cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Simpang Unimed, Jl. Williem Iskandar No.22/k, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Education Achievement: Journal of Science and Research
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 27742784     DOI : https://doi.org/10.51178/jsr.v2i1
Core Subject : Education,
Education Achievement: Journal of Science and Research terbit 3 kali dalam setahun, yaitu bulan Oktober, Februari dan Juni, Education Achievement: Journal of Science and Research merupakan jurnal pada bidang yang berkaitan dengan Pendidikan, yang meliputi studi tekstual dan lapangan dengan berbagai perspektif, Manajemen Pendidikan, Kebijakan Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran serta hasil-hasil penelitian kontemporer dalam bidang Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 691 Documents
Sinergi Progresivisme dan Esensialisme dalam Filsafat Pendidikan: Integrasi Nilai, Inovasi dan Implementasinya dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka Ahyani, Salman; Akyunin, Qurrota; Amril, Amril; Novita, Liana
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3166

Abstract

Perkembangan pendidikan di era modern menuntut adanya pembaruan sistem pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan zaman, perkembangan teknologi, serta dinamika kebutuhan peserta didik. Namun demikian, pembaruan tersebut tidak boleh mengesampingkan nilai-nilai moral dan spiritual yang menjadi fondasi utama pendidikan, khususnya dalam konteks pendidikan Islam. Tantangan ini semakin relevan seiring dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan kemandirian belajar, kreativitas, pembelajaran bermakna, serta penguatan karakter peserta didik secara holistik. Oleh karena itu, diperlukan landasan filosofis yang mampu menjembatani tuntutan modernitas dengan nilai-nilai keislaman yang esensial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengintegrasikan dua aliran filsafat pendidikan, yaitu progresivisme dan esensialisme, dalam kerangka pendidikan Islam, serta menelaah relevansinya terhadap penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui penelaahan berbagai sumber literatur berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dokumen kebijakan pendidikan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa progresivisme sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada peserta didik, pembelajaran aktif, kontekstual, dan berbasis proyek. Sementara itu, esensialisme berperan penting dalam menjaga nilai-nilai fundamental Islam seperti akhlak, disiplin, tanggung jawab, serta penguasaan pengetahuan pokok. Integrasi kedua aliran ini menciptakan keseimbangan antara inovasi dan pelestarian nilai, sehingga mampu melahirkan model pembelajaran pendidikan Islam yang dinamis, relevan dengan zaman, dan berakar kuat pada nilai spiritual Islam.
Akidah Sebagai Pilar Utama Pendidikan Karakter (Kajian Tafsir Surat al-Ikhlas ayat 1-4) Arif, Muhammad; Sayska, Dwi Sukmanila
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi, memahami dan menjelaskan peranan akidah dalam membentuk karakter seseorang dengan melakukan kajian teoritis dan analitis literatur yang tersedia. Fokus utama penelitian adalah surat al-Ikhlas yang sarat dengan nilai-nilai akidah, serta urgensinya dalam membentuk karakter seseorang. Studi ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan kajian pustaka. Data primer diperoleh dari al-Quran, hadis dan kitab-kitab tafsir. Sumber lainnya adalah kitab-kitab para ulama klasik dan kontemporer serta makalah-makalah/jurnal yang relevan dengan topik kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akidah adalah unsur terpenting dalam membentuk kepribadian seseorang. Akidah yang benar akan melahirkan sikap dan prilaku terpuji, sebab ia sadar bahwa sikap dan tingkah lakunya selalu diawasi oleh Allah. Meyakini Allah sebagai satu-satunya pengatur alam semesta akan melahirkan pribadi yang berintegritas dan penuh tanggung jawab serta berani berbuat dan berkarya tanpa rasa takut dan khawatir. Selama perintah Allah mereka laksanakan tidak ada yang perlu ditakuti. Syirik dan menjadikan makhluk sebagai tandingan bagi Allah adalah sumber utama kerusakan moral manusia. Orang lebih takut manusia daripada Allah, akibatnya kemaksiatan dan perbuatan jahat mudah dilakukan, yang penting selamat dari aparat dan penegak hukum. Mereka lupa bahwa setiap perbuatan yang dilakukan selalu dipantau oleh Allah dan akan diminta pertanggungjawabannya kelak di akhirat.
Implementasi Pendidikan Anti Korupsi dalam Pembelajaran PPKN di Sekolah Menengah Kejuruan Wardana, Aditya Dwi; Fauzen, Muhammad; Bahri, Saiful
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3212

