cover
Contact Name
Zuriatin
Contact Email
jurnalipstsb@gmail.com
Phone
+6285205393336
Journal Mail Official
kampustsb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Taman Siswa No. 1 Palibelo, Bima, NTB 84173
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN IPS
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880308     EISSN : 26850141     DOI : https://doi.org/10.37630/jpi
Jurnal Pendidikan IPS STKIP Taman Siswa Bima adalah jurnal penelitian peer-review, akses terbuka berkualitas tinggi yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Taman Siswa Bima (LPPM STKIP Tamsis Bima). Jurnal ini menyediakan platform sebagai sarana bagi peneliti, akademisi, praktisi dan profesional untuk mempublikasikan hasil penelitian. Fokus dan lingkup penulisan (Focus & Scope) dalam Jurnal Pendidikan IPS meliputi: 1. Ilmu Sosial dan Pendidikan Ilmu Sosial 2. Sejarah dan Pendidikan Sejarah 3. Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi 4. Geografi dan Pendidikan Geografi 5. Sosiologi dan Pendidikan Sosiologi 6. Ilmu Hukum dan Humaniora
Articles 456 Documents
Penguatan Sikap Toleransi Peserta Didik melalui Pembelajaran IPS dengan Pertunjukan Budaya Suharli, Suharli; Tsaniah Latifa; Risnawati, Risnawati
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3694

Abstract

Era globalisasi menciptakan suasana yang mendorong koeksistensi damai antarbudaya dan agama sangatlah penting. Dengan menampilkan keragaman siswa dan budaya di dalam kelas, kajian ini bertujuan untuk meningkatkan toleransi. Metodologi penelitian ini didasarkan pada lima tahap Model Desain Pembelajaran Isman: masukan, proses, keluaran, umpan balik, dan pembelajaran. Siswa dan pendidik di kelas VIII SMPN 4 Labuhan Badas adalah subjek penelitian ini. Tingkat keragaman etnis di antara siswa dipertimbangkan ketika memilih lokasi penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa semakin berkembang, terbukti dengan berkembangnya rasa hormat terhadapkeragaman budaya dan agama teman yang lain, perilaku non-diskriminatif dan saling menghormati antar siswa, partisipasi aktif dan interaksi positif antar siswa dalam kelompok yang beragam, keterlibatan dalam tugas, kemauan untuk bergaul dengan teman dalam kelompok, kemampuan untuk berbagi informasi, dan kemauan untuk saling membantu dalam menyelesaikan tugas. Oleh karena itu, mengintegrasikan pertunjukan budaya ke dalam kurikulum IPS dapat mengembangkan pandangan siswa terhadap toleransi di dalam kelas.
Pengaruh Entrepreneurial Mindset, Inovasi Usaha, dan Social Media Marketing terhadap Pertumbuhan Omzet UMKM Kuliner di Kecamatan Bontoala Kota Makassar dengan Daya Saing Sebagai Variabel Intervening Nanda Rezky Pratama; Mustari, Mustari; Andi Caezar To Tadampali; Andi Tenri Ampa; Andi Annisa Sulolipu
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3706

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian daerah, namun sering terhambat oleh rendahnya inovasi dan keterbatasan pemanfaatan strategi digital. Penelitian ini mengkaji pengaruh entrepreneurial mindset, inovasi usaha, dan Social Media Marketing terhadap pertumbuhan omzet UMKM kuliner di Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dengan daya saing sebagai variabel mediasi. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif eksplanatori; sampel terdiri dari 223 pelaku UMKM kuliner, dan analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan bahwa ketiga variabel independent entrepreneurial mindset, inovasi usaha, dan Social Media Marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing dan langsung terhadap pertumbuhan omzet. Selain itu, daya saing terbukti memediasi hubungan antara ketiga variabel tersebut dan pertumbuhan omzet, yang menegaskan peran keunggulan kompetitif sebagai saluran penting untuk mengubah kapasitas internal menjadi hasil finansial berkelanjutan. Temuan ini memperkaya literatur tentang orientasi kewirausahaan dengan mengintegrasikan aspek pola pikir kewirausahaan, inovasi kontekstual, dan pemasaran digital dalam satu model komprehensif, serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi peningkatan daya saing dan omzet UMKM kuliner di era digital.
Meaningfull Learning: Strategi Menumbuhkan Life Skills Siswa melalui Appreciative Inquiry dan Active Learning pada Pembelajaran IPS di SMP Negeri 25 Semarang Yadi Suryadi; Aisyah Nur Sayidatun Nisa; Purnomo Adi Saputro; Sanita Carolina Sasea
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3711

