cover
Contact Name
M. Arifki Zaianro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
m.arifkiz@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Imam Bonjol Gang Sultan Anom Perumahan Sultan Anom Residence Blok D No 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2746198X     EISSN : 27463486     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan. MAHESA : Malahayati Health Student Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MAHESA : Malahayati Health Student Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 1,573 Documents
Hubungan Tingkat Stres dan Aktivitas Fisik dengan Nyeri Menstruasi pada Remaja Putri di Kelurahan Ciganjur Jakarta Salsabila, Anindya; Argarini, Diah; Widiastuti, Susanti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i4.14133

Abstract

ABSTRACT Teenagers generally menstruate (menarche) at the age of 12 to 16 years. Dysmenorrhea can severely interfere with daily activities and activities. Most women experience discomfort in the lower abdomen during menstruation. Stress is a psychological condition caused by various factors. The level of physical activity can affect the risk of menstrual pain. This study aims to determine the relationship between stress levels and physical activity with menstrual pain in adolescent girls in Ciganjur Village, Jakarta. This study applies non-experimental quantitative research methods. This study used a cross-sectional research design. The sampling technique uses total sampling with a total of 61 respondents. The instruments of this study consisted of stress questionnaire (DASS 42), physical activity questionnaire (IPAQ), menstrual pain questionnaire (NRS). Data analysis uses Chi-Square to determine the relationship between variables. The results showed a significant relationship between stress levels and physical activity with menstrual pain with a variable value of P Value < 0.05. Stress Levels and Physical Activity Have a Significant Association ww ith Menstrual Pain. Keywords: Physical Activity, Menstrual Pain, Stress  ABSTRAK Remaja umunya akan mengalami menstruasi (menarche) pada usia 12 sampai 16 tahun. Dysmenorrhea dapat sangat mengganggu kegiatan dan aktivitas sehari-hari. Sebagian besar perempuan mengalami ketidaknyamanan di bagian bawah perut selama menstruasi. Stres merupakan kondisi psikologis yang disebabkan oleh berbagai faktor. Tingkatan aktivitas fisik dapat mempengaruhi risiko nyeri menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan aktivitas fisik dengan nyeri menstruasi pada remaja putri di Kelurahan Ciganjur Jakarta. Penelitian ini menerapkan metode penelitian kuantitatif non eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 61 responden. Instrumen penelitian ini terdiri dari kuesioner stres (DASS 42), kuesioner aktivitas fisik (IPAQ), kuesioner nyeri menstruasi (NRS). Data analisis menggunakan Chi-Square untuk mengetahui adanya hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan aktivitas fisik dengan nyeri menstruasi dengan nilai variabel P Value < 0,05. Tingkat stres dan aktivitas fisik memiliki hubungan yang signifikan dengan nyeri menstruasi. Diharapkan dapat menjaga kesehatan fisik dan mental. Sehingga dapat mengurangi stres dan memastikan tidak ada aktivitas fisik yang terlalu berat yang menyebabkan nyeri menstruasi. Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Nyeri Menstruasi, Stres
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 2-5 Tahun di Kabupaten Simalungun Ginting, Desni Oktavina; Lubis, Zulhaida; Sudaryati, Etti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14569

