cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
FORMULASI ODENG DARI IKAN BANDENG (Chanos chanos) SEBAGAI PRODUK ALTERNATIF TINGGI PROTEIN DAN KALSIUM UNTUK BALITA STUNTING Ilham, Verien Raodhatul; Dewi, Zulfiana; Andrestian, Meilla Dwi; Syainah, Ermina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49529

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak adekuat, terutama protein dan kalsium. Ikan bandeng (Chanos chanos) memiliki potensi sebagai sumber protein dan kalsium karena kandungan gizi pada daging dan tulangnya. Inovasi produk makanan seperti odeng berbahan dasar ikan bandeng dapat menjadi alternatif intervensi gizi bagi balita stunting. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan desain post-test only control group design. Terdapat tiga perlakuan (P1, P2, P3) dan satu kontrol (P0) dengan variasi proporsi ikan bandeng dan tepung tapioka. Uji organoleptik dilakukan terhadap semua formulasi untuk menentukan perlakuan terbaik menggunakan skala hedonik. Perlakuan terbaik dan kontrol diuji lebih lanjut kandungan protein (metode Kjeldahl) dan kalsium (metode AAS). Data dianalisis menggunakan uji Friedman dan uji t-test independen.Perlakuan P1 (75% ikan bandeng: 25% tepung tapioka) merupakan formulasi terbaik dengan nilai efektivitas 1,00 dan tingkat kesukaan panelis tertinggi (rata-rata rasa 3,97, tekstur 4,07). Kadar protein P1 sebesar 16,08%, lebih tinggi dibanding kontrol (12,28%). Kadar kalsium P1 mencapai 102,07 mg/kg, sedangkan kontrol hanya 18,89 mg/kg. Terdapat pengaruh signifikan (p<0,05) penambahan ikan bandeng terhadap kadar protein, kalsium, serta tingkat kesukaan panelis.
HUBUNGAN FAMILY SUPPORT DENGAN SELF-MANAGEMENT DAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS Lestari, Dita Yuandrea; Purnomo, Muhammad; Kartikasari, Fitriana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49532

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan pengelolaan mandiri jangka panjang. Namun, banyak pasien mengalami kesulitan dalam mengelola penyakitnya. Family support berperan penting dalam membantu pasien menjalankan self-management yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara family support dengan self-management dan kadar gula darah pasien Diabetes Mellitus. Pengelolaan penyakit ini membutuhkan peran aktif pasien dalam self-management, seperti pengaturan diet, olahraga, pengobatan, serta pemantauan kadar gula darah. Self-management tanpa family support akan sulit berjalan. Dukungan keluarga terbukti berkontribusi besar dalam keberhasilan manajemen diabetes, termasuk mempengaruhi stabilitas kadar gula darah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di ruang rawat inap RSU Sebening Kasih pada bulan Mei 2025 dengan total sampling terhadap pasien Diabetes Mellitus yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner HDFSS untuk dukungan keluarga, DSMQ untuk self-management, serta pemeriksaan glukosa darah puasa (GDP) untuk kadar gula darah. Data dianalisis melalui uji normalitas Shapiro-Wilk. Hubungan antar variabel diuji menggunakan korelasi Pearson atau Spearman sesuai distribusi data. Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara family support dengan self-management pada pasien DM tipe II (p = 0,001). Serta family support memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar gula darah pasien (p = 0,001). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa family support yang diterapkan dengan kemampuan pasien dalam mengelola penyakitnya secara mandiri (Self-manajemen) dapat membantu kontrol kadar glukosa darah pasien.
PENGARUH DIABETES EDUCATION (DIA-EDU) TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN DIET PADA PASDIEN DIABETES MELITUS Maryati, Titin; Prabowo, Dwi Yogo Budi; Riani, Suksi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49537

