cover
Contact Name
Mawardi
Contact Email
mawardibio@unsam.ac.id
Phone
+6285277516900
Journal Mail Official
bioeducation@unsam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samudra Jalan Meurandeh, Langsa Lama, Kota Langsa, Provinsi Aceh - 24416
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Jeumpa
Published by Universitas Samudra
ISSN : 2356069X     EISSN : 27154343     DOI : https://doi.org/10.33059/jj
Jurnal Jeumpa merupakan artikel kajian bidang biologi baik yang bersifat Pendidikan Biologi dan Biologi Sains, yang diterbitkan secara berkala dua kali setiap tahun pada bulan Januari dan juni dengan 10 artikel/Nomor atau 20 artikel/Volume oleh Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Samudra. Jurnal Jeumpa ini berisikan artikel-artikel hasil penelitian dari Peneliti, Dosen, Guru, dan Mahasiswa seluruh Indonesia. Reviewer berasal dari dalam dan luar Universitas Samudra
Articles 225 Documents
Analisis Tingkat Public Speaking Anxiety Mahasiswa Calon Guru Biologi Mustofa, Ali; Kusuma, Rachmalia Vinda; Murtini, Iin
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Jeumpa (In Progress)
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i2.10213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat public speaking anxiety (kecemasan berbicara di depan umum) pada mahasiswa calon guru biologi saat presentasi. Penelitian deskriptif ini dilakukan pada Maret-April 2024 di Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban dengan subjek 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket anxiety dengan skala likert dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 86% responden mengalami kecemasan presentasi. Kecemasan terjadi saat presentasi, namun berdasarkan data personal report of public speaking anxiety (PRPSA), 73.3% merasa tenang setelahnya. Mayoritas mahasiswa merasa percaya diri (60%), tidak takut presentasi (63.3%), dan memiliki pikiran jernih saat berbicara di depan umum (66.7%). Meski begitu, 63.3% mengalami kecemasan menunggu giliran dan gugup dengan fakta atau lupa materi. Sebanyak 56.7% mengalami kesulitan tidur sebelum presentasi, dan 40% bernapas lebih cepat sebelum memulai. Sebagian besar mahasiswa mampu mengendalikan perasaan tegang dan stres saat berbicara di depan umum, sehingga merasa nyaman saat presentasi. Responden mengalami kecemasan disebabkan oleh kurang tidur dan rasa gugup sebelum presentasi. Oleh karena itu, diperlukan bimbingan dan latihan berbicara di depan umum bagi calon guru biologi agar dapat berbicara dengan percaya diri saat mengajar di sekolah.
Identifikasi Kesulitan Mahasiswa dalam Pembelajaran Mikrobiologi Menggunakan Model Project-Based Learning Aswan, Dara Mutiara; Harlis, Harlis; Budiarti, Reni Sulistiyoning; Natalia, Desfaur; Sari, Nurmala; Wahyuni, Ayu
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Jeumpa (In Progress)
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i2.10261

