cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
EFEKTIVITAS MEDIA FLASHCARD DENGAN METODE BUZZ GROUP TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PENCEGAHAN DIARE PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH AR-RAHMAN SIMPANG TIGA Anjarani, Lovelya; Pramono, Joko Sapto; Hazanah, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49341

Abstract

Diare masih menjadi penyebab utama kematian anak, dengan 525.000 kasus per tahun dan di Indonesia mencapai 8% seluruh kelompok usia. Di Madrasah Ibtidaiyah Ar-Rahman Simpang Tiga, siswa menunjukkan pengetahuan dan sikap rendah terkait pencegahan diare, serta belum mendapatkan edukasi berbasis media flashcard. Media flashcard sebagai media pembelajaran aktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media flashcard dengan metode buzz group terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang pencegahan diare. Peneltian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, One Group (Pre-test and Post-test Design). Sampel penelitian berjumlah 58 siswa kelas V dengan menggunakan teknik simple stratified sampling. Intervensi edukasi dilakukan selama 3 hari berdasarkan teori kurva lupa dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata pengetahuan sebelum intervensi sebesar 67,16, meningkat menjadi 87,76 setelah intervensi. Sedangkan skor sikap sebelum intervensi sebesar 77,00, meningkat menjadi 86,02 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon pada variabel pengetahuan dan sikap menunjukkan nilai ρ-value 0.000 < α 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Penggunaan media flashcard dengan metode buzz group terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa tentang pencegahan diare di Madrasah Ibtidaiyah Ar-Rahman Simpang Tiga. Penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk pelaksanaan edukasi kesehatan di sekolah dengan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan kesadaran hidup sehat pada anak.
EFEKTIVITAS SENAM HAMIL DALAM MENGURANGI TINGKAT KECEMASAN IBU MENJELANG PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMBANTU DESA SUKA MAJU KABUPATEN KAMPAR Arlinda, Arlinda; Rahayu, Ary Oktora Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49342

Abstract

Kecemasan menjelang persalinan merupakan masalah psikologis yang sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester akhir kehamilan. Kecemasan ini dapat berdampak negatif terhadap proses persalinan dan kesejahteraan ibu maupun bayi. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah senam hamil, yang bertujuan membantu ibu menghadapi persalinan dengan lebih tenang dan siap secara fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam hamil dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil menjelang persalinan di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Desa Suka Maju Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Jumlah sampel sebanyak 16 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami kecemasan berat (50%), dan setelah intervensi, mayoritas responden tidak lagi mengalami kecemasan (56,3%). Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, sehingga dilanjutkan dengan uji paired sample t-test, yang menghasilkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah senam hamil. Kesimpulannya, senam hamil efektif dalam menurunkan kecemasan ibu hamil menjelang persalinan. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai alternatif nonfarmakologis dalam manajemen psikologis ibu hamil.
PENERAPAN LOCK OUT TAG OUT TRY OUT (LOTOTO) AREA RAW MIL NAR 1 DI PT. SOLUSI BANGUN INDONESIA, Tbk–PLANT NAROGONG BOGOR –JAWA BARAT Yanasari, Yanasari; Madhona, Yenny Frisca; Amaliah, Suci; Rahman, Arif
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49353

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah menjadi perhatian di kalanganpemerintah dan bisnis sejak lama. Faktor keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi penting karena sangat terkait dengan kinerja karyawan dan pada kinerja perusahaan. Salah satu hal yang diperhatikan adalah tentang LOTO. LOTO merupakan sistem yang bersifat preventif terhadap terjadinya kecelakaan pada saat pemeliharaan dan perawatan mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa program, prosedur dan implementasi Lock Out Tag Out di PT Solusi Bangun Indonesia, Tbk – Plant Narogon dengan menggunakan metode kualitatif berupa observasi lapangan dan wawancara dengan SHE di perusahaan, didukung dengan data-data dari perusahaan, teori dan peraturan perundang-undangan yang berlaku seperti aturan standar yang berlaku. Program yang dilaksanakan untuk Lock Out Tag Out (LOTO) adalah persiapan, pelatihan, serta monitoring dan evaluasi telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 50 tahun 2012 tentang penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pasal 9 ayat (3)(b). Prosedur di PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Plant Narogong telah menetapkan langkah-langkah 12 prosedur mengenai isolasi & penguncian Lock Out Tag Out Try Out (LOTOTO). Pelaksanaan Lock Out Tag Out (LOTO) tidak sesuai dengan OSHA 29 CFR 1910.147(f)(3)(ii)(D). Implementasi Lock Out Tag Out Try Out (LOTOTO) di PT. Solusi Bangun Indonesia Tbk Plant Narogong seperti Persiapan, Pemasangan, Monitoring, dan Pelepasan Lock Out Tag Out Try Out (LOTOTO) telah sesuai dengan standar OSHA 29 CFR 1910 tentang pengendalian energi berbahaya.
GAMBARAN KADAR UREUM DALAM DARAH PADA PASIEN HIV/AIDS anandika maharani, Azzahra ayu; Bimantara, Arif; Anwar, Chairil
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49363