Abstract

Penelitian ini meneliti penerapan pendidikan anti-korupsi dalam pengajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini berfokus pada peran sekolah sebagai institusi utama dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, integritas, tanggung jawab, dan disiplin sebagai dasar sikap anti-korupsi. Tujuan dari studi ini adalah untuk menggambarkan kontribusi pembelajaran PPKn dalam mengurangi perilaku koruptif, menjelaskan cara penerapan pendidikan anti-korupsi dalam proses belajar, serta mengidentifikasi tantangan dan langkah-langkah optimalisasi yang diterapkan di SMK Raudlatul Hasan Curahdami Bondowoso. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn memberikan kontribusi pada penanaman nilai anti-korupsi melalui pengintegrasian materi, penggunaan metode pengajaran yang melibatkan siswa secara aktif, serta teladan yang diberikan oleh pengajar. Pendidikan anti-korupsi dilaksanakan melalui kegiatan diskusi kasus, pembelajaran berbasis proyek, dan pembiasaan perilaku jujur serta disiplin di lingkungan sekolah. Meskipun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa tantangan, seperti terbatasnya integrasi materi dalam kurikulum, kekurangan sumber belajar khusus, dan metode pembelajaran yang belum sepenuhnya mendorong partisipasi siswa. Upaya perbaikan dilakukan dengan menyusun materi yang lebih relevan, meningkatkan keterampilan pengajar, membangun budaya sekolah yang mendukung nilai-nilai anti-korupsi, dan menjalin kerja sama dengan pihak luar. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan anti-korupsi melalui PPKn perlu dilaksanakan secara sistematis, konsisten, dan berkelanjutan agar dapat membentuk karakter siswa SMK secara efektif.
Digitization of Business Administration as a Non-Formal Education Strategy in Improving the Administrative Competence of MSME Actors in Dumai City Lastri, Novelma; Hartutik, Dwi; Musdiana, Andi Desy; Suprasman, Suprasman; Mustafa, Said
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3215

Abstract

Digitization of business administration not only plays a role as a business operational instrument, but also as a means of non-formal education in improving the administrative competence of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study aims to analyze the role of digitalization of business administration as a non-formal education strategy in developing the administrative competence of MSME actors in Dumai City. This research uses a qualitative approach with a descriptive design. Data was collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies of MSME actors who participated in or were involved in digital-based administrative learning activities. The selection of informants is carried out purposively by considering the variety of types of businesses and the level of utilization of the digital administration system. Data analysis is carried out through the process of data reduction, data presentation, and thematic conclusion drawn. The results of the study show that the digitalization of business administration functions as an effective learning medium in increasing the understanding, skills, and independence of MSME actors in business administration management. The implementation of digital administration encourages record-keeping order, business accountability, and administrative decision-making capabilities. This research makes a conceptual contribution to the study of non-formal education management, especially in the development of digital-based administrative education models for MSME actors.
Mind Mapping as a Pedagogical Scaffold: Enhancing Writing Skills in ESL and EFL Learners Robiana, Pramugara; Hernadi, Nour Ardiansyah; Prasetyo, Danang
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3221

