cover
Contact Name
Zuriatin
Contact Email
jurnalipstsb@gmail.com
Phone
+6285205393336
Journal Mail Official
kampustsb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Taman Siswa No. 1 Palibelo, Bima, NTB 84173
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN IPS
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880308     EISSN : 26850141     DOI : https://doi.org/10.37630/jpi
Jurnal Pendidikan IPS STKIP Taman Siswa Bima adalah jurnal penelitian peer-review, akses terbuka berkualitas tinggi yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Taman Siswa Bima (LPPM STKIP Tamsis Bima). Jurnal ini menyediakan platform sebagai sarana bagi peneliti, akademisi, praktisi dan profesional untuk mempublikasikan hasil penelitian. Fokus dan lingkup penulisan (Focus & Scope) dalam Jurnal Pendidikan IPS meliputi: 1. Ilmu Sosial dan Pendidikan Ilmu Sosial 2. Sejarah dan Pendidikan Sejarah 3. Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi 4. Geografi dan Pendidikan Geografi 5. Sosiologi dan Pendidikan Sosiologi 6. Ilmu Hukum dan Humaniora
Articles 538 Documents
Modal Sosial dan Etika Lingkungan: Model Pelestarian Sumber Mata Air Berbasis Indigenous Knowlegde pada Masyarakat Desa Padusan, Pacet Ananda Ardhita Revi; Devis Ayu Aninda; Icha Ahmadya; Putri Auliya Syarifah; Liza Dwi Cahyairani; Uswatun Nurahma Damayanti; Ali Imron
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4290

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena perubahan nilai kesakralan mata air di Desa Padusan, Pacet, yang disebabkan oleh pertumbuhan sektor pariwisata yang mendorong komodifikasi sumber daya alam. Masalah utama dalam studi ini adalah kemungkinan berkurangnya kualitas dan kuantitas mata air serta timbulnya konflik kepentingan di antara para aktor akibat pergeseran fungsi air dari aspek spiritual menjadi aspek ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali jenis modal sosial yang ada di masyarakat serta menjelaskan model pelestarian mata air yang didasarkan pada pengetahuan lokal di Desa Padusan. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan desain Grounded Research. Data diperoleh melalui etnografi ekologis (jalan transek), wawancara mendalam, Diskusi Kelompok Terfokus (FGD), dan studi dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa usaha pelestarian mata air di Desa Padusan didukung oleh modal sosial yang mencakup kepercayaan serta norma kolektif masyarakat yang berpadu dengan etika lingkungan yang diwariskan secara tradisional. Model pelestarian yang dihasilkan mengintegrasikan pengetahuan lokal dengan upaya kolektif untuk memastikan keberlanjutan sumber daya air di tengah tekanan dari industri pariwisata.
Integrasi Nilai Kearifan Lokal Nggahi Rawi Pahu dalam Tata Kelola Pemerintahan Kabupaten Dompu: Sebuah Kajian Cultural Governance Gazali Gazali; Ahmad Muhasim
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4226

Abstract

Nggahi Rawi Pahu merupakan falsafah kearifan lokal masyarakat Dompu yang mengandung prinsip keselarasan antara ucapan dan tindakan, serta menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan tanggung jawab. Dalam konteks pemerintahan modern, nilai ini memiliki relevansi strategis sebagai landasan etis dalam tata kelola yang berorientasi pada transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai Nggahi Rawi Pahu dalam sistem pemerintahan Kabupaten Dompu serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif–interpretatif, melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa internalisasi nilai Nggahi Rawi Pahu telah muncul dalam budaya kerja aparatur, pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, serta penguatan regulasi. Namun, sejumlah tantangan tetap muncul, seperti keterbatasan anggaran, resistensi sebagian aparat, dan ketimpangan pelaksanaan antarwilayah. Penelitian ini menegaskan bahwa Nggahi Rawi Pahu berpotensi menjadi modal sosial dan etika pemerintahan apabila dilembagakan melalui kebijakan formal, pendidikan budaya, serta partisipasi masyarakat.
Rekonstruksi Sejarah Lokal Desa Sajen di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto: Kajian Asal-Usul Kemasyarakatan, Struktur Pemerintahan dan Dinamika Perkembangannya Alya Eka Mareta Syahri; Safna Novia Rahmadhani; Faradish Rahma; Vivin Herlina; Irvansyah Nugraha; Fatima Assyakira Adra; Agung Stiawan
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4306

