cover
Contact Name
-
Contact Email
akper.insada@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
akper.insada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjen Sutoyo Gg. Jodhipati No.10, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : 23385375     EISSN : 26559870     DOI : -
Core Subject : Health,
Intan Husada Jurnal Ilmiah Keperawatan menerbitkan tentang informasi ilmu yang berkenaan dengan ilmu kesehatan khususnya ilmu keperawatan, yang dapat digunakan dalam rangka pembelajaran pada jenjang Perguruan Tinggi Kesehatan.
Articles 191 Documents
GAMBARAN KEBERHASILAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI TUBERKULOSIS (SITB) DI KOTA CIREBON DENGAN METODE TASK TECHNOLOGY FIT (TTF): OVERVIEW OF THE SUCCESSFUL IMPLEMENTATION FROM TUBERCULOSIS INFORMATION SYSTEM (SITB) AT CIREBON USING TASK TECHNOLOGY FIT (TTF) Mohammad, Maula Ismail; Karmanto, Bambang; Lina Khasanah; Lutfi Fauziah Yasin
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 11 No. 02 (2023): Vol. 11 No.2 , Juli 2023
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v11i2.342

Abstract

Pendahuluan. Pada tahun 2021 hanya 48% kasus tuberkulosis yang terlaporkan di Indonesia. Sistem informasi tuberkulosis (SITB) merupakan aplikasi berbasis web terintegrasi yang berguna untuk pencatatan dan pelaporan kasus tuberkulosis. Hingga saat ini masih terdapat permasalahan yang terjadi dalam penerapan aplikasi tersebut, salah satunya adalah akses yang lama terhadap sistem. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan kesesuaian antara tugas dengan teknologi SITB belum optimal. Tujuan. Mendeskripsikan keberhasilan penerapan SITB pada Puskesmas di Kota Cirebon dengan metode task technology fit (TTF) berdasarkan karakteristik tugas, karakteristik teknologi dan kesesuaian tugas-teknologi. Metode. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional deskriptif. Penelitian dilakukan di 22 Puskesmas Kota Cirebon. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan melibatkan 44 responden. Pengumpulan data dilakukan pada tahun 2023. Hasil. Keberhasilan penerapan SITB di Puskesmas Kota Cirebon ditinjau dari tiga variabel metode task technology fit menunjukkan persentase sebesar 76.42% untuk variabel karakteristik tugas (TAC), 74.94% untuk variabel karakteristik teknologi (TEC), dan 77.64% untuk variabel kesesuaian tugas teknologi (TTF). Kesimpulan. Perlu dilaksanakan pelatihan interaktif secara berkala yang sesuai dengan perkembangan sistem dan karakteristik pengguna SITB.
UJI AKTIVITAS SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN STROBERI (Fragaria xananassa var duchesne) SECARA IN VITRO DAN IN VIVO SEBAGAI TABIR SURYA: ACTIVITY OF THE CREAM ETHANOL EXTRACT OF STRAWBERRY LEAVES IN VITRO AND IN VIVO AS SUNSCREEN May Anggraini Dewanti Putri; Suhartinah; Endang Sri Rejeki
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 11 No. 02 (2023): Vol. 11 No.2 , Juli 2023
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v11i2.363

Abstract

Pendahuluan Tabir surya merupakan sediaan kosmetik yang berperan melindungi kulit dari bahaya paparan radiasi sinar matahari. Sun protecting factor (SPF) adalah kemampuan kulit bertahan dibawah sinar matahari tanpa mengalami sunbrun. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan utama tabir surya (sunscreen) yaitu tanaman stroberi, sebab memiliki kandungan flamonoid dan polifenol. Tujuan Tujuan untuk mengetahui uji aktivitas ekstrak daun stroberi (Fragaria xananassa var duchesne) sebagai sediaan krim tabir surya dan mengetahui nilai SPF sediaan krim ekstrak daun stroberi. Metode Proses ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan etanol berkadar 96 %. Kemudian, ekstrak tersebut dibuat krim dengan kadar 0,125 %, 0,250 % dan 0,500 %. Pengujian yang dilakukan meliputi mutu fisik, stabilitas, dan aktivitas tabir surya baik secara in vivo maupun in vitro. Uji aktivitas secara in vitro menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Uji aktivitas secara in vivo dilakukan menggunakan kelinci betina putih new zealand yang disinari menggunakan lampu exotera selama 24 jam dan 48 jam untuk dilihat eritema yang dihasilkan. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun stroberi dapat dibuat menjadi sedian krim yang memiliki mutu fisik yang baik dan bisa menangkal radiasi sinar UV B. Nilai SPF sedian krim dengan seri konsentrasi 0,125% ; 0,250% dan 0,500% yaitu 21,32 ± 0,30; 36,06 ± 0,02 dan 41,20 ± 0,072. Kesimpulan Ekstrak daun stroberi (Fragaria xananassa var duchesne) memenuhi syarat mutu fisik sebagai krim tabir surya dan konsentrasi ekstrak 0,500% memiliki nilai SPF paling tinggi 41,20.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA PEKERJA LAUNDRY DI DESA GENTAN, BAKI, SUKOHARJO: RISK FACTORS OF LOW BACK PAIN (LBP) INCIDENCE AMONG LAUNDRY WORKERS IN THE VILLAGE OF GENTAN, BAKI, SUKOHARJO waluyo, sunaryo joko
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.181

