cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 370 Documents
Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar pada Sekolah Dasar Negeri 07 Sungai Soga Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang Singgah, Illafi; Sunyata, Lina; Erdi, Erdi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7161

Abstract

Urgensi penelitian ini untuk meningkatkan kreativitas dan kemandirian belajar siswa sesuai dengan kebutuhan lokal dan perkembangan zaman. Tujuannya adalah untuk Proses Implementasi Kebijakan Kurikulum Belajar pada SD Negeri 07 Sungai Soga. Permasalahan utama adalah dalam Keterbatasan Kompleksitas Kebijakan Antara Pemerintah Terhadap Satuan Pendidik yang mana Di Sekolah Dasar Negeri 07 Sungai Soga, memberikan informasi yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif.  Subjek penelitian ini terdiri dari : 1). Kepala Korwil VI Disdikbud Kabupaten Bengkayang, 2). Kepala SDN 07 Sungai Soga, 3). Dewan Guru, 4). Orang tua murid.           Teknik pemilihan subjek penelitian yang dijadikan sumber data digunakan dengan teknik bertujuan (purposive) yang diberikan kepada guru cenderung bersifat terputus-putus. Teknik Pengumpulan data yaitu dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka di awali dengan (1) Penyusunan perangkat ajar meliputi analisis CP, TP, ATP, modul ajar dan bahan ajar. (2) Pelaksanaan pembelajaran yang di awali dengan asesmen diagnostik dan kegiatan pembelajaran. Masih terdapat kurangnya pemahanan guru maupun orangtua siswa mengenai implementasi kurikulum merdeka belajar dan terdapat sarana dan prasarana yang tidak memadai dalam hal fasilitas untuk belajar. Masih terdapat pertunjuk maupun teknis yang tidak dipahami yang menjadikan kurangnya kreatifitas dan efesiensi guru, peserta didik, maupun orang tua didik dalam sistem yang ada.
Penggunaan Media Pembelajaran Game Digital Puzzle Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun di Pos PAUD Delima Jobokuto Jepara Syaharani, Fajar Putri; Afrianingsih, Anita
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7162

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada pendidikan anak usia dini. Penggunaan media pembelajaran berbasis digital menjadi salah satu alternatif inovatif untuk meningkatkan kualitas proses belajar anak. Namun, pemanfaatannya masih terbatas pada kegiatan hiburan, bukan sebagai sarana pengembangan kemampuan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media pembelajaran game digital puzzle dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun di POS PAUD Delima Jobokuto Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 15 anak yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi perkembangan kognitif berdasarkan indikator kemampuan klasifikasi, pemecahan masalah, pengenalan pola, konsentrasi, dan daya ingat. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game digital puzzle secara konsisten mampu meningkatkan kemampuan kognitif anak, ditandai dengan meningkatnya kemampuan dalam mengenali pola, memecahkan masalah, dan mempertahankan fokus. Dengan demikian, game digital puzzle terbukti efektif sebagai media pembelajaran interaktif dan menyenangkan yang mendukung perkembangan kognitif anak usia dini.
Analisis Penggunaan Media Audio Visual Melalui Proyektor dalam Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Sunda di Kelas V B SDN Sirihlor Yuliana, Yuliana; Hidayat, Sholeh; Hatima, Yoma
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7219

Abstract

Pembelajaran dengan penggunaan media audio visual salah satu media pembelajaran memberikan topic materi ajar, motivasi, memberi refleksi berbeda dalam pembelajaran muatan lokal bahasa Sunda. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis penggunaan media audio visual melalui proyektor dalam pembelajaran muatan lokal bahasa Sunda di kelas V B. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripti. Peneliti mengkaji data dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Dilakukan dengan subjek pada guru bidang bahasa Sunda dan peserta didik dalam pembelajaran muatan lokal bahasa Sunda. Bentuk analisis data di laksanakan dengan menggunakan analisis pada Miles dan Huberman pada pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penggunaan media audio visual ini dilakukan melalui perencanaan guru sudah secara terstruktur dengan lengkap pada penentuan tujuan pembelajaran, pemilihan materi ajar, pemilihan model, strategi dan media pembelajaran serta pada penyusunan modul ajar; penggunaan media audio visual sesuai tujuan pembelajaran dengan alat presentasi, media informasi dan pemutaran video, gambar dan lainnya; evaluasi penggunaan dilakukan secara baik pada penggunaan alat evaluasi, karakteristik penilaian, ketercapaian kompetensi, dan respon atau umpan balik guru dan peserta didik; dan faktor pendukung dan penghambat dari penggunaan media ini, peserta didik memberikan respon positif dalam pembelajaran walaupun terdapat perbedaan karakteristik peserta didik dan perhatian selama proses pembelajaran.
Inovasi Pembelajaran Matematika bagi Generasi Alpha melalui Game Edukasi Interaktif untuk Meningkatkan Motivasi dan Minat Belajar Mappakaya, Soghi Ratu; Marliana, Mely
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7226

