cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
ANALISIS KESIAPAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI PUSKESMAS SUSOH KECAMATAN SUSOH KABUPATEN ACEH BARAT DAYA Fitriyandina, Vera; Afriany, Miskah; Efendy, Ismail
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33700

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan penerapan rekam medis elektronik di Puskesmas Susoh Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini dirancang menggunakan metode survei analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Susoh Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya, dari April hingga Agustus 2024. Penelitian ini melibatkan populasi tenaga kesehatan pengguna rekam medis elektronik di Puskesmas Susoh, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, yang berjumlah 102 orang dengna jumlah sampel 51 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan data dianalisis dengan teknik univariat, bivariat (menggunakan uji Chi-Square), dan multivariat (regresi linier berganda). Hasil analisis multivariat digunakan untuk mengidentifikasi variabel independen yang paling dominan mempengaruhi variabel dependen, dengan mempertimbangkan Odd Ratio dan Nagelkerke R Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis regresi logistik variabel yang paling memengaruhi terhadap penerapan rekam medis elektronik adalah Infrastruktur TI dengan nilai P (Sig) 0.005 dan Exp (B) 20.263 yang artinya infrastruktur TI yang baik akan memiliki peluang 20 kali siap menerapkan rekam medis elektronik. Sumber daya manusia, budaya kerja organisasi, dan tata kelola kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap kesiapan penerapan rekam medis elektronik di Puskesmas Susoh, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya. Sebaliknya, infrastruktur teknologi informasi (TI) memiliki pengaruh signifikan terhadap kesiapan tersebut. Faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kesiapan penerapan rekam medis elektronik adalah infrastruktur TI.
KONTAMINASI STAPHYLOCOCCUS SP. PADA GAGANG PINTU TOILET FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS CENDERAWASIH Sidabutar, Astrina Rosaria Indah; Sembay, Jimmy Victor John; Manurung , Joel Herbet Marudut Hasiholan; Rusman, Nuraliah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33701

Abstract

Kulit tangan manusia berperan dalam penyebaran mikroorganisme dari satu individu ke individu lainnya atau dari individu ke lingkungan sekitar. Gagang pintu toilet umum termasuk permukaan benda yang intensitasnya tinggi dipegang oleh manusia secara bergantian sehingga berpotensi menjadi reservoir bagi bakteri patogen, termasuk Staphylococcus sp. yang dapat menyebabkan berbagai infeksi pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kontaminasi bakteri Staphylococcus sp. pada gagang pintu toilet di Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil dari gagang pintu toilet di berbagai lokasi di Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih menggunakan teknik swab steril. Identifikasi bakteri dilakukan melalui kultur pada media Mannitol Salt Agar (MSA) dan serangkaian uji biokimia. Total 9 sampel dikumpulkan dari toilet mahasiswa, dosen, dan staf yang dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2023. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari  9 gagang pintu keluar toilet yang ada di gedung Fakultas Kedokteran Uncen terkontaminasi bakteri jenis Staphylococcus aureus ditemukan pada 5 gagang pintu (45%) dan bakteri Staphylococcus epidermidis ditemukan pada 2 gagang pintu (18%). Tingkat kontaminasi bakteri Staphylococcus sp. pada gagang pintu toilet di Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih tergolong tinggi. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan protokol kebersihan dan desinfeksi secara berkala, serta edukasi mengenai kebersihan tangan bagi seluruh civitas akademika.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI PANTI BHAKTI KASIH SITI ANNA DAN RUMAH KASIH EMAUS KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2024 Oktarina, Rusmilda; Maryana, Maryana; Agustiani, Sirli
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33723

Abstract

Kualitas hidup atau health related quality of life (HRQoL) adalah penilaian secara subjektif terhadap kesehatan fisik dan mental. Lingkungan, nilai budaya, dan faktor ekonomi semuanya berdampak pada kualitas hidup. Kualitas hidup dipengaruhi oleh faktor psikologis, sosial dan dukungan keluarga. Pada umumnya lansia mengalami keterbatasan, sehingga kualitas hidup pada lansia mengalami penurunan.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kualitas hidup lansia di panti bhakti siti anna dan rumah kasih emaus kota pangkal pinang. Desain penelitian menggunakan pendekatan penelitian cross-sectional Jumlah sampel yaitu 43 lansia, dengan pengambilan sampel total sampling yang dilakukan pada tanggal 07-20 juni 2024. Analisis data menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapati bahwa Terdapat hubungan yang bermakna antara faktor psikologis ( p= 0,0000, POR= 38,000), dukungan sosial (p=0,000, POR=15,833), dan dukungan keluarga (p=0,000, POR=15,833) dengan kualitas hidup lansia Di Panti Bhakti Siti Anna dan Rumah Kasih Emaus Kota Pangkalpinang. Saran untuk penelitian ini yaitu untuk pihak panti dapat mengadakan konseling rutin kepada lansia, melakukan pengembangan komunikasi social, serta mengadakan program dukungan keluarga.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 96%, FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, FRAKSI AIR EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) TERHADAP BACILLUS SUBTILLIS ATCC 6633 Rochensi, Hepriza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33726