Abstract

ABSTRACT Introduction: Low Back Pain (LBP) is a common health issue among workers, including those in the laundry industry. The occurrence of LBP can have negative impacts on productivity and worker well-being. Thus, this study aims to identify the risk factors associated with LBP among laundry workers in the village of Gentan, Baki, Sukoharjo. Method: This study utilizes a quantitative approach with a descriptive research design. The sample consists of laundry workers employed in the village of Gentan, Baki, Sukoharjo. Data were collected through a questionnaire that assessed the risk factors related to LBP. Descriptive statistics were employed to analyze the data. Results: The findings reveal that excessive workload and ergonomic risks are significant factors associated with LBP among laundry workers. Workers often face high job demands, including limited time to complete tasks and handling heavy items. Additionally, non-ergonomic work conditions contribute to the occurrence of LBP. Conclusion: This study emphasizes the importance of identifying and managing the risk factors associated with LBP among laundry workers. Measures such as reducing excessive workload and improving non-ergonomic work conditions can help mitigate the risk of LBP. Long-term preventive efforts should be implemented to ensure the health and well-being of laundry workers. Consequently, this research provides valuable insights for stakeholders in enhancing the well-being of laundry workers and reducing the occurrence of LBP. Keywords: Low Back Pain, Laundry workers, Risk factors.
LITERATUR REVIEW: PENGARUH YOGA DAN OBAT HERBAL PADA SAAT MENOPAUSE: LITERATURE REVIEW: INFLUENCE OF YOGA AND HERBAL MEDICINE AT MENOPAUSE Sunarsih, Tri Sunarsih; Annisa Alfitri; Erni Kurniawati; Nurviyanti Octavia
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.354

Abstract

Background: Menopause is a natural phase in a woman's life which is marked by the permanent cessation of menstruation. During menopause, significant hormonal changes occur in a woman's body, which can cause certain symptoms and health effects. In an effort to reduce symptoms and maintain health holistically, many women seek alternative treatments such as yoga and the use of herbal medicine. Purpose: To determine the effect of yoga and herbal medicine on menopausal hypertension. Method: used in writing this article is a literature review. Namely a literature search both international and national which was carried out using the Google Scholar database, National Library of Indonesia, Mendeley, PubMed. In the early stages of journal articles, 354 articles were obtained from 2018 to 2022 using the keywords "Complementary Services in menopause" and "Yoga for Menopause" identified which have not yet explored the relevance of the articles to be compiled. Results: In terms of the effectiveness of yoga can reduce complaints of manopausal syndrome in menopausal women which can improve the quality of life of menopause then in the aspect of herbal medicine for menopause it is more towards treating diseases in menopause, such as giving celery juice a combination of carrots and honey which is proven to reduce hypertension in menopausal women and there is a recommendation to give avocado smoothie. Those with hypertension Manopausal symptoms and the quality of life of women during menopause are inseparable concepts. Therefore, women's quality of life greatly affects the severity of symptoms at the time of menopause. Conclusion: By consuming herbal medicine and yoga which can be a positive hobby, it will increase women's productivity and reduce diseases and symptoms that arise during menopause.
MANAJEMEN MUTU PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT PEMERINTAH : QUALITY MANAGEMENT OF SERVICE ON PATIENT SATISFACTION IN GOVERNMENT HOSPITAL EMERGENCY INSTALLATIONS Hanung Lidiana, Exda; Aditya Pradana, Krisnanda; Fitria Eka Resti Wijayanti
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.355