Abstract

ABSTRACT Simalungun Regency is one of the districts in North Sumatra with a high stunting rate where there are 28.5 percent of children who are stunted in 2021. A survey of 8 mothers with stunted children found that working in the fields led to little attention to their children's growth and development. Mothers often fed snacks without nutritional value, and children aged 2-5 were excluded from the study due to chronic malnutrition. The purpose of this study was to analyze the influence of knowledge, attitudes, and actions of mothers on the incidence of stunting in children aged 2-5 years in Simalungun Regency. This research is a cross-sectional study carried out in Simalungun Regency in July 2023. Sampling in this study was by multistage random sampling technique, where the number of samples in this study was 266 children. Results showed that children of low-educated fathers and mothers had a higher incidence of stunting, with 96.60% and 93.42% respectively. Additionally, children of working mothers had a higher incidence of stunting at 44.94%. The analysis of the relationship between knowledge, attitudes, and actions with stunting incidents in children aged 2-5 years in Simalungun regency revealed a significant relationship, with a p value of 0.0001 (p<0.05). Poor maternal knowledge, attitude, and behavior were associated with an increased risk of anemia in their children. Specifically, mothers with poor knowledge had 7.149 times the risk, mothers with a poor attitude had 2.946 times the chance, and mothers with poor behavior had 3.382 times the risk of having a child with anemia compared to those with good knowledge, attitude, and behavior. The analysis showed a significant correlation between knowledge, attitudes, and actions with stunting incidents in children aged 2-5 years in Simalungun regency, with a p value of 0.0001 (p<0.05) Keywords: Knowledge, Attitudes, Actions, Stunting, Mothers  ABSTRAK Kabupaten Simalungun merupakan salah satu kabupaten di Sumatera Utara dengan angka Stunting tinggi dimana terdapat 28,5 persen anak yang mengalami stunting pada tahun 2021. Hasil survei pendahuluan terhadap 8 ibu yang memiliki anak stunting didapati ibu bekerja di ladang membantu suami sehingga minim memperhatikan tumbuh kembang anak. Makanan yang diberikan ibu kepada anak sama dengan apa yang dimakan ibu dan ketika anak tidak mau makan ibu tidak membujuk malah memberikan snack yang tidak memiliki nilai gizi. Ibu mengaku anak sering bermain di tanah ketika dibawa keladang, sayuran dan buahan jarang diberikan kepada anak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu terhadap kejadian stunting pada anak usia 2 – 5 tahun di Kabupaten Simalungun. Penelitian ini di merupakan penelitian cross sectional yang dilaksanakan di Kabupaten Simalungun pada Juli 2023. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan teknik multistage random sampling, dimana jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 266 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dari ayah dan ibu berpendidikan rendah memiliki insiden stunting yang lebih tinggi, dengan masing-masing 96,60% dan 93,42%. Selain itu, anak-anak dari ibu yang bekerja memiliki insiden stunting yang lebih tinggi yaitu 44,94%. Analisis hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan dengan kejadian stunting pada anak usia 2-5 tahun di Kabupaten Simalungun mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan, dengan nilai p 0,0001 (p<0,05). Pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu yang buruk dikaitkan dengan peningkatan risiko anemia pada anak-anak mereka. Secara khusus, ibu dengan pengetahuan buruk memiliki 7,149 kali risiko, ibu dengan sikap buruk memiliki 2,946 kali peluang, dan ibu dengan perilaku buruk memiliki 3,382 kali risiko memiliki anak dengan anemia dibandingkan dengan mereka yang memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku yang baik. Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan dengan kejadian stunting pada anak usia 2-5 tahun di Kabupaten Simalungun, dengan nilai p 0,0001 (p<0,05). Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Stunting, Ibu
Evaluasi Drug Related Problems (DRPS) Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan Komplikasi Penyakit Ginjal Kronik di RS X Yogyakarta Kusumiati, Marna; Atmaja, Sarah Puspita; Murdiana, Happy Elda
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i2.13381