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kesulitan mahasiswa, faktor penyebab, dan pendapat mereka tentang penerapan PjBL (project-based learning) dalam mata kuliah biologi lainnya. Penelitian deskriptif ini dilakukan pada Maret-April 2024 dengan populasi seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Jambi yang mengikuti mata kuliah mikrobiologi pada Tahun Akademik 2023/2024 sebanyak 111 orang, dan sampel berjumlah 37 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup, dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan 75.7% mahasiswa mengalami kesulitan dalam pembelajaran mikrobiologi menggunakan PjBL, dengan penyebab utama keterbatasan waktu (73%), kesulitan mencari dan menemukan sumber belajar yang memadai (45.9%), kesulitan memahami sumber belajar (59.5%), serta ketidakminatan terhadap PjBL (27%). Sebanyak 78.4% mahasiswa setuju jika PjBL diterapkan pada mata kuliah biologi lainnya. Kesimpulannya, mayoritas mahasiswa mengalami kesulitan dalam pembelajaran mikrobiologi dengan PjBL, terutama karena keterbatasan waktu.. Hasil ini dapat menjadi evaluasi untuk penerapan PjBL dalam pembelajaran mikrobiologi.
Peningkatan Kecerdasan Visual-Spasial dengan Menggunakan Lembar Kerja Siswa Berbasis Multiple Intellengences pada Pembelajaran IPA Faradilla, Meriza; Rizal, Khairul
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i2.10325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan lembar kerja siswa (LKS) berbasis multiple intellengences dalam meningkatkan kecerdasan visual-spasial pada pembelajaran IPA. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Sawang. Metode penelitian ini berupa kuasi eksperimen dengan nonequivalent pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara pusposive serta pretest dan posttest digunakan untuk mengumpulkan data kecerdasan visual-spasial setelah menggunakan LKS berbasis multiple intellengences. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t untuk memperoleh nilai N-gain kecerdasan visual-spasial antara kedua kelas. Hasil analisis data menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen dengan perolehan t-hitung>t-tabel (5.82>2.010) yang artinya terjadi perbedaan kecerdasan visual-spasial yang signifikan antara kedua kelas. N-gain rata-rata kecerdasan visual-spasial kedua kelas termasuk dalam kategori sedang, eksperimen sebesar 0.637 (63.7%) dan kelas kontrol sebesar 0.487 (48.7%). Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan LKS berbasis multiple intellegences dapat meningkatkan kecerdasan visual-spasial siswa.
Uji Konsentrasi Cuka Salak (Salacca sumatrana (Becc) Mogea) sebagai Obat Penurun Kadar Kolesterol dalam Darah Lubis, Jalilah Azizah; Harahap, Fatma Suryani; Tambunan, Muhammad Iqbal H.; Ritonga, Eka Nurwani
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Jeumpa (In Progress)
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i2.10487

Abstract

Salak Padangsidimpuan (Salacca sumatrana (Becc) Mogea) memiliki ciri morfologi unik dengan ukuran yang lebih besar, daging berwarna merah, dan rasa asam khas. Kandungan asam ini memungkinkan buah salak diolah menjadi cuka salak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan metabolit sekunder dalam cuka salak yang memiliki potensi sebagai obat herbal penurun kolesterol. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol untuk proses ekstraksi. Hasil ekstraksi kemudian diuji pada mencit hiperkolesterol dengan berbagai konsentrasi. Data hasil uji dianalisis menggunakan uji Anova. Hasilnya menunjukkan bahwa cuka salak mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, fenolik, saponin, tanin, terpenoid, namun tidak mengandung flavonoid dan steroid. Uji Anova menunjukkan bahwa dosis terbaik cuka salak adalah 0.4 gr/ml, dengan durasi pemberian selama 20 hari sekali sehari, efektif menurunkan kolesterol. Cuka salak mampu menurunkan kolesterol 68.3%esuai dengan dosis yang diberikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa cuka salak berpotensi digunakan sebagai alternatif penurun kadar kolesterol
Pemanfaatan e-LKPD Menggunakan Website wizer.me pada Materi Stoikiometri Harahap, Ade Ika Kartina; Nurhafidhah, Nurhafidhah; Yani, Ahmad Fauzi Syahputra
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Jeumpa (In Progress)
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i2.10603

Abstract

Kurikulum merdeka telah diimplementasikan sejak tahun 2021. Dalam menghadapi tantangan kurikulum merdeka diperlukan bahan ajar yang sesuai. Perkembangan teknologi informasi seperti lembar kerja siswa elektronik dapat membantu proses pengajaran menggunakan kurikulum merdeka di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-LKPD berbasis website wizer.me yang menarik dan praktis bagi peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Research and development menggunakan model ADDIE. Ahli materi, ahli media, guru kimia, dan siswa menjadi subjek penelitian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi ahli materi, ahli media, angket uji praktikalitas, dan angket kemenarikan. Data dianalisis dengan menghitung dan dikategorikan. Hasil penelitian menunjukkan penilaian validasi materi sebesar 0.8 dengan kriteria sangat valid dan penilaian validasi media sebesar 0.7 dengan kriteria valid. Hasil uji keperaktisan oleh 2 guru menunjukkan persentase rata-rata 90% dengan kriteria sangat praktis. Tingkat tes bandingnya mencapai rata-rata 87% dengan ukuran yang sangat menarik. Dapat diambil kesimpulan bahwa e-LKPD yang dikembangkan pada materi stoikiometri SMA kelas XI dengan menggunakan website wizer.me layak digunakan di kelas.
Kajian Literatur: Pengembangan Booklet Berbasis Kontekstual tentang Materi Virus untuk Peserta Didik Kelas X Fase E SMA/MA Widuri, Widuri; Ristiono, Ristiono
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Jeumpa (In Progress)
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i2.10667

