cover
Contact Name
Munirah Tuli
Contact Email
munirahtuli@ung.ac.id
Phone
+62251-8622935
Journal Mail Official
marfish.journal@gmail.com
Editorial Address
Department of Fisheries Resources Utilization Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Bogor Agricultural University.
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
ISSN : 20874235     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.29244/jmf.6.2.109-117
Core Subject : Social,
Aims: MARINE FISHERIES aims to publish an original research focused on technology and management of capture fisheries, such as fishing equipment, management and transportation of fishing vessel, port management, and technology of capture fisheries.
Articles 311 Documents
KAREKTERISTIK PERIKANAN MINI PURSE SEINE PELAGIS KECIL DI REMBANG, JAWA TENGAH Widiyastuti, Heri; Noegroho, Tegoeh; Pangaribuan, Nurmala
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 14 No. 1 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v14i1.44310

Abstract

Penurunan produksi perikanan purse seine di Laut Jawa memberikan peluang diciptakannya alat tangkap purse seine dengan spesifikasi yang lebih kecil. Alat tangkap tersebut disebut Mini Purse Seine (MPS) dengan hasil tangkapan dominan adalah ikan layang benggol. Ketersediaan informasi terbaru karakteristik MPS perlu dilakukan. Penelitian dilakukan di sentra perikanan MPS Rembang yaitu TPI Tasik Agung dan TPI Sarang pada tahun 2019-2021. Kapal MPS terbuat dari kayu dengan bobot kapal antara <30 GT. Jaring MPS terbuat dari nilon memiliki panjang ±225-300 m. Komposisi hasil tangkapan >70% merupakan ikan pelagis kecil dengan jenis ikan layang benggol yang dominan tertangkap. Laju tangkap mengalami penurunan dari 6,3 ton/trip di tahun 2019, menurun menjadi 5,44 ton/trip di tahun 2021. Musim penangkapan terjadi pada bulan Juli-Oktober, daerah penangkapan di Utara Indramayu hingga Matasiri,Kalimantan Selatan Ukuran rata-rata tertangkap ikan layang benggol 14,07 cmFL. Mengacu pada penurunan nilai cpue, maka perlu kehati-hatian dalam meningkatkan upaya penangkapan ikan layang benggol dengan mini purse seine.
KETERKAITAN MUSIM HUJAN DAN MUSIM ANGIN DENGAN MUSIM PENANGKAPAN IKAN LEMURU YANG BERBASIS DI PPN PENGAMBENGAN Noveldesra Suhery; Jaya, Made Mahendra; Khikmawati, Liya Tri; Sarasati, Wulandari; Tanjov, Yulia Estmirar; Larasati, Rakhma Fitria; Azis, Muh. Arkam; Purwanto, Agus; Sari, Iya Purnama; Mainnah, Muth; Satyawan, Noar Muda
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 14 No. 1 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v14i1.44383

Abstract

Musim penangkapan ikan seringkali dikaitkan dengan kondisi iklim dan cuaca seperti hujan dan musim angin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara musim hujan dan musim angin dengan musim penangkapan ikan lemuru di perairan Selat Bali. Data yang digunakan adalah data produksi bulanan dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan periode Januari 2015 hingga Oktober 2022. Selain itu, data curah hujan, data arah dan kecepatan angin didapatkan dari data harian stasiun klimatologi BMKG Jembrana pada periode data yang sama. Masing-masing komponen data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Selanjutnya dihitung indeks musim hujan, musim angin kencang dan musim penangkapan dengan metode persentase rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan periode musim hujan terjadi pada bulan Oktober hingga Maret dan musim kemarau pada bulan Juni hingga September. Arah angin dominan adalah arah tenggara (150 derajat) dengan nilai resultan 62%. Musim angin tenggara (muson timur) terjadi pada bulan Juni – September dan musim angin barat daya (muson barat) pada bulan Desember – Maret. Diantara dua musim utama tersebut terdapat musim peralihan yaitu bulan April-Mei dan Oktober-November. Musim penangkapan ikan lemuru terjadi pada bulan September, Oktober, November, Desember dan April. Hasil uji beda Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan musim penangkapan ikan lemuru pada musim muson barat dan muson timur dengan musim peralihan.Kata kunci: musim hujan, musim angin muson, musim penangkapan lemuru
KOMPOSISI JENIS DAN LAJU TANGKAP PUKAT DASAR (ARAD) DI PERAIRAN CIREBON Pane, Andina Ramadhani Putri; Widiyastuti, Heri; Mardlijah, Siti
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 14 No. 1 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v14i1.44237

