cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnal.diksi01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
ISSN : 28093585     EISSN : 28093593     DOI : https://doi.org/10.53299/diksi.v2i1
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial dengan e-ISSN: 2809-3593 dan p-ISSN: 2809-3585 merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dan pemikiran pada bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Kajian dibidang pendidikan antara lain, kebijakan-kebijakan pendidikan, implementasi pendidikan di satuan pendidikan, proses pembelajaran, dan kajian lainnya keterkaitannya dengan pendidikan. Kemudian kajian dibidang sosial kemasyarakatan diantaranya, kehidupan masayarakat lokal suatu daerah, perkembangan jaman terhadap perubahan tingkah laku masayarakat, dan kajian-kajian lainnya terkait kehidupan sosial masyarakat. Jurnal Diksi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu dan terbit 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 234 Documents
Peningkatan Pemahaman Kosakata Bahasa Mandarin melalui Media Lumio di SD Swasta Cahaya Mentari Yuan Alida Putri; Lily Thamrin; Bun Yan Khiong
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4301

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan platform interaktif digital Lumio dalam pembelajaran kosakata Bahasa Mandarin sebagai solusi, dengan melibatkan 21 siswa kelas V SD Swasta Cahaya Mentari. Melalui penelitian tindakan kelas (PTK) dengan metode campuran. Penelitian mencakup pre-tes, pembelajaran menggunakan media Lumio, post-tes yang dikombinasikan dengan observasi, wawancara, dan quesioner. Hasil nilai rata-rata meningkat secara signifikan dengan nilai N-gain sebesar 0,44 masuk kategori sedang. Berdasarkan penggolongan nilai N-gain, hasil penelitian menunjukkan bahwa 28,57% siswa dikategorikan sebagai “tinggi”, 42,86% siswa dikategorikan sebagai “sedang”, 14,29% siswa dikategorikan sebagai “rendah”, 9,52% siswa dikategorikan sebagai “tidak terjadi peningkatan”, 4,8% siswa dikategorikan sebagai “terjadi penurunan”. Observasi menunjukkan keaktifan dan durasi perhatian siswa meningkat, serta umpan balik positif mengenai siswa yang menyatakan pelajaran menjadi lebih menyenangkan, mudah diingat, dan memotivasi. Guru menilai media Lumio praktis saat dioperasikan, sumber daya tersedia instan, serta templat berbasis permainan sesuai dengan karakteristik kognitif anak sekolah dasar sehingga dapat dipadukan ke dalam pembelajaran konvensional. Penelitian ini membuktikan bahwa media Lumio dapat mengatasi hambatan penguasaan kosakata Bahasa Mandarin pada siswa sekolah dasar, sekaligus menawarkan model pembelajaran digital interaktif yang dapat direplikasi di sekolah dasar lain di Indonesia maupun kawasan multilingual lainnya. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kosakata Bahasa Mandarin yang sulit dipahami meski telah menggunakan media Lumio, sehingga guru tetap perlu menjelaskan makna kosakata Bahasa Mandarin secara rinci.
Analisis Kesesuaian Penerapan Standar Proses dengan Praktik Pembelajaran di SMP Michella Devayani; Gita Noviana Sari; Wayan Rati
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.4409