Abstract

Menulis diakui secara luas sebagai salah satu keterampilan yang paling menantang bagi pembelajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa Kedua (ESL) dan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Berbeda dengan berbicara, menulis memerlukan organisasi ide yang terencana, koherensi, ketepatan tata bahasa, dan kesadaran akan ekspektasi audiens. Persyaratan ini seringkali membebani pembelajar, menyebabkan ketidakmauan, prestasi yang kurang optimal, dan kemajuan yang terbatas dalam kinerja akademik mereka. Salah satu strategi yang mendapat perhatian dalam beberapa dekade terakhir adalah penggunaan mind maps, alat visual yang dikembangkan oleh Tony Buzan, yang mengorganisir ide-ide secara non-linear dan asosiatif. Artikel ini menggunakan pendekatan penelitian perpustakaan untuk mengeksplorasi potensi mind mapping sebagai alat pedagogis dalam pengajaran menulis di konteks ESL dan EFL. Melalui tinjauan literatur yang mendalam, makalah ini membahas kelebihan dan kelemahan peta pikiran, penerapan peta pikiran dalam praktik pembelajaran di kelas, serta implikasinya terhadap hasil belajar siswa. Temuan menunjukkan bahwa peta pikiran meningkatkan kemampuan siswa dalam berkreasi, mengorganisir, dan mengembangkan ide, sekaligus mendorong kreativitas dan daya ingat. Namun, teknik ini juga menghadirkan tantangan, terutama bagi pembelajar yang memiliki preferensi yang sangat linear atau logis. Dengan mensintesis studi-studi yang ada dan menempatkannya dalam diskursus yang lebih luas tentang pedagogi menulis, penelitian ini berkontribusi pada perkembangan literatur tentang strategi pra-menulis. Artikel ini berargumen bahwa mind mapping tidak hanya menawarkan alat pengajaran yang praktis tetapi juga kerangka kognitif yang mendukung pembelajar dalam mengatasi salah satu keterampilan belajar bahasa yang paling kompleks.
Kepemimpinan Transformasional Kepala SMK dan Pengaruhnya terhadap Profesionalisme Guru Serta Daya Serap Lulusan di Dunia Kerja Marwan, Sovandi; Hirval, Hirval; Jasman, Indra; Giatman, Giatman; Sukardi, Sukardi
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3231

Abstract

Perkembangan dunia kerja yang ditandai oleh kemajuan teknologi, digitalisasi, dan revolusi industri 4.0 menuntut pendidikan vokasi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif, profesional, dan memiliki daya saing tinggi. Namun, daya serap lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di dunia kerja masih menghadapi berbagai tantangan yang mengindikasikan adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri. Salah satu faktor strategis yang memengaruhi kondisi tersebut adalah kualitas kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola proses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan transformasional kepala SMK serta pengaruhnya terhadap profesionalisme guru dan implikasinya terhadap daya serap lulusan di dunia kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengombinasikan studi kepustakaan, observasi nonpartisipan di lingkungan SMK, dan refleksi sistematis atas pengalaman bekerja peneliti di bidang pendidikan vokasi. Analisis data dilakukan melalui analisis tematik dan analisis isi dengan menjaga validitas temuan melalui triangulasi sumber dan keterkaitan dengan teori yang mapan.
Gaya Kepemimpinan dan Pengaruhnya terhadap Produktivitas Kerja Dharmawan, Budi; Yetti, Wirda; Fahrurrozi, Fahrurrozi; Imelda, Imelda; Giatman, Giatman; Sukardi, Sukardi
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3232

Abstract

Artikel ini menyajikan tinjauan kritis dan sistematis terhadap teori serta temuan empiris mengenai pengaruh berbagai gaya kepemimpinan meliputi kepemimpinan transformasional, transaksional, otokratis (autocratic), demokratis (participative), dan laissez-faire terhadap produktivitas kerja pada tingkat individu, tim, dan organisasi. Dengan mengintegrasikan hasil studi klasik dan kajian meta analitik mutakhir, artikel ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional secara konsisten memiliki hubungan positif yang signifikan dengan produktivitas kerja, kinerja tugas, serta perilaku kerja kontekstual. Kepemimpinan transaksional, khususnya melalui mekanisme contingent reward, terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas pada konteks kerja yang terstruktur dan berbasis target. Sebaliknya, gaya kepemimpinan laissez-faire dan kepemimpinan pasif berasosiasi negatif dengan produktivitas, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi.
Integrasi Kompetensi Interkultural Digital dalam Pembelajaran Matematika di Era Digital Global Sinambela, Pardomuan Nauli Josip Mario; Savelyeva, Nelli Kh.
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3238

