Articles
99 Documents
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Tingkat Kematangan Emosi Siswa
Dola Desvita;
Linda Fitria;
Rini Sefriani
JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA "YPTK" PADANG Vol. 9 (2022) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jpti.v9i2.120
Emotional maturity is a condition where a person is able to control, control and channel his emotions based on the situation and conditions that occur, so that he has a good level of emotional stability in solving a problem that occurs. The factors that can affect emotional maturity here are one of them influenced by parenting patterns, where parenting here is how to educate, maintain, nurture and guide their children towards the maturation process. The purpose of this study was to determine the relationship between parenting patterns with the level of emotional maturity of students. This study examines the relationship between parenting patterns with the level of emotional maturity of students, where the method used in this study is quantitative correlation. The population in this study amounted to 210 people who were registered with a sample of 138 students. The sampling technique used is purposive sampling. The instrument in this study was a questionnaire with a likert scale. Data analysis was performed using statistical programs on IBM Statistical 20 computers and Microsoft Excel. Based on the results of data processing, the rcount value is 0.450 with an rtable value of 0.165, the rcount value is greater than the rtable value 0.450> 0.1656, it can be concluded that there is a positive and significant relationship between the relationship between parenting patterns and the level of emotional maturity of students.
Pengembangan Modul Pembelajaran Desain Grfais Berbasis 3D Pagefelip Professional
Lika Jafnihirda;
Diani Diani;
Rini Sefriani
JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA "YPTK" PADANG Vol. 6 (2019) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jpti.v6i1.133
Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan Modul Pembelajaran Menggunakan 3D Pageflip Professional pada Mata Pelajaran Desain Grafis Kelas X Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Muhammadiah 1 Padang. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan metode Four-D. Uji coba dilakukan pada 33 siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Muhammadiah 1 Padang. Hasil uji validitas oleh para ahli secara keseluruhan terhadap Modul Pembelajaran Menggunakan 3d Pageflip Professional pada Mata Pelajaran Desain Grafis sebesar 91,09% dengan interprestasi sangat valid digunakan. Hasil penilaian uji praktikalitas secara keseluruhan sebesar 89,38%, dengan interprestasi sangat praktis digunakan, dan hasil penilaian uji efektivitas secara keseluruhan sebesar 89,11% dengan interprestasi sangat efektif digunakan. Dengan demikian Modul Pembelajaran Menggunakan 3d Pageflip Professional pada Mata Pelajaran Desain Grafis sudah teruji sangat valid, sangat praktis dan sangat efektif digunakan, sehingga dapat digunakan pada proses pembelajaran mata pelajaran Desain Grafis di SMK Muhammadiah 1 Padang
Teaching Dubbing Translation in Indonesian Classroom: Benefits and Challenges
Niken Paramita
JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA "YPTK" PADANG Vol. 9 (2022) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jpti.v9i2.134
Currently, dubbed version of imported films or programs are available as one of the options of content localization, aside from subtitles. Despite the potential of dubbing and dubbing translation, especially in Indonesia, not many departments in higher education institutions offer lesson in dubbing translation. This article aims to propose what topics can be covered in a dubbing translation lesson, why dubbing translation lesson is important, and what dilemmas arise in teaching dubbing translation. The study was conducted using literature review method. Future research may be done to find the gap between the translation skills required in Indonesian dubbing industry and the ones acquired by Translation students in Indonesia
Validitas Perancangan Game Edukasi Berbasis Android pada Mata Pelajaran Informatika
Popi Radyuli;
Menrisal;
Liling Nurul Mukziza
JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA "YPTK" PADANG Vol. 9 (2022) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jpti.v9i2.135
This study aims to describe the validity of Android-based educational game learning media in the Informatics subject at SMK Negeri 9 Padang. This research is a Research and Development study conducted in class X at SMK Negeri 9 Padang. The test subjects in this study were class X students majoring in Culinary and Hospitality. The instrument used is a media validation sheet which will be validated by material experts, media experts and linguists. The results of the assessment of the three validators obtained a validity test of 88.81%, so that the validity level can be interpreted as very valid to use. In conclusion, based on the assessment along with expert input as well as the results of field trials of Android-based educational games, the feasibility, excellence, and can be used in the learning process in Informatics class X SMK N 9 Padang
Model Pembelajaran Think Pair Share untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Andi Yurni ulfa;
Halijah;
Fauzan Akbar;
Haerul Mutiah;
Suhartini Azis
JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA "YPTK" PADANG Vol. 9 (2022) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jpti.v9i2.139
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Think Pair Share untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIIB MTs Sehati Ulutedong. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah 24 orang siswa kelas VIIB. Instrumen dalam penelitian ini adalah soal tes hasil belajar siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yang ditunjukkan dalam bentuk persentase. Berdasarkan hasil penelitian secara bersiklus maka pada siklus I hasil belajar siswa yang hasil belajarnya tuntas dari siklus I (37,5%) ke siklus II (100%) dan yang tidak tuntas menurun dari siklus I (62,5%) ke siklus II (0%) Ketuntasan hasil belajar pada siklus II mencapai 100% dan telah memenuhi nilai ketuntasan klasikal yaitu 85%.Nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus I adalah 66,45 berada pada kategori rendah dan meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata 85,20 berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIIB.
