cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 513 Documents
PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA MATERI EKOLOGI DAN KEANEKARAGMAN HAYATI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN TaRL (TEACHING AT THE RIGHT LEVEL) MILLAH, ANNIDA IZZATUL; WIDODO, WAHONO; HARYONO, ETIEK DYAH PRASETYANI; GRAHANI, NIDYA PURI SURYA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat dan hasil belajar peserta didik kelas VII-B SMP Negeri 51 Surabaya dengan menerapkan pendekatan TaRL (Teaching at the Right Level) pada materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data meliputi lembar observasi untuk mengukur minat belajar peserta didik dan tes pre-test serta post-test untuk mengukur hasil belajar mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan TaRL berhasil meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik. Minat belajar peserta didik dengan kategori tinggi meningkat sebesar 35,2%, kategori minat belajar sedang meningkat sebesar 14,5%, dan kategori minat belajar rendah menurun sebesar 49,9%. Hasil belajar pada siklus I menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 68 dengan 10 peserta didik yang tuntas dan 18 yang belum tuntas, sementara nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 83,4 dengan 23 peserta didik tuntas. Pada siklus II, nilai rata-rata pre-test meningkat menjadi 74,2 dengan 15 peserta didik tuntas dan 13 belum tuntas, dan nilai rata-rata post-test naik menjadi 86,6.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM OPEN ENDED TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA SISWA KELAS X TITL DI SMK TEKNOLOGI GALELA HEBINGAIL, REGINA; OLII, DJAMI; RIDWAN, RIDWAN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3124

Abstract

This study was conducted to determine the influence of the Open Ended Problem learning model on student learning outcomes in basic electrical and electronics subjects for TITL SMK Teknologi Galela students for the 2022/2023 school year. The research method used is Quasi Experiment. The research population was 46 students where two classes were selected as samples, with one class applying the expository learning model as the control group, while the other class applying the Problem Open Ended learning model as the experimental group. The research instrument used a multiple-choice test of 25 questions used as an assessment of student learning outcomes academically. The data analysis technique uses normality tests, homogeneity, and t-tests. The results of the study showed that the experimental group had an average achievement score of 87.82 with a standard deviation of 5.04, while the control group had an average achievement score of 79.13 with a standard deviation of 4.50. The results of the homogeneity and normality test showed that the distribution and variance of the data were homogeneous. The results of the hypothesis test showed a t-count value of 6.167 and a t-value of 1.684 tables, which showed that the t-count was greater than the t-table. Alternative hypotheses are accepted. The conclusion obtained is that the application of the open-ended problem learning model has a significant influence on the achievement of basic electronics and electrical learning for TITL students of SMK Teknologi Galela for the 2022/2023 school year ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Open Ended terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran dasar listrik dan elektronika siswa TITL SMK Teknologi Galela tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen. Populasi penelitian sebanyak 46 siswa dimana dua kelas dipilih sebagai sampel, dengan satu kelas menerapkan model pembelajaran ekspositori sebagai kelompok kontrol, sementara kelas lainnya menerapkan model pembelajaran Problem Open Ended sebagai kelompok eksperimen. Instrumen penelitian menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 25 soal digunakan sebagai penilaian hasil belajar siswa secara akademik. Teknik análisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t-test. Hasil studi menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki nilai prestasi rata-rata 87,82 dengan standar deviasi 5,04, sedangkan kelompok kontrol memiliki nilai prestasi rata-rata 79,13 dengan standar deviasi 4,50. Hasil uji homogenitas dan normalitas menunjukkan bahwa distribusi dan varians data homogen. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 6,167 dan t tabel sebesar 1,684 yang menunjukkan bahwa t hitung > t tabel. Hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan yang diperoleh bahwa penerapan model pembelajaran masalah terbuka memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi Pembelajaran dasar elektronika dan listrik untuk siswa TITL SMK Teknologi Galela tahun ajaran 2022/2023.
PERAN KURIKULUM BERBASIS KARAKTER DALAM MENDORONG PERKEMBANGAN MORAL SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MUSYAWIR, ABAL WAHID; DZULHAKIM, DANU; ANDINI, FIRDA; ASHARI, NABILA FATYA; HAIRUNNISA, HAIRUNNISA; ZIKRULLAH, ZIKRULLAH; HERIANTO, EDY
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3125

