cover
Contact Name
M. Ikhwanul Hakim
Contact Email
paiiaihnwlotim2021@gmail.com
Phone
+6281805503485
Journal Mail Official
nahdlah@iaihnw-lotim.ac.id
Editorial Address
Jln. Utama Mataram-Lb. Lombok Anjani Kec. Suralaga Kab. Lombok Timur
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 28076958     EISSN : 28075412     DOI : 10.51806
Core Subject : Religion, Education,
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam which focuses on issues related to the field of Islamic Education. We invite lecturers, students, researchers, practitioners, and observers in the field of Islamic Education to publish their manuscripts that have never been published in other media, which focus on: Models, Strategies, Methods, and Learning Techniques for Islamic Religious Education Development of Islamic Religious Learning Media Evaluation of Islamic Religious Education Learning Implementation and Development of Islamic Education Curriculum Management of Islamic Education Institutions and Teaching
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 228 Documents
PERAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGATASI KRISIS MORAL DI ERA KONTEMPORER Vina Nanda Sugesti; Musyafa, Wildayah; Siti Khotimah; Sulastri; Chairul Anwar
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.905

Abstract

Krisis moral merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi masyarakat di era kontemporer. Perkembangan teknologi informasi, globalisasi budaya, serta perubahan pola kehidupan sosial telah membawa dampak signifikan terhadap perilaku dan nilai-nilai moral masyarakat, khususnya generasi muda. Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral individu melalui penanaman nilai-nilai akhlak, etika, serta spiritualitas yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam mengatasi krisis moral yang terjadi di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berperan dalam membangun karakter melalui penguatan nilai akhlak, keteladanan pendidik, pembiasaan perilaku positif, serta integrasi nilai keislaman dalam sistem pendidikan. Implementasi pendidikan Islam secara konsisten dapat menjadi solusi strategis dalam mengatasi krisis moral di era kontemporer.
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG NILAI-NILAI ISLAM PADA MATA PELAJARAN PAI Vina Nanda Sugesti; Musyafa, Wildayah; Muhammad Abdullah Sidiq; Siti Khotimah; Sunariyah; Septuri
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.906

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan peluang besar dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Salah satu inovasi yang dapat digunakan adalah media pembelajaran berbasis video. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai literatur mengenai desain media pembelajaran berbasis video yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Islam pada mata pelajaran PAI. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media video dalam pembelajaran PAI mampu meningkatkan pemahaman siswa, motivasi belajar, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Video pembelajaran juga mampu menyajikan materi secara visual dan kontekstual sehingga nilai-nilai Islam lebih mudah dipahami dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, desain media pembelajaran berbasis video dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI di sekolah
INTERNALISASI NILAI ULUL ALBAB DALAM MEMBENTUK KARAKTER CINTA ILMU DAN KEBANGSAAN Ahmad Fathinul Albab; Mohammad Makinuddin
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses internalisasi nilai-nilai Ulul Albab dalam membentuk karakter cinta ilmu dan kebangsaan di lingkungan pendidikan Islam. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi (content analysis) terhadap berbagai literatur primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Ulul Albab dilakukan secara holistik melalui integrasi dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik yang terwujud dalam kurikulum serta budaya pesantren. Proses ini diperkuat oleh mekanisme pembelajaran reflektif melalui tafakkur, tadabbur, dan muhasabah serta keteladanan langsung dari figur kiai dan guru. Efektivitas internalisasi ini terjadi karena melibatkan kesadaran personal dan motivasi intrinsik peserta didik melalui pengalaman nyata, sehingga nilai tidak hanya dipahami sebagai konsep abstrak tetapi dihidupkan dalam praktik keseharian. Kesimpulannya, nilai Ulul Albab terbukti menjadi kerangka konseptual yang efektif untuk melahirkan generasi yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki komitmen kebangsaan dan tanggung jawab sosial yang kuat.
INOVASI PEMBELAJARAN PAI MELALUI PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS NILAI ISLAM DALAM MENGHADAPI DISRUPSI PENDIDIKAN Nur Rohfitta; Vina Nanda Sugesti; Sulastri; Yuberti; Abd. Rahman Hamid; Baharudin
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.908

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan disrupsi pendidikan dan maraknya disinformasi keagamaan yang menuntut inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tidak hanya berorientasi kognitif, tetapi juga integratif terhadap nilai-nilai Islam. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan model inovasi pembelajaran PAI melalui Problem Based Learning (PBL) berbasis nilai Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis library research dengan teknik analisis isi terhadap berbagai literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL berbasis nilai Islam dapat direkonstruksi ke dalam lima tahapan utama, yaitu orientasi masalah, pengorganisasian belajar, investigasi, pengembangan solusi, dan refleksi nilai yang terintegrasi dengan prinsip-prinsip keislaman. Model ini mampu memperkuat kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta internalisasi nilai moral dan spiritual peserta didik. Pembahasan menegaskan bahwa integrasi nilai Islam dalam PBL menjadi pembeda utama dari model konvensional karena menggabungkan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual secara holistik. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa model PBL berbasis nilai Islam berkontribusi secara konseptual dalam pengembangan pembelajaran PAI yang kontekstual, adaptif, dan berorientasi karakter, meskipun masih memerlukan pengujian empiris lebih lanjut.
PENGARUH FREKUENSI UMPAN BALIK TERHADAP SKOR PENILAIAN MK PAI: STUDI KUANTITATIF PADA PRODI MANAJEMEN Arifin Bando, Ushwa Dwi Masrurah; Irwansyah Suwahyu
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.909