Abstract

Meaningfull Learning sebagai konsep pembelajaran dalam kurikulum Deep Learning memberikan gambaran bahwa proses pembelajaran diharapkan mampu mengintegrasikan materi dengan pengalaman siswa yang diperoleh melalui kehiduapnnya. Dalam mengarungi kehidupannya, siswa perlu dibekali dengan pendidikan kecakapan hidup (Life Skills). Life Skills diperlukan dalam upaya membangun persiapan siswa menghadapi persaingan di abad ini. Life Skills dalam penelitian ini dikelompokan menjadi 5 bagian, yaitu: self awareness atau personal skills, thinking skills, social skills,  academic skills, dan vocational skills. Sebagai upaya menumbuhkan Life Skills pada siswa, dalam penelitian ini dilakukan melalui pembelajaran Appreciative inquiry dan active learning. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pembelajaran Appreciative inquiry dan active learning dalam menumbuhkan Life Skills siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan teknik analisis interaktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPS di SMP Negeri 25 Kota Semarang telah efektif menciptakan Pembelajaran Bermakna melalui model Apresiatif inquiry learning, dan Active learning, dimana siswa mampu menghubungkan konsep materi dengan realitas kehidupannya. Hasilnya mengindikasikan keberhasilan dalam mengembangkan beragam Keterampilan Hidup, mencakup kemampuan berpikir kritis, sosial, pribadi, akademik, dan vokasional yang krusial untuk kesiapan abad ke-21.
Transformasi Zakat melalui Aplikasi Digtal: Upaya Membangun Literasi Keuangan Syariah di Era 5.0 Suharti, Suharti; Husnul Hidayati; Abdul Malik; Bahtiar, Bahtiar
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi transformasi zakat melalui aplikasi digital dalam membangun literasi keuangan syariah di era Society 5.0, sekaligus mengidentifikasi hambatan dan peluang implementasinya di tingkat masyarakat dan lembaga zakat. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana pemanfaatan teknologi digital tidak hanya berfungsi sebagai sarana transaksi, tetapi juga sebagai medium edukatif yang membentuk pemahaman, sikap, dan perilaku keuangan umat Islam sesuai dengan prinsip syariah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap praktik pengelolaan zakat berbasis aplikasi, wawancara mendalam dengan pengelola lembaga zakat dan pengguna aplikasi zakat digital, serta dokumentasi terkait sistem, fitur, dan laporan pengelolaan zakat. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memahami pengalaman subjektif, persepsi, serta dinamika sosial yang muncul dalam proses transformasi zakat digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi zakat digital berkontribusi signifikan dalam meningkatkan transparansi pengelolaan dana, efisiensi penghimpunan dan pendistribusian zakat, serta kesadaran religius muzakki. Namun, efektivitas transformasi tersebut sangat ditentukan oleh tingkat literasi digital dan literasi keuangan syariah pengguna, kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur teknologi lembaga zakat, keamanan serta perlindungan data, dan dukungan regulasi yang jelas. Temuan lain menunjukkan bahwa keberadaan fitur edukatif dalam aplikasi zakat berperan penting dalam memperluas pemahaman zakat sebagai instrumen keadilan sosial dan pemberdayaan, bukan semata kewajiban finansial. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa transformasi zakat digital akan berjalan optimal apabila disertai penguatan literasi keuangan syariah yang sistemik, inklusif, dan berkelanjutan.
Representasi Nilai Moral dalam Film Animasi Si Kancil dan Buaya Framz Hardiansyah; Lailatul Fitriyah; Imroatul Kamila; Khaila Etha Damayanti; M. Humam Maulana
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3726

