cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
PENGARUH VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MENYIKAT GIGI YANG EFEKTIF PADA ANAK PRASEKOLAH DI KELOMPOK BERMAIN SITI SAWIAH BAITUSSALAM KOTA PEKANBARU Listari, Firly; Safitri, Yunni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53022

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak prasekolah masih menjadi isu penting, terutama rendahnya pengetahuan dan sikap anak dalam menyikat gigi secara efektif. Salah satu upaya edukasi yang dinilai sesuai dengan karakteristik anak prasekolah adalah penggunaan media video animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video animasi terhadap pengetahuan dan sikap menyikat gigi yang efektif pada anak prasekolah di Kelompok Bermain Siti Sawiah Baitussalam Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 48 anak usia 4–6 tahun yang dipilih secara acak dari total populasi 94 anak. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstandarisasi untuk mengukur pengetahuan dan sikap menyikat gigi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas anak memiliki pengetahuan kurang (47,9%) dan sikap kurang (45,8%). Setelah diberikan edukasi melalui video animasi, terjadi peningkatan signifikan, di mana pengetahuan anak berada pada kategori baik sebesar 61,1% dan sikap baik sebesar 71,1%. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,001 pada variabel pengetahuan dan sikap, yang menandakan adanya pengaruh signifikan video animasi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap menyikat gigi. Disimpulkan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap menyikat gigi pada anak prasekolah, sehingga direkomendasikan sebagai media edukasi kesehatan gigi di pendidikan anak usia dini.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN QUALITY OF LIFE PASIEN CKD DI RSUD JENDERAL A. YANI METRO TAHUN 2025 Depisari, Rahmah; Palupi, Rini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53068

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) merupakan kondisi gangguan ginjal lebih dari tiga bulan, ditandai oleh penurunan fungsi ginjal akibat kelainan struktur, perubahan sedimen urin, serta peningkatan kadar ureum dan kreatinin. Pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa tidak hanya menghadapi keterbatasan fisik, tetapi juga tekanan psikologis dan sosial yang dapat memengaruhi Quality of life mereka dan dapat mengganggu keseharian mereka. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan Quality of life pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro pada tahun 2025. Dengan desain penelitian penelitian kuantitatif analitik, pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 90 responden yang diambil dengan  teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument kuesioner KDQOL-36 dengan uji analisis Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia lebih dari 40 tahun (80%), berjenis kelamin laki-laki (53,3%), berpendidikan rendah (51,1%), tidak memiliki pekerjaan (65,6%), menjalani hemodialisa selama ≥11 bulan (61,1%), serta memiliki 1–2 penyakit penyerta (79,9%). Analisis bivariat memperlihatkan bahwa ada hubungan usia (p=0,000), tingkat pendidikan (p=0,000), status pekerjaan (p=0,000), dan penyakit penyerta (p=0,001) dengan Quality of life pasien CKD. Sebaliknya, tidak ada hubungan jenis kelamin (p=0,276) dan lama menjalani hemodialisa (p=0,941) dengan Quality of life pasien CKD. Diharapkan bagi rumah sakit untuk lebih meningkatkan perhatian dan dukungan dalam bentuk pengobatan maupun pemberian penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan QOL pasien CKD.
ANALISIS KETIMPANGAN AKSES PELAYANAN KESEHATAN ANTARA KAWASAN BARAT DAN TIMUR INDONESIA Marissa, Azizah Nurul; Maqfirah, Adyalitta Athiana; Hanifah, Andhini Ummu; Priscilla, Monica Ayu; Amalia, Fitri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53077

Abstract

Ketimpangan akses pelayanan kesehatan masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan kesehatan di Indonesia, terutama antara Kawasan Barat dan Kawasan Timur Indonesia. Meskipun pemerintah telah mengimplementasikan berbagai kebijakan pemerataan, perbedaan ketersediaan fasilitas kesehatan, distribusi tenaga medis, serta pemanfaatan layanan kesehatan antarwilayah masih tampak signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat akses pelayanan kesehatan antara Kawasan Barat dan Kawasan Timur Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi terjadinya ketimpangan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis komparatif antarwilayah. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi resmi lembaga pemerintah, seperti Badan Pusat Statistik dan Kementerian Kesehatan. Variabel penelitian meliputi jumlah fasilitas kesehatan, rasio tenaga kesehatan, serta tingkat pemanfaatan layanan kesehatan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk membandingkan kondisi akses pelayanan kesehatan di kedua kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Barat Indonesia memiliki tingkat akses pelayanan kesehatan yang lebih baik dibandingkan Kawasan Timur Indonesia, ditunjukkan oleh ketersediaan fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang lebih memadai serta pemanfaatan layanan yang lebih tinggi. Sedangkan, Kawasan Timur masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, tenaga kesehatan, dan hambatan geografis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketimpangan akses pelayanan kesehatan antarwilayah masih relatif tinggi, sehingga diperlukan kebijakan pemerataan pembangunan pelayanan kesehatan yang lebih terarah, kontekstual, dan berkelanjutan.
EFEKTIVITAS RELAKSASI OTOT PROGRESIF UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN CARCINOMA COLON DI RUANG BOUGENVILE 2 RSUP DR. SARDJITO Asri, Nyoman Ayu Widi; Prasestiyo, Hamudi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53088