Abstract

ABSTRACT The prevalence of Diabetes Mellitus (DM) sufferers increases every year, especially type 2 DM, because this often causes complications and even death. Type 2 diabetes mellitus has a major impact on the development of chronic kidney disease (CKD), based on uncontrolled type 2 diabetes over a long period of time. Achieving maximum therapeutic effects with minimal side effects is one of the responsibilities of pharmaceutical care, one of which is identifying the occurrence of Drug Related Problems (DRPs). The aim of this study was to evaluate DRPs in Type 2 DM patients with CKD complications at RS x Yogyakarta as evaluation material in handling the incidence of DRPs in type 2 DM patients with CKD complications. The method in this research is descriptive quantitative with data collection using a total sampling technique on retrospective data from medical record documents at the inpatient installation of Hospital The conclusion in this study is that the characteristics of type 2 DM sufferers with CKD are mostly women (51.35%), with age > 60 (67.56%), and the highest CKD stage is G5. The most common cause of DRP cases is inappropriate drug selection (64%), giving rise to the problem of unsafe drug events in patients (56%). Keywords: Diabetes Mellitus Type 2, Chronic Kidneys Disease (CKD), Drug Related Problems (Drps), Hospitalization.  ABSTRAK Prevalensi penderita Diabetes Melitus (DM) setiap tahun mengalami peningkatan khususnya DM tipe 2, sehingga tidak sedikit yang menyebabkan komplikasi hingga kematian. DM tipe 2 berdampak besar pada pengembangan Penyakit Ginjal Kronis (PGK), akibat tidak terkontrolnya penyakit DM tipe 2 dalam jangka waktu lama. Pencapaian efek terapi maksimal dengan efek samping minimal adalah salah satu tanggungjawab farmasi salah satunya mengidentifikasi terjadinya Drug Related Problems (DRPs). Tujuan penelitian ini adalah melakukan Evaluasi DRPs pada Pasien DM Tipe 2 dengan komplikasi PGK di RS x Yogyakarta sebagai bahan evaluasi dalam penanganan kejadian DRPs pada pasien DM tipe 2 dengan komplikasi PGK. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data menggunakan teknik total sampling pada data retrospektif dokumen rekam medis diinstalasi rawat inap RS X Yogyakarta Januari 2019 – Mei 2023. Hasil penelitian didapat penyebab Kasus DRP terjadi karena pemilihan obat yang tidak tepat (64%) dan pemilihan dosis obat kurang tepat (36%), dan potensi masalah yang terjadi adalah kejadian obat yang tidak aman pada pasien sebesar (56%) dan Kejadian pengobatan yang tidak efektif (44%). Kesimpulannya adalah, Penyebab Kasus DRPs paling banyak terjadi adalah pemilihan obat yang tidak tepat (64%), sehingga menimbulkan potensi masalah yakni kejadian obat yang tidak aman pada pasien sebesar (56%). Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Penyakit Ginjal Kronik (PGK), Drug Releted Problems (Drps), Rawat Inap.
Gambaran Achievement Motivation Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Padjadjaran Yosep, Iyus; Shaumy, Bella Nadya; Harun, Hasniatisari; Mardhiyah, Ai
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i5.14581

Abstract

ABSTRACT Nursing students are faced with achievement motivation challenges that can affect their academic and professional development. Contributing factors are high academic pressure, lack of social support, and low perception of the relevance of academic tasks in the nursing context. To describe achievement motivation in nursing students.  This study used a descriptive approach with data collection through the distribution of achievement motivation scale questionnaires that have been adapted for the nursing context. The research sample involved 270 active semester nursing students, and data analysis was carried out using descriptive statistics, specifically univariate analysis. The authors found that there were 184 students with a moderate level of achievement motivation (68.15%), 41 students had high achievement motivation (15.19%), and 45 students with low achievement motivation (16.67%). This shows that nursing students need to increase achievement motivation to adapt to the learning process. This study is expected to provide practical guidance for educational institutions and nursing practitioners in improving achievement motivation and well-being of nursing students. Keywords: Achievement Motivation, Nursing, Students  ABSTRAK Mahasiswa keperawatan dihadapkan pada tantangan achievement motivation yang dapat memengaruhi perkembangan akademis dan profesional mereka. Faktor-faktor penyebabnya adalah tekanan akademis yang tinggi, kurangnya dukungan sosial, dan persepsi yang rendah terhadap relevansi tugas-tugas akademis dalam konteks keperawatan. Untuk menggambarkan achievement motivation pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui distribusi kuesioner achievement motivation scale yang telah diadaptasi untuk konteks keperawatan. Sampel penelitian melibatkan 270 mahasiswa keperawatan semester aktif, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif, khususnya analisis univariat. Penulis menemukan bahwa terdapat 184 mahasiswa dengan tingkat achievement motivation sedang (68.15%), 41 mahasiswa memiliki achievement motivation tinggi (15.19%), dan 45 mahasiswa dengan achievement motivation rendah (16.67%). Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan perlu meningkatkan achievement motivation untuk beradaptasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi institusi pendidikan dan para praktisi keperawatan dalam meningkatkan motivasi berprestasi dan kesejahteraan mahasiswa keperawatan. Kata Kunci: Achievement Motivation, Keperawatan, Mahasiswa
Pengaruh Game Online Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa : Literature Review Dewi, Devi Lestia; Pramana, Yoga; Fauzan, Suhaimi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i1.11999

