cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 2,081 Documents
Peningkatan Aktivitas dan Prestasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Strategi Pembelajaran Inkuiri pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Muaro Jambi Heri Usmanto; Irwan Irwan; Dona Sariani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3858

Abstract

AbstrakKekurang tepatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru akan berdampak pada kurang berkembangnya peserta didik. Salah satu faktor penyebab tidak berkembangnya peserta didik adalah metode pembelajaran yang kurang tepat.Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah merupakan mata pelajaran wajib yang harus ditempuh oleh peserta didik di mana mata pelajaran tersebut banyak memuat nilai normatif daripada konsep, sehingga pendidik banyak menggunakan metode ceramah. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan karena dalam penelitian ini akan mengujicobakan suatu strategi pembelajaran, yaitu strategi pembelajaran inkuiri apakah dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar pada mata pelajaran PKn kelas VIII di SMP Negeri 7 Muaro Jambi. Penelitian akan di awali dengan observasi tentang gambaran aktivitas dan prestasi belajar siswa, setelah itu dilaksanakan uji coba pemakaian strategi pembelajaran dengan pendekatan inquiri, dengan harapan akan ada peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari setiap siklus maka terdapat peningkatan Aktivitas belajar, yang dapat diartikan sebagai bentuk interaksi dalam proses pembelajaran, baik interaksi antara siswa maupun interaksi antara siswa dan guru. Pada prinsipnya belajar adalah berbuat, berbuat untuk mengubah tingkah laku, jadi melakukan kegiatan. Tidak ada belajar kalau tidak ada aktivitas. Pada hasil penelitian dengan judul peningkatan aktivitas dan prestasi belajar pendidikan kewarganegaraan melalui strategi pembelajaran inkuiri ini diperoleh peningkatan aktivitas belajar siswa kelas 8.b yang berlangsung dari siklus I, siklus II, dan siklus III.Kata Kunci: Aktifitas, Inkuiri, Hasil Belajar
Analisis Kecakapan Intelektual pada Pembelajaran PKn Tema Persatuan dan Kesatuan Kelas V SDN 3 Sambirobyong Tahun Pelajaran 2021/2022 Dani Subagtiyar
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3861

Abstract

AbstrakKecakapan intelektual merupakan kemampuan berpikir kritis semestinya kemampuan berpikir kristis sangat dibutuhkan dalam melaksanakan pembelajaran didalam kecakapan intelektual memiliki Tujuan dari mata pelajaran PPKn yaitu untuk menjadikan seseorang menjadi warga negara yang baik (good citizen). Seorang warga negara yang baik harus memiliki 3 (tiga) komponen, antara lain:pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), keterampilan/kecakapan kewarganegaraan (civic skills), dan karakter kewarganegaraan (civic dispositions). Tujuan Penelitian Untuk mengidentifikasi dan menganalisis kecakapan intelektual dalam pembelajaran PPKN.Mengunakan metode kulalitatif.Hasil penelitian menujukan kurangnya kecapana intelektual pada pembelajaran PPKn yang dialami siswa yaitu: 1) aspek mengidentifikasi 2) aspek mendeskripsikan 3)aspek menjelaskan 4)aspek menggambarkan 5)aspek menggambarkan 6)aspek mengambil dan mempertahankan atas isu. Berdasarkan skor yang didapat, memiliki nilai yang diperoleh dari hasil tes. Siswa memasuki kategori nilai baik,cukup dan kurang. Terdapat beberapa siswa yang memiliki kategori nilai kurang. Kategori siswa yang memiliki nilai cukup siswa tersebut memiliki nilai 64 sampi dengan 76, yang terakhir siswa yang memiliki nilai baik dengan nilai 80, itulah nilai yang didapat siswa dari hasil tes yang sudah dilaksanakan. sehingga menghasilkan kecakapan intelektual yang baik.Kata Kunci : Kecakapan, Intelektual. Pembelajaran PPKn. AbstractIntellectual skills are critical thinking skills, critical thinking skills are really needed in carrying out learning in intellectual skills. The purpose of Civics subjects is to make someone a good citizen. A good citizen must have 3 (three) components, including:civic knowledge,civic skills, and civic dispositions. Research Objectives To identify and analyze intellectual skills in Civics learning. Using qualitative methods. The results of the research show the lack of intellectual abilities in Civics learning experienced by students, namely: 1) identifying aspects 2) describing aspects 3) explaining aspects 4) describing aspects 5) describing aspects 6) aspects of taking and defending the issue. Based on the score obtained, it has a value obtained from the test results. Students enter the category of good, sufficient and poor grades. There are some students who have a low score category. The category of students who have enough grades has a score of 64 to 76, the last one is students who have good grades with a score of 80, that is the value that students get from the results of tests that have been carried out. so as to produce good intellectual skills.Keywords : Skill, Intellectual, PPKn Learning.
Analisis Subtansi Hukum Adat Sebagai Penguat Karakter Bangsa Bagi Masyarakat Kecamatan Kesu Toraja Utara Ansyar Ansyar; Farid Wajdi; Zulfikar Putra; Iksan Agus Salim
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3862

