cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
GAMBARAN PERILAKU KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 36 SAMARINDA Rato, Fransiska Irfan; Ardyanti, Dian; Bernadetha, Bernadetha
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41818

Abstract

Remaja putri lebih rentan terkena anemia karena kebutuhan zat besi meningkat drastis pada masa pubertas, terutama pada saat menstruasi. Masalah utama pemberian Tablet Tambah Darah adalah rendahnya kepatuhan mengonsumsi tablet secara teratur setiap minggu, hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan remaja tentang manfaat Tablet Tambah Darah, efek samping, serta peran keluarga dan guru yang mendukung untuk memotivasi konsumsi Tablet Tambah Darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku remaja putri dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah di SMP Negeri 36 Samarinda. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, Jumlah informan sebanyak 9 orang yang terdiri dari 8 remaja putri dan 1 guru UKS. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia dan Tablet Tambah Darah sudah cukup baik, namun sikap remaja putri dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah masih kurang karena kurangnya edukasi kesehatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan setempat, dan rendahnya dukungan teman sebaya yaitu dorongan satu sama lain untuk mengajak meminum Tablet Tambah Darah bersama sama. Masih rendahnya perilaku mengonsumsi Tablet Tambah Darah yaitu kesadaran diri sendiri, motivasi dukungan teman sebaya yang lebih ke arah negatif, dan kurangnya edukasi dari layanan kesehatan setempat mengenai anemia dan Tablet Tambah Darah pada remaja putri di SMP Negeri 36 Samarinda
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK ZAITUN MURNI SECARA TOPIKAL TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA KULIT TIKUS YANG DITINJAU SECARA HISTOPATOLOGIS Manullang, Gita Amelia Sefthiany; Durry, Meilany Feronika; Kairupan, Carla Felly
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41820

Abstract

Luka bakar adalah masalah kesehatan global dengan angka kejadian dan mortalitas tinggi. Pengobatan luka bakar sering menggunakan terapi komersial yang memiliki efek samping. Minyak zaitun sebagai bahan alami dengan sifat anti-inflamasi dan antioksidan belum banyak diteliti dalam penyembuhan luka bakar secara histopatologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian minyak zaitun secara topikal terhadap reepitelisasi, infiltrasi sel radang, dan neoangiogenesis pada penyembuhan luka bakar tikus Wistar. Penelitian eksperimental ini menggunakan Post test Only Control Trial Group Design dengan 27 ekor tikus Wistar jantan yang dibuatkan luka bakar pada area dorsal. Hewan uji dibagi menjadi tiga kelompok: kontrol negatif (tanpa terapi), kontrol positif (ekstrak plasenta 10% dan neomycin sulfate 0,5%), dan kelompok perlakuan (minyak zaitun). Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan kelompok tanpa terapi sel radang yang menyebar dengan kerapatan tinggi, reepitelisasi belum sempurna, dan pembuluh darah baru masih sedikit. Kelompok terapi kombinasi ekstrak plasenta 10% dan neomycin sulfate 5% menunjukkan sedikit infiltrasi sel radang, jaringan epitel belum terbentuk sempurna dan pembuluh darah baru masih sedikit. Kelompok terapi minyak zaitun terlihat banyak sel radang, reepitelisasi belum terbentuk, dan pembuluh darah sudah banyak terbentuk. Uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada reepitelisasi (p = 0,105), infiltrasi sel radang (p = 0,306) dan neoangiogenesis (p = 0,538). Minyak zaitun tidak mempercepat reepitelisasi, tidak menurunkan jumlah sel radang, tetapi meningkatkan pembentukan pembuluh darah baru. Tidak terdapat pengaruh signifikan untuk pemberian minyak zaitun secara topikal terhadap reepitelisasi, infiltrasi sel radang, dan neoangiogenesis pada gambaran histopatologis penyembuhan luka bakar tikus Wistar (p > 0,05).
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ALGA COKELAT (SARGASSUM POLYCYSTUM) DARI PERAIRAN PULAU NAIN TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGIK HEPAR TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK Kiai Demak, Puspa Eldiaputri; Kairupan, Carla Felly; Wijaya, Nur Anindhita Kurniawaty
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41823

