cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnal.diksi01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
ISSN : 28093585     EISSN : 28093593     DOI : https://doi.org/10.53299/diksi.v2i1
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial dengan e-ISSN: 2809-3593 dan p-ISSN: 2809-3585 merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dan pemikiran pada bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Kajian dibidang pendidikan antara lain, kebijakan-kebijakan pendidikan, implementasi pendidikan di satuan pendidikan, proses pembelajaran, dan kajian lainnya keterkaitannya dengan pendidikan. Kemudian kajian dibidang sosial kemasyarakatan diantaranya, kehidupan masayarakat lokal suatu daerah, perkembangan jaman terhadap perubahan tingkah laku masayarakat, dan kajian-kajian lainnya terkait kehidupan sosial masyarakat. Jurnal Diksi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu dan terbit 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 234 Documents
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi untuk Mengembangkan Aspek Kognitif untuk Anak Usia Dini Umur 5-6 Tahun: Sebuah Kajian Literatur Veni Bara Lay; Dewita Karlina Rumaseb; Krismiyati Kanaf; Petrus Logo Radja
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4906

Abstract

Perkembangan pemikiran anak di usia dini sangat krusial karena menjadi fondasi yang kuat untuk mendukung proses pembelajaran di kemudian hari. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun sering kali mengalami kesulitan dalam memahami konsep abstrak, mempertahankan fokus, dan menyelesaikan soal yang seharusnya mudah. Hal ini mendorong guru untuk mencari metode pembelajaran yang lebih kreatif dan menarik, sesuai dengan tahap perkembangan anak. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif adalah penggunaan video animasi. Media ini dapat menyampaikan informasi secara menarik dengan menggabungkan gambar, suara, warna, dan gerakan, sehingga mudah dipahami oleh anak. Meskipun pemanfaatan video animasi semakin meningkat dalam pengajaran anak-anak, banyak penelitian yang ada masih tersebar dan kurang terorganisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisis hasil penelitian terkait penggunaan video animasi dalam memperkuat kemampuan berpikir anak. Tinjauan ini mencakup sepuluh artikel yang membahas berbagai aspek seperti kemampuan berpikir, bahasa, sosial-emosional, dan penanaman karakter. Hasilnya menunjukkan bahwa video animasi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir anak, dengan faktor-faktor seperti kesesuaian materi dan durasi, keterlibatan guru, serta partisipasi anak dalam diskusi. Namun, penelitian eksperimental yang mengangkut kelompok kontrol sudah terbatas, sehingga diperlukan studi tambahan dengan desain yang lebih baik dan sampel yang lebih besar.
Penerapan Permainan Puzzle untuk Meningkatkan Konsentrasi Anak Usia Dini Marlen Bara Lay; Yobin Nicanor Marwanto Daud; Vebi Sarlota Frare; Petrus Logo Radja
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4908

Abstract

Kemampuan berkonsentrasi menjadi keterampilan dasar yang menunjang keberhasilan proses belajar anak usia dini. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak anak berusia 5–6 tahun yang kesulitan mempertahankan perhatian saat mengikuti kegiatan pembelajaran, sehingga hal ini dapat menghambat perkembangan kognitif, kemampuan berbahasa, serta keterampilan memecahkan masalah mereka. Meskipun sejumlah penelitian telah membuktikan manfaat permainan puzzle dalam melatih konsentrasi anak, temuan-temuan tersebut tersebar dalam berbagai kajian dengan pendekatan dan hasil yang bervariasi. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan merangkum hasil kajian terdahulu mengenai penerapan permainan puzzle sebagai upaya meningkatkan konsentrasi anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 15 artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2020 hingga 2025, yang dikumpulkan melalui basis data Google Scholar, SINTA, serta repositori perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan puzzle efektif memperpanjang durasi konsentrasi, mempertajam fokus perhatian, meningkatkan ketelitian, serta melancarkan kemampuan menyelesaikan tugas pada anak usia dini. Keberhasilan penggunaannya dipengaruhi oleh kesesuaian tingkat kesulitan, pendampingan guru, pelaksanaan yang teratur, serta dukungan dari orang tua. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan ilmiah bagi pendidik PAUD dalam memilih media pembelajaran yang tepat guna mengembangkan konsentrasi anak.
Efektivitas Model Edukasi Anti Perundungan Berbasis Permainan Tradisional terhadap Penguatan Karakter Siswa Rusnah Rusnah; Rabwan Satriawan; Ewan Irawan; Firdaus Firdaus; Salahudin Salahudin
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4922

