cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Analisis Eksploratif Produk Tabungan Pendidikan dalam Meningkatkan Minat Menabung pada BMT Maslahah Besuk Agung Ila Rizqina; Abdul Aziz Wahab; Nuntufa Nuntufa
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.191 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3853

Abstract

AbstrakDalam memenuhi kehidupan masyarakat perlu adana penyusunan program prioritas kebutuan di antaranya maslaah pendidikan melalui kegiatan menabung.Baitul mal a tamwil (BMT) atau bisa juga disebut Balai usaha mandiri terpadu menumbuh kembangkan bisnis usaha mikro.maka dari itu BMT Maslahah besuk agung mengeluarkan produk tabungan pendidikan untuk suatu rencana keuangan dari pihak orang tua dalam mempersiapkan biaya pendidikan untuk anak mereka yang bersifat tak terduga.permasalahan yang di kaji dalam penelitiaan ini ialah bagai mana perkembangan produk tabungan pendidikan pada BMT Maslahah besuk agung dan bagaimana strategi yang digunakan dala meningkatkan minat nasabah pada produk tabunagn pendidikan ini.tujuan penelitian ini untuk menganalisis perkembangan produk tabungan pendidikan dalam meningkatkan minat menabung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif lapangan (fiel research) yang bersifat deskriptif dengan menggunakan sumber data primer dan skunder, selain itu, metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan dokumentasiKata Kunci: Minat Menabung, Maslahah Besuk Agung AbstractIn fulfilling people's lives, it is necessary to prepare priority programs for needs, including education problems through saving activities. Baitul mal a tamwil (BMT) or it can also be called an integrated independent business center to grow and develop micro-enterprise businesses. Therefore, BMT Maslahah visits Agung issues educational savings products for a financial plan from the parents in preparing unexpected costs of education for their children. The problem examined in this research is how the development of educational savings products at BMT Maslahah Besuk Agung is and what strategies are used to increase customer interest in the product. The purpose of this study is to analyze the development of educational savings products in increasing interest in saving. This study uses a type of qualitative field research (field research) that is descriptive in nature using primary and secondary data sources, in addition, the data collection method in this study uses interviews and documentationProduk tabungan pendidikn minat menabung anggotaKeywords: Interest in Saving, Maslahah Besuk Agung
Analisis Peran Guru Dalam Proses Pembelajaran Pada Siswa Kelas III di MI Syuhada Kabupaten Kapuas Hulu Handayani, Masitah; Imran, Imran; Ramadhan, Iwan; Okianna, Okianna; Alhidayah, Riama
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.462 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3854

Abstract

This study aims to determine the teacher's role in the learning process for third-grade students at MI Syuhada Nanga Jajang, Pengkadan District, Kapuas Hulu Regency. The method used is a qualitative method with descriptive analysis. This study's data sources were teachers and students of class III MI Syuhada. The data were the observations and interviews with teachers and students of class III MI Syuhada. The results showed that the teacher's role as an educator had been carried out well. It has been proven that it has been found that the teacher provides an example and the teacher guides students during observations and in the results of interviews with teachers and third-grade students of MI Syuhada. The teacher's role as a motivator has been proven to be good, and it has been found that the teacher is a motivator and motivator at the time of observation which is supported by the results of interviews with teachers and third-grade students of MI Syuhada. The teacher's role as a facilitator has been carried out well. It has been proven that it has been found that the teacher provides learning methods and media during observation, and is supported by the results of interviews with the teacher and third-grade students of MI Syuhada.
Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Laju Pertumbuhan Ekonomi Negeri dan Peran Serta Stakeholder dalam Menolong Ketidak Pastian Ekonomi Siahaan, Nova Yunita Sari; Nainggolan, Mei Raniwa; Sinaga, Sri Putri Melani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.241 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3856

