cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnalbimaabdi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27979407     EISSN : 27979423     DOI : https://doi.org/10.53299/bajpm.v1i1
Core Subject : Education,
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat terdaftar dengan e-ISSN: 2797-9423 dan p-ISSN: 2797-9407 menerbitkan artikel dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat maupun metode pengabdian yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan dapat diterapkan dalam mengembangkan dan membantu dosen, guru, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat meningkatkan keilmuan, inovasi, maupun kesejahteraan. Bima Abdi menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan dan panduan yang ada dalam template yang sudah disediakan oleh pengelola dalam website ini. Bima Abdi dibawah naungan Publisher Yayassan Pendidikan Bima Berilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 300 Documents
Pelatihan Pendidikan Holistik Islami Perspektif Imam Al- Ghazali: Usaha Peningkatan Kapasitas Guru di SDN Cepoko 1 Rochmat, Cecep Sobar; Azzahra, Siti Salma Zaina; Absa, Rafifah Aulia; Aziz, Fathina Nurul; Dila, Wetri Pratama; Kawuryan, Rahmitha Sekar; Anugraheni, Dewi; Sari, Arum; Sholihah, Shofwatun Najwa; Nafi'ah, Lubna; Wafa, Ina
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i1.3990

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam mengintegrasikan nilai iman, ilmu, dan amal melalui pelatihan pendidikan holistik Islami perspektif Imam Al- Ghazali di SDN Cepoko 1. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif mitra dalam setiap tahapan kegiatan. Program dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yaitu perencanaan dan observasi untuk mengidentifikasi kebutuhan guru, pelaksanaan pelatihan melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif, serta evaluasi melalui refleksi bersama untuk menilai pemahaman peserta. Pelatihan diikuti oleh sembilan guru yang terlibat secara partisipatif dalam merumuskan strategi integrasi nilai spiritual dan pembinaan akhlak dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep pendidikan holistik Islami perspektif Imam Al- Ghazali serta perubahan perspektif terhadap pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesadaran spiritual peserta didik. Selain itu, guru mampu merancang contoh integrasi nilai ketuhanan dan pembiasaan akhlak dalam berbagai mata pelajaran tanpa mengubah struktur kurikulum yang berlaku.
Internalisasi Nilai Tauhid sebagai Penguatan Spiritual Resilience Pekerja Migran Indonesia di Tempat Singgah Sementara KBRI Brunei Darussalam pada Momentum Ramadan Muhammad Zidan Putra Rochman; Arifah Nursalsabila; Fazari Zul Hasmi Kanggas; Selmarisa Wardhani
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i1.4015

Abstract

Mobilitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa negara, namun di sisi lain menghadirkan kerentanan psikologis  dan spiritual, khususnya bagi PMI yang menghadapi konflik kerja atau persoalan hukum hingga harus ditempatkan di Tempat Singgah Sementara (TSS) di bawah koordinasi Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam. Perlindungan administratif dan legal yang diberikan negara belum sepenuhnya menyentuh dimensi batiniah migran, sehingga diperlukan pendampingan spiritual yang mampu memperkuat ketahanan mental. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tauhid, memperkuat spiritual resilience, serta menumbuhkan optimisme religius PMI selama berada di TSS. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif dengan desain deskriptif-kuantitatif yang didukung analisis kualitatif sederhana melalui tausiyah, diskusi reflektif, pendampingan spiritual, serta evaluasi menggunakan angket pada dua variabel, yaitu Pemahaman Materi Tausiyah (PMT) dan Dampak Kegiatan (DK). Subjek kegiatan berjumlah 11 PMI yang dipilih secara purposive. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90,9% peserta berada pada kategori tinggi untuk variabel PMT dan 100% peserta berada pada kategori tinggi untuk variabel DK, yang mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman tauhid serta dampak positif terhadap ketenangan batin, sikap tawakal, dan motivasi beribadah. Secara analitis, peningkatan dimensi kognitif berkorelasi dengan penguatan dimensi afektif yang membentuk spiritual resilience sebagai modal internal dalam menghadapi krisis. Disimpulkan bahwa pembinaan tauhid yang dilaksanakan secara sistematis dan partisipatif efektif sebagai intervensi spiritual dalam mendukung perlindungan komprehensif PMI di luar negeri, meskipun keterbatasan jumlah peserta dan evaluasi jangka pendek menjadi pertimbangan untuk pengembangan program berkelanjutan di masa mendatang.
Pengembangan Sistem Penerangan Jalan Umum Tenaga Terbarukan Berbasis Solarcell sebagai Upaya Peningkatan Keamanan Lingkungan Teritip RT 30 Firman Firman; Muhammad Alif Irwan Pratama; Arya Wibowo Pratama
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i1.4030

