cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
ed.continuous2020@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No 2/22 K, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Continuous Education : Journal of Science and Research
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 27468224     DOI : -
Core Subject : Education,
Continuous Education Journal of Science and Research invites lecturers, scholars, researchers, and students to contribute the results of their studies and research in fields related to education, which include textual and field studies with various perspectives, Educational Management, Educational Policy, Educational Technology, Educational Psychology, Development. Curriculum and Learning Strategies as well as contemporary research results in the field of Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2025)" : 43 Documents clear
The Implementation of Bamboozle to Enhance Interaction and Participation of Grade 7 Students in English Subjects at UPT SMPN 37 Medan Zuleha, Jasmin; Aulia, Nabilah Fitri; Fahada, Nazli; Putra, Surya Kelana
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2628

Abstract

This study explores the use of Bamboozle, a gamified digital platform, to enhance interaction and participation among Grade 7 students in English subject at UPT SMP Negeri 37 Medan. The research responds to low student engagement due to traditional textbook-based methods. In today’s digital era, technology presents opportunity to create more dynamic and effective learning experiences. Using a qualitative approach, data were collected through observation, bamboozle implementation, questionnaires, and interviews. Findings show that Bamboozle significantly improved student motivation, interaction, focus, and enjoyment in learning. Most students found the platform engaging and expressed a desire to use it more frequently in class. Overall, Bamboozle proved to be an effective tool in promoting active and collaborative learning.
Implementation of Character Education Management in Junior High Schools: Literature Review Siregar, Julinda; Permatasari, Neli; Mardiyana, Hilda; Ambar, Kurniasari; Bada, Sitti Sastriana
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2659

Abstract

Character education at the junior high school level is essential in shaping students' morals and personalities during their formative years. This study aims to explore various approaches, strategies, and best practices in managing character education in junior high schools through a narrative literature review. The urgency of this study arises from the increasing moral challenges faced by students and the need for schools to develop effective character-building frameworks. The research method involves a comprehensive literature review of 40 relevant articles published between 2019 and 2025, selected based on specific inclusion and exclusion criteria. Data were obtained from national and international scholarly databases, analyzed thematically to identify implementation patterns, supporting factors, and obstacles. The findings reveal that character education is effectively implemented through integration in curriculum content, school culture, religious activities, subject-based learning, extracurricular programs, and the involvement of families and communities. Teachers, especially guidance and counseling teachers, play a critical role in strengthening ethical behavior and responsibility among students. However, the implementation faces challenges such as lack of educator commitment, insufficient collaboration with families, and limited facilities. Innovative strategies, including pesantren-based approaches, school climate development, and personality modeling by teachers, are proven to enhance character formation. This review concludes that a comprehensive, collaborative, and well-managed approach is vital in optimizing character education outcomes in junior high schools.
Implementasi Pendidikan Antikorupsi pada Mata Pelajaran PPKn dalam Membina Karakter Jujur Siswa di SMP Negeri 17 Medan Sitompul, Kristina Pujasari; Siagian, Liber
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2663

Abstract

Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki potensi besar dalam mengintegrasikan pendidikan antikorupsi, mengingat materi yang dibahas terkait dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan kewarganegaraan yang baik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh observasi awal yang menunjukkan masih rendahnya karakter jujur siswa di SMP Negeri 17 Medan, yang ditunjukkan melalui perilaku seperti mencontek, saling menyalahkan, dan ketidakdisiplinan. Penelitian ini bertujuan untuk, mengetahui implementasi pendidikan antikorupsi dalam membina karakter jujur siswa di SMP Negeri 17 Medan. Mendeskripsikan hambatan dalam penerapan nilai-nilai pendidikan antikorupsi pada mata pelajaran PPKn. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PPKn,  dan siswa siswi SMP Negeri 17 Medan. Teknik pengumpulan data melalui data primer dan data sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh  menunjukkan bahwa pendidikan antikorupsi di SMP Negeri 17 Medan telah diintegrasikan dalam pembelajaran PPKn melalui materi, motivasi di awal pembelajaran, dan keteladanan guru. Pendidikan ini berperan penting dalam menanamkan nilai kejujuran, meskipun implementasinya masih menghadapi hambatan, seperti keterbatasan waktu, rendahnya partisipasi siswa, dan kurangnya dukungan lingkungan luar sekolah. Pendidikan antikorupsi dalam PPKn terbukti relevan dan strategis dalam membentuk karakter jujur siswa sebagai fondasi mencegah perilaku koruptif sejak dini.
Students Perception of the Cake Application as a Medium to Enhance English Speaking Haque, Arina Amelia; Permanasari, Pradnya
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2691