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis ditandai dengan peningkatan kadar gula darah dan dapat merusak organ seperti jantung, ginjal, mata, dan saraf, banyak disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat dan rendahnya pengetahuan pasien tentang diet yang dianjurkan. Tingkat kepatuhan pasien terhadap diet seringkali rendah akibat kurangnya pengetahuan dan edukasi yang kurang efektif. Pemanfaatan teknologi seperti aplikasi smartphone menjadi solusi untuk meningkatkan kepatuhan diet melalui media edukasi digital, salah satunya adalah aplikasi Diabetes Education (DIA-EDU). Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pre-test post-test. Jumlah sample terdiri dari 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner Personal Diabetes Questionnaire (PDQ). Intervensi diberikan berupa edukasi dalam bentuk aplikasi yaitu Diabetes Education (DIA-EDU). Hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan intervensi 4 orang (13,3%) tingkat kepatuhan diet kurang, 26 orang (86,7%) tingkat kepatuhan diet cukup. Kemudian setelah diberikan Diabetes Education (DIA-EDU) mengalami peningkatan, 4 orang (13,3%) tingkat kepatuhan diet cukup, 26 orang (86,7%) tingkat kepatuhan diet baik. Hasil uji wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh antara Diabetes Education (DIA-EDU) terhadap tingkat kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus dengan nilai P-Value sebesar 0,000 (≤ 0,05). Diabetes Education (DIA-EDU) berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan diet karena memberikan dampak yang positif bagi pasien dalam memperluas pengetahuan serta membentuk perilaku yang patuh.
STUDI TENTANG PERILAKU MEROKOK PADA PESERTA PROGRAM BEASISWA AFIRMASI DI UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADI Windesi, Yotam Samuel; Ratag, Budi Tarmady; Mantjoro, Eva Mariane
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49540

Abstract

Merokok telah terbukti menjadi penyebab kematian lebih dari separuh penggunanya, dengan sekitar 6 juta kematian setiap tahun secara global. Fakta ini perlu mendapatkan perhatian serius termasuk upaya pencegahan pada remaja termasuk mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan tindakan merokok serta menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan merokok pada peserta Program Beasiswa Afirmasi di Universitas Sam Ratulangi Manado. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang. Populasi penelitian berjumlah 185 mahasiswa dan sampel sebanyak 65 responden, instrument penelitian berupa kuesioner tentang pengetahuan, sikap, dan tindakan merokok pada mahasiswa/responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji Statistik menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% dan α = 0,05. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan dan sikap yang baik terhadap bahaya merokok, terdapat (43,1%) responden yang melakukan tindakan merokok. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tindakan merokok (p = 0,206), tetapi terdapat hubungan signifikan antara sikap dan tindakan merokok (p = 0,026). Penelitian ini menyimpulkan bahwa hanya sikap yang memiliki hubungan signifikan dengan tindakan merokok, sedangkan pengetahuan tidak berhubungan. Upaya pencegahan perilaku merokok penting juga difokuskan pada pembentukan sikap yang positif terhadap bahaya merokok.
ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI DI KECAMATAN BANJAREJO KABUPATEN BLORA Hellena Amelia Putri; Etikasari, Ria; Kurniawan, Galih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49556

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi yang sering tidak disadari ditandai dengan tekanan darah tinggi yang tidak normal di dalam arteri yang dapat meningkatkan risiko stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung, dan kerusakan ginjal. Hipertensi dianggap sebagai penyakit tidak menular sehingga mendapat julukan "Silent killer" karena kecenderungannya berkembang tanpa gejala, membuat banyak penderitanya tidak menyadari kondisinya. Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, angka kejadian hipertensi pada orang dewasa berusia ≥18 tahun mengalami penurunan dari 34,1% pada tahun 2018 menjadi 30,8% pada tahun 2023. Kepatuhan pengobatan pasien hipertensi merupakan hal penting karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi harus selalu dikontrol atau dikendalikan agar tidak terjadi komplikasi yang dapat berujung pada kematian. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien diantaranya jenis kelamin pasien, umur, tingkat pendidikan , pekerjaan , lama terapi dari awal pasien didiagnosa hipertensi hingga saat dilakukan penelitian, jenis obat hipertensi, dukungan keluarga, akomodasi, dan motivasi untuk sembuh. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan faktor faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan minum obat di wilayah kecamatan Banjarejo, kabupaten Blora. Uji analisis data yang digunakan untuk penelitian ininadalah uji Chi-Square.
PENERAPAN SLOW STROKE BACK MASSAGE (SSBM) DALAM MENURUNKAN NYERI KEPALA DAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS MACCINI SAWAH Ndari, Sriwulan; Asfar, Akbar; Jama, Fatma; Agustini, Tutik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49563