Abstract

Kanker Kolon atau carcinoma colon adalah penyakit yang ditandai dengan perkembangan sel yang tidak terkendali di lapisan epitel pada usus besar. Kemoterapi adalah pengobatan yang sangat efektif dan ampuh untuk melawan kanker, Pendekatan nonfarmakologis relaksasi otot progresif terbukti bisa meningkatkan kualitas tidur pasien yang sedang kemoterapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas relaksasi otot progresif dalam upaya meningkatkan kualitas tidur pasien carcinoma colon yang sedang menjalani kemoterapi. Desain penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek yang diambil yaitu seorang pasien perempuan berusia 44 tahun dengan diagnosis carcinoma colon, asuhan keperawatan dilakuakn dengan format pengkajian paliatif. Terjadi peningkatan kualitas tidur pasien, intervensi dilakukan selama 3 hari dengan keluhan awal sulit tidur dan sering terbangun menjadi lebih rileks, nyaman, otot-otot tidak tegang dan tidur lebih nyenyak meskipun terbangun untuk BAK dapat tidur kembali. Relaksasi otot progresif adalah intervensi keperawatan komplementer yang potensial, aman, dan memberdayakan pasien untuk memperbaiki kualitas tidur, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
PENERAPAN TERAPI AKUPUNTUR TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PASIEN MYALGIA DI POLIKLINIK KESEHATAN TRADISIONAL RSUD BALI MANDARA Widiadnyana, Putu Diva Andika; Pratama, Agus Ari; Pratama, Aditha Angga
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53110

Abstract

Myalgia atau yang biasa dikenal sebagai nyeri otot adalah perasaan tidak nyaman atau nyeri tajam yang disebabkan oleh ketegangan pada otot. Pada pasien dengan myagia biasanya sering ditemukan keluhan nyeri, pegal , dan kaku pada anggota tubuhnya. Untuk mengatasi masalah tersebut dapat diberikan terapi non farmakologis yaitu terapi akupuntur, terapi Terapi ini bekerja melalui mekanisme refleks kutaneosomatik yang membantu merelaksasi otot, meningkatkan perfusi jaringan, serta memicu pelepasan endorfin yang berperan dalam menurunkan sensasi nyeri dan proses inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan komplementer dengan masalah keperawatan utama yaitu nyeri akut pada pasien dengan penerapan terapi akupuntur. Pada penelitian ini menggunakan metode rancangan penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan jumlah sampel 3 pasien, yang mengidentifikasi suatu masalah asuhan keperawatan nyeri akut pada pasien myalgia. Hasil analisis praktek klinik keperawatkan didapatkan setelah dilakukan penerapan terapi akupuntur, bahwa dari 3 pasien tersebut ditemukan perbedaan yang signifikan antara sebelum diberikan terapi akupuntur dengan sesudah diberikan terapi akupuntur. Sebelum diberikan intervensi, Tn. J, Ny. R, dan Tn. W mengeluh nyeri dengan skala nyeri (4, 4, 3), dan sesudah diberikan intervensi berupa terapi akupuntur selama 15 menit dan dievaluasi setelah 1 jam, skala nyeri pada Tn. J, Ny. R, dan Tn. W berkurang menjadi (3,3,3) dengan kategori nyeri ringan. Maka dapat disimpulkan Penerapan Terapi Akupuntur efektif menurunkan skala nyeri pada pasien dengan Myalgia.
PENGEMBANGAN FORMULA ENTERAL BERBASIS DAUN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA L.) PADA PASIEN KANKER Hakiki, Muchammad Insan Kharisma; Rahman, Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53122