Abstract

This research aims to analyze the implementation of the character-based curriculum (KBK) in encouraging students' moral development at SMPN 13 Mataram. This research used qualitative research methods with data collection techniques through observation, interviews and document analysis. Research subjects included teachers, students and principals at SMPN 13 Mataram. The research results show that implementing KBK at SMPN 13 Mataram has positively impacted encouraging students' moral development. Teachers have implemented learning that integrates moral values ??in every subject. Apart from that, schools also involve parents in supporting character education. This research also identified several challenges in implementing a character-based curriculum. Some teachers still face difficulties in integrating moral values ??into learning. Lack of resources and an in-depth understanding of KBK also pose challenges to optimal implementation. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum berbasis karakter (KBK) dalam mendorong perkembangan moral siswa di SMPN 13 Mataram. Dalam penelitian ini, metode penelitian kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subjek penelitian meliputi guru, siswa, dan kepala sekolah di SMPN 13 Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KBK di SMPN 13 Mataram telah memberikan dampak positif dalam mendorong perkembangan moral siswa. Guru-guru telah melaksanakan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai moral dalam setiap mata pelajaran. Selain itu, sekolah juga melibatkan orang tua siswa dalam mendukung pendidikan karakter. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi kurikulum berbasis karakter. Beberapa guru masih menghadapi kesulitan dalam mengintegrasikan nilai-nilai moral ke dalam pembelajaran. Kurangnya sumber daya dan pemahaman yang mendalam tentang KBK juga menjadi tantangan dalam implementasi yang optimal.
PENERAPAN METODE DISKUSI TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI 13 TANJUNG RAJA PUTRA, M. RICO TRI; PUTRA, M JULIANSYAH; SUNEDI, SUNEDI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3126

Abstract

Based on the results of observations that have is been made in class V of State Elementary School 13 Tanjung Raja, there are problems that arise in speaking skills activities through Indonesian language learning. problems arise during the learning process students are accustomed to using local languages and to use Indonesian feel not confident. And the method used in this research is the Quasi Experimental Design method. the data collection techniques used are observation, questionnaire, documentation. The data analysis techniques used are Normality Test, Homogeneity Test and Hypothesis Test. the results of the study showed an increase in class V students in the accumulation of posttest value analysis of the experimental class with an average of 72.1, it was shown that the increase in value was better than the accumulated value in the control class posttest test with an average of 60.9. then it was concluded that there was an effect of the as application of the discussion method on speaking skills through Indonesian in language learning for fifth grade students of SD Negeri 13 Tanjung Raja ABSTRAKBerdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan dikelas V Sekolah Dasar Negeri 13 Tanjung Raja terdapat permasalahan yang muncul pada kegiatan keterampilan Berbicara melalui pembelajaran Bahasa Indonsia. permasalahan muncul pada saat proses pembelajaran siswa terbiasa dalam menggunakan bahasa daerah masing-masing dan untuk menggunkan bahasa indonesia merasa kurang yakin. metode yang akan digunakan dalam penelitian ini metode Quasi Eksperimen Design.teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, angket, dokumentasi.Teknik pada analisis data yang akan digunakan adalah Uji Normalitas, Uji Homogenitas dan Uji Hipotesis. hasil penelitian terdapat peningkatan siswa kelas V pada akumulasi analisis nilai posttest kelas ekperiemen dengan rata-rata 72,1 ditunjukan peningkatan nilai lebih baik dari pada akumulasi nilai pada uji posttest kelas kontrol dengan rata-rata 60,9. maka ditarik kesimpulan terdapat Pengaruh Penerapan Metode Diskusi Terhadap Keterampilan Berbicara Melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V di SD Negeri 13 Tanjung Raja.
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN KOLABORASI ISNAINI, MUSTAQIMAH; TRIMULYONO, GUNTUR; HIKMAH, ZIYADATUL
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3127

Abstract

The Merdeka Curriculum applies a new learning paradigm, which is oriented towards strengthening competence and developing character according to Pancasila values. One of the dimensions of Pancasila gotong-royong is collaboration. This research was conducted using the Problem Based Learning (PBL) model. The research was conducted at SMPN 10 Gresik with 32 students in class VII-A. Collaboration indicators used by researchers include participation, management time, quality of learning outcomes, and interaction with other people. The instruments used in this research include teaching modules, LKPD, and collaborative self-assessment sheets. The research results show that PBL can increase participation and management time respectively by an average of 0.3 with a maximum value of 4, and student interaction by 0.5 out of 4. ABSTRAKKurikulum Merdeka menerapkan pembelajaran paradigma baru, yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan karakter sesuai nilai Pancasila. Salah satu dimensi pancasila gotong-royong yaitu kolaborasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian dilakukan di SMPN 10 Gresik dengan subjek kelas VII-A sebanyak 32 peserta didik. Indikator kolaborasi yang digunakan peneliti diantaranya adalah partisipasi, waktu pengelolaan, kualitas hasil belajar, dan interaksi dengan oranglain. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi modul ajar, LKPD, dan lembar penilaian diri kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL dapat meningkatkan partisipasi dan waktu pengelolaan masing-masing dengan rata-rata sebesar 0,3 dengan nilai maksimal 4, dan interaksi peserta didik sebesar 0,5 dari 4. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kolaborasi peserta didik.  
PENINGKATAN MUTU SEKOLAH DENGAN PERENCANAAN BERBASIS DATA RAPOR PENDIDIKAN HERFIYANTI, NASYROHAH; SETIYANTI, WITA; WULANDARI, AGUSTIN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3149

