cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
PENERAPAN POSISI TRIPOD DAN PURSED LIPS BREATHING EXERCISE TERHADAP FREKUENSI NAFAS DAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN PPOK DI RSUD DR. TC. HILLER MAUMERE Telupere, Dina Dince; Wijayanti, Anggia Riskie
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41651

Abstract

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan penyakit umum yang dapat diobati dan dicegah. PPOK sebagian besar disebabkan oleh kebiasaan merokok dan paparan iritan kimia dalam jangka Panjang. Penyakit ini ditandai dengan adanya keterbatasan aliran udara progresif dan hiperinflasi, disertai sesak napas atau dispnea dan perubahan pola pernapasan, yang semakin parah dan merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas secara global. dari studi kasus ini yaitu untuk mengetahui penurunan frekuensi nafas dan peningkatan saturasi okesigen setelah penerapan posisi tripod dan pursed lips breathing exercise pada pasien PPOK. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini case study design dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subyek dalam studi kasus ini berjumlah 2 pasien, yang didapatkan dari kriteria inklusi dan eklusi, pengambilan data dengan menggunakan penilaian frekuensi nafas dan pengukuran oksimetri. Hasil studi kasus menunjukan bahwa dari kedua pasien tersebut setelah diberikan intervensi posisi tripod dan pursed lips breathing exercise mengalami penurunan frekuensi nafas dan meningkatnya saturasi oksigen selama 3 hari perlakuan. Kesimpulan dari studi kasus ini menunjukkan bahwa ada perubahan yang terjadi pada freskuesi nafas dan saturasi oksigen setelah penerapan posisi tripod dan purse lip breathing exercise.
ANALISIS PENGARUH PENYEDIAAN AIR MINUM RUMAH TANGGA PADA KELUARGA BALITA STUNTING DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS ADILUWIH TAHUN 2024 Sapta, Wibowo Ady; Adetia, Surya Velinda; Rosita, Yeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41655

Abstract

Puskesmas Adiluwih Pringsewu pada tahun 2023 mencatat cakupan sumber air layak dan makanan rumah tangga sebesar 100%. Namun, pemeriksaan kualitas air minum rumah tangga dari 20 sampel menunjukkan bahwa 12 di antaranya tidak memenuhi standar mikrobiologis. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit berbasis air, terutama bagi keluarga dengan balita stunting. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis penyediaan air minum rumah tangga pada keluarga stunting, mencakup sumber air, penyimpanan, kualitas mikrobiologis, dan faktor risiko pencemaran di wilayah kerja Puskesmas Adiluwih. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengamatan dilakukan terhadap sumber air, penyimpanan, kualitas mikrobiologi, dan risiko pencemaran pada keluarga balita stunting. Dari total populasi 91 keluarga, sampel diambil menggunakan rumus Slovin dengan margin of error 10% melalui teknik simple random sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga menggunakan sumur gali, sumur bor, dan air isi ulang, di mana 74% tidak memenuhi syarat. Penyimpanan air minum 68% tidak layak, sementara kualitas mikrobiologis sumber air dan air minum masing-masing 92% dan 82% tidak memenuhi syarat. Analisis chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara kualitas mikrobiologis air minum dan tempat penyimpanan. Untuk meningkatkan kualitas air minum, disarankan melakukan klorinasi, menjaga kebersihan tempat penyimpanan, dan memastikan monitoring kualitas air pada sumber air minum isi ulang.
PEMBERIAN EDUKASI PERAWATAN ULKUS DIABETIKUM MELALUI AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEMANDIRIAN KELUARGA DI RUANG DAHLIA RSUD DR. T.C HILERS MAUMERE Afandi, Silivester Robby; Wijayanti, Anggia Riske
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41669

Abstract

Diabetes mellitus adalah kondisi kesehatan kronis yang mempengaruhi kemampuan tubuh memproses karbohidrat, lemak dan protein. Komplikasi diabetes dapat menyebabkan munculnya ulkus diabetikum yang sulit sembuh dan berpotensi menimbulkan infeksi. Tahap awal penelitian di RSUD dr. T.C. Hillers Maumere penulis menemukan penyakit Diabetes Militus pada bulan September – November 2024  sebanyak 28 kasus. Metode penelitain ini menggunakan pemberian edukasi selama 3 hari dengan 2 responden keluarga klien. Penelitian ini berupa studi kasus deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah mampu melakukan pemberian edukasi perawatan ulkus diabetikum melalui media audiovisual terhadap pengetahuan dan kemandirian keluarga. Hasil implementasi yang sudah dilakukan setelah diberi edukasi audiovisual terjadi peningkatan pengetahuan dari kurang menjadi baik dan kemandirian keluarga menjadi mendiri melakukan perawatan ulkus diabetikum. Kesimpulan media audiovisual efektif meningkatkan pengetahuaan dan kemandirian keluarga bila dilakukan secara teratur dan keluarga koperatif. Diharapkan media audiovisual menjadi kriteria standar asuhan keperawatan pasien ulkus diabetikum
PENINGKATAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN PENDEKATAN ASUHAN KEBIDANAN Sumaifa, Sumaifa; Ibrahim, Sitti Hasrah; Ramadhani, Rahmi Suci
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41675

