta pelatihan berkelanjutan bagi guru untuk meningkatkan penerapan kurikulum berbasis kearifan lokal secara efektif di sekolah dasar.
Pengaruh Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah dan Intensitas Kepengawasan Terhadap Kualitas Pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama Siti Kariah; Juharyanto; Ahmad Nurabadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dan intensitas kepengawasan terhadap kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian mencakup seluruh guru SMP negeri dan swasta di Kabupaten Tana Tidung dengan jumlah sampel sebanyak 121 responden yang ditentukan melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert lima poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya melalui uji outer loading, average variance extracted (AVE), dan composite reliability (CR). Analisis data dilakukan dengan pendekatan Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,47 (t-statistik = 6,32; p-value < 0,001); (2) intensitas kepengawasan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,39 (t-statistik = 5,21; p-value < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,63 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas memberikan kontribusi sebesar 63% terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, sedangkan sisanya 37% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin kuat kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dan semakin intens pelaksanaan pengawasan akademik, maka semakin tinggi pula kualitas pembelajaran yang tercapai di satuan pendidikan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran serta penguatan fungsi kepengawasan akademik perlu menjadi prioritas dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama.
Kepemimpinan Sekolah Transformasional: Menumbuhkan Inovasi dan Budaya Mutu Pendidikan Enih Sulastri; Sri Wartini
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3523

Abstract

Pergeseran global menuju Industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut ekosistem pembelajaran yang inovatif dan adaptif. Terlepas dari penerapan Kurikulum Merdeka di Indonesia, sekolah menghadapi penolakan guru dan inisiatif inovasi yang terbatas. Tujuan: Tinjauan literatur sistematis ini mengkaji bagaimana kepemimpinan sekolah transformasional secara bersamaan mendorong inovasi pembelajaran dan membangun budaya berkualitas dalam lingkungan pendidikan Indonesia. Metode: Mengikuti pedoman PRISMA, kami melakukan tinjauan sistematis kualitatif terhadap 15 artikel peer-review dari Google Scholar dan Open Knowledge Maps (2017-2025), menggunakan analisis tematik untuk mensintesis temuan tentang dampak ganda kepemimpinan transformasional. Hasil: Kepemimpinan transformasional bertindak sebagai katalis dengan (1) memberikan dukungan struktural (sumber daya, lingkungan yang aman) dan (2) memicu motivasi intrinsik dan pengembangan kapasitas guru. Tujuh mekanisme utama mendorong inovasi pembelajaran: pengembangangan strategi kreatif, penciptaan lingkungan yang mendukung, peningkatan kompetensi profesional, membangun kepercayaan diri guru, pembentukan pembelajaran adaptif, pengembangan karakter inovatif, dan dukungan eksplorasi eksplisit. Tujuh mekanisme membangun budaya mutu: lingkungan belajar holistik, pembentukan budaya mutu PAUD, peningkatan motivasi guru, peningkatan kompetensi dan infrastruktur, strategi mutu terintegrasi, kolaborasi praktik terbaik, dan penguatan budaya sekolah yang positif. Kesimpulan: Kepemimpinan transformasional secara efektif mengintegrasikan pengembangan sumber daya manusia dengan penguatan lingkungan organisasi, berfungsi sebagai strategi tujuan ganda yang penting untuk meningkatkan kreativitas pedagogis dan memastikan kualitas pendidikan holistik. Implikasi: Pembuat kebijakan pendidikan harus memprioritaskan program pelatihan kepemimpinan transformasional untuk mencapai inovasi berkelanjutan dan peningkatan kualitas.
Nilai Etnopedagogi dalam Lirik Tembang Macapat Berdasarkan Tahapan Kehidupan dan Implikasinya bagi Pendidikan Dasar Amalia Putri Nabila; Oktaviani Adhi Suciptaningsih; Aynin Mashfufah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3547

