cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
FORMULASI DAN EVALUASI SPRAY GEL DARI EKSTRAK DAUN SAWO MANILA (Manilkara zapota (L.) Van Royen) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DENGAN METODE DPPH Safitri, Ratna; Wicahyo, Septian Maulid; Listyani, Tiara Ajeng
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49627

Abstract

Radikal bebas dapat merusak sel dan jaringan sehingga memicu berbagai penyakit degeneratif. Senyawa antioksidan dibutuhkan untuk menetralisir radikal bebas tersebut. Daun sawo manila (Manilkara zapota (L.) Van Royen) mengandung flavonoid, fenol, dan tanin yang berpotensi sebagai antioksidan. Namun, pemanfaatannya masih terbatas, sehingga perlu dikembangkan dalam bentuk sediaan topikal modern seperti spray gel, yang praktis, higienis, serta mudah diaplikasikan. Ekstraksi: Daun sawo manila diekstraksi menggunakan metode maserasi. Formulasi: Ekstrak diformulasikan dalam bentuk sediaan spray gel dengan variasi konsentrasi. Evaluasi fisik: Meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan uji semprot. Uji stabilitas: Dilakukan pada penyimpanan suhu ruang. Uji aktivitas antioksidan: Menggunakan metode DPPH untuk mengetahui nilai IC₅₀ ekstrak Uji keamanan & penerimaan: Melalui uji iritasi kulit dan uji hedonik. Ekstrak daun sawo manila menunjukkan aktivitas antioksidan dengan nilai IC₅₀ sebesar 39,32 µg/mL (kategori sangat kuat). Sediaan spray gel yang diformulasikan memenuhi persyaratan fisik (pH, homogenitas, viskositas, daya lekat, daya sebar, semprotan). Hasil uji stabilitas menunjukkan tidak ada perubahan signifikan pada sifat fisik selama penyimpanan. Uji iritasi menunjukkan sediaan aman digunakan pada kulit. Uji hedonik menunjukkan responden dapat menerima sediaan spray gel dengan baik (warna, aroma, kenyamanan). Ekstrak daun sawo manila memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dan dapat diformulasikan menjadi sediaan spray gel yang stabil, aman, serta disukai oleh pengguna. Sediaan ini berpotensi dikembangkan sebagai produk topikal alami untuk membantu menangkal radikal bebas. Kata kunci: Antioksidan, daun sawo manila, DPPH, Manilkara zapota (L.) Van Royen, spray gel
STUDI TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP PASIEN DALAM PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TANPA RESEP DOKTER DI BEBERAPA APOTEK KOTA PALEMBANG Hardiyanti, Trirahmi; Pratama, Romario
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49629

Abstract

Penggunaan antibiotik secara tidak tepat, seperti konsumsi tanpa rekomendasi atau resep dari tenaga medis, berpotensi memicu timbulnya resistensi antibiotik. Fenomena ini dipengaruhi oleh beragam faktor, salah satunya keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan antibiotik, yang pada akhirnya mendorong praktik konsumsi tanpa pengawasan medis. Tujuannya dari penelitian ini guna mengidentifikasi keterkaitan antara tingkat pengetahuan dengan sikap pasien dalam penggunaan antibiotik tanpa resep di sejumlah apotek di Kota Palembang, sekaligus menelusuri berbagai faktor yang melatarbelakangi perilaku tersebut. Pendekatan yang digunakan yaitu observasional analitik dengan desain cross-sectional. Partisipan penelitian terdiri dari 60 responden yang ditentukan melalui metode total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner, sementara analisis data dilakukan dengan uji Chi-square. Hasil univariat menunjukan sebagian besar responden berusia 26-35 tahun (38,3%), berstatus menikah (73,3%), berpendidikan terakhir SMA (68,33%) dan pekerjaan terbanyak adalah ibu rumah tangga (26,7%). Penelitian menunjukkan bahwasanya pasien dengan tingkatan pengetahuan maupun sikap pasien dalam penggunaan antibiotik tanpa resep berada pada katagori cukup dengan persentase 51,17% dan 73,4%. Pasien banyak membeli antibiotik dengan keluhan deman (31,7%) dan amoksilin obat yang paling banyak dibeli (50%). Beberapa faktor yang menyebabkan penggunaan antibiotik tanpa resep antara lain dikarenakan ke dokter membutuhkan waktu yang lebih lama (73,3%), pasien tidak tahu obat yang dibeli adalah antibiotik (63,3%) dan pernah menggunakan antibiotik tersebut sebelumnya (55%). Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan maupun sikap terhadap penggunaan antibiotik tanpa resep dokter di beberapa apotek kota Palembang (p=0,008<0,05). Kata kunci: antibiotik, resep dokter, sikap, tingkat pengetahuan
Analisis Risiko Ekologis Arsen (As) pada Sedimen dan Kerang di Teluk Manado Triyono, Trisha Chatlea Louisa; Maddusa, Sri Seprianto; Pinontoan, Odie R.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49640