Abstract

The Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemdikbud Ristek) has issued the Free Learning policy to achieve quality education for all Indonesian citizens. Quality education focuses on developing basic competencies and character to ensure that students experience learning progress, making them more competent and characterful. One of the initiatives under the Free Learning policy is the Education Report Platform. The launched Education Report Platform provides data on the evaluation results of the education system as an improvement on previous quality reports. This research is a descriptive qualitative study to examine the issues, reflect on achievements, and provide constructive discussion materials with relevant stakeholders to achieve the expected success. ABSTRAKKementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) mengeluarkan kebijakan Merdeka Belajar dalam rangka tercapainya pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Pendidikan berkualitas berfokus pada pengembangan kompetensi dasar dan karakter untuk m??emastikan peserta didik mengalami kemajuan belajar sehingga lebih kompeten dan berkarakter. Salah satu kebijakan Merdeka Belajar yang telah diluncurkan adalah platform Rapor Pendidikan. Platform Rapor Pendidikan yang diluncurkan merupakan sebuah platform yang menyediakan data laporan hasil evaluasi sistem pendidikan sebagai penyempurnaan rapor mutu sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif untuk mengkaji bagaimana permasalahan, merefleksikan pencapaian, dan memberikan bahan diskusi konstruktif bersama para pemangku kepentingan terkait untuk mencapai keberhasilan yang diharapkan.
HUBUNGAN KETERAMPILAN MEMBACA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS NARASI SISWA KELAS IV DI SDN 26 CAKRANEGARA ZAKIA, ZAKIA; MUSADDAT, SYAIFUL; INDRAWATI, DYAH; MAKKI, MUHAMMAD
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3151

Abstract

This research aims to uncover the correlation between reading skills and narrative writing skills among fourth-grade students at SDN 26 Cakranegara. Data collection was conducted using tests that measure reading and narrative writing skills. The tests involved asking questions or assigning tasks to students. To determine the correlation between reading and narrative writing skills, the data was analyzed using the product moment correlation. Before this, a descriptive analysis of the researched variables is presented. Descriptive analysis was conducted to understand the relationship between reading and narrative writing skills among students at SDN 26 Cakranegara. Data on reading skills were obtained from a closed questionnaire distributed to 75 students. The questionnaire contained 27 statements with a score range of 1 to 4 for each statement, giving a total score range of 27 to 108 for reading skills. Using SPSS 23.0 for Windows, the mean score was 91.6, the maximum score was 107, the minimum score was 75, and the standard deviation was 7.4. The classification of reading skills based on the mean and standard deviation is presented in a table. Data on narrative writing skills were obtained from a writing test, evaluated on several aspects including ideas, content organization, grammar, diction, spelling, and writing conventions. The scores ranged from 0 to 100. The mean score was 50, the maximum score was 100, and the standard deviation was 16.7. The classification of narrative writing skills is presented in a table. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan korelasi antara keterampilan membaca dan keterampilan menulis narasi siswa SDN 26 Cakranegara. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes yang mengukur keterampilan membaca dan menulis narasi. Tes dilakukan dengan memberikan angket dan tugas kepada siswa. Untuk mengetahui korelasi antara keterampilan membaca dan menulis narasi, data dianalisis menggunakan korelasi product moment. Sebelum itu, analisis deskriptif dari variabel penelitian disajikan. Analisis deskriptif dilakukan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan membaca dan keterampilan menulis narasi siswa SDN 26 Cakranegara. Data keterampilan membaca diperoleh dari angket tertutup yang dibagikan kepada 75 siswa. Angket terdiri dari 27 pernyataan dengan rentang skor 1 sampai 4, sehingga total skor berkisar antara 27 sampai 108. Menggunakan SPSS 23.0 for Windows, nilai mean adalah 91,6, skor maksimal 107, skor minimal 75, dan standar deviasi 7,4. Klasifikasi keterampilan membaca berdasarkan mean dan standar deviasi disajikan dalam tabel.
STRATEGI MEMBANGUN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PONDOK PESANTREN NURUL HAKIM LOMBOK BARAT HIDAYATI, SRI; FADLI, H. ADI; RIBAHAN, RIBAHAN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3152