Abstract

Desa Sajen di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur menyimpan kekayaan sejarah lokal yang belum terdokumentasi secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi asal-usul kemasyarakatan, struktur pemerintahan awal, dan dinamika perkembangan Desa Sajen dari masa pra-kolonial hingga era modern. Pendekatan kualitatif naratif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumen. Narasumber utama meliputi perangkat desa, tetua adat, juru kunci situs, dan warga senior. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nama "Sajen" berasal dari dua narasi oral utama: narasi Majapahit yang berkaitan dengan ritual penyembuhan Putri Gangga Dara menggunakan sesajen, serta narasi Islami yang mengaitkan kata "sajji" (bahasa Arab untuk kayu jati) dengan pembangunan masjid oleh Walisongo. Struktur pemerintahan desa telah berkembang sejak abad ke-17, dengan sistem lurah tradisional yang bertransisi melalui masa kolonial Belanda (ketika dikenal sebagai "Patjet 1") hingga berganti nama resmi menjadi Desa Sajen pada tahun 1972. Situs-situs bersejarah seperti Punden Jrebeng dan Candi Cungkup/Kesimantengah menjadi bukti material warisan Majapahit yang masih aktif difungsikan dalam kehidupan ritual masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa Desa Sajen merupakan living heritage yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, agraris, dan sosial-ekologis secara berkelanjutan.
Analisis Kondisi Psikologis Siswa dalam Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Ditinjau dari Kesiapan Belajar, Kualitas Pembelajaran, dan Dukungan Lingkungan di SDN 1 Tanjungsari Kota Blitar Rifatul Mahfida; Talitha Salsabila; Imel Rahmatul Alami; Siregar Trisnanda Aprilio; Surayanah Surayanah
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) terhadap kondisi psikologis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang diperkuat dengan data kualitatif melalui wawancara. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas VI dan satu guru kelas di SDN 1 Tanjungsari Kota Blitar. Instrumen yang digunakan berupa angket skala Likert yang telah melalui proses pembalikan skor pada pernyataan negatif serta pedoman wawancara semi-terstruktur. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek psikologis, tekanan lingkungan, dan dampak pelaksanaan TKA berada pada kategori tinggi, aspek kesiapan belajar berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan aspek pembelajaran berada pada kategori rendah. Temuan tersebut menunjukkan bahwa siswa tidak mengalami tekanan psikologis yang signifikan dalam menghadapi TKA. Hasil wawancara memperkuat temuan tersebut bahwa siswa tidak mengalami stres berlebihan meskipun terdapat ketidaksesuaian antara ekspektasi siswa dan tingkat kesulitan soal. Dukungan dari orang tua dan guru serta strategi pembelajaran yang adaptif menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi psikologis siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TKA tidak selalu berdampak negatif, melainkan dapat menjadi evaluasi yang konstruktif apabila didukung oleh lingkungan belajar yang kondusif.
Pola Distribusi dan Produksi dalam Supply Chain Produk Organik di Kampung Brenjonk, Mojokerto Dani Yusuf Wahyudi; Revalina Salsabilla; Atika Puspasari; Aziza Zahra; Dea Rahma Sarita Ramadani; Putri Dwi Arifatunikma; Hendri Prastiyono
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4319