Abstract

Teluk Manado merupakan kawasan pesisir yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi tinggi namun berisiko mengalami pencemaran logam berat, termasuk arsen (As), akibat aktivitas antropogenik seperti limbah domestik, industri, dan aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ekologis arsen pada sedimen dan kerang di Teluk Manado. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan dan analisis laboratorium. Sampel sedimen dan kerang dikumpulkan dari 10 titik lokasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi arsen pada sedimen sebesar 0,79 mg/kg dan pada kerang sebesar 1,24 mg/kg. Nilai Ecological Risk (Er) yang diperoleh adalah 9,94, termasuk dalam kategori risiko ekologis rendah (Er < 40). Sementara itu, nilai Pollution Load Index (PLI) sebesar 0,9382 menunjukkan bahwa sedimen tergolong tidak tercemar (PLI < 1). Namun, satu titik sampel kerang memiliki kandungan arsen melebihi ambang batas SNI 7387:2009 sebesar 1,0 mg/kg. Kesimpulan dari penelitian ini Ecological Risk (Er) dapat diketahui bahwa < 40 yaitu potensial risiko ekologis rendah. Untuk perhitungan Polution Load Index (PLI) adalah 0,9382 merupakan dibawah < 1 dengan keterangan tidak ada polusi. Kandungan kadar Arsen (As) pada sedimen di 10 titik di Teluk Manado masih memenuhi syarat berdasarkan pedoman dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) kualitas sedimen dievaluasi menggunakan Sediment Quality Guidelines (SQGs) yakni 7,24 mg/kg. Kandungan kadar Arsen (As) pada kerang kerang kepah, kerang tiram batu (Saccostrea Echinata), dan kerang kepah di 3 titik di Teluk Manado, terdapat 1 titik yang telah melebihi ambang batas berdasarkan peraturan Standar Nasional Indonesia 7387:2009, batas maksimum cemaran logam berat arsen (As) dalam pangan kekerangan (Bivalve) moluska adalah 1.0 mg/kg.
PROFIL PENDENGARAN MAHASISWA KEDOKTERAN PRE-KLINIK UNCEN: STUDI DESKRIPTIF TES PENALA Labobar, Maryam Kathrien; Astawa, Gregorius Adista Enrico; Setyarini, Kaida Irma; Liufeto, Koheristo Gratia; Purnamasari, Try; Rumboirusi, Ricky Lazarus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49644