Abstract

Daun hingga akar buah sirsak (Annona muricata L.) Merupakan tanaman yang telah digunakan sebagai tanaman obat oleh berbagai masyarakat suku di Indonesia. Memiliki senyawa-senyawa kimia seperti tannin, alkaloid, dan flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol, fraksi n-Heksan, etil asetat, dan fraksi air daun sirsak (Annona muricata L.) Terhadap daya hambat Bacillus subtillis ATCC 6633. Dan untuk mengetahui berapakah konsentrasi hambat minum serta konsentrasi bunuh minimum dari ekstrak etanol daun sirsak dan fraksi yang paling efektif. Penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% kemudian dilakukan fraksinasi dengan menggunakan pelarut n-Heksan, etil asetat dan fraksi air ekstrak etanol daun sirsak yang akan diuji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi dan dilusi dengan berbagai konsentrasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi n-Heksan, etil asetat, fraksi air dari ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) Mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Bacillus subtillis ATCC 6633 dengan konsentrasi 50%, 25%, 12,5% dan 6,25%. KHM fraksi n-Heksan, etil asetat dan fraksi air dan ekstrak etanol 96% memiliki nilai rata-rata diameter zona hambat pada konsentrasi 50% berturut-turut adalah 26 mm; 24 mm; 23 mm; 24 mm dan didapatkan nilai KBM Bacillus subtillis ATCC 6633 konsentrasi 12,5 dan konsentrasi 6,25%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Fraksi n-Heksan dari ekstrak daun sirsak memiliki aktivitas antibakteri paling efektif terhadap Bacillus subtillis ATCC 6633.
- PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGENAI MEDIA LEMBAR BALIK TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERDARAHAN POST PARTUM : - Pinatis, Mersi Anneke; Ilmiah, Widia Shofa; Maulina, Rifzul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33751

Abstract

Melnurut data World Helalth Organization, 99% kelmatian ibu akibat masalah pelrsalinan atau kellahiran telrjadi di nelgara belrkelmbang. Komplikasi utama yang melnyelbabkan kelmatian ibu hampir 75% kasus. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia 2017, salah satu penyebab kematian ibu yang terbanyak adalah perdarahan (41.200 kasus). Perdarahan postpartum merupakan pendarahan yang terjadi di tempat implantasi plasenta. Selain pendarahan akibat kehamilan ektopik dan aborsi, laserasi jalan lahir dan jaringan di sekitarnya juga menjadi penyebab kematian ibu. Untuk mencegah risiko perdarahan, maka pengetahuan ibu tentang cara mencegah perdarahan pasca melahirkan perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan mengenai media lembar balik terhadap pengetahuan ibu hamil tentang perdarahan post partum di Puskesmas Tararen Kabupaten Minahasa Selatan. Metode Quasy Experiment dengan one group pre-post test design. Sampel penelitian ini adalah Ibu hamil di Puskesmas Tararen Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 30 responden. Instrumen menggunakan kuesioner, satuan acara penyuluhan. Analisis data menggunakan Wilcoxon.  Hasil yang diperoleh adanya pengaruh pendidikan kesehatan mengenai media lembar balik terhadap pengetahuan ibu hamil tentang perdarahan post partum di Puskesmas Tararen Kabupaten Minahasa Selatan. Saran bagi pelayanan kesehatan, sebaiknya pelayananan kesehatan lebih mengupgrade metode yang digunakan untuk memberikan pendidikan kesehatan terhadap masyarakat supaya dapat meningkatkan pengetahuan masyrakat terutama ibu hamil dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat agar tidak terjadi perdarahan post partum yang dapat membahayakan ibu dan bayi.
IMPLEMENTASI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN NUGGET DAUN KELOR DI DESA BATU MELENGGANG Hidayat, Ryan; Lubis, Hidayatus Sa'adah; Ramanda, Nady; Marissa, Sasa; Hasanah, Umi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33818

