cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN AIR DAUN SIRIH DAN AGAR – AGAR LIDAH BUAYA TERHADAP KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI Susilawati, Arti; Rini, Ageng Septa; Hanifa, Fanni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36589

Abstract

Keputihan adalah kondisi yang sangat umum dialami oleh wanita, dengan Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan bahwa hingga 75% wanita mengalami setidaknya satu episode keputihan dalam hidup mereka, sementara 45% mengalami lebih dari dua kali. Di Indonesia, keputihan sering menjadi masalah kesehatan reproduksi, khususnya pada remaja putri. Hal ini dipengaruhi oleh iklim tropis yang mendukung pertumbuhan jamur seperti Candida albicans, serta perubahan hormonal selama masa pubertas yang meningkatkan risiko keputihan patologis. Penelitian terbaru mengevaluasi efektivitas terapi nonfarmakologis, yaitu rebusan daun sirih (Piper betle) dan agar-agar lidah buaya (Aloe vera), dalam mengatasi keputihan pada remaja. Studi kasus ini melibatkan dua remaja putri dengan keputihan patologis, menggunakan data primer melalui observasi. Kedua metode terapi menunjukkan keberhasilan, di mana gejala keputihan berkurang hingga hilang sepenuhnya setelah intervensi. Efektivitas daun sirih diduga berasal dari kandungan senyawa antibakteri dan antijamur seperti eugenol, flavonoid, dan tanin, yang secara aktif melawan mikroorganisme penyebab infeksi. Lidah buaya, dengan efek antiinflamasi dan regeneratifnya, membantu memperbaiki jaringan yang rusak. Kombinasi ini memberikan efek sinergis dalam meningkatkan kesehatan reproduksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi herbal dapat menjadi solusi aman dan alami untuk keputihan, khususnya di komunitas yang memiliki keterbatasan akses ke perawatan medis konvensional. Namun, studi lebih lanjut dengan sampel lebih besar diperlukan untuk memvalidasi hasil ini dan mengeksplorasi penggunaan jangka panjang. Edukasi tentang kebersihan organ intim juga penting untuk mencegah keputihan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM PENCEGAHAN DIARE PADA SISWA SEKOLAH DASAR 002 SUNGAI PINANG Wahyu Ramadhan, Dicky; Hazanah, Sri; Ardyanti, Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36591

Abstract

Diare merupakan penyakit yang sangat berbahaya, terdapat 2,5 miliar kasus diare anak di usia sekolah dasar di seluruh dunia setiap tahun. Diare membunuh 2.195 anak setiap hari, menjadikannya pembunuh terbesar kedua. Diare masih menjadi penyumbang angka kematian di Indonesia. Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar Nasional, 182.338 (6.2%) anak berusia 5–14 tahun di Indonesia mengalami diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh video animasi terhadap pengetahuan dan sikap dalam pencegahan diare pada siswa SDN 002 Sungai Pinang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental one group pretestposttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SDN 002 Sungai Pinang, yang berjumlah 489 siswa. Pengambilan sampel menggunkan teknik Proportional Stratified Random Sampling sampel berjumlah 80 orang. Hasil penelitian didapatkan peningkatan setelah di berikan intervensi pada pengetahuan (96,2%) dan sikap (95,0%). Hasil uji wilcoxon signed rank test untuk data pengetahuan adalah p=0.000 dan sikap p=0.000 yang artinya Terdapat pengaruh Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap dalam Pencegahan Diare pada Siswa SDN 002 Sungai Pinang,Terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap dalam Pencegahan Diare pada Siswa Sekolah Dasar 002 Sungai Pinang, video animasi efektif untuk pendidikan kesehatan yang mempengaruhi pengetahuan dan sikap anak usia sekolah.
ANALISIS PENGETAHUAN IBU TENTANG MANAJEMEN MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) PADA ANAK DI POSYANDU POS 6 DESA GUMAYUN Arsita Harnawati, Riska; Zulfiana, Evi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36654