Abstract

Rantai pasokan produk pertanian organik secara global menempatkan distribusi sebagai elemen kunci dalam menjaga kualitas dan efisiensi alur pemasaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola distribusi, dinamika produksi, serta keterkaitan antar pelaku dalam sistem supply chain berbasis komunitas di Kampung Brenjonk. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dengan membandingkan informasi dari petani, pelaku komunitas, pelaku pemasaran, dan distributor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendistribusian berlangsung secara terstruktur melalui mekanisme pengumpulan dan penyaluran dengan pembagian jalur pasar berdasarkan standar kualitas. Petani tidak hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga mengorganisasikan pembibitan dan pengemasan, sementara komunitas berfungsi sebagai pengontrol standar dan penguatan hubungan kerja yang sama. Produksi berbasis sumber daya lokal disesuaikan dengan kebutuhan distribusi. Keterkaitan produksi dan distribusi membentuk sistem yang saling bergantung, di mana perubahan pada satu aspek mempengaruhi stabilitas sistem secara keseluruhan.
Pengaruh Kematangan Sosial Emosional Kepala Sekolah terhadap Iklim Kerja Sekolah dan Kualitas Kepemimpinan Kepala Sekolah Julinda Siregar; Novita Vandrianur; Eka Ratna Safitri; Esti Ichtiarni; Siti Kulsum; Yanti Rusdianti; Dita Halleyna; Eneng Fitri Windasari; Diah Fitriani; Sitti Mardiana
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4366

Abstract

Kematangan sosial emosional kepala sekolah merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap efektivitas kepemimpinan dan terciptanya suasana kerja yang nyaman, harmonis, serta mendukung produktivitas di sekolah menengah. Aspek ini mencakup kemampuan mengelola emosi, membangun komunikasi sosial yang baik, serta mengambil keputusan secara bijaksana dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei ex post facto korelasional melalui penyebaran angket skala Likert kepada responden. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling agar setiap sekolah memperoleh keterwakilan sesuai jumlah populasinya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematangan sosial emosional kepala sekolah berada pada kategori baik (mean = 84,25), iklim kerja sekolah berada pada kategori kondusif (mean = 81,47), dan kepemimpinan kepala sekolah berada pada kategori baik (mean = 85,13). Hasil uji regresi menunjukkan bahwa kematangan sosial emosional kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap iklim kerja sekolah (B = 0,528; t = 5,764; Sig. = 0,000) dan kepemimpinan kepala sekolah (B = 0,613; t = 6,281; Sig. = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kematangan sosial emosional kepala sekolah, semakin baik iklim kerja sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah. Oleh karena itu, penguatan kompetensi sosial emosional perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan dan pengembangan profesional.
Pengaruh Dukungan Orang Tua dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS pada Peserta Didik di SMP Negeri 32 Sijunjung Juli Supriyanti; Wenti Yusna
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4381

Abstract

Pendidikan merupakan tindakan sadar untuk mengembangkan potensi peserta didik, dimana prestasi belajar menjadi salah satu faktor keberhasilan proses pembelajaran. Namun, prestasi belajar yang optimal tidak berdiri sendiri, melainkan di pengaruhi oleh berbagai faktor-faktor, yang salah satunya adalah peran orang tua sebagai pendidik pertama dan dorongan belajar menjadi penggerak siswa dalam menuntut ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan orang tua dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS pada peserta didik di SMP Negeri 32 Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah kausatif yang akan melihat pengaruh antara variabel dukungan orang tua dan motivasi terhadap prestasi belajar dengan menggunakan analis regresi linear berganda sederhana yang diolah melalui program SPSS. Populasi penelitian seluruh peserta didik di SMP Negeri 32 Sijunjung dengan sampel sebanyak 121 orang peserta didik yang diambil dengan teknik random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai koofisien dari dukungan orang tua dengan prestasi belajar berpengaruh positif yang nilai signifikansinya 0,02 dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar berpengaruh positif yang nilai signifikansinya 0,00.
Peran Guru Kelas dalam Menangani Hambatan Belajar Siswa Slow Learner pada kelas Inklusif Tanpa Guru Pendamping Khusus di Sekolah Dasar Imelda Eka Ainurramadhani; Anil Fahrizin Asrulloh; Mauludina Setyowati; Sofi Khonisatur Rohmah; Nova Estu Harsiwi
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4412