Abstract

Pemanfaatan sumberdaya udang di perairan Cirebon masih menggunakan pukat dasar (arad) sebagai alat penangkap, walaupun sebagian dengan trammelnet. Namun penangkapan dengan pukat dasar dianggap lebih dominan menangkap sumberdaya ikan dibandingkan udang sebagai hasil tangkapan utama. Kajian dilakukan selama Januari sampai dengan Nopember 2021 dengan mendata produksi dan jenis tangkapan pukat dasar nelayan pukat dasar di Kecamatan Suraneggala, Kabupaten Cirebon. Hasil kajian menunjukkan bahwa pukat dasar menggunakan kapal kayu dengan bobot < 5 GT dan one day fishing serta termasuk pada klasifikasi pukat hela dasar berpapan. Hasil tangkapan 80,83% adalah ikan campur, sedangkan udang < 5% dari total produksi. Produksi hasil tangkapan berkisar antara 4.000 – 16. 700 kg dengan jumlah effort sebesar 20 – 140 tip dan laju tangkap rata-rata 199,4 kg/ trip. Berdasarkan hasil kajian perlu dilakukan upaya pengelolaan dalam operasional penangkapan dengan alat ini untuk efektivitas produksi.
EVALUASI PENGELOLAAN PERIKANAN CUMI-CUMI SKALA KECIL DENGAN PENDEKATAN EKOSISTEM DI PERAIRAN MEDAN, SUMATERA UTARA Harahap, Wini Aafini J; Zairion; Mohammad Mukhlis Kamal; Luky Adrianto
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 14 No. 1 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v14i1.45714

Abstract

The Medan Sea waters are part of the Indonesian Fisheries Management Area (WPPRI 571) and serve as a fishing ground for squid (Uroteuthis spp.) for small-scale fishers based in Belawan, Medan. Information on the condition of the squid fishery in this area is limited, so a scientific study is needed to determine the status of the fishery as a basis for determining the right management approach. This study aims to assess the current condition of the squid fishery in Belawan using the six domains of indicators in the Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM): fish resources, habitat, and ecosystem, fishing techniques, economic, social, and institutional. Data were collected through various techniques including direct sampling of squid, in-depth interviews, questionnaires, and secondary data collection. The results showed that the highest value was owned by the fishing technique domain at 280 (good category) and the lowest domain fish resource domain with 168 as a poor category. The low score was due to a decrease in catches and a change in the fishing location. Meanwhile, the aggregate calculation results show that all domains of the Belawan-Medan EAFM are 195 (medium category). This means that some tactical decisions are needed in squid fisheries management in this region. Keywords: EAFM, Medan waters, Small scale fishery, Squid, WPP 571.
Ecosystem Approach to Fisheries Management Status At West Kei Kecil Small Island Park, South East Maluku Regency Abrahamsz, James; Makailipessy, Marvin M.; Thenu, Imanuel M.
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 14 No. 1 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v14i1.45735

Abstract

Assessment of fisheries management with an ecosystem approach (EAFM) in the TPK Kei Kecil conservation area is important to determine the actual conditions of management in the conservation area as a follow-up step for sustainable management. This study aims to analyze the status of fisheries management and efforts to improve management based on the EAFM approach. The study was conducted in 10 villages/ohoi in 4 sub-districts in Southeast Maluku district. Data collection was carried out by interviewing fishery households and institutions as well as tracing data that referred to the EAFM indicator assessment method which included 30 indicators from six domains. The management status of the TPK Kei Kecil conservation area is classified as moderate category which is obtained based on the management status per domain, respectively: a) the domain of fish resources is moderate; b) habitat/ecosystem domain is moderate; c) fishing techniques domain is moderate; d) social domain is moderate category; e) economic domain is low category; and f) institutional domain is moderate category. Recommendations for fisheries management in the conservation area of ​​TPK Kei Kecil are sought to improve the economic domain and fishing techniques, especially in indicators of asset ownership, fishermen's household income, savings ratio, fishery capacity and fishing effort, legal documents on vessel functions and sizes as well as crew certification.
SEBARAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN PADA PERIKANAN SKALA KECIL DI KABUPATEN PANGANDARAN, JAWA BARAT: Fishing Ground Distribution of Artisanal Fisheries in Pangandaran Regency of West Java Prayitno, Muhamad Riyono Edi; Rahman, Abdul; Hakim, Muhammad Romdonul
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 14 No. 2 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v14i2.44236