Abstract

Standar proses merupakan salah satu komponen penting dalam Standar Nasional yang berperan langsung dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah. Namun, implementasi standar proses di lapangan seringkali belum berjalan optimal akibat perbedaan kondisi sekolah, keterbatasan sumber daya, serta kesiapan guru dalam menerapkan kebijakan terbaru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi standar proses pembelajaran pada jenjang SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan narasumber utama yaitu wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah telah mengimplementasikan standar proses dengan cukup baik, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. SMP Negeri 14 Denpasar menonjol dalam penerapan pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual dan mendukung pembelajaran mendalam edangkan SMP Negeri 1 Manggis menunjukkan kekuatan pada sistem supervisi akademik dan penerapan asesmen formatif yang konsisten. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan pelatihan guru, beban kerja, dan sarana pendukung pembelajaran.
Penerapan Media Big Book untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas II SDN Sangiang Nofa Rosalina; Sri Lastuti; Muhamad Ajwar
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media Big Book dalam meningkatkan kemampuan pemahaman membaca permulaan siswa kelas II sekolah dasar SDN Sangiang. Dengan menggunakan metode Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas II SD Negeri Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima yang ditentukan dengan tehnik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan observasi, tes membaca, dan dokumentasi. Setalah itu, dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui rata-rata, persentase ketuntasan belajar, dan hasil observasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Big Book mampu meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 43,75% pada pra siklus menjadi 65,43% pada siklus I dan mencapai 85,40% pada siklus II. Dengan demikian, media Big Book efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar serta dapat menjadi alternatif media pembelajaran literasi di kelas rendah.
Analisis Pendekatan Deep Learning: Tinjauan Literatur dan Implikasinya terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPAS Siswa Sekolah Dasar Mayarni Mayarni; Desak Made Darmawati; Nur Busra; Encep Iman Hadi Sunarya
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan Gambaran penerapan pendekatan Deep Learning pada pembelajaran IPAS siswa sekolah dasar dan menganalisis bagaimana implikasinya terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada muatan pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah yang sudah dipublikasi. Lebih dari 25 jurnal ilmiah telah dianalisis, namun yang spesifik mengkaji deeplearning terhadap berpikir kritis IPAS sekolah dasar ditemuakan hanya enam artikel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi Deep Learning yang mencakup elemen dialogic learning, critical thinking, dan self-regulation mampu menstimulasi siswa untuk tidak sekadar menghafal fakta, tetapi mampu menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan solusi atas masalah Pelajaran IPAS. Pendekatan ini mendorong siswa untuk melakukan pembelajaran lebih mendalam sehingga mendorong siswa berbikir secara kritis. Pendekatan Deep Learning memiliki implikasi positif yang signifikan dalam memperkuat fondasi berpikir kritis siswa sejak usia dini. Disarankan bagi pendidik tingkat sekolah dasar untuk menerapkan pendekatan ini menyertai model model pembelajaran yang dipilih guna mengoptimalkan capaian kemampuan berpikir kritis pembelajaran IPAS sekolah dasar.
Aktualisasi Keteladanan (Uswatun Hasanah) Nabi Muhammad SAW dalam Transformasi Moral Pendidikan Islam Dita Mustafidha Azzaro; Carissa Mahdania Doriansyah; Eka Ayu Putri Wardani; Moh. Faizin
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4468

Abstract

Keteladanan (uswatun hasanah) Nabi Muhammad SAW merupakan fondasi utama dalam pendidikan Islam yang memiliki kekuatan transformatif dalam membentuk moral dan karakter peserta didik secara komprehensif. Secara ideal, pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akhlak melalui internalisasi nilai-nilai keteladanan yang dicontohkan Nabi. Namun demikian, dalam praktiknya masih ditemukan kecenderungan pendidikan yang menitikberatkan aspek kognitif semata, sehingga mengakibatkan terjadinya krisis moral, lemahnya karakter, serta kurangnya figur teladan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengkaji hakikat konsep keteladanan (uswatun hasanah) Nabi Muhammad SAW dalam perspektif pendidikan Islam, menganalisis implementasi nilai-nilai keteladanan dalam transformasi moral peserta didik, serta mengidentifikasi dampaknya terhadap pembentukan karakter dalam praktik pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap sumber-sumber primer seperti Al-Qur’an dan Hadis, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep uswatun hasanah merupakan representasi nilai-nilai akhlak universal yang mencakup kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan kasih sayang, yang harus diinternalisasikan dalam proses pendidikan. Implementasi nilai-nilai tersebut dapat dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan pendidik, dan integrasi dalam kurikulum. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan uswatun hasanah berdampak signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik, baik dalam aspek spiritual, sosial, maupun moral. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan peran pendidik sebagai teladan serta integrasi nilai-nilai keteladanan Nabi dalam sistem pendidikan Islam guna menciptakan generasi yang berakhlakul karimah dan berkepribadian unggul.
Pengembangan Bahan Ajar melalui Pendekatan Etnomatematika pada Vihara Avalokitesvara untuk Meningkatkan Penanaman Karakter Toleransi pada Siswa SD Fetty Nuritasari; Sri Indriati Hasanah; Sri Harini; Bambang Kurnadi; Anni Herawati
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4553