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas Model Edukasi Anti Perundungan Berbasis Permainan Tradisional terhadap penguatan karakter siswa SMPN 16 Langgudu Satap. Metode penelitian menggunakan quasi eksperiment desain One Group Pretest-Posttest dengan sampel 30 siswa kelas VIII. Instrumen penelitian melalui angket karakter meliputi kerjasama, komunikasi positif, dan partisipasi kelompok menggunakan skala Likert lima poin dan lembar observasi lapangan, dengan prosedur mencakup tahap pretest, tahap intervensi modifikasi permainan tradisional (Tapa Gala, Mpa’a Gopa, Bakia), dan tahap posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, Paired Samples T-Test, dan Effect Size (Cohen’s d) seluruh analisis pada signifikan (p < 0,05) menggunakan software SPSS 25. Hasil analisis deskriptif menunjukkan intervensi berhasil meningkatkan skor rata-rata total karakter sebesar 16,50 poin, dari 62,40 (SD = 6,85) menjadi 78,90 (SD = 5,92). Hasil uji Paired Samples T-Test membuktikan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan (t = -9,842; Sig. = 0,000; p < 0,05), yang diperkuat oleh nilai Cohen's d sebesar 1,79 (Kategori Besar). Keberhasilan ini dikonfirmasi oleh data observasi lapangan; skor Kerja Sama meningkat (60 ke 88), Komunikasi Positif (55 ke 90), dan Partisipasi Kelompok (62 ke 92), sementara Ejekan Verbal menurun (70 ke 20) serta Pengucilan Teman (65 ke 10). Kesimpulannya, modifikasi permainan tradisional Mbojo sangat efektif memperkuat karakter sekaligus mereduksi perundungan siswa. Penelitian ini berkontribusi menyediakan model pembelajaran inovatif berbasis kearifan lokal yang aplikatif bagi guru PJOK untuk menciptakan iklim sekolah yang aman, inklusif, dan bebas perundungan.
Peningkatkan Kemampuan Literasi Awal Anak Usia 5-6 Tahun melalui Media Permainan Papan di PAUD Bilomi Amfoang Barat Laut Noldiana Natonis; Josimoni Rilina Leba; Dewita Karlina Rumaseb; Risnawati Angryani Marzuky; Dince Mariana Bulan; Yublina Sofians Manit; Feti Hendrina Oematan; Feren Kitu Homa; Delti Fallo; Esi Debora Alokabel; Roimanson Panjaitan
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi awal anak usia 5–6 tahun di PAUD Bilomi di Saukibe Amfoang Barat Laut melalui pemanfaatan media permainan Papan Huruf. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui lembar observasi terstruktur dengan kategori Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB), kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan perhitungan persentase. Kriteria keberhasilan penelitian ditetapkan apabila minimal 80% anak mencapai kategori BSH atau BSB. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang konsisten pada setiap siklus: rata-rata kemampuan literasi awal anak meningkat dari 55% pada Pra Siklus menjadi 70% pada Siklus I dan 85% pada Siklus II. Ketuntasan belajar meningkat dari 40% (4 dari 10 anak) pada Pra Siklus menjadi 70% (7 anak) pada Siklus I dan mencapai 90% (9 anak) pada Siklus II, sehingga telah melampaui kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Temuan ini membuktikan bahwa media permainan Papan Huruf efektif meningkatkan kemampuan literasi awal anak usia dini melalui kegiatan bermain yang terstruktur, bermakna, dan menyenangkan.
Pengembangan E-LKPD Terintegrasi Model Inkuiri Terbimbing dalam Pembelajaran Sistem Pernapasan untuk Kelas XI: Literature Review Henny Pakpahan; Lufri Lufri
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.4929