Abstract

World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa lebih dari 1 miliar orang muda di seluruh dunia berisiko mengalami gangguan pendengaran akibat paparan suara yang tidak aman, terutama dari penggunaan perangkat audio pribadi dan bising termasuk mahasiswa pre-klinik Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen). Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui profil pendengaran mahasiswa pre-klinik FK Uncen dengan tes pendengaran kualitatif non-invasif yaitu tes penala, kebiasaan penggunaan headset dan keluhan subyektif terkait. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa pre klinik FK Uncen tahun ketiga dan keempat dengan sampel penelitian sebanyak 130 sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur mengenai demografi, kebiasaan penggunaan headset, serta keluhan subjektif serta pemeriksaan pendengaran tes penala. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat distribusi frekuensi dan proporsi. sebanyak 130 mahasiswa pre-klinik berpartisipasi, terdiri dari 24 laki-laki dan 106 perempuan dengan rentang usia 19–24 tahun. Sebanyak 80 responden rutin menggunakan perangkat audio (headset) dalam aktivitas sehari-hari. Hasil tes penala menunjukkan 14 orang mengalami indikasi gangguan pendengaran tuli sensorineural dan 2 orang mengalami gangguan pendengaran tuli konduktif,, sementara 114 lainnya dalam batas normal. Keluhan subjektif yang dilaporkan mencakup tinnitus (1 responden) dan nyeri telinga setelah penggunaan headset >3 jam (1 responden). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan pendengaran awal dapat terjadi tanpa gejala yang nyata. Oleh karena itu, penting dilakukan edukasi mengenai penggunaan audio yang aman serta skrining pendengaran sederhana seperti tes penala secara berkala untuk deteksi dini gangguan pendengaran pada populasi ini.
A COMPREHENSIVE REVIEW OF THE CORRELATION BETWEEN VITAMIN D LEVELS AND MULTIORGAN FUNCTION IN OBESE CHILDREN Alisa, Vebry; Haryanto, Widarti Pujiasih; Surura, Hedya Nadhrati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49647

Abstract

Obesitas pada anak-anak merupakan masalah kesehatan global yang semakin umum, terkait dengan komplikasi metabolik, kardiovaskular, dan inflamasi. Vitamin D memainkan peran penting dalam metabolisme glukosa dan lipid serta memiliki efek anti-inflamasi; namun, perannya pada anak-anak obesitas masih kurang dieksplorasi. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis hubungan antara status vitamin D dan hasil metabolik pada anak-anak obesitas berdasarkan uji klinis terkontrol acak (RCT). Ulasan literatur dilakukan menggunakan basis data PubMed, ScienceDirect, dan Cochrane Library untuk RCT yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2025. Kata kunci yang digunakan meliputi “Vitamin D,” “1,25(OH)₂D₃,” “Calcitriol,” “Obesitas,” “Anak,” “Anak-anak,” dan “Kehidupan Anak-anak.” Studi yang memenuhi syarat adalah artikel teks lengkap berbahasa Inggris dengan desain RCT. Hasil studi ini melaporkan bahwa tujuh RCT dimasukkan. Anak-anak obesitas secara konsisten menunjukkan kadar vitamin D yang lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak dengan berat badan normal. Kekurangan vitamin D dikaitkan dengan resistensi insulin melalui gangguan sinyal reseptor vitamin D (VDR), serta dislipidemia dan peningkatan penanda inflamasi. Suplementasi vitamin D dosis tinggi (≥ 2000 IU/hari atau dosis awal 50.000 IU) terbukti secara signifikan meningkatkan kadar serum 25(OH)D menjadi ≥ 40 ng/mL, memperbaiki profil lipid, dan mengurangi peradangan sistemik. Kesimpulan: Defisiensi vitamin D pada anak obesitas memperburuk disfungsi metabolik melalui resistensi insulin, kelainan lipid, dan peradangan kronis.
CRITICAL EVALUATION OF THE RELATIONSHIP BETWEEN VITAMIN D INTAKE, LINEAR GROWTH IMPAIRMENT, AND THE RISK OF STUNTING IN CHILDREN Haryanto, Widarti Pujiasih; Alisa, Vebry; Surura, Hedya Nadhrati; Saputra, Fajaromi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49649

