cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM INTERVENSI KEPERAWATAN UNTUK DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA : LITERATURE REVIEW Fitri, Dhinul; Candrawati, Riska Dwi; Lestari, Widia; Utami, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.47696

Abstract

Kanker payudara adalah jenis kanker yang terjadi ketika sel-sel di payudara mulai tumbuh secara tidak terkendali. Kanker ini dapat terjadi pada pria dan wanita, tetapi lebih umum terjadi pada wanita. Kajian pustaka ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dalam intervensi keperawatan untuk deteksi dini kanker payudara. Strategi pencarian artikel penelitian yaitu dengan menggunakan mesin pencari google scholar, Science Direct dan Pubmed. Metode pencarian dilakukan dengan menggunakan analisis DSVIA yaitu (1) Design penelitian apa yang digunakan oleh peneliti, (2) Sampel: jumlah sampel yang di teliti, (3) Variabel: variabel yang diteliti, (4) instrument yang digunakan pada penelitian, (5) Analisis: Analisis data yang digunakan dalam penelitian. Dengan hasil pencarian pada website google scholar sebanyak 7.200 dan Science Direct 1.519 hasil. Pendidikan Kesehatan berdasarkan beberapa penelitian telah membuktikan bahwa pendidikan kesehatan berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan reponden yang akhirnya dapat mempengaruhi peningkatan perilaku responden terhadap deteksi dini pada kanker payudara. Hasil analisis artikel ilmiah di atas menunjukkan bahwa penyuluhan atau pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap perilaku responden untuk melakukan deteksi dini kanker payudara. Pendidikan kesehatan merupakan media yang tepat untuk meningkatkan minat responden untuk melakukan screening kanker payudaran dengan menggunakan metode SADARI. Perawat diharapkan dapat memiliki kemampuan untuk menyampaikan pendidikan kesehatan dengan baik dan menarik sehingga dapat ikut andil dalam meningkatkan minat masyarakat untuk melakukan deteksi dini kanker payudara. Penggunaan media yang tepat dan cara penyampaian yang menarik dapat meningkatkan manfaat pendidikan dan promosi kesehatan.  
STUDI PENGGUNAAN STATIN TERHADAP PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KEDIRI Anjani, Ade Giriayu; Anikasari, Erni; Pramasari, Nadia; Kusumaratni, Dyah Ayu; Handaru, Theo Aryaputra Cahya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.48221

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, salah satu faktornya adalah dislipidemia. Statin adalah terapi lini pertama untuk menurunkan kadar kolesterol LDL. Dari beberapa penelitian diluar negeri disebutkan beberapa faktor yang dapat menyebabkan ketidakcapaian target terapi terhadap LDL-C diantaranya adalah gaktor regimen dosis yang tidak sesuai dan tingkat kepatuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik profil pasien dan ketepatan jenis, dosis, frekuensi penggunaan obat statin pada pasien PJK di RS Bhayangkara Kediri. Penelitian ini menggunakan deskriptif retrospektif berdasarkan data rekam medik pasien PJK rawat inap di RS Bhayangkara Kediri periode Januari–Desember 2024. Total sampel ada 80 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi penggunaan statin dan kadar LDL. Penelitian ini menunjukkan Atorvastatin 20 mg merupakan jenis statin yang paling banyak digunakan pada 62 pasien (77,5%), Atorvastatin 40 mg sebanyak 17 pasien (21,3%) dan Simvastatin 10 mg 1 pasien (1,3%). Sebagian besar pasien memiliki kadar LDL >100 mg/dL berdasarkan satu kali pemeriksaan selama masa rawat inap. LDL yang masih tinggi tidak dapat langsung dikaitkan dengan efektivitas statin karena pemeriksaan lipid hanya dilakukan satu kali saat rawat inap. Karakteristik profil pasien PJK didominasi oleh pasien usia lanjut (>55 tahun) sebanyak 27 pasien (33,8%) dan mayoritas berjenis kelamin perempuan 45 pasien (56,3%), Pendidikan SMA/SLTA sebanyak 34 pasien (42,5%), Tidak Bekerja 48 pasien (60%). Penggunaan statin pada 80 pasien PJK di RS Bhayangkara Kediri menunjukkan tepat jenis obat (100%), tepat dosis 58 pasien (72,5%), dan tepat frekuensi (100%).
PERBEDAAN JUMLAH LEUKOSIT PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK BERDASARKAN RUTINITAS HEMODIALISIS Derajat, Tursina Agung; Samara, Tjam Diana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.48891