Abstract

Stunting adalah kondisi kurang gizi kronis yang memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak-anak, terutama di masyarakat dengan ketidakstabilan pangan dan pendapatan rendah. Penelitian ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Batu Melenggang tentang pentingnya pemanfaatan daun kelor sebagai bahan makanan tambahan untuk mencegah stunting. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 8 responden di Dusun I, III, dan IV. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis data sekunder, termasuk status gizi anak usia 12–59 bulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kasus gizi buruk selama tiga bulan terakhir, meskipun pemahaman masyarakat tentang stunting masih bervariasi, dengan beberapa perspeksif seperti menganggap stunting sebagai penyakit atau hanya terjadi pada keluarga miskin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi tentang gizi serta pemanfaatan daun kelor sebagai makanan tambahan dapat menjadi solusi pencegahan stunting. Upaya kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program ini dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di desa Batu Melenggang
EFEKTIFITAS PERAWATAN TALI PUSAT MENGGUNAKAN METODE KASA STERIL DAN TOPIKAL ASI TERHADAP LAMA PELEPASAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI PUSKESMAS MENES KAB. PANDEGLANG TAHUN 2024 Widyastuti, Arie; Mulyaningsih, Ella; Angraeni, Iin; Hikmawati, Dara; Risnawati, Teti; Nurmeiliah, Nurmeiliah; Jayatmi, Irma; Sari, Agustina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33824

Abstract

Tujuan penelitian ini Mengetahui efektifitas menggunakan perawatan tali pusat metode kasa streril dan topikal ASI terhadap lama pelepasan tali pusat pada Bayi Baru Lahir di Puskesmas Menes Kabupaten Pandeglang Tahun 2024. desain penelitian memakai metode kualitatif pendekatan studi kasus. Penelitian kualitatif merupakan riset yang sifatnya menggambarkan suatu fakta kejadian sebagaimana yang terjadi. Kegiatan ini dilaksanakan pada bayi baru lahir. Pada riset ini sampel sebanyak 4 orang Dimana 2 sampel menggunakan intervensi kasa kering steril dan 2 sampel menggunakan topical ASI. Riset dilakukan di Puskesmas Menes Kabupaten Pandeglang dan dilakukan pada bulan Juli tahun 2024, Penilaian atau observasi dengan cara kunjungan ke rumah pasien hari ke 1, ke 4 dan ke 7 dan pada hari ke 2 , ke 3, ke 5 dan ke 6 dilakukan observasi atau penilaian via wa dgn bukti foto tali pusat. Bersumber pada hasil riset yang telah dilakukan di Puskesmas Menes Kab. Pandeglang tahun 2024 diketahui bahwa metode kassa kering lama pelepasan tali pusat 6 hari (bayi 1) dan 7 hari (bayi 2) sedangkan dengan motode topikal ASI durasi lepasnya tali pusat ialah 6 hari (bayi 1 dan 2). Ini menandakan bahwa motode topikal ASI lebih efektif dalam perawatan tali pusat terhadap durasi pelepasannya. Berdasarkan hasil pengamatan efektifitas perawatan tali pusat menggunakan metode kasa streril terhadap lama pelepasan tali pusat diketahui rata-rata lama pelepasan tali pusat pada BBL dengan menggunakan kasa steril di Puskesmas Menes Kab.Pandeglang Tahun 2024 adalah 6,5 hari. Berdasarkan hasil pengamatan efektifitas perawatan tali pusat menggunakan diketahui bahwa rata-rata pelepasan tali pusat pada BBL dengan menggunakan topical ASI di Puskesmas Menes Kab.Pandeglang Tahun 2024 adalah 6 hari.
OPTIMASI DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN GRANUL EFFERVESCENT KULIT BUAH RAMBUTAN (NEPHELIUM LAPPACEUM L.) kristian saputra, samuel; raharjo, danang; siwi artini, kusumaningtyas
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33834