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak terjadi dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah adalah terapi Slow Stroke Back Massage (SSBM), yaitu teknik manipulasi dengan pijatan lembut pada jaringan tubuh. Terapi ini bertujuan untuk memberikan efek relaksasi pada fisiologis tubuh, terutama pada sistem vaskular, muskular, dan saraf, sehingga berpotensi menurunkan tekanan darah. Penelitian Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan terapi SSBM dalam menurunkan tekanan darah dan skala nyeri pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Maccini Sawah, Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui observasi langsung pada pasien hipertensi yang menerima terapi SSBM. Pengumpulan data menggunakan metode asuhan keperawatan yang dimulai dari pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil penelitian implementasi intervensi menunjukkan bahwa pada Ny. A, terjadi penurunan tekanan darah dan skala nyeri yang signifikan, dari 160/80 mmHg dengan skala 5 (nyeri sedang) sebelum terapi menjadi 130/70 mmHg dengan skala 2 (nyeri ringan) setelah terapi. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan terapi SSBM efektif dalam menurunkan nyeri kepala dan tekanan darah pasien. Dengan demikian, diharapkan penderita hipertensi dapat memanfaatkan terapi SSBM sebagai salah satu metode pengelolaan tekanan darah yang aman dan efektif, terutama jika diterapkan secara teratur. Terapi ini dapat menjadi alternatif bagi mereka yang ingin menurunkan nyeri kepala dan tekanan darah tanpa obat atau sebagai pelengkap dalam penatalaksanaan hipertensi secara menyeluruh.
FORMULASI DAN UJI STABILITAS SEDIAAN GEL MOISTURIZER EKSTRAK UMBI BIT (BETA VULGARIS L.) Kharisma, Putri Nur; Listyani, Tiara Ajeng; Hidayat, Rahmat
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49588

Abstract

Kulit kering merupakan salah satu masalah kulit yang sering dialami pada masyarakat terutama bagi yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia. Salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut dengan penggunaan pelembab (moisturizer). Umbi bit (Beta vulgaris L.) termasuk tanaman yang memiliki senyawa aktif betasianin yang bermanfaat sebagai antioksidan yang mampu menjaga kelembapan kulit. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membuat sediaan gel moisturizer dengan kandungan ekstrak umbi bit serta menguji kestabilan mutu fisiknya. Metode penelitian ini meliputi proses maserasi dengan etanol 96%. Kemudian dibuat formulasi ekstrak umbi bit dengan variasi konsentrasi Formula sebesar 1,5%, 2%, 2,5%. Evaluasi mutu fisik dilakukan parameter organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Uji stabilitas dilakukan dengan metode cycling test selama 12 hari penyimpanan bersuhu ekstrem bergantian (4℃ dan 40℃). Data dianalisis statistik menggunakan uji normalitas, uji homogenitas varians, Analysis of Variance (ANOVA), dan uji lanjut Tukey HSD. Secara keseluruhan formula memenuhi persyaratan mutu fisik sediaan gel. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar formula pada semua parameter uji, yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi <0.05. Formula 1 menunjukkan kestabilan mutu fisik terbaik berdasarkan nilai pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Dan untuk hasil analisis statistik pada Formula 1 menunjukkan nilai yang sesuai syarat pada uji normalitas, homogenitas, ANOVA, dan uji lanjut.
GAMBARAN ONIKOMIKOSIS PADA KUKU TANGAN PEDAGANG AYAM DI PASAR TRADISIONAL KOTA SAMARINDA BERDASARKAN PENGGUNAAN SARUNG TANGAN Hartini, Supri; Azahra, Sresta; Winaya, Ni Putu Armylia; Lamri, M. H.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49614