Abstract

WHO menjelaskan pada tahun 2020 masalah kelompok umur rawan gizi yaitu balita dengan masalah gizi kronik (stunting). Lebih dari setengah balita stunting didunia berasal dari Asia (55%) sebesar 21,6% kasus stunting terjadi di indonesia pada tahun 2022 berdasarkan SSGI dan di jawa tengah terdapat 20,8% kasus stunting pada tahun 2022, serta sebesar 9,6% kasus stunting terjadi di Desa Gumayun Kecamatan Dukuhwaru. Salah satu permasalahan terjadi pada pemberian makanan pada bayi yaitu ASI tidak diberikan selama 6 bulan sejak bayi lahir serta pemberian MPASI yang erat kaitannya dengan pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pengetahuan ibu tentang manajemen MPASI. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif untuk melihat gambaran pengetahuan ibu tentang manajemen MPASI. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu yang memiliki anak dibawah usia 5 tahun dan mengikuti Posyandu Pos 6 Desa Gumayun. Sampel yang didapatkan yaitu 27 orang dengan metode accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dengan hasil penelitian menunjukkan beberapa karakteristik responden mayoritas ibu memiliki anak dengan usia > 2 tahun yaitu 85% serta melakukan manajemen MPASI dengan tepat. Ditunjukkan dari prosentase tepat sebesar 66,67% dan prosentase tidak tepat sebesar 33,33%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa ibu memiliki pengetahuan tentang pengolahan MPASI dengan baik dibuktikan dengan hasil prosentase sebesar 66,67%.
HUBUNGAN ANTARA CITRA TUBUH DENGAN STATUS GIZI REMAJA SMK NEGERI 1 AIRMADIDI Tampang, Sharon V.M.; Punuh, Mauren I.; Malonda, Nancy S. H.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36656

Abstract

Citra tubuh menjadi salah satu alasan urgen yang berpengaruh bagi status gizi, citra tubuh yang negatif mampu mengakibatkan persoalan gizi misalnya obesitas mula dari gangguan pola makan. Riset ini bertujuan akan menganalisis signifikansi antara citra tubuh dengan status gizi pada remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Airmadidi, Minahasa Utara. Metodologi yang digunakan adalah kuantitatif, dengan desain observasional analitik yang dikombinasikan pakai ancangan studi cross - sectional. Penelitian dilaksanakan di tanggal 5 - 11 Juni 2024. Alar riset meliputi kuesioner MBSRQ-AS serta instrumen alat ukur tinggi badan dan berat badan merek Seca, telaah statistik memakai uji Chi Square pada tahap signifikansi ? = 0,05. Hasil telaah menunjukkan bahwa ada 64 remaja, 43 orang menunjukkan status gizi yang baik dan didapati citra tubuh yang positif, sedangkan 12 orang didapati status gizi yang kurang baik namun tetap didapati citra tubuh yang positif. Di sisi lain, di antara responden yang berjuang dengan citra tubuh negatif, 5 orang didapati status gizi yang baik, sementara 4 orang didapati status gizi kurang baik. Uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada signifikansi yang antara citra tubuh dan status gizi (p=0,124; p>0.05). Kesimpulannya, tidak ada signifikansi yang antara citra tubuh dan status gizi pada anak didik di sekolah tersebut, maka peneliti merekomendasikan agar semua siswa didapati punya citra tubuh negatif untuk meningkatkan rasa beriktikad diri untuk menjalani gaya hidup yang seimbang dan menahan diri serta tidak membeda bedakan dengan sesama.
ANALISIS KEPATUHAN IBU HAMIL MELAKUKAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE DI KLINIK WM KOTA JAKARTA TIMUR Novita, Syarini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36660