Abstract

Stunting adalah gangguan gizi kronis yang menghambat pertumbuhan linear anak-anak dan tetap menjadi masalah kesehatan global dan nasional yang serius. Kekurangan vitamin D dapat mengganggu fungsi plat pertumbuhan dan meningkatkan risiko stunting. Tujuan studi ini adalah untuk mengevaluasi secara kritis hubungan antara asupan vitamin D, pertumbuhan linear, dan risiko stunting pada anak-anak, berdasarkan bukti dari uji klinis terkontrol acak (RCT). Ulasan sistematis literatur dilakukan menggunakan basis data PubMed dan ScienceDirect. Kriteria pencarian meliputi publikasi dalam lima tahun terakhir (2021–2025), ketersediaan teks lengkap, bahasa Inggris, dan desain RCT. Istilah pencarian Boolean diterapkan: “Vitamin D” ATAU “1,25(OH)₂D₃” ATAU “Calcitriol” ATAU “Calciferol” DAN “tinggi badan” ATAU “pertumbuhan anak” ATAU “stunting” DAN “anak” ATAU “anak-anak” ATAU “masa kanak-kanak.” Dari 1.787 artikel yang diidentifikasi, enam RCT dianalisis secara kritis. Pada keenam RCT tersebut, suplementasi vitamin D dengan dosis berkisar antara 400 IU/hari hingga dosis bolus 400.000 IU secara signifikan meningkatkan kadar serum 25(OH)D (p < 0,05) dan memperbaiki hasil pertumbuhan linear. Susu yang diperkaya, suplementasi dosis tinggi secara berkala, dan konsumsi oral harian terbukti dapat meningkatkan parameter antropometrik dan densitas mineral tulang. Efek sinergis diamati ketika vitamin D dikombinasikan dengan asupan kalsium yang cukup. Kesimpulan studi ini adalah bahwa defisiensi vitamin D berkontribusi pada gangguan pertumbuhan linear dan peningkatan risiko stunting melalui gangguan regulasi kalsium-fosfat, peningkatan hormon paratiroid, penurunan mineralisasi tulang, dan penurunan IGF-1.
PENGARUH DIABETES EDUCATION (DIA-EDU) TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS Anjelika, Fabian Citra; Prabowo, Dwi Yogo Budi; Ryandini, Felicia Risca
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49655

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandaidengan hiperglikemia dan dapat menimbulkan komplikasi serius apabilatidak dikelola dengan baik. Penyakit ini tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga memengaruhi kualitas hidup pasien secarakeseluruhan. Upaya edukasi kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman, kepatuhan, serta kemampuan manajemen diri pasien. Salah satu inovasi edukasi adalah penggunaan aplikasi Diabetes Education (DIA-EDU) berbasis Android yang menyediakan fitur edukasi, monitoring, pengingat, dan konsultasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh aplikasi DIA-EDU terhadap kualitas hidup pasien DM. Desain penelitian menggunakan pra-eksperimental dengan rancangan one-group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Manyaran, Kota Semarang pada Juni 2025 dengan jumlah responden 30 orang yang diambil melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesionerDiabetes Quality of Life (DQoL). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor kualitas hidup pasien setelah diberikan intervensi aplikasi DIA-EDU. Uji statistik menghasilkan nilai p=0,000 yang menandakan terdapat pengaruh signifikan penggunaan aplikasi DIA-EDU terhadap kualitas hidup pasien DM. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi edukasi berbasis teknologi dapat menjadi strategi nonfarmakologis yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien DM. Oleh karena itu, penggunaan DIA-EDU direkomendasikan sebagai bagian dari program pelayanan kesehatan komunitas berbasis teknologi digital.
PBL DISCUSSIONS AND EXAM PERFORMANCE: DOES STUDENT ENGAGEMENT AFFECT CBT EXAM RESULTS? Widya, Astri; Rahmi, Afriyeni Sri; Mardiah, Ainil
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49660