Abstract

ABSTRACT The concept of "addiction online game" generated of increasingly digital games expand and excessive use and no controlled especially among child young has Becomes issue latest . Online games among student give impact positive nor negative . impact the negative that is could make it worse quality sleep , consumptive and cause addictive effects or addictive behavior. To identify the effect of online games the quality of sleep of students. Type study this use literature review with analytical techniques using SPIDER and articles obtained from the Pubmed database , Google Scholar, Science Direct, Research Gate and Research using keywords in English, namely online games, sleep quality, sleep quality in collage students and in Indonesian that is online games , sleep quality , and quality sleep on college student. Results literature review obtained 8 appropriate journals with criteria inclusion. Results analysis of 7 articles state that there is significant relationship Among influence online game to quality sleep on student while 1 article states own correlation weak Among influence online game on sleep quality in students. Played online game by excessive nor duration time playing games online can influence quality sleep student . The longer the duration time play games online then will the more bad quality sleep. Keyword : Online Games , Quality Sleep , Quality Sleep On College Student .  ABSTRAK Dampak game online yang semakin meluas dan berlebihan terutama di kalangan anak muda telah menjadi isu terkini. Game online di kalangan mahasiswa memberikan dampak negatif yang dapat memperburuk kualitas tidur, konsumtif dan menimbulkan efek ketagihan atau perilaku kecanduan. Mengidentifikasi pengaruh game online terhadap kualitas tidur mahasiswa. Jenis penelitian ini menggunakan literature review dengan teknik analisa menggunakan SPIDER dan artikel yang diperoleh dari data base Pubmed, Google Scholar, Science Direct, Research Gate dan Neliti dengan menggunakan kata kunci dalam bahasa inggris yaitu game online, sleep quality, sleep quality in collage students dan dalam bahasa indonesia yaitu permainan daring, kualitas tidur dan kualitas tidur pada mahasiswa. Delapan artikel memenuhi kriteria inklusi, menurut tinjauan literature. Hasil analisis 7 artikel menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengaruh game online terhadap kualitas tidur pada mahasiswa sedangkan 1 artikel yang menyatakan memiliki korelasi lemah antara pengaruh game online terhadap kualitas tidur pada mahasiswa. Durasi bermain game online dapat mempengaruhi kualitas tidur mahasiswa. Semakin lama durasi waktu bermain game online maka akan semakin buruk kualitas tidurnya. Kata Kunci: Permainan Daring, Kualitas Tidur, Kualitas Tidur Mahasiswa.
Pengaruh Cara Pemakaian Produk Tabir Surya terhadap Tingkat Keparahan Hiperpigmentasi pada Pasien di Klinik Kecantikan di Surabaya Nailufa, Yuyun; Soetjipto, Soetjipto; Wahyudi, Lindung
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i4.14371

Abstract

ABSTRACT Hyperpigmentation is a skin problem whose main cause is exposure to ultraviolet (UV) sunlight. Regular use of sunscreen with an SPF of at least 30 and a broad spectrum (protects against UVA and UVB) has been proven to be effective in preventing and treating hyperpigmentation. However, many people do not use sunscreen in the correct way, so its effectiveness in protecting the skin from UV rays is reduced. The aim of this study is to determine the effect of using sunscreen products on the severity of hyperpigmentation in patients at beauty clinics in Surabaya. This research is an analytical, cross-sectional observational study. The results of this study show that there is a significant relationship between the behavior of using sunscreen and the severity of hyperpigmentation, a significance value of 0.014 (<0.05) was obtained. There is a significant relationship between how to use sunscreen and the severity of hyperpigmentation. The better you use sunscreen, the lower the severity of hyperpigmentation, and vice versa. Keywords: How to Use, Sunscreen, Severity, Hyperpigmentation, Patients ABSTRAK Hiperpigmentasi merupakan masalah kulit yang penyebab utamanya adalah paparan sinar matahari ultraviolet (UV). Penggunaan tabir surya secara rutin dengan SPF minimal 30 dan spektrum luas (melindungi dari UVA dan UVB) terbukti efektif dalam mencegah dan mengatasi hiperpigmentasi. Namun, banyak orang yang tidak menggunakan tabir surya dengan cara yang benar, sehingga efektivitasnya dalam melindungi kulit dari sinar UV menjadi berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cara pemakaian produk tabir surya terhadap tingkat keparahan hiperpigmentasi pada pasien di klinik kecantikan di Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat observasi analitik dengan cross-sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara perilaku cara pemakaian tabir surya dengan keparahan hiperpigmentasi, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.014 (<0.05). Terdapat hubungan yang bermakna antara cara pemakaian tabir surya dengan derajat keparahan hiperpigmentasi. Semakin baik cara pemakaian tabir surya maka semakin rendah keparahan hiperpigmentasinya, dan sebaliknya. Kata Kunci: Cara Pemakaian, Tabir Surya, Tingkat Keparahan, Hiperpigmentasi, Pasien
Hubungan penerapan Teknik Brand Daroff Pada Pasien dengan Vertigo di Ruang Sulaiman 4 Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang Natasya, Tesa; Kartikasari, Dian; Faizah, Noor
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i12.11620

