cover
Contact Name
PT Mantaya Ide Batara
Contact Email
ideapengabdianmasyarakat@gmail.com
Phone
+6285211848489
Journal Mail Official
ideapengabdianmasyarakat@gmail.com
Editorial Address
BTP Blok AA Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Idea Pengabdian Masyarakat
Published by PT.Mantaya Idea Batara
ISSN : -     EISSN : 27983668     DOI : 10.53690
Core Subject : Health, Social,
Idea Pengabdian Masyarakat (IPM) Merupakan Jurnal Pengabdian Masyarakat yang dikelola oleh PT.Mantaya Idea Batara. Jurnal ini Menerima Manuskrip yang Berfokus pada Bidang Kesehatan, Pendidikan, Teknologi tepat Guna, Sosial Ekonomi, Hukum dan Ilmu Lainya yang berhubungan dengan Masyarakat. Jurnal ini terbit pada periode Februari-Juli & Agustus-Desember setiap tahunya. Artikel yang diterbitkan di Idea Pengabdian Masyarakat (IPM) telah ditinjau oleh Sejawat dengan Ilmu yang Relevan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 233 Documents
Edukasi Penggunaan Skincare dan Kosmetik yang Aman Nur, Akbar; Patandean, Dewarawati; Nasrullah, Nasrullah; Swarjana, I Kadek Dwi; Salahuddin, Nurfadhilah; Armidayanti, Armidayanti; Furqan, Muhammad
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.401

Abstract

Penggunaan skincare dan kosmetik dikalangan remaja, khususnya siswi MAN 1 Mamuju, semakin meningkat seiring dengan perkembangan tren kecantikan dan pengaruh media sosial. Namun, rendahnya literasi mengenai keamanan produk seringkali membuat remaja rentan terhadap risiko penggunaan produk yang tidak sesuai atau berbahaya. Tujuan pengabdian masyarakat ini, untuk meningkatkan pengetahuan terhadap penggunaan skincare dan kosmetik yang aman pada siswi MAN 1 Mamuju Kabupaten Mamuju. Adapun metode pelaksanaan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan pada tanggal 21 desember 2024 di MAN 1 Mamuju yaitu dengan cara menyampaikan materi “Edukasi Penggunaan Skincare dan Kosmetik Yang Aman” selama 30 menit dan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab selama 25 menit dan kemudian dilanjutkan lomba kuis yang merupakan bagian dari evaluasi dari materi yang telah disampaikan sebelumnya. peningkatan pengetahuan terhadap penggunaan skincare dan kosmetik yang aman pada remaja khususnya pada siswi MAN 1 Mamuju menjadi langkah penting untuk mencegah dampak negatif tersebut dan memastikan Siswi MAN 1 Mamuju dapat membuat keputusan yang bijak dan aman. sehingga program edukasi sangat diperlukan untuk mengurangi risiko terhadap penggunaan skincare dan kosmetik pada siswi/siswa MAN 1 Mamuju.
Penyuluhan Kondisi Iklim Kerja Untuk Meningkatkan Hygiene Dan Sanitasi Pekerja Pabrik Tempe HB Kota Makassar Safutra, Nur Ihwan; Alisyahbana , Takdir; Rusli, Iwan Anzari; Nurfadillah, Nurfadillah; Fole, Asrul
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.410

Abstract

Industri tahu di Kelurahan Bangkala, Makassar menghadapi tantangan iklim kerja panas akibat metode pemanasan langsung dalam proses produksi, yang berdampak pada kesehatan dan produktivitas pekerja. Kurangnya penyuluhan mengenai hygiene, sanitasi, dan sistem kerja yang baik menyebabkan kebutuhan akan sosialisasi tata cara pengolahan tempat kerja yang aman, sehat, dan nyaman guna mencegah risiko kesehatan dan meningkatkan produktivitas kerja. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini meliputi survei awal untuk mengidentifikasi masalah di industri tahu tempe HB, Kelurahan Bangkala, Makassar. Kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, penyuluhan, dan pelatihan dengan metode pemberian materi tentang sikap hygiene, sanitasi, serta tata cara menciptakan iklim kerja yang aman dan nyaman. Sosialisasi ini melibatkan 10 peserta pekerja dan pengelola industri untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan. Hasil penyuluhan mengenai kondisi iklim kerja di pabrik tempe HB Kota Makassar menunjukkan peningkatan pemahaman pekerja tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan produksi. Penerapan praktik hygiene dan sanitasi, seperti menjaga kebersihan alat, ruang kerja, dan bahan baku, menciptakan lingkungan kerja yang lebih higienis, mendukung kualitas tempe, serta meningkatkan kesehatan dan produktivitas pekerja. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman produsen tempe tentang pentingnya hygiene, sanitasi, dan ergonomi dalam produksi. Meskipun ada hambatan, penerapan prinsip ini meningkatkan kualitas produk, kesehatan pekerja, dan produktivitas. Dukungan berbagai pihak dan pendekatan edukatif mendorong keberlanjutan program serta potensi replikasi di wilayah lain.
Edukasi Resistensi Antibiotik di Kabupaten Seram Bagian Barat Pangandaheng, Tommy; Losoiyo, Sylvianovelista R; Repiltaman, Chelsy
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.380