Abstract

Pelayanan Antenatal merupakan komponen yang sangat penting dalam usaha menanggulangi masalah AKI selama kehamilan dan persalinan, sementara masih tingginya AKI di wilayah Jakarta Timur dengan jumlah 28 per 100.000 kelahiran hidup. Berdasarkan hasil survey awal data ibu nifas di Klinik WM pada bulan Mei 2024 ditemukan dari 53 ibu yang melakukan pemeriksaan kehamilan terdapat 13 ibu yang melakukan kunjungan kurang dari 6 kali selama kehamilannya. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal care di Klinik WM Kota Jakarta Timur  . Merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional, sampelnya sebanyak 65 orang dengan teknik total sampling, pengumpulan data menggunakan data sekunder, analisis data menggunakan uji chi square. Hasil uji statistik chi square didapatkan nilai p ? nilai ? 0,05 yang artinya ada hubungan usia (p=0,001; OR 6,61), status pekerjaan (p =0,001; OR 6,61), pendidikan (p =0,003; OR 13,73), dan paritas (p = 0,012; OR 3,96) dengan kepatuhan ibu hamil melakukan pemeriksaan antenatal care di Klinik WM Kota Jakarta Timur. Penelitian ini yaitu dari empat variabel semuanya terdapat adanya pengaruh dengan kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal care dan variabel terebut merupakan faktor risiko terhadap kepatuhan ibu dalam melakukan pemerikasaan kehamilan.  Saran untuk para tenaga kesehatan agar dapat membantu meningkatkan antenatal care dengan memberikan edukasi kepada ibu hamil pentingnya antenatal care.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO BARU TAHUN 2024 Sari, Evin Noviana; Saputri, Ningsih; Azzahra, Salsa Billa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36661

Abstract

Vitamin A adalah zat gizi yang paling esensial, hal itu dikarenakan konsumsi makanan kita belum mencukupi dan masih rendah sehingga harus dipenuhi dari luar,kekurangan vitamin A (KVA) akan meningkatkan kesakitan dan kematian, mudah terserang penyakit infeksis eperti diare, radang paru – paru, dan akhirnya kematian tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Vitamin A Pada, Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru, Balita adalah anak yang telah menginjak usia diatas satu tahun atau lebih popular dengan pengertian anak dibawah lima tahun Penelitian ini bersifat Cross Sectional, tempat penelitian di wilayah kerja Puskesmas Koto Baru dari bulan November-SAgustus 2024, populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai balita berusia 6-59 Bulan, Pengambilan sampel dengan teknik total sampling, jumlah sampel 44 respon dan telah diuji validitas yang digunakan yaitu analisa chi-square Hasil Bivariat yakni dari 44 responden diperoleh 23 responden yang berpengetahuan kurang (52,3%) ,ibu yang berpengetahuan baik 7 responden (15,9%) dan ibu yang berpengetahuan cukup sebnayak 14 orang(31,8%), dari 44 responden yang tidak memberikan vitamin A yakni  26 responden (59,1%) dan yang memberikan vitamin A 18 orang responden (40,9%),Hasil bivariat terdapat ada hubungan antara Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Vitamin A Pada Balita adengan analisis chi-square p-value 0,000<0,0. Kesimpulan terjadi Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Vitamin A Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru Kabupaten Dharmasraya Tahun 2024.      
FAKTOR - FAKTOR PENYEBAB SHARP INJURY PADA PERAWAT: LITERATUR REVIEW Muzaky, Ahmad; Zahwan, Amalia; Rahayu, Liesty Kurnia; Vapiliani, Putri Alicia; Mahdami, Mariam Maysela; Ridwan, Heri; Sopiah, Popi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36663