Abstract

Kelurahan Teritip di Kecamatan Balikpapan Timur memiliki wilayah yang luas dengan kondisi topografi yang beragam sehingga beberapa akses jalan dan area permukiman belum memiliki penerangan jalan yang memadai. Kondisi ini berpotensi menurunkan tingkat keamanan serta membatasi aktivitas masyarakat pada malam hari. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan melalui penerapan sistem Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis tenaga surya di RT 30 Kelurahan Teritip. Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi untuk mengidentifikasi titik pemasangan yang membutuhkan penerangan, analisis kebutuhan pencahayaan, perancangan sistem PJU berbasis solar cell, serta proses instalasi dan pengujian sistem. Selain itu, dilakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan dan pemeliharaan teknologi energi terbarukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasangan PJU tenaga surya mampu meningkatkan kualitas penerangan jalan, meningkatkan rasa aman masyarakat, serta mendukung aktivitas warga pada malam hari. Selain itu, sistem ini memberikan efisiensi biaya operasional karena memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya bisa menggabungkan dengan sistem yang mendukung agar bisa membuat satu tiang terdapat 2 sampai 3 lampu.
Pendampingan Belajar Anak Usia Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Prestasi dan Motivasi Belajar di Kelurahan Ngedukelu Wilibaldus Bhoke; Maria Carmelita Tali Wangge; Maria Editha Bela; Melkior Wewe; Maria Dafrosa Finu; Novalia Sudiatik Ewol
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i1.4077

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang ditemukan pada tahap awal menunjukan bahwa beberapa siswa, khususnya kelas VI yang akan menghadapi ujian, masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, membaca lancar, serta menyelesaikan operasi hitung dasar seperti perkalian. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi serta motivasi belajar siswa di sekolah dasar di SDK Ngedukelu, Kelurahan Ngedukelu. Penelitian ini menggunakan metode pendampingan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa dengan teknik purposive sampling yang mengikuti kegiatan bimbingan selama satu bulan dengan frekuensi satu kali per minggu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan evaluasi hasil belajar siswa. Sedangkan teknik analisis data dilakukan secara statistik deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca dan berhitung siswa setelah mengikuti pendampingan. Penggunaan media kartu huruf membantu siswa dalam mengenal dan menyusun huruf menjadi kata, sedangkan metode bernyanyi dalam pembelajaran perkalian mempermudah siswa memahami dan mengingat konsep numerasi. Selain peningkatan aspek kognitif, motivasi belajar siswa juga mengalami perkembangan positif, ditandai dengan meningkatnya keaktifan, kepercayaan diri, dan keberanian dalam menyelesaikan soal. Dengan demikian, pendampingan belajar yang dilakukan secara terstruktur, kreatif, dan sesuai kebutuhan siswa terbukti efektif dalam membantu mengatasi kesulitan literasi dan numerasi di sekolah dasar. Sebagai rekomendasi untuk penelitian yang akan datang perlu ada pelatihan pola asuh bagi orang tua di Kelurahan Ngedukelu sehingga dapat berdampak signifikan terhadap keberlanjutan motivasi belajar dan prestasi belajar anak.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan pada Pengusaha Ternak Ayam di Desa Gandaria, Kabupaten Barito Kuala Putriana Salman; Rizky Amelia; Mahyuni Mahyuni; Tino Kemal Fattah; Muhammad Syahid Pebriadi
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.2626