Abstract

Keluarga Berencana adalah tindakan yang membantu pasangan suami istri mencegah kehamilan, menunda kehamilan, dan kehamilan tidak direncanakan untuk mengurangi kehamilan kedua serta perubahan berat badan, amenore (30%), spotting (bercak darah), dan menoragia. KB suntik 3 bulan merupakan suntikan progestin yang diberikan secara suntikan intramuskular setiap 3 bulan sekali. Permasalahannya para pengguna KB suntikan 3 bulan mengalami peningkatan berat badan setelah penggunaan jenis suntikan KB 3 bulan tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukan asuhan kebidanan pada setiap akseptor KB tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan Asuhan dengan menggunakan manajemen Hellen Varney dan SOAP kepada Akseptor KB. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui penerapan Manajemen Asuhan Kebidanan Tujuh langkah Varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Populasi penelitian adalah seluruh akseptor KB yang datang di RSUD H.Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar, di bulan Juli 2024 berjumlah 29 orang. Hasil penelitian studi kasus Telah dilaksanakan melalui pengkajian dan analisa data pada Asuhan kebidanan Ny."AT" dengan Peningkatan Berat Badan Pada Akseptor KB Suntik 3 Bulan Di Rsud H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar tanggal 02 Juli 2024. Kesimpulan dari penelitian ini adalah para akseptor KB dapat mengetahui keuntungan dan kerugian serta efek samping dari suntikan KB 3 bulan di RSUD H. Padjonga Dg.Ngalle Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan.
HUBUNGAN USIA MENARCHE DAN LEBAR BAHU SISWI SMP NEGERI 2 PAGAR GUNUNG Ramadhiani, Nadhira Rizky; Pamudji, Raden; Pratiwi, Ratih; Indriyani, Indriyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41683

Abstract

Menarche merupakan menstruasi pertama yang menjadi salah satu cerminan dari kesehatan reproduksi perempuan, umumnya terjadi pada usia 10-16 tahun. Usia menarche yang tidak normal berhubungan dengan risiko beberapa penyakit (hipertensi, diabetes mellitus tipe 2, sindrom metabolik dan carcinoma mammae) serta mempengaruhi percepatan pertumbuhan tulang. Usia menarche sangat dipengaruhi social ekonomi, genetik, psikologis, gizi dan aktivitas fisik. Faktor-faktor tersebut juga mempengaruhi pertumbuhan fisik. Maknanya, karakteristik fisik (dalam hal ini lebar bahu) dan kematangan seksual saling berkaitan satu sama lain. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional yang dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Pengambilan data dilakukan secara total sampling kepada seluruh siswi SMP Negeri 2 Pagar Gunung yang memenuhi kriteria, yaitu sebanyak 52 orang. Informasi usia menarche didapatkan melalui kuesioner dan lebar bahu diukur menggunakan Spreading Caliper. Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan yang bermakna antara usia menarche dan lebar bahu dengan p-value 0,037. Ditemukan korelasi negative yang lemah antara usia menarche dan lebar bahu dengan r= -0,29 di mana remaja perempuan dengan usia menarche cepat cenderung memiliki bahu yang lebih lebar. Berdasarkan hasil dan kajian literatur pada penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara usia menarche dan lebar bahu pada siswi SMP Negeri 2 Pagar Gunung.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN ADAPTASI PSIKOLOGIS PADA PASIEN HIV/AIDS (ODHA) DI KDS + PEJUANG SEHAT JOMBANG Costa, laura Marcelino Da Silva; Daramatasia, Wira; Wulandari, Angernani Trias
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41713