Abstract

In the current era of globalization, the ability to speak English is a very important skill to master because it is an international language used to communicate between nations. However, many students still experience difficulties in learning English, especially in speaking skills. These difficulties include pronunciation errors, lack of vocabulary mastery, and low confidence in speaking. This study aims to investigate students' perceptions of the use of Cake application in improving their English speaking skills. This study was conducted on students of class XI.3 SMAN 1 Wiradesa and involved 12 students as participants. The method used was descriptive qualitative with data collection techniques through questionnaires and interviews. The results showed that most of the students gave positive perceptions towards the use of Cake application. They found the app effective in helping to improve pronunciation, fluency and confidence. Features such as native speaker videos, speech recognition technology, and interactive exercises also encourage students' self-learning motivation. Based on these findings, it can be concluded that the Cake app is a potential supplementary learning medium in English language learning, particularly for improving speaking skills. The study recommends that teachers consider integrating this app in the learning process and provide guidance on its use.
Kesatuan Keilmuan dalam Pendidikan Islam untuk Membangun Moralitas Manusia Kahar, Syadidul
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2716

Abstract

Kajian ilmu pengetahuan perspektif sosial masyarakat dipandang ketidak terkaitan dengan konsep agama. Hal ini menunjukkan bahwa adanya agama dan ilmu pengetahuan dua bagian yang tidak bisa dipisahkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan konten analisis. Berdasarkan hal ini maka hasil dari analisis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pertama era globalisasi menuntut umat manusia untuk bertanggung jawab kemanusiaan dalam mengelola sumber daya alam dan sumber daya manusia menjadi berkualitas. Maka ajaran Islam tidak hanya berkiprah pada prosesi ibadah saja, tetapi dengan tuntutan dinamika era sekarang maka Islam akan memberikan kerangka dasar ilmu pengetahuan. Kedua, Agama Islam melihat problematika umat manusia dan solusinya melalui petunjuk Tuhan, maka dalam pendidikan Islam maka manusia seyogyanya mengetahui eksistensi keberadaaannya, dari mana ia, untuk apa ia diciptakan, dan akan kemana pada akhirnya. Ketiga, para pemikir Islam sudah selayaknya untuk mengembangkan integrasi keilmuan menurut distingsi keilmuan dan karakteristiknya masing-masing. Kesatuan akan ilmu-ilmu itu terpadu dan saling melengkapi akan dengan agama sehingga tidak akan melupakan tujuan utama ilmu, yaitu untuk keadilan dan kesejahteraan manusia bersama, bukan untuk kesejahtraan diri sendiri.
Aktualisasi Pendidikan Karakter Dalam Pendidikan Islam Inklusif Sapirin, Sapirin
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2717

Abstract

Keberadaan masyarakat dalam lembaga pendidikan memiliki hak yang sama dan adanya ikatan yang tidak memandang aspek-aspek dari latar belakang peserta didik sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif. Jadi, pendidikan yang dibangun denan dasar inklusif menekankan pada keterbukaan sikap dalam menyikapi pluralitas dan heterogenitas. Metode penelitian yang digunakan untuk memproleh data adalah dengan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka. Pendekatan ini tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi dengan pengamatan, memahami, dan mendalami suatu permasalahan secara natural agar peneliti dapat memberikan sebuah gamabaran pada peristiwa yang sedang diteliti. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa pertama karakter dalam pendidikan merupakan fonomena pengajaran mengenai kebiasaan-kebiasaan yang dapat mengarahkan seseorang untuk senantiasa memahami dengan penuh kesadaran serta menerapkan halhal baik dan bijak dalam kehidupan sehari-hari. Konteks pendidikan Inklusif bahwa karakter dari peserta didik turut ditentukan pula dari hasil interaksinya dengan masyarakat. Sifat sistemik pendidikan inklusif tampak dari hubungan baik antara komponen internal. Kedua aktualisasi pendidikan islam inklusif dalam pembentukan karakter dilakukan dalam pembentukan diri peserta didik (manusia) agar sesuai dengan fitrah keberadaannya. Pendidikan inklusif dapat digunakan sebagai upaya untuk kembali membangkitkan dan menempatkan dunia pendidikan Islam pada peran yang semestinya yakni memanusiakan manusia atau humanisasi sekaligus menata ulang paradigma pendidikan Islam.  Tentu nilai-nilai inklusif dalam Islam membawa lembaga pendidikan Islam sebagai lembaga pendidikan Islam modern.
Profil Karakter Siswa Kelas X pada Pembelajaran Biologi Materi Virus di SMA YPI Islamiyah Batang Kuis Deliserdang Yustiningsih, Nurul; Hasruddin, Hasruddin
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil karakter peserta didik kelas X dalam pada materi virus dan menggambarkan proses pembelajaran biologi yang mendukung penumbuhan karakter tersebut. Karakter yang dianalisis mengacu pada enam Profil Karakter dalam Framework Instrumen Survei Karakter Asesmen Nasional 2021, yaitu: beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; gotong royong; kreativitas; bernalar kritis; kebinekaan global; dan kemandirian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, kuesioner terbuka, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X di SMAS YPI Islamiyah Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik telah menunjukkan perkembangan karakter yang beragam. Pada karakter beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia berada pada kategori “cukup berminat”, gotong royong berada pada kategori “cukup peduli” dan “aktif”, serta kreativitas masih terbatas pada ide dan belum menghasilkan karya nyata. Karakter bernalar kritis berkembang pada kemampuan mencari informasi, namun lemah dalam mengevaluasi informasi secara kritis. Karakter kebinekaan global masih rendah dan perlu penguatan, sedangkan kemandirian menunjukkan kategori “aktif”, dengan siswa mulai mampu mengelola emosi dan bertanggung jawab dalam proses belajar. Guru mengembangkan karakter siswa melalui pembelajaran virus dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), pertanyaan pemantik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, dan pendekatan ke siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Design Thinking Berbasis STEAM Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Sistem Pencernaan Manusia di SMAN 13 Medan Hasibuan, Virda Kartika; Pranoto, Hendro
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2735