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis substansi hukum adat di Toraja Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan explanatory research yang dilakukan di Toraja Utara Kecamatan Kesu dengan jumlah informan sebanyak 3 orang yang mewakili. Penelitian dilakukan melalui wawancara langsung dengan tokoh-tokoh yang meliputi tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum adat di Tanah Toraja telah diakui dan dilindungi oleh pemerintah daerah sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 tentang “pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat hukum adat”. Dalam penerapannya, hukum adat ditentukan oleh Toparenge, dan adat-istiadat di suatu wilayah hukum yang khas tetap dihormati dan dijunjung tinggi oleh masyarakat hukum adat setempat. Nilai-nilai karakter bangsa adalah toleransi, kerjasama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap pelestarian budaya.Kata Kunci: Adat Toraja, Hukum, Karakter AbstractThis study aims to determine the analysis of the substance of customary law in North Toraja. The method used in this research is a case study with an explanatory research approach carried out in North Toraja, Kesu District with a number of informants as many as 3 representing figures. The research was conducted through direct interviews with leaders including traditional leaders, community leaders, and local government. The instrument used in this research is the interview guide. The study results show that customary law in Tanah Toraja has been recognized and protected by the local government in accordance with Regional Regulation Number 1 of 2019 concerning "recognition and protection of the rights of indigenous peoples". In its application, customary law is determined by the Toparenge, and customs in a typical law area are still respected and upheld by the local indigenous community. The values of the nation's character are tolerance, cooperation, responsibility, and concern for cultural preservation.Keywords: Toraja Custom, Law, Character
Analisis Ketersediaan Sarana Prasarana Olahraga Sekolah Menengah Pertama Negeri Se Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara Rubiyatno Rubiyatno; Putra Sastaman; Rahmat Putra Perdana; Eka Supriatna
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3866

Abstract

AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis ketersediaan sarana dan prasarana olahraga di Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitia deskriptif. Bentuk Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey (survey studies)Populasi dalam penelitian ini adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Sampel Penelitian dalam penelitian ini adalah 5 Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong UtaraHasil Penelitian yang diperoleh, berdasarakan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan yaitu ketersedian sarana dan prasarana yang ada di di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara masih dalam katagori “cukup” dengan rata-rata persentase sebesar 63% sedangkan Kondisi sarana yang ada di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-kecamatan Sukadana kabupaten Kayong Utara termasuk dalam katagori “baik” dengan rata-rata persentase sarana sebesar 91% dan kondisi prasarana yang ada di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-kecamatan Sukadana kabupaten Kayong Utara termasuk dalam katagori “baik” dengan rata-rata persentase 95,3%..Keywords: Sarana Prasarana, Olahraga, Analisis
Kebijakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wonogiri dalam Penyelesaian Kasus Pembatalan Akta Pencatatan Sipil Melalui Asas Contrarius Actus Rizda Ardyati; Frillasya Ais Sholeha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3867

