cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISIS KOVARIANS PADA PERSENTASE PENDUDUK MEMILIKI KELUHAN KESEHATAN DENGAN MEMPERHATIKAN ANGKA MEROKOK PENDUDUK UMUR ≥ 15 TAHUN Halimi Putra, Muhammad Mario
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45747

Abstract

Keluhan kesehatan seringkali dialami oleh masyarakat Indonesia dengan berbagai gejala penyakit. Salah satu keluhan kesehatan yaitu asma tentu dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah perilaku masyarakat yang merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan dari persentase penduduk yang mengalami keluhan kesehatan pada tiga provinsi pilihan yaitu Provinsi Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Barat dengan mempertimbangkan aspek perilaku merokok pada penduduk usia 15 tahun ke atas pada selang waktu tahun 2015 hingga 2023. Metode penelitian kuantitatif dengan non reaktif yang menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data kumulatif Badan Pusat Statistik (BPS) dengan menggunakan analisis kovarians. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling yang menggunakan total populasi sebagai sampelnya yaitu seluruh penduduk pada tiga provinsi tersebut. Hasil deskriptif diperoleh bahwa tren rata-rata persentase penduduk merokok umur ≥ 15 tahun dan persentase penduduk memiliki keluhan kesehatan pada ketiga provinsi pilihan mengalami kenaikan di setiap tahunnya dari tahun 2015 sampai 2023. Hasil analisis kovarians dari variabel keluhan kesehatan di tiga provinsi tersebut dengan melihat variabel penduduk merokok, diperoleh hasil nilai p-value menunjukkan 0,00 < 0,05 yang berarti hipotesis awal ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rerata antara ketiga provinsi pilihan berdasarkan angka persentase penduduk yang mempunyai keluhan kesehatan dengan mengontrol dari angka persentase penduduk usia 15 tahun ke atas yang merokok.
UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK ANALGESIK DAUN PALIASA (KLEINHOVIA HOSPITA L.) TERHADAP MENCIT PUTIH (MUS MUSCULUS) Salim, Fathiyah; Budiyanto, Angga Bayu; Astuti, Ratih Arum
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45754

Abstract

Nyeri adalah kondisi terhadap tubuh akibat adanya kerusakan jaringan yang menimbulkan peradangan bahkan menyebabkan kerusakan kronik yang dapat memicu kerusakan pada organ tubuh manusia, sehingga dapat dikatakan bahwa nyeri merupakan suatu respon penanda bahwa terjadi kerusakan jaringan pada tubuh manusia. Analgesik merupakan obat yang dapat menekan/menghilangkan rasa sakit yang diesebabkan oleh berbagai rangsangan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgesik dari ekstrak etanol daun paliasa dengan menggunakan metode tail flick. Serbuk simplisia daun paliasa diekstraksi menggunakan pelarut etanol dengan cara maserasi. Hewan uji yang digunakan pada penelitian ini adalah mencit putih sebanyak 25 ekor yang kemudian dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok KP (Ibuprofen), kelompok KN (Na CMC), kelompok ekstrak etanol daun paliasa KD1 125 mg/KgBB, KD2 250 mg/KgBB dan kelompok KD3 500 mg/KgBB. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dengan uji ANOVA, dan uji paired samples test selanjutnya digunakan uji LSD untuk mengetahui perbedaan setiap kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun paliasa (K. hospita L.) pada kelompok KD1 125 mg/KgBB, KD2 250 mg/KgBB, dan KD3 500 mg/KgBB memiliki aktivitas analgesik yang mengalami perbedaan makna. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah ekstrak daun paliasa (K. hospita L.) pada KD1 125 mg/KgBB, KD2 250 mg/KgBB dan KD3 500 mg/KgBB memiliki aktivitas analgesik tetapi tidak lebih baik daripada KP (Ibuprofen).
GAMBARAN PERILAKU JAJAN ANAK KELAS IV DAN V DI SDN 03 SERANG KECAMATAN KARANGREJA KABUPATEN PURBALINGGA Atikatunnisa, Atikatunnisa; Cahyaningrum, Etika Dewi; Murniati, Murniati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45758

