cover
Contact Name
Arie Hardian
Contact Email
arie.hardian@lecture.unjani.ac.id
Phone
+6285720197346
Journal Mail Official
jurnal-abdimas-kwk@unjani.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Jl. Terusan Jenderal Sudirman, Cimahi, 40531 Telp. (022) 663 1858
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
ISSN : 27210367     EISSN : 27163512     DOI : https://doi.org/10.26874/jakw.v1i1.9
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma merupakan jurnal ilmiah yang berisi kumpulan artikel yang berasal dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Lingkup Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma mencakup seluruh kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang sains, teknologi, sosiohumaniora, atau kombinasi dari bidang-bidang tersebut. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Cimahi. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma menerbitkan 2 nomor per tahun di bulan Maret dan Oktober. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma dapat diakses melalui versi cetak (ISSN 2721-0367) dan elektronik (ISSN 2716-3512).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 404 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Memproduksi Paving Block dari Sampah Plastik di Desa Puspasari, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor Alamsyah, Gina Tri; Ghandhy, Abel; Anita, Ira Rima
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.908

Abstract

Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, menangani permasalahan serius terkait pengelolaan sampah plastik akibat kurangnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan fasilitas pembuangan akhir. Sampah plastik yang dibuang sembarangan mengancam kebersihan dan kesehatan lingkungan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan sampah plastik dijadikan produk paving block yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan. Metode yang digunakan yaitu teman dimana masyarakat berpartisipasi aktif dalam pelatihan, sosialisasi sampai akhirnya evaluasi dan pendampingan di RW 01 dan RW 06, dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah desa, karang taruna, komunitas lingkungan, serta sekolah. Kegiatan utama berupa pelatihan teknis pembuatan produk paving block, sosialisasi manfaat daur ulang sampah plastik menjadi produk paving block bernilai jual, serta digitalisasi informasi dan tempat transaksi melalui website desa. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat sebesar 95% dalam mengolah sampah plastik menjadi produk paving block, serta terbukanya peluang usaha baru di bidang ekonomi kreatif. Antusiasme tinggi dibawakan oleh peserta dari berbagai kalangan, terutama pelajar dan ibu rumah tangga. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan keterampilan, melalui kolaborasi masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik, serta memfasilitasi keberhasilan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di bidang lingkungan dan ekonomi lokal.
Dampak Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Kerja Karyawan di Perum BULOG Kantor Wilayah Divisi Regional Sumsel & Babel Kota Palembang Fazrin, Audya Sasi Putria; Itriyah, Itriyah
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.914

Abstract

Perum BULOG merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui metode observasi terhadap aktivitas operasional di Perum BULOG Kantor Wilayah Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa budaya organisasi yang diinternalisasi melalui nilai-nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) berkontribusi positif dalam meningkatkan semangat kerja karyawan, terutama dalam menciptakan lingkungan kerja yang kooperatif, disiplin, dan harmonis. Nilai-nilai tersebut mendorong terbentuknya kolaborasi serta etos kerja yang produktif. Namun, implementasi nilai-nilai budaya tersebut belum sepenuhnya merata di seluruh elemen organisasi. Masih terdapat sejumlah karyawan yang menunjukkan ketergantungan pada motivasi ekstrinsik, sedangkan motivasi intrinsik seperti inisiatif, inovasi, dan partisipasi aktif belum berkembang secara optimal. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi berkelanjutan untuk memperkuat internalisasi budaya organisasi guna mendorong motivasi kerja yang lebih holistik.
Pelatihan Pemrograman ESP32 bagi Siswa dan Siswi SMA Mentari Bangsa, Kota Medan, Sumatra Utara Andrianto, Heri; Jonathan, Vincent
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.917