Abstract

ABSTRACT Vertigo is a symptom or feeling in which the environment around seems to be moving or spinning and usually accompanied by nausea and loss of balance. The Brandt-Daroff's non-pharmacological management is a form of physical therapy to treat vestibular disorders such as vertigo. The purpose of this therapy is to help vertigo sufferers adapt to the balance disorder. It has the effect of increasing blood to the brain so that it can improve the function of the body's balance organs and maximize the work of the sensory system. This study aims to determine the influence of the Brand Daroff technique on pain in vertigo with patients. This research was a case study in a patient with vertigo at Sulaiman Ward at Roemani Muhammadiyah Hospital, Semarang. The intervention given in this study was the Brandt-Daroff exercise to reduce pain. In this study, the results showed that there was a positive effect of Brandt Daroff exercise in reducing pain in a vertigo patient. The pain scale on the first day was 7, 6 on the second day, 5 on the third day, and 3 on the fourth day. There was a positive effect of Bandt-Daroff exercise to reduce pain in vertigo patients. It is expected the hospital can implement this non-pharmacological therapy as a nursing care for vertigo patients. Keywords: Brand Daroff, Vertigo, Pain  ABSTRAK Vertigo adalah suatu gejala atau perasaan dimana seseorang atau benda disekitar seolah-olah bergerak atau berputar, biasanya disertai dengan mual dan kehilangan keseimbangan. Penatalaksanaan non farmakologi Brand Daroff salah satu bentuk terapi fisik untuk mengatasi gangguan vestibular seperti vertigo. Tujuan latihan Brand Daroff untuk mengadaptasikan pasien terhadap gangguan keseimbangan pada penderita vertigo. Latihan brand daroff memberikan efek peningkatan darah ke otak sehingga dapat memperbaiki fungsi alat keseimbangan tubuh dan memaksimalkan kerja dari sistem sensori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian teknik Brand Daroff terhadap nyeri pada pasien vertigo. Desain penelitian ini menggunakan studi kasus pada pasien dengan vertigo di ruang Sulaiman 4 RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Intervensi yang digunakan pada penelitian ini teknik brand daroff untuk menurunkan nyeri. Pada penelitian ini dapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh pada terapi brand  daroff dalam menurukan nyeri pada pasien vertigo. Dimana skala nyeri pada hari pertama 7, hari kedua 6, pada hari ketiga 5 dan pada hari keempat menjadi 3. Terdapat pengaruh pemberian brand daroff untuk menurunkan nyeri pada pasien vertigo. Diharapkan pihak lahan praktik atau rumah sakit dapat mengimplementasikan terapi non-farmakologis teknik brand daroff dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien vertigo Kata Kunci: Brand Daroff, Vertigo, Nyeri
Pengaruh Perawatan Metode Kanguru terhadap Peningkatan Suhu Tubuh pada Bayi BBLR di Ruang Nicu RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Modjo, Dewi; Rokani, Muriyati; Polontalo, Stevanny
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i4.13958

