cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISIS FAKTOR ATP (ABILITY TO PAY) DAN WTP (WILLINGNESS TO PAY) DALAM MEMBAYAR IURAN BPJS MANDIRI DI RSP IBNU SINA MAKASSAR Sudirman, Farah Zhafirah; Amelia, A. Rizki; Abbas, Hasriwiani Habo; Yusriani, Yusriani; Ikhtiar, Muhammad; Muchlis, Nurmiati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49203

Abstract

Program BPJS Kesehatan merupakan bagian dari sistem Jaminan Kesehatan Nasional yang bertujuan memberikan akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia. Namun demikian, tingkat partisipasi peserta mandiri (Pekerja Bukan Penerima Upah) dalam membayar iuran masih tergolong rendah, yang diduga dipengaruhi oleh kemampuan dan kemauan peserta dalam memenuhi kewajiban finansial tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP) dalam membayar iuran BPJS Kesehatan peserta mandiri di RSP Ibnu Sina. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif, untuk mengetahui faktor ATP dan WTP peserta BPJS Mandiri dalam membayar iuran di RSP Ibnu Sina berdasarkan tingkat pendapatan, tabungan kesehatan, jumlah anggota keluarga, tingkat pengetahuan, tingkat kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendapatan memiliki pengaruh signifikan terhadap ATP, di mana peserta dengan pendapatan tinggi mayoritas mampu membayar iuran, sedangkan peserta berpendapatan rendah lebih banyak yang tidak mampu membayar. Tabungan kesehatan berasosiasi positif dengan ATP, di mana kepemilikan tabungan yang memadai meningkatkan ATP. Jumlah anggota keluarga memengaruhi ATP, di mana keluarga dengan jumlah anggota kecil cenderung memiliki kemampuan membayar lebih baik dibandingkan keluarga besar. Tingkat pengetahuan BPJS Kesehatan berpengaruh terhadap WTP, di mana pengetahuan yang baik mendorong kesediaan membayar. Kepuasan terhadap pelayanan juga memengaruhi WTP, dengan peserta yang merasa puas menunjukkan tingkat WTP yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor ekonomi dan persepsi terhadap program BPJS merupakan determinan penting dalam keberlanjutan pembayaran iuran BPJS Mandiri. Kata Kunci: Ability to Pay, Willingness to Pay, BPJS Mandiri, Faktor Sosioekonomi, Kepuasan Peserta
PENGARUH EDUKASI DISCHARGE PLANNING TERHADAP KESIAPAN PULANG PASIEN ULKUS DIABETIKUM DI RUMAH SAKIT MEURAXA Salsabila, Miska; Riza, Saiful; Mulfiyanda, Riyan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49204

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi serius yang sering dialami oleh pasien diabetes mellitus. Edukasi yang efektif mengenai discharge planning dapat membantu pasien memahami kondisi kesehatan mereka, pengobatan yang harus dilanjutkan, serta langkah-langkah pencegahan yang perlu diambil untuk mencegah kekambuhan ulkus. Namun, masih banyak pasien yang kurang siap untuk pulang, yang dapat berkontribusi pada tingginya angka readmisi dan komplikasi.. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi discharge planning terhadap kesiapan pulang pasien Ulkus Diabetikum di Rumah Sakit Meuraxa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental. Sampel sebanyak 30 pasien ulkus diabetikum terdiri dari 15 kelompok kontrol dan 15 kelompok intervensi yang menjalani edukasi discharge planning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan sebelum dan sesudah diberikan discharge planning kelompok kontrol terhadap kesiapan pulang pasien ulkus diabetikum (p value 0.044). Ada perbedaan sebelum dan sesudah diberikan discharge planning kelompok intervensi terhadap kesiapan pulang pasien ulkus diabetikum (p value 0.000). Ada perbedaan kelompok kontrol dan kelompok intervensi setelah diberikan discharge planning terhadap kesiapan pulang pasien ulkus diabetikum (p value 0.022). Disimpulkan bahwa edukasi discharge planning dalam meningkatkan kesiapan pulang pasien ulkus diabetikum lebih efektif pada kelompok intervensi yaitu pemberian edukasi oleh peneliti.
ANALISIS Quality Control PEMERIKSAAN UREUM DAN KREATININ METODE Six Sigma DI LABORATORIUM RS BHAYANGKARA POLDA DIY PERIODE JULI-SEPTEMBER 2024 Aini, Nehlam Nur; Widyantara, Aji Bagus; Anwar, Chairil
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49210