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah melahirkan Generasi Alpha, yakni generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi, visualisasi, dan sistem interaktif. Karakteristik generasi ini menuntut adanya strategi pembelajaran yang lebih inovatif, menarik, serta mendorong partisipasi aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar matematika anak Generasi Alpha melalui penerapan permainan edukatif interaktif berbasis aplikasi Math Games. Kegiatan penelitian dilaksanakan di lembaga bimbingan belajar Mappakaya Belajar, yang berdiri pada tahun 2024 dan memberikan layanan kepada siswa sekolah dasar kelas I hingga VI. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk melihat efektivitas game edukasi interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika anak generasi Alpha. Kegiatan dilakukan di Mappakaya Belajar selama Januari–Februari 2025 dengan melibatkan tujuh peserta didik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta analisis deskriptif kuantitatif. Triangulasi sumber digunakan untuk memastikan keabsahan data. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa setelah penerapan game edukasi interaktif. Secara kuantitatif, skor rata-rata motivasi belajar meningkat dari 2,6 sebelum perlakuan menjadi 4,2 pada akhir bulan kedua. Secara kualitatif, siswa tampak lebih antusias, aktif berpartisipasi dalam kegiatan, dan menunjukkan minat yang lebih tinggi terhadap materi pembelajaran. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa permainan edukatif interaktif sejalan dengan karakteristik Generasi Alpha dan terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa.
Pengaruh Status Pekerjaan Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Afridha Risa Aliya; Firda Kamelia; Muhammad Aldi; Muhammad Ma'arif; Zahrathun Nisa; Ahmad Suriansyah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7257

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh status pekerjaan orang tua terhadap motivasi belajar peserta didik sekolah dasar di Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik studi kasus yang melibatkan tujuh peserta didik sebagai informan utama serta satu wali kelas dan satu kepala sekolah sebagai informan pendukung. Subjek dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan keberagaman latar belakang pekerjaan orang tua. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner untuk mencapai triangulasi data. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi signifikan antara kategori pekerjaan orang tua dengan motivasi belajar peserta didik. Peserta didik dengan orang tua bekerja di sektor formal menunjukkan motivasi tinggi yang ditandai dengan partisipasi aktif dan dukungan pembelajaran memadai. Sektor informal menghasilkan motivasi sedang dengan pendampingan terbatas meskipun waktu tersedia. Kategori pekerjaan immoral dan serabutan menimbulkan motivasi sangat rendah akibat tekanan psikologis, stigma sosial, eksploitasi ekonomi anak, serta ketiadaan dukungan pendidikan. Kondisi psikologis dan interaksi sosial peserta didik juga dipengaruhi secara signifikan oleh status pekerjaan orang tua, menciptakan kesenjangan dalam akses pendidikan berkualitasPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh status pekerjaan orang tua terhadap motivasi belajar peserta didik sekolah dasar di Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik studi kasus yang melibatkan tujuh peserta didik sebagai informan utama serta satu wali kelas dan satu kepala sekolah sebagai informan pendukung. Subjek dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan keberagaman latar belakang pekerjaan orang tua. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner untuk mencapai triangulasi data. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi signifikan antara kategori pekerjaan orang tua dengan motivasi belajar peserta didik. Peserta didik dengan orang tua bekerja di sektor formal menunjukkan motivasi tinggi yang ditandai dengan partisipasi aktif dan dukungan pembelajaran memadai. Sektor informal menghasilkan motivasi sedang dengan pendampingan terbatas meskipun waktu tersedia. Kategori pekerjaan immoral dan serabutan menimbulkan motivasi sangat rendah akibat tekanan psikologis, stigma sosial, eksploitasi ekonomi anak, serta ketiadaan dukungan pendidikan. Kondisi psikologis dan interaksi sosial peserta didik juga dipengaruhi secara signifikan oleh status pekerjaan orang tua, menciptakan kesenjangan dalam akses pendidikan berkualitas.
Pengaruh Pemamfaatan Media Benda Konkret Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Penjumlahan Bilangan Asli Siswa Kelas 1 SD Di Lhokseumawe Aulia, Nazwa; Nabila, Asyura; Sebayang, Della Anisa Putri br; Aulia, Dwi Nadya; Ariel, Muhammad
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7268

