cover
Contact Name
M. Ikhwanul Hakim
Contact Email
paiiaihnwlotim2021@gmail.com
Phone
+6281805503485
Journal Mail Official
nahdlah@iaihnw-lotim.ac.id
Editorial Address
Jln. Utama Mataram-Lb. Lombok Anjani Kec. Suralaga Kab. Lombok Timur
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 28076958     EISSN : 28075412     DOI : 10.51806
Core Subject : Religion, Education,
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam which focuses on issues related to the field of Islamic Education. We invite lecturers, students, researchers, practitioners, and observers in the field of Islamic Education to publish their manuscripts that have never been published in other media, which focus on: Models, Strategies, Methods, and Learning Techniques for Islamic Religious Education Development of Islamic Religious Learning Media Evaluation of Islamic Religious Education Learning Implementation and Development of Islamic Education Curriculum Management of Islamic Education Institutions and Teaching
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 228 Documents
MODEL HYBRID CURRICULUM PESANTREN: INTEGRASI KITAB KUNING DAN KURIKULUM NASIONAL DI PONDOK PESANTREN AL-KHOIROT MALANG Ali Muhammad Abrori; Fathih, Muhammad Amin
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.890

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis model hybrid curriculum yang mengintegrasikan kitab kuning dan kurikulum nasional di Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang serta kontribusinya terhadap mutu lulusan santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengasuh pesantren, pimpinan madrasah, dewan guru, ustadz, dan santri. Analisis data menggunakan kondensasi, penyajian, dan verifikasi data. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model integrasi di Al-Khoirot bersifat organik-sistemik dengan karakteristik: landasan teologis-filosofis integrasi keilmuan, struktur kurikulum proporsional, metode pembelajaran terpadu (tradisional dan modern), sistem evaluasi komprehensif, mekanisme koordinasi rutin, kepemimpinan kiai transformatif dan visioner, serta kultur pesantren yang mendukung pembelajaran intensif. Model ini menghasilkan lulusan yang mampu membaca dan memahami kitab kuning sekaligus menguasai kompetensi akademik standar nasional, dibuktikan dengan keberhasilan santri diterima di perguruan tinggi negeri ternama. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis pada pengembangan konsep kurikulum terintegrasi di lembaga pendidikan Islam dan secara praktis memberikan model konkret bagi pesantren lain dalam merancang kurikulum integratif tanpa kehilangan identitas tradisionalnya.
IMPLEMENTASI METODE TALQIN DALAM PEMBELAJARAN EKSTRAKULIKULER BACA TULIS AL QUR’AN DI SDN 01 PAGI KOTA BAMBU JAKARTA BARAT Ridma Diana; Didi Suherdi; Ahmad Fahmi; Fikriana Kurniati Arif
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.891

Abstract

Penelitian ini mengkaji, mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Metode Talqin dalam kegiatan ekstrakurikuler Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) di SDN 01 Pagi Kota Bambu, Jakarta Barat, dengan fokus pada proses pelaksanaan, faktor keberhasilan, kendala, dan dampaknya terhadap peserta didik. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling, meliputi kepala sekolah, koordinator program, guru pelaksana, siswa peserta, serta orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode ini dilaksanakan melalui siklus pembelajaran terstruktur (Talqin Guru, Jama'i, Fardi, dan Tikrar) yang dipadukan dengan prinsip pembelajaran berdiferensiasi dan scaffolding, sehingga metode transmisi tradisional ini menjadi responsif terhadap kebutuhan individu siswa. Keberhasilan program ditopang oleh terbangunnya kemitraan ekosistem pendidikan yang solid antara kepemimpinan sekolah yang visioner, kreativitas guru, dukungan aktif orang tua, dan keterlibatan siswa. Dampak yang dihasilkan bersifat holistik, mencakup peningkatan kompetensi kognitif (akurasi membaca dan hafalan), perkembangan afektif (kepercayaan diri, growth mindset, dan internalisasi nilai karakter Qur'ani), serta penguatan psikomotorik.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nur Rohfitta; Ryan Radjendra; Sulastri; Idham Kholid; Bambang Sri Anggoro; Mujib; Mardiyah
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.892

Abstract

This study aims to analyze the utilization of interactive learning media based on information technology in Islamic Religious Education learning. The development of digital technology has brought significant changes to the field of education, including the learning process in classrooms. Interactive learning media based on information technology provide opportunities for teachers to create more engaging, effective learning environments and to enhance student participation. This study employs a qualitative approach using a literature review method to examine various concepts, theories, and previous research related to the use of interactive learning media in Islamic Religious Education. The results indicate that the use of information technology-based interactive learning media can increase students' learning motivation, conceptual understanding, and active involvement in the learning process. In addition, technology-based media support the creation of more contextual and innovative learning environments that align with the characteristics of the digital generation. Therefore, the utilization of interactive learning media based on information technology becomes an important strategy in improving the quality of Islamic Religious Education learning in the digital era.
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM RAMAH ANAK BERBASIS POSITIVE DISCIPLINE DALAM PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DI PONDOK PESANTREN Ahmad Muafi; Mohammad Rofiq
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.893