Abstract

Peneliatian ini bertujuan untuk mengetahui nilai dari hasil Quality Control pada pemeriksaan ureum dan kreatinin menggunakan metode Six Sigma di laboratorium RS Bhayangkara Polda DIY. Dengan menggunakan strategi cross-sectional, penelitian ini memberikan hasil analitis deskriptif. Populasi penelitian ini adalah hasil pemeriksaan kendali mutu ureum dan kreatinin yang dilakukan pada tahun 2024 di laboratorium Rumah Sakit Bhayangkara oleh Kepolisian Daerah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari pemeriksaan kendali mutu ureum dan kreatinin pada bulan Juli, Agustus, dan September, dengan data dianalisis menggunakan Microsoft Excel. Temuan studi ini menunjukkan bahwa nilai CV% (Presisi) yang didapat pada pemantapan mutu internal pemeriksaan ureum pada menjabarkan Juli- September yaitu 4,65%, 3,98%, 3,08% dengan rata-rata 2,65% dan pemeriksaan kreatinin pada bulan Juli- September yaitu 5,43%, 6,36%, 2,75% dengan rata-rata 4,85%. Nilai bias% (Akurasi) yang didapat pada pemantapan mutu eksternal siklus dua pada pemeriksaan ureum yaitu -0,65% dan pada pemeriksaan kreatinin yaitu -3,31%. Nilai Six Sigma yang didapatkan untuk pemeriksaan ureum sebesar 3,64 dan untuk pemeriksaan Kreatinin sebesar 3,78. Berdasarkan pada hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan nilai Presisi maksimum (CV%) untuk pemeriksaan ureum adalah ±8% dan pemeriksaan kreatinin ±6% dan nilai akurasi pemerikssan ureum ±9% dan pemeriksaan kreatinin ±15% , dan nilai Six Sigma berada pada nilai 3 dengan kualitas baik yang berarti hasil pemeriksaan yang dikeluarkan valid dan dapat dipertanggung jawabkan.
EFEKTIVITAS EMO-DEMO PEMBUATAN GUMMY BUAH NAGA DAN IKAN LEMURU TERHADAP PENGETAHUAN GIZI DI IBU PKK DESA WRINGINPITU Caressa, Dea Amanda; Rajab, Alfian Abdul; Amanda, Efina; Murdani, Agus Putra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49212

Abstract

Gizi kurang adalah masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia, yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Menurut SSGI 2023, prevalensi stunting pada balita mencapai 21,5%, sehingga memerlukan penanganan serius. Salah satu penyebab utama gizi kurang adalah kekurangan asupan gizi selama periode 1000 hari pertama kehidupan. Pengetahuan gizi menjadi faktor kunci dalam pemenuhan kebutuhan gizi pada masa tersebut, sehingga diperlukan intervensi edukatif, salah satunya melalui metode emo-demo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan ibu mengenai cara membuat gummy berbahan dasar buah naga dan ikan lemuru sebagai alternatif edukasi gizi, dengan menggunakan pendekatan Emo-Demo yang dievaluasi melalui pretest dan posttest. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pre-Test Post-Test. Kegiatan dilakukan pada hari Rabu, 14 Mei 2025, di Aula Balai Desa Wringinpitu. Seluruh populasi yang terdiri dari 43 orang ibu dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Untuk menganalisis perubahan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, digunakan uji Wilcoxon. Selain itu, analisis N-Gain dilakukan untuk menilai seberapa efektif metode emo-demo dalam meningkatkan pengetahuan peserta. Pengetahuan ibu-ibu anggota PKK di Desa Wringinpitu meningkat setelah diberikan edukasi melalui metode emo-demo. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest dengan nilai signifikansi 0,018. Sementara itu, perhitungan N-Gain menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan termasuk dalam kategori sedang. Metode emo-demo terbukti cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai pembuatan gummy dari ikan lemuru dan buah naga sebagai bagian dari edukasi gizi.
EVALUASI PROGRAM HIPERTENSI DI PUSKESMAS TAPAKTUAN TAHUN 2022 – 2024 Atira, Dhia; Komaria, Mena; Ulfah, Aulia; Baharuddin, Dharina; Ichwansyah , Fahmi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49214