Abstract

Di era Industri 4.0, penguasaan teknologi Internet of Things (IoT) menjadi hal yang sangat penting, khususnya bagi pelajar di Indonesia. Untuk mendukung hal tersebut, siswa-siswi SMA Mentari Bangsa, Kota Medan, memerlukan pelatihan pengenalan IoT sebagai langkah awal menuju kompetensi teknologi. Salah satu board yang umum digunakan dalam pengembangan perangkat IoT adalah ESP32 karena fleksibilitas dan kemudahan penggunaannya dalam proses prototyping dan implementasi. Menanggapi kebutuhan tersebut, Program Studi Teknik Elektro Universitas Kristen Maranatha melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemrograman ESP32 kepada 119 siswa dari kelas 10 hingga 12. Sebelum pelaksanaan, dilakukan instalasi perangkat lunak Arduino dan library ESP32 pada 30 laptop di laboratorium komputer sekolah. Peserta dibagi ke dalam empat kelompok, dan pelatihan dilaksanakan dalam empat sesi. Setiap sesi diawali dengan penyampaian teori singkat, dilanjutkan dengan kegiatan praktik berupa simulasi rangkaian menggunakan Simulator Wokwi dan pemrograman ESP32 secara langsung menggunakan Arduino IDE. Pelatihan berlangsung dengan lancar sesuai rencana, dan para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Kegiatan ini telah berhasil memberikan pemahaman dasar mengenai perancangan dan pemrograman rangkaian berbasis ESP32 sebagai pengenalan awal terhadap teknologi IoT.
Pelatihan Instalasi Listrik dan Pembuatan Catu Daya untuk para Santri di Pesantren Al-Musri, Desa Ciburuy, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat Daelami, Ahmad; Haz, Fauziah; Fakhri, Zul; Kusnandar, Kusnandar; Permana, Ade Sena; Zainal, Yuda Bakti; Najmurrokhman, Asep
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.938

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis santri serta pengurus Pesantren Al–Musri dalam bidang instalasi listrik, perakitan power supply, dan penerapan teknik tenaga listrik yang aman dan efisien. Pesantren yang berlokasi di Desa Ciburuy, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, masih menghadapi keterbatasan dalam aspek teknis kelistrikan, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal terhadap kondisi instalasi listrik eksisting, wawancara untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta, pelatihan teori dan praktik secara langsung, serta evaluasi. Materi pelatihan mencakup pengenalan komponen kelistrikan, prinsip dasar arus dan tegangan, teknik pemasangan instalasi listrik yang sesuai standar keselamatan, serta perakitan power supply sederhana. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, yang dibuktikan dengan keberhasilan peserta dalam melakukan praktik instalasi secara mandiri. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kader teknisi internal pesantren yang dapat melakukan perawatan dan pengembangan sistem kelistrikan secara berkelanjutan. Diharapkan program serupa dapat direplikasi pada pesantren lain di wilayah pedesaan untuk mendorong kemandirian dan keselamatan dalam pengelolaan kelistrikan.
Pemanfaatan Aplikasi Chat Group dalam Peningkatan Partisipasi Warga pada Aktivitas Pos Kamling dan Perawatan Taman Di KPAD RT 10 RW 02 Gegerkalong Bandung Fadilah, Zikri; Lubis, Muharman
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.960

Abstract

Pengabdian masyarakat di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) RT 10 RW 02 Kelurahan Gegerkalong Kota Bandung dilakukan melalui dua kegiatan utama, yaitu pos kamling (siskamling) dan pemeliharaan taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Meskipun kedua kegiatan tersebut telah berjalan secara partisipatif, masih terdapat kendala dalam hal koordinasi warga seperti kurangnya transparansi informasi dan minimnya dokumentasi kegiatan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan integrasi teknologi komunikasi sederhana berupa aplikasi chat group WhatsApp sebagai sarana peningkatan partisipasi warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi digital ini dapat meningkatkan efektivitas komunikasi, mempercepat penyebaran informasi, serta meningkatkan jumlah dan kualitas partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan dan merawat taman kompleks. Temuan ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan model pengabdian masyarakat berbasis teknologi komunikasi yang bisa direplikasi di wilayah lain.
Integrasi Edukasi dan Skrining Talasemia: Model Pengabdian Masyarakat untuk Mahasiswa Kesehatan di Bandung Hamdani, Syarif; Simanjuntak, Nela; Rachmaniar, Revika
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.635

