cover
Contact Name
Sirajuddin
Contact Email
sirajuddin@unismuh.ac.id
Phone
+6281241392804
Journal Mail Official
redaksi.abdimaspatikala@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bumi 18, Blok A15, No.1, Bumi Permata Hijau, Gunung Sari, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala
ISSN : 28087658     EISSN : 28082893     DOI : https://doi.org/10.51574/patikala
Abdimas Patikala adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia) yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Bahasa dan budaya Pendidikan Penerapan teknologi Pelestarian lingkungan Pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 462 Documents
SOSIALISASI REKOMENDASI WAKTU YANG BAIK UNTUK BERWISATA OLAHRAGA DI AREA TAMAN NASIONAL BOGANI NANI WARTABONE Pauweni, Mirdayani; Aisah R. Pomatahu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i1.1928

Abstract

The Community Service Program aims to increase awareness and knowledge of tourism managers regarding optimal time management for sports tourism activities, especially white water rafting. Sports tourism is usually used to fill vacation and free time and can be grouped into three types: active, passive, and nostalgic sports tourism. One of the main attractions in Bogani Nani Wartabone National Park is white water rafting, which is included in the active sports tourism category. This activity not only offers fun and physical challenges but also integrates the beauty of the surrounding nature. However, white water rafting has a level of risk that needs to be managed properly, especially related to weather factors and fluctuating river conditions. Therefore, choosing the right time is very important to minimize the risk of accidents and improve the tourist experience. The community service activities in Poduwoma Village were directed at white water rafting tourism object managers and carried out through four stages. These stages include socialization, focus group discussions, risk management simulations, and evaluation and review of activity results. During the implementation of the activities, the participation of tourism object managers was quite good, and they provided constructive feedback. The management is aware of the importance of re-planning the operational schedule of tourism, especially related to determining opening and closing times for rafting tourist attractions that take safety factors into account. Based on the activity results, it is recommended that there be a revision in the arrangement of service times, taking into account weather factors, river water discharge, and other relevant environmental conditions. Thus, it is hoped that rafting tourism can be managed more safely and sustainably while increasing comfort and safety for tourists.
POSITIVE PARENTING UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN TENTANG LITERASI KESEHATAN MENTAL farikha; Wiwik Kusdaryani; Ismah; Eka Sari Setianingsih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i2.1991

Abstract

SDN Pesantren beralamat di Jl. Wonorejo, Pesantren, Kec. Mijen, Kota Semarang Prov. Jawa Tengah. Kondisi orang tua siswa SDN Pesantren yang sebagian besar berprofesi sebagai buruh industri membuat kualitas bersama anak menjadi berkurang. Permasalahan yang dihapadi oleh siswa SDN Pesantren antara lain bullying, perilaku seksual, bahaya merokok dan narkoba, kondisi emosi siswa yang kurang baik, wawasan karir, kemandirian belajar, kecanduan gadge, kurang adanya kerja sama antara keluarga dengan anak. Oleh karena itu diperlukan adanya program pendampingan positive parenting untuk mengembalikan fungsi dan peran orang tua dalam meningkatkan pemahaman literasi kesehatan mental. Tim pengabdi memberikan pelatihan dengan menggunakan berbagai macam metode seperti ceramah, diskusi, refleksi, analisis kasus, role play dan memberikan materi tentang pencegahan gangguan mental, kondisi dasar gangguan mental, psycological first aid, positif parenting bagi orangtua. Melalui pelatihan ini diharapkan orang tua siswa mampu mengasuh secara positif sehingga tercipta komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak. Materi berisikan bagaimana peran orangtua dalam mengasuh secara positif dan menjaga kesehatan mental anak. Orang tua akan diberikan informasi tentang pihak-pihak yang dapat dihubungi apabila menemukan kasus gangguan kesehatan mental. Tujuan kegiatan ini meningkatnya pemahaman peserta terkait dengan positive parenting serta literasi kesehatan mental. Target luaran dari kegiatan ini adalah terpublikasikannya hasil penelitian ini di media massa maupun jurnal ilmiah sehingga penyebaran pengetahuannya akan lebih luas
PEMANFAATAN APLIKASI TEKNOLOGI PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DAN BANGUN RUANG SISWA SMPN 1 SUNGGUMINASA Syarif Hidayatullah; Sri Islamiyah Putri Abidin; Rizky Amalia; Ainun Rofiah; Nur Afliah Rahma; Agustina; Nuraeni; Nurulfalah Diar; Nurul Muhlisa; tahir, Rahmah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i2.2105