Abstract

Masalah utama yang diamati adalah banyak siswa kesulitan memahami operasi penjumlahan karena sifatnya yang abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan ajar konkret terhadap pemahaman konsep penjumlahan bilangan asli siswa kelas 1 SD di Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol pretes-postes. Subjek penelitian adalah siswa SD kelas 1 yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan bahan ajar konkret dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes 10 pertanyaan untuk menilai pemahaman konsep penjumlahan bilangan asli. Data dianalisis menggunakan uji-T. dipilih dua kelas sebagai sampel penelitian dengan jumlah 20-25 siswa menggunakan teknik purposive sampling Hasil penelitian, dengan menggunakan uji-T, menunjukkan nilai signifikansi 0,023 < 0,05, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Siswa dalam kelompok eksperimen mencapai pemahaman yang lebih baik tentang konsep penjumlahan bilangan asli dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar konkret dapat membantu siswa memahami konsep abstrak dengan lebih mudah sekaligus meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar konkret merupakan alternatif yang layak digunakan dalam pemanfaatan media pembelajaran operasi penjumlahan bilangan asli dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar di Kota Lhokseumawe.
Analisis Pengaruh Media Pembelajaran Edpuzzle dan Nearpod terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV di SDN Kelurahan Tanah Tinggi Hasanah, Rizki; Yarmi, Gusti; Suhandoko, Astri Dwi Jayanti
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7316

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan rendahnya capaian belajar peserta didik dalam mata pelajaran IPAS, yang disebabkan oleh karakteristik materi yang bersifat abstrak dan kompleks serta pelaksanaan pembelajaran yang belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan dan peran aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran Edpuzzle dan Nearpod terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Menggunakan pendekatan kuantitatif melalui desain quasi-eksperimental dengan sampel 114 siswa kelas IV dari populasi 1.095 siswa SDN Kecamatan Johar Baru yang dipilih secara simple random sampling. Instrumen yang digunakan seperti; tes tertulis, kuesioner, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui SPSS versi 26 dengan uji kualitas data, asumsi klasik, regresi linear berganda, serta uji t dan F. Hasil analisis menunjukkan bahwa di kelas eksperimen (Edpuzzle) memberikan perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa dari pretest ke posttest, dengan rata-rata peningkatan 54,38 dengan N-Gain 76%. Sebaliknya, di kelas kontrol (Nearpod) menunjukkan peningkatan yang lebih kecil, yaitu 39,49 dengan N-gain 52%. Teknik analisis yang digunakan adalah uji keabsahan data, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis berupa uji t. Penelitian ini menunjukkan bahwa Edpuzzle lebih efektif dalam menciptakan pembelajaran yang terstruktur dan memberikan feedback langsung yang dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap materi. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan media pembelajaran digital yang lebih adaptif dan efektif, terutama dalam pembelajaran materi IPAS di sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Kegiatan Ekonomi di Sekolah Dasar Fitriyani, Fitriyani; Attalina, Syailin Nichla Choirin; Widiyono, Aan
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7317

