cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,090 Documents
Management Analysis of Inclusive Education Services in Inclusive Elementary Schools Aishah; Udin Syaefudin Sa’ud; Danny Meirawan; Diding Nurdin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1075

Abstract

Inclusive education as a new construction in the educational context both on an international and national scale. Inclusive education aims to provide the best service for general students and students with special needs by providing adequate access and support. School principals as school managers, teachers and school human resources have a very vital role in carrying out their management to improve the quality of education and services in an inclusive manner. An inclusive approach to education aims to provide equal learning opportunities for all children, regardless of their background, abilities or special needs. This research aims to analyze, understand, interpret and discover new theories and practices in quality management of inclusive education services, to create quality services that can be implemented by schools at the elementary school (SD) level in the city of Banda Aceh. This researcher uses qualitative methods with a case study design . The location of this research is at SD Negeri 25 Banda Aceh City. Data collection techniques are interviews, observation, and documentation, then the analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions.
Management of Facilities and Infrastructure of the PMI Competency Test Professional Certification Institute of East Jakarta Branch Farah Putri Arijani; Sugiarto; Siti Zulaikha
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1076

Abstract

Competent human resources (HR) are one of the main pillars that build the competitiveness of a nation. Quality human resources that are able to answer future needs. In Indonesia, the rules regarding compulsory education and national education are contained in Law of the Republic of Indonesia No. 20 of 2003 concerning the national education system. Currently, According to the Indonesian Red Cross Professional Certification Institute, there were only 224 certified people from a total of 8274 staff and 45,685 volunteers. Answering these needs, Professional Certification Institutions are needed for Competency Test Sites. it turns out that many Branch/Regency PMIs have not established/formed Professional Certification Bodies due to limited facilities and infrastructure to meet the standards for the establishment of Competency Test Sites in accordance with BNSP Guidelines.The research design used in this study is a qualitative descriptive research to find facts and interpret about "Management of Facilities and Infrastructure of Professional Certification Institutions PMI Competency Test East Jakarta Branch" to accurately describe the properties of several realities of managing organizational / institutional facilities and infrastructure. Facilities and Infrastructure Management carried out by PMI East Jakarta Branch to conduct competency tests is divided into several stages: The Planning Stage, namely organizing competency test facilitie. Planning also discusses the analysis of facilities and infrastructure needs carried out by the operational sector.
Inovasi dan Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan: Studi Kasus SDN Sampangan Fatkhurohmah; Retno Susiyani; Siti Nurfaida; Anam Sutopo; Sofyan Anif
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1078

Abstract

Pendidikan yang bermutu menjadi harapan besar dalam mencetak generasi penerus bangsa. Untuk itu peningkatan mutu pendidikan harus dilaksanakan di setiap sekolah. Kepala sekolah merupakan pemimpin dan memiliki peran dalam menentukan kemajuan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya sehingga perlu memiliki strategi tertentu dalam usaha tersebut. Dalam penelitian ini fokus penelitian ada pada strategi yang diterapkan di SDN Sampangan dalam upaya peningkatan kualitas atau mutu pendidikan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, juga dokumentasi. Data yang didapatkan kemudian dianalisis, dengan tahapan mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan dan menarik kesimpulan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif lapangan. Hasil dari penelitian ini yaitu ada tiga strategi pokok dalam peningkatan mutu pendidikan di SDN Sampangan. Pertama, menjadi sekolah penggerak. Kedua, menyusun program atau kegiatan sesuai visi, misi, tujuan dan berorientasi pada 8 standar mutu pendidikan. Ketiga, memaksimalkan aset sekolah.
Pengembangan Bahan Ajar Kimia Terintegrasi Model Pembelajaran Process Orientied Guided Inquiry Learning Rizka Putri Iranda; Nurfajriani; Ayi Darmana
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1081