Abstract

Terapi antiretroviral (ARV) merupakan pendekatan utama dalam pengendalian infeksi HIV/AIDS, namun penggunaan jangka panjang, terutama obat berbasis Tenofovir, berpotensi menimbulkan efek nefrotoksik yang memengaruhi kadar ureum dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar ureum pada pasien HIV/AIDS yang menjalani terapi ARV di RSUD Sleman. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 38 pasien HIV/AIDS yang telah menjalani terapi ARV minimal 6 bulan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium kadar ureum periode Januari hingga Desember 2024 dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah laki-laki (68,4%) dan berada dalam kelompok usia produktif 31–40 tahun (42,1%). Sebanyak 97,4% pasien memiliki kadar ureum dalam batas normal (10–50 mg/dL), sedangkan 2,6% menunjukkan kadar ureum tinggi (>50 mg/dL). Selain itu, sebagian besar pasien (68,4%) berada pada stadium HIV awal (stadium 1–2), dan sisanya telah mencapai stadium lanjut (≥ stadium 3). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terapi ARV yang diberikan di RSUD Sleman umumnya tidak menyebabkan gangguan fungsi ginjal yang signifikan. Pemantauan kadar ureum secara berkala tetap penting, terutama bagi pasien laki-laki usia produktif dengan durasi terapi jangka panjang, guna mencegah komplikasi nefrotoksik.
IDENTIFIKASI JAMUR Aspergillus sp. PADA ROTI KEMASAN YANG DIJUAL DI WILAYAH RAPAK DALAM KOTA SAMARINDA Nazhifah, Adelia Zahra; Azahra, Sresta; Harlita, Tiara Dini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49368

Abstract

Roti merupakan salah satu pangan berbahan tepung yang banyak dikonsumsi masyarakat, namun mudah terkontaminasi jamur jika penyimpanan tidak tepat. Salah satu jamur yang sering ditemukan pada roti adalah Aspergillus sp., yang pertumbuhannya dipengaruhi oleh suhu, substrat, cahaya dan kelembaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jamur Aspergillus sp. pada roti kemasan yang di jual di Wilayah Rapak Dalam Kota Samarinda. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif dengan desain observasional Sampel yang digunakan sebanyak 38 roti kemasan rasa coklat dengan metode total sampling. Identifikasi jamur kontaminan dilakukan dengan pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis menggunakan Lactophenol Cotton Blue. Analisa data dengan menggunakan univariat dalam bentuk persentase. Hasil penelitian ini adalah roti yang ditumbuhi jamur sebanyak 3 (8%). Roti yang ditumbuhi jamur Aspergillus sp. dengan spesies Aspergillus flavus sebanyak 2 (67%) dan Aspergillus niger sebanyak 1 (33%). Kesimpulan penelitian ini yaitu didapatkan jamur Aspergillus sp. pada roti kemasan yang dijual di wilayah Rapak Dalam tetapi masih dalam batas aman.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ACNE VULGARIS PADA REMAJA INDONESIA Asrinda, Indria
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49371