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) adalah kondisi progresif di mana fungsi ginjal menurun secara signifikan dan tidak dapat dipulihkan. Hemodialisis (HD) merupakan salah satu terapi pengganti ginjal yang sering digunakan pada pasien GGK untuk menghilangkan sisa metabolisme dan menyeimbangkan elektrolit. Namun, terapi ini dapat memengaruhi sistem imun, termasuk kadar leukosit, yang berperan penting dalam inflamasi dan respons imun tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan jumlah leukosit pada pasien yang rutin maupun tidak rutin hemodialisis. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan analitik observasional. Sampel penelitian terdiri dari 60 pasien GGK berusia 30-85 tahun, baik laki-laki maupun perempuan di RS Hermina Jatinegara. Sampel terbagi menjadi 30 pasien yang rutin menjalani HD dan 30 pasien tidak rutin. Rutin HD adalah pasien yang menjalani HD sembilan kali perbulan dalam tiga bulan berturut-turut. Data diambil dari rekam medis pasien dan dianalisis menggunakan uji statistik independent T-test. Rata-rata jumlah leukosit pada pasien yang rutin menjalani hemodialisis adalah 8.2767 ± 1.87519 (mean ± SD), pasien yang tidak rutin menjalani hemodialisis memiliki rata-rata leukosit 9.0070 ± 2.37903 /µL (mean ± SD). Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,192).  Simpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan signifikan jumlah leukosit antara pasien GGK yang menjalani hemodialisis rutin dan tidak rutin tidak.
PENGARUH BRAND IMAGE, PRICE PERCEPTION, DAN TRUST TERHADAP MINAT KUNJUNGAN KEMBALI PASIEN PADA KLINIK GIGI SMILE KOTA MEDAN Yurika, Yurika; Hidayat, Dasrun; Andikarya, R. Oke
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.48899

Abstract

Minat kunjungan kembali menggambarkan kecenderungan pasien untuk melakukan kunjungan ulang ke suatu tempat dalam jangka waktu tertentu, yang menjadi indikator tingkat kepuasan dan kepercayaan mereka terhadap kualitas layanan yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image, price perception, dan trust terhadap minat kunjungan kembali pasien di Klinik Gigi Smile. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed method) dengan desain explanatory sequential, di mana tahap kuantitatif dilakukan terlebih dahulu untuk menguji hubungan antarvariabel, kemudian dilanjutkan dengan tahap kualitatif guna memperdalam interpretasi hasil. Populasi penelitian kuantitatif mencakup 100 pasien yang pernah berkunjung ke Klinik Gigi Smile, sedangkan penelitian kualitatif melibatkan 8 informan yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman dan keterlibatannya dalam pelayanan klinik. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa variabel brand image berpengaruh signifikan terhadap minat kunjungan kembali (p = 0.000 < 0.05), price perception juga berpengaruh signifikan (p = 0.001 < 0.05), dan trust memiliki pengaruh yang signifikan pula (p = 0.000 < 0.05). Selanjutnya, hasil uji ANOVA memperkuat temuan tersebut dengan nilai p = 0.000 (< 0.05), yang menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap minat kunjungan kembali pasien. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan citra merek, persepsi harga yang positif, serta kepercayaan pasien merupakan faktor kunci yang mampu mendorong loyalitas dan keinginan pasien untuk kembali berkunjung ke Klinik Gigi Smile.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EMPATI PERAWAT DI RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN Amanda, Hera; Millati, Rida; Paramitha, Dewi Setya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.49053

