cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN LITERASI MALARIA Anggraini, Fitria Dewi Puspita; Rahayu, Hanis Kusumawati; Inayati, Rizqa; Bongga, Serli
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42373

Abstract

Malaria masih menjadi tantangan kesehatan utama di Indonesia, dengan daerah endemis yang mengalami angka infeksi tinggi, terutama di wilayah daerah timur. Literasi kesehatan dibutuhkan untuk memastikan adanya awareness dan pemahaman mengenai tindakan pencegahan dan pengobatan penyakit malaria. Penelitian ini dilakukan untuk menyusun instrumen literasi malaria yang valid dan reliabel. Kuesioner terdiri dari 16 item pertanyaan yang disusun berdasarkan dimensi kemudahan mengakses, kemampuan memahami, kemampuan mengevaluasi dan kemampuan untuk mengaplikasikan informasi kesehatan terkait pelayanan kesehatan, pencegahan penyakit dan promosi kesehatan untuk penyakit malaria. Sampel yang diambil berjumlah 40 orang dari mahasiswa FKM Universitas Mulawarman yang bersedia menjadi responden penelitian karena telah memiliki pengetahuan mendasar mengenai malaria. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner secara online melalui google form. Uji validitas dilakukan dengan uji Pearson Product Moment menggunakan SPSS. Kuesioner dikatakan valid jika nilai r hitung > dari r tabel untuk sampel 40 orang dengan nilai korelasi > 0,312 (sig <0,05). Uji reliabilitas dinyatakan reliabel jika nilainya >0,600 dengan analisis Cronbach’s Alpha. Terdapat 14 item dari 16 pertanyaan yang valid dengan nilai r hitung 0,576; 0,494; 0,578; 0,561; 0,452; 0,391; 0,608; 0,482; 0,439; 0,516; 0,435; 0,365 dan 0,421 dengan nilai sig 0,05. Adapun untuk uji reliabilitas, nilai Alpha Cronbach sebesar 0,703 > 0,600. Kuesioner yang telah valid dan reliabel dapat digunakan sebagai instrumen untuk mengukur literasi malaria sebagai upaya peningkatan status dan awareness terhadap penyakit malaria.
GAMBARAN KELENGKAPAN RESEP SECARA ADMINISTRATIF DI APOTEK RANDUSARI KABUPATEN TEGAL Armayanti, Dyah Ayu Putri; Purgiyanti, Purgiyanti; Sari, Meliyana Perwita; Susiyarti, Susiyarti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42388

Abstract

Pengkajian resep adalah salah satu layanan kefarmasian yang dilakukan dengan memeriksa resep sesuai dengan persyaratan, salah satunya dengan pengkajian secara administratif guna mencegan mediaction error. Aspek ini berisi semua informasi resep tentang kejelasan dan validitas resep, sehingga aspek administrative merupakan skrining pertama dalam pengkajian resep. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelengkapan resep secara administratif di Apotek Randusari Kabupaten Tegal sesuai dengan aspek administratif berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 74 Tahun 2016. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan data restropektif. Populasi berbentuk resep yang diambil pada bulan Januari sampai Agustus tahun 2024 yang berjumlah 30 lembar. Sampel diambil secara total sampling dan diperoleh sampel sejumlah 30 lembar resep. Data penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan resep secara administratif yaitu nama dokter, nomor SIP dokter, alamat dokter, nomor telefon dokter yaitu 13,3%, tanggal resep 100%, tanda R/ 100%, nama dan jumlah obat yaitu 100%, tanda cara pakai 73,3%, paraf dokter 6,7%, nama pasien 100%, usia dan alamat pasien yaitu 96,7% dan berat badan pasien 13,3%. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam kelengkapan administratif resep obat mencakup 6 bagian yaitu Inscriptio, Invocatio, Signature, Prescriptio, Subcriptio dan Pro. Didapatkan hasil penelitian yang memenuhi semua aspek invacatio 100%, praescriptio 100%, signature 73,3%, subcriptio 6,7%, inscriptio 23%, dan pro 30%. Dari hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa kelengkapan administratif resep di Apotek Randusari belum terpenuhi secara lengkap.
PENERAPAN EDUKASI AUDIOVISUAL TENTANG PERAWATAN LUKA KAKI DIABETES MELITUS DENGAN MASALAH GANGGUAN INTEGRITAS KULIT DI RUANG FLAMBOYAN RSUD DR. T.C. HILLERS MAUMERE lodovikus, emanunuel; Wida, Agustina Sisilia Wati Dua
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42389

