cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (STUDI KASUS PEMBANGUNAN RUANG KELAS BELAJAR (RKB) MTS NEGERI 2 PONTIANAK) Rizky Arya Mulia Tambun; Safaruddin M. Nuh; Rafie Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60854

Abstract

Proyek konstruksi adalah bentuk kegiatan-kegiatan yang berlangsung dalam jangka waktu yang terbatas, dengan sumber daya yang terbatas guna memenuhi suatu hasil berupa konstruksi fisik. Pada konstruksi dapat mengalami suatu keterlambatan jika didalam tahapan persiapan dan pengelolaan proyek tidak sesuai dengan cara yang tepat. Keterlambatan dalam penyelesaian proyek dapat dipengaruhi oleh faktor penyebab tertentu. Pada penelitian Tugas akhir ini akan dilakukan penelitian terhadap faktor penyebab serta nilai keandalan atau reliabilitas dari keterlambatan proyek Pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) Mts Negeri Pontianak menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Hal yang akan dilakukan pertama kali adalah dilakukannya wawancara dengan tujuan mendapatkan faktor penyebab dari item pekerjaan yang sudah menjadi batasan masalah serta akan dilakukan analisis secara kuantitatif untuk mendapatkan nilai keandalan dari masing-masing item pekerjaan tersebut yang akan tinjau dari 2 sisi waktu. Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan, didapatkan 18 faktor penyebab dari pekerjaan pondasi dan 17 faktor penyebab dari pekerjaan struktur yang mengakibatkan terjadinya keterlambatan pada saat proyek berlangsung. Setelah dilakukan analisa kualitatif, dilakukan perhitungan analisa secara kuantitatif menggunakan metode nilai keandalan yang akan ditinjau dari 2 sisi waktu yaitu waktu rencana item pekerjaan dan seluruh waktu rencana pelaksanaan. Setelah perhitungan dilakukan didapatkan nilai keandalan untuk pekerjaan pondasi besar nilai reliabilitas nya adalah 0,7167 ditinjau dari waktu item pekerjaan dan 0,9109 ditinjau dari seluruh waktu pekerjaan. Untuk pekerjaan struktur nilai reliabilitasnya sebesar 0,8052 ditinjau dari waktu item pekerjaan serta 0,9169 ditinjau dari seluruh waktu rencana pelaksanaan.
Pengembangan Pelabuhan Perintis Menggunakan Analisa SWOT - Nasaluddin; Jasisca Meirany; Arfena Deah Lestari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57014

Abstract

Produktivitas di Pelabuhan Perintis Sintete masih sangat rendah, salah satunya masih lamanya kegiatan dan bongkar muat barang di Pelabuhan yang tidak didukung oleh fasilitas