Abstract

Kreativitas sebagai salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki siswa di era globalisasi dalam dunia ekonomi. Kemampuan siswa untuk berpikir kreatif serta inovatif sangat dibutuhkan. Model pembelajaran role playing dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengeksplorasi ide yang baru dan mengembangkan solusi kreatif dalam menghadapi berbagai permasalahan ekonomi. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas IV SDN 1 Sukosono yang berjumlah 18 siswa mengunakan jenis sample jenuh, karena relatif sedikit jumlah siswanya. Penelitian akan mengkaji sejauh mana model pembelajaran role playing dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam pemahaman. Peran aktif siswa dalam pembelajaran sangat penting untuk meningkatkan kreativitas siswa terutama dalam mata pelajaran IPS materi kegiatan ekonomi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar siswa yang terdiri dari 20 butir soal dan dinyatakan valid. Soal tersebut telah diuji menggunakan SPSS versi 22.00 hasil menunjukkan uji reabilitas diukur menggunakan Cronbach's Alpha 0.924, uji normalitas berdistribusi normal berdasar uji Shapiro-Wilk nilai signifikan pretest 0.168 dan posttest 0.157, uji homogenitas nilai signifikansi 0.451 nilai sig >0.05, dilanjutkan uji sample T test dengan nilai signifikansi 0.000 (P< 0.05) sehingga nilai pretest dan posttest yang telah diberikan kepada siswa terdapat perbedaan yang signifikan. Model pembelajaran role playing memungkinkan siswa untuk berperan sebagai pelaku ekonomi dalam situasi nyata. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran role playing terhadap kreativitas siswa dalam memahami kegiatan ekonomi pasar di SDN 1 Sukosono. Dengan siswa berperan sebagai produsen, konsumen, atau pedagang, siswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi, dan menyelesaikan masalah secara efektif.
Tantangan dan Strategi Guru dalam Pembelajaran Seni Rupa pada Sekolah Dasar di Daerah Pedesaan Jamal, Rezy Amelia; Firdiani, Dian; Suherman, Suherman; Haliq, Muh. Idham; Setiawan, Dedi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7321

Abstract

Pendidikan seni rupa di sekolah dasar memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan karakter dan kreativitas siswa. Efektivitas pembelajarannya sering kali terhambat oleh berbagai tantangan, terutama di sekolah-sekolah yang berada di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru mengenai tantangan yang mereka hadapi serta strategi yang digunakan dalam melaksanakan pembelajaran seni rupa di sekolah dasar pedesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, dengan partisipan 12 guru sekolah dasar di Kabupaten Enrekang yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan wawancara mendalam semi-terstruktur untuk menggali pengalaman guru terkait bentuk-bentuk tantangan dalam pembelajaran serta strategi adaptif yang mereka terapkan. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi tantangan berupa keterbatasan alat dan bahan, rendahnya kompetensi guru dalam bidang seni rupa, minimnya pelatihan, rendahnya minat siswa pada aspek teori, kondisi ekonomi keluarga, serta ketidaksesuaian kurikulum dengan konteks pedesaan. Adapun strategi yang diterapkan guru meliputi pemanfaatan bahan alam sekitar, penggunaan metode dan pendekatan kontekstual, serta pembelajaran berbasis praktik yang disesuaikan dengan kondisi sekolah. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya dukungan fasilitas, pelatihan guru, serta pengembangan pembelajaran seni rupa yang kontekstual dan berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik dan Motivasi Belajar terhadap Penguasaan Konsep Perkalian pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Gultom, Natalia Ida Rohana; Sunardi, Sunardi; Puryati, Puryati
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7343

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya pemahaman konseptual siswa terhadap operasi perkalian yang masih bersifat prosedural dan kurang terhubung dengan pengalaman nyata sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan matematika realistik dan motivasi belajar terhadap penguasaan konsep perkalian pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Penelitian dilaksanakan dengan metode kuantitatif menggunakan rancangan eksperimen semu. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas V SDN di Kecamatan Ciputat, sedangkan sampel terdiri atas dua kelas dari SDN Ciputat 01 dan SDN Ciputat 03. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan konsep perkalian serta angket motivasi belajar. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif dan inferensial menggunakan uji regresi ganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel bebas maupun pengaruh gabungan terhadap variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan matematika realistik memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penguasaan konsep perkalian. Motivasi belajar juga terbukti berperan dalam memperkuat kemampuan siswa memahami konsep tersebut. Secara keseluruhan, kombinasi antara pendekatan matematika realistik dan motivasi belajar menghasilkan peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman konsep perkalian. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran yang dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata mampu menumbuhkan makna belajar dan mendorong motivasi siswa untuk memahami konsep matematika secara lebih mendalam.