Abstract

Dalam menginternalisasikan dan meningkatkan nilai-nilai moral pada anak sejak dini ada banyak strategi yang bisa dilakukan salah satunya adalah mengarahkan anak pada tontonan film animas yang didalamnya mengandung pesan moral dan agama. Film animasi merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk menginternalisasikan dan meningkatkan nilai- nilai moral atau nilai kebaikan. Dalam film animasi ini anak-anak bisa melihat lanngsung tokoh dan peran yang dilakukan oleh tokoh pada film animasi tersebut. Film animasi yang didalamnya mengandung nilai moral dan kebaikan sehingga bisa dijadikan tontonan pada anak-anak terutama anak usia dini adalah film animasi sikancil dan buaya. Film animasi sikancil dan buaya ini menggunakan cara bercerita yang mudah diperhatikan sehingga membuat anak cepat paham mengenai cerita yang ada pada film animasi tersebut, Karena dalam film sikancil dan buaya ini diceritakan dengan kata yang sederhana dan menarik sehingga bisa membuat anak lebih cepat memahami dari cerita yang ada pada film animasi sikancil dan buaya. Film animasi ini bisa digunakan sebagai media pembelajaran dalam membentuk kepribadian dan membimbing kecerdasan emosional anak.
Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi dan Tingkat Kecerdasan Sosial terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V Puguh Stya Nugraha; Endah Andayani; Cicilia Ika Rahayu Nita
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berdiferensiasi dan kecerdasan sosial terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Kraksaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian yakni seluruh siswa kelas V (V.a, V.b, V.c) MI Nahdlatul Ulama. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, dan angket. Untuk menguji validitas dan reabilitas instrumen penelitian, digunakan bantuan software SPSS versi 22.0 for windows. Selain itu, analisis data dilakukan dengan regresi linear. Dalam analisis regresi ini, terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik dan dilanjutkan dengan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi di Madrasah Ibtidaiyah Kraksaan telah dilaksanakan dengan cukup baik. Guru menyesuaikan tugas, materi, waktu belajar, dan strategi pengajaran sesuai dengan minat, kemampuan, dan kebutuhan siswa sehingga meningkatkan keterlibatan serta motivasi mereka. Kebutuhan siswa diperhatikan secara optimal, dan pengembangan kecerdasan sosial, khususnya dalam aspek empati, komunikasi, dan kerja sama, juga mendapat perhatian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dan kecerdasan sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V, baik secara simultan maupun parsial. Secara keseluruhan, penerapan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan individu siswa, ditambah dengan penguatan aspek-aspek kecerdasan sosial seperti empati, kemampuan berkomunikasi, dan kerja sama, terbukti mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan mendukung pencapaian akademik yang lebih baik.
Efektivitas Game Based Learning (Quizizz) dalam Meningkatkan Resiliensi Akademik Siswa pada Pembelajaran IPS Kelas VIII di SMPN 8 Parepare Selvia Oktavia; Hasmiah Herawati; Fuad Guntara; Jumaisa, Jumaisa
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3736

Abstract

Dalam konteks pendidikan masa kini, pembelajaran yang inovatif dan berbasis teknologi semakin dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan siswa yang makin dinamis. Tantangan pembelajaran tidak lagi hanya terfokus pada pencapaian hasil akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan adaptif yang membantu siswa mengahadapi tekanan dan tantangan belajar. Salah satu keterampilan penting tersebut adalah resiliesnsi akademik. Resiliensi akademik merupakan kemampuan siswa untuk bertahan, beradaptasi, dan bangkit kembali dari kegagalan atau kesulitan  dalam proses belajar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Game Based Learnig (Quizizz) dalam meningkatan resiliensi akademik siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di SMP Negeri 8 Parepare. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Quasi Experimental, dengan sampel penelitian yang diambil menggunakan Purposive Sampling dari dua kelas: kelas eksperimen (VIII.4) yang menggunakan Quizizz dan kelas kontrol (VIII.3) yang menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan SPSS untuk uji t independen dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Quizizz dalam kelas eksperimen menghasilkan peningkatan resiliensi akademik yang signifikan, dengan N-Gain rata-rata sebesar 22.7% dibandingkan kelas kontrol yang hanya mencapai 7.5%. Uji t independent menghasilkan nilai Sig. = 0.000, yang lebih kecildari 0.05, menunjukkan bahwa perbedaan antara kelas eksperimen dan kontrol sangat signifikan. Keterbatasan penelitian ini termasuk jumlah sampel yang terbatas dan faktor-faktor eksternal yang dapat memengaruhi hasil. Penelitian  lebih lanjut dengan sampel yang lebih besardiperlukan untuk memperkuat temuan ini.
Analisis Pengaruh Gaya Hidup Hedonis terhadap Konstruk Perilaku Konsumtif Mahasiswa dalam Dinamika Era Digital (Studi Kasus di Institut Pendidikan Indonesia Garut) Moch Adam; Lili Dianah; Sudarmi, Sudarmi
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3797

