cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
PERAN MANAJEMEN KEPERAWATAN DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) UNTUK MENCEGAH KECELAKAAN KERJA : LITERATURE REVIEW Rahmawati Putri, Amalia Dwi; Avrisya, Arya Muhammad; Ismawanty, Clarissa Nala; Arabani, Helmalia Putri; Rahayu, Liesty Kurnia; Ridwan, Heri; Sutresna, Iyos
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36872

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh International Labour Organization (ILO) setiap tahunnya terdapat hampir 3 juta pekerja meninggal akibat kecelakaan dan juga penyakit akibat kerja. Safety and Health Association (OSHA) juga menyatakan bahwa terdapat rata-rata 500 kecelakaan kerja perharinya di Rumah Sakit sehingga menempati urutan pertama, diikuti oleh para pekerja konstruksi, lalu manufaktur. Telah banyak penelitian yang dilakukan mengenai peran manajemen keperawatan dalam meningkatkakan kesehatan dan kecelakaan kerja (K3) di rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana peram manajemen keperawatan dalam meningkatkakan kesehatan dan kecelakaan kerja (K3) di rumah sakit. Peneliti menggunakan tiga database dalam menyusun artikel literatur review ini diantaranya adalah Google Scholar, PubMed, dan Semantic Scholar dengan kata kunci manajemen Keperawatan, Kesehatan dan keselamatan kerja, Peran manajemen Keperawatan,  Pencegahan Kerja, Keselamatan kerja di rumah sakit. Kriteria inklusi saat mencari artikel adalah studi yang relevan dengan manajemen keperawatan K3, artikel dengan naskah Full Text/ Open acces, tahun terbit 2019 - 2024, artikel berbahasa indonesia maupun inggris. Kriteria inklusi yang digunakan yaitu duplikasi artikel, publikasi yang tidak relevan dengan topik, artikel tidak tersedia dalam format lengkap. Salah satu analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemilihan artikel dengan menggunakan diagram PRISMA untuk mencari artikel yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Dari hasil penyaringan didapatkan 6 artikel dengan hasil yang menunjukan bahwa beberapa faktor penting yang mempengaruhi penerapan K3 antara lain kepemimpinan transformasional, keterlibatan petugas kesehatan dalam pengembangan kebijakan, dan kepatuhan terhadap standar APD dan pelatihan keselamatan. Hasilnya menunjukkan bahwa keterlibatan aktif petugas layanan kesehatan, kepemimpinan yang inspiratif, dan manajemen risiko terstruktur dapat meningkatkan komitmen terhadap keselamatan tempat kerja.
PENGARUH STRES KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RSU BOLONI MEDAN PADA TAHUN 2024 Pakpahan, Suzan Fhitriana; Hutagalung, Suzanne C; Saputra, Hendri Meirialdi; Sopiyan, Muhammad Yoga Dwi Anggara
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36874

Abstract

Keberadaan perawat di RS menjadi bagian SDM yang berharga untuk kelangsungan lingkungan Rumah Sakit, maka dari itu penting untuk menjaga dan memperhatikan kestabilan kinerja perawat agar dapat bekerja secara optimal. Pengaruh stress kerja dan beban kerja sangat berpengaruh pada kualitas pelayanan yang akan diberikan kepada pasien. Stress kerja merupakan suatu keadaan ketegangan yang menimbulkan ketidakseimbangan fisik dan psikis yang mempengaruhi emosi, proses berpikir, dan keadaan seorang karyawan. Penyebab stres kerja disebut stressor. Stresor adalah suatu kondisi, situasi, atau peristiwa yang dapat menimbulkan stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stres kerja keperawatan terhadap beban kerja perawat di unit gawat darurat, unit perawatan intensif, dan unit perawatan intensif neonatal BOLONI RSU Medan pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan survei analitik dengan pendekatan cross sectional study.  Hasil penelitian secara statistik berdasarkan uji regresi logistik menunjukkan p = 0,001 atau < 0,05. Hasil temuan dilapangan menunjukkan bahwa responden dengan stress kerja berat sebanyak 3 orang (7,1%), stress kerja sedang sebanyak 15 orang (35,8%) dan ringan sebayak 24 orang (57,1%) Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh stres kerja terhadap kinerja perawat di Rumah sakit boloni Medan secara signifikan terhadap kinerja perawat dengan nilai p = 0,013 (<0,05). Variabel beban kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perawat dengan nilai p = 0,741 (>0,05).
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LILIN AROMATERAPI DARI BERBAGAI TANAMAN : LITERATURE REVIEW Febriyanti, Lisna Azhara; Auliasari, Nurul; Hanifa, Hanina Liddini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36889