Abstract

Pendidikan dasar memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter, nilai moral, dan identitas budaya peserta didik. Namun, praktik pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung menekankan aspek kognitif, sementara pemanfaatan budaya lokal sebagai sumber nilai pendidikan belum dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai etnopedagogi yang terkandung dalam lirik tembang macapat serta relevansinya dalam konteks pendidikan dasar sebagai penguatan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis) terhadap lirik sebelas tembang macapat sebagai data utama, yang diperoleh dari sumber teks resmi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Data pendukung diperoleh melalui observasi terbatas dan wawancara informal dengan guru dan siswa SDN Tlogomas 1 Kota Malang untuk memperkuat konteks temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tembang macapat merepresentasikan tahapan kehidupan manusia secara bertahap, mulai dari pra-kelahiran hingga akhir kehidupan, yang mengandung nilai etnopedagogi berupa moral, sosial, spiritual, kebijaksanaan hidup, dan pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut memiliki kesesuaian dengan karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar serta sejalan dengan teori belajar humanistik, konstruktivistik, dan sosial, serta dapat dipahami sebagai bentuk cultural scaffolding yang mendukung proses pembelajaran bermakna (deep learning). Selain itu, nilai-nilai dalam tembang macapat relevan dengan penguatan Dimensi Profil Lulusan dalam Kurikulum Merdeka, khususnya pada aspek beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, gotong royong, dan bernalar kritis. Temuan ini menunjukkan bahwa tembang macapat tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai teks pendidikan karakter yang bersifat kontekstual dan reflektif bagi pembelajaran sekolah dasar berbasis budaya. Nilai-nilai tersebut berpotensi diimplementasikan dalam pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka sebagai penguatan pendidikan karakter berbasis budaya lokal.
Pengembangan Website “Class of Pancasila” Untuk Meningkatkan Kompetensi Berpikir Kritis Pada Materi Merawat Keutuhan Bangsa dan Negaraku Rike Widya Lestari; Siti Awaliyah; Didik Sukriono
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa website yang bernama “Class of Pancasila” serta mengevaluasi kelayakan, kemenarikan, dan keefektifannya dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model Borg & Gall. Penelitian ini dibatasi hingga tahap kesembilan, yaitu Final Product Revision karena keterbatasan waktu dalam penelitian ini. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Turen pada materi Merawat Keutuhan Bangsa dan Negaraku mata pelajaran Pendidikan Pancasila, dengan peserta didik kelas VIII sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui kuesioner validasi, angket, dan observasi. Hasil validasi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli pembelajaran menyatakan bahwa website “Class of Pancasila” layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi tersebut. Uji coba kelompok kecil menunjukkan skor rata-rata aspek kemenarikan yaitu sebesar 94%, sedangkan kelompok besar memperoleh skor rata-rata yaitu 89,60%. Kesimpulan dari kedua tes yang telah dilakukan tersebut bahwa “Class of Pancasila” merupakan media pembelajaran yang sangat menarik.
Integrasi Pendekatan Pembelajaran STEM Pada Kerangka TPACK di Sekolah Dasar : Tinjauan Literatur Sistematis Rangga Gustiawan Nazara; Matilda Daeli
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3574

Abstract

Meningkatnya tuntutan pembelajaran abad ke-21 menuntut adanya pendekatan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan penguasaan konsep, keterampilan berpikir tingkat tinggi, serta pemanfaatan teknologi secara pedagogis, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dipandang relevan untuk menjawab tantangan tersebut, namun implementasinya memerlukan landasan pedagogis yang kuat agar tidak bersifat parsial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis secara sistematis integrasi pembelajaran berorientasi STEM melalui pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) pada pendidikan sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020 terhadap 20 artikel ilmiah terpilih yang berasal dari jurnal terindeks Scopus dan jurnal nasional terakreditasi SINTA (minimal SINTA 4) yang diterbitkan pada rentang tahun 2013–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran STEM berpotensi meningkatkan keterlibatan belajar, pemahaman konseptual, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan literasi sains siswa apabila diintegrasikan secara bermakna melalui pendekatan TPACK. Namun demikian, efektivitas pembelajaran STEM sangat bergantung pada kompetensi TPACK guru serta kesiapan konteks pembelajaran, termasuk dukungan institusional dan kurikulum. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan menyintesis temuan-temuan yang sebelumnya terfragmentasi menjadi pemahaman konseptual yang lebih koheren mengenai hubungan antara STEM dan TPACK, serta menegaskan bahwa integrasi pembelajaran STEM perlu ditempatkan sebagai bagian inheren dari desain pembelajaran dan kurikulum sekolah dasar, bukan sebagai pendekatan yang berdiri sendiri..
Land Pollution and Environmental Preservation Efforts in Elementary School Education Chingngaihmuan Ngaihte; Maretha Dellarosa; Ganes Gunansyah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3583