Abstract

Diabetes mellitus mendapat predikat sebagai ibu dari segala penyakit, betapa tidak penyakit ini akan menimbulkan kerusakan pada pembuluh darah (angiopathy) di dalam sistem organ tubuh manusia sehingga menjadi penyakit komplikasi. Luasnya kerusakan pembuluh darah memberikan gambaran klinis yang semakin nyata dan bervariasi. Seperti kerusakan pembuluh darah kaki dapat menyebabkan kaki diabetik, begitu pula organ penting lainnya seperti otak, paru-paru, jantung, dan ginjal. Tahap awal peneliti menemukan di RSUD dr. T.C.Hillers di Maumere, jumlah pasien Diabetes Melitus yang dirawat di RSUD dr.T.C. Hillers dari bulan Januari sampai dengan Maret 2024 berjumlah 45 pasien. Sampel pada penelitian ini adalah 1 responden. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pengalaman nyata dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien  Diabetes Melitus. Metode penelitian ini adalah studi kasus, yang dilakukan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan Subyek dari studi kasus ini adalah satu pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pendekatan yang di gunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perenanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil: dengan menggunakan audiovisul pada pada pasien dengan gangguan integritas kulit didapatkan lukanya mulai mengecil, tidak ada gejala infeksi dan jaringan matinya sudah mulai berkurang. kesimpulanya adalah tingkat pengetahuan dan kemandirian keluarga setelah diberikan edukasi perawatan luka diabetes melitus melalui media audiovisual mengalami peningkatan pengetahuan dan kemandirian keluarga
ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS CITRA RADIOGRAFI ABDOMEN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI VIRTUAL GRID DAN PHYSICAL GRID Mustafa, Muh Rifki; Liscyaningsih, Ike Ade Nur; Widyasari, Dina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42395

Abstract

Pemeriksaan radiografi abdomen digunakan sebagai penunjang untuk menegakkan diagnosis. Abdomen adalah objek tebal pada tubuh manusia, sehingga grid sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas citra. Namun, rumah sakit saat ini masih menerapkan physical grid yang memiliki kelemahan seperti penurunan jumlah foton sinar-X sehingga menyebabkan noise. Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbandingan kualitas citra abdomen menggunakan physical grid dan virtual grid yang dilakukan di Laboratorium Radiologi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta pada September 2024 sampai Januari 2025. Subjek penelitian adalah phantom abdomen dengan ukuran dewasa, objeknya adalah hasil radiografi abdomen. Setelah data diperoleh, selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan aplikasi SPSS untuk dilakukan pengujian sehingga dapat ditarik kesimpulan. Hasil perhitungan nilai SNR pada citra radiografi abdomen dengan menggunakan physical grid dan Virtual Grid pada dua sampel dari masing-masing ROI dapat diketahui bahwa nilai SNR tertinggi adalah virtual grid sebesar 149,76 dan nilai pada physical grid 60,26. Sedangkan nilai CNR tertinggi terdapat pada penggunaan virtual grid sebesar 56,62 dan nilai pada physical grid 25,35. Selanjutnya dilakukan uji Paired Sample T Test, didapatkan nilai signifikansi atau p-value SNR 0,01 dan CNR 0,03, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kualitas citra SNR dan CNR pada hasil citra abdomen dengan menggunakan jenis grid yang berbeda. Oleh karena itu, virtual grid lebih nyaman dan praktis karena tidak perlu mengatur posisi grid secara manual, serta memberikan peningkatan kualitas citra berupa kontras dan dapat mengurangi radiasi hambur sehingga memudahkan proses kerja dalam pemeriksaan.
ALTERNATIF KEBIJAKAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL SUKU OSING DAN KONSEP ONE HEALTH DENGAN METODE TRADE-OFF ANALYSIS Putri, Firrial Eksa Maulidania; Nurfaizah, Diza Ulya; Oktavadhan, Mohamad Devan Tri; Ridwan, Muhammad; Prajitno, Jennifer Kristina; Lailiyah, Syifa’ul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42398

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang menghadapi beban ganda dalam menangani penyakit tidak menular dan penyakit menular. Salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang menghadapi penyakit tidak menular, penyakit menular, dan cidera adalah Kabupaten Banyuwangi. Konsep one health bertujuan untuk menyeimbangkan dan mengoptimalkan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan secara berkelanjutan. Suku Osing di Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam kearifan lokal yang berpotensi untuk dijadikan kebijakan kesehatan. Riset ini menggunakan mix-methode, riset kualitatif dengan metode literatur review dan wawancara, riset kuantitatif dilakukan dengan metode analisis multikriteria trade-off. Riset ini fokus untuk mengintegrasikan perancangan kebijakan publik mengenai osing local wisdom one health concept. Hasil riset menunjukkan terdapat tujuh tema utama yang memiliki berbagai nilai dan makna yang digunakan untuk alternatif kebijakan. Alternatif kebijakan tersebut menghasilkan tiga skenario kebijakan yang berfokus pada peningkatan kesehatan, pengembangan ekonomi, dan pariwisata berkelanjutan. Berdasarkan hasil analisis multikriteria didapatkan skenario kebijakan yang berfokus pada peningkatan kesehatan sebagai prioritas utama dalam riset ini.
PENERAPAN INTERVENSI FAST DAN PERAWATAN TIRAH BARING PADA PASIEN STROKE DI RSUD DR.T.C.HILLERS MAUMERE Murni, Eustakhea; Wida, Agustina Sisilia Wati Dua
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42404