Abstract

Effervescent merupakan sediaan yang menghasilkan gelembung gas sebagai hasil dari reaksi kimia di dalam larutan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi asam sitrat dan asam tartrat terhadap mutu fisik dan aktivitas antioksidan dari sediaan granul effervescent ekstrak kulit buah rambutan (Nephelium lappaceum), mengetahui konsentrasi asam sitrat dan asam tartrat yang paling optimal dalam sediaan granul effervescent dari ekstrak kulit buah rambutan (Nephelium lappaceum) dengan metode Simplex Lattice Design. Optimasi dilakukan dengan metode simplex lattice design dengan parameter waktu alir, pH, dan waktu larut dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode ABTS. Analisis terhadap data hasil dilakukan dengan dua cara, yaitu menggunakan bantuan software Design Expert® version 13 dan SPSS normalitas dan one sample T-Test. Hasil analisis mendapatkan model yang signifikan (p < 0,05) untuk waktu alir dan waktu larut mengikuti model linear, sedangkan pH mengikuti model cubic. Hasil formula optimal diperoleh asam sitrat sebanyak 1,924 gram dan asam tartrat sebanyak 23,575 gram. Hasil aktivitas antioksidan masuk kategori sangat kuat pada kontrol positif  kuersetin nilai IC50 sebesar 6,020 µg/mL, ekstrak kulit buah rambutan nilai IC50 sebesar 34,674 µg/mL, sediaan granul effervescent nilai IC50 sebesar 39,350 µg/Ml. maka dapat disimpulkan bahwa asam sitrat dan asam tartrat berpengaruh terhadap evaluasi mutu fisik sediaan, konsentrasi asam sitrat dan asam tartrat yang paling optimal sebesar asam sitrat 1,924 gram dan asam tartrat 23,575 gram.
PROFIL PENGELOLAAN OBAT GOLONGAN NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA DAN PREKURSOR DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT HAPSAH KABUPATEN BONE Azzahra, Jihan; Hasrawati, A.; Ririn, Ririn
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33838

Abstract

Pengelolaan obat golongan narkotika, psikotropika dan prekursor merupakan suatu rangkaian kegiatan yang terdiri dari pengadaan, penerimaan, penyimpanan, penyerahan, pengembalian, pemusnahan, hingga pelaporan obat. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran sistem pengelolaan obat golongan narkotika, psikotropika, dan prekursor di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Hapsah Kabupaten Bone. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan membandingkan data hasil observasi, wawancara dan pengumpulan dokumen dengan regulasi standar yang berlaku di Indonesia yaitu Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 24 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 5 Tahun 2023. Berdasarkan hasil penelitian yaitu pada aspek pengadaan, pengembalian, pemusnahan dan pelaporan sudah termasuk dalam kategori sangat baik dengan diperoleh persentase 100%. Hal ini telah sesuai dengan regulasi standar di Indonesia. Namun, pada aspek penerimaan, penyimpanan, dan penyerahan masih terdapat beberapa ketidaksesuaian dengan perolehan persentase pada aspek penerimaan 91,6%, aspek penyimpanan 80%, dan aspek penyerahan 94,4%. Untuk Rumah Sakit perlu ditingkatkan lebih baik lagi terkait sistem pengelolaan yang belum sesuai serta mempertahankan sistem pengelolaan obat yang sudah baik.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT PISANG RAJA (MUSA PARADISIACA LINN.) TERHADAP BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS Hoerunnisa, Riski; Widyantara, Aji Bagus; Ulfah Mu'awanah, Isnin Aulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33844

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) dapat disebabkan oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Kulit pisang raja (Musa paradisiaca Linn) mengandung senyawa antibakteri seperti flavonoid, saponin dan tannin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antibakteri dan konsentrasi efektif ekstrak kulit pisang raja terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96% dan diuji menggunakan metode difusi cakram. Data diameter zona bening yang diperoleh dianalisis dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji OneWay ANOVA. Rata-rata diameter zona bening hasil uji aktivitas antibakteri Pseudomonas aeruginosa untuk konsentrasi ekstrak 25% adalah 7,4 mm, 50% adalah 7,4 mm, dan 75% 9mm, sedangkan untuk bakteri Staphylococcus aureus untuk konsentrasi 25% adalah 9mm, 50% adalah 11,2 mm dan 75% adalah 12,6mm. Konsentrasi efektif ekstrak kulit pisang raja yaitu 75% yang ditunjukan dengan diameter zona bening. Hasil uji statistik menunjukan bahwa dari ketiga konsentrasi berbeda secara signifikan ditunjukan dengan nilai signifikansi (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak kulit pisang raja memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, dan konsentrasi efektifnya ekstrak kulit pisang raja adalah 75%.