Abstract

Capture fisheries in Pangandaran Regency, West Java are dominated by small-scale fishers. As many as 98% of fishing vessels in Pangandaran are under 5 GT. The small fishing vessels restrict Pangandaran fishers from operating further outside the Pangandaran Bay. As a result, the fishing pressure around the bay increases. This study aims to analyze the fishing grounds distribution of Pangandaran fishers. The selection of fishing locations was carried out using the participatory mapping method by asking fishers to show the fishing location on the map provided. A total of 163 respondents from 4 different fish landing bases were interviewed to obtain data on fishing positions and dominant caught fish. The results showed that the fishing grounds of Pangandaran Regency fishers are divided into Pangandaran Bay (east coast) and Parigi Bay (west coast) with the highest concentration of fishing grounds in the western part of both bays. Fishers choose this location because it is safer from waves and blocks the target fish that migrate from west to east. There were 25 species of fish caught by Pangandaran fishers, but only 13 species were dominant with Trichiurus savala and Pampus argenteus being at the top. The results of this study are expected to be the basis information for determining policies to develop the fishing capacity of coastal fisheries in Pangandaran to offshore, hence it can reduce fishing pressure in the coastal waters. Keywords: fishing ground, artisanal fisheries.
ANALISIS KEBUTUHAN INFORMASI BAGI PENYUSUNAN RENCANA RESOLUSI KONFLIK DI TAMAN WISATA PERAIRAN (TWP) PULAU PIEH: Analysis of Information Needs for The Preparation of Conflict Resolution Plans in Pieh Island Aquatic Tourism Park (TWP) Yanti, Delfitri; Darmawan; Sondita, M. Fedi Alfiadi
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 14 No. 2 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v14i2.44298

Abstract

The difference in fishing gear between traditional and modern fishermen triggers conflicts; for the sustainability of the Pieh Island Marine Tourism Park (TWP) area, efforts are needed to prepare an efficient conflict resolution plan by considering relevant data and information. The study aims to identify conflicts in the Pieh Island TWP area, identify data and information needs to develop conflict resolution, analyze the availability of management data in the Pieh Island TWP, and provide recommendations for data and information collection. The research was conducted in the form of field observations and structured interviews through several questions that have been systematically prepared, as well as focus group discussions (FGDs) with the managers of the Work Unit (Satker) who are directly responsible to the Pekanbaru National Marine Protected Area Workshop (LKKPN Pekanbaru) as the Technical Implementation Unit of the TWP National Marine Protected Area Pieh Island. The results of the study are qualitative and quantitative data through descriptive and comparative methods in the form of identification of the type/nature of conflict in TWP, data and information needed in the preparation of conflict resolution, data and information that is already available and that must be collected, the ability of managers to support technically but financially need additional funds, and appropriate conflict resolution as well as some descriptions of recommendations for collecting data and information in TWP. Keywords: information needs, management plan, conflict resolution.
STRATEGI PENINGKATAN EFEKTIVITAS OPERASIONAL SENTRA KELAUTAN DAN PERIKANAN TERPADU NATUNA: Strategies for Increasing the Operational Effectiveness of the Natuna Integrated Marine and Fisheries Center Arifnur, Muhammad; Nurani, Tri Wiji; Solihin, Iin
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 14 No. 2 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v14i2.44771

Abstract

The Natuna Integrated Maritime and Fisheries Center (IMFC) was established to integrate fish landing, processing, and marketing activities. However, until 2019, the operation of IMFC had not been optimized, hence the objectives of its establishment had not been achieved. This study aims to assess the operational effectiveness of IMFC Natuna and develop strategies for its improvement. The research was carried out by identifying port facilities and capacities that have been built and assessing their operational performance. The strategy for increasing IMFC Natuna's operational activities was prepared using a SWOT analysis. The results show that the facilities at IMFC Natuna have been built completely and are currently in good, clean, and well-maintained condition. IMFC operational performance results from negative gap analysis on fish unloading parameters, namely fish production indicators and ship visits; the parameter of preparation of supplies on ice provision indicator; and marketing parameters on the indicator of the number of fish marketed. The service satisfaction assessment obtained an unsatisfactory rating on the provision of integrated cold storage facilities, provision and marketing services, as well as facilities for fish auctions. Strategies for increasing the operational activities of IMFC Natuna include empowering and improving fishers' skills, making regulations so that trading activities and business activities are centered in IMFC Natuna, inviting investors to develop fisheries investment, and bringing in fishing fleets from outside Natuna. Keywords: Gap, Natuna, operational, IMFC, Strategy.
STRATEGI PENINGKATAN AKTIVITAS PERIKANAN TANGKAP DI KABUPATEN KEBUMEN: Strategy to Increase Capture Fisheries Activity in Kebumen District Tri Wiji Nurani; Wahyuningrum, Prihatin Ika; Hapsari, Rianti Dyah; Khoerunnisa, Nurani; Wiyono, Eko Sri; Solihin, Iin; Iskandar, Mokhamad Dahri; Wisudo, Sugeng Hari
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 14 No. 2 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v14i2.45008