Abstract

Stroke menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius dan merupakan salah satu penyakit sillent killer karena angka kesakitan dan kematian yang tinggi di dunia, baik di negara maju maupun negara berkembang. Masalah resiko perfusi serebral dan gangguan mobilitas fisik sering terjadi pada pasien stroke. Intervensi yang bisa dilakukan pada pasien stroke adalah Pemantaun tekanan intrakranial dengan penerapan intervensi mandiri Familair Auditory Sensory Traing (FAST) dan perawatan tirah baring. Tujuan dari studi kasus ini adalah  setelah dilakukan asuhan keperawatan terjadi peningkatan perfusi serebral yang ditandai dengan   peningkatan  pada salah satu komponen nilai Glasgow coma scale (GCS)   dan  tidak terjadinya  decubitus pada pasien stroke.  Studi kasus ini menggunakan metode  case study design dengan pendekatan proses asuhan keperawatan, dengan subyek dua pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, pengambilan data dengan menggunakan penilaian Glasgow Coma Scale (GCS) dan skore resiko decubitus skala norton, hasil studi kasus menunjukan bahwa ada peningkatan perfusi cerebral setelah penerapan intervensi FAST dan tidak terjadi decubitus pada pasien stroke. Kesimpulannya adalah  Intervensi FAST dapat meningkatkan perfusi serebral dan perawatan tirah baring dapat mencegah terjadinya decubitus pada pasien stroke.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKAMBUHAN PASIEN ASMA BRONKHIAL USIA DEWASA MUDA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DEPATI HAMZAH KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2024 Wiwin, Wiwin; Kusumajaya, Hendra; Meilando, Rizky
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42408

Abstract

Penyakit asma bronkhial merupakan penyakit genetik yang tidak menular terjadi pada saluran pernapasan akibat reaksi inflamasi kronik yang dapat menyebabkan penyempitan, hiperresponsivitas, dengan gejala seperti sesak napas, mengi, dan batuk dan gejala umumnya terjadi pada malam hari atau dini hari. Jika asma tidak dapat dikontrol bisa menyebabkan kematian. Asma tidak dapat sembuh sempurna hanya bisa menghilangkan gejalanya saja. Kekambuhan asma bronkhial ini disebabkan oleh banyaknya faktor seperti pengetahuan, sikap mengontrol kekambuhan asma bronkhial, dan perilaku mengontrol kekambuhan asma bronkhial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan pada pasien asma bronkhial usia dewasa muda di RSUD Depati Hamzah Kota pangkalpinang Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan suatu kuesioner pada 87 pasien asma bronkhial di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang pada tanggal 3 november - 17 november 2024. Data yang dikumpulkan kemudian di analisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat adanya hubungan antara faktor pengetahuan (p-value= 0,000), sikap (p-value= 0,009), perilaku (p-value= 0,000) dengan kekambuhan pada pasien asma bronkhial di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang Tahun 2024. Diharapkan bagi institusi pelayanan Kesehatan dapat memberikan pengawasan ketat untuk memastikan pasien meminum obat sesuai jadwal.
STANDARDISASI PARAMETER SPESIFIK DAN NON SPESIFIK EKSTRAK ETANOL ANGGUR LAUT (CAULERPA LENTILLIFERA) Indriani, Zulfia Ika; Hidayati, Agriana Rosmalina; Mukhlishah, Neneng Rachmalia Izzatul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42413