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemberian umpan balik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berdampak pada keterlibatan dan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh frekuensi umpan balik terhadap skor penilaian mahasiswa pada mata kuliah PAI di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa yang telah mengikuti mata kuliah PAI, dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert untuk mengukur frekuensi umpan balik dan dokumentasi untuk memperoleh skor penilaian mahasiswa. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji prasyarat, uji korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi umpan balik berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan skor penilaian mahasiswa berada pada kategori baik. Uji korelasi menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara frekuensi umpan balik dan skor penilaian mahasiswa. Analisis regresi menunjukkan bahwa frekuensi umpan balik memberikan kontribusi sebesar 38,4% terhadap skor penilaian mahasiswa. Simpulan penelitian ini adalah frekuensi umpan balik berpengaruh positif dan signifikan terhadap skor penilaian mahasiswa. Oleh karena itu, dosen disarankan memberikan umpan balik secara intensif dan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
PEMBIASAAN DOA DAN MENGAJI SERTA ATURAN PESANTREN SEBAGAI EKOSISTEM MOTIVASI BELAJAR AFEKTIF DAN MANDIRI Darmawan, Didit; Anjani, Ananda Ainia
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.910

Abstract

Penelitian ini melakukan tinjauan literatur kualitatif mengenai peran tradisi keagamaan melalui pembiasaan doa dan pembacaan Al-Qur’an di sekolah sebagai ekosistem belajar yang meningkatkan motivasi dan hasil belajar afektif, serta menelaah persepsi siswa terhadap peraturan sekolah berdasarkan nilai-nilai pesantren dalam memicu motivasi belajar mandiri. Analisis menunjukkan bahwa pembiasaan doa yang konsisten dan dihargai menanamkan kesadaran bahwa belajar adalah ibadah, sementara pembacaan Al-Qur’an secara kolektif membangun ikatan emosional dengan kitab suci dan komunitas. Ekosistem ini meningkatkan motivasi intrinsik karena belajar menjadi panggilan spiritual daripada sekadar kewajiban. Hasil belajar afektif yang terbentuk lebih autentik dan bertahan lama, tercermin dalam perilaku sehari-hari yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan. Sementara itu, persepsi positif siswa terhadap aturan berbasis pesantren tumbuh ketika aturan disosialisasikan melalui dialog, guru menjadi teladan, dan siswa secara langsung merasakan manfaat dari kepatuhan. Persepsi positif ini memicu motivasi belajar mandiri karena siswa tidak lagi memerlukan pengawasan eksternal. Mereka belajar karena dorongan internal yang berasal dari nilai-nilai yang telah diinternalisasi. Dengan demikian, tradisi keagamaan dan kearifan lokal, jika dikelola dengan baik, menjadi fondasi yang kokoh untuk pembentukan karakter dan kemandirian belajar siswa. Temuan ini menunjukkan perlunya sekolah merancang program pembiasaan keagamaan sebagai proses internalisasi nilai yang bermakna yang melibatkan refleksi dan dialog yang berkelanjutan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP MINAT BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Azzahro, Rizka Nurul Azzahro; Erlina; Sunarto
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.911

Abstract

Minat belajar merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Berdasarkan hasil observasi awal di SMA Gajah Mada Bandar Lampung, ditemukan rendahnya ketertarikan siswa dalam mengikuti pembelajaran PAI. Hal ini diduga disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang mampu meningkatkan keaktifan dan minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen dan desain post-test only control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas 10, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan jumlah total 56 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal namun homogen, sehingga uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil uji menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran CIRC terhadap minat belajar siswa. Dengan demikian, model CIRC terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa.
ANALYSIS OF THE DEVELOPMENT OF CHILDREN'S PEDAGOGY IN THE INTEGRATION OF DEEP LEARNING AND CODING IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING IN ELEMENTARY SCHOOLS Rozana, Salma; Evi Dayanti; Sahrijal Akino; Sondang Siregar
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.930

Abstract

This study aims to develop and examine the effectiveness of the Islamic Techno-pedagogy model through the integration of deep learning and coding in Islamic Religious Education (PAI) at the elementary school level. A Research and Development (R&D) approach using Design-Based Research (DBR) was combined with a Pretest–Posttest Control Group Quasi-Experimental Design. The findings revealed that in the first cycle, students’ active participation reached 42% and their Islamic conceptual understanding scored 62/100. After revising the model by adding a spiritual reflection component, participation increased to 85% and conceptual understanding reached 88 by the third cycle. The Independent Sample T-Test results showed a significant difference (p < 0.01) between the experimental and control groups, with an average N-Gain Score of 0.75 (high category). The Islamic Techno-pedagogy model effectively integrates digital rationality with Islamic spiritual values, simultaneously enhancing students’ cognitive, affective, and psychomotor domains. Thus, the integration of deep learning and coding in Islamic Religious Education not only strengthens critical and digital thinking skills but also serves as a contemplative medium for shaping students’ religious consciousness in the digital age.