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya wabah virus Covid-19 yang mengharuskan adanya pembatasan-pembatasan sejumlah kegiatan dalam berbagai bidang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pandemi Covid-19 mengambil alih kendali perekonomian di negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif,data dikumpulkan dengan teknik observasi dan wawancara. Wawancara yang dilakukan merupakan wawancara yang tidak terstruktur artinya peneliti dalam kegiatan ini tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap untuk pengumpulan data. Wawancara yang dilakukan hanya sebatas mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan masalah yang diteliti kepada narasumber. Responden dalam penelitian ini terdiri dari beberapa profesi yakni petani, pelaku UMKM, dokter, PNS, mahasiswa dan pihak bank.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa covid-19 merupakan masalah serius yang harus segera ditanganI, selain pada segi Kesehatan wabah ini juga menyebabkan keprihatinan dari segi sosial dan ekonomi. Masyarakat juga mengharapkan agar secepatnya masalah ini dapat berakhir.Kata Kunci: Pandemi Covid-19, Perekonomian AbstractThis research is motivated by the emergence of the covid-19 virus outbreak which requires restrictions on a number of activities in various fields. This study uses a qualitative descriptive method, data collected by observation and interview techniques. The interviews conducted were unstructured interviews, meaning that researchers in this activity did not use interview guidelines that had been systematically and completely arranged for data collection. The interviews were only limited to asking questions related to the problem under study to the informants. The respondents in this study consisted of several professions, namely farmers, SMEs, doctors, civil servants, students and the bank. The results of this study indicate that covid-19 is a serious problem that must be addressed immediately, apart from the health aspect, this outbreak also causes social and economic concerns. The community also hopes that this problem will end as soon as possible.Keywords: Covid-19 Pandemic, economy
Kepemimpinan Strategis Kepala Daerah dalam Aktualisasi Bela Negara Masyarakat di Jawa Barat Purwati, Ria; Almubaroq, Hikmat Zakky; Saptono, Edy
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.871 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3857

Abstract

AbstrakKepemimpinan strategis kepala daerah berperan penting dalam aktualisasi bela negara masyarakat di Jawa Barat. Kepala daerah sebagai pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menumuhkan kesadaran bela negara masyarakat. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, seorang kepala daerah memiliki gaya kepemimpinan yang dimiliki dan diterapkan. Kepemimpinan seorang kepala daerah menjadi landasan bagi rakyatnya dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat. Seorang pemimpin  menjadi teladan bagi rakyatnya yang memiliki prinsip dan tujuan serta memiliki jiwa kepemimpinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi kepemimpinan yang dilakukan oleh kepala daerah di Jawa Barat dalam aktualisasi bela negara pada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literasi. Dengan menggunakan strategi kepemimpinan AURA (Authority, Used, Responsibility dan Attitude) dan dipadukan dengan nilai-nilai dasar bela negara yakni cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta kemampuan awal bela negara maka kepala daerah dapat memaksimalkan implementasi bela negara pada masyarakat di Jawa Barat.Kata Kunci: Kepemimpinan, Bela Negara, Jawa Barat
Peningkatan Aktivitas dan Prestasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Strategi Pembelajaran Inkuiri pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Muaro Jambi Usmanto, Heri; Irwan, Irwan; Sariani, Dona
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.906 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3858

Abstract

AbstrakKekurang tepatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru akan berdampak pada kurang berkembangnya peserta didik. Salah satu faktor penyebab tidak berkembangnya peserta didik adalah metode pembelajaran yang kurang tepat.Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah merupakan mata pelajaran wajib yang harus ditempuh oleh peserta didik di mana mata pelajaran tersebut banyak memuat nilai normatif daripada konsep, sehingga pendidik banyak menggunakan metode ceramah. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan karena dalam penelitian ini akan mengujicobakan suatu strategi pembelajaran, yaitu strategi pembelajaran inkuiri apakah dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar pada mata pelajaran PKn kelas VIII di SMP Negeri 7 Muaro Jambi. Penelitian akan di awali dengan observasi tentang gambaran aktivitas dan prestasi belajar siswa, setelah itu dilaksanakan uji coba pemakaian strategi pembelajaran dengan pendekatan inquiri, dengan harapan akan ada peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari setiap siklus maka terdapat peningkatan Aktivitas belajar, yang dapat diartikan sebagai bentuk interaksi dalam proses pembelajaran, baik interaksi antara siswa maupun interaksi antara siswa dan guru. Pada prinsipnya belajar adalah berbuat, berbuat untuk mengubah tingkah laku, jadi melakukan kegiatan. Tidak ada belajar kalau tidak ada aktivitas. Pada hasil penelitian dengan judul peningkatan aktivitas dan prestasi belajar pendidikan kewarganegaraan melalui strategi pembelajaran inkuiri ini diperoleh peningkatan aktivitas belajar siswa kelas 8.b yang berlangsung dari siklus I, siklus II, dan siklus III.Kata Kunci: Aktifitas, Inkuiri, Hasil Belajar
Aplikasi Waktu Inokulasi Mikoriza Untuk Untuk Peningkatan Pertumbuhan Berbagai Macam Bibit Tanaman Tebu (Saccharum Officinarum) Badiatud Durroh; Yenny Sri Margianti; Ardian Rahmanto
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.412 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.3859