Abstract

Sharp injury atau NSI (Neddle stick injury) merupakan luka yang diperoleh akibat benda tajam yang secara tidak sengaja menusuk/melukai kulit. Data keseluruhan di dunia ada sekitar 3 juta petugas kesehatan mengalami NSI setiap tahunnya dan setengah dari angka tersebut dialami oleh perawat. Telah banyak penelitian yang dilakukan tentang faktor penyebab dari sharp injury tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor penyebab sharp injury pada perawat yang bekerja di Rumah Sakit. Peneliti menggunakan tiga database dalam menyusun artikel literatur review ini diantaranya adalah Google Scholar, PebMed, dan Semantic Scholar dengan kata kunci faktor – faktor, sharps injuries dan perawat. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris merupakan kriteria inklusi yang ditetapkan pada penelitian ini, artikel berbentuk fulltext, artikel yang dipublikasi 5 tahun kebelakang yaitu 2019-2024, isi artikel sesuai topik dan tujuan penelitian. Salah satu analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemilihan artikel dengan menggunakan diagram PRISMA untuk mencari artikel yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Hasil dari penyaringan didapatkan 6 artikel yang sesuai dengan kriteria dan memperoleh hasil bahwa terdapat 4 faktor utma penyebab sharp injury diantaranya adalah kebiasaan buruk, kurangnya pelatihan, lingkungan kerja tidak aman dan terdapat hubungan penggunaan alat yang tidak tepat atau rusak. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk dapat mengurangi kebiasaan buruk dan mengikuti pelatihan, lalu untuk pihak rumah sakit mengevaluasi kembali lingkungan kerja yang aman bagi pekerjanya dan memperhatikan kelayakan dari alat yang ada.
EDUKASI MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP INTENSI PENANGANAN TERSEDAK PADA SISWA-SISWI DI SD ISLAM TERPADU MUTIARA MAUMERE Arkam, Arkam; Irman, Ode; Yantiana Guru, Yustina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36666

Abstract

Tersedak pada anak merupakan keadaan gawat darurat yang perlu segera ditangani, jika terlalu lama dapat menyebabkan kurangnya oksigen dan menyebabkan kematian. Tersedak dapat terjadi dimana saja baik di rumah maupun lingkungan sekolah. Maka, pertolongan pertama pada anak tersedak harus cepat diberikan, karena sangat berpengaruh terhadap keselamatan anak. Untuk itu, dalam memberikan penanganan tersedak harus memiliki keinginan yang besar dalam melakukan hal tersebut. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi melalui media audio visual terhadap intensi penanganan tersedak pada siswa-siswi di SD Islam Terpadu Mutiara Maumere. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian sebanyak 132 responden. Sampel penelitian sebanyak 48 responden yang terbagi dalam 2 kelas dimana kelas 5 sebagai kelas perlakuan sebanyak 27 responden, sedangkan kelas 6 sebagai kelas kontrol sebanyak 21 responden. Pemberian edukasi dilakukan selama 3 hari. Data dikumpulkan dengan kuesioner. Analisis data pada kelompok perlakuan menggunakan uji wilcoxon rank test, sedangkan pada kelompok kontrol menggunakan uji paired t test. Hasil uji wilcoxon menunjukan nilai p=0,000<0,05 yang artinya terdapat pengaruh pemberian edukasi melalui media audio visual terhadap intensi penanganan tersedak pada siswa-siswi di SD Islam Terpadu Mutiara Maumere. Sedangkan hasil uji paired t test diperoleh p= 0.102. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi melalui media audio visual dapat mempengaruhi intensi penanganan tersedak pada siswa-siswi di SD Islam Terpadu Mutiara Maumere. Disarankan kepada siswa-siswi setelah mendapatkan edukasi agar memiliki keinginan untuk membantu dalam memberikan penanganan tersedak, sehingga dapat mengurangi angka kematian akibat tersedak.
PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI DAN EKSTRAK DAUN KATUK TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI RS B JAKARTA TIMUR TAHUN 2024 HANDAYANI MAULANY, WULAN PUSA; Darmi, Salfia; Yolandia, Rita Ayu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36681