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama yang sering disertai risiko malnutrisi akibat penurunan asupan dan gangguan metabolik. Kondisi ini menuntut adanya intervensi gizi yang adekuat dan berkesinambungan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi pasien kanker. Intervensi gizi melalui formula enteral menjadi penting untuk membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi pasien. Daun jambu biji (Psidium guajava L.) diketahui mengandung flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, dan kuersetin yang berpotensi sebagai senyawa antikanker. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formula enteral berbasis daun jambu biji serta mengetahui komposisi gizi, daya terima, dan viskositasnya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional laboratorik yang dilakukan pada Juli 2025 dengan pengujian meliputi uji empiris, uji proksimat, uji organoleptik, dan uji viskositas. Formula disusun dari ekstrak daun jambu biji, maltodextrin, susu skim, susu full cream, dan gula halus. Analisis data menggunakan Microsoft Excel. Hasil uji empiris menunjukkan satu sajian (±52 g) mengandung 201,72 kkal energi, 9,78 g protein, 3,13 g lemak, 33,58 g karbohidrat, 0,03 g air, dan 0,22 g abu. Uji proksimat per 100 gram menunjukkan energi 361,76 kkal, protein 16,35%, lemak 0,24%, karbohidrat 73,55%, air 4,24%, dan abu 5,62%. Uji organoleptik menunjukkan penerimaan sangat baik, dengan skor rasa 86,90%, warna 84,52%, tekstur 82,14%, dan aroma 78,57%. Nilai viskositas sebesar 9,00 mPa.s termasuk kategori thin (cair). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa formula enteral berbasis daun jambu biji memenuhi karakteristik gizi, sensori, dan viskositas yang sesuai, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai dukungan nutrisi bagi pasien kanker.
HUBUNGAN KLASIFIKASI KELOMPOK RESIKO KEHAMILAN DENGAN PERSIAPAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PERSALINAN Ayuni, Yusna Mutia Qurrotul; Widodo, Dyah; Suprapti, Suprapti; Yudianti, Ika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53155

Abstract

Angka kematian ibu di beberapa wilayah masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan upaya pencegahan melalui deteksi dini risiko kehamilan dan peningkatan kesiapan persalinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara klasifikasi risiko kehamilan menurut Poedji Rochjati (KSPR) dan tingkat kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Penelitian analitik dengan desain cross-sectional dilaksanakan di TPMB Ngadillah, Pakis pada April hingga Mei 2025. Sebanyak 32 ibu hamil trimester III yang memenuhi kriteria inklusi direkrut menggunakan accidental sampling dari 35 calon peserta. Risiko kehamilan diklasifikasikan menggunakan instrumen KSPR, sedangkan kesiapan persalinan diukur melalui kuesioner P4K yang diubah menjadi skor ordinal. Analisis bivariat dilakukan menggunakan korelasi Spearman dua arah karena sifat ordinal data; nilai p < 0,05 dianggap signifikan. Sebagian besar responden tergolong risiko rendah (KRR, 56,3%) dan 71,9% melaporkan tingkat kesiapan persalinan sangat baik. Analisis menunjukkan adanya hubungan positif lemah yang signifikan antara skor KSPR dan skor kesiapan persalinan (ρ = 0,388; p = 0,028; N = 32), mengindikasikan bahwa peningkatan skor risiko berkaitan dengan sedikit peningkatan skor kesiapan persalinan. Terdapat hubungan positif lemah antara klasifikasi risiko kehamilan menurut KSPR dan kesiapan persalinan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya skrining risiko yang konsisten serta intervensi edukasi persalinan yang terarah untuk meningkatkan kesiapan pada semua kelompok risiko.
HUBUNGAN KEPADATAN PENDUDUK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2022-2024 Artanti, Elfrida Maulidiyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53158