Abstract

Penyakit hati berlemak non-alkohol/non-alcohol fatty liver disease (NAFLD) merupakan masalah kesehatan global yang semakin meningkat, terutama terkait dengan pola makan yang tinggi lemak dan kolesterol. Alga cokelat memiliki senyawa antioksidan yang berpotensi sebagai hepatoprotektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian ekstrak alga cokelat (Sargassum polycystum) dari Perairan Pulau Nain terhadap gambaran histopatologik hepar tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang diberikan diet tinggi lemak. Penelitian eksperimental ini menggunakan subjek 24 ekor tikus Wistar jantan yang terbagi dalam 4 kelompok. Kelompok A tidak diberi perlakuan selama 21 hari, kelompok B diberi perlakuan diet tinggi lemak 5 ml/ekor selama 21 hari, dan kelompok C dan D diberi perlakuan diet tinggi lemak masing-masing 5 ml/ekor dan ekstrak alga cokelat 450 mg/kgBB dan 900 mg/kgBB. Kelompok A menunjukkan gambaran histopatologik hepar tikus normal. Kelompok B terdapat banyak sel radang, nekrosis, steatosis mikrovesikuler dan sedikit steatosis makrovesikuler, dan fibrosis perisinusoid. Kelompok C menunjukkan sel hati yang teregenerasi, sedikit sel steatosis, sel radang dan fibrosis perisinusoid. Kelompok D terdapat sel radang dan sel steatosis yang lebih sedikit dari kelompok C serta terdapat fibrosis.  Pemberian ekstrak alga cokelat (Sargassum polycystum) mampu membantu proses regenerasi sel hepar dan mengurangi reaksi inflamasi pada hepar tikus Wistar yang diberikan diet tinggi lemak, dengan efek yang lebih baik terlihat pada hepar tikus Wistar yang diberi ekstrak alga cokelat dalam dosis yang lebih tinggi (900 mg/kgBB).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL MELAKUKAN ANTENATAL CARE (ANC) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS NAMANG KABUPATEN BANGKA TENGAH TAHUN 2024 kurniawati, Dera
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41825

Abstract

ANC merupakan suatu hal yang harus diperhatikan dan dipatuhi oleh ibu hamil. Ibu hamil dikatakan patuh ANC jika melakukan kunjungan minimal 6x (1x trimester 1, 2x trimester 2 serta 3x trimester 3) dan minimal 2x diperiksa oleh dokter spesialis (SpOG). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil melakukan antenatal care (ANC) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Namang Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan design cross-sectional, populasi penelitian 478 ibu hamil, jumlah sampel 236 ibu hamil dengan Tekhnik sampling dengan sampel random sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square dengan derajat kepercayaan 95% (α= 0,05). Hasil penelitian ini menyimpulkan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil melakukan antenatal care di wilayah kerja UPTD Puskesmas Namang Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2024 adalah paritas ( p = 0,003, POR = 7,333), pendidikan (p = 0,000, POR = 5561,000), pengetahuan ( p = 0,000, POR = 81,873), dukungan keluarga (p = 0,000), POR = 4,915) dan sikap tenaga kesehatan ( p = 0,000 , POR = 3,259), faktor yang paling dominan terhadap kepatuhan ibu hamil melakukan antenatal care (ANC) di wilayah kerja UPTD Puskemas Namang Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2024 adalah pendidikan. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya ibu hamil meningkatkan pengetahuan ibu tentang manfaat melakukan antenatal care minimal 6 kali selama kehamilan, dan ibu hamil yang telah melahirkan lebih dari dua kali tetap melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta perlunya memberikan dukungan keluarga sebagai memotivasi sangat penting terhadap masa kehamilan ibu, lalu dengan mendapatkan sikap tenaga kesehatan yang baik maka akan berdampak positif terhadap semangat ibu hamil untuk melakukan antenatal care secara rutin.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGIK HATI TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI MINUMAN BERALKOHOL CAP TIKUS Janis, Ebenhard Ishak; Wijaya, Nur Anindhita Kurniawaty; Kairupan, Carla Felly
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41826