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dapat memicu terjadinya resistensi antibiotik, sebuah masalah global yang berkontribusi pada meningkatnya kasus infeksi, lamanya masa pengobatan, dan tingginya angka kematian. Untuk mengatasi tantangan ini, sebuah program pengabdian masyarakat diselenggarakan di Dusun Taman Jaya, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku. Program ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan antibiotik secara bijak dan rasional, guna mencegah resistensi antibiotik. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa dari Program Studi DIII Keperawatan STIKES RS Prof. Dr. J.A. Latumeten, bekerja sama dengan pemerintah desa dan warga setempat. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan golongan obat, bahaya resistensi antimikroba (Antimicrobial Resistance/AMR), dan langkah-langkah strategis untuk mencegah AMR. Berdasarkan hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test, terlihat adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan antibiotik yang benar. Meskipun menghadapi kendala seperti keterbatasan personel dan cuaca yang kurang mendukung, program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Peningkatan kesadaran tentang resistensi antibiotik yang dicapai melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi program serupa dalam upaya pengendalian resistensi antibiotik di tingkat komunitas
Pemberdayaan BUMDes Riminasayya Desa Barania melalui Pengembangan Potensi Pariwisata untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Arifin, Zulkifli; Fitriani, Fitriani; Wahid, Abd.; A’in, Hafizatul; Sriwindayani, Sriwindayani; Makmur, Makmur; Asriani, Sari; Ramlansyah, Muhammad
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i03.381

Abstract

Desa Barania, dengan potensi pariwisatanya yang kaya menjadi lokasi strategis untuk implementasi program ini. Melalui kolaborasi antara Akademisi, Pemerintah Desa, BUMDes, dan Pelaku UMKM, mampu menciptakan sinergi yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus melestarikan kekayaan budaya, dan alam desa. Potensi pariwisata yang dapat dikembangkan di Desa Barania cukup beragam khususnya wisata alam yakni wisata Kampung Galung, Air Terjun Salu Birayya dan Pattiroang Highland. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini yaitu: untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola potensi pariwisata yang ada di Desa Barania, serta mendorong Desa Barania menjadi desa wisata nasional. Metode Pelaksanaan program ini yaitu: Sosialisasi, Pelatihan Pengelolaan Pariwisata, Pelatihan Pengelolaan UMKM, Pendampingan legalitas usaha, Pelatihan pembuatan video, Tahap pendampingan dan Evaluasi. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini yaitu Pelatihan dan manajemen pengelolaan pariwisata, pengolahan, pengemasan, dan pemasaran produk UMKM telah mengalami peningkatan. Partisipasi aktif dari para peserta menunjukkan antusias yang tinggi dalam mengembangkan pariwisata dan produk lokal yang ada di Desa Barania. Program ini memberikan pengetahuan tambahan pada mitra BUMDes Riminasayya terkait pengelolaan pariwisata yang menarik dan unik, sehingga mampu menarik wisatawan dari luar daerah.
Edukasi Kesehatan Seksualitas Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Taman Kanak-Kanak Al Gufran Waihong Kombong, Rita; Kastela, Faysal; Nurlina, Wa Ode; Latuperissa, Glorya Riana; Umalekhay, Zulfaqirah Fitri; Liligoly, Jesika; Pune, Jaenur
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.383

Abstract

Kekerasan seksual pada anak usia prasekolah perlu mendapatkan perhatian, salah stau alasannya karena anak dalam posisi yang lemah dan tidak mampu melawan. Dampak dari Tindakan ini adalah anak mengalami gangguan proses tumbuh kembang. Bila tidak segera diatasi maka akan menimbulkan dampak jangka panjang bagi korban kekerasan seksual yaitu korban akan berpotensi untuk menjadi pelaku kekerasan seksual dikemudian hari dan dapat terjadi post- traumatic stress disorder. Data di Provinsi Maluku terdapat 268 anak yang mengalami kekerasan seksual dan di Kota Ambon yang terbanyak 98 anak. Salah satu TK AL GUFRAN WAIHAONG yang berada di Kota Ambon dilakukan observasi ditemukan hampir semua anak belum mengerti tentang kesehatan seksual sehingga pentingnya diberikan edukasi tentang Underwear rules. Pentingnya edukasi pada usia 4- 6 tahun (usia prasekolah) karena mulai muncul rasa ingin tahu mengenai masalah seksualitas. Tujuan yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan mencegah terjadinya maslah kesehatan seksual pada anak pra sekolah. Metode yang dipakai adalah observasi lahan PKM, pembuatan materi edukasi dan kuesioner, edukasi dan evaluasi kegiatan ini. Hasil yang didapatkan adalah yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang dan terjadi peningkatan pengetahuan kesehatan seksual sebanyak 93,33% serta adanya antusias dan keakftifan anak pra sekolah. Kesimpulan adalah terjadi peningkatan kesehatan seksual pada anak pra sekolah jadi perlunya dilakukan edukasi secara konsisten pada anak pra sekolah
Pendidikan Kesehatan Pada Remaja Dalam Pencegahan Stunting Di Posyandu Remaja Slukatan setyawati, Ari; Romdiyah, Romdiyah; Khoiriyah, Siti; Azuma, Anindita paramastuti
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.384