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara agraris dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, seperti tanaman pangan, hasil perkebunan, dan rempah-rempah. Di antara kekayaan ini, tanaman penghasil minyak atsiri menjadi salah satu yang paling menonjol. Minyak atsiri semakin diminati di berbagai industri modern, seperti parfum, kosmetik, dan aromaterapi. Permintaan ini meningkat tajam setelah pandemi, seiring dengan tumbuhnya minat terhadap produk alami dan kesehatan, terutama karena banyak orang kembali beraktivitas di luar rumah dan mencari relaksasi untuk mengurangi stres. Aromaterapi, terutama lilin aromaterapi, semakin populer karena sifatnya yang menenangkan dan ramah lingkungan. Lilin aromaterapi ini dapat dibuat dari ekstrak tanaman, menjadikannya pilihan alami yang sesuai dengan konsep kesehatan holistik dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji formulasi dan evaluasi lilin aromaterapi dari berbagai tanaman yang mengandung minyak atsiri, seperti kemangi, sereh, kecombrang, nilam, dan biji kopi robusta. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis literatur dari jurnal terakreditasi. Hasil menunjukkan bahwa lilin aromaterapi dari berbagai tanaman berpotensi meningkatkan kesehatan mental dan fisik. Kesimpulannya, formulasi lilin aromaterapi dari bahan alami dapat menjadi alternatif pengobatan komplementer yang efektif.
KARAKTERISTIK KEJADIAN MATI MENDADAK AKIBAT PENYAKIT KARDIOVASKULAR : LITERATURE REVIEW Sudirman, Farah Zhafirah; Wisudawan, Wisudawan; Dase, Jerny
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36895

Abstract

Kematian mendadak akibat penyakit kardiovaskular merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, dengan penyakit jantung koroner (PJK) sebagai penyebab utamanya. Angka kematian mendadak di Indonesia juga meningkat, terutama pada populasi usia produktif dan lansia. Meskipun banyak kematian mendadak dapat dicegah dengan deteksi dini dan manajemen faktor risiko, kesadaran masyarakat terhadap kondisi ini masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kematian mendadak akibat penyakit kardiovaskular, faktor risiko yang menyertainya, dan pentingnya deteksi dini serta pencegahan guna mengurangi angka kejadian kematian mendadak di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tinjauan pustaka (literature review). Dari hasil analisis terhadap 10 jurnal, ditemukan bahwa sekitar 80% kematian mendadak di populasi dewasa disebabkan oleh PJK, sedangkan pada populasi usia muda, kardiomiopati dan kelainan genetik lebih sering menjadi penyebabnya. Faktor risiko utama yang berkontribusi pada kematian mendadak termasuk hipertensi, diabetes, riwayat merokok, obesitas, dan kurangnya aktivitas fisik. Pentingnya skrining dini dan edukasi masyarakat tentang faktor risiko juga ditekankan sebagai langkah pencegahan yang krusial. Kematian mendadak akibat penyakit kardiovaskular memerlukan perhatian khusus, terutama dalam upaya pencegahan dan deteksi dini. Edukasi masyarakat mengenai gaya hidup sehat, pengendalian faktor risiko, dan peningkatan skrining jantung yang lebih komprehensif dapat membantu menurunkan angka kejadian kematian mendadak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi kebijakan kesehatan masyarakat dan program intervensi yang lebih efektif di Indonesia.
ANALISIS FAKTOR RISIKO USIA, JENIS KELAMIN DAN INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP KEJADIAN KUSTA DIRUMAH SAKIT TADJUDDIN CHALID MAKASSAR TAHUN 2023 Ilyas, Atiqah Muthmainnah; Abdi, Dian Amelia; Safei, Imran; Royani, Ida; Yuniati, Lisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36902

Abstract

Kusta endemik di negara tropis terutama negara berkembang seperti Indonesia. Kusta merupakan penyakit kronis yang menyerang sistem saraf dan bersifat menular karena disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae. Banyak stigma masyarakat mengenai penyakit ini yang mengatakan kusta adalah penyakit kutukan padahal kusta adalah penyakit menular akibat infeksi bakteri. Maka dari itu penelitian ini menjelaskan bagaimana pengaruh dari faktor risiko internal meliputi usia, jenis kelamin, dan Indeks Massa Tubuh (IMT) seseorang terhadap penyakit kusta. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh faktor risiko usia, jenis kelamin, dan IMT terhadap kejadian kusta di Rumah Sakit Tadjuddin Chalid Makassar Tahun 2023. Penelitian observasional analitik menggunakan metode cross sectional dengan mengumpulkan data dari pasien penderita kusta di Rumah Sakit Tadjuddin Chalid Makassar Tahun 2023. Hasil yang didapatkan jumlah data sebanyak 95 sampel pasien penderita kusta. Penderita  kusta paling banyak pada usia 45-65 tahun (37.9%), jenis kelamin laki-laki (57.9%), dan IMT underweight (46.3%). Faktor risiko yang paling berpengaruh yakni Jenis Kelamin dengan nilai signifikansi <0.001 melalui Analisis Regresi Linear. Nilai tersebut bermakna p<0.05 maka H1 diterima. Maka simpulan dari penelitian ini adalah faktor risiko meliputi usia, jenis kelamin dan IMT memiliki pengaruh pada tingkat kejadian kusta terkhususnya pada faktor risiko jenis kelamin yang memiliki berpengaruh paling besar dibandingkan faktor risiko usia dan IMT.
HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI DAN PERILAKU DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BTA (+) DI PUSKESMAS JAYA BARU KOTA BANDA ACEH TAHUN 2021 Utari, Nadia; Fahdhienie, Farrah; Santi, Tahara Dilla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36917