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dan Bangun Ruang pada kelas IX SMPN 1 Sungguminasa melalui pemanfaatan Aplikasi Teknologi Matematika. Aplikasi ini dirancang untuk memfasilitasi siswa dalam memahami konsep-konsep matematika secara lebih interaktif dan visual. Beberapa fitur yang terdapat dalam aplikasi tersebut antara lain materi, video, permainan edukatif, kuiz, tujuan pembelajaran, dan pertemuan daring melalui Google Meet. Dalam pelaksanaannya, metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi untuk menyampaikan materi serta memanfaatkan aplikasi sebagai sarana pembelajaran. Kegiatan ini diikuti oleh 20 siswa dari kelas IX SMPN 1 Sungguminasa. Berdasarkan hasil evaluasi, respon siswa terhadap penggunaan Aplikasi Teknologi Matematika mencapai 92%, yang masuk dalam kategori sangat positif. Hal ini menunjukkan bahwa para siswa merasa sangat puas dengan aplikasi yang digunakan untuk mendukung pembelajaran mereka.
Pengimplementasian Media Utang Tika untuk Meningkatkan Semangat Belajar Matematika Peserta Didik : Implementation of Tika's Utang Media to Increase Students' Enthusiasm for Learning Mathematics Abdullah, Khairunnisa; Andi Alim Syahri; Irmawati Indah; Novi Safitri N.N; Nur Inzani; Nur Ishlah A.R; Agus Yulianti; Nur Wahidah; Muftihaturrahmah; Sulfikar Asdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i2.2131

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas VII.K di SMP Negeri 3 Sungguminasa dengan memanfaatkan media pembelajaran inovatif bernama "Utang Tika" (Ular Tangga Matematika). Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini adalah rendahnya semangat belajar siswa terhadap matematika, yang kerap dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan. Media pembelajaran ini menggabungkan unsur permainan dan pembelajaran, di mana setiap langkah dalam permainan mengharuskan siswa menyelesaikan soal matematika. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan tiga tahapan utama: sosialisasi, pelaksanaan permainan, dan evaluasi. Pada tahap sosialisasi, sebanyak 33 siswa mendapatkan penjelasan tentang cara bermain Utang Tika. Selanjutnya, 32 siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk memainkan permainan ini pada tahap pelaksanaan. Hasilnya menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa. Evaluasi dilakukan menggunakan angket untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa terhadap media pembelajaran tersebut. Berdasarkan hasil angket, sebagian besar siswa merasa lebih termotivasi untuk belajar matematika setelah menggunakan media ini. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menantang, serta mampu meningkatkan semangat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran matematika.
IMPLEMENTASI INOVASI PEMBELAJARAN KLINIK MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL ANAK-ANAK LKSA JANNATUNNAIM Sitti Rahmah Tahir; Haerani, Andi Haerani; Alfi Khaerah Amrullah; Andikayanti; A. Yuliana; Sabria; Nurul Syuhada; Muhammad Taufiq Robbianto; Alamsya Hagi Nurgraha
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i2.2192