Abstract

Paradigma pendidikan abad 21 tidak hanya sekadar menyebarkan pengetahuan, namun juga dituntut untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi serta berbagai sumber daya pendidikan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, dalam perkembangannya, fasilitas mengajar yang menarik adalah suatu faktor yang penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang penuh semangat bagi peserta didik, maka dari itu booklet dapat menjadi sumber bahan pembelajaran yang menarik bagi peserta didik karena bentuknya yang sederhana, banyak ilustrasi, dan warna yang menarik. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengetahui keefektifan atau kelayakan dalam pembuatan media atau bahan ajar booklet berbasis kontekstual tentang matei virus. Studi literatur review ini mencakup 20 artikel yang diterbitkan dari tahun 2018-2022 yang menuhi kriteria sesuai tujuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara umum persentase kevalidan dan kepraktisan booklet dalam artikel yang dikaji berkisar antara 80-90%. Berdasarkan kajian literatur yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar booklet berbasis kontekstual tentang materi virus ini efektif dan layak untuk di kembangkan, booklet tersebut mampu untuk meningkatkan motivasi peserta didik dan membantu dalam memahami pembelajaran.
Kemampuan Media Alternatif Air Rebusan Biji Kluwih (Artocarpus communis) sebagai Subtitusi Media Potato Dextrose Agar (PDA) untuk Kultur Candida albicans Aulia, Ridha; Rahmayanti, Rahmayanti; Wahyuni, Syarifah
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Jeumpa (In Progress)
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i2.10691

Abstract

Kultur Candida albicans di laboratorium umumnya menggunakan media potato dextrose agar (PDA). Media sintesis ini memiliki harga relatif mahal dan diperoleh hanya di tempat tertentu, sehingga perlu adanya media alternatif untuk kultur Candida albicans. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan media alternatif air rebusan biji kluwih (Artocarpus communis) sebagai substitusi media PDA untuk pertumbuhan Candida albicans. Penelitian eksperimen ini dilakukan pada Juni 2024 di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan D III TLM Poltekkes Kemenkes Aceh. Penelitian menggunakan air rebusan biji kluwih sebagai media dan koloni jamur Candida albicans sebagai parameternya. Analisa pertumbuhan dilakukan dengan waktu 3×24 jam pada suhu 37°C. Pertumbuhan Candida albicans diamati berdasarkan ciri makroskopis dan mikroskopis. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan penilaian keberadaan pertumbuhan Candida albicans pada media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan koloni Candida albicans pada media dengan ciri makroskopis berwarna putih kekuningan, berbau yeast, cembung bagian permukaan, koloni ragi berbentuk bulat, dan berjumlah banyak. Sedangkan analisa Candida albicans secara mikroskopis memiliki ciri berupa spora dengan bentuk bulat lonjong (pseudohifa). Dapat disimpulkan bahwa media alternatif air rebusan biji kluwih dapat digunakan sebagai media substitusi PDA untuk kultur Candida albicans.
Keanekaragaman Burung di Kawasan Pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh, Aceh Besar Wulandari, Vira; Kamal, Samsul; Hanim, Nafisah; Agustina, Elita; Eriawati, Eriawati
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Jeumpa (In Progress)
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i2.10717