Abstract

AbstrakPeningkatan produksi tanaman tebu dapat dilakukan melalui cara ektensifikasi dan intensifikasi. Peningkatan produksi secara ekstensifikasi yaitu dengan cara melakukan perluasan areal untuk tanaman tebu sehingga produksi yang dihasilkan meningkat jika lahan yang diusahakan bertambah. Kemudian intensifikasi yaitu dengan cara melalakukan peningkatan kualitas teknologi budidaya tanaman tebu salah satunya dengan penggunaan varietas yang unggul. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih 3 bulan dimulai bulan Agustus sampai Oktober 2021 di Kebun Percobaan Mandiri Desa Bendo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode percobaan factorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 2 perlakuan yaitu: berbagai macam bibit (B) yang terdiri dari 3 aras dan waktu inokulasi mikoriza (M) terdiri dari 4 aras. Diperoleh 12 kombinasi perlakuan yaitu 3 macam bibit tebu, 4 macam waktu inokulas imikoriza, dengan 5 ulangan. Jumlah bibit yang digunakan adalah 3 berbeagai macam bibit tebu x 4 macam waktu inokulas imikoriza x 5 ulangan = 60 bibit tebu. Untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan dilakukan pengujian dengan menggunakan DMRT pada jenjang nyata 5%.Kata Kunci: Mikoriza, Bibit Budchip, Budshet, Bagal
Pendidikan Moral Menurut Islam Kaitanya Dengan Pendidikan Kewarganegaraan Muhamad Hijran
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.195 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.3860

Abstract

AbstrakSemua warga negara Inonesia mempunyai hak memperoleh pendidikan yang layak, namun setiap warga negara atau setiap diri manusia juga berkewajiban melaksanakan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu upaya edukasi yang bertujuan membentuk sikap dan perilaku kalangan pelajar supaya menjadi sumberdaya manusia yang unggul di bidang keilmuan, kebangsaan, dan moralitas. Dalam ajaran Islam, pendidikan demikian jelas menjadi model pendidikan yang harus diselenggarakan, karena akan memberikan banyak nilai guna secara moral, spiritual, intelektual, dan ketrampilan subyek edukasi.Kata Kunci: Pendidikan, Moral, Kewarganegaraan AbstractAll citizens have right educated Inonesia worthy, but each citizen or each man is also obliged to carry out quality education. Civic education is one of the educational efforts aimed at shaping attitudes and behavior among students in order to become a superior human resources in the field of science, nationalities, and morality. In Islamic teachings, education is thus clearly a model of education that must be held, as it will provide a lot of value to morally, spiritually, intellectually, and educational subjects.Keywords: Education, Moral, Citizenship
Analisis Kecakapan Intelektual pada Pembelajaran PKn Tema Persatuan dan Kesatuan Kelas V SDN 3 Sambirobyong Tahun Pelajaran 2021/2022 Subagtiyar, Dani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.55 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3861

Abstract

AbstrakKecakapan intelektual merupakan kemampuan berpikir kritis semestinya kemampuan berpikir kristis sangat dibutuhkan dalam melaksanakan pembelajaran didalam kecakapan intelektual memiliki Tujuan dari mata pelajaran PPKn yaitu untuk menjadikan seseorang menjadi warga negara yang baik (good citizen). Seorang warga negara yang baik harus memiliki 3 (tiga) komponen, antara lain:pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), keterampilan/kecakapan kewarganegaraan (civic skills), dan karakter kewarganegaraan (civic dispositions). Tujuan Penelitian Untuk mengidentifikasi dan menganalisis kecakapan intelektual dalam pembelajaran PPKN.Mengunakan metode kulalitatif.Hasil penelitian menujukan kurangnya kecapana intelektual pada pembelajaran PPKn yang dialami siswa yaitu: 1) aspek mengidentifikasi 2) aspek mendeskripsikan 3)aspek menjelaskan 4)aspek menggambarkan 5)aspek menggambarkan 6)aspek mengambil dan mempertahankan atas isu. Berdasarkan skor yang didapat, memiliki nilai yang diperoleh dari hasil tes. Siswa memasuki kategori nilai baik,cukup dan kurang. Terdapat beberapa siswa yang memiliki kategori nilai kurang. Kategori siswa yang memiliki nilai cukup siswa tersebut memiliki nilai 64 sampi dengan 76, yang terakhir siswa yang memiliki nilai baik dengan nilai 80, itulah nilai yang didapat siswa dari hasil tes yang sudah dilaksanakan. sehingga menghasilkan kecakapan intelektual yang baik.Kata Kunci : Kecakapan, Intelektual. Pembelajaran PPKn. AbstractIntellectual skills are critical thinking skills, critical thinking skills are really needed in carrying out learning in intellectual skills. The purpose of Civics subjects is to make someone a good citizen. A good citizen must have 3 (three) components, including:civic knowledge,civic skills, and civic dispositions. Research Objectives To identify and analyze intellectual skills in Civics learning. Using qualitative methods. The results of the research show the lack of intellectual abilities in Civics learning experienced by students, namely: 1) identifying aspects 2) describing aspects 3) explaining aspects 4) describing aspects 5) describing aspects 6) aspects of taking and defending the issue. Based on the score obtained, it has a value obtained from the test results. Students enter the category of good, sufficient and poor grades. There are some students who have a low score category. The category of students who have enough grades has a score of 64 to 76, the last one is students who have good grades with a score of 80, that is the value that students get from the results of tests that have been carried out. so as to produce good intellectual skills.Keywords : Skill, Intellectual, PPKn Learning.
Analisis Subtansi Hukum Adat Sebagai Penguat Karakter Bangsa Bagi Masyarakat Kecamatan Kesu Toraja Utara Ansyar, Ansyar; Wajdi, Farid; Putra, Zulfikar; Salim, Iksan Agus
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.688 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3862