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana gaya hidup hedonis membentuk konstruksi perilaku konsumtif mahasiswa dalam dinamika era digital, yang ditandai oleh meningkatnya paparan media sosial, promosi digital, dan budaya mengikuti tren. Namun, tujuan penelitian yang semula dirumuskan secara umum “mengetahui pengaruh gaya hidup hedonis terhadap perilaku konsumtif”  dinilai kurang spesifik jika dibandingkan dengan jumlah responden yang besar. Oleh karena itu, penelitian ini diarahkan tidak hanya untuk melihat ada atau tidaknya pengaruh, tetapi juga untuk mengidentifikasi dimensi gaya hidup hedonis apa yang paling dominan memengaruhi perilaku konsumtif, serta bentuk perilaku konsumtif apa yang paling sering muncul pada mahasiswa IPI Garut dalam konteks konsumsi digital. Studi ini menempatkan diri pada kajian perilaku konsumen digital, khususnya konsumsi berbasis kesenangan, simbolisasi diri, dan impulsive buying. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, penelitian melibatkan 385 responden yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan intensitas penggunaan media sosial dan pengalaman belanja daring. Instrumen penelitian telah lulus uji validitas dan reliabilitas, sementara analisis data dilakukan melalui regresi linier sederhana untuk menguji hubungan kausal antara gaya hidup hedonis dan perilaku konsumtif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup hedonis berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif, dengan koefisien regresi 0,684 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai R² sebesar 0,468 mengindikasikan bahwa hampir separuh variasi perilaku konsumtif mahasiswa dapat dijelaskan oleh gaya hidup hedonis. Dengan perumusan tujuan yang lebih terfokus, temuan ini menegaskan bahwa konsumsi mahasiswa di era digital tidak hanya dipicu oleh kebutuhan fungsional, tetapi juga oleh orientasi kesenangan, simbol identitas diri, serta kecenderungan mengikuti tren yang dikonstruksi melalui media digital.
Peran Kelompok Sebaya dalam Mendorong Kerja Sama Sosial Siswa SMP pada Pembelajaran IPS Sri Wulandari; Eldi Mulyana; Slamet Nopharipaldi
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3814

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana kelompok sebaya berperan dalam membentuk dan mendorong kerja sama sosial siswa dalam pembelajaran IPS. Fenomena interaksi pertemanan di lingkungan sekolah menunjukkan bahwa hubungan antarsiswa memengaruhi cara mereka berkomunikasi, mengambil keputusan, serta menyelesaikan tugas secara kolektif. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan siswa kelas VIII, guru IPS, dan wali kelas sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi proses pembelajaran, dan dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan makna secara interaktif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kelompok sebaya menjadi wadah penting bagi siswa untuk menumbuhkan rasa percaya, sikap saling menghargai, dan partisipasi aktif dalam kegiatan kelompok. Dukungan emosional dan kognitif dari teman sebaya turut meningkatkan keberanian siswa menyampaikan pendapat serta menyelesaikan masalah secara kolaboratif. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas interaksi dalam kelompok sebaya berkontribusi signifikan terhadap penguatan keterampilan kerja sama sosial yang menjadi inti pembelajaran IPS.
Penguatan Karakter Moderasi Beragama Era Artificial Intelligence dalam Sistem Pengelolaan Pendidikan Supriadi, Supriadi; St. Marwiyah; Nur Afni Yulistiawati; Mas'adi, Mas'adi
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3889

Abstract

Penguatan karakter moderasi beragama dalam pendidikan menjadi hal yang fundamental sebab setiap peserta didik memiliki tingkat pemahaman beragama yang beragam dan berbeda sesuai dengan keyakinan berlandaskan pada Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Saat ini era revolusi industri memiliki perkembangan yang sangat pesat. Oleh karena itu urgensi pendidikan berbasis teknologi artificial intelligence perlu penguatan moderasi sebagai dasar dalam menyiapkan generasi emas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguatan karakter moderasi beragama era artificial inteligence di SDN 23 Batara Kecamatan Wara Kota Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah jenis penelitian mixed methods dengan eksploratory sequenstial design. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan pemahaman dan implementasi moderasi beragama di SDN 23 Batara memiliki peran yang sangat baik sebab peserta didik memiliki komitmen kebangsaan yang kuat, sikap anti-kekerasan, serta penerimaan yang positif terhadap budaya lokal. Penggunaan dan pemanfaatan teknologi pembelajaran juga menunjukkan respon positif peserta didik berdasarkan perhitungan statistik deskriptif berada pada kategori setuju dan sangat setuju dengan nilai rata-rata 4,49 yang menandakan bahwa teknologi artificial intelligence berkontribusi positif pada peserta didik dalam meningkatkan motivasi, pemahaman, dan kemampuan bekerjasama. Sehingga penguatan karakter moderasi beragama dengan integrasi teknologi berbasis artificial intelligence terbukti efektif menciptakan lingkungan belajar yang harmonis, inklusif, dan toleran.