Abstract

Pelayanan kesehatan dibangun dengan salah satu indikator utama penilaiannya adalah tingkat kepuasan pasien. Dampak dari ketidakpuasan pasien dapat memengaruhi reputasi rumah sakit. Empati yang diberikan perawat merupakan aspek yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan. Perawat yang mampu menunjukkan empati secara tulus dapat menciptakan hubungan emosional yang kuat dengan pasien. Berdasarkan data penelitian terdahulu dan lapangan Tingkat empati perawat saat ini masih bervariasi. Permasalahan terjadi karena perawat seringkali merasakan kelelahan fisik dan mental sehingga membuat komunikasi yang empatik menurun serta kurangnya pelatihan komunikasi terapeutik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan empati perawat di Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 102 perawat diperoleh melalui teknik probability dengan jenis stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan bahwa tingkat empati perawat sebagian besar yaitu 78 orang (76,5%) dengan tingkat empati sedang serta menghasilkan pernyataan bahwa terdapat hubungan signifikan antara komunikasi terapeutik (p = 0,031), pengalaman kerja (p = 0,007), dan burnout (p = 0,001) dengan empati perawat. Sementara itu, tipe kepribadian tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,115). Disimpulkan bahwa komunikasi terapeutik, pengalaman kerja dan burnout berperan penting dalam meningkatkan empati perawat.
GAMBARAN JAMUR ASPERGILUS SP. PADA KECAP MANIS PEDAGANG BAKSO BERDASARKAN TEMPAT PENYIMPANAN DI KECAMATAN LOA JANAN ILIR Rahmawati, Evila; Hendriani, Dwi; Azahra, Sresta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.50358

Abstract

Kecap manis merupakan produk fermentasi kedelai yang rentan terhadap kontaminasi jamur akibat penyimpanan yang tidak higienis, sehingga berpotensi menyebabkan penyakit food borne disease pada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan jamur Aspergillus sp. pada kecap manis pedagang bakso berdasarkan tempat penyimpanan di Kecamatan Loa Janan Ilir. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan populasi seluruh pedagang bakso di Kecamatan Loa Janan Ilir dan sampel sebanyak 55 kecap manis diambil dengan metode total sampling. Variabel penelitian adalah keberadaan jamur Aspergillus sp. berdasarkan tempat penyimpanan terbuka dan tertutup. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis dengan metode slide kultur dan pewarna Lactophenol Cotton Blue (LPCB), analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan dari 55 sampel, ditemukan jamur Aspergillus sp. sebanyak 1 sampel (1,8%), Curvularia sp. dalam 1 sampel (1,8%), Penicillium sp. dalam 2 sampel (3,6%), dan jamur khamir sebanyak 41 sampel (74,5%). Aspergillus sp. lebih banyak ditemukan pada penyimpanan tertutup dengan persentase 3,5%. Adanya jamur Aspergillus sp. pada kecap manis pedagang bakso dengan penyimpanan tertutup menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan wadah penyimpanan serta penerapan prinsip higienitas untuk mengurangi risiko kontaminasi jamur tersebut. Penelitian ini juga berhasil mengidentifikasi jenis jamur kontaminan pada kecap manis serta persentase keberadaannya berdasarkan tempat penyimpanan.
Tinjauan Desai Layout Unit Rekam Medis di RSAU dr. Esnawan Antariksa Permatasari, Devi; Sonia, Dina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.51155

Abstract

Desain layout di unit rekam medis RSAU dr. Esnawan Antariksa belum sesuai dengan standar dilihat dari kondisi layout ruangan, ergonomi, dan sarana dan prasarana. Hal tersebut berdampak pada efisiensi dan kualitas pelayanan pada petugas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mendesain desain layout di unit rekam medis RSAU dr. Esnawan Antariksa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik Mark Karlen dimana pengumpulan data dilukukan dengan observasi, wawancara, dan pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi desain layout yang tidak sesuai dengan standar dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada petugas dan berpengaruh pada kualitas pelayanan. Oleh karena itu, masalah ini dapat diatasi dengan melakukan desain layout di unit rekam medis RSAU dr. Esnawan Antariksa yang sesuai dengan standar.
PERAN E-SIGNATURE DALAM MENJAMIN LEGALITAS DAN KEAMANAN DATA REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA Daeli, Cosmas Samuel; Khairani, Khairani; Gea, Indah Lestari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.51688