Abstract

Salah satu permasalahan yang dialami mitra yaitu kurangnya pemahaman tentang pengelolaan keuangan, sehingga menimbulkan kerugian pada usahanya. Solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan keuangan secara sederhana dan mudah dipahami oleh mitra melalui kegiatan pelatihan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk membekali pengusaha ternak ayam di Desa Gandaria, Kabupaten Barito Kuala dengan keterampilan dasar dalam mengelola keuangan usaha. Target luaran yang dihasilkan dari kegiatan pelatihan ini yaitu meningkatnya wawasan, pengetahuan dan keterampilan mitra dalam melakukan pengelolaan keuangan usahanya. Metode yang akan digunakan pada kegiatan ini yaitu dalam bentuk pelatihan. Secara keseluruhan, hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra mengenai pentingnya pencatatan keuangan, terlihat dari kemampuan mereka membuat catatan sederhana atas pemasukan dan pengeluaran. Mitra juga mulai menyadari bahwa pencatatan keuangan dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Adanya pelatihan ini diharapkan para peternak dapat lebih mandiri dalam mengelola keuangan, sehingga usaha ternak ayam di Desa Gandaria memiliki daya saing lebih baik dan berkelanjutan. Kedepannya diharapkan dapat diadakan pelatihan dari aspek produksi dan pemasaran.
Penyadaran Masalah dan Perencanaan Program dalam Peningkatan Layanan Operasional Posyandu Lansia Seroja Samarinda Hazizah Tausia Abdania; Putri Fauziah Wulandari; Rangga Aditya Pratama; Yerita Adellia; Anisatia Saputri; Syifa’ul Alif Mutawakkiliin; Lies Permana; Annisa Nurrachmawati; Mohammad Fikri; Nur Rohmah; Agustin Putri Rahayu; Alma Feriyanti
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3238

Abstract

Pelayanan Posyandu Lansia Seroja di Loa Bakung menghadapi permasalahan utama berupa rendahnya kemampuan komunikasi efektif kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada lansia. Temuan social mapping menunjukkan bahwa para lansia tinggal di lingkungan permukiman yang padat dengan tingkat pemahaman kesehatan yang masih terbatas, serta memiliki kebiasaan makan yang dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol, dan asam urat. Kondisi ini menuntut penyampaian informasi kesehatan yang jelas dan menenangkan, namun kemampuan komunikasi kader yang belum optimal sering menimbulkan kekhawatiran pada lansia sehingga pemahaman mereka tidak berkembang dengan baik. Stakeholder mapping juga menggambarkan belum tersusunnya alur koordinasi yang menyeluruh antara kader, Puskesmas Loa Bakung, Klinik Bunga Bakung, Kelurahan Loa Bakung, dan Kecamatan Sungai Kunjang. Ketidakterhubungan struktur ini membuat kegiatan penyuluhan berjalan tanpa dukungan teknis yang memadai. Melalui analisis situasi, pemetaan masalah, dan penentuan prioritas menggunakan metode USG, kemampuan komunikasi kader teridentifikasi sebagai masalah yang paling mendesak untuk ditangani. Perencanaan program kemudian difokuskan pada upaya pemberdayaan kader agar mampu berkomunikasi secara empatik, jelas, dan sesuai konteks sosial masyarakat. Perencanaan ini memberikan dasar strategis untuk meningkatkan kualitas layanan Posyandu Lansia melalui penguatan kapasitas kader dalam menyampaikan informasi kesehatan secara lebih efektif dan mudah dipahami.
Upaya Meningkatkan Iman dan Spritualitas Anak melalui Empat Pilar Sekami di Lingkungan Sta. Clara Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora Anastasia Alli; Petornela Peni; Novianti Gobai; Yosep Belen Keban
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4036

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa sebagian anak anak SEKAMI belum memahami dan menghayati empat pilar SEKAMI yaitu doa, derma, kurban dan kesaksian sebagai pedoman hidup kristiani. Oleh karena itu pembinaan iman dan spiritualitas menjadi penting untuk membantu anak anak menghayati nilai nilai kristiani sejak dini dalam kehidupan menggereja dan kehidupan sehari hari.  Tujuan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berfokus pada pembinaan iman dan spiritualitas anak anak SEKAMI di Lingkungan Sta Clara Paroki St Fransiskus Asisi Lamahora. Metode yang digunakan adalah metode pembinaan partisipatif dengan melibatkan anak anak secara aktif dalam berbagai kegiatan seperti doa bersama sharing iman kegiatan derma melalui pengumpulan uang kasih serta aksi sosial yang menumbuhkan semangat kepedulian terhadap sesama.. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak anak SEKAMI semakin memahami makna empat pilar SEKAMI dan mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari hari. Hal ini terlihat dari meningkatnya kedisiplinan dalam berdoa semangat pelayanan serta kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian kegiatan pembinaan ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat iman dan spiritualitas anak anak SEKAMI.
Penguatan Literasi Sains Siswa SMP Citra Kasih melalui Eksperimen Elektronika: Visualisasi Gelombang Listrik dan 3D Printing Annamaintin Kobong Lebang; Fredrik Manuhutu; Andwi Wulansari; Marchleon Hanoatubun
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4096