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki hubungan antara keterlibatan mahasiswa dalam diskusitutorial Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dan prestasi akademik mereka yang diukur dengan UjianBerbasis Komputer (CBT) dalam bentuk Soal Pilihan Ganda (MCQ). Permasalahan yang mendasaripenelitian ini adalah bahwa partisipasi mahasiswa dalam sesi PBL sering diasumsikan berkontribusisecara signifikan terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, yangpada gilirannya dapat memengaruhi prestasi akademik. Namun, bukti empiris mengenai sejauh manapengaruh ini masih terbatas, terutama di kalangan mahasiswa kedokteran tahun pertama yang masihberadaptasi dengan strategi pembelajaran mandiri. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasionaldigunakan untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini menggunakan metode potong lintang yangmelibatkan 50 mahasiswa kedokteran tahun pertama sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan dariskor mahasiswa dalam diskusi tutorial PBL dan ujian blok CBT. Analisis statistik dilakukanmenggunakan ANOVA satu arah untuk menentukan hubungan antara kedua set skor tersebut. Hasilpenelitian menunjukkan korelasi positif dan cukup kuat antara skor tutorial dan kinerja CBT di Blok1.1 dan Blok 1.3, dengan koefisien korelasi masing-masing r = 0,523 dan r = 0,559. Temuan inimenunjukkan bahwa partisipasi aktif dalam sesi PBL berpengaruh positif terhadap hasil ujian di blokpembelajaran tertentu. Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan signifikan antara skor tutorial dan kinerjaCBT di Blok 1.2 (P > 0,05), yang menunjukkan variabilitas dampak PBL di berbagai mata pelajaran.Kesimpulannya, aktivitas mahasiswa dalam tutorial PBL berperan penting dalam meningkatkan hasilpembelajaran, meskipun pengaruhnya dapat bervariasi tergantung pada konten dan konteks blokpembelajaran
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PEDICULOSIS CAPITIS PADASANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN DAIRI Amrainum, Desri; Nanda, Meutia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49665

Abstract

Ediculosis capitis masih menjadi permasalahan kesehatan yang dialami oleh orang-orang di seluruh dunia. Penyebab utama dari penyakit ini adalah infestasi Pediculus Humanus Varian Capitis. Penyakit ini cukup sering dialami oleh santriwati di pondok pesantren. Hal ini disebabkan personal hygiene dan lingkungan fisik ruangan yang kurang baik. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pediculosis capitis pada santriwati di Pondok Pesantren Dairi. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Populasi dalam penelitian ini seluruh santriwati di Pondok Pesantren Dairi dengan total 256 orang. Sampel menggunakan rumus lameshow dengan jumlah 154 sampel.  Hasil penelitian ini menunjukkan 117 responden (76,0%) mengalami pediculosis capitis, 102 responden (66,2%) memiliki personal hygiene yang kurang baik, 90 responden (58,4%) tinggal diasrama dengan kepadatan hunian tidak memenuhi syarat, 66 responden (42,9%) tinggal diasrama dengan suhu tidak memenuhi syarat, dan 87 responden (56,5%) tinggal diasrama dengan kelembaban tidak memenuhi syarat. Penelitian menunjukkan terdapat hubungan personal hygiene (p-value=0,000), kepadatan hunian (p-value=0,025), suhu (p-value=0,041), dan kelembaban (p-value=0,040) dengan kejadian pediculosis capitis pada santriwati di Pondok Pesantren Dairi.
LAPORAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN KETIDAKEFEKTIFAN MANAJEMENKESEHATAN ANAK USIA PRASEKOLAH DENGAN KARIES GIGI DI PADUKUHAN KRAJAN RT O1 DAN 03 SIDOLUHUR GODEAN SLEMAN YOGYAKARTA dwiyanto, hendri jaka; Sudyasih, Tiwi; Isnaeni, Yuli
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49669

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut untuk anak usia prasekolah merupakan penting untuk menanamkan perilaku yang baik terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sehingga meningkatkan drajat kesehatan dapat terwujud. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan keluarga dengan fokus kajian anak usia prasekolah yang mengalami karies gigi. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Sampel yang digunakan adalah 2 keluarga pada tahap perkembangan kelahiran anak pertama dengan tumbuh kembang anak, dan diagnosa keperawatan yang muncul yaitu ketidak efektifan manajemen kesehatan pada anak usia prasekolah.