Abstract

Talasemia merupakan penyakit genetik yang menyebabkan gangguan produksi hemoglobin dengan Kota Bandung tercatat sebagai salah satu wilayah dengan jumlah penyandang tertinggi di Indonesia. Pencegahan penyebaran talasemia dapat dilakukan melalui skrining pada individu pranikah, terutama mahasiswa. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan edukasi dan skrining talasemia pada mahasiswa kesehatan di Bandung sebagai upaya pencegahan talasemia pada generasi mendatang. Kegiatan ini diawali dengan seminar edukasi tentang talasemia, dilanjutkan dengan skrining melalui pemeriksaan darah dan pendampingan bagi peserta yang terindikasi sebagai pembawa sifat. Hasil menunjukkan peningkatan kesediaan peserta untuk mengikuti skrining setelah edukasi dari 90,81% menjadi 96,86%. Dari 432 peserta yang menjalani skrining, 7 orang terindikasi positif sebagai pembawa sifat talasemia. Pendampingan dilakukan dengan melibatkan tim Thalassemia Research Center, POPTI, dan dokter konsultan. Program pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam skrining talasemia. Kegiatan terintegrasi yang melibatkan edukasi, skrining, dan pendampingan pada generasi pranikah dapat menjadi langkah efektif dalam upaya memutus rantai penyebaran talasemia. Kolaborasi berbagai pihak dalam pelaksanaan program ini menunjukkan pentingnya pendekatan multidisipliner dalam upaya pencegahan talasemia di masyarakat.
Pembuatan Filtrasi Air untuk Meningkatkan Kualitas Air Bersih di Perumahan Bumi Endah Residence Herlina, Nina; Sari, Novia Komala; Nursani, Rosi; Irawan, Pengki; Al-Huseiny, Mohammad Syarif
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.663

Abstract

Perubahan iklim yang terjadi sangat berdampak terhadap ketersediaan air. Kekeringan dan krisis air bersih menjadi bencana tersendiri. Selain itu, kualitas air yang sesuai standar perlu menjadi perhatian. Perumahan Bumi Endah Residence merupakan salah satu perumahan yang ada di Kota Tasikmalaya. Kondisi eksisting sumber air warga berasal dari sumur gali yang sudah disediakan oleh developer. Akan tetapi, permasalahan mitra terletak pada kualitas air yang kurang baik. Air sumur pada Perumahan Bumi Endah Residence keruh sehingga tidak sesuai dengan standar yangditetapkan. Penerapan teknologi filtrasi air perlu dilakukan untuk menambah pengetahuan mitra mengenai teknik penjernihan air. Dengan begitu, air yang keruh dapat melalui filtrasi sehingga air menjadi layak untuk digunakan. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan demonstrasi. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan informasi tentang teknik filtrasi air, sedangkan kegiatan demonstrasi dilakukan dengan membuat alat filtrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa demonstrasi alat yang dirancang mampu menjernihkan air.
Pemeriksaan Pap Smear dan Penyuluhan Kanker Serviks di Kota Serang Banten Kristiana, Ris; Koswara, Teja; Abas, Endah Hamidah; Ireka, Yuke; Dewi, Oki Meilani; Mustofa, Nasywa Aura; Viyantika, Elvina; Najla, Putri
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.722