Abstract

Tuntutan pembelajaran pada abad ke-21 mengharuskan peserta didik memiliki seperangkat kompetensi kunci, meliputi kemampuan berpikir kritis, bekerja sama, belajar secara mandiri, serta mengembangkan sikap ilmiah. Namun demikian, ketersediaan bahan ajar digital yang secara komprehensif mengintegrasikan pendekatan ilmiah dalam kegiatan pembelajaran, khususnya pada tingkat Sekolah Menengah Atas kelas XI, masih tergolong minim. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengembangan Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik yang dirancang berbasis model inkuiri terbimbing pada materi sistem pernapasan sebagai solusi terhadap kebutuhan bahan ajar yang inovatif dan adaptif bagi peserta didik kelas XI. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur (literature review) melalui analisis terhadap lima belas artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2021 hingga 2025, dengan proses seleksi berdasarkan kesesuaian topik serta mutu sumber. Temuan kajian mengindikasikan bahwa pengembangan E-LKPD yang mengintegrasikan model inkuiri terbimbing mampu meningkatkan motivasi belajar, mendorong partisipasi aktif peserta didik, serta mengembangkan sikap ilmiah secara signifikan. Di samping itu, hasil pengujian kevalidan dan kepraktisan yang dilaporkan dalam berbagai literatur menunjukkan nilai yang melampaui batas kelayakan yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem pernapasan memiliki kelayakan dan efektivitas untuk dikembangkan sebagai bahan ajar pendukung dalam mencapai kompetensi peserta didik kelas XI pada konteks pembelajaran abad ke-21. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk melaksanakan uji coba lapangan secara empiris guna mengonfirmasi kevalidan, kepraktisan, dan efektivitas E-LKPD tersebut secara langsung pada peserta didik kelas XI SMA/MA.
Pengembangan Media Hakku Box Smart Berbasis Role Play untuk Meningkatkan Hasil Belajar PPKn Siswa Sekolah Dasar Siti Yusnia Rahayu; Novi Nitya Santi; Widi Wulansari
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.4950

Abstract

Pengamatan ini bermaksud guna mengembangkan media pembelajaran Hakku Box Smart berbasis role play yang sesuai kriteria, praktis, serta efektif dalam meningkatkan capaian belajar siswa kelas III Sekolah Dasar pada materi hak, kewajiban, serta tanggung jawab. Pengamatan ini memakai metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang melingkupi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, serta Evaluation. Subjek pengamatan meliputi dua validator ahli (ahli media dan ahli materi), dua guru kelas III, serta siswa kelas III Sekolah Dasar yang terdiri atas 9 siswa pada uji coba terbatas serta 30 siswa pada uji coba luas. Teknik pengumpulan data memakai observasi, angket analisis kebutuhan, lembar validasi ahli, angket respon guru serta siswa, dan tes hasil belajar berupa pretest serta posttest. Hasil pengamatan membuktikan bahwasannya media Hakku Box Smart mendapatkan tingkat validitas sejumlah 91,38% dengan golongan sangat valid. Tingkat kepraktisan berdasarkan respon guru mencapai 95,00%, sedangkan respon siswa pada uji coba luas sejumlah 91,40%, keduanya termasuk golongan sangat praktis. Hasil uji efektivitas memperlihatkan nilai N-Gain sejumlah 0,625 yang ada pada kategori sedang atau cukup efektif. Dengan demikian, media Hakku Box Smart berbasis role play layak digunakan sebagai media pembelajaran guna meningkatkan capaian belajar peserta didik pada materi hak, kewajiban, serta tanggung jawab di kelas III Sekolah Dasar.
Tinjauan Literatur Project Based Learning (PjBL) pada Anak Usia Dini: Konsep, Implementasi, dan Dampak Ann Hazzeltine Mau Tellu; Mamy Elisabeth Natbais; Yulinda Agape Bani; Norlinda Kudji
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.4955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas implementasi model Project Based Learning (PjBL) terhadap pencapaian aspek perkembangan anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah Literature Review dengan menganalisis secara mendalam 8 artikel ilmiah empiris dari berbagai basis data jurnal terakreditasi melalui tahapan seleksi ketat, ekstraksi data, dan analisis tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kualitas implementasi model Project Based Learning (PjBL) berpengaruh positif dan signifikan dalam mengakselerasi aspek perkembangan anak usia dini, meliputi kompetensi kognitif, berpikir kritis, kreativitas, regulasi emosional, nilai moral, hingga kemampuan kerja sama sosial. Pemanfaatan media konkret dan pengerjaan proyek berkelompok terbukti efektif menggeser pola belajar pasif menjadi aktivitas kolaboratif yang menyenangkan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kualitas implementasi model Project Based Learning (PjBL) merupakan faktor strategis dalam meningkatkan mutu proses pendidikan anak usia dini. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain longitudinal guna mengeksplorasi dampak jangka panjang model pembelajaran ini terhadap kesiapan sekolah anak.
Peran Strategi Pembelajaran Inkuiri dalam Mengembangkan Rasa Ingin Tahu Anak Usia Dini Dicesya Bunga; Fifti Y Selan; Aguinda S Missa; Asaria M Kamesa; Petrus Logo Radja
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.5001