Abstract

Rendahnya relevansi bahan ajar matematika dengan konteks budaya lokal dan melemahnya karakter toleransi pada peserta didik merupakan dua persoalan mendesak dalam dunia pendidikan dasar di Indonesia. Bahan ajar yang digunakan selama ini cenderung bersifat umum dan terlepas dari lingkungan budaya siswa, sehingga pembelajaran matematika terasa abstrak dan tidak bermakna. Kondisi ini menunjukkan urgensi untuk mengembangkan bahan ajar yang mampu mengintegrasikan pembelajaran matematika dengan nilai-nilai toleransi secara kontekstual dan bermakna melalui pendekatan etnomatematika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis pendekatan etnomatematika pada Vihara Avalokitesvara yang valid dan praktis untuk meningkatkan penanaman karakter toleransi pada siswa Sekolah Dasar (SD). Keunikan penelitian ini dibandingkan penelitian sebelumnya terletak pada penggunaan Vihara Avalokitesvara tempat ibadah umat Buddha sebagai konteks utama pembelajaran matematika di sekolah yang mayoritas siswanya beragama Islam. Subjek penelitian adalah satu orang guru dan siswa kelas 4 SDN Polagan 1 Galis, Pamekasan. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model 4-D (Four D model) dari Thiagarajan yang terdiri dari empat tahapan: penelitian ini dibatasi sampai tahap pengembangan (develop). Produk yang dihasilkan berupa RPP, buku siswa, dan lembar kerja siswa. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, observasi, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dengan rata-rata validasi ahli sebesar 88,5% serta memenuhi kriteria praktis dengan persentase kepraktisan 93,75% dari guru dan 89,06% dari siswa, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran matematika berbasis budaya lokal di Sekolah Dasar.
Pengalaman Membaca Siswa SMP Negeri 2 Negara Berdasarkan Genre Bacaan Sastra yang Pernah Dibaca Ida Ayu Kade Mas Sudiantari; Kadek Wirahyuni; I Wayan Artika
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pengalaman membaca sastra siswa SMP Negeri 2 Negara dalam menentukan pilihan bacaan berdasarkan genre, (2) mengetahui khazanah bacaan sastra berdasarkan genre oleh siswa SMP Negeri 2 Negara, dan (3) mengetahui hambatan yang dialami siswa SMP Negeri 2 Negara ketika membaca sastra berdasarkan genre pilihannya. Metodologi dalam kajian ini adalah deskriptif kualitatif mengandalkan fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi SMP Negeri 2 Negara kelas VIII dan IX, dengan rentang usia 12-15 tahun. Penelitian ini Penelitian ini melibatkan sekitar 30-60. Sementara objek penelitian ini adalah pengalaman membaca siswa, khazanah bacaan sastra, dan hambatan siswa dalam membaca. Data diperoleh melalui angket, wawancara siswa dan guru, serta dokumentasi. Hasil penelitian pengalaman membaca siswa berdasarkan genre sastra menunjukan komik dibaca 34%, novel 32%, dan cerita rakyat 14%. Pengalaman membaca siswa didasarkan pada ketertarikan siswa terhadap karya sastra menarik, relevan dengan kehidupan siswa, mudah dipahami dan populer. Siswa membaca untuk hiburan dan memperoleh informasi. Pengalaman membaca tersebut mencerminkan kecenderungan membaca secara eferen dan estetik. Khazanah bacaan sastra yang diminati siswa meliputi novel romansa, petualangan, horor, manhwa, manga, komik Indonesia, komik Amerika, dan cerita rakyat. Genre tersebut dibaca melalui sastra digital dan cetak. Hambatan membaca siswa yaitu topik tidak menarik, alur berulang, cerita panjang, waktu terbatas, menunggu kelanjutan cerita, cerita berbayar, bahasa sulit, serta ketersedian buku di perpustakaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa memiliki sikap positif terhadap karya sastra populer dan memiliki motivasi tinggi apabila sesuai dengan minat. Oleh karena itu, pentingnya pemilihan bacaan yang relevan untuk mendukung minat membaca.
Peran Artificial Intelligence dalam Mendukung Pembelajaran Aktif Berbasis Masalah di Pendidikan Menengah Ellen Sintya Dewi; Taat Wulandari
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4601