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab kematian terbanyak kedua pada perempuan di Indonesia setelah kanker payudara. Upaya deteksi dini dilakukan melalui pap smear, yaitu pemeriksaan sel serviks di laboratorium patologi anatomi untuk mengidentifikasi adanya sel abnormal yang berpotensi berkembang menjadi kanker. Pap smear direkomendasikan bagi wanita berusia lebih dari 21 tahun atau yang sudah pernah berhubungan seksual, dengan ketentuan tidak sedang menstruasi dan tidak berhubungan seksual 24 jam sebelumnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga mencakup edukasi tentang pentingnya pemeriksaan berkala serta distribusi media informasi berupa brosur dan buku saku. Dari 33 peserta kegiatan, sebagian besar menunjukkan hasil normal (NILM = Negative for Intraepithelial Lesion or Malignancy), meskipun ditemukan dua kasus kelainan epitelial serviks dan dua kasus infeksi.
Efektivitas Buku Edukasi Bergambar Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Perilaku Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Siswa Kelas 1 SDN 7 Cibeureum Himawati, Marlin; Ndary, Ratni Wulan; Afidi, Achdi; Aliifah, Faiqa
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.733

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah di Indonesia masih tinggi, dengan prevalensi mencapai 62,6% pada anak usia 5-9 tahun. Oleh karena itu, intervensi diperlukan untuk memberikan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas buku edukasi bergambar dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku menjaga kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas 1 SDN 7 Cibeureum. Kegiatan dilakukan untuk mengetahui intervensi pada 33 siswa kelas 1 SDN 7 Cibeureum dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan pengukuran perilaku dan pengetahuan dilakukan sebelum dan satu minggu setelah pemberian buku edukasi gambar. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa buku edukasi gambar secara signifikan meningkatkan pengetahuan anak tentang kesehatan gigi dan mulut, termasuk teknik menyikat gigi yang benar dan pengenalan makanan yang merusak gigi. Media buku edukasi gambar terbukti menarik minat anak, mempermudah pemahaman materi, dan meningkatkan perubahan perilaku secara kognitif, afektif, serta psikomotorik.
Edukasi dan Sosialisasi Pencegahan Skabies di Pondok Pesantren Modern Al-Aqsha Kabupaten Sumedang Akbari, Anamika Lingga Anjani; Laurence, Christopher; Permana, Noah Jefferson; Faiza, Tiara; Florine, Angela Chrisabel; Permatasari, Priska Dewi; Sukamto, Charissa Otniel; Adesandika, Egidia Listi; Suharman, Khuznul Khatimah; Fernanda, Keisha Arizka; Wiraswati, Hesti Lina
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.759

Abstract

Skabies merupakan penyakit yang umum ditemukan di negara beriklim tropis, khususnya Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengungkapkan bahwa prevalensi skabies bernilai sekitar 8,5-9% dan menduduki peringkat 3 dari 12 penyakit kulit yang sering terjadi di Indonesia. Salah satu lokasi yang sering dilaporkan memiliki kasus skabies dengan frekuensi cukup tinggi adalah pondok pesantren. Tingkat kepadatan, faktor pencahayaan, akses ventilasi, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi faktor fundamental penyebaran skabies, termasuk di pesantren. Hal tersebut menjadi landasan untuk dilaksanakannya program pengabdian masyarakat kepada para siswa dan siswi pesantren agar dapat mengetahui langkah preventif serta kuratif terhadap skabies. Edukasi yang dilakukan berupa penyuluhan skabies terhadap siswa dan siswi Pondok Pesantren Al-Aqsha di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pengisian kuesioner juga dilakukan untuk mengetahui gambaran PHBS di lingkungan pesantren. Pengukuran pengetahuan partisipan dilakukan dengan mengadakan pre-test dan post-test yang diisi oleh 91 responden, terjadi peningkatan pengetahuan santri dari 73% menjadi 82,14%. Hal tersebut menunjukkan bahwa metode penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan partisipan. Selain itu, secara umum santri Ponpes Al-Aqsha memiliki perilaku yang baik dalam menjaga kebersihan diri. Harapannya, tindakan preventif serta kuratif terkait skabies dapat ditingkatkan baik di tingkat individu maupun lembaga sehingga dapat mengurangi prevalensi skabies khususnya di pondok pesantren.