Abstract

Rasa ingin tahu merupakan fondasi krusial perkembangan kognitif anak usia dini yang memerlukan stimulasi optimal. Namun, penerapan strategi pembelajaran inkuiri di PAUD saat ini masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi guru dan lingkungan belajar yang kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi pembelajaran inkuiri dalam mengembangkan rasa ingin tahu anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis secara tematik 5 artikel ilmiah terpilih dari basis data Google Scholar, Scopus, dan ERIC dalam rentang tahun 2016–2026. Hasil kajian membuktikan bahwa strategi pembelajaran inkuiri secara signifikan meningkatkan rasa ingin tahu anak melalui aktivitas eksplorasi aktif, eksperimen sains sederhana, dan bermain berbasis masalah. Penerapan strategi ini juga berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, keberanian bertanya, serta kemandirian belajar anak. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran inkuiri merupakan pendekatan yang sangat efektif untuk menstimulasi rasa ingin tahu anak usia dini. Rekomendasi untuk penelitian yang akan datang adalah perlunya pengujian empiris lebih lanjut melalui desain kuasi-eksperimental dan studi longitudinal guna mengukur efektivitas praktis strategi pembelajaran inkuiri ini pada berbagai karakteristik lembaga PAUD secara berkelanjutan.
Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning Strategies) Maria I.M Hetmina; Grace A Selan; Hariyeta M. G Banunaek; Englintan A. Dethan; Petrus Logo Radja
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.5004

Abstract

Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning/PBL) merupakan strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan menjadikan masalah nyata sebagai titik awal proses belajar. Pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), strategi ini berperan dalam mendorong anak untuk aktif mengeksplorasi, berpikir kritis, dan membangun pengetahuan melalui pengalaman belajar yang bermakna. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep, prinsip, tahapan implementasi, kelebihan, hambatan, serta penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah pada pendidikan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode kajian kepustakaan yang dipadukan dengan penelitian lapangan di PAUD Melati III Oelomin, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan empat guru kelompok A dan B, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, rasa ingin tahu, kemandirian, dan keterampilan sosial-emosional anak melalui kegiatan pemecahan masalah secara kolaboratif. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kompetensi guru sebagai fasilitator, kemampuan menyesuaikan masalah dengan tahap perkembangan anak, serta pemanfaatan media pembelajaran yang kontekstual. Dengan demikian, Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan pendekatan yang relevan dan efektif dalam mendukung pencapaian tujuan pendidikan anak usia dini melalui pengembangan kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan keterampilan sosial yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.
Strategi Pembelajaran Ekspositori dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Peluang dan Tantangan Berdasarkan Kajian Literatur Adeleide Lasboy; Akwila Herliati Kase; Ordia Aretna Nubatonis; Yetri Triwira Neolaka; Petrus Logo Radja
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.5006

Abstract

Strategi pembelajaran ekspositori masih menjadi salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), meskipun pembelajaran modern lebih menekankan pendekatan yang berpusat pada anak (child-centered learning). Kondisi tersebut muncul karena guru dihadapkan pada keterbatasan waktu, tuntutan pencapaian kurikulum, serta perlunya penyampaian materi dasar secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan penerapan strategi pembelajaran ekspositori dalam pendidikan anak usia dini berdasarkan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji 5 artikel ilmiah yang dipilih dari 85 artikel yang berhasil diidentifikasi melalui basis data Google Scholar, ERIC, ScienceDirect, dan Garuda pada rentang publikasi tahun 2015–2025. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, ekstraksi data, evaluasi kualitas artikel, serta analisis tematik dan sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran ekspositori memberikan berbagai peluang, antara lain meningkatkan efisiensi pembelajaran, memudahkan penyampaian materi secara sistematis, mengurangi miskonsepsi, mendukung pembentukan karakter, disiplin, regulasi diri, nilai moral, serta perkembangan kognitif anak. Strategi ini juga menjadi alternatif yang efektif bagi lembaga PAUD yang memiliki keterbatasan media dan sarana pembelajaran. Namun demikian, penerapan strategi ekspositori secara dominan berpotensi mengurangi partisipasi aktif anak, membatasi kreativitas, kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, serta kesempatan belajar melalui bermain dan eksplorasi yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Oleh karena itu, strategi pembelajaran ekspositori sebaiknya diterapkan secara proporsional dengan mengintegrasikannya bersama pembelajaran aktif, play-based learning, penggunaan media konkret, demonstrasi, dan kegiatan eksploratif agar tujuan pembelajaran tercapai secara optimal tanpa mengabaikan kebutuhan perkembangan anak. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas integrasi strategi pembelajaran ekspositori dengan berbagai model pembelajaran aktif melalui pendekatan kuantitatif maupun mixed methods, serta mengeksplorasi pengaruh kompetensi guru, media pembelajaran, dan lingkungan belajar terhadap keberhasilan implementasi strategi ekspositori dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.