Abstract

Minat dan motivasi belajar terhadap matematika masih sangat kurang, diantaranya banyak anak-anak menganggap matematika sebagai mata pelajaran yang sulit, membosankan begitu juga pada panti asuhan jannatunnaim, kemampuan dasar matematika merupakan fondasi penting dalam keberhasilan belajar berbagai bidang studi yang berkaitan dengan sains dan teknologi. Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) merupakan pendekatan yang didasarkan kemampuan anak-anak, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dasar matematika melalui strategi pendekatan berdiferensiasi dengan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) yang dinamakan klinik matematika sebagai bentuk pengabdian masyarakat mengusung konsep seperti sebuah klinik kesehatan dimana pasien memilik beragam keluhan. Dokter berperan untuk memeriksa dengan mendiagnosa, apoteker yang diberikan resep obat berdasarkan hasil diagnosa. Metode yang digunakan kuantitatif dan kualitatif. Hasil tes diagnostik menunjukkan kemampuan dasar matematika hanya 33% penjumlahan, 66% pengurangan, 11% perkalian dan tidak ada pada operasi pembagian, Klinik Matematika meningkatkan kemampuan dasar metamatika anak-anak karena pembimbingan dilakukan secara kelompok kecil sesuai dengan tingkat kemampuan dan penggunaan media pembelajaran interaktif dan pembelajaran dilakukan menyenangkan serta komunikasi sehingga anak-anak antusias mengikui pelajaran. Awalnya pengetahuan dasar matematika mereka rendah dan minat serta motivasi yang rendah terhadap matematika. Setelah mengikuti Klinik Matematika 100% anak-anak LKSA mengalami peningkatan hasil belajar. Berdasarkan observasi yang dilaksanakan, permasalahan yang ditemui adalah kurangnya motivasi dan pemahaman matematika dasar panti asuhan Jannatunnaim pada jenjang pendidikan yang seharusnya. permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan Penguatan P5 dengan pembelajaran matematika yang menyenangkan melalui strategi pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan TaRL. Adapun tindak lanjut dari program ini adalah melakukan monitoring terhadap perkembangan adik panti asuhan Jannatunnaim. Selain itu, melalui kegiatan ini kami belajar banyak hal seperti belajar bagaimana merencanakan kegiatan yang sistematis, belajar bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang diambil, belajar berkolaborasi dengan berbagai pihak dan belajar menjalankan suatu kegiatan agar dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Kata Kunci: Matematika, motivasi, berdiferensiasi, dan pendekatan TaRL
Penerapan Pola Pikir Berhitung Cepat danTepat Melalui Permainan Tradisional Dende Abdul Gaffar; Rahayu, Nur; Harianti Rukmana; Alfi Maulidia Astari; Moh Alfiyan Nur
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i2.2193

Abstract

Abstrak Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung cepat dan tepat pada anak-anak melalui permainan tradisional Dende serta mengajarkan anak-anak untuk menghargai dan memahami warisan budaya mereka sendiri. Kegiatan ini dilaksanakan ddimulai dengan melakukan sosialisasi, kemdudian pelaksanaan dan terakhir refleksi kegiatan. Dalam kegiatan sosialasasi dilakukan pengenalan kepada warga dan peserta terhadap kegiatan yang akan dilakukan. Pada tahap pelaksanaan terdapat dua bagiaian kegiatan yaitu kelas berhitung cepat dan turnamen dende. Pada kelas berhitung cepat, anak-anak dilatih untuk berhitung cepa dan tepa menggunakan trik jarimatika. Dalam turnamne dende anak-anak menerapkan keterampilan berhitung cepatnya dalam suasana yang kompetitif dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusias, keteralibatan aktif, semangat anak. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan adalah adanya peningkatan keterampilan berhitung anak serta pelestarian permainan tradisional dende. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa integrasi budaya lokal dan pembelajaran matematika efektif digunakan dalam meningkatkan semangat anak untuk belajar matematika
Pengelolaan Sampah Makroplastik menjadi Ecobrick (sofa) dalam Upaya Mengurangi Sampah di Lingkungan SD Inpres Bontoala 1 Yulianti; Maspa, Sri Endang Rahayu; Riski Amaliah; Suci Asrinda; Bancong, Hartono
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i2.2198