Abstract

Anak sekolah menurut definisi World Health Organization (WHO) yaitu golongan anak yang berusia antara 7–15 tahun, untuk di Indonesia lazimnya anak yang berusia 7–12 tahun. Perilaku anak sekolah dalam memilih jajanan yang sehat dan bergizi perlu mendapat perhatian dari berbagai elemen. Permasalahan saat ini banyak jajanan yang dijual di lingkungan sekolah, erat kaitannya dengan penggunaan bahan tambahan makanan (BTM) pada produknya. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel sejumlah 52 responden diambil dengan teknik total sampling. Data diambil dengan membagikan lembar kuesioner yang berisi pertanyaan. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden sudah berperilaku jajan baik (88,5%), dan bahkan sangat baik (7,7%), namun masih ada (3,8%) responden yang perilaku jajannya tergolong buruk. Kesimpulan dalam penelitian ini subjek penelitian pada anak kelas IV dan V di SDN 03 Serang berdasarkan jenis kelamin, sebagian besar adalah laki – laki sebanyak (53.8%) dan sebagian besar responden sudah berperilaku jajan baik (88,5%).
PENGARUH GAS INHALASI SEVOFLURANE TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN GENERAL ANESTHESIA Putri Utami, Nur Rochma; AL-ZAHRI, DESI PERMATA; GIATAMAH, ZUHRAH; AGUS, HENDRY; ANWAR, LA ODE MUHAMMAD
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45765

Abstract

Pendahuluan : Anestesi inhalasi merupakan agen farmakologis berupa gas atau cairan volatil yang diberikan melalui pernapasan pasien. Sevoflurane merupakan salah satu jenis agen anestesi inhalasi. Sevoflurane merupakan eter terhalogenasi yang memfasilitasi induksi dan pemeliharaan yang lebih cepat dibandingkan dengan anestesi inhalasi lainnya. Sevoflurane memperlihatkan stabilitas yang cukup baik dan tidak menyebabkan aritmia selama perawatan anestesi. Dampaknya terhadap resistensi vaskular dan curah jantung bersifat moderat, sehingga hanya menyebabkan penurunan tekanan darah yang dapat diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak anestesi inhalasi sevoflurane terhadap kondisi hemodinamik pasien yang menjalani anestesi umum di RSUD Kabupaten Bogor. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain pra-eksperimen, khususnya format one-group pretest-posttest. Penelitian ini melibatkan 21 responden sebagai sampel. Lembar observasi yang digunakan adalah lembar observasi intra-anestesi yang diperoleh dari RSUD Kabupaten Bogor. Hasil : Hasil penelitian memperlihatkan jika pengaruh gas inhalasi sevoflurane terhadap status hemodinamik paling banyak pada responden yang mengalami perubahan status hemodinamik pada TD sistolik dimenit ke- 15, TD diastolik pada menit ke-5, MAP pada menit ke-5 dan Nadi pada menit ke-15. Kesimpulan : ada pengaruh gas inalasi sevoflurane terhadap status hemodinamik pada TD sistolik menit ke-15, TD diastolik pada menit ke-5, MAP pada menit ke-5 dan Nadi pada menit ke-15.
STUDI KASUS KOMBINASI MINUMAN KACANG HIJAU DAN MADU UNTUK MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) PADA IBU HAMIL ANEMIA DI PUSKESMAS MANDIRAJA 2 Ni'mah, Khoirun; Rini, Susilo; Dewi, Feti Kumala
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45766

Abstract

Dampak dari anemia  kehamilan akan beresiko pada  perkembangan janin dan  terjadinya  komplikasi pada  kehamilan,  persalinan,  nifas  sehingga menyebabkan  kematian.  Pemerintah  mewajibkan  seluruh ibu  hamil mengkonsumsi  tablet Fe namun  anemia  masih  belum  teratasi. Salah satu upaya dalam mencegah anemia pada ibu hamil selain tablet tambah darah yaitu konsumsi minuman kombinasi kacang hijau dan madu dengan kandungan kalsium, fosfor, zat besi, natrium, dan kalium. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus meliputi pengumpulan data ibu hamil yang mengalami anemia. Subjek penelitian ini adalah 5 ibu hamil dengan keluhan pusing, mudah lelah, lemas, dan kadar Hb rendah. Penelitian dilakukan pada tanggal 2-28 Desember 2024 di Puskesmas Mandiraja 2 dan rumah responden. Alat ukur yang digunakan adalah Easy Touch GCHb. Hasil studi data subjektif dan objektif menunjukkan mayoritas ibu hamil anemia sering merasa pusing dan mengantuk. Semua responden makan 3-4 kali sehari, cukup minum, dan menjaga kebersihan. Waktu istirahat mereka rata-rata 8 jam per hari. Sebagian besar responden tampak pucat, dengan pemeriksaan hemoglobin 60% anemia sedang (9.00 gr/dL) dan 40% anemia ringan (10.02 gr/dL). Rata-rata responden rentang usia >35 tahun sebanyak (60%), Sebagian besar paritas responden multipara (60%), dan tingkat pendidikan sebagian besar adalah SMP (80%). Setelah 7 hari mengkonsumsi kombinasi minuman kacang hijau dan madu 250 ml di pagi dan sore hari, kadar hemoglobin responden rata-rata meningkat 1.6 gr/dL dari 10.1 gr/dL menjadi 11.7 gr/dL. Kesimpulannya ada pengaruh perbedaan jumlah kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan kombinasi minuman kacang hijau dan madu dengan peningkatan 1.6 gr/dL.
EFEKTIFIKASI TERAPI HIPNOSIS LIMA JARI PADA PENURUNAN ANSIETAS PASIEN HIPERTENSI PADA KELUARGA BINAAN DI DESA SINABUN Sudewa, I Ketut Ari; Rismayanti, I Dewa Ayu; Astriani, Ni Made Dwi Yunica
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45771