Abstract

Pada pembelajaran abad 21 diperlukan variasi model pembelajaran untuk mencapai tujuan pada abad ini. Model pembelajaran yang bisa diterapkan yaitu Design Thinking yang dapat diintegrasikan dengan pendekatan STEAM, karena berfokus pada keterlibatan peserta didik dalam menyelesaikan masalah, sehingga dapat mendorong eksplorasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Design Thinking berbasis STEAM terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan manusia di SMAN 13 Medan. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain Non-Equivalent Control Group. Pengambilan sampel dari penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah X4 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran DT berbasis STEAM dan kelas X6 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan model Inquiry Learning. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis adalah soal essai yang terdiri dari 10 soal berdasarkan indikator Facione. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji-t diperoleh nilai Sig. 0,001 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh model pembelajaran DT berbasis STEAM terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Berdasarkan analisis data menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh Asymp. Sig 0,001 < 0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas kontrol dan eksperimen pada indikator inferensi, analisis, inferensi, eksplanasi, evaluasi dan regulasi diri.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning pada Materi Sistem Pertahanan Tubuh di Kelas XI SMA Negeri 4 Medan Manurung, Rina Sara Jantri; Sinambela, Masdiana
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan lembar kerja peserta didik berbasis Problem Based Learning pada materi sistem pertahanan tubuh, mengetahui respon guru biologi dan peserta didik dan untuk mengetahui tingkat efektivitas penggunaan lembar kerja peserta didik. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 4 Medan dari bulan Oktober 2024 sampai Juni 2025. Penelitian ini merupakan jenis penelitian  dan pengembangan (research and development) dengan motode 4D yang meliputi tahapan pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development) dan penyebaran (disseminate). Instrumen penelitian ini menggunakan instrumen kelanyakan menurut ahli materi, ahli pembelajaran, ahli desain, respon guru, respon peserta didik dan instrumen tes soal kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik berbasis problem based learning yang dikembangkan pada materi sistem pertahanan tubuh mendapatkan kriteria sangat lanyak digunakan untuk proses pembelajaran dengan presentase 89,06% (ahli materi), 98,07% (ahli pembelajaran), 95,58% (ahli desain), 93,75% (respon guru biologi) dan 93,61% (rata-rata respon peserta didik kelompok kecil dan besar). Hasil efektivitas penggunaan lembar kerja peserta didik menunjukkan bahwa nilai peserta didik dapat meningkat dilihat dari (N-gain=0,73) dengan kategori tinggi dan keefektifan penggunaan lembar kerja peserta didik cukup efektif digunakan dalam proses pembelajaran biologi.
Kemampuan Literasi Digital pada Materi Inovasi Teknologi Biologi Siswa Arda, Gladys Mutia; Hasruddin, Hasruddin; Silitonga, Melva; Daulae, Abdul Hakim
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi digital pada aspek pencarian di internet, pandu arah hypertext, evaluasi konten, dan penyusunan pengetahuan siswa SMA pada mata pelajaran biologi khususnya materi inovasi teknologi biologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas X SMAN 1 Medan yang terdiri dari 12 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling yaitu teknik undian sehingga ditetapkan 2 kelas sebagai sampel penelitian ini yaitu siswa kelas X8 dan X10 SMAN 1 Medan yang berjumlah 72 orang. Instrumen pengumpulan data adalah tes uraian untuk mendapatkan data literasi digital siswa pada aspek pencarian di internet dan pandu arah hypertext serta angket untuk mendapatkan data literasi digital siswa pada aspek evaluasi konten dan penyusunan pengetahuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan membuat persentase yang selanjutnya diinterpretasikan berdasarkan kategori persentase skor literasi digital siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital siswa pada aspek pencarian di internet (internet searching) termasuk dalam kategori sedang (64,93%), aspek pandu arah hypertext (hypertextual navigation) termasuk dalam kategori sedang (62,78%), aspek evaluasi konten (content evaluation) termasuk dalam kategori tinggi (75,02%), aspek penyusunan pengetahuan (knowledge assembly) termasuk dalam kategori tinggi (77,22%).