Abstract

Sampah makroplastik adalah limbah plastik berukuran besar yang umum ditemukan di berbagai tempat, termasuk lingkungan sekolah. Selain menciptakan masalah estetika, jenis sampah ini juga berdampak serius pada kesehatan dan kebersihan lingkungan. Untuk itu, kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir sampah makroplastik dengan meningkatkan kreativitas dan kesadaran lingkungan peserta didik melalui pengelolaan sampah makroplastik menjadi ecobrick. Adapun tahapan yang dilakukan dalam mengelola sampah makroplastik menjadi ecobrick yaitu 1) Mengedukasi peserta didik; 2) Mempersiapkan alat dan bahan yang digunakan; 3) Mengumpulkan dan memilah sampah plastik; 4) Pencucian sampah plastik; 5) Menjemur dan membersihkan sampah plastik; 6) Menggunting sampah yang telah dibersihkan; 7) Mengisi botol dengan sampah plastik sampai benar-benar padat dan meunjukkan berat ±500 gram; 8) Menyatukan dan merangkai botol menjadi sofa menggunakan lakban; dan 9) Melapisi bagian atas ecobrick dengan triplek. Hasil dari kegiatan ini memperoleh respon positif dari warga SD Inpres Bontoala 1, peserta didik jadi lebih sadar terkait pentingnya menjaga lingkungan, sampah makroplastik di lingkungan sekolah jadi terminimalisir, dan kreativitas peserta didik jadi meningkat melalui pengelolaan sampah makroplastik menjadi ecobrick.
UPAYA MEWUJUDKAN TAPERA (TAMAN EDUKASI DAN PERMAINAN ANAK) DI SD INPRES BERTINGKAT GOWA MELALUI PEMANFAATAN ECOBRICK DARI SAMPAH Dewi, Dewi Sartika; Akib, Tasrif
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i4.2214

Abstract

Permasalahan sampah plastik di lingkungan sekolah menghambat terciptanya ruang belajar yang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menciptakan Taman Edukasi dan Permainan Anak yang berfokus pada pendidikan lingkungan dan pengelolaan sampah plastik di SD Inpres Bertingkat Gowa. Taman ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam memanfaatkan sampah plastik sebagai bahan konstruksi melalui pembuatan ecobrick. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada siswa, guru, dan staf sekolah dalam pembuatan dan pemanfaatan ecobrick. Kegiatan ini melibatkan 80 peserta, yang terdiri dari 60 siswa dan 20 guru serta staf. Dalam kelompok siswa, 80% berhasil memahami dan aktif terlibat dalam pembuatan ecobrick setelah pelatihan. Kelompok guru dan staf mencapai 85% pemahaman dan kemampuan dalam memanfaatkan ecobrick untuk membangun fasilitas taman bermain edukatif di lingkungan sekolah. Hasil utama kegiatan ini adalah terbentuknya sarana permainan edukatif yang terdiri dari meja, kursi, dan pas bunga, yang seluruhnya terbuat dari ecobrick. Manfaat kegiatan ini mencakup peningkatan kesadaran lingkungan pada siswa dan guru, serta penyediaan sarana edukatif yang berkelanjutan. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini berhasil menciptakan taman bermain yang inovatif berbasis ecobrick sebagai sarana edukasi dan pengelolaan sampah plastik di sekolah, meningkatkan keterlibatan komunitas sekolah dalam mendukung lingkungan yang berkelanjutan.
PENGOLAHAN SAMPAH MAKROPLASTIK MENJADI PRODUK YANG BERMANFAAT DALAM UPAYA MENGURANGI SAMPAH PLASTIK YANG BERADA PADA LINGKUNGAN SEKOLAH DI SD INPRES BONTOALA 1 KABUPATEN GOWA bunga, sari; Taufik, Rahmat; Wafiq Aisyah Alim; Resky Amalia Utami; Hartono Bancong
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i2.2218