Abstract

Penggunaan obat-obatan kortikosteroid dalam manajemen Alcoholic liver disease (ALD) memiliki efek samping yang serius. Daun cengkih (Syzygium aromaticum) mengandung senyawa fenolik dan eugenol yang tinggi yang berpotensi terhadap aktivitas antioksidan dapat melindungi jaringan parenkim hati dari kerusakan oksidatif akibat konsumsi minuman beralkohol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun cengkih terhadap gambaran histopatologik hati tikus wistar yang diinduksi minuman beralkohol cap tikus. Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan post test only control group design yang melibatkan subjek 27 ekor tikus wistar jantan yang dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok normal hanya diberi pakan standar AD2 dan aquadest, kelompok kontrol negatif diinduksi minuman beralkohol cap tikus 2,16 ml/hari, kelompok perlakuan diberikan ekstrak daun cengkih 100mg/kgBB kemudian dilanjutkan induksi minuman beralkohol cap tikus 2,16 ml/hari. Setelah itu hewan coba semuanya diterminasi pada hari kelima belas. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan patologis jaringan parenkim hati berupa pembengkakkan sel, steatosis, nekrosis sel, dan infiltrasi sel radang pada tikus-tikus yang diinduksi cap tikus, baik yang diberi maupun yang tidak diberi ekstrak daun cengkih. Gambaran histopatologik hati tikus wistar tampak mirip pada kedua kelompok tersebut dan analisis statistik dengan uji Post hoc Dunn-Bonferroni mengindikasikan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p value = 1000). Sebagai kesimpulan, pemberian ekstrak daun cengkih (Syzygium aromaticum) tidak berpengaruh secara signifikan (p value = 1,000) terhadap gambaran histopatologik hati tikus wistar yang diinduksi minuman beralkohol cap tikus.
PENATALAKSANAAN MANAJEMEN TIDUR TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANKAN HEMODIALISA DI RSUD DEPATI BAHRIN SUNGAILIAT TAHUN 2024 Indoana, Indoana; Faizal, Kgs.M.; Anggraini, Rima Berti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41837

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronis memerlukan terapi fungsi ginjal, seperti hemodialisis (HD). Hal ini menimbulkan masalah gangguan tidur sehingga intervensi yang akan dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur pada Pasien adalah manajemen tidur. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya Penatalaksanaan Manajemen Tidur Terhadap Kualitas Tidur Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalankan Hemodialisis Di Rsud Depati Bahrin Sungailiat Tahun 2024. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain cross- sectional dengan hasil berupa univariat dan bivariat. Total sampling pada penelitian ini 47 responden. Besaran sampel minimum 32 sampel. Didapatkan jumlah 36 sampel pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalankan hemodialisa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada hubungan status psikologis (p-value = 0,008) dengan kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis, tidak ada hubungan sleep hygiene (p-value = 0,091) dengan kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis, dan ada hubungan kepatuhan terapi (p-value = 0,008) dengan kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Depati Bahrin Sungailiat tahun 2024. Saran dari peneliti adalah diharapakan meningkatkan Upaya pemberian edukasi mengenai kualitas tidur yang baik pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalankan hemodialisa.
RESIKO PENGGUNAAN ALAT MEDIS BERKARAT PADA TINDAKAN PEMBEDAHAN Marhamah, Marhamah; Abdi, Naufal; Zakaria, Radhiah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41840

Abstract

Penggunaan alat medis yang berkarat pada tindakan pembedahan menimbulkan risiko serius terhadap keselamatan pasien, termasuk infeksi, keracunan logam berat, dan trauma jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak negatif dari penggunaan alat medis berkarat dalam prosedur pembedahan melalui metode literature review. Data dikumpulkan dari berbagai jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan pedoman medis internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa alat medis berkarat menjadi reservoir mikroorganisme patogen yang sulit disterilkan sepenuhnya, meningkatkan risiko infeksi nosokomial dan infeksi luka bedah (Surgical Site Infection/SSI). Selain itu, ion logam yang terlepas dari karat dapat menyebabkan reaksi toksikologis, seperti inflamasi jaringan dan keracunan sistemik. Alat berkarat juga cenderung memiliki permukaan kasar yang berpotensi menyebabkan trauma mekanis pada jaringan, memperlambat penyembuhan luka, dan meningkatkan komplikasi pascaoperasi. Faktor penyebab utama meliputi kegagalan proses sterilisasi, kondisi penyimpanan yang tidak memadai, dan penggunaan material berkualitas rendah. Untuk mengurangi risiko ini, direkomendasikan penggantian alat medis yang menunjukkan tanda-tanda korosi, penggunaan bahan tahan karat seperti stainless steel berkualitas tinggi, perbaikan prosedur sterilisasi, dan pelatihan bagi tenaga kesehatan. Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan alat medis yang baik untuk mencegah risiko kesehatan dan memastikan kualitas tindakan pembedahan yang aman dan efektif.
PENGARUH METODE BERCERITA MENGGUNAKAN BONEKA TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN SINTAKSIS ANAK UMUR 5–6 TAHUN DI SURAKARTA Yuniandra, Rhea Zaha; Fitri, Anisyah Dewi Syah; Putra, Sinar Perdana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41844