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh yang disebabkan oleh kurang gizi kronis di 1000 HPK (Hari pertama Kehidupan) anak, yaitu sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun Pencegahan stunting dapat di mulai sejak calon ibu yaitu pada masa remaja. Pencegahan stunting dapat dilakukan sejak masa remaja sebagai calon ibu. Upaya pada remaja tersebut antara lain dengan asupan nutrisi yang bergizi dan pemberian tablet Fe pada saat menstruasi. Tujuan Kegiatan adalah memberikan pendidikan kesehatan pada remaja untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan stunting. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di awali dengan cek kesehatan meliputi Tinggi Badan (TD), Hemoglobin (Hb),lingkar lengan atas (LILA),Berat Badan (BB) dan Tinggi Badan (TB), setelah itu remaja mengiktui kegiatan Pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan tanya jawab, sebelum nya dilakukan pre tes dan setlah kegiatan selesai untuk mengukur pengetahuan remaja dilanjutkan post test dan pemberian tablet darah pada remaja putri yang sudah menstruasi. Sasaran pada kegiatan pengabdian ini adalah remaja di desa Slukatan. Hasil kegiatan pengetahuan remaja mengalami peningkatan setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan rata-rata sebesar 81,5. Kesimpulan setelah dilakukan pendidikan kesehatan pengetahaun remaja meningkat dari 41 remaja. Remaja dapat berkontribusi dalam pencegahan stunting karena pengetahuan yang baik dan sikap yang positif. Tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu melakukan menitoring dan evaluasi untuk kepatuhan minum tablet Fe dan pendidikan kesehatan tahap berikutnya tentang pernikahan dini dan kesehatan reproduksi pada remaja.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu Melalui Pelatihan Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) Di Desa Borisallo Tahun 2024 Abbas, Hasriwiani Habo; Karim, Kasnaeny; minah, Aminah
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.385

Abstract

Upaya meningkatkan keadaan gizi masyarakat pada dasarnya berawal dari keluarga. Keluarga merupakan penyebab langsung terjadinya gizi kurang, dari keluarga juga upaya perbaikan gizi harus dimulai. Kadarzi adalah Keluarga yang mengenal masalah gizi dan mampu mencegah serta mengatasi masalah gizi setiap anggota keluarganya serta berperilaku makan yang beraneka ragam. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam berperilaku gizi yaitu pengukuran antropometri, dan pemberian ASI dan Makanan Tambahan pada Bayi dan Anak. Kegiatan pengbadian di lakukan di Desa Borsallo Kabupaten Gowa. Metode pengabdian ini adalah Technology, Paedagogy, and Content Knowledge (TPACK). Tahap kegiatan pengabdian yaitu tahap persiapan (sosialiasasi,FGD, dan penentuan jadwal), pelaksanaan kegiatan dengan pelatihan dengan metode ceramah, diskusi dan praktek dan evaluasi (melakukan pre dan postest). Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dimana tingkat pengetahuan da keterampilan pengukuran antropmetri pre test yaitu 10%dan 20% meningkat menjadi 90% dan 80%, pemberian ASI dan Makanan tambahan pada bayi dan anak pre test yaitu 20% dan 20% meningkat 80% dan 80%. Disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian dalam bentuk pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu tentang keluarga sadar gizi.
Pelaksanaan Desain Panggangan dan Meja Berjaring Ergonomis untuk Pekerja Pembuat Kemplang Di Desa Meranjat Ogan Ilir Sumatera Selatan Andarini, Desheila; Waldani, Dina; Lestari, Mona; Fujianti, Poppy; Novrikasari, Novrikasari; Camelia, Anita
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i03.386