Abstract

AbstrakProyek Trash Transformation yang dilaksanakan di UPT SD Bontoala 1 pada kelas VI selama Juli hingga September 2024 merupakan inisiatif inovatif dalam menangani sampah plastik di lingkungan sekolah. Sampah plastik, sebagai salah satu penyebab utama pencemaran lingkungan, menuntut pendekatan kreatif dan edukatif dalam upaya penanggulangannya. Proyek ini dirancang untuk mengajak siswa terlibat langsung dalam kegiatan pengurangan sampah plastik sekaligus memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan. Tahapan proyek mencakup persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, di mana siswa diberi pembekalan tentang dampak negatif sampah plastik serta cara-cara kreatif untuk mengolahnya menjadi produk bermanfaat.Hasil pelaksanaan proyek menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa kelas VI A yang terlibat aktif pada setiap tahapan. Mereka bekerja sama dalam mengumpulkan dan memilah sampah plastik di lingkungan sekolah, sehingga melalui keterlibatan langsung ini, siswa tidak hanya belajar tentang kebersihan tetapi juga mampu melihat potensi pemanfaatan sampah plastik yang awalnya dianggap tidak berguna. Melalui kegiatan ini, sampah plastik di lingkungan sekolah berkurang secara signifikan, dan siswa berhasil menghasilkan berbagai produk seperti tempat sampah, tempat tisu, dan tempat pensil dari tutup botol plastik, yang selanjutnya dimanfaatkan di ruang kelas.Proyek ini memberikan dampak positif tidak hanya pada lingkungan sekolah tetapi juga pada proses pembelajaran siswa. Dengan melibatkan siswa dalam kegiatan ini, mereka didorong untuk berpikir kreatif, memecahkan masalah, serta memperoleh keterampilan kewirausahaan melalui pengelolaan sampah menjadi barang bernilai guna. Proyek Trash Transformation ini memberikan bukti bahwa pendidikan lingkungan dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap isu lingkungan dan menginternalisasi nilai-nilai daur ulang dalam kehidupan sehari-hari.
PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI ECOBRICK DI SD INPRES BERTINGKAT GOWA Ambiyah; A. Siti Ashila Putri Ananta; Annisa Dwi Puspita; Akib, Tasrif
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah plastik di lingkungan sekolah menjadi perhatian utama di SD Inpres Bertingkat Gowa. Program pengolahan sampah plastik dilaksanakan untuk mengurangi limbah plastik dan memberikan edukasi tentang pengelolaan sampah yang bermanfaat, sekaligus menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini dimulai dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pemahaman awal siswa terkait dampak sampah plastik dan teknik pengelolaannya. Setelah itu, siswa dan warga sekolah dilibatkan dalam pembuatan ecobrick, di mana mereka belajar memanfaatkan sampah plastik dengan cara yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi mengenai konsep ecobrick, serta teknik pengumpulan, pencucian, dan pemadatan sampah plastik ke dalam botol plastik. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok yang masing-masing terdiri dari 10 orang dengan tugas spesifik di setiap tahapan, yakni pencucian, pemadatan, dan finalisasi ecobrick. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil membuat ecobrick dengan baik. Setiap kelompok menghasilkan rata-rata 10 ecobrick per sesi, sehingga total ecobrick yang dihasilkan mencapai 30 buah. Selain itu, seluruh ecobrick yang dihasilkan direncanakan untuk digunakan dalam pembangunan Taman Edukasi dan Permainan Anak, sebagai ruang belajar dan bermain bagi siswa, yang dibangun dari hasil pengolahan sampah plastik. Pada akhir kegiatan, dilakukan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam pengelolaan sampah plastik. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kesadaran lingkungan serta keterampilan praktis siswa. Kesimpulannya, pengolahan sampah plastik menjadi ecobrick tidak hanya efektif dalam mengurangi limbah, tetapi juga meningkatkan keterlibatan masyarakat sekolah dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan melalui upaya nyata.