Abstract

Anggur laut (Caulerpa lentillifera) banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan makanan dan secara empiris digunakan untuk pengobatan diabetes. C. lentillifera memiliki kandungan metabolit sekunder dan berbagai kandungan nutrisi serta aktivitas farmakologi yang meliputi antioksidan, antipiretik, antikanker, antiinflamasi, antikoagulan, dan antidiabetes sehingga dapat dikembangkan menjadi bahan baku obat herbal terstandar (OHT). Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan standardisasi untuk memenuhi persyaratan sebagai bahan baku terstandar untuk OHT. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai standar parameter spesifik dan non spesifik ekstrak etanol anggur laut. Penentuan nilai tersebut dilakukan berdasarkan pemeriksaan uji parameter spesifik dan non spesifik. Hasil uji parameter spesifik pada uji organoleptis diperoleh ekstrak berbentuk kental; berwarna hijau tua pekat; bau khas laut dan memiliki rasa asin. Ekstrak mengandung flavonoid, fenolik, saponin, dan tanin. Kandungan senyawa larut air sebesar 19,27% dan senyawa larut etanol 8,54%. Sedangkan hasil uji parameter non spesifik pada penetapan susut pengeringan sebesar 9,20%, kadar air 10,84%, susut pengeringan sebesar 9,20%, bobot jenis sebesar 1,02 g/mL dan sisa pelarut sebesar 0,80%. Pada pemeriksaan kadar abu total diperoleh sebesar 39,54%; kadar abu larut air 38,04%; kadar abu tidak larut asam 3,68%; kadar logam Pb <0,001 ppm; kadar logam Hg <0,001 ppb. Nilai ALT sebesar 1,5x 102 dan nilai AKK sebesar 3,46 x102. Berdasarkan hasil data parameter spesifik dan non spesifik ekstrak etanol anggur laut sudah memenuhi syarat standar secara umum sehingga data tersebut dapat dijadikan acuan penelitian selanjutnya untuk pengembangan OHT.
PENGARUH EDUKASI GIZI, INISIASI MENYUSU DINI (IMD) SERTA BUDAYA TERHADAP PENGHENTIAN PEMBERIAN HANYA ASI PADA BAYI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Hamisah, Irma; Aramico, Basri; Rahayu, Dian; Ramadhana, Phossy Vionica
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42427

Abstract

Pemberian ASI eksklusif di Indonesia mengalami penurunan selama 10 tahun terakhir. Provinsi Aceh khususnya di Kabupaten Aceh Tengah sebagian besar ibu tidak memberikan ASI eksklusif. Hal tersebut dikarenakan banyak ibu yang mengehentikan pemberian ASI dan mencampurkan tambahan lain selain ASI. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi, Inisiasi Menyusu Dini (IMD) serta budaya terhadap penghentian pemberian hanya ASI. Penelitian yang dilakukan menggunakan design penelitian menggunakan pre-experimental design type one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan purposive sampling sebesar 80 wanita hamil >28 minggu. Analisis data menggunakan uji dependen t-test. Pelaksanaan intervensi dilakukan menggunakan edukasi gizi dengan melibatkan suami, keluarga, ustadz, serta petugas kesehatan melalui video. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan antara pengetahuan (p=0.010), sikap (p=0.001), dan perilaku (p=0.004) dalam penghentian pemberian hanya ASIdan tidak terdapat perbedaan kepercayaan pada budaya dena (p=0.160) dalam penghentian pemberian hanya ASI. Edukasi gizi berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, perilaku dan kepercayaan pada dena ibu dalam pengentian pemberian hanya ASI. Kesimpulan penelitian didapatkan intervensi edukasi gizi secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam penghentian pemberian hanya ASI. Selain itu, intervensi edukasi gizi yang diberikan menghasilkan perbedaan terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam pengehentian pemberian hanya ASI setelah dilakukan pretest dengan posttest.
ANALISIS DESKRIPTIF PENGETAHUAN DAN MINAT DONOR DARAH PADA MASYARAKAT KELURAHAN TAMPARANG KEKE Nur, A. Arviani Desianti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42429

Abstract

Ketersediaan darah untuk transfusi masih menjadi tantangan di Indonesia, dengan defisit sekitar 500 ribu kantong per tahun. Salah satu faktor memengaruhi ketersediaan darah yakni tingkat pengetahuan serta minat masyarakat dalam mendonorkan darah. Penelitian ini bertujuan agar menganalisis tingkat pengetahuan serta minat masyarakat di Kelurahan Tamparang Keke terhadap donor darah. Penelitian ini memakai desain deskriptif kuantitatif dengan populasi semua masyarakat Kelurahan Tamparang Keke. Sampel diambil secara random sebanyak 96 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang telah diuji reliabilitas dan validitasnya, serta dilengkapi wawancara serta observasi. Analisis data dilakukan memakai statistik deskriptif dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 70% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai donor darah, 14% cukup, dan 16% kurang. Sementara itu, sebanyak 72% responden memiliki minat tinggi untuk mendonorkan darah, 19% sedang, dan 9% rendah. Hasil ini menunjukkan tingkat pengetahuan serta minat donor darah masyarakat Kelurahan Tamparang Keke memiliki pengetahuan yang baik dan minat tinggi terhadap kegiatan donor darah. Kesimpulan penelitian ini menyatakan jika makin tinggi tingkat pengetahuan seseorang tentang donor darah, semakin tinggi pula minatnya untuk berdonor. Namun, masih terdapat kendala seperti ketakutan, mitos, dan keterbatasan informasi yang mempengaruhi minat masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang lebih intensif serta kemudahan akses layanan donor darah agar partisipasi masyarakat meningkat.