Implementasi Model Problem Based Instruction (PBI) dalam Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa
Rahmatul Husna Arsyah;
Nizwardi Jalinus;
Rijal Abdullah;
Astri Indah Juwita
JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA "YPTK" PADANG Vol. 9 (2022) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jpti.v9i2.141
The main problem in this study is how to improve student learning outcomes by using the Problem Based Instruction (PBI) learning model. The purpose of this study is to improve student learning outcomes on network infrastructure administration material. The results of the initial condition research using interviews, observation and item analysis, class XI students of SMK N 2 Padang City as research subjects, have an average learning achievement score that is below the minimum completeness criteria (KKM). This research is a Classroom Action Research (CAR) with a procedural model developed by Kemmis and Mc. Taggart is a spiral research model that is commonly used and consists of two cycles. Each cycle consists of four stages, namely: 1) the planning stage 2) the acting stage, 3) the observing stage and 4) the reflection stage. The number of research subjects consisting of 22 students. From the research results, it was obtained data that the PBI model can improve learning outcomes in network infrastructure administration (AIJ). This is indicated by the value of the results given in the initial conditions, from 22 students, the results obtained were 55% of students who did not complete. After the action was taken in cycle 1, student learning outcomes increased to 50% of students who completed, and continued to increase in the second cycle, with a completeness percentage of 81%.
Pengaruh Pembelajaran Blended Learning melalui Virtual Syncronous dan Live Syncronous pada Mahasiswa
Andi Yurni ulfa;
Halijah;
Suhartini Azis;
Fauzan Akbar;
Haerul Mutiah;
Satnawati
JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA "YPTK" PADANG Vol. 10 (2023) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jpti.v10i1.152
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh virtual syncronous (maya/daring) dan pengaruh live syncronous (tatap muka langsung/luring) dalam sistem pembelajaran blended learning pada mata kuliah Strategi Belajar Mengajar Biologi pada mahasiswa Biologi 21 Universitas Muhammadiyah Bulukumba. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 29 orang mahasiswa kelas Bio 21. Instrumen dalam penelitian ini adalah pedoman pertanyaan wawancara. Teknik pengumpulan yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis Miles and Huberman dan teknik keabsahan data dalam penelitian ini adalah standar kredibilitas, standar transferabilitas, standar depandibilitas dan standar konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring pada sistem blended learning secara virtual syncronous (sinkron maya/daring) dan live syncronous (sinkron langsung/luring) pada mata kuliah strategi belajar mengajar Biologi tidak berpengaruh baik pada jaringan dan cuaca. Pengaruh sistem pembelajaran blended learning secara live syncronous (sinkron langsung/luring) pada mata kuliah strategi belajar mengajar Biologi membuat mahasiswa menjadi aktif, inovatif dan kreatif berpengaruh baik pada tingkat daya serap mahasiswa baik secara kognitif, afektif maupun psikomotorik, kemandirian dalam belajar, terciptanya interaksi sosial, problem solving yang baik, tanggung jawab dan kolaborasi tim yang solid menjadikan pembelajaran ini menjadi konseptual, faktual dan bermakna.