Abstract

Semakin bertambahnya usia, maka risiko terkena penyakit kardiovaskular juga akan semakin meningkat. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang menjadi masalah kesehatan utama pada seseorang. Pada usia 40 tahun ke atas jantung akan bekerja lebih ekstra dalam memompa darah hal ini dikarenakan pembuluh darah dalam tubuh menjadi mengeras dan sedikit kaku. Penelitian studi kasus dibatasi oleh waktu dan tempat, dan kasus yang diteliti adalah kejadian, kegiatan atau individu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kasus kelolaan pada pasien hipertensi dengan intervensi hipnosis lima jari terhadap penurunan ansietas. Berdasarkan hasil pengukuran bahwa terdapat penurunan skala cemas 11 poin dari skor 26 menjadi 15 yang dirasakan oleh klien ansietas setelah diberikan intervensi hipnosis lima jari. Hasil intervensi yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat ansietas yang dirasakan sebelum dan sesudah dilakukan pemberian intervensi hipnosis 5 jari. Hipnosis 5 jari, terbukti efektif dalam menurunkan skala ansietas yang dirasakan oleh klien, yakni dengan menurunnya skor HRS-A setelah dilakukan intervensi.
UNDERSTANDING POST-TRAUMATIC GROWTH: THE ROLE OF BODY IMAGE, SELF-ESTEEM, AND QUALITY OF LIFE AMONG LOWER LIMB AMPUTEE PATIENTS Rauf, Hassan; Hassan, Naima; Gul, Maham
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45773

Abstract

Studi ini menyelidiki faktor-faktor psikologis yang terkait dengan pertumbuhan pascatrauma (PTG) pada orang-orang yang telah diamputasi anggota tubuh bagian bawah di Pakistan, dengan memberikan perhatian khusus pada citra tubuh, harga diri, dan kualitas hidup (QOL). Desain cross-sectional digunakan untuk merekrut 101 orang dari rumah sakit rehabilitasi di Islamabad dan Rawalpindi. Instrumen pengujian adalah Post-Traumatic Growth Inventory (PTGI), Amputee Body Image Scale (ABIS), Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dan SF-36 Health Survey. Dengan menerapkan analisis statistik, SPSS menemukan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara ketidakpuasan citra tubuh dan PTG (r = -0,47, p < 0,01) dan citra tubuh ditemukan sebagai satu-satunya prediktor signifikan dalam model (R² = 0,265, p < 0,01). Studi ini menemukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara harga diri dan domain QOL dan PTG. Peserta laki-laki menunjukkan peningkatan yang lebih besar setelah trauma dan lebih sedikit ketidakpuasan dengan citra tubuh mereka yang menunjukkan bagaimana peran gender memengaruhi individu di Pakistan. Ditunjukkan bahwa memperhatikan citra tubuh adalah yang paling penting untuk pemulihan psikologis setelah amputasi dan dapat menghasilkan peningkatan yang lebih besar dalam PTG. Karena temuan ini, disarankan untuk menambahkan terapi psikologis yang menghargai budaya dan membantu orang mengatasi citra tubuh, setelah amputasi. Bekerja untuk membangun kembali identitas dan interaksi sosial dapat membantu orang-orang dari populasi ini mendapatkan manfaat yang lebih baik dari PTG mereka.  
PENGARUH ART DRAWING THERAPY TERHADAP PENGONTROLAN HALUSINASI PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH dr. SAMSI JACOBALIS PROVINSI BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 Febrianti, Natasya Dwi; Anggraini, Rima Berti; Lestari, Indri Puji
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45774