Abstract

ABSTRACT Babies with low birth weight are susceptible to hypothermia (body temperature of 32-36.4OC which causes instability in the baby's body temperature. Unstable body temperature of babies who tend to hypothermia can increase the need for oxygen and result in increased energy expenditure by the baby so that this condition can result in hampered weight gain. baby's body, then general care for LBW care is immediately carried out after birth, including the kangaroo method of care. This research aims to analyzeThe influence of the kangaroo method of care on increasing body temperature in low birth weight babies in the NICU Room at RSUD Dr. H. Aloei Saboe.This research is a quantitative study using a one group pre-test and post-test design which provides treatment or intervention to research subjects and then the effects of the treatment are measured and analyzed. This sampling used total sampling with a total of 10 samples.The research results showed that the average body temperature before was 36.28OC with a standard deviation of 0.0422 and after the kangaroo method treatment the average body temperature was 36.70OC with a standard deviation of 0.0447, and the statistical test results of the paired sample t-test were 0.000. So it can be concluded that there is an influence of kangaroo treatment therapy on the stability of body temperature in LBW babies in the NICU Room at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Regional Hospital Keywords: LBW, FMD, Body Temperature  ABSTRAK Bayi dengan BBLR rentan untuk mengalami hipotermia (suhu tubuh 32-36,4OC yang menyebabkan ketidakstabilan suhu tubuh bayi. Tidak stabilnya suhu tubuh bayi yang cenderung hipotermia dapat meningkatkan peningkatan kebutuhan oksigen dan mengakibatkan peningkatan pengeluara energi oleh bayi sehingga kondisi ini dapat mengakibatkan terhambatnya peningkatan berat badan bayi, maka itu segera dilakukan penanganan umum perawatan BBLR setelah lahir diantaranya perawatan metode kanguru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perawatan metode kanguru terhadap peningkatan suhu tubuh pada bayi BBLR di Ruang NICU RSUD Dr. H. Aloei Saboe. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain one group pre-test and post-test design yang memberikan perlakuan atau intervensi pada subyek penelitian kemudian efek perlakuan tersebut diukur dan dianalisis. Pengambilan sampel ini menggunakan total sampling dengan jumlah 10 sampel. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata suhu tubu sebelum 36,28OC dengan standar deviasi 0,0422 dan sesudah perawatan metode kanguru rata-rata suhu tubuh 36,70OC dengan standar deviasi 0,0447, serta hasil uji statistic paired sample t-test adalah 0,000. Maka dapat disimpulkan ada pengaruh terapi perawatan metode kanguru terhadap stabilitas suhu tubuh pada bayi BBLR di Ruangan NICU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Kata Kunci: BBLR, PMK, Suhu Tubuh
Hubungan Tingkat Stres dengan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa Keperawatan Tingkat Awal Gasril, Pratiwi; Devita, Yeni; Fadli, Nanang
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.13759