Evaluasi Assesment Diagnostik dalam Merencanakan Model Pembelajaran Berdiferensi di SMK Negeri 2 Karimun
Junaidah Junaidah;
Ambiyar Ambiyar;
Nizwardi Jalinus;
Waskito Waskito;
Ema Wulansari
JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA "YPTK" PADANG Vol. 10 (2023) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jpti.v10i1.147
Indikator keberhasilan Pendidik dapat berupa perubahan perilaku anak didik atau pemahaman akademik. Tentu ini tidak mudah. Ingatlah bahwa setiap anak didik memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, Pendidik harus dapat mengidentifikasi dan memahami kekuatan dan kelemahan setiap anak didiknya untuk kemudian merencanakan strategi pembelajaran yang tepat untuk masa depannya. Semua ini dapat dicapai melalui evaluasi diagnostic. Asesmen diagnostik merupakan asesmen yang dibuat khusus untuk mengidentifikasi kompetensi, kelebihan dan kekurangan anak didik agar pembelajaran dapat direncanakan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana hasil assessment diagnostic bermanfaat dalam merancang model pembelajaran berdiferensi pada pendidikan vokasi khusunya di SMK Negeri 2 Karimun. Dalam kesimpulannya, evaluasi asesmen diagnostik penting dalam merencanakan model pembelajaran berdiferensiasi dalam pendidikan vokasi. Ini membantu Pendidik untuk memahami kebutuhan peserta didik secara individual, menyesuaikan pembelajaran, mengidentifikasi tingkat kemampuan peserta didik, dan memantau perkembangan peserta didik. Dengan menggunakan informasi yang diperoleh dari asesmen diagnostik, Pendidik dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang efektif dan relevan bagi setiap peserta didik dalam konteks pendidikan vokasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa belum semua pendidik memanfaatkan hasil assesmen diagnostik dalam merencanakan pembelajaran berdiferensi sehingga pembelajaran belum sepenuhnya mengarah pada kebutuhan peserta didik.
Penggunaan Digital Learning dalam Pembelajaran PPKn di SMP Negeri 4 Malang
Diana Krisnawati;
Nuruddin Hady;
Abd Mu'id Aris Shofa
JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA "YPTK" PADANG Vol. 10 (2023) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jpti.v10i1.132
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan digital learning dalam pembelajaran PPKn di SMP Negeri 4 Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, teknik pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara serta teknik analisis data menggunakan kuantitatif deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan digital learning dalam pembelajaran PPKn di SMP Negeri 4 Malang sangat efektif dengan rata-rata persentase sebesar 79.38% berdasarkan empat indikator efektivitas pembelajaran: kualitas pengajaran, dilihat dari proses dan hasil pembelajaran yang menunjukkan persentase sebesar 77.45% dengan kriteria sangat efektif. Tingkat pengajaran, dilihat dari kesiapan peserta didik mengikuti pembelajaran menunjukkan persentase sebesar 83.45% dengan kriteria sangat efektif. Insentif, dilihat dari aktivitas guru memberikan motivasi kepada peserta didik menunjukkan persentase sebesar 77.58% dengan kriteria sangat efektif. Dilihat dari sejauh mana guru dan peserta didik memaksimalkan penggunaan waktu dalam proses pembelajaran PPKn menggunakan digital learning menunjukkan persentase sebesar 79.28% dengan kriteria sangat efektif.
PELIK (Port and Logistic Knowledge): Media Pembelajaran Berbasis Digital untuk Meningkatkan Literasi
Ajeng Putri Dwi Wahyuni;
Sandy Valdeza;
Nadila Febriani
JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA "YPTK" PADANG Vol. 10 (2023) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jpti.v10i1.140
Ilmu pengetahuan mudah diakses melalui berbagai media sosial dengan target sasaran yaitu seluruh pengguna dari berbagai kalangan. Pembelajaran menggunakan media sosial menjadi inovasi baru dikarenakan menggunakan beberapa metode untuk mempublikasikan ilmu tersebut. Pelik Official menjadi salah satu inovasi pembelajaran dalam dunia kepalabuahnan dan logistik maritim. Pembelajaran dituangkan dalam berbagai macam media sosial seperti instagram, tiktok dan youtube, hal tersebut menjadikan Pelik Official dapat memberikan informasi dengan metode visual dan audio. Sumber ilmu pada pembelajaran yang diberikan yakni diperoleh dari studi literatur, observasi lapangan serta wawancara. Hasil pemahaman dari sumber tersebut disebar luaskan pada media sosial Pelik Official dengan pembagian 3 tema, yakni tema pelik jalan-jalan, Pelik Ngulik dengan perolehan penonton 55,75% dan yang menyukai pada Pelik Ngulik dengan persenan sebesar 42,71% pada media sosial Instagram serta 42% dan yang menyukai pada Pelik Ngulik dengan persenan sebesar 40,74% pada media sosial instagran, yang ketiga yakni tema Pelikcast dengan perolehan penonton 46,41% dan yang menyukai sebesar 53,42% pada media sosial You Tube. Pembagian tema tersebut bertujuan untuk memberikan inovasi baru terhadap penyampaian ilmu pengetahuan serta pemanfaatan fitur-fitur pada masing-masing media sosial.