Abstract

Mutu pelayanan adalah sebuah konsep manajemen yang berfokus pada konsumen yang inovatif dan partisipatif yang mempengaruhi setiap individu dalam organisasi dan mutu dapat bertahan melalui transformasi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan manajemen mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien di instalasi gawat darurat rumah sakit pemerintah. Jenis penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan Cross Sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien instalasi gawat darurat rumah sakit pemerintah. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner dengan skala ordinal. Teknik analisis dengan uji korelasi pearsonmenggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden mayoritas usia lebih dari 50 tahun, jenis kelamin perempuan, pekerjaan ibu rumah tangga dan tingkat pendidikan SMA. Mutu pelayanan kesehatan pasien mayoritas bermutu, nilai terendah terdapat pada dimensi responsiveness hal ini dirasakan karena respon tepat waktu dalam melakukan pelayanan kurang. Tingkat kepuasan pasien dalam kategori puas. Pasien mengatakan puas sehingga dikatakan bahwa pada umumnya sebagian pasien merasakan pelayanan wilayah sudah sesuai dengan harapan pasien. Terdapat hubungan manajemen mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien. Hasil penelitian diharapkan memberikan informasi kepada rumah sakit sebagai acuan dalam peningkatan mutu pelayanan terhadap pasien dalam upaya meningkatkan kepuasan pasien.
PERILAKU PERSONAL HYGIENE, PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DAN KELUHAN GANGGUAN KULIT DERMATITIS PADA PETANI DI DUSUN SIDOREJO WETAN DESA YOSOMULYO KECAMATAN GAMBIRAN KABUPATEN BANYUWANGI: BEHAVIOR PERSONAL HYGIENE, USING PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT AND DERMATITIS SKIN DISORDER IN THE FARMER AT SIDOREJO WETAN, YOSOMULYO VILLAGE, GAMBIRAN DISTRICT, BANYUWANGI REGENCY Purwandari, Retno; Afandi, Alfid; Setyoningsih, Dies Rut; Ardiana, Anisah; Kurniawan, Dicky Endrian
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.376

Abstract

Pekerjaanpetanimerupakanpekerjaan yang dapatmenyebabkanterjadinyapenyakitakibatkerja. Salah satupenyakitakibatkerja yang paling banyakdijumpaiyaitudermatitis akibatkerja.Penyakitakibatkerjadapatdicegahdenganpersonal hygiene dan alatpelindungdiri (APD). Tindakan perilaku personal hygieneuntukmencegahpenyakit dermatitis kontaksalah satunyayaitudengancaramenjagakebersihankulit.Sedangkan APD bertujuanuntukmelindungipekerja agar selamabekerjamendapatkenyamanan dan keselamatan.Tujuanpenelitianiniuntukmengetahuigambaranperilaku personal hygiene, pengunaanalatpelindungdiri dankeluhangangguankulit dermatitis pada petani di Dusun SidorejoWetan Desa YosomulyoKecamatanGambiranKabupaten Banyuwangi.Desain penelitian yang digunakanadalahdeskriptifkuantitatif. Sampel penelitiansebanyak91 orang denganteknikcluster random sampling. Analisisa data penelitianiniadalahanalisisunivariat yang disajikandalamdistribusifrekuensi dan persentasedari masing-masing variabelpenelitian.Hasil penelitianinididapatkanbahwakarakteristikrespondenmenunjukkanusia rata-ratausiarespondenadalah 59 tahun, mayoritasperilakupersonal hygienerespondendalamkategoricukup, yakni 76,9%, sebagian para petani yang masihbelumpatuhdalammenggunakan APD saatbekerja, yaknisebanyak 50,5%, dan mayoritaspetanidilaporkantidakmengeluhkanadanyakeluhangangguankulit dermatitis (85.7%).Kesimpulan daripenelitianiniadalahpetanimemilikipengetahuan dan perilaku yang cukupbaikterkaitperilakupersonal hygiene dan penggunaanalatpelindungdiridalamhalkebiasansehari-harigunamendukungkeberhasilanpekerjaanmereka.
EFEKTIFITAS EFEKTIFITAS NAFAS QURAN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI: THE EFFECTIVENESS OF QUR’AN BREATH ON ANXIETY LEVEL IN PREOPERTIVE PATIENTS Kaslinda, Kaslinda Nur Umifa
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.377