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan memaparkan hasil penelitian kebijakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wonogiri dalam penyelesaian kasus pembatalan akta pencatatan sipil melalui Asas Contrarius Actus. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan sifat penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif serta dilengkapi dengan data primer dan data kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis akta pencatatan sipil yang dibatalkan melalui Asas Contrarius Actus yaitu Akta Kelahiran dan Akta Kematian. Penyebab pembatalan Akta Kelahiran melalui Asas Contrarius Actus antara lain kepemilikan ganda, kesalahan data pelaporan, dan kurangnya pemahaman masyarakat sebagai pelapor. Penyebab pembatalan Akta Kematian melalui Asas Contrarius Actus adalah karena kesalahan pelaporan oleh pemohon. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wonogiri telah memberlakukan pembatalan akta pencatatan sipil melalui Asas Contrarius Actus sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 108 Tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil.Kata Kunci: Kebijakan, Pembatalan Akta Pencatatan Sipil, Asas Contrarius Actus AbstractThis article aims to describe the results of policy of the department of population and civil registration wonogiri regency in settlement of case cancellation of civil registration document through the contrarius actus principle. This study is an empirical research with descriptive research properties and uses a qualitative approach and is equipped with primary data and library data. The results showed that there are two types of civil registration certificates that are canceled through the Contrarius Actus principle, namely birth certificates and death certificates. The causes of cancellation of birth certificates through the Contrarius Actus principle include double ownership, reporting data errors, and lack of understanding of the public as a whistleblower. The cause of cancellation of the death certificate through the Contrarius Actus principle is due to incorrect reporting by the applicant. The Population and Civil Registration Office of Wonogiri Regency has enacted the cancellation of the civil registration deed through the Contrarius Actus principle in accordance with regulation of the Minister of Home Affairs number 108 of 2019 concerning the implementation regulation of Presidential Regulation Number 96 of 2018 concerning the requirements and procedures for Population Registration and Civil RegistrationKeywords: Policy, Cancellation of Civil Registration Document, Contrarius Actus Principle
Penyidikan Terhadap Tindak Pidana Penggelapan di Wilayah Hukum Polres Gorontalo Utara Yety S Hasan; Albert Pede; Suardi Rais
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3868

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tindak pidana penggelapan dana di wilayah hukum Polres Gorontalo Utara. (2) Mengetahui proses penyidikan dan penuntutan tindak pidana penggelapan di wilayah hukum Polres Gorontalo Utara. Dalam penelitian ini, pendekatan metode empiris. Hasil penelitian ini menjelaskan: (1) bahwa penyebab terjadinya tindak pidana penggelapan di wilayah hukum Polres Gorontalo Utara adalah karena faktor ekonomi, kedua tidak ada saksi di tempat dan ketiga tersangka kabur. Gorntalo Utara dengan tindakan penal (represif) dan non penal. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah (1) Peran kepolisian khususnya Polres Gorontalo Utara dalam menangani tindak pidana penggelapan memiliki bidang yang sangat luas, tidak hanya berkaitan terhadap perbuatan-perbuatan pada waktu telah ada perbuatan atau ada dugaan telah terjadi suatu tindak pidana, tetapi juga untuk menjaga kemungkinan terjadinya suatu tindak pidana. (2) Kasus tindak pidana penggelapan merupakan bukti pentingnya peran pemerintah dan penegak hukum, maka perlu dilakukan penegakan hukum yang komprehensif.Kata Kunci: Tindak Pidana Penggelapan, Polres Gorontalo Utara AbstractThe aims of this study are: (1) To identify and analyze the factors that influence the crime of embezzlement of funds in the jurisdiction of the North Gorontalo Police. (2) Knowing the process of investigation and prosecution of criminal acts of embezzlement in the jurisdiction of the North Gorontalo Police. In this study, an empirical method approach. The results of this study explain: (1) that the cause of the crime of embezzlement in the jurisdiction of the North Gorontalo Police is due to economic factors, secondly there are no witnesses on the spot and the three suspects fled. North Gorntalo is with penal (repressive) and non-penal preventive measures Recommendations in this study are (1) the role of the police, especially the North Gorontalo Police in dealing with criminal acts of embezzlement, has a very broad field, not only relating to actions when there have been actions or there is an allegation that a crime has occurred, but also to maintain the possibility of a crime occurring. (2) Cases of criminal acts of embezzlement are evidence of the important role of the government and law enforcement, it is necessary to carry out comprehensive law enforcementKeywords: Crime of Embezzlement, North Gorontalo Police
Peran Komite Kebijakan Industri Pertahanan Untuk Mewujudkan Kemandirian Industri Pertahanan Melalui Tank Boat Antasena Guna Mendukung Pertahanan Negara Zakaria Zakaria; Suprapto Suprapto; Lukman Yudho P
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3870