Abstract

HIV/AIDS merupakan suatu perjalanan tidak hanya mengakibatkan turunnya sistem imun pada tubuh penderita. Penderita mengalami masalah kesehatan fisik tetapi juga masalah sosial, spiritual serta mental atau psikologis terkait penyakit tersebut. Masalah psikologis yang dialami oleh pasien HIV/AIDS tersebut dapat mempengaruhi adaptasi psikologisnya. Adaptasi psikologis yang dimaksud adalah bagaimana mereka mampu bertahan saat dinyatakan terdiagnosis virus HIV/AIDS atau selama menjalankan hidup sebagai orang yang positif virus HIV/AIDS. Dengan begitu untuk mencapai kriteria adaptasi psikologis tersebut, sangat perlu adanya dukungan dari pihak terkait yang mampu memberikan kontribusi yang baik bagi orang dengan HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan adaptasi psikologis pada pasien HIV/AIDS (ODHA) di KDS+ Pejuang Sehat Jombang. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional pada 36 sampel ODHA di KDS JCC+ Kabupaten Jombang. Teknik pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara memberikan kuesioner Family Support Scale (FSS) dan kuesioner Psychological Adaptation Scale (PAS). Uji statistik menggunakan somers’D. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir setengahnya pasien HIV/AIDS (ODHA) di KDS + Pejuang Sehat Jombang memiliki dukungan keluarga yang tinggi sebanyak 17 responden (47,2%). Sebagian besar   pasien HIV/AIDS (ODHA) di KDS + Pejuang Sehat Jombang memiliki adaptasi psikologis kategori cukup sebayak 22 responden (61,1%). Ada hubungan antara dukungan keluarga dan adaptasi psikologis pada pasien HIV/AIDS (ODHA) di KDS+ Pejuang Sehat Jombang yang lemah (P=0,011; r=0,381). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga dengan adaptasi psikologis pada pasien HIV/AIDS (ODHA) Di KDS+ Pejuang Sehat Jombang.
HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI KECAMATAN LEITIMUR SELATAN KOTA AMBON Latuheru, Grace; Mailoa, Joice; Tanihattu, Geneivieva E; Saptenno, Lidya Bethsi Evangeline
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41760

Abstract

Meningkatnya kasus kekerasan seksual di Provinsi Maluku menjadi salah satu permasalahan penting yang perlu diselesaikan bersama-sama oleh semua pihak. Masa remaja sebagai periode transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa, yang melibatkan perubahan-perubahan biologis, kognitif, sosial-emosional. Salah satu tugas perkembangan remaja ialah meningkatnya rasa ingin tahu dan mempelajari peran dalam hubungan dengan lawan jenis termasuk berhubungan dengan masalah seksualitas. Hal tersebut mengakibatkan remaja rentan terhadap perilaku berisiko salah satunya ialah seks bebas. Banyak faktor yang mempengaruhi meningkatnya kasus ini salah satunya adalah dampak perilaku seksual yang tidak bertanggungjawab pada remaja sehingga perlu dikenali lebih spesifik terkait faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat lebih jauh terkait konformitas teman sebaya dengan perilaku seksual pada remaja di kecamatan Leitimur Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross cectional. Alat ukur yang digunakan ialah skala likert dan akan dianalisis dan diuji spreamans. Hasil yang didapat ialah konformitas teman sebaya memiliki hubungan dengan perilaku seksual dengan nilai signifikansi 0.000 dan koefisien korelasi 0,568. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa konformitas teman sebaya turut mempengaruhi perilaku seksual pada remaja di kecamatan Leitimur Selatan. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi tahap berikutnya untuk pembuatan modul pendidikan seks pada anak-remaja dan dapat dipublikasikan di jurnal yang memiliki fokus kesehatan masyarakat dan/atau psikologi.
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KERJA UNIT FILING REKAM MEDIS MENGGUNAKAN WISN DI RSUD DR. SOEDIRMAN KEBUMEN Budiyanti, Shifa Amanda; Indira, Zahrasita Nur; Romodon, Dion; Praptanti, Agustina Fitri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41763