Abstract

This research aims to: Find out strategies for building the professionalism of PAI teachers at MQNH Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri West Lombok, find out the supporting and inhibiting factors in building the professionalism of PAI teachers at MQNH Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri West Lombok. This research uses a descriptive type of qualitative research. Data mining was carried out using observation, interviews and documentation techniques. The research results show that the madrasa head's efforts to build the professionalism of PAI teachers at the Nurul Hakim Islamic Boarding School MQNH are holding regular meetings, carrying out supervision, holding training, evaluation meetings, equipping facilities and infrastructure, and providing motivation. The supporting factors in building PAI teacher professionalism are: A conducive environment, cooperation, and facilities and infrastructure. Meanwhile, the inhibiting factors are the lack of teacher enthusiasm to take part in existing training, inappropriate teaching scheduling, low teacher awareness regarding their responsibilities as professional teachers, teaching only using conventional methods, namely the lecture method. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui strategi membangun profesionalisme guru PAI di MQNH Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat, mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam membangun profesionalisme guru PAI di MQNH Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penggalian data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, upaya kepala madrasah dalam membangun profesionalisme guru PAI di MQNH Pondok Pesantren Nurul Hakim adalah Mengadakan rapat rutin, melakukan supervisi, mengadakan pelatihan-pelatihan, Rapat evaluasi, melengkapi sarana dan prasarana, dan pemberian motivasi. Adapun faktor-faktor pendukung dalam membangun profesionalisme guru PAI yaitu: Lingkungan yang kondusif, Kerjasama, dan sarana dan prasarana. Sedangkan faktor-faktor penghambatnya ialah kurangnya semangat guru untuk mengikuti pelatihan-pelatihan yang ada, penjadwalan mengajar yang kurang tepat, rendahnya kesadaran guru mengenai tanggung jawab sebagai guru yang professional, mengajar hanya menggunakan metode konvensional yaitu metode ceramah.
STUDI KASUS TENTANG KESALAHAN KITABAH ‘ARABIYAH IBTIDA’IYAH SISWA DI SEKOLAH UMUM PUTRI, NABILA SALMA; ABDURRAHMAN, MAMAN; NURMALA, MIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3157

Abstract

Arabic language learning is rapidly growing in Indonesia, both in Islamic institutions and public schools. This study aims to analyze elementary-level (ibtida’iyah) Arabic writing errors among students in public schools. Most students begin learning Arabic at the high school level, leading to challenges in learning, one of which is writing mistakes. The research method used is qualitative with a case study research design. Data collection techniques include documentation analysis of student exam sheets and interviews with Arabic language teachers. The error analysis involves identifying writing mistakes and classifying them by type. This research was conducted at SMAN 11 Bandung. The results indicate that ibtid?’?yah-level errors in students' Arabic writing include errors in letter connection and separation, letter substitution, letter omission, and addition, as well as letter form errors and readability issues. Strategies employed by teachers to reduce student writing errors include integrating reading and writing sessions, providing examples of letter connection and separation using Arabic keyboard media, and utilizing a smartboard as an engaging writing tool. ABSTRAKPembelajaran bahasa Arab berkembang pesat di Indonesia, baik di institusi pendidikan Islam maupun umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan menulis Arab tingkat dasar (ibtida’iyah) pada siswa di sekolah umum. Mayoritas siswa baru mempelajari bahasa Arab pada tingkat SMA, sehingga terdapat permasalahan dalam belajar, salah satunya adalah kesalahan menulis. Metode penelitian yang digunakan yakni kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa analisis dokumentasi dari lembar ulangan siswa dan wawancara dengan guru bahasa Arab. Analisis kesalahan dilakukan dengan cara mengidentifikasi kesalahan penulisan, kemudian mengklasifikasikan kesalahan sesuai jenisnya. Adapun penelitian ini dilakukan di SMAN 11 Bandung. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan tingkat ibtid?’?yah pada tulisan Arab siswa meliputi kesalahan penyambungan dan pemisahan huruf, kesalahan penukaran huruf, kesalahan pengurangan dan penambahan huruf, serta kesalahan bentuk huruf dan ketidakterbacaan tulisan. Adapun strategi guru untuk mengurangi kesalahan menulis siswa diantaranya adalah mengintegrasikan sesi membaca dan menulis, memberikan contoh penyambungan dan pemisahan huruf melalui media keyboard Arab, serta menggunakan smartboard sebagai media tulis yang menarik.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA DAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP DI KECAMATAN SAHU, KABUPATEN HALMAHERA BARAT DEO, ANDRI; KEMPA, RUDOLF; SAHALESSY, ARNOLD
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3159