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan pemahaman siswa SMP terhadap konsep dasar teknologi elektronika dengan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman nyata dan visualisasi langsung. Urgensi pengabdian ini terletak pada kebutuhan untuk meningkatkan literasi STEM siswa di sekolah-sekolah dengan fasilitas terbatas, seperti SMP Citra Kasih Ambon. Program Teknologi Elektronika yang dilaksanakan terdiri atas dua aktivitas utama: visualisasi gelombang listrik menggunakan osiloskop dan pengenalan teknologi pencetakan tiga dimensi (3D printing). Metode pelaksanaan meliputi demonstrasi alat, praktik langsung, diskusi interaktif, dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling, dimana 25 siswa dari kelas VII hingga IX dipilih secara acak untuk mengikuti kegiatan ini. Instrumen evaluasi berupa sepuluh soal yang mengukur pemahaman konsep elektronika, fungsi osiloskop, karakteristik gelombang AC dan DC, serta prinsip kerja printer 3D. Hasil pretest menunjukkan tingkat pemahaman awal siswa yang terbatas dengan rata-rata jawaban benar sebesar 53,6%, sedangkan posttest menunjukkan peningkatan menjadi 77,2%, yang mencerminkan peningkatan pemahaman sebesar 23,6%. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan aktif dan respons positif sepanjang kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis eksperimen dan visualisasi efektif dalam meningkatkan pemahaman, motivasi, dan literasi STEM siswa SMP. Program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah.
Mantuayu Nata Generasi: Edukasi Interaktif Berbasis Booth dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang Stunting, Pernikahan Dini, dan Kekerasan Seksual di Indramayu: Indonesia Nasywa Hyacintha Putri; R Akyas Muhammad Khawwashiy; Rayhan Prakasa Putra; Asya Vanisa; Algamansyah Algamansyah; Rahmad Khodari
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4111

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai stunting, pernikahan dini, dan kekerasan seksual melalui pendekatan edukasi interaktif. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di MAN 1 Indramayu dengan melibatkan 110 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif berbasis booth interaktif yang terdiri dari tiga bidang, yaitu kesehatan, hukum, dan pendidikan, serta didukung dengan media permainan edukatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test berbasis Quizizz serta observasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 80% pada pre-test menjadi 89% pada post-test, yang menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 9%. Selain itu, peserta menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan kehidupan remaja dan lebih mudah dipahami melalui metode interaktif dibandingkan metode konvensional. Program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya gizi seimbang, pendewasaan usia pernikahan, serta pemahaman hukum terkait kekerasan seksual. Dengan demikian, metode edukasi berbasis booth interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas generasi muda. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan metode ini pada cakupan wilayah yang lebih luas serta melibatkan variabel tambahan, seperti perubahan perilaku jangka panjang dan efektivitas media pembelajaran yang berbeda, guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Pelajar melalui Program Kreativitas dan Inovasi Usaha Nico Kosasih; Aulia Helmina Putri; Ros Nirwana
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4168

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan minat berwirausaha pada pelajar melalui penyuluhan kewirausahaan berbasis diskusi interaktif. Subjek kegiatan adalah pelajar tingkat SMA, dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan secara aktif sebanyak 6 orang. Kegiatan dilaksanakan di Heima Coffee, Jl. Gatot Subroto X, Kota Banjarmasin, selama satu hari dengan durasi pelaksanaan selama 8 jam. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui workshop, diskusi kelompok, studi kasus, serta sesi berbagi pengalaman. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi, serta wawancara singkat untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 62,6 pada pre-test menjadi 74 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 11,4 poin dan terbukti signifikan secara statistik. Selain itu, peserta menunjukkan keterlibatan aktif, peningkatan kepercayaan diri, serta kemampuan yang lebih baik dalam mengemukakan ide usaha. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menumbuhkan minat berwirausaha pada pelajar. Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya adalah memperluas jumlah peserta, menambah durasi pendampingan, serta mengintegrasikan praktik langsung dan pemanfaatan teknologi digital agar hasil yang dicapai lebih optimal dan berkelanjutan.