Abstract

WISN adalah teknik penghitungan kebutuhan sumber daya manusia berdasarkan beban kerjanya. Beban kerja adalah tanggung jawab terhadap pekerjaan yang wajib dirampungkan oleh tenaga kerja profesional setiap tahun di tempat kerjanya. Semakin banyak pasien, maka beban kerja petugas filing semakin tinggi karena rekam medis elektronik belum sepenuhnya dapat dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tenaga kerja yang dibutuhkan unit filing berdasarkan besarnya beban kerja petugas dengan teknik WISN. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, populasi pada penelitian ini adalah 7 petugas di unit filing dan sampelnya adalah 3 petugas unit filing RSUD dr. Soedirman Kebumen serta sampel diambil menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk tabel untuk menghitung beban kerja petugas, sehingga diperoleh jumlah tenaga kerja unit filing yang dibutuhkan sesuai teknik WISN. Berdasarkan hasil perhitungan WISN menunjukkan bahwa waktu kerja yang tersedia sebesar 75.000 menit/tahun, rata-rata standar beban kerja sebesar 489.379,1. Standar kelonggaran sebesar 0,45 dan total kebutuhan tenaga filing sebanyak 6,636 atau 7 orang. Jumlah tenaga kerja di unit filing RSUD dr. Soedirman Kebumen adalah 7 petugas. Terdapat permasalahan seperti rekam medis yang tercecer, ruang filing tidak buka 24 jam, dan rak penyimpanan yang penuh. Keseluruhan tenaga kerja unit filing rekam medis sebanding dengan beban kerjanya, sehingga tidak perlu penambahan atau pengurangan petugas, tetapi membutuhkan evaluasi kembali dan melakukan peningkatan cara penyelenggaraan kegiatan di unit filing.
GAMBARAN PENERAPAN METODE HIRADC PEKERJA ENGINEERING AREA BOILER PLTU PAITON Adzkiya, Adzkiya; Imaduddin, Ahmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41777

Abstract

Terdapat beberapa risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi pada pekerja engineering area boiler seperti terjatuh dari ketinggian, terjepit mesin, tersetrum aliran listrik, kejatuhan alat-alat kerja, paparan suhu yang tinggi, kebocoran uap bertekanan tinggi, kebakaran, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan metode HIRADC sebagai upaya dalam pengendalian risiko bahaya pada pekerja engineering area boiler PLTU Paiton. Metode analisis deskriptif yang tujuannya untuk memberikan gambaran secara jelas mengenai masalah yang telah ditetapkan dan keadaan sesungguhnya berdasar pada data-data yang dikumpulkan sehingga informasi yang disajikan hanya berupa pengungkapan sebuah fakta dan data yang telah didapatkan yang digunakan dalam keperluan penulisan.  Hasil diketahui dari total 16 aktivitas kerja, 14 memiliki bahaya gravitasi, 1 memiliki bahaya kimia, dan 1 memiliki bahaya panas (thermal). Terdapat residual risk pada 3 aktivitas kerja yaitu pembersihan boiler dan perbaikan kecil menggunakan gondola saat unit mati, pemasangan dan pembongkaran scaffolding di dalam boiler unit 3, 7, & 8, serta pembersihan klinker berlebih di dalam bottom ash conveyor selama unit mati. Setelah dilakukan manajemen risiko menggunakan metode HIRADC diketahui terdapat dua aktivitas memiliki residual risk kategori high dan satu aktivitas yang memiliki residual risk kategori extreme. Pengendalian bahaya yang dilakukan meliputi pengendalian rekayasa teknik, administrasi, dan penggunaan APD.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEIKUTSERTAAN KELAS IBU HAMIL DI DESA PLAWANGAN KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2024 Kartini, Desi; Rahmatika, Siti Difta; Kumalasary, Diyanah; Hidayah, Fika Nurul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41778

Abstract

Kelas Ibu Hamil adalah kelompok studi untuk ibu hamil dengan usia kehamilan antara 4 minggu hingga 36 minggu (sebelum melahirkan) dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Dalam kelas ini, ibu hamil akan belajar bersama, berdiskusi dan bertukar pengalaman tentang kesehatan ibu dan anak (KIA) secara keseluruhan dan sistematis serta dapat dilaksanakan secara terjadwal dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor terkait partisipasi ibu dalam kelas ibu hamil di Desa Plawangan pada Tahun 2024. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectinonal, dengan uji pengolahan data Uji Chi Square Penelitian ini akan dilakukan di Desa Prollangan, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2024, dengan total 34 ibu hamil sebagai responden. Hasil uji Chi Square menghasilkan nilai p = 0,000> α = 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan partisipasi kelas ibu hamil, hasil Uji Fisher’s Exact memperoleh nilai signifikansi 0,016 (p-value <0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara paparan informasi dengan partisipasi kelas ibu hamil. Terdapat hubungan antara karya ibu hamil dengan partisipasi ibu hamil di kelas dengan tingkat signifikansi P-value 0,000, terdapat hubungan antara paparan informasi dengan partisipasi ibu hamil di kelas dengan nilai signifikansi 0,016.