Abstract

Menyusui merupakan investasi terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan, perkembangan sosial, serta ekonomi individu. Banyak faktor yang dapat menyebabkan terputusnya pemberian ASI. Selain itu disebutkan bahwa masih rendahnyal cakupan ASIl juga disebabkanl oleh produksil ASI yangl kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberianl susu kedelail dan ekstrak daun katuk terhadapl peningkatan produksi asil pada ibul menyusui dil RS B Jakarta Timur Tahunl 2024. Penelitian menggunakan pendekatanl studi kasusl (Case Study) yang mana terdiri dari 2 responden. Hasil asuhan kebidanan didapatkan padal responden 1 yang di berikan intervensi susu kedelai awal produksi ASI 5ml dalam 24 jam (ASI sedikit), pada hari ke-3 pemberian intervensi produksi ASI meningkat menjadi 360ml dalam 24 jam (ASI banyak), pada hari ke-7 pemberian intervensi produksi ASI meningkat menjadi 480ml dalam 24 jam (ASI banyak)  dan pada hari ke-10 pemberian intervensi produksi ASI meningkat menjadi 900ml dalam 24 jam (ASI banyak). Responden 2 yang diberikan intervensi ekstrak daun katuk, awal produksi ASI 10ml dalam 24 jam (ASI cukup), pada hari ke-3 pemberian intervensi produksi ASI meningkat 360ml dalam 24 jam (ASI banyak), pada hari ke-7 pemberian intervensi produksi ASI meningkat menjadi 540ml dalam 24 jam (ASI banyak) dan pada hari ke-10 pemberian intervensi produksi ASI meningkat menjadi 840ml dalam 24 jam (ASI banyak). Didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan dalam jumlah produksi ASI yang dihasilkan dalam pemberian intervensi susu kedelai dan ekstrak daun katuk. Intervensi susu kedelai lebih berpengaruh terhadap produksi ASI.
PENYULUHAN DAGUSIBU OBAT UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PADA REMAJA SMP NEGERI 11 KOTA BENGKULU Wulandari, Septi; Sari, Delia Komala; Hardiansyah, Yopan; Liakne, Salsabila; Amanda, Mawar Adelia; Thalia, Michella Gaby; Novalisya, Delvia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36686

Abstract

Pada umumnya obat-obatan dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan serta pencegahan suatu penyakit. Akan tetapi, saat ini masyarakat masih sering melakukan kesalahan dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat secara benar. Hal ini dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat masa pengobatan, seperti obat yang tidak bekerja maksimal, penggunaan yang tidak tepat, penyimpanan yang tidak benar, dan pembuangan obat yang sembarangan. Salah satu cara untuk mencegah kesalahan atau penyalahgunaan penggunaan obat adalah dengan melakukan sosialisasi kesehatan melalui DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Kegiatan sosialisasi ini memiliki tujuan agar meningkatkan wawasan dan pemahaman siswa mengenai penggunaan obat yang bijak pada siswa SMP Negeri 11 Kecamatan Muara Bangka Hulu, Kota Bengkulu. Metode pada kegiatan ini dilakukan dengan sosialisasi dan pemberian leaflet berisi informasi mengenai DAGUSIBU serta pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 responden. Hasil kegiatan sosialisasi ini menunjukkan bahwa kegiatan telah terlaksana secara baik, terbukti dari antusiasme dan respon siswa dalam mengikuti kegiatan, aktif bertanya, dan berpartisipsi dalam diskusi, serta peningkatan pengetahuan siswa tentang cara membeli, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat yang tepat dan aman. Penyuluhan materi mengenai DAGUSIBU sangat memberikan pengetahuan yang berarti bagi anak remaja di SMP Negeri 11 Kota Bengkulu. Dimana persentase pretes yang didapatkan sebelum dilakukannya penyuluhan yaitu 42,4% yang artinya masih terdapat lebih dari setengah dari jumlah siswa-siswi yang belum mengerti tentang DAGUSIBU. Sedangkan, persentase postes yang didapatkan setelah dilakukannya penyuluhan yaitu 93%.