Abstract

Parenting Patterns and the Educational Environment are factors to be considered in order to increase students' learning motivation. This research was conducted with the aim of seeing the extent of the influence of parental parenting and the educational environment on students' learning motivation. The type of research carried out in this research is quantitative research with the number of samples selected using the saturated sampling technique being 93 people. The technique used to obtain data is through a closed questionnaire.Descriptive statistics show that (1) Parenting Patterns in Middle Schools in Sahu District, are in the high category at 100%; (2) The educational environment in junior high schools in Sahu District, is in the very high category at 79.22%, in the high category at 20.78%; (3) Students' learning motivation in junior high schools in Sahu District, Province is in the very high category at 70.13%, in the high category at 29.87%.Regression test statistics show that (1) There is an influence of parenting patterns on junior high school students' learning motivation in Sahu District. This influence can be explained through the regression model formed, namely ý = 93.718 + 0.158x1. The magnitude of the influence of parenting style on student learning motivation, namely 11% and 89%, is another factor outside this regression model; (2) There is an influence of the educational environment on the learning motivation of junior high school students in Sahu District. This influence can be explained through the regression model formed, namely ý=121.567 + (-0.114x2). The magnitude of the influence of the educational environment on student learning motivation is 0.071 or 7.1% and the remaining 92.9% is other factors outside this regression model; and (3) there is a positive and significant influence of parenting styles and the educational environment on junior high school students' learning motivation in Sahu District. This influence can be explained through the regression model formed, namely ý=106.676 + 0.215x1 + 0.171x2. The influence of parenting patterns and the educational environment on student learning motivation is 25.70% and the remaining 74.30% is other factors outside this regression model. ABSTRAKPola Asuh Orang Tua dan Lingkungan Pendidikan menjadi faktor yang hendak diperhatikan dalam rangka peningkatan motivasi belajar pada siswa. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh pola asuh orang tua dan lingkungan pendidikan terhadap motivasi belajar siswa. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel yang terpilih dengan teknik sampel penuh adalah 93 orang. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data melalui angket yang bersifat tertutup. Statistik deskriptif menunjukan bahwa (1) Pola Asuh Orang Tua  pada SMP di Kecamatan Sahu pada kategori tinggi sebesar 100%; (2) Lingkungan Pendidikan pada SMP di Kecamatan Sahu pada kategori sangat tinggi sebesar 79,22%, kategori tinggi sebesar 20,78%; (3) Motivasi Belajar Siswa pada SMP di Kecamatan Sahu, pada kategori sangat tinggi sebesar 70,13%, kategori tinggi sebesar 29,87%.Statistik uji regresi menunjukan bahwa (1) Terdapat pengaruh dari Pola Asuh Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Siswa SMP di Kecamatan Sahu. Pengaruh ini dapat dijelaskan melalui Model regresi yang terbentuk yaitu ý = 93,718 + 0,158x1. Besar pengaruh pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar siswa yaitu 11% dan 89% adalah faktor lain diluar model regresi ini; (2) Terdapat pengaruh dari Lingkungan Pendidikan terhadap Motivasi Belajar Siswa SMP di Kecamatan Sahu. Pengaruh ini dapat dijelaskan melalui Model regresi yang terbentuk yaitu ý=121,567 + (-0,114x2). Besar pengaruh Lingkungan Pendidikan terhadap Motivasi Belajar Siswa yaitu sebesar 0,071 atau 7.1 % dan sisanya 92,9 % adalah factor lain-lain diluar model regresi ini; dan (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan dari Pola Asuh Orang Tua dan Lingkungan Pendidikan terhadap Motivasi Belajar Siswa SMP di Kecamatan Sahu. Pengaruh ini dapat dijelaskan melalui Model regresi yang terbentuk yaitu ý=106,676 + 0,215x1 + 0,171x2. Besar pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Lingkungan Pendidikan terhadap Motivasi Belajar Siswa yaitu sebesar 25,70% dan sisanya 74,30% adalah faktor lain-lain di luar model regresi ini.