Abstract

Pekerjaan yang rentan terhadap jamur onikomikosis adalah pedagang ayam dikarenakan lingkungan kerja yang berhubungan langsung dengan kondisi lembab dan basah. Jamur penyebab onikomikosis adalah dermatofita, non-dermatofita dan yeast. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran onikomikosis pada kuku tangan pedagang ayam berdasarkan penggunaan sarung tangan. Metode jenis penelitian ini deskriptif dengan 31 responden pedagang ayam di Pasar Tradisional Kota Samarinda dengan spesimen potongan kuku tangan yang memiliki ciri-ciri perubahan pada kuku tangan dan rasa gatal-gatal. Teknik pengambilan responden menggunakan purposive sampling. Spesimen potongan kuku tangan dilakukan pemeriksaan secara makroskopis dan mikroskopis. Analisa data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik usia pedagang ayam yang terindikasi onikomikosis pada usia 19-44 tahun 12 responden (39%), jenis kelamin laki-laki 14 responden (45%), dan lama bekerja sebagai pedagang ayam 2-15 tahun 19 responden (61%). Identifikasi jamur onikomikosis adalah non-dermatofita 16 sampel (52%) dan dermatofita 7 sampel (23%). Pedagang ayam yang menggunakan sarung tangan pada saat bekerja terdapat 4 responden (13%) terinfeksi onikomikosis. Kesimpulan terdapat infeksi jamur onikomikosis berdasarkan penggunaan sarung tangan.
PERBANDINGAN NILAI FEV1 (FORCED EXPIRATORY VOLUME IN 1 SECOND) ANTARA ATLET SEPAK BOLA DAN TINJU Adyatmika, Gde; Artawan, I Made; Setianingrum, Elisabeth Levina Sari; Wungouw, Herman Pieter Louis
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49618

Abstract

Forced Expiratory Volume in One Second (FEV1) merupakan indikator penting dalam menilai fungsi paru serta menjadi prediktor kapasitas latihan dan status kesehatan, baik pada populasi umum maupun atlet. Aktivitas fisik yang melibatkan ekstremitas bawah dan atas dapat memengaruhi nilai FEV1 secara berbeda, dengan bukti bahwa latihan ekstremitas bawah berpotensi meningkatkan fungsi paru lebih signifikan. Penelitian ini bertujuan membandingkan nilai FEV1 antara atlet sepak bola dan atlet tinju. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan teknik purposive random sampling pada atlet pria berusia 15–25 tahun yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Subjek terdiri dari 19 atlet sepak bola dan 19 atlet tinju yang berasal dari Sekolah Keberbakatan Olahraga Flobamora dan Naikolan Boxing Camp. Kupang, Nusa Tenggara Timur. Pengukuran FEV1 dilakukan menggunakan spirometer terkalibrasi sesuai prosedur standar. Analisis data dilakukan dengan uji t tidak berpasangan karena data terdistribusi normal, dengan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 28. Hasil penelitian menunjukkan rerata FEV1 pada atlet sepak bola sebesar 3,49 ± 0,32 liter dan pada atlet tinju sebesar 3,48 ± 0,39 liter. Uji t tidak berpasangan menunjukkan nilai p = 0,979, sehingga tidak terdapat perbedaan bermakna secara statistik antara kedua kelompok.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI KELURAHAN KAPUK Nurmaela, Khaifa; Yeni, Roza Indra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49619

Abstract

Stunting adalah kondisi pertumbuhan terhambat pada balita akibat kekurangan gizi kronis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu dan perilaku pencegahan stunting di Kelurahan Kapuk. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 99 responden dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian ini dari 99 ibu, 54 memiliki pengetahuan baik tentang stunting, dengan 42 ibu (42,4%) menunjukkan perilaku pencegahan stunting yang baik. Sebaliknya, di antara ibu dengan pengetahuan kurang, hanya 11 ibu (11,1%) menunjukkan perilaku pencegahan yang baik. Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dan perilaku pencegahan stunting (p-value 0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pengetahuan ibu yang baik berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan stunting. Diperlukan peningkatan edukasi untuk mengurangi prevalensi stunting.