cover
Contact Name
Zuriatin
Contact Email
jurnalipstsb@gmail.com
Phone
+6285205393336
Journal Mail Official
kampustsb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Taman Siswa No. 1 Palibelo, Bima, NTB 84173
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN IPS
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880308     EISSN : 26850141     DOI : https://doi.org/10.37630/jpi
Jurnal Pendidikan IPS STKIP Taman Siswa Bima adalah jurnal penelitian peer-review, akses terbuka berkualitas tinggi yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Taman Siswa Bima (LPPM STKIP Tamsis Bima). Jurnal ini menyediakan platform sebagai sarana bagi peneliti, akademisi, praktisi dan profesional untuk mempublikasikan hasil penelitian. Fokus dan lingkup penulisan (Focus & Scope) dalam Jurnal Pendidikan IPS meliputi: 1. Ilmu Sosial dan Pendidikan Ilmu Sosial 2. Sejarah dan Pendidikan Sejarah 3. Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi 4. Geografi dan Pendidikan Geografi 5. Sosiologi dan Pendidikan Sosiologi 6. Ilmu Hukum dan Humaniora
Articles 481 Documents
Peran Pembelajaran IPS dalam Menanamkan Pemahaman Globalisasi pada Siswa Sekolah Dasar Berbasis SDGs (Pendidikan Berkualitas) Febrianto, Priyono Tri; Ramawati, Mei Ika; Mauliddiyah, Luluk; Indahsari; Tsabitah, Yasmin Mumtaz
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4220

Abstract

Globalisasi merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dan berdampak luas terhadap kehidupan, termasuk pada siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, diperlukan peran pendidikan yang mampu membekali siswa dengan pemahaman global serta karakter yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam menanamkan pemahaman globalisasi berbasis Sustainable Development Goals (SDGs). Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS berperan strategis dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, serta membentuk karakter siswa agar mampu menyikapi globalisasi secara bijak. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala seperti metode pembelajaran yang kurang variatif, keterbatasan media, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi dan integrasi nilai-nilai SDGs, khususnya pada aspek afektif. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan berbasis teknologi serta peningkatan kompetensi guru. Dengan demikian, pembelajaran IPS diharapkan mampu menghasilkan generasi yang memiliki wawasan global tanpa kehilangan identitas dan nilai budaya bangsa.
Hubungan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) dengan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV SD Masrifah, Lailiyatul; Rezania, Vanda
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4230

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil belajar Ilmu Sosial (IPS) di sekolah dasar berhubungan dengan gaya belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dan metodologi kuantitatif. Dua puluh dua siswa kelas empat dari Sekolah Dasar Lebo di Sidoarjo selama tahun ajaran 2025–2026 dijadikan subjek penelitian. Kuesioner dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik (VAK) siswa diidentifikasi menggunakan kuesioner. Sementara itu, data tentang hasil belajar studi sosial yang diperoleh dari nilai tes harian (UH) siswa didapatkan melalui dokumentasi. Instrumen kuesioner diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan dalam penelitian untuk memastikan kelayakannya. Perangkat lunak SPSS kemudian digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Uji Shapiro-Wilk digunakan untuk pengujian normalitas guna memastikan apakah data terdistribusi secara normal atau tidak. Selain itu, Pearson Product Moment dan Spearman Rank digunakan dalam analisis korelasi untuk memastikan hubungan antara hasil belajar siswa dan gaya belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar dan hasil belajar studi sosial tidak berkorelasi secara signifikan. Hal ini terlihat dari nilai signifikansi masing-masing gaya belajar yang lebih tinggi dari 0,05, menunjukkan bahwa faktor tambahan lainnya mungkin juga berdampak pada hasil belajar siswa.
Efektivitas Media Pembelajaran Game Interaktif Kahoot terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Sukorejo Kendal Cahyaningtyas, Reynata; Putri, Noviani Achmad
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4244