Abstract

AbstrakPembangunan Industri Pertahanan merupakan salah satu bagian penting dalam menjaga kepentingan nasional yang diwujud-nyatakan dalam berbagai bentuk regulasi sampai dengan implementasinya, yang pada akhirnya bermuara kepada kedaulatan dan kemandirian sebuah bangsa. Untuk membangun kekuatan pertahanan yang mandiri tentunya perlu ditopang oleh Industri Pertahanan yang kuat dan mandiri. Pemberdayaan dan penguatan Industri Pertahanan nasional tidak hanya diarahkan pada kemandirian pemenuhan kebutuhan Alutsista saja, namun juga pada tujuan pertumbuhan ekonomi nasional dengan pemanfaatan semaksimal mungkin seluruh potensi bangsa, baik sumber material, tenaga manusia, kapasitas produksi, hingga penguasaan teknologi. Peningkatan kemampuan Industri Pertahanan dalam negeri akan mendorong kemandirian negara untuk memenuhi kebutuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang dibutuhkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk melakukan tugas pokok dan fungsinya. Industri Pertahanan yang dapat memenuhi kebutuhan akan mengurangi ketergantungan Indonesia akan alutsista hasil impor dari luar negeri. Namun dalam realisasinya, Indonesia menemui sejumlah permasalahan yang perlu diatasi. Dalam penelitian ini, sumber data   didapatkan melalui beragam sumber, meliputi buku, jurnal, dan berita di internet. Hasil penelitian artikel ini menunjukkan KKIP memilliki peran penting untuk menghasilkan berbagai produk pertahanan dari industri pertahanan Indonesia. Meskipun belum mencapai kategori sempurna, perlahan tapi pasti, Indonesia mampu menghasilkan produk-produk pertahanan, dalam rangka menjaga pertahanan negara secara komprehensif.  Bagi Indonesia dan negara-negara kepulauan, atau negara yang memiliki pantai, Tank Boat Antasena sangat tepat untuk digunakan. Hal ini disebabkan karena dapat berjalan di darat maupun di laut  sehingga dengan pengembangan Baru Tank Boat Antasena ini Industri Pertahanan Indonesia mampu bersaing dengan negara di dunia.Kata Kunci: Industri Pertahanan, KKIP, Tank Boat Antasena AbstractThe development of the Defense Industry is an important part in maintaining the national interest which is manifested in various forms of regulation up to its implementation, which ultimately leads to the sovereignty and independence of a nation. To build an independent defense force, of course, it needs to be supported by a strong and independent Defense Industry. Empowerment and strengthening of the national Defense Industry is not only directed at the independence of meeting the needs of defense equipment, but also at the goal of national economic growth by utilizing as much as possible the entire potential of the nation, both material resources, human power, production capacity, to mastery of technology. Improving the capability of the domestic Defense Industry will encourage the independence of the country to meet the needs of the Main Weapon System Equipment (Alutsista) needed by the Indonesian National Armed Forces (TNI) to carry out its main tasks and functions. The Defense Industry that can meet the needs will reduce Indonesia's dependence on imported defense equipment from abroad. However, in practice, Indonesia encounters a number of problems that need to be addressed. In this study, data sources were obtained through various sources, including books, journals, and news on the internet. The results of this article show that KKIP has an important role in producing various defense products from the Indonesian defense industry. Although it has not yet reached the perfect category, slowly but surely, Indonesia is able to produce defense products, in order to maintain comprehensive national defense. For Indonesia and other archipelagic countries, or countries that have beaches, Antasena's Tank Boat is very appropriate to use. This is because it can run on land or at sea so that with the development of the new Antasena Tank Boat, the Indonesian Defense Industry is able to compete with countries in the world.Keywords: Defense Industry, KKIP, Antasena Tank Boat
Analisis Peran Pemasaran Melalui Sosial Media, Harga Produk dan Brand Trust Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus Clothing Online Store) Akmal Abdullah; Miftahorrozi Miftahorrozi; Henky Hendrawan; Rini Raharti; Arief Nuryana; Hilda Yuliastuti; Verawaty Verawaty; Rahmayati H.M
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3871