Abstract

Perkembangan teknologi digital mengubah cara siswa belajar dan berinteraksi, serta membuka peluang integrasi perspektif lintas budaya dalam pembelajaran matematika. Hal ini menuntut kompetensi interkultural digital (DIC) sebagai kemampuan utama yang memungkinkan siswa berkolaborasi secara efektif pada lingkungan belajar yang global. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan kerangka konseptual mengenai peran DIC dalam pembelajaran matematika berbasis teknologi melalui studi literatur dan analisis teoritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat lima unsur utama yaitu pengetahuan budaya, keterampilan komunikasi lintas budaya, adaptasi teknologi, fleksibilitas, dan kemampuan membangun hubungan lintas budaya yang berinteraksi secara komplementer dalam mendukung kolaborasi lintas budaya pada konteks pembelajaran matematika. Kolaborasi yang difasilitasi oleh teknologi digital tidak hanya memperkaya pemahaman konsep matematika siswa tetapi juga mengarahkan siswa pada pengembangan kewarganegaraan global yang terkait dengan keterlibatan siswa dalam menyelesaikan masalah dunia nyata berbasis data. DIC merupakan komponen penting dalam merancang pembelajaran matematika masa kini, serta menawarkan arah untuk penelitian lebih lanjut terkait pengembangan instrumen, model pedagogis, dan strategi implementasi DIC yang lebih sistematis dalam pembelajaran matematika.
Pembelajaran Mendalam: Strategi Peningkatan Capaian Pembelajaran Menulis Puisi Bernilai Ekonomi Kreatif Barbasis Digital Susanto, Moh. Arif
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan pembelajaran mendalam sebagai strategi peningkatan capaian pembelajaran menulis puisi bernilai ekonomi kreatif berbasis digital. Desain pembelajaran dikembangkan berdasarkan praktik pedagogi pembelajaran berdiferensiasi, kemitraan pembelajaran, serta pemanfaatan lingkungan belajar fisik dan digital dengan pengalaman belajar memahami, mengaplikasikan, dan merefleksi. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan analisis data berupa persentase hasil asesmen formatif awal pembelajaran dan sasesmen sumatif akhir pembelajaran terhadap 41 mahasiswa pemprogram mata kuliah penulisan kreatif fokus menulis puisi, Program Studi S-1 Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya. Hasil asesmen formatif awal pembelajaran menunjukkan bahwa 100% mahasiswa memiliki pengalaman menulis puisi, 0% belum pernah mempublikasikan karya puisi di luar buku antologi, dan 0% belum pernah mempromosikan dan menjual dalam bentuk produk kreatif di marketplace. Setelah menerapkan pendekatan pembelajaran dengan pendekatan mendalam, 100% mahasiswa dapat menulis puisi menjadi produk kreatif seperti kipas puisi, tumbler puisi, tas puisi, kalender puisi, dan kaus puisi yang bernilai ekonomi. 100% mahasiswa mampu memasarkan produk yang dihasilkan melalui marketplace, Shopee. Pendekatan pembelajaran mendalam mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menulis puisi, mengaplikasikan dalam bentuk produk kreatif, dan memasarkan. Pengalaman memahami, mengaplikasikan, dan merefleksi dalam pembelajaran menulis puisi memperkuat pemahaman akan literasi sastra, literasi ekonomi, dan literasi digital yang berguna bagi kecakapan hidup mahasiswa di era ekonomi kreatif berbasis digital.
Sikap Mahasiswa terhadap Integrasi Kecerdasan Buatan dalam Kurikulum Pendidikan Tinggi: Analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling Riadi, Arifin; Royani, Royani; Trisna, Benny Nawa; Ferita, Rolina Amriyanti
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3240

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mendorong perguruan tinggi untuk mulai mempertimbangkan integrasinya dalam kurikulum pembelajaran. Namun, keberhasilan integrasi tersebut tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, melainkan juga oleh bagaimana mahasiswa memandang, memahami, dan menyikapi penggunaan AI dalam konteks akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi sikap mahasiswa terhadap integrasi AI dalam kurikulum pendidikan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang mengukur persepsi mahasiswa terhadap relevansi pelatihan AI, pemahaman konseptual tentang AI, serta persepsi dampak AI terhadap pembelajaran dan pengembangan profesi. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap relevansi pelatihan AI memiliki pengaruh paling kuat dan signifikan terhadap sikap mahasiswa terhadap integrasi AI. Persepsi terhadap dampak AI juga berpengaruh signifikan, meskipun dengan ukuran efek yang lebih kecil. Sebaliknya, pemahaman konseptual mahasiswa mengenai AI tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap sikap mereka. Temuan ini mengindikasikan bahwa sikap mahasiswa terhadap integrasi AI cenderung dibentuk oleh pertimbangan pragmatis terkait manfaat dan relevansi praktis, bukan semata-mata oleh tingkat pemahaman teknis. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan dan desain kurikulum, khususnya dalam menekankan pentingnya pelatihan AI yang kontekstual dan aplikatif bagi mahasiswa.