Abstract

Halusinasi merupakan gangguan persepsi yang membuat seseorang mendengar, merasa, mencium aroma dan melihat sesuatu yang kenyataannya tidak ada ataupun ketidakmampuan untuk membedakan antara rangsangan internal (pikiran) dan rangsangan eksternal menghasilkan halusinasi (dunia luar). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui adanya pengaruh art drawing therapy terhadap pengontrolan halusinasi pasien skizofrenia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain pre-eksperimental dan uji T-test dengan hasil berupa univariat dan bivariat. Dengan menggunakan teknik purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah pasien skizofrenia dengan halusinasi di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Bangka Belitung. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 19 orang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa skoring halusinasi sebelum diberikan art drawing therapy rata-rata 10,32 sedangkan setelah diberikan art drawing therapy rata-rata 4,42. Kemudian berdasarkan uji statistik menunjukkan nilai p-value yaitu 0,007 (p-value<0,05) yang berarti terdapat perbedaan nilai rata-rata skoring halusinasi sebelum dan sesudah pemberian art drawing therapy terhadap mengontrol halusinasi pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Bangka Belitung Tahun 2024. Saran dari peneliti adalah dapat menjadi acuan untuk rumah sakit jiwa mengambil kebijakan tentang penerapan pemenuhan kebutuhan terapi seni yaitu art drawing therapy untuk pasien skizofrenia dalam mengalihkan halusinasi.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA PNEUMONIA PADA BALITA DI PUSKESMAS WONOSARI KABUPATEN BONDOWOSO : submit laili, Anisa nur; Munir, Zainal; Sholehah, Baitus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45782

Abstract

Pneumonia dapat disebut penyakit infeksi saluran pernafasan yang menyerang  paru-paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pneumonia pada balita. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel 93 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan kuesioner. Analisa data  menggunakan regresi logistic. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Wonosari Kabupaten Bondowoso pada bulan maret 2024. Ada hubungan  ASI eksklusif dengan terjadinya pneumonia dengan P Value 0,000, ada hubungan status gizi dengan terjadinya pneumonia dengan P Value 0,000, ada hubungan imunisasi dengan terjadinya pneumonia dengan P Value 0,00, ada hubungan status anggota keluarga merokok dengan terjadinya pneumonia dengan P Value 0,000. Hasil uji multivaroat ASI eksklusif dengan nilai sig 0,000 < 0,05, status gizi dengan nilai sig 0,000 < 0,05 imunisasi dengan nilai sig 0,003 < 0,05, dan status anggota keluarga merokok dengan nilai sig 0,001 < 0,05. Sedangkan untuk menentukan variabel paling dominan dengan yaitu nilai sig < 0,05 dan nilai Exp (B) yang paling besar. Terdapat 4 variabel yang berpengaruh dan status gizi merupakan faktor paling dominan terhadap terjadinya pneumonia pada balita.
HUBUNGAN BEBAN, MOTIVASI KELUARGA DENGAN PELAKSANAAN FUNGSI PERAWATAN KESEHATAN PADA KELUARGA (ODGJ) BUKITTINGGI TAHUN 2025 Yunere, Falerisiska; Maidaliza, Maidaliza; Putri, Anisa Pratama
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45784

Abstract

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) adalah orang yang mengalami gangguan dalam pikiran, perilaku dan perasaan yang termanisfestasi dalam bentuk perubahan perilaku yang bermakna,  serta dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai manusia. Orang yang paling merasakan dampak dengan adanya pasien gangguan jiwa adalah keluarga, karena keluarga merupakan orang yang tinggal dan merawat pasien. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Beban Dan Motivasi Keluarga Dengan Pelaksanaan Fungsi Perawatan Kesehatan Pada Keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Di Kota Bukittinggi Tahun 2025. Metode Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah keluarga yang merawat ODGJ di kota Bukittinggi dengan jumlah 74 orang dengan teknik pengambilan sampel simpel random sampling. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis. Hasil pada uji statistik didapatkan p value 0,034 (p< 0,05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan beban dengan pelaksanaan fungsi perawatan pada keluarga ODGJ di kota Bukittinggi tahun 2025. p value 0,000 (p< 0,05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan motivasi dengan pelaksanaan fungsi perawatan pada keluarga ODGJ dikota Bukittinggi tahun 2025. Kesimpulan dalam penelitian ini diharapkan responden lebih meningkatkan pengetahuan serta motivasi yang tinggi dalam merawat ODGJ supaya keluarga tidak merasakan beban selama merawat.