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI), khususnya ChatGPT dan teknologi AI generative, telah membawa perubahan penting dalam praktik pembelajaran di sekolah menengah. Namun pemanfaatan AI dalam pembelajaran tidak cukup hanya dilihat sebagai inovasi teknologi, melainkan perlu dianalisis secara pedagogis agar benar-benar mendukung pembelajaran aktif, kritis, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis peran Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung pembelajaran aktif berbasis masalah di pendidikan menengah. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada protokol PRISMA. Artikel diperoleh melalui penelusuran Google Scholar dengan mempertimbangkan sumber dari database ilmiah seperti Scopus, ERIC, ScienceDirect, SpringerLink, Taylor & Francis, Garuda, dan Sinta. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berperan sebagai digital scaffolding yang membantu siswa memahami masalah, mencari informasi, memperoleh umpan balik, mengembangkan solusi, dan merefleksikan proses belajar. Integrasi AI dalam PBL umumnya berdampak positif terhadap hasil belajar, berpikir kritis, pemecahan masalah, minat belajar, dan self-regulated learning. Namun, efektivitasnya dipengaruhi oleh desain pembelajaran, kesiapan guru, literasi AI siswa, dan etika penggunaan teknologi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menguji model PBL berbantuan AI melalui desain eksperimen yang lebih kuat, melibatkan sampel yang lebih luas pada berbagai mata pelajaran dan jenjang pendidikan menengah, serta mengkaji secara lebih mendalam aspek etika, literasi AI, dan peran guru dalam mengarahkan penggunaan AI secara kritis dan bertanggung jawabb.
Negosiasi Sebagai Instrumen Manajemen Konflik: Studi Kasus Perilaku Verbal Siswa terhadap Guru di SMA Negeri 1 Purwakarta Gina Melinda; Bagus Widya Panuntun; Aldina Dinda Salsabila; Akeyla Lovely Diva M; Kholis Arifin; Saliman Saliman; Yumi Hartati
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya perilaku menyimpang siswa terhadap guru, bagaimana definisi negosiasi dan gaya negosiasi yang diimplementasikan dalam konteks lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi jurnal nasional dan internasional, buku, serta hasil penelitian terdahulu yang diterbitkan pada rentang tahun 2015–2025. Data diperoleh melalui penelusuran basis data akademik seperti Google Scholar dan Sinta menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan negosiasi, manajemen konflik, komunikasi guru-siswa, dan perilaku verbal di lingkungan sekolah. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis melalui proses identifikasi tema, perbandingan temuan penelitian, dan sintesis literatur untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai penerapan negosiasi sebagai instrumen manajemen konflik dalam lingkungan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku verbal siswa terhadap guru mencakup spektrum yang luas, mulai dari resistensi verbal halus, negosiasi implisit, hingga konfrontasi terbuka. Berbagai literatur menegaskan bahwa negosiasi terbukti efektif sebagai instrumen manajemen konflik apabila melibatkan empat elemen kunci, yakni keterbukaan komunikasi, pengakuan posisi masing-masing pihak, pencarian solusi bersama, dan kesepakatan yang berkeadilan. Temuan kajian ini mengimplikasikan bahwa sekolah perlu mengembangkan budaya negosiasi yang terstruktur sebagai bagian dari kebijakan manajemen konflik guna menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dan hubungan guru-siswa yang lebih harmonis.
Pengembangan Aplikasi SI-PINTER Berbasis VBA Microsoft Excel untuk Mengoptimalkan Kinerja Guru Sekolah Dasar Ni Made Sutini; Lukman Lukman; Abdul Kadir
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4612

Abstract

Supervisi akademik merupakan instrumen strategis untuk menjamin profesionalisme pendidik, namun praktiknya sering terkendala oleh subjektivitas dan beban administrasi manual yang menghambat pemetaan kinerja guru secara akurat. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan infrastruktur jaringan internet serta rendahnya literasi komputer sebagian kepala sekolah di wilayah pelaksana, yang membuat adopsi platform supervisi berbasis website berskala nasional sulit diterapkan secara merata. Akibatnya, kepala sekolah kekurangan instrumen evaluasi luring yang andal, praktis, dan mudah dioperasikan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi SI-PINTER (Sistem Informasi Penilaian dan Terintegrasi Raport Supervisi) berbasis VBA Microsoft Excel guna mengoptimalkan kinerja guru melalui sistem penilaian yang objektif, terukur, dan berbasis data. Masalah tersebut diselesaikan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Prosedur penelitian dilaksanakan dengan teknik purposive sampling untuk mengidentifikasi kebutuhan dan melakukan uji coba pada lima SDN binaan di Kecamatan Woha. Tahapan selanjutnya meliputi perancangan dan pengembangan sistem yang divalidasi oleh para ahli, hingga diakhiri dengan fase diseminasi atau penyebaran produk kepada pengguna target. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SI-PINTER dikategorikan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dan media. Aplikasi ini terbukti efektif dalam memetakan profil kompetensi guru melalui visualisasi Radar Chart dan penyusunan rekomendasi Rencana Pengembangan Diri (RPD) secara otomatis dalam bentuk raport digital. Simpulan penelitian menyatakan bahwa SI-PINTER merupakan solusi appropriate technology yang praktis dan efektif untuk meningkatkan kinerja guru di sekolah dasar. Implikasinya adalah transformasi budaya supervisi dari sekadar pemenuhan administrasi menjadi instrumen strategis pengembangan kompetensi guru yang adaptif. Penelitian yang akan datang direkomendasikan untuk mengembangkan fitur rekam jejak (history) perfoma guru lintas tahun serta memperluas uji coba pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.