Abstract

Keanekaragaman burung merupakan salah satu indikator yang dapat mencerminkan kualitas suatu ekosistem seperti kawasan pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh Aceh Besar. Kawasan pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh adalah salah satu kawasan pantai pesisir di Pulo Breuh yang masih alami dan vegetasi yang relatif bervariasi. Kondisi ini diduga mempengaruhi kehadiran berbagai spesies burung di kawasan pesisir Pantai Lapeng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekararagama spesies burung dan status konservasi burung yang terdapat di kawasan pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode titik hitung (point count) pada setiap stasiun pengamatan. Analisis data menggunakan indeks Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 17 spesies burung yang berhasil diidentifikasi di kawasan tersebut dengan nilai rata-rata indeks keanekaragaman spesies (H') sebesar 2.482 yang tergolong pada kriteria tinggi. Kehadiran Rangkong Papan dengan status IUCN Near Threatened menunjukkan pentingnya upaya konservasi untuk melestarikan habitat burung di kawasan ini. Untuk menyelidiki unsur-unsur yang memengaruhi keanekaragaman burung dan membuat rencana konservasi yang berhasil, diperlukan penelitian lebih lanjut. Studi ini memberikan informasi tambahan tentang keberagaman burung di kawasan pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh, yang penting untuk mendukung upaya konservasi dan pengelolaan yang berkelanjutan.
Urgensi Pengembangan Instrumen Tes Keterampilan Berpikir Komputasional Bertema Biologi bagi Siswa Madrasah Aliyah Ariani, Dina; Ibrahim, Ibrahim; Almukarramah, Almukarramah; Firmansyah, Juli; Khalil, Muhammad
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Jeumpa (In Progress)
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i2.10828

Abstract

Upaya yang diperlukan untuk mencapai pendidikan optimal di Era Revolusi Industri 4.0 adalah dengan mengembangkan keterampilan siswa dalam pemecahan masalah yang erat kaitannya dengan kemampuan berpikir komputasional. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk mengetahui urgensi pengembangan instrumen tes keterampilan berpikir komputasional bagi Siswa MAS Darul Ihsan pada mata pelajaran Biologi. Subjek penelitian ini adalah tiga guru Biologi yang ada di MAS Darul Ihsan. Tahapan penelitian meliputi pengambilan data melalui kuesioner, analisis data, dan kesimpulan. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data melalui kuesioner, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58% guru cukup mengetahui tentang keterampilan berpikir komputasional, dan 70% guru kurang mengetahui tentang indikator keterampilan berpikir komputasional. Namun sebanyak 58% guru sudah menerapkan soal dekomposisi, 52% sudah menerapkan soal pengenalan pola, 70% sudah menerapkan soal abstraksi, dan 70% sudah menerapkan soal algoritma. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya keterampilan berpikir komputasional dalam pembelajaran biologi, sehingga perlu dikembangkan instrumen tes untuk mengukur keterampilan tersebut pada siswa di sekolah. Kata Kunci: Berpikir Komputasi, Biologi, Siswa, Madrasah Aliyah.
Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Cacingan terhadap Pencemaran Tanah Halaman Rumah oleh Telur Cacing STH (Soil Transmitted Helminths) di Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh Rahmayanti, Rahmayanti; Fitriana, Fitriana; Darmawati, Darmawati
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i1.10777

Abstract

Nematoda masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia, dengan prevalensi nematoda yang masih tinggi yaitu sebesar 45-65%. Di daerah tertentu yang sanitasinya buruk, prevalensi nematoda bisa mencapai 80%. Infeksi STH (Soil Transmitted Helminths) menyebar melalui telur yang dikeluarkan dari kotoran individu yang terjangkit. Tanah berfungsi sebagai salah satu media penularan infeksi cacing, karena lapisan permukaan tanah menjadi habitat bagi telur cacing yang mampu bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama. Kotoran dari individu yang terinfeksi cacing merupakan sumber utama untuk pencemaran tanah. Pengetahuan seorang ibu merupakan salah satu faktor yang memiliki dampak signifikan terhadap pencemaran tanah di halaman rumah yang disebabkan oleh telur cacing STH. Studi ini memiliki karakteristik deskriptif dengan desain penelitian berbasis potongan lintang. Kegiatan ini berlangsung dari bulan Juni hingga Juli 2023 di Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh, serta analisis sampel tanah dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi, Jurusan D III Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Aceh. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pemahaman ibu mengenai cacingan terkait dengan kontaminasi tanah di halaman rumah oleh telur cacing STH (Soil Transmitted Helminths) adalah sebagai berikut: sebanyak 12 orang (24%) memiliki pengetahuan yang baik, 24 orang (48%) memiliki pengetahuan yang kurang baik, dan 14 orang (24%) memiliki pengetahuan yang cukup. Hasil analisis tanah di pekarangan rumah responden menunjukkan bahwa tingkat pencemaran telur cacing STH mencapai 26%. Tanah di halaman rumah responden menunjukkan tingkat kontaminasi tertinggi oleh telur cacing Ascaris lumbricoides, mencapai angka 84,6%.