Abstract

Kemplang cracker craftsmen in Ogan Ilir Regency are one of the businesses chosen by craftswomen, especially the kemplang cracker industry. Based on the phenomenon of the kemplang cracker home industry, there are now quite a lot of kemplang cracker home industries in the area and also for some people who make crackers, this business is the main livelihood and for women craftsmen it is an income to increase household income so that it becomes a cracker producing center kemplang in the Ogan Ilir area. Based on the urgency of this problem, an ergonomic chair has been created as a first step which has been adapted to the anthropometry of workers and trials have been carried out on kemplang grill workers and the results show that the chair used is able to reduce perceived MSDs complaints. Chairs are available and have been successfully implemented, but additional work tools need to be made in the form of iron net tables, which have been initially tested using the Posture Evaluation Index method in the Virtual Environment, which produces a score of 3, which means it is able to reduce the risk of MSDs in workers, so further service activities are needed in the form of implementing their use. ergonomic grill and mesh table designs for kemplang making workers in Meranjat Village, Ogan Ilir. The results of this Community Service Activity are that there are differences in the risk level of musculoskeletal complaints before and after the intervention. From the Pre-Test results, there were 9 people (39.1%) with a low risk level, 10 people (43.5%) with a medium risk level, and 4 people (17.4%) with a high risk level. Meanwhile, from the Post-Test results, there were 9 people (39.1%) with a low risk level, and 14 other people (60.9%) had a medium risk level Keywords : Grill Design, Net Table, Kemplang Worker
Pendidikan Safety Riding Pada Tingkat Pelajar dalam Membentuk Generasi Cerdas Tertib Berlalu Lintas Di SMP Negeri 19 Makassar kadir, Hamdan; Husnah, Nurul; Irwan, Muh. Agil Farham; Lestaluhu, Fadel Machmud
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.387

Abstract

Pendidikan safety riding merupakan langkah strategis untuk membentuk generasi muda yang cerdas dan disiplin dalam berlalu lintas. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di SMP Negeri 19 Makassar bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang keselamatan berkendara serta memberikan pemahaman dasar mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) khususnya dikalangan pelajar. Program ini terdiri dari beberapa tahap, termasuk penyampaian materi edukasi, distribusi buku saku terkait pendidikan safety riding, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pemahaman awal siswa sebesar 43,4%, sedangkan hasil post-test mengalami peningkatan signifikan hingga 98,4%, mencerminkan efektivitas metode pengajaran yang diterapkan. Selain itu, siswa diajarkan mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas untuk meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya serta pengenalan terkait rambu dan marka jalan yang biasa ditemui dijalan raya. Selain itu, terdapat juga materi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) yang memberikan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat di jalan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teoretis tetapi juga mendorong siswa untuk mengaplikasikan prinsip-prinsip keselamatan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini diharapkan dapat menanamkan budaya keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas sejak dini serta menjadi model pendidikan yang dapat diimplementasikan di sekolah-sekolah lainnya. Dengan pendekatan yang komprehensif, program in
Pemanfaatan Permainan Magnet Stick Dalam Menstimulasi Perkembangan Motorik Halus Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Parangloe Kab. Gowa Sunarti, Sunarti; Thamrin, Halida; Ernasari, Ernasari; Murthafiah, Murthafiah; Amelia Matdoan, Riska
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.389

Abstract

Perkembangan anak terjadi pada beberapa aspek seperti perkembangan sosial, perkembangan emosional, dan perkembangan kognitif. Namun tingginya prevalensi gangguan perkembangan anak menyebabkan keterlambatan perkembangan. Agar potensi perkembangan dan pertumbuhan anak berjalan optimal, maka diperlukan adanya stimulasi perkembangan pada anak. Dimana pemberian stimulasi oleh ibu akan dipengaruhi oleh faktor pengetahuan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah pemanfaatan permainan magnet stick dalam peningkatan perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di wilayah kerja puskesmas parangloe Gowa. Metode pelaksanaan Pengabdian ini menggunakan beberapa tahapan yaitu berkoordinasi dengan pihak setempat, Mempersiapkan materi penyuluhan dan manual book, Mempersiapkan alat permainan magnet stick, melakukan wawancara dan pengisian kuesioner pra tes pengetahuan, melakukan kegiatan penkes, melakukan pengisian kuesioner post-tes pengetahuan, melakukan pengukuran antropometri anak dan melaksanakan kegiatan bermain magnet stick pada anak. Adapun jumlah peserta sebanyak 15 anak dengan 10 Ibu. Hasil dari kegiatan pengabdian ini didapatkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman Ibu tentang perkembangan dan stimulasi anak dari 40 % mnjadi 90,0% dari 10 peserta dan terlaksananya kegiatan terapi bermain dengan permainan magnet stick pada 15 orang anak. Dapat disimpulkan bahwa pentingnya dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan terkain stimulasi perkembangan anak melalui bermain khususnya permainan edukatif magnet stick karena dapat meningkatkan kemampuan imajinasi anak dalam mengembangkan kreatifitasnya sehingga perkembangan motorik halus anak dapat terangsang dengan baik.