Abstract

Acne vulgaris (AV) adalah penyakit inflamasi kronis pada unit pilosebasea yang umum terjadi pada remaja, dengan dampak signifikan terhadap kesehatan fisik dan psikososial. Angka kejadian AV di dunia mencapai sekitar 85% pada kelompok usia 12–25 tahun, sedangkan di Indonesia prevalensinya bervariasi antara 60–80% pada remaja. Kajian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi AV pada remaja Indonesia. Penelitian ini merupakan kajian literatur dengan penelusuran artikel pada Google Scholar menggunakan kata kunci “faktor mempengaruhi acne vulgaris remaja Indonesia”. Dari 2.090 artikel yang ditemukan, dilakukan seleksi berdasarkan relevansi topik, kualitas metodologi, dan periode publikasi 2020–2025. Delapan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif.Enam faktor utama yang berkontribusi terhadap AV pada remaja Indonesia adalah jenis kulit, higiene kulit wajah, pola diet, indeks massa tubuh (IMT), kualitas tidur, dan penggunaan kosmetik. Kulit berminyak meningkatkan risiko AV hingga 54 kali dibanding kulit kering. Pola diet tinggi lemak, indeks glikemik tinggi, dan konsumsi susu berlemak memicu produksi sebum dan inflamasi. IMT tinggi berkorelasi dengan hiperandrogenisme dan inflamasi sistemik. Kualitas tidur buruk meningkatkan kadar kortisol dan androgen, sedangkan kosmetik komedogenik atau oklusif memicu acne cosmetica.AV pada remaja Indonesia bersifat multifaktorial, sehingga pencegahan dan pengendaliannya memerlukan pendekatan komprehensif meliputi edukasi perawatan kulit, modifikasi diet, pengendalian berat badan, peningkatan kualitas tidur, dan pemilihan kosmetik yang tepat.
PERAN IBU TERHADAP STATUS GIZI DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH DI PUSKESMAS PEUKAN BADA Iqbal S, Muhammad; Fidela, Ridha Meutia; Masthura, Syarifah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49374

Abstract

Status gizi dan perkembangan anak usia prasekolah yang sangat bergantung pada peran aktif ibu, terutama dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan pemberian stimulasi perkembangan. Puskesmas Peukan Bada prevelensi gizi kurang masih cukup tinggi dengan urutan kelima (9,7%) di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran ibu terhadap status gizi dan perkembangan anak usia prasekolah di wilayah kerja Puskesmas Peukan Bada. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia prasekolah di desa Lamlumpu 46 responden dan desa Lamgeue 48 responden, sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu 39 ibu di desa Lamgeue dan 37 ibu di desa Lamlumpu. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 15 Mei 2025 di desa lamgeue dan 16 Mei 2025 di desa Lamlumpu dengan menyesuaikan jadwal posyandu yang telah di tetapkan di Puskesmas Peukan Bada. Analisis data yang di gunakan yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menggunakan uji chi square menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara peran ibu terhadap status gizi dengan OR 4,076 (p-value 0,039) dan peran ibu terhadap perkembangan dengan OR 4,423 (p-value 0,026) dengan anak usia prasekolah di wilayah kerja Puskesmas Peukan Bada. Oleh karna itu, partisipasi aktif tenaga kesehatan sangat penting untuk meningkatkan peran ibu yang baik agar status gizi dan perkembangan anak sesuai dengan tumbuh kembangnya.
PERBANDINGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN SUSU FORMULA TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI USIA 7-12 BULAN DI PUSKESMAS PEMBANTU DESA KEMBANG MEKAR SARI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR pratiwi, ririn; Aifa, Wira Ekdeni; Yenita, Riski Novera; Fitria, Nurhidaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49379

Abstract

ASI eksklusif nampaknya belum cukup menarik bagi para ibu. Para ibu sudah tidak lagi menganggap ASI sebagai makanan terbaik dan tak tergantikan bagi bayi, terutama pada 0-6 bulan pertama kehidupannya. Akhirnya pemberian susu formula sudah menjadi hal yang lumrah baik dari segi merek maupun harga susu formula yang diberikan kepada anak. Faktor yang mempengaruhi pemberian susu formula dapat berupa faktor ibu, faktor bayi, dan faktor lingkungan seperti iklan susu formula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pemberian ASI eksklusif dan susu formula terhadap peningkatan berat badan pada bayi usia 7-12 bulan. Penelitian ini penelitian Observasional Analitik dengan pendekatan Cross sectional study. Populasi semua ibu menyusui yang memiliki bayi berusia 7-12 bulan secara eksklusif maupun susu formula berjumlah 67 bayi. Sampel penelitian sebanyak 16 orang dihitung dengan rumus Lameshow yang dibagi menjadi 2 kelompok. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive sampling. Penelitian dilaksanakan bulan Januari-Maret 2025. Instrumen penelitian dengan lembar observasi KMS. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian univariat diperoleh rata-rata pertambahan berat badan bayi yang diberi ASI eksklusif adalah 4912,50 gram dengan standar deviasi 690,773. Rata-rata penambahan berat badan bayi yang diberi susu formula rata- adalah 6800 gram dengan standar deviasi adalah 776,745. Hasil uji bivariat dengan uji Chi Square diperoleh nilai P=0,033<0,05. Kesimpulannya terdapat perbedaan pertambahan berat badan bayi usia 7-12 bulan yang diberi ASI Eksklusif dan susu formula di Puskesmas Pembantu Desa Kembang Mekar Sari. Diharapkan bagi ibu-ibu dapat memberikan ASI sebagai makanan terbaik bagi bayinya hingga mencapai usia 6 bulan
EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIINFLAMASI NON STEROID (OAINS) PADA PASIEN OSTEOARTHRITIS di RSO. Prof. Dr. R. SOEHARSO SURAKARTA Rianto, Yeta Pradina Ainun; Permata, Bangkit Riska; Rohmana, Vivin Marwiyati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49390