Abstract

Peningkatan keprihatinan terhadap perundungan dan kekerasan di lembaga pendidikan telah memperkuat upaya pencarian model pencegahan yang tidak hanya berakar pada konteks lokal tetapi juga transformatif secara pedagogis. Meskipun pendidikan ramah anak dan positive discipline telah mendapatkan pengakuan global, integrasi keduanya dalam konteks pesantren Islam masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja Pendidikan Islam Ramah Anak yang didasarkan pada positive diciplinedan nilai-nilai Islam seperti rahmah, tarbiyah, dan ta’dib. Menggunakan desain studi kasus kualitatif di Pesantren Al Miftah Bungah Gresik, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan model tematik interaktif. Temuan menunjukkan bahwa meskipun pesantren memiliki fondasi struktural dan moral yang kuat, praktik disiplin masih sebagian bergantung pada mekanisme kontrol eksternal yang dapat menghambat internalisasi nilai. Model Pendidikan Islam Ramah Anak yang diusulkan menjembatani prinsip-prinsip teologis dan pendekatan psikopedagogis kontemporer dengan memposisikan disiplin sebagai proses pembentukan moral yang sadar dari pada sekedar penekanan perilaku. Studi ini berkontribusi pada pendidikan Islam kontemporer dengan menawarkan kerangka kerja disiplin yang kontekstual dan non-kekerasan, yang menunjukkan bagaimana lembaga pendidikan agama dapat memimpin transformasi pendidikan yang manusiawi dan relevan secara global.
PENERAPAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER SANTRIPRENEUR DI PONDOK PESANTREN MANBAUL ULUM MALANG Akhmad Fatkhul Wahhab; Abdul Malik Karim Amrullah; Abd Gafur
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.894

Abstract

Pembentukan karakter santripreneur menjadi salah satu upaya strategis dalam mengembangkan kemandirian ekonomi santri di lingkungan pesantren. Namun demikian, masih banyak lembaga pendidikan Islam yang belum mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan Islam dengan pembelajaran kewirausahaan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam membentuk karakter santripreneur serta implikasinya terhadap pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembentukan karakter santripreneur dilakukan melalui tiga proses utama, yaitu pembelajaran nilai melalui kajian keagamaan, pembiasaan dalam kehidupan pesantren, serta praktik kewirausahaan melalui pengelolaan unit usaha pesantren. Nilai-nilai yang ditanamkan meliputi kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, kemandirian, dan disiplin. Implementasi nilai-nilai tersebut memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter santri yang memiliki etos kerja tinggi, sikap tanggung jawab, serta kemampuan kewirausahaan yang berlandaskan pada nilai-nilai moral dan spiritual. Dengan demikian, integrasi pendidikan Islam dan pendidikan kewirausahaan di pesantren dapat menjadi model pendidikan yang efektif dalam membentuk karakter santripreneur yang mandiri dan berintegritas
PERAN GURU PAI DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR'AN BRAILLE BAGI SISWA TUNANETRA DI UPTD INDRA KUSUMA BANDAR LAMPUNG Akbari, Ghivar; Arizal Eka Putra; Muslim Basyar
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.895

Abstract

Abstrak: Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan Spiritualitas peserta didik, termasuk bagi penyandang disabilitas tunanetra. Namun, keterbatasan akses terhadap Al-Qur’an konvensional menyebabkan pembelajaran PAI bagi tunanetra belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam pembelajaran Al-Qur’an Braille pada siswa tunanetra di UPTD Indra Kusuma Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan guru pendidikan agama islam sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Al-Qur’an Braille telah membantu siswa disabilitas tunanetra memahami dan membaca Al-Qur’an secara mandiri dan bertahap melalui tingkatan kelas, meskipun masih ditemukan kendala seperti keterbatasan media, kurangnya intensitas pendampingan guru, dan kurangnya motivasi siswa yang masih kurang stabil. Guru memiliki peran penting dalam membimbing proses belajar, memberikan arahan, serta memastikan siswa dapat memahami materi dengan baik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi pembelajaran Al-Qur’an Braille sangatlah bergantung pada peranan guru pendidikan agama Islam serta dukungan sarana prasarana yang memadai untuk mewujudkan pendidikan agama Islam yang inklusif dan efektif.
FENOMENA HEDONISME GENERASI Z DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Ahmad, Nur Isra'; Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.899