Abstract

Kabupaten Kebumen memiliki potensi sumberdaya ikan yang besar dengan posisi wilayah perairan yang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia. Kondisi saat ini, aktivitas perikanan sudah berlangsung dengan baik dengan adanya 7 tempat pendaratan ikan dan 1 pelabuhan perikanan pantai. Nelayan masih mengalami kendala dengan keterbatasan prasarana di pelabuhan, sarana kapal/perahu yang masih berukuran kecil, cuaca dan gelombang besar pada saat musim barat, keberadaan ikan yang bersifat musiman, dan belum memiliki kemampuan untuk dapat mendeteksi keberadaan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kegiatan yang telah dilakukan saat ini; (2) menentukan faktor kekuatan dan kelemahan internal, serta peluang dan ancaman eksternal; (3) menyusun strategi peningkatan aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi ikan utama di Kabupaten Kebumen yaitu lobster, layur, dan bawal putih. Ketiga komoditi ini merupakan komoditi ekspor. Secara umum produksi dan nilai produksi dari ketiga komoditi tersebut terus mengalami peningkatan pada periode pada 2017-2021. Strategi untuk peningkatan aktivitas perikanan yaitu pengembangan teknologi dengan menggunakan kapal yang lebih besar, peningkatan sumberdaya manusia, diversifikasi pengolahan produk, dan peningkatan kapabilitas nelayan terkait dengan pengelolaan keuangan dan pemasaran.
LITERATURE REVIEW OF FLYING FISH: BIOLOGY, DISTRIBUTION, FLYING FISH FISHERIES, AND CURRENT RESEARCH: Tinjauan Pustaka Ikan Terbang: Biologi, Distribusi, Perikanan Ikan Terbang, dan Penelitian Terkini Putri, Rini Sahni; Jaya, Indra; Pujiyati, Sri; Agus, Syamsul Bahri; Palo, Mahfud
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 14 No. 2 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v14i2.45755

Abstract

This article presents various literature related to flying fish from 1930 to the present, which are shown in the form of aspects of biology, distribution, fisheries, and utilization of Current Technology in Flying Fish Research. This study was conducted through a systematic search and review of various articles, books, dissertations, and theses that discuss flying fish. Literature studies related to flying fish are important to provide more complete information required to maintain the sustainability of their resources. This study shows the classification, type, spawning process, body shape, ability to glide in the waters, distribution, fishing technology, and current technology in various researches. Keywords: biology, distribution, flying fish, fisheries

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 1 (2026): Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 16 No. 2 (2025): Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 16 No. 1 (2025): Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 15 No. 2 (2024): Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 15 No. 1 (2024): Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 14 No. 2 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 14 No. 1 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 13 No. 2 (2022): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 13 No. 1 (2022): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 12 No. 2 (2021): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 12 No. 1 (2021): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 11 No. 2 (2020): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 11 No. 1 (2020): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 10 No. 2 (2019): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 10 No. 1 (2019): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 9 No. 2 (2018): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 9 No. 1 (2018): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 8 No. 2 (2017): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 8 No. 1 (2017): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 7 No. 2 (2016): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 7 No. 1 (2016): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 6 No. 2 (2015): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 6 No. 1 (2015): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 5 No. 2 (2014): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 5 No. 1 (2014): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 4 No. 2 (2013): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 4 No. 1 (2013): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 3 No. 2 (2012): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 3 No. 1 (2012): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 2 No. 2 (2011): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 2 No. 1 (2011): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Vol. 1 No. 2 (2010): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut More Issue