Abstract

Tuberkulosis (TB) termasuk penyakit menular yang terus menjadi perhatian utama dalam kesehatan masyarakat dunia, terutama di negara berkembang dengan beban kasus tinggi. Salah satu aspek lingkungan yang bisa meningkatkan risiko adalah tingginya tingkat kepadatan penduduk. Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah dengan jumlah penduduk tinggi dan kontribusi kasus TB yang besar, sehingga penting untuk mengkaji peran kepadatan penduduk terhadap kejadian TB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepadatan penduduk dengan kejadian tuberkulosis di Provinsi Jawa Barat selama periode 2022-2024. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain studi ekologi. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data sekunder Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2022–2024. Analisis deskriptif dilakukan melalui pemetaan menggunakan QGIS Desktop 3.28.13 dan analisis korelasi antarvariabel diuji menggunakan R Studio. Hasil analisis deskriptif memperlihatkan bahwa kasus tuberkulosis di Provinsi Jawa Barat pada 2022–2024 cenderung terkonsentrasi di wilayah dengan kepadatan penduduk sedang hingga tinggi, seperti Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, dan Kota Bandung. Namun, hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa kepadatan penduduk tidak berhubungan signifikan dengan kejadian TB pada seluruh tahun pengamatan (2022: p=0,1048; ρ=0,3193; 2023: p=0,0873; ρ=0,3358; 2024: p=0,2033; ρ=0,2528). Tidak ada hubungan yang signifikan antara kepadatan penduduk dan kejadian tuberkulosis di Provinsi Jawa Barat tahun 2022-2024.
ANALISIS PERBANDINGAN PENETAPAN KADAR KANDUNGAN MERKURI (HG) DAN TIMBAL (PB) PADA SAMPEL BIOLOGIS (URIN, DARAH, ASI) DAN PRODUK KRIM KOSMETIK MENGGUNAKAN METODE ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY (AAS) Maharani, Fania Putri Wiba; Nadhifah, Tita Amalya; Febiyano, Axelando Carlos; Roykhatustita, Erlyana Nova; Kassang, Ananda Syalomita; Khusna, Khafida Azida Ulil; Salsabila, Naswa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kandungan serta toksisitas merkuri (Hg) dalam sampel biologi seperti darah, rambut, urin, dan ASI serta produk krim kosmetik menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review dengan pengumpulan artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2015–2025, diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa AAS, termasuk pengembangannya seperti Cold Vapor AAS (CV-AAS) untuk merkuri dan Graphite Furnace AAS (GF-AAS) untuk timbal, banyak digunakan karena memiliki sensitivitas, selektivitas, dan akurasi yang baik terhadap berbagai matriks sampel. Pada sampel biologis, metode CV-AAS dan FI-CV-AAS memberikan batas deteksi yang sangat rendah untuk analisis merkuri, sedangkan GF-AAS efektif untuk penentuan timbal pada konsentrasi jejak. Sementara itu, sebagian besar penelitian pada krim pemutih wajah menunjukkan kandungan merkuri yang melebihi atau tidak memenuhi ketentuan regulasi, meskipun beberapa berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa AAS merupakan metode yang paling umum dan aplikatif dalam analisis Hg dan Pb pada sampel biologis dan kosmetik karena prosedur yang relatif sederhana, waktu analisis yang cepat, serta kinerja analitik yang memadai.
EFEKTIVITAS TERAPI BEKAM BERBASIS TITIK AKUPRESUR TERHADAP PENURUNAN NYERI SENDI PADA PENDERITA ARTRITIS GOUT DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA JARA MARA PATI Kusuma, Gede Eka Darma; Astriani, Ni Made Dwi Yunica; Widiarta, Gede Budi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53208

Abstract

Gout arthritis, atau yang sering disebut sebagai kondisi asam urat tinggi, adalah gangguan kesehatan yang muncul karena penimbunan kristal monosodium urat atau uric acid di area sendi, sehingga memicu peradangan dan rasa sakit. Jika rasa sakit tersebut tidak segera diatasi, hal itu bisa menghambat rutinitas fisik harian seseorang. Salah satu pendekatan non-obat untuk menangani pasien gout arthritis melibatkan penerapan terapi bekam kering. Studi ini dimaksudkan untuk menilai keampuhan bekam kering dalam menurunkan tingkat nyeri mendadak, dengan lansia yang menderita gout arthritis di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati. Pendekatan pada penelitian yang diterapkan adalah asuhan keperawatan melalui studi kasus tunggal. Subjek penelitian adalah lansia yang menderita atau mengidap gout arthritis dengan kriteria usia di atas 60 tahun dan mengalami nyeri sedang. Proses penelitian melibatkan metode wawancara, pengamatan langsung, serta evaluasi kondisi fisik, disertai dengan analisis dokumentasi dan kuesioner yang mengadopsi format askep gerontik. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat penurunan intensitas nyeri dari skala 5 turun ke skala nyeri 2, terjadi penuruan asam urat dari 10,8 mg/dL menjadi 6,7 mg/dL setelah klien diberikan terapi bekam kering sebanyak satu kali dalam sehari pada waktu pagi hari dan dengan lama perlakuan yaitu 5-15 menit selama 3 hari secara berturut. Pemberian bekam kering sangat efektif dalam mengatasi masalah pada keperawatan nyeri akut pada penyakit gout arthritis.