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis substansi hukum adat di Toraja Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan explanatory research yang dilakukan di Toraja Utara Kecamatan Kesu dengan jumlah informan sebanyak 3 orang yang mewakili. Penelitian dilakukan melalui wawancara langsung dengan tokoh-tokoh yang meliputi tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum adat di Tanah Toraja telah diakui dan dilindungi oleh pemerintah daerah sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 tentang “pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat hukum adat”. Dalam penerapannya, hukum adat ditentukan oleh Toparenge, dan adat-istiadat di suatu wilayah hukum yang khas tetap dihormati dan dijunjung tinggi oleh masyarakat hukum adat setempat. Nilai-nilai karakter bangsa adalah toleransi, kerjasama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap pelestarian budaya.Kata Kunci: Adat Toraja, Hukum, Karakter AbstractThis study aims to determine the analysis of the substance of customary law in North Toraja. The method used in this research is a case study with an explanatory research approach carried out in North Toraja, Kesu District with a number of informants as many as 3 representing figures. The research was conducted through direct interviews with leaders including traditional leaders, community leaders, and local government. The instrument used in this research is the interview guide. The study results show that customary law in Tanah Toraja has been recognized and protected by the local government in accordance with Regional Regulation Number 1 of 2019 concerning "recognition and protection of the rights of indigenous peoples". In its application, customary law is determined by the Toparenge, and customs in a typical law area are still respected and upheld by the local indigenous community. The values of the nation's character are tolerance, cooperation, responsibility, and concern for cultural preservation.Keywords: Toraja Custom, Law, Character
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perkawinan Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Rarang Ernawati Ernawati; Baiq Dika Fatmasari; Asri Yuyu Samsiar
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.796 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.3864

Abstract

AbstrakPerkawinan anak adalah sebuah pernikahan yang satu atau kedua pasangan berusia dibawah 19 tahun. Jadi, sebuah pernikahan disebut perkawinan anak jika kedua atau salah satu pasangan masih berusia dibawah 19tahun. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di wilayah kerja Puskesmas Rarang terdapat 67 perkawinan anak yang tersebar di desa yaitu Lando 20 kasus, rarang tengah 13 kasus, selagek 12 kasus, Rarang 10 kasus, Jenggik 5 kasus, Rarang Selatan 4 kasus, Rarang batas 3 kasus dan Embung Kandong 2 kasus. dari 10 ibu yang menikah pada usia di bawah 19 tahun. Perkawinan anak dikarenakan rendahnya pengetahuan dan rendahnya tingkat pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perkawinan anak di wilayah kerja Puskesmas Rarang Tahun 2021. Metode, dan Hasil jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desian penelitian case control dengan pendekatan retrospektif . Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 134 orang. Analisis data menggunakan chi square. Penelitian ini menunjukkan ada hubuangan faktor pendidikan (p-value 0,001) pengetahuan (p-value 0,019) dan pendidikan orang tua (p-value 0,001) dengan pernikahan anak.Kata Kunci: Pernikahan Anak, Pendidikan, Pekerjaan AbstractChild marriage is a marriage between one or both couples under the age of 19. So, a marriage is called child marriage if the second or one of the couples is under the age of 19. Based on a preliminary survey conducted by researchers in the working area of Puskesmas Rarang there are 67 child marriages spread across the village, namely lando 20 cases, central rarang 13 cases, selagek 12 cases, rarag 10 cases, jenggik 5 cases, southern rarang 4 cases, rarang limit 3 cases and embung kandong 2 cases. 10 mothers who marry under the age of 19. Child marriage is due to low knowledge and low level of education. The purpose of this study To find out and analyze the factors related to child marriage in the working area of Puskesmas Rarang In 2021. Method, and The results The type of research used is descriptive analytic with case control research design with retrospective approach . The number of samples in the study were 134 people. Data analysis using chi square. This study shows that there is a relationship between education (p-value 0.001) knowledge (p-value 0.019) and parental education (p-value 0.001) with child marriage.Keywords: Child Marriage, Education, Employment

Page 90 of 168 | Total Record : 1679