Abstract

Bahan ajar merupakan salah satu sumber belajar yang digunakan sebagai pedoman bagi peserta didik dalam belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Umumnya bahan ajar yang digunakan oleh peserta didik belum efektif di gunakan karena belum sesuai dengan perkembangan peserta didik dan belum melibatkan peserta didik untuk lebih aktif di dalam proses pembelajaran. Untuk membuat bahan ajar lebih efektif biasanya di integrasikan dengan miodel pembelajaran. Model pembelajaran POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) dapat membuat peserta lebih aktif di dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengembangkan dan menguji kelayakan bahan ajar kimia terintegrasi Model POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) untuk siswa Kelas X Semester Genap pada kurikulum merdeka. Metode pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE namun hanya dilakukan dengan tiga tahap yaitu Analisis, Desain, dan Pengembangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Analisis Kualitatif dan Kuantitatif. Validator dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang dosen kimia dan 3 orang guru kimia. Penilaian terhadap kesesuaian bahan ajar kimia yang terintegrasi dengan model POGIL mengacu pada standar kesesuaian yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) untuk ahli materi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai uji kelayakan bahan ajar kimia yang terintegrasi dengan model POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) , menurut penilaian ahli materi adalah 3,55 atau setara dengan 88,75%.
Pengembangan Media Ular Tangga Bagi Kali (BALI) Pada Pembelajaran Matematika Materi Perkalian dan Pembagian Kelas II Sekolah Dasar Badiatul Marwa Suratman; Khavisa Pranata
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1085

Abstract

Permasalahan yang dihadapi siswa dalam mata pelajaran matematika adalah mata pelajaran yang sulit dipahami, memberatkan, membosankan, dan tidak menarik. Kreativitas seorang guru sangat dibutuhkan untuk meningkatkan mutu pendidikan di kelas dasar. Pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dapat membantu siswa dalam memahami konsep matematika, seperti perkalian dan pembagian. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya siswa tingkat lanjut di kelas dasar yang sebagian belum menguasai mata pelajaran perkalian dan pembagian sehingga mengalami kesulitan dalam mempelajari mata pelajaran matematika tingkat lanjut. Pengembangan media ajar dilakukan dengan mempertimbangkan permasalahan yang terjadi di MI AL-Hikmah Jatiasih yaitu minimnya pemanfaatan media karena media yang digunakan hanya menggunakan buku dengan harapan media ular tangga bagi kali (BALI) dapat meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa dalam mempelajari matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (RnD) yang biasa dikenal dengan metode pengembangan. Secara umum metode RnD berfokus pada proses pengembangan suatu media serta pengujian kelayakan dan efektivitas media. Pada metode RnD ini model yang digunakan adalah model 4D. Media ini memiliki kualitas yang baik karena telah diuji oleh dua orang ahli yaitu ahli materi dan ahli media dengan presentase masing-masing 95% dan 96% yang keduanya tergolong sangat layak. Berdasarkan hasil presentase, media ular tangga bagi kali (BALI) dinilai sangat layak.
Peran Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Membaca Al-Quran Nurul Arifin; Saipul Annur; Yuniar; Muhamad Fauzi; Junaidah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1087

Abstract

Leadership is a crucial element in running an institution, but it is now difficult to find leaders as people tend to prioritize themselves and care less about the interests of others and the environment. This study aims to analyze the role of the Head of Madrasah in developing a culture of reading the Qur'an. This is a field study with a qualitative descriptive approach, using observation, interviews, and documentation for data collection. The data analysis involves collection, transcription, coding, categorization, theme identification, and interpretation to generate deep and meaningful insights. The study shows that the Head of Madrasah at MTs Nurul Ma’rifah OKI successfully developed a culture of reading the Qur'an through seven leadership roles (EMASLIM) according to the Minister of National Education Regulation No. 13 of 2007. The roles of the Head of Madrasah as Educator, Manager, Administrator, Supervisor, Leader, Innovator, and Motivator have been well implemented, making the culture of reading the Qur'an an excellent program. The main supporting factor is the appointment of several teachers as supervisors, which facilitates the program's implementation. However, the main obstacle is the lack of educational support from home, where the role of parents is very important.
Internalisasi Nilai-Nilai Religius melalui Implementasi Dasa Dharma Pramuka di Pondok Modern Darussalam Gontor Ahprisanna Rasyid Aburaera; Munawar Rahmat; Agus Fakhruddin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses internalisasi nilai-nilai religius melalui implementasi Dasa Dharma Pramuka di Pondok Modern Gontor Putri 5 Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, sementara analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Validitas data diuji dengan metode member check, expert opinion, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Dasa Dharma Pramuka secara efektif menanamkan nilai-nilai religius yang berkaitan dengan ajaran Islam, seperti nilai ibadah, disiplin, sabar, rela berkorban, santun, demokratis, kreatif, tanggung jawab, mandiri, hemat, dan jujur. Proses internalisasi dilakukan melalui tiga tahap utama: transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Setiap tahap diwakili oleh berbagai aktivitas kepramukaan, seperti ceramah, refleksi, narasi inspiratif, kegiatan kelompok, hingga kegiatan operasional seperti cross country, lomba K3, dan renungan malam. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa program kepramukaan dapat menjadi media yang efektif dalam membentuk karakter religius siswa di berbagai konteks pendidikan, khususnya yang berbasis nilai keislaman. Program ini juga relevan untuk diadaptasi di lembaga pendidikan lain dengan mempertimbangkan kebutuhan lokal dan budaya.
CLIL In Senior High School: Empowering English Language Teaching and Learning in Merdeka Curriculum Muhammad Kholili; Sri Rachmajanti; Anik Nunuk Wulyani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1091