Abstract

Pemerolehan sintaksis pada anak usia dini tidak terfokus langsung pada tataran sintaksis kompleks melainkan melalui tahap satu kata, yaitu dari tahap kalimat sederhana hingga tahap kalimat majemuk. Sintaksis adalah aturan tata bahasa untuk mengatur dan menghubungkan kata-kata untuk membentuk frasa, klausa, dan kalimat. Bercerita dapat membantu anak mengembangkan bahasa, termasuk sintaksis. Salah satu alat atau media bercerita untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak yaitu dengan digunakannya boneka tangan. Anak-anak pada umumnya memiliki ketertarikan terhadap boneka. Penggunaan boneka tangan sebagai media dapat meningkatkan perhatian dan minat mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat "Pengaruh Metode Bercerita dengan Media Boneka Tangan terhadap Kemampuan Sintaksis Anak Usia 5-6 Tahun di Surakarta". Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre - Experimental, yaitu One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Uji normalitas dengan Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Paired Sample T-Test, yang menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode bercerita dengan boneka tangan terhadap kemampuan sintaksis anak usia 5-6 tahun di Surakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode bercerita dengan boneka tangan memberikan pengaruh pada kemampuan sintaksis anak umur 5 – 6 tahun di Surakarta.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LENGTH OF STAY (LOS) PASIEN IGD DI RUMAH SAKIT INDONESIA : LITERATURE REVIEW Safira, Izza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41852

Abstract

Emergency Department Length of Stay (EDLOS) yaitu interval waktu antara waktu pendaftaran atau triase dengan waktu yang dibutuhkan pasien meninggalkan Instalasi Gawat Darurat (IGD) secara fisik untuk bagian rawat inap atau sampai waktu disposisi untuk pasien pulang. Setiap rumah sakit di Indonesia memiliki  Length of Stay (LOS) yang berbeda, hal tersebut dipengaruhi oleh  faktor input, throughput, dan output. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Length Of Stay (LOS) di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu literature review melalui database ScienceDirect dan Google Scholar dan didapatkan 10 artikel sesuai kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Berdasarkan LOS model, faktor yang  memberi pengaruh LOS di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit di Indonesia yaitu input yang terdiri dari faktor kategori triage pasien, cara kedatangan pasien, waktu kedatangan pasien, faktor throughput terdiri dari proses pendaftaran, pemeriksaan penunjang, waktu konsultasi, dan jumlah tenaga medis, faktor output terdiri dari disposisi final. Terdapat beberapa komponen pada Length of Stay (LOS) model yang belum dilaksanakan secara maksimal oleh beberapa rumah sakit di Indonesia sehingga belum dapat mencapai standar  Length of Stay (LOS) pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) menurut Joint Commision International (JCI) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
PENERAPAN MASLACH BURNOUT INVENTORY SEBAGAI ALAT IDENTIFIKASI BURNOUT SYNDROME PADA PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MUHAMMAD SANI Safitri, Diana; Zaman, Kamali; Devi, Liza Srikusuma
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41869

Abstract

Sindrom burnout menjadi isu penting di RSUD Muhammad Sani akibat beban kerja tinggi, keterbatasan sumber daya, dan tekanan kerja yang berkelanjutan. Kondisi ini memengaruhi kesehatan fisik dan mental tenaga kesehatan, menurunkan kualitas pelayanan, meningkatkan angka turnover, dan mengurangi produktivitas kerja. Untuk mengidentifikasi sindrom Burnout pada Perawat IGD RSUD Muhammad Sani. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Informan pada residensi ini terdiri dari informan kunci dan informan pendukung, adapun informan kunci adalah dokter spesialis Kejiwaan dan informan pendukung adalah Psikolog RSUD Muhammad Sani. Informan dipilih menggunakan teknik  purposive sampling. Metode pengumpulan data wawancara mendalam dan telaah dokumen. Analisa data menggunakan teknik problem solving cyle meliputi analisa situasi, identifikasi masalah, prioritas masalah dan menentukan alternatif masalah dengan menggunakan Fishbone analysis. Stres yang tidak terkelola, minimnya pelatihan, ketiadaan alat ukur formal untuk mendeteksi burnout, proses kerja monoton tanpa rotasi, tekanan sosial dari pasien atau keluarganya, serta lingkungan kerja yang tidak nyaman merupakan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko burnout. sindrom Burnout di RSUD Muhammad Sani belum memiliki system formal untuk mendeteksi Burnout. Akibatnya gejala burnout tidak terpantau secara sistematis, sehingga sulit untuk mengambil Langkah intervensi yang efektif.