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Bakteri Mycobacterium tuberculosis yang bisa menimbulkan gangguan pada saluran nafas dikenal sebagai MOTT (Mycobacterium Other Than Tuberkulosis) yang terkadang bisa mengganggu penegakan diagnosis dan pengobatan tuberkulosis paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor sosial ekonomi dan faktor perilaku dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru BTA (+) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Jaya baru Kota Banda Aceh tahun 2021. Desain penelitian deskriptik analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita TB sebanyak 12 responden dan bukan penderita TB (kontrol) sebanyak 24 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 responden. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 10 sampai 22 Agustus 2022 dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin dengan kejadian TB Paru (p Value 0,772 dan OR=0,789). pendidikan dengan kejadian TB Paru (p Value 0,629 dan OR=0,700), pekerjaan (p Value 0,813 dan OR=1,182) pendapatan (p Value 0,220 dan OR=0,412). Selanjutnya perilaku merokok (p Value 0,551 dan OR=1,000), pengetahuan (p Value 0,098 dan OR=0,300), riwayat penyakit penyerta (p Value 0,011), riwayat kontak dengan kejadian TB Paru (p Value 0,040). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penyakit penyerta dan riwayat kontak memiliki hubungan dengan kejadian TB Paru di wilayah kerja puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh. Sedangkan jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, perilaku merokok dan pengetahuan tidak memiliki hubungan dengan faktor kejadian penyakit TB Paru di wilayah kerja puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh
KAJIAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP SWAMEDIKASI COMMON COLD DI BANDAR LAMPUNG Pontoan, Jenny; Bahri, Saiful; Wijayanti, Rahayu; Khoirunnisa, Ariana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36921

Abstract

Common cold merupakan infeksi saluran pernapasan bagian atas yang disebabkan paling umum oleh rhinovirus. Common cold berada peringkat ke-2 dari 10 kasus penyakit tertinggi di Provinsi Lampung dengan 252,298 kasus. Common cold dapat dilakukan swamedikasi untuk meringankan gejala. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan perilaku masyarakat Kota Bandar Lampung terhadap swamedikasi common cold. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisis univariate dan bivariate. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner berupa lembar pertanyaan dan google form, kemudian hasil data disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 400 responden, yang merupakan masyarakat Kota Bandar Lampung yang sedang atau pernah mengalami common cold. Variabel pada penelitian ini berupa pengetahuan sebagai variabel bebas dan perilaku sebagai variabel terikat. Data dianalisis menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar masyarakat Kota Bandar Lampung yang melakukan swamedikasi common cold memiliki pengetahuan yang baik sebesar 85,8% serta memiliki perilaku yang baik sebesar 81,5%. Berdasarkan uji statistik menggunakan uji spearman diperoleh p value  0,000  (0,05), maka hipotesis diterima yang artinya signifikan. Berarti ada hubungan pengetahuan dan perilaku masyarakat terhadap swamedikasi common cold di Kota Bandar Lampung. Pengetahuan dapat mempengaruhi seseorang dalam berperilaku, sehingga dengan pengetahuan yang baik dapat mempengaruhi perilaku seseorang dalam melakukan swamedikasi dengan baik juga.
PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP SWAMEDIKASI DIARE PADA ANAK DI KOTA BANDAR LAMPUNG Pontoan, Jenny; Bahri, Saiful; Nilasari, Putu; Yuliansari, Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36925