Abstract

Fenomena hedonisme telah menjadi isu sosial yang semakin menguat dalam masyarakat modern, ditandai dengan gaya hidup yang berorientasi pada kesenangan dan kepuasan materi. Penelitian ini mengeksplorasi fenomena hedonisme dalam kehidupan generasi Z serta menelaah internalisasi nilai-nilai Islam sebagai respon, sehingga dapat menjadi dasar bagi pendidikan Islam dalam membentuk akhlak, menyesuaikan materi dan metode pembelajaran, serta memperkuat peran guru, ustaz, dan lingkungan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan melibatkan generasi Z Muslim berusia 15–24 tahun di Makassar, yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan keterlibatan di media sosial, kecenderungan konsumtif, dan pengalaman menghadapi budaya hedonis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hedonisme tampak nyata dalam bentuk belanja online, nongkrong di kafe, dan orientasi pada tren digital, dengan dampak psikologis berupa kebutuhan pengakuan sosial dan rasa percaya diri. Untuk menghadapinya, nilai-nilai Islam seperti kesederhanaan, kontrol diri, tanggung jawab sosial, spiritualitas, refleksi, dan resistensi perlu diinternalisasikan melalui pendidikan Islam dengan metode kreatif dan interaktif, materi pembelajaran kontekstual yang menekankan etika konsumsi Islami, keteladanan guru dan ustaz, serta lingkungan pendidikan yang kondusif.
AKULTURASI BUDAYA DAN PENGUATAN FUNGSI EDUKATIF PESANTREN Alfania, Intia Jul; Moch. Bachrurrosyady Amrulloh
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis akulturasi budaya dalam memperkuat fungsi edukatif pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan masyarakat. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), artikel ini membedah dialektika antara teks keagamaan dan realitas sosiokultural melalui kacamata teori akulturasi dan konsep pribumisasi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa akulturasi budaya bukan sekadar strategi bertahan, melainkan instrumen pedagogis yang efektif dalam membumikan ajaran Islam. Pesantren mengintegrasikan unsur-unsur budaya universal—seperti penggunaan bahasa daerah dalam metode makna gandul, tradisi komunal tahlilan sebagai hidden curriculum kecerdasan sosial, serta etiket unggah-ungguh—sebagai media transformasi nilai yang melampaui sekadar transmisi pengetahuan intelektual. Sinergi antara nilai syariat dan kearifan lokal ini terbukti memperkuat fungsi edukatif pesantren secara holistik, mencakup dimensi religius, sosial, dan moral. Dengan demikian, pendidikan berbasis akulturasi budaya di pesantren berhasil melahirkan insan yang memiliki kedalaman spiritual sekaligus ketahanan sosial yang inklusif, sehingga tetap relevan dalam menghadapi dinamika perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri budayanya.
PERAN ORANG TUA DAN PONDOK PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA Faiqotul Masruro; Ahmad Zubaidi
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.902

Abstract

This study explores the collaboration between parents and pesantren administrators in enhancing students’ learning motivation at Pondok Pesantren Zainul Anwar, Probolinggo. The research aims to examine the forms, strategies, and impacts of collaborative efforts between parents and pesantren leaders in supporting students’ educational development. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal that the collaboration is manifested through periodic meetings, digital communication via WhatsApp groups, parental participation in religious and educational activities, and consistent moral and material support. This synergy creates a harmonious relationship between home and pesantren environments, significantly strengthening students’ learning enthusiasm, discipline, and responsibility. The study highlights that the collaboration model aligns with Bronfenbrenner’s Ecological Systems Theory and Epstein’s School-Family-Community Partnership Model, emphasizing that active family engagement promotes academic and socio-emotional development. Furthermore, Bandura’s Social Learning Theory supports the idea that exemplary behavior and emotional reinforcement from parents and educators enhance intrinsic learning motivation. This research concludes that strong collaboration between parents and pesantren administrators fosters holistic student development. It recommends further institutional support through integrated communication systems and religious parenting programs to sustain motivation and improve educational outcomes in Islamic boarding schools.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM MENINGKATKAN DIMENSI PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL ALAMIIN DI SMA NEGERI 1 GALIS PAMEKASAN Subhan, Akhmad; Zainol Hasan
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis pendekatan deep learning dalam meningkatkan dimensi Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin di SMA Negeri 1 Galis Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan analisis dokumen. Analisis yang digunakan Adalah model miles dan Huberman yakni kondensasi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Untuk memastikan bahwa hasil dari penelitian ini akurat, peneliti menggunakan Teknik trianggulasi yakni trianggulasi Teknik dan sumber. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa implementasi deep learning berlangsung sistemtis dengan menggunakan tiga pilar yakni mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Guru Pendidikan Agama Islam merancang terkait pembelajaran berbasis diferensiasi untuk mengakomodasi heterogenitas siswanya, dengan memanfaatkan platfom digital dan juga menerapkan evaluasi yang komprehensif aspek koginitif, psikmotorik dan afektif. Implementasi ini terbukti signifikan terhadap pengembangan kesepuluh dimensi profil pelajar Rahmatan Lil Alamin sesuai dengan KMA Nomor 450 Tahun 2024.Penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa deep learning dapat mentransformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam menuju internalisasi nilai-nilai Islam yang Autentik dan pembentukan karakter yang menyeluruh.