Abstract

Content and Language Integrated Learning (CLIL), is an approach that focuses on both content and language learning. The research design was a mixed method, Exploratory Sequential Research, which combined quantitative and qualitative research. A total of 71 students in one of the senior high schools in Gresik, East Java participated as research participants. They consisted of 39 students in the experimental group and 32 students in the control group. The results showed that there was a significant effect of CLIL on students' learning achievement in Merdeka Curriculum. The first theme used to determine students' initial experience. The research showed that students initially had difficulties in understanding biology concepts and using English academically. However, CLIL proved to be engaging and motivating, improving content understanding as well as language skills. Students were able to express complex biology concepts better, although challenges in academic writing and communication remained. They reflected on the need for real-world based learning and additional English lessons. Positive experiences in CLIL classes also encourage self-regulation for academic and career development.
Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Belajar Bioteknologi Kelas XII SMA Berbasis HOTS dan Kemampuan Berpikir Kritis Yuli varananda Hasibuan; Ashar Hasairin; Martina Restuati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1092

Abstract

Meningkatkan kemampuan HOTS dan berpikir kritis siswa merupakan salah satu prioritas dalam pembelajaran di sekolah sehingga guru diharapkan dapat melakukan inovasi dalam mengembangkan instrumen penilaian berbasis HOTS dan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian hasil belajar bioteknologi kelas XII SMA berbasis HOTS dan berpikir kritis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan menggunakan model 4D. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII SMAN 1 Padang Bolak. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar validasi ahli dan angket respon guru. Teknik analisis data mencakup analisis kelayakan, analisis butir tes, dan analisis respon guru. Instrumen yang dikembangkan dalam bentuk pilihan berganda (50 soal) berbasis HOTS dan bentuk essai/uraian (5 soal) berbasis kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian yang dikembangkan telah memenuhi kriteria sangat layak berdasarkan penilaian validator ahli. Hasil ujicoba dan analisis butir tes, untuk soal pilihan berganda sebanyak 37 soal valid dan 3 soal tidak valid (gugur) sedangkan pada soal essai/uraian seluruhnya (5 soal) valid, dengan tingkat kesukaran soal tergolong mudah, sedang dan sukar, serta daya pembeda tergolong cukup dan baik. Respon guru biologi terhadap instrumen penilaian hasil belajar bioteknologi berbasis HOTS dan kemampuan berpikir kritis yang dihasilkan sangat baik dan positif. Implikasi praktis dari hasil penelitian ini adalah pengembangan dan penggunaan instrumen penilaian berbasis HOTS dan kemampuan berpikir kritis dapat melatih dan membiasakan siswa dalam menyelesaikan soal-soal HOTS dan berpikir kritis pada level C4, C5 dan C6.
Pengembangan Media Pembelajaran Slamettica dalam Materi Berperilaku Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Ketenaga Listrikan Siswa SMK Agung Priyadi; Fadliyanti Firdausia; Muhammad Idris Effendi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1094

Abstract

Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berupa game edukasi visual novel "Slamettica" untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pekerjaan Dasar Elektromekanik, khususnya materi Berperilaku Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Metode yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Analisis menunjukkan siswa kurang termotivasi dan berkonsentrasi dalam pembelajaran. Game ini, dengan elemen cerita dan gameplay interaktif, diuji validitasnya oleh ahli dan menunjukkan hasil sangat layak dengan skor 94% untuk materi dan 92,3% untuk media. Implementasi di SMK Negeri 6 Malang menunjukkan game ini efektif meningkatkan minat dan keterlibatan siswa, membantu memahami teori K3 dan penerapan praktik K3 di kelas dan tempat kerja. Media pembelajaran ini dapat ditingkatkan dengan evaluasi berkala, teknologi terbaru, dan pelatihan pendidik untuk memaksimalkan manfaatnya.

Page 64 of 109 | Total Record : 1090