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam membentuk individu yang cerdas, berpikir analitis, serta mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan. Dalam pembelajaran IPS, diperlukan sarana pembelajaran yang inovatif agar siswa lebih aktif dan mampu memahami materi secara optimal. Namun, berdasarkan hasil pengamatan, capaian hasil belajar siswa masih tergolong rendah, yang salah satunya disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang mampu meningkatkan hasil belajar melalui proses yang lebih efektif dan menyenangkan. Penelitian ini menerapkan desain quasi-eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang keduanya diberikan pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (Hₐ) diterima. Selain itu, nilai N-Gain sebesar 0,6244 mengindikasikan bahwa peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang.
Perbandingan Model Pembelajaran Discovery Learning dan Problem Solving terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Marleni, Linna; Milla, Hilyati; Ramadianti, Winda
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa yang menggunakan model Discovery Learning, Problem Solving, dan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 111 siswa kelas VII dalam tiga kelompok: kelas VII B (Discovery Learning, n=37), kelas VII C (Problem Solving, n=37), dan kelas VII F (konvensional, n=37), dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian meliputi tes uraian untuk berpikir kritis dan angket skala Likert empat poin untuk kemandirian belajar. Data dianalisis menggunakan One-Way ANOVA dan uji lanjut LSD dengan SPSS 26. Hasil menunjukkan: (1) terdapat perbedaan signifikan berpikir kritis antar kelompok (F(2,108)=6,572; Sig.=0,002), di mana Discovery Learning (Sig.=0,036) dan Problem Solving (Sig.=0,000) lebih efektif dari konvensional, namun tidak berbeda signifikan satu sama lain (Sig.=0,140); (2) terdapat perbedaan signifikan kemandirian belajar (F(2,108)=17,667; Sig.=0,000), dengan Discovery Learning lebih efektif dari Problem Solving (Sig.=0,000) dan konvensional (Sig.=0,000), sementara Problem Solving tidak berbeda signifikan dengan konvensional (Sig.=0,081). Disimpulkan bahwa Discovery Learning merupakan model paling efektif untuk mengembangkan kemandirian belajar, sedangkan kedua model aktif lebih unggul dari konvensional dalam berpikir kritis.
Efektivitas Braille Hijaiyah Remot dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah pada Siswa Disabilitas Netra Ifandi, Rian; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Tsaputra, Antoni; Taufan, Johandri
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media braille hijaiyah remot dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada siswa disabilitas netra kelas IV di SLB Negeri 2 Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain Single Subject Research (SSR) A–B–A. Pelaksanaan penelitian terdiri atas tiga fase, yaitu baseline pertama (A1) sebanyak 3 sesi, intervensi (B) sebanyak 6 sesi, dan baseline kedua (A2) sebanyak 3 sesi. Subjek penelitian adalah satu orang siswa disabilitas netra. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis visual grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline (A1) kemampuan siswa masih rendah dengan persentase 31,25%–37,5%. Setelah diberikan intervensi (B), kemampuan siswa menunjukkan peningkatan yang jelas hingga mencapai 83,3%. Pada fase baseline kedua (A2), kemampuan tetap stabil pada kisaran 83%–85,4%, yang menunjukkan adanya efek pemeliharaan. Analisis antar kondisi menunjukkan tidak adanya overlap antara fase A1 dan B serta rendahnya overlap antara fase B dan A2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media braille hijaiyah remot efektif dalam meningkatkan dan mempertahankan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada siswa disabilitas netra.
Penggunaan Media Audio Visual pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 3 Palu Sarman, Nursanti; Lisnawaty, Sri Dewi; Hamzah, Erni Irmayanti
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4273

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya upaya peningkatan mutu pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui pemanfaatan media audio visual sebagai sarana untuk menumbuhkan minat serta motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan media audio visual dalam pembelajaran IPS sekaligus menganalisis pengaruhnya terhadap minat dan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru IPS serta siswa di SMP Negeri 3 Palu sebagai subjek penelitian. Analisis data menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi atau kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media audio visual dilakukan secara terstruktur melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Media yang dimanfaatkan meliputi video pembelajaran, film dokumenter, presentasi PowerPoint interaktif, gambar, serta animasi, yang didukung oleh fasilitas seperti LCD proyektor dan Smart TV. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui tahapan apersepsi, penyajian materi berbantuan media, serta kegiatan diskusi yang dikombinasikan dengan model Problem Based Learning (PBL). Pemanfaatan media audio visual memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat dan motivasi belajar siswa, meskipun tingkat partisipasi peserta didik masih menunjukkan perbedaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, namun penerapannya belum sepenuhnya merata pada seluruh peserta didik.
Integrasi Pembelajaran IPS Dengan Isu-Isu-isu lingkungan hidup di SMPN 3 Palu Suhartini, Sri; Hamzah, Erni Irmayanti; Samintang, Samintang
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi isu-isu-isu lingkungan hidup hidup dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 3 Palu serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengintegrasian isu-isu lingkungan hidup dalam pembelajaran IPS agar materi pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berkaitan dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru IPS, kepala sekolah, dan peserta didik. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi isu-isu-isu lingkungan hidup hidup dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 3 Palu dilakukan melalui pengaitan materi dengan kondisi lingkungan sekitar siswa, penggunaan metode pembelajaran kontekstual seperti diskusi kelompok dan studi kasus, serta pemanfaatan lingkungan sekolah dan media pembelajaran sebagai sumber belajar. Selain itu, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan sumber belajar, keterbatasan sarana dan media pembelajaran, serta variasi metode pembelajaran yang belum optimal. Disimpulkan bahwa pembelajaran IPS di SMP Negeri 3 Palu telah mengintegrasikan isu-isu-isu lingkungan hidup hidup dalam proses pembelajaran, namun masih terdapat berbagai kendala yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya agar proses integrasi dapat berjalan lebih optimal.
Efektivitas LKPD Berbasis Problem-Based Learning (PBL) Berorientasi HOTS terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD : Systematic Literature Review Saputri, Shelvia Oktavianita; Handoyo, Eko; Prasetya, Agung Tri; Avrilianda, Decky
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4275