Abstract

Hipertensi menjadi penyakit dengan jumlah kasus tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Tapaktuan selama tiga tahun terakhir, dengan tren kasus yang fluktuatif namun tetap tinggi. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas pelaksanaan program pengendalian hipertensi menggunakan pendekatan deskriptif dan metode campuran kuantitatif serta kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, serta telaah dokumen program. Hasil menunjukkan bahwa cakupan layanan melebihi 95% tiap tahun, didukung oleh tenaga kesehatan dan kader yang aktif, serta kegiatan edukasi yang berjalan secara rutin. Program ini berkontribusi terhadap penurunan tekanan darah pasien dan perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sehat. Kendala utama yang dihadapi adalah keterlambatan distribusi obat dari dinas dan keterbatasan dana untuk pengadaan mandiri. Secara keseluruhan, program dinilai efektif dalam menekan angka kasus hipertensi dan meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan. Untuk meningkatkan keberlanjutan program, disarankan adanya penguatan sistem logistik obat, penyediaan stok cadangan di Puskesmas, serta peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan yang merata di seluruh desa
RELATIONSHIP BETWEEN THE STUDENT’S LEVEL OF KNOWLEDGE AND THEIR ATTITUDES TO AVOID RISK FACTORS IN COLORECTAL CANCER AT THE FACULTY OF MEDICINE, PELITA HARAPAN UNIVERSITY Marisca, Stephanie; Silaen, Ivan Boyke Rahmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49220

Abstract

Kanker kolorektal (KKR) merupakan kanker dengan angka mortalitas dan insidensi yang tinggi. Kanker kolorektal awalnya sering terjadi pada individu usia paruh baya dan lebih tua, tetapi mulai lebih sering terjadi pada individu muda. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan kesadaran populasi muda mengenai kanker kolorektal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan faktor risiko pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan. Untuk mengeksplorasi hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan faktor risiko kanker kolorektal pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Kuesioner disebarkan kepada 162 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan. Data primer dikompilasi melalui Microsoft Excel dan dianalisis dengan SPSS Statistik menggunakan metode Chi Square dan Continuity Correction. Di antara 162 responden yang diteliti, 29 (17,9%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang KKR dan 122 (75,3%) memiliki sikap yang baik dalam menghindari faktor risiko KKR. Hubungan antara tingkat pengetahuan tentang KKR dan sikap menghindari faktor risiko pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan ditemukan tidak signifikan dengan nilai p=0,206 pada uji Koreksi Kontinuitas (IK 95% = 0,755-7,128). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang KKR dan sikap menghindari faktor risiko pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan.
PERAN BRAND AWARENESS DALAM MENENTUKAN KEPUTUSAN PASIEN MEMILIH LAYANAN RAWAT INAP KANDUNGAN DAN KEBIDANAN DI RUMAH SAKIT ADI HUSADA KAPASARI SURABAYA Herdiana, Putri; Wijaya, Hermanto; Kurniawan, Afif
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49221

Abstract

Persaingan antar rumah sakit semakin tinggi seiring bertambahnya fasilitas kesehatan di Indonesia, khususnya rumah sakit swasta. Salah satu strategi penting yang dapat mempengaruhi keputusan pasien adalah brand awareness. Dalam situasi ini, rumah sakit dituntut tidak hanya memberikan layanan bermutu, tetapi membangun kesadaran merek yang kuat agar dapat dikenal dan dipilih oleh masyarakat.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand awareness terhadap keputusan penggunaan layanan rawat inap kandungan dan kebidanan di Rumah Sakit Adi Husada Kapasari Surabaya. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 50 responden rawat jalan klinik spesialis obgyn yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan dengan uji regresi logistic. Penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh indikator brand awareness yaitu unware of brand, brand recognition, brand recall, dan top of mind berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan layanan rawat inap kandungan dan kebidanan di Rumah Sakit Adi Husada Kapasari (p-value=0,000). Hasil regresi logistic menunjukkan bahwa setiap peningkatan 1 poin pada masing-masing indikator meningkatkan peluang sebesar 32,9%-38%. Brand Awareness memiliki peranan penting dalam mempengaruhi keputusan pasien untuk menggunakan layanan rawat inap kandungan dan kebidanan. Rumah sakit dengan tingkat pengenalan merek yang tinggi, mudah diingat dan menjadi pilihan utama dalam benak masyarakat cenderung lebih dipilih oleh pasien. Hasil ini menekankan pentingnya strategi pembangunan merek dalam pelayanan kesehatan, khusunya layanan yang menyentuh aspek emosional seoerti perawatan ibu dan bayi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GERUNGGANG TAHUN 2025 Rifqah, Qaniah Adistha; Ardiansyah, Ardiansyah; Arjuna, Arjuna
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49227