Abstract

Pendahuluan. Pembedahan merupakan prosedur invasif yang dapat menimbulkan kecemasan pada pasien saat menunggu pembedahan, terdapat tiga tahapan dalam pembedahan yaitu pra operasi, intra operasi dan pasca operasi. Kecemasan sering muncul pada fase pra operasi, sehingga dibutuhkan penatalaksanaan kecemasan agar tidak menimbulkan masalah selama proses operasi. Salah satu latihan yang dapat menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi adalah nafas Qur’an. Tujuan. Penelitian untuk mengetahui pengaruh nafas Qur'an terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi. Metode. Penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperimen dengan pendekatan pre-post dengan control group design dengan jumlah sampel 34 responden yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok intervensi sebanyak 17 responden diberikan nafas Qur’an selama 15 menit dengan istirahat pendek 1 menit setiap 5 kali nafas Qur’an, sedangkan pada kelompok kontrol diamati 17 responden tanpa diberikan nafas Al-Qur’an. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dan uji analisis data menggunakan uji Mann-Whitney Hasil. Hasil penelitian Analisis pre dan post untuk variabel tingkat kecemasan terdapat penurunan yang signifikan pada kelompok intervensi p-value 0,000. Uji beda antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol diperoleh p-value 0,000 yang artinya ada pengaruh nafas Quran terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi. Kesimpulan. Penelitian ini membuktikan bahwa nafas Qur’an efektif terhadap tingkat kecemasan dan vital sign pada pasien pra operasi
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN PASIEN TENTANG RESPONSE TIME DENGAN TINGKAT KEPUASAAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSU SANTO ANTONIUS PONTIANAK: THE RELATIONSHIP BETWEEN PATIENTS' KNOWLEDGE ABOUT RESPONSE TIME AND THE LEVEL OF SATISFACTION IN THE EMERGENCY INSTALLATION (IGD) RSU SANTO ANTONIUS PONTIANAK Nila, Nila Handayani; Srihesty Manan; Yunus A.P
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 02 (2024): Vol. 12 No.2 , Juli 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i2.456

Abstract

Pendahuluan Tujuan: Pelayanan cepat dan tepat menjadi prinsip tatalakasana pasien di IGD. Hal ini berkaitan dengan karakteristik pasien di IGD yang umumnya mengalami ancaman kematian seperti gangguan airway, gangguan breathing, circulation, disability dan exposure. Oleh sebab itu diperlukan waktu tanggap darurat yang cepat untuk mengatasi masalah yang dialami oleh klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pasien tentang response time dengan tingkat kepuasaan di IGD RSU Santo Antonius Pontianak. Metode Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 responden yang dipilih secara accidental. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang respon time dan kepuasan pasien. Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang repon time tidak memiliki hubungan terha dap kepuasan pasien (p=0,646). semakin cepat pelayanan yang diberikan semakin tinggi tingkat kepuasaan pasien terhadap suatu layanan serta memberikan kepercayaan pasien dan keluarga. Nila Handayani, Srihesty Manan, Yunus A.p _ Hubungan Antara Pengetahuan Pasien Tentang Response Time Dengan Tingkat Kepuasaan Di instalasi Gawat darurat : Pemahaman yang baik pasien dan keluarga tentang respon time yang diberikan petugas dapat menimbulkan kepuasaan terhadap layanan yang diberikan di Unit Gawat Darurat, semakin cepat pelayana yang diberikan semakin merasa puas pasien dan keluarga terhadap penangganan yang diberikan. Pendahuluan Tujuan: Pelayanan cepat dan tepat menjadi prinsip tatalakasana pasien di IGD. Hal ini berkaitan dengan karakteristik pasien di IGD yang umumnya mengalami ancaman kematian seperti gangguan airway, gangguan breathing, circulation, disability dan exposure. Oleh sebab itu diperlukan waktu tanggap darurat yang cepat untuk mengatasi masalah yang dialami oleh klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pasien tentang response time dengan tingkat kepuasaan di IGD RSU Santo Antonius Pontianak. Metode Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 responden yang dipilih secara accidental. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang respon time dan kepuasan pasien. Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang repon time tidak memiliki hubungan terha dap kepuasan pasien (p=0,646). semakin cepat pelayanan yang diberikan semakin tinggi tingkat kepuasaan pasien terhadap suatu layanan serta memberikan kepercayaan pasien dan keluarga. Nila Handayani, Srihesty Manan, Yunus A.p _ Hubungan Antara Pengetahuan Pasien Tentang Response Time Dengan Tingkat Kepuasaan Di instalasi Gawat darurat : Pemahaman yang baik pasien dan keluarga tentang respon time yang diberikan petugas dapat menimbulkan kepuasaan terhadap layanan yang diberikan di Unit Gawat Darurat, semakin cepat pelayana yang diberikan semakin merasa puas pasien dan keluarga terhadap penangganan yang diberikan.
ANALISIS PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA PADA LANSIA OLEH CAREGIVER FAMILY DI KELURAHAN SUKOHARJO KOTA MALANG : ANALYSIS OF FULFILLMENT OF BASIC HUMAN NEEDS IN THE ELDERLY BY CAREGIVER FAMILY IN SUKOHARJO DISTRICT, MALANG CITY panya, ifa; Febrina Secsaria Handini
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.485