Abstract

ABSTRACT Stress is the inability to cope with the threats faced by mental, physical, emotional, and spiritual human beings, which at some point can affect the physical health of the human being. Insomnia is the inability to meet sleep needs, both in quality and quantity. The purpose of this study was to determine the relationship between stress levels and the incidence of insomnia in nursing students. The Research Method uses a correlative descriptive research design using a cross sectional approach. The sample in this study amounted to 50 respondents, with a Stratified Sampling technique. The instruments used in this study were the Kessler Psychological Distress Scale and Insomnia Rating Scale questionnaires disseminated with Goggle Form links. The results of the study found that as many as 10% of students were not stress, 40% were mild stress, 32% were moderate stress, and 18% were severely stressed. As many as 4% of students had no insomnia, 54% mild insomnia, 20% moderate insomnia, and 22% severe insomnia. From the results of data analysis using the help of the SPSS 16 computer program whose meaning level ρ ≤ α (0.001 ≤ 0.005), it was concluded that there is a relationship between the level of stress and the level of insomnia incidence in nursing students. Keywords: Stress, Insomnia, Students, Nursing  ABSTRAK Stres adalah ketidakmampuan mengatasi ancaman yang dihadapi oleh mental, fisik, emosional, dan spiritual manusia, yang pada suatu saat dapat mempengaruhi kesehatan fisik manusia tersebut. Insomnia adalah ketidakmampuan memenuhi kebutuhan tidur, baik secara kualitas maupun kuantitas. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan tingkat stress dengan kejadian insomnia pada mahasiswa keperawatan tingkat awal. Metode Penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif  korelatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden, dengan teknik pengambilan sampel Stratified Sampling. Instrumen  yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Kessler Psychological Distress Scale  dan Insomnia Rating Scale  yang disebarkan dengan link Goggle Form. Hasil Penelitian didapatkan hasil  sebanyak 10% mahasiswa tidak stress, 40% stress ringan, 32% stress sedang, dan 18% stress berat. Sebanyak 4% mahasiswa tidak insomnia, 54% insomnia ringan, 20% insomnia sedang, dan 22% insomnia berat. Dari hasil Analisa data dengan menggunakan bantuan program computer SPSS 16 yang tingkat pemaknaan ρ ≤ α (0,001 ≤ 0,005), Disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat stress dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Keperawatan tingkat awal. Kata Kunci: Stres, Insomnia, Mahasiswa, Keperawatan
Analisis Kelengkapan Berkas Rekam Medis oleh Perawat Pelaksana di RSD Idaman Banjarbaru Adhipurna, Novian; Prihandini, Yustin Ari; Ayanti, Bio Putri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i5.14436

Abstract

ABSTRACT The completeness of medical record files is a reflection of the quality of hospital services. RSD Idaman data shows that the percentage of incomplete medical record files by nurses is 63.89%. This figure still has not reached the set target of 100%. The completeness of filling out medical record files can be influenced by age, gender, length of service and workload. The research aims to explain the factors related to the completeness of filling in medical record files by nurses in the Inpatient Room at RSD Idaman Banjarbaru. Analytical observational research design with a cross sectional design. The research population was all nurses with a sample of 46 people determined using a simple proportional random sampling technique. The research instrument used was a questionnaire. Data analysis was descriptive and statistical using the chi square test and multiple logistic regression test. The results of the chi square test showed that there was a relationship between gender (p=0.029), length of service (p=0.000) and completeness of filling in the medical record file. Keywords: medical records; file; completeness.  ABSTRAK Kelengkapan berkas rekam medis merupakan salah satu cerminan dari pelayanan mutu rumah sakit. Data RSD Idaman menunjukkan bahwa ketidaklengkapan pengisian berkas rekam medis oleh perawat dengan persentase sebesar 63,89%. Angka tersebut masih belum mencapai target yang ditetapkan yaitu 100%. Kelengkapan pengisian berkas rekam medis dapat dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, masa kerja dan beban kerja. Penelitian bertujuan menjelaskan faktor yang berhubungan dengan kelengkapan pengisian berkas rekam medis oleh perawat di Ruang Rawat Inap RSD Idaman Banjarbaru. Rancangan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat dengan sampel sebanyak 46 orang yang ditentukan dengan teknik proporsional simpel random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data secara deksriptif dan statistik dengan menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik berganda. Hasil uji chi square menunjukkan terdapat hubungan antara jenis kelamin (p=0,029), masa kerja (p=0,000) dengan kelengkapan pengisian berkas rekam medis. Kata kunci: rekam medis, berkas, kelengkapan.

Page 59 of 158 | Total Record : 1573


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 4 (2026): Volume 6 Nomor 4 (2026) Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026) Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026) Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026) Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025) Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025) Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025) Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025) Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025) Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025) Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025) Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025) Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 (2025) Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 (2025) Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025) Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (2025) Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024) Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024) Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024) Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024) Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024) Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024) Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024) Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024) Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024) Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024) Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024) Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024) Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023) Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023) Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023) Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023) Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023) Vol 3, No 7 (2023): Volume 3 Nomor 7 (2023) Vol 3, No 6 (2023): Volume 3 Nomor 6 (2023) Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023) Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023) Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 (2023) Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022) Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022) Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 (2022) Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 (2022) Volume 1 Nomor 4 Desember 2021 Volume 1 Nomor 3 September 2021 Volume 1 Nomor 2 Juni 2021 Volume 1 Nomor 1 Maret 2021 More Issue