Abstract

Diare merupakan penyakit buang air besar encer atau cair sebanyak 3 kali atau lebih per hari dan masih menjadi masalah kesehatan kesehatan pada balita di negara berkembang termasuk Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan diare pada balita di wilayah kerja puskesmas gerunggang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif memakai desain cross sectional dan uji chi square. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak balita sebanyak 251 Pada bulan Januari sampai Juni 2025 yang berkunjung ke Puskesmas Gerunggang, dalam penelitian ini 80 ibu yang memiliki anak Balita yang dijadikan sampel dengan metode penarikan sampel secara purpossive sampling. Berdasarkan hasil penelitian pengetahuan (p-value = 0,032 <α ), sikap (p=0,001 <α), sumber air bersih (p-value = 0,012< α), penggunaan jamban (p-value = 0,008< α), hal ini menunjukkan terdapat hubungan antara setiap variabel dependen dengan variabel independen Pencegahan Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gerunggang tahun 2025. Saran dari penelitian ini adalah agar ibu yang mempunyai balita yang mengalami diare mencari informasi untuk menambah pengetahun tentang faktor-faktor yang berhubungan pada pencegahan diare pada balita dan penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan dalam proses pencegahan diare pada balita diwilayah kerja puskesmas gerunggang.
PENGARUH PEMBERDAYAAN APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DALAM BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI Abuhasan, Muhammad Thaib; Idris, Fairus Prihatin; Ahri, Reza Aril
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49229

Abstract

Kinerja pegawai sangat dipengaruhi oleh kualitas SDM dan budaya kerja. Di Puskesmas Kabupaten Halmahera Barat, masih ditemukan masalah kedisiplinan dan rendahnya pemahaman tugas, yang berdampak pada kinerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberdayaan ASN berbasis dimensi SACE (Skill, Autonomy, Community, Engagement) terhadap budaya kerja dan kinerja pegawai. Jenis penelitian yaitu observasional analitik dengan desain cross sectional serta penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian di seluruh Puskesmas wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Barat. Penelitian dilaksanakan bulan Juni 2025. Populasinya yaitu 250 orang ASN di Puskesmas Kabupaten Halmahera Barat, kemudian sampelnya berdasarkan rumus lemeshow dan berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi didapatkan sampelnya 166 orang ASN. Analisis data menggunakan uji univariat, bivariat dan path analysis. Hasil penelitian didapatkan Skill (p-value=0,023), Autonomy (p-value=0,000), Community (p-value=0,000), dan Engagement (p-value=0,008) memiliki pengaruh terhadap budaya kerja, begitupun pengaruh Skill (p-value=0,001), Autonomy (p-value=0,000), Community (p-value=0,001), dan Engagement (p-value 0,004) memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai, dan budaya kerja memiliki pengaruh terhadap kinerja dengan nilai p-value=0,000. Sedangkan terdapat pengaruh tidak langsung antara Autonomy (p-value=0,003), Community (p-value=0,006), dan Engagement (p-value=0,022) terhadap kinerja pegawai melalui budaya kerja, dan hanya Skill (p-value=0,067) yang tidak memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kinerja melalui budaya kerja. Kesimpulannya terdapat pengaruh langsung Skill, Autonomy, Community, dan Engagement terhadap budaya kerja dan kinerja pegawai.
EVALUASI PROGRAM HIPERTENSI SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN PTM DI RSU SUNDARI KOTA MEDAN Fikri, Muhammad; Cintia, Defi; Erlina, Eni; Baharuddin, Dharina; Zahara, Meutia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49236

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan menjadi tantangan serius dalam sistem pelayanan kesehatan. RSU Sundari Kota Medan dalam tiga tahun terakhir mengalami tren peningkatan jumlah pasien hipertensi yang signifikan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas pelaksanaan program pengendalian hipertensi di RSU Sundari dengan menggunakan pendekatan deskriptif melalui metode campuran kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta telaah dokumen program dan rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cakupan layanan program hipertensi mencapai lebih dari 80% pada tahun 2022 dan 2023, namun terjadi penurunan signifikan menjadi 64,6% pada tahun 2024. Penurunan ini dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya, belum optimalnya kegiatan edukasi, serta kurangnya konsistensi dalam pemantauan pasien. Meskipun demikian, program hipertensi terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan deteksi dini, kesadaran pasien, serta perluasan cakupan populasi berisiko melalui kolaborasi dengan Prolanis BPJS dan kegiatan skrining di instalasi rawat jalan. Tantangan utama program meliputi keterbatasan media edukasi interaktif, ketidakteraturan pelatihan tenaga kesehatan, serta kendala logistik dalam distribusi obat antihipertensi. Secara keseluruhan, program dinilai cukup efektif, namun memerlukan penguatan dalam aspek edukasi, standar operasional prosedur layanan, serta konsistensi monitoring pasien. Untuk menjamin keberlanjutan program, disarankan pengembangan media edukasi berbasis digital, peningkatan pelatihan berkala bagi SDM, serta integrasi program dengan sistem informasi manajemen rumah sakit.