Abstract

Transformasi digital di bidang kesehatan mendorong penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME), termasuk pemanfaatan e-Signature sebagai upaya menjamin legalitas dan keamanan data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran e-Signature dalam menjamin legalitas dan keamanan rekam medis elektronik di RSU Imelda Pekerja Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan empat informan, yaitu petugas IT, kepala unit rekam medis, perawat, dan dokter. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi selama bulan April–Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-Signature memberikan dampak positif terhadap efisiensi pengelolaan RME, terutama dalam mempercepat proses validasi, autentikasi, dan penyimpanan dokumen. Meskipun menggunakan e-Signature tidak tersertifikasi, rumah sakit telah mengeluarkan kebijakan internal berupa SPO dan SK Direktur untuk memberikan legitimasi internal atas keabsahan tanda tangan elektronik. Dari aspek keamanan, sistem telah dilengkapi dengan algoritma hashing SHA-3, kontrol akses berbasis user, pencatatan log aktivitas, serta dukungan firewall dan backup berkala untuk mitigasi risiko keamanan. Kendala utama terletak pada aspek jaringan serta belum adanya sertifikasi resmi yang memperkuat kekuatan hukum dokumen elektronik. Penelitian menyimpulkan bahwa e-Signature berperan penting dalam meningkatkan efisiensi, integritas, dan keamanan data RME. Namun, penggunaan e-Signature tersertifikasi masih diperlukan guna memperkuat legalitas dan perlindungan data secara menyeluruh sesuai standar nasional.
ASUHAN KEPERAWATAN GAGAL NAPAS ON VENTILATOR PADA PASIEN NY. A. L DENGAN PENERAPAN CLOSE SUCTION DI RUANGAN ICU BAWAH RSUP PROF. DR. R D KANDOU MANADO Manengkey, Olvin; Kairupan, Michelle; Nindi, Engryne; Tarema, Setya Prastica
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.51966

Abstract

Gagal napas akut (GGA) merupakan gangguan fungsi pompa otot pernapasan atau disfungsi pada paru-paru, terjadi ketidakseimbangan beban pada otot pernapasan dan kapasitas pompa otot. Tindakan suction yaitu memasukkan selang kateter suction melalui mulut atau hidung atau endotrakeal tube (ETT) yang tujuannya untuk mengurangi retensi sputum, membebaskan jalan nafas serta mencegah infeksi paru. Tujuan Penulisan karya ilmiah akhir Ners (KIAN) bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan pada Ny. A. L dengan Gagal Napas On Ventilator di Ruangan ICU Bawah RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Implementasi yang diberikan terhadap pasien adalah dengan mengidentifikasi adanya kelemahan otot bantu nafas, memonitor status respirasi dan oksigen, mempertahankan kepatenan jalan nafas dengan cara melakukan penerapan tindakan close suction, memonitor pola nafas ( frekuensi nafas ), monitor jumlah,warna ,aroma sputum, melakukan hiperoksigenasi sebelum endotrakeal (close suction) dan melayani obat mukolitik ( N asetilsistein 200 mg via NGT).Hasil penelitian dengan penerapan close suction selama 2 hari, hasil evaluasi  didapatkan penurunan produksi sputum dan peningkatan saturasi oksigen dari 90% menjadi 96%. Kesimpulan dalam penulisan KIAN ini indakan intervensi yang telah dilakukan pada Ny. A. L dengan diagnosa gangguan ventilasi spontan dan bersihan jalan napas tidak efektif yaitu manajemen diberikan tindakan close suction. Dilakukan penghisapan lendir (close suction) kurang dari 15 detik.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA BAYI USIA 1-12 BULAN DI BUBBLE N ME PEKANBARU rahmi safitri, nadyatul; Lisviarose, Lisviarose; Herawati, Meirita; Rahmita, Hirza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.52220

Abstract

Masa bayi merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan, di mana kualitas tidur menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi perkembangan fisik maupun mental anak. Tidur yang cukup dapat merangsang sekresi hormon pertumbuhan serta mendukung perkembangan otak. Namun, gangguan tidur masih banyak dijumpai pada bayi. Salah satu intervensi non-farmakologi yang terbukti efektif untuk meningkatkan kualitas tidur bayi adalah pijat bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi di Bubble n Me Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh bayi usia 1–12 bulan yang menjalani pijat bayi di Bubble n Me Pekanbaru dengan jumlah sekitar 20 bayi. Sampel berjumlah 16 bayi yang ditentukan dengan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kualitas tidur bayi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pijat bayi mayoritas kualitas tidur bayi berada pada kategori cukup sebanyak 81,3% (13 bayi). Setelah intervensi pijat bayi, mayoritas kualitas tidur meningkat menjadi kategori baik sebesar 75% (12 bayi). Hasil uji statistik diperoleh nilai signifikansi p-value = 0,001< 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan kualitas tidur bayi sebelum dan sesudah dilakukan pijat bayi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pijat bayi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kualitas tidur bayi. Dengan demikian, pijat bayi dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapi non-farmakologi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi melalui perbaikan pola tidurnya.