Abstract

Penelitian yang dilakukan mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan penerapan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem-Based Learning (PBL) berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) di Sekolah Dasar dan menganalisis pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 21 artikel jurnal relevan tahun 2021–2025 yang bersumber dari Google Scholar, melalui identifikasi kata kunci, penyaringan berdasarkan kriteria inklusi-eksklusi, ekstraksi data, serta sintesis dan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan LKPD berbasis PBL berorientasi HOTS mendorong keterlibatan aktif siswa, meningkatkan kemampuan analisis, evaluasi, dan sintesis informasi, serta memperkuat pengambilan keputusan berbasis masalah nyata. Seluruh artikel yang dikaji menunjukkan peningkatan berpikir kritis secara konsisten. Selain itu, pendekatan PBL juga mendukung pengembangan karakter siswa, termasuk kolaborasi, refleksi diri, dan apresiasi terhadap keberagaman. Kesimpulannya, LKPD berbasis PBL berorientasi HOTS terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan mendukung pengembangan karakter siswa SD.
Penguatan Literasi Digital melalui Penerapan Canva bagi Guru IPS di SMP Negeri 9 Semarang Zahrotunisa, Najwa; Putri, Noviani Achmad
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4285

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi digital guru dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21 serta masih terbatasnya pemanfaatan media digital secara optimal dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi literasi digital guru IPS, strategi penguatan literasi digital melalui Web Canva, serta kendala dan solusi dalam implementasinya di SMP Negeri 9 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital guru-guru ilmu sosial di SMP Negeri 9 Semarang berkisar antara memadai hingga baik (tingkat B1–B2), dengan kemampuan untuk mengakses, memanfaatkan, dan membuat konten digital; namun, masih diperlukan perbaikan di bidang evaluasi, etika, dan inovasi, serta terdapat kesenjangan kemampuan di antara para guru. Literasi digital diperkuat melalui penggunaan Canva dalam pembelajaran interaktif dan didukung oleh pengembangan profesional berkelanjutan, yang menghasilkan peningkatan kreativitas guru dan keterlibatan siswa. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan teknis dan kompetensi, sehingga memerlukan dukungan sistematis dari sekolah agar lebih efektif.
Pengaruh Pendekatan Etnopedagogi Berbasis Nilai Pappaseng terhadap Pemahaman Materi IPS Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Parepare Husna, Asmaul; Zurahmah, Zurahmah; Abd. Rahman K; Jumaisa, Jumaisa
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4286

Abstract

The ethnopedagogical approach based on pappaseng values is an educational approach that integrates Bugis local wisdom into the learning process and character development. These values include lempu’ (honesty), warani (courage), siri’ na pesse (shame and empathy), sipakatau (humanizing others), and getteng (steadfastness). This study aims to examine the effect of this approach on students’ understanding of social studies (IPS) among seventh-grade students at SMP Negeri 8 Parepare. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The sample consisted of 85 respondents selected through purposive sampling. Data were collected through observation, questionnaires, tests, and documentation, and analyzed using descriptive and inferential statistics. The results show that the implementation of the ethnopedagogical approach based on pappaseng values is categorized as good (76%), while students’ understanding of social studies is at a moderate level (73%). Inferential analysis indicates a significant effect with =0,213 at a significance level of  . The contribution of this approach is 9%, while 91% is influenced by other factors. Thus, this approach has a positive effect but still requires further strengthening in its implementation.