Abstract

Pendahuluan. Peningkatan usia harapan hidup membawa pengaruh besar dalam pengelolaan masalah kesehatannya baik itu masalah secara fisik, psikologis, spiritual, maupun social yang disebabkan karena proses penuaan. Kondisi seperti ini menyebabkan peningkatan ketergantungan lansia dan kebutuhan pendampingan orang lain (Caregiver Family) pemenuhan kebutuhan dasar manusia pada lansia. Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemenuhan kebutuhan dasar lansia oleh caregiver family di Kelurahan Sukoharjo Kota Malang Metode. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian ini terletak di RW 01 Kelurahan Sukoharjo Kec. Klojen Kota Malang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Juli 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang berusia lebih dari 60 tahun, tinggal bersama family caregiver dalam satu rumah, sehat, mampu berkomunikasi dengan baik dan tinggal di wilayah RW 01 Kelurahan Sukoharjo Kota Malang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 88 lansia. Hasil. Pemenuhan kebutuhan dasar lansia oleh caregiver family di Kelurahan Sukoharjo Kota Malang adalah sebagai berikut kebutuhan fisiologis (Physiological Needs) sebanyak 85,2% terpenuhi, kebutuhan rasa aman (Safety Needs) sebanyak 85,2% terpenuhi, kebutuhan akan rasa memiliki dan kasih sayang (social needs) sebanyak 71,6% terpenuhi, kebutuhan akan penghargaan (Esteem Needs) sebanyak 84,1% terpenuhi, dan kebutuhan akan aktualisasi diri (Self-actualization Needs) sebanyak 77,3% terpenuhi. Kesimpulan. Peran family caregiver sangat dibutuhkan para lansia dalam menjaga serta membantu memenuhi kebutuhan dasar manusia pada lansia. Para family caregiver harus lebih optimal lagi dalam memberikan dukungan kepada lansia agar semua kebutuhan dasar pada lansia terpenuhi.
PENGARUH BRAIN GYM DAN SENAM LANSIA TERHADAP PENINGKATAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI BPSLUT SENJA CERAH KOTA MANADO: THE EFFECT OF BRAIN GYM NASTIC AND EXERCISE TO IMPROVING COGNITIVE FUNCTION IN THE ELDERLY AT BPSLUT SENJA CERAH, MANADO MARGARETH, DEWI MONIKA; Dwisetyo, Bayu; Rantiasa, I Made
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.486

Abstract

Pendahuluan Proses menua menyebabkan gangguan kognitif yang terlihat jelas pada daya ingat dan kecerdasan lansia. Kemudian fungsi kognitif dapat diperlambat, bahkan dapat dipertahankan dengan baik dengan cara latihan fisik. Latihan fisik untuk melatih konsentrasi yang dapat dilakukan, untuk meningkatkan fungsi kognitif yaitu berupa brain gym dan senam lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh brain gym dan senam lansia terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia. Metode penelitian menggunakan desain penelitian quasi eksperiment dengan jenis penelitian two group pre-post test. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 orang dan jumlah sampel 20 responden diambil dengan menggunakan total sampling berdasarkan kriteria inklusi. Penelitian menggunakan SOP dan pengumpulan data menggunakan kuesioner MMSE untuk pre-post test. Selanjutnya data akan dianalisa dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan ɑ ≤ 0,05. Hasil penelitian menggunakan uji statistik Wilcoxon didapatkan nilai ƿ Value Brain Gym = 0,017 dan ƿ Value Senam Lansia = 0,011 dimana nilai ƿ Value < α = 0,05 hasil penelitian ini menunjukkan Ha diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan ada pengaruh brain gym dan senam lansia terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia. Brain gym dan senam lansia dapat digunakan sebagai salah satu bentuk intervensi untuk meningkatkan fungsi kognitif pada lansia Kata Kunci : Fungsi Kognitif, Brain Gym, Senam Lansia