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru kelas dalam menangani hambatan belajar peserta didik slow learner pada kelas inklusif tanpa Guru Pendamping Khusus (GPK) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus di UPTD SDN Banyuajuh 5. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik slow learner mengalami kesulitan memahami materi, terutama pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung sehingga memerlukan pengulangan materi, instruksi sederhana, dan pendampingan intensif. Guru kelas berperan dalam menciptakan pembelajaran adaptif melalui penyederhanaan materi, penyesuaian tugas, penggunaan bahasa sederhana, pengulangan materi, serta media konkret. Guru juga memberikan motivasi dan pendampingan emosional untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, banyaknya jumlah peserta didik, minimnya fasilitas pendukung, dan kurangnya pelatihan pendidikan inklusif. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sekolah, peningkatan kompetensi guru, dan kerja sama dengan orang tua.
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Pengetahuan Green Economy Dan Green Entrepreneurial Orientation Terhadap Green Entrepreneurial Intention Pada Mahasiswa FEB UNM Melalui Environmental Awareness Sebagai Variabel Mediasi Iswar Iswar; Andi Tenri Ampa; Nurjannah Nurjannah; Mustari Mustari; Alfiana Damasinta
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4379

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan, pengetahuan green economy, dan green entrepreneurial orientation terhadap green entrepreneurial intention dengan environmental awareness sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain hypothesis testing study. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 361 mahasiswa yang dipilih menggunakan proportionate quota sampling, kemudian dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif terhadap green entrepreneurial intention (β=0,157; t=2,416; p=0,016), pengetahuan green economy (β=0,180; t=2,787; p=0,005), dan green entrepreneurial orientation (β=0,155; t=2,305; p=0,021). Ketiganya juga berpengaruh terhadap environmental awareness, masing-masing β=0,339; β=0,296; dan β=0,329 dengan p=0,000. Environmental awareness berpengaruh positif terhadap green entrepreneurial intention (β=0,337; t=3,725; p=0,000). Selain itu, environmental awareness memediasi pengaruh pendidikan kewirausahaan (β=0,114; p=0,001), pengetahuan green economy (β=0,100; p=0,001), dan green entrepreneurial orientation (β=0,111; p=0,001) terhadap green entrepreneurial intention. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai keberlanjutan dalam pendidikan kewirausahaan. Dengan demikian, peningkatan pengetahuan, orientasi, dan pengalaman belajar kewirausahaan yang berwawasan lingkungan perlu diperkuat melalui kurikulum aplikatif agar mahasiswa memiliki niat nyata membangun usaha hijau yang inovatif, bertanggung jawab, dan mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan di Indonesia pada masa mendatang secara konsisten.
Implementasi Model Discovery Learning Berbantuan Media Pop-Up Book dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Materi Keberagaman Budaya Desy Elvira Wulandari; Inessya Ayu Ramanda Putri; Aizza Naya Andina; Eky Junnata Marianadya Sukadi; Andika Adinanda Siswoyo
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4383

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPS pada materi keberagaman budaya di kelas IV UPTD SDN Sendang Laok disebabkan oleh keterbatasan buku paket, hambatan membaca siswa, dan pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Discovery Learning berbantuan media Pop-Up Book serta meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keberagaman budaya. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan campuran (mixed methods) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek 24 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa. Pada Siklus I, ketuntasan belajar klasikal mencapai 46% dengan nilai rata-rata 66,25. Setelah dilakukan perbaikan tindakan pada Siklus II melalui penguatan kerja kelompok dan penyempurnaan instrumen evaluasi berbasis visual, ketuntasan belajar meningkat menjadi 79% dengan nilai rata-rata 90,4. Selain itu, aktivitas siswa pada berbagai indikator pembelajaran juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, penerapan model Discovery Learning berbantuan media Pop-Up Book terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa pada materi keberagaman budaya.