Abstract

Osteoartritis (OA) merupakan peradangan kronis di sendi akibat kerusakan pada tulang rawan yang sering menimbulkan nyeri dan penurunan fungsi sendi. Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS) banyak digunakan untuk mengatasi gejala OA. Namun, penggunaan OAINS yang tidak rasional dapat menimbulkan efek samping serius, terutama pada saluran cerna, ginjal, dan kardiovaskular. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rasionalitas Obat Antiinflamasi Non Steroid (OAINS) pada pasien osteoatrhritis di RSO Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta dan untuk mengetahui faktor-faktor apa yang menyebabkan Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS) tidak rasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data dikumpulkan dari rekam medis pasien OA yang mendapat terapi OAINS di RSO Surakarta selama periode Mei 2024 – Mei 2025. Evaluasi rasionalitas ditetapkan dengan literature Guideline Tata Laksana Terapi Osteoarthtritis Pharmacotherapy Hanbook. Dari total 95 data pasien yang dianalisis, jumlah kasus perempuan lebih banyak daripada laki – laki dengan presentase 55%, kasus tertinggi berusia 51-60 tahun sebanyak 37%, OAINS yang sring digunakan yaitu meloxicam 71%, sebanyak 100% penggunaan OAINS dinilai tepat indikasi, 100% tepat obat, 94% tepat dosis, dan 94% tepat cara penggunaan, jika dilihat keseluruhan dari aspek tersebut menggambarkan bahwa penggunaan obat OAINS di RSO. Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta belum sepenuhnya rasional. Kata kunci : Osteoartritis, OAINS, Rasionalitas
PEMBERIAN MINUMAN JUS TOMAT UNTUK MENURUNKAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN Putri, Vilsa Adisty; Hikmanti, Arlyana; Hanum N.A, Fauziah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49396

Abstract

KB suntik merupakan alat kontrasepsi yang sering digunakan di Indonesia. Alat Kontrasepsi suntik 3 bulan ini atau bisa disebut dengan DMPA (Depo Medroksi Progesteron Asetat) memiliki Efek samping yang paling banyak dirasakan oleh pengguna di lapangan adalah kenaikan berat badan, hal tersebut terjadi diakibatkan terdapat kandungan hormon progesterone yang bisa merangsang pengendalian nafsu makan di hipotalamus. Fenomena tersebut dibutuhkan intervensi pengendalian berat badan dengan cara menerapkan terapi komplomenter berupa mengonsumsi minuman jus tomat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan studi kasus pemberian minuman jus tomat pada akseptor KB suntik 3 bulan sebagai upaya untuk mengurangi dari efek samping KB suntik yaitu kenaikan berat badan. Metode yang digunakan ialah studi kasus di Puskesmas Mandiraja 1 dengan memberikan minuman jus tomat pada subyek penelitian yaitu 5 pengguna KB suntik 3 bulan yang mengeluhkan kenaikan berat badan. Teknik pengumpulan data menggunakan cara anamnesa, pemeriksaan fisik, observasi dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh setelah responden mengonsumsi minuman jus tomat selama 7 hari terdapat 1 responden mengalami penurunan sebanyak 1 kg, terdapat dua responden yang mengalami kenaikan berat badan dan dua responden yang berat badannya stabil. Kesimpulanya kenaikan berat badan karena efek samping dapat diminamilisir dengan jus tomat dan olahraga secara teratur. Kata kunci: Berat badan, KB suntik, tomat