Abstract

Diare merupakan penyakit tertinggi kedua di dunia yang menyebabkan kematian pada anak dan merupakan penyakit terbanyak ke-7 di provinsi Lampung. Diare adalah keluarnya feses cair lebih sering daripada frekuensi normal individu dan merupakan salah satu penyakit ringan yang dapat diatasi dengan swamedikasi. Swamedikasi merupakan suatu upaya pengobatan yang dilakukan sendiri, seperti pemberian oralit, zink, ataupun Lacto-B untuk pengobatan diare pada anak. Pada penatalaksanaan swamedikasi diperlukan pengetahuan yang baik agar masyarakat dapat berperilaku yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat kota Bandar Lampung terhadap swamedikasi diare pada anak. Penelitian bersifat deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 400 responden menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat wilayah kota Bandar Lampung memiliki pengetahuan baik (63,65%), cukup (27,5%) dan kurang (8,75%); serta memiliki perilaku baik (64%), cukup (28,75%) dan kurang (7,25%) terhadap swamedikasi diare pada anak. Terdapat hubungan positif yang sangat kuat antara pengetahuan dan perilaku masyarakat tersebut yang ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi spearman sebesar 0,821. Masyarakat wilayah kota Bandar Lampung memiliki tingkat pengetahuan dan perilaku yang baik terkait swamedikasi diare pada anak. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian sejenis dan dapat memberikan informasi kepada Dinas Kesehatan setempat agar lebih memperhatikan kegiatan masyarakat dalam melakukan swamedikasi diare pada anak.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BEBAN KELUARGA KLIEN PASCA STROKE Yaslina, Yaslina; Sari, Lisa Mustika; Anggraini, Tanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.18293

Abstract

Stroke memerlukan perawatan yang lama dan dampak pada keluarga. Salah satu dampak yang sering terjadi pada keluarga adalah beban. Adanya beban keluarga dapat mempengaruhi terhadap pasien dalam perawatan anggota keluarga. Oleh karena itu penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi beban keluarga pasien pasca stroke. Penelitian akan dilakukan desain crosssectional. Penelitian dilakukan bulan Februari sd Mei 2024 yang menjadi populasi adalah klien pasca stroke yang datang ke Poli Neorologi RS. Otak Nasional Bukittinggi dengan jumlah populasi 279 pasien dan sampel 88. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik concecuitive sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner yang telah valid dan reliabel. Hasil penelitian didapat ada hubungan lama merawat, riwayat kekambuhan, penegtahuan keluarga, keterampilan keluarga dengan beban keluarga pasien pasca stroke ( pvalue= 0.002, 0.037,0.007 dan 0.011. Dapat disimpulkan bahwa beban keluarga dapat dipengaruhi oleh lama merawat, riwayat kekambuhan, pengetahuan dan keterampilan keluarga. Oleh karena itu diperlu intervensi untuk menurunkan beban keluarga.
PENGARUH PENGASUHAN ORANG TUA DAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MELALUI KONSEP DIRI (ANAK USIA 12-13 TAHUN SD BAKTI PRATIWI SEMARANG) Safitri, Ulfa Fifi Ulan; Sugiarti, Rini; Erlangga, Erwin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.19748

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengasuhan orang tua berpengaruh terhadap Motivasi Belajar motivasi belajar anak usia 12-13 Tahun di SD BAKTI PRATIWI Semarang. Dalam penelitian ini terdapat variabel indpendent (X), dependent (Y), serta Moderasi (Z). Penelitian ini dimaksud untuk mengetahui Apakah Pengasuhan Orang Tua dan Konformitas Teman Sebaya Dapat Mempengaruhi Motivasi Belajar Melalui Konsep Diri Anak Usia 12-13 Tahun di SD BAKTI PRATIWI Semarang. Berdasarkan Uji statistik ditemukan bahwa ada pengaruh positif dan yang signifikan Pengasuhan orang tua terhadap Motivasi Belajar Anak Usia 12-13 Tahun di SD BAKTI PRATIWI Semarang. Berdasarkan Uji statistik ditemukan bahwa ada signifikan Konformitas Teman Sebaya terhadap Motivasi Belajar Anak Usia 12-13 Tahun di SD BAKTI PRATIWI Semarang. Berdasarkan Uji statistik ditemukan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan Pengasuhan Orang Tua terhadap Konsep Diri Anak Usia 12-13 Tahun di SD BAKTI PRATIWI Semarang. Berdasarkan Uji statistik ditemukan bahwa ada pengaruh yang signifikan Konformitas Teman Sebaya terhadap Konsep Diri Anak Usia 12-13 Tahun di SD BAKTI PRATIWI Semarang. Berdasarkan Uji statistik ditemukan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan Konsep Diri terhadap Motivasi Belajar Anak Usia 12-13 Tahun di SD BAKTI PRATIWI Semarang. Berdasarkan Uji statistik ditemukan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan Pengasuhan orang tua terhadap Motivasi Belajar yang dimediasi oleh Konsep Diri Anak Usia 12-13 Tahun di SD BAKTI PRATIWI Semarang. Berdasarkan Uji statistik ditemukan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan Konformitas Teman Sebaya terhadap Motivasi Belajar yang dimediasi oleh Konsep Diri Anak Usia 12-13 Tahun di SD BAKTI PRATIWI Semarang.