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh social media marketing, harga dan kepercayaan merek terhadap keputusan pembelian pada salah satu toko busana online di Jakarta. Penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi linear berganda, dan uji hipotesis baik parsial maupun simultan dengan bantuan program SPSS versi 20. Sampel yang diambil sebanyak 155 responden. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert untuk mengukur setiap pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara social media marketing, harga dan kepercayaan merek terhadap keputusan pembelian.Kata Kunci: interaction design, customer review, promosi, penilaian kredibilitas online
Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Lalu Muhamad Faisal
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3872

Abstract

AbstrakNegara Indonesia sebagai sebuah institusi kekuasaan sebagaimana disebutkan di atas pada dasarnya bertanggungjawab untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Diantara tujuan dari dibentuknya pemerintahan Negara Indonesia adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia serta memajukan kesejahteraan umum sebagaimana diamanahkan oleh UUD 1945. Semenjak didirikannya negara Indonesia pada tahun 1945, kinerja pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan rakyatnya belum pernah mencapai taraf yang memuaskan, kemiskinan masih merupakan problematika sosial yang belum pernah terselesaikan. Beberapa point penting yang bisa ditarik menjadi kesimpulan dalam penelitian ini yaitu sebagai diantaranya: 1) TKI berhak mendapat perlindungan dari negara, untuk itu Pemerintah berkewajiban melindungi para TKI yang bekerja di luar negeri, 2) Hak TKI untuk mendapat perlindungan adalah sejak pra penempatan, masa penempatan dan purna penempatan, 3) Perlindungan pra penempatan, 4) Perlindungan terhadap TKI selama masa penempatan yang dilakukan, dan 5) Perlindungan yang dilakukan terhadap TKI yang mengakhiri purna kerjanya atau dikenal TKI purna.Kata Kunci: Perlindungan Hukum, TKI
Penerapan Quizizz Sebagai Media Penilaian Online Pembelajaran Bahasa Inggris pada Masa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Intan Rahmadani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3873

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilaksanakna pada masa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas selama pandemi COVID-19. Pada masa PTMT metode pembelajaran dan penilaian harus dilakukan secara online. Berbagai aplikasi penilaian online dapat digunakan untuk mempermudah proses penilaian selama PTMT. Media penilaian Quizizz online dengan berbagai keunggulannya dapat menjadi alternatif bagi tenaga pendidik. Quizizz dapat meminimalisir kelemahan-kelemahan yang terjadi ketika melakukan penilaian secara konvensional. Jenis penilitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kuantitatif dan metode kualitatif. Terpilih 72 mahamahasiswa Sekolah Tinggi Alhikmah kota Tanjungbalai Tahun ajararan 2020/2021.Dari hasil angket yang diberikan kepada mahasiswa dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Quizizz sebagai alat penilaian online dapat mengatasi permasalahan PTMT. Metode penilaian alternatif melalui quiziz menjembatani jarak dan waktu, menciptakan kuliah yang menghibur, dan memotivasi mahasiswa.Kata Kunci: Quizizz, penilaian online, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas AbstractThis research was conducted during the Limited Face-to-face Learning period during the COVID-19 pandemic. During the PTMT period, learning and assessment methods must be carried out online. Various online assessment applications can be used to simplify the assessment process during PTMT. Quizizz online assessment media with its various advantages can be an alternative for educators. Quizizz can minimize the weaknesses that occur when conducting conventional assessments. This type of research uses a descriptive approach with quantitative methods and qualitative methods. Selected 72 students of Kota Tanjungbalai Alhikmah High School for the 2020/2021 academic year. From the results of the questionnaire given to students, it can be concluded that using Quizizz as an online assessment tool can overcome PTMT problems. Alternative assessment methods through quizizz bridge distance and time, create entertaining lectures, and motivate students.Keywords: Quizizz, online assessment, Limited Face-to-face Learning