Abstract

Land pollution is a growing environmental concern that impacts soil quality, biodiversity, and human health on a global and local scale. This study investigated the efficacy of a structured environmental education intervention in increasing Grade 5 students' understanding of land contamination and environmental awareness. The intervention was carried out in an elementary school in Surabaya and included video-based instruction, guided discussions, worksheet tasks, collaborative poster making, and written comments. Data were collected and analysed descriptively using worksheet scores, poster assessments, classroom observations, and student reflections. The findings revealed that most students had a strong to exceptional understanding of essential concepts relevant to land contamination, such as its sources, impacts, and prevention measures. Based on worksheet results, twelve out of fourteen students demonstrated good or excellent mastery, whereas poster activities revealed consistent group competence in communicating environmental ideas. Students excelled in organised tasks like true-false and fill-in-the-blank questions, whereas open-ended responses revealed variable levels of written expression. Reflection data revealed improved knowledge and personal responsibility for environmental cleaning. These findings indicate that even a brief, classroom-based intervention can effectively improve primary school pupils' cognitive comprehension and environmental attitudes, emphasising the importance of environmental education in fostering sustainable conduct from an early age.
A Structural Model of Integrative Emotion Regulation, Perseverance, and Passion Among Student's Grit Ahmad Rofi Suryahadikusumah; Ahman Ahman; Andre Julius; Hayinah Rahayu
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3584

Abstract

Madrasah students face challenges maintaining motivation and sustained interest amid the demands of dual education, so the ability to regulate emotions is crucial for maintaining consistent interest (passion) and perseverance in pursuing long-term goals. This study aims to test the structural model of the relationships among Integrative Emotion Regulation (IER), Passion (PAS), and Perseverance (PER) among madrasah students. The study administered a survey to 152 madrasah students in Serang and Cilegon City, used the Grit-S and Emotion Regulation Inventory instruments, and analyzed the data using Structural Equation Modeling (SEM). The results showed that the hypothesized model provided a good fit with the empirical data (χ² = 0.781, CFI = 1.000, RMSEA = 0.000), in which IER was a positive predictor of passion, and passion had a strong and significant direct effect on perseverance (β = 0.346). This study found that adaptive emotion regulation enables students to process emotional experiences constructively, laying the foundation for stable interests and persistent effort. This research significantly demonstrates that integrative emotion regulation is a psychological foundation that shapes students' passion and persistence in achieving long-term goals. The implications of this research indicate the need to develop regulation skills through guidance services to ensure students' consistency and ability to cope with high academic demands.
Learning Words That Stay: A Qualitative Exploration of Vocabulary Mastery in a Rural EFL Classroom Nur Wulandari; Susi Astiantih; Hariadi Syam; Zakaria
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3591

Abstract

The mastery of vocabulary is obviously a key problem for English language learners, especially in rural areas where students have little access to English. The main objective of this study is to investigate the problems encountered by ninth graders in memorizing English vocabulary and, at the same time, look into methodologies utilized to enhance their mastery of vocabulary in a rural EFL classroom. One English teacher and 30 ninth-grade students of a rural junior high school in Indonesia were the participants of this descriptive qualitative research. Data were obtained through observations of classes, semi-structured interviews, and a document review. Results show that the students have battled hurdles to memorize new vocabulary because of a lack of frequent repetitions, inferior learning motivation, and inadequate chances for using English outside the classroom. Although various teaching methods, including vocabulary games, drilling, use of visual media, and rewriting-related activities, were presented in instruction, none of these strategies was used regularly or systematically. The vocabulary that students learned to memorize was retained at a low level. The research will help with incremental vocabulary mastery reinforcement via regular repetition, interactive learning, and vocabulary use in a meaningful context, mirroring the learner’s surrounding environment. These results underscore the need for vocabulary instruction customized to rural EFL class settings.
Integration of Religious Moderation Values in the Administration and Management of Learning in Junior High Schools Fira Dwiana Nuriska; Sadam Fajar Shodiq
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3599

Abstract

Religious moderation is an important value in Islamic education that needs to be continuously internalized through various aspects of educational management in schools. Strengthening the value of moderation does not only depend on the classroom learning process but is also influenced by the administrative system and institutional policies implemented by the school. This study aims to analyze the integration of religious moderation values in school administration and its influence on learning management and students' religious moderation attitudes. This study used a quantitative approach with an exploratory survey design. Data were collected through a Likert-scale questionnaire distributed to 150 eighth-grade students of SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta, selected using a purposive sampling technique. Data were analyzed using Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) with the help of SmartPLS 4.0 software. The results showed that school administration has a positive and significant influence on learning management. In addition, school administration also has a direct influence on strengthening students' religious moderation attitudes. Other findings indicate that learning management plays a significant role in instilling religious moderation values and mediates the relationship between administrative policies and the formation of students' moderate attitudes. The results of this study confirm that strengthening religious moderation in schools requires synergy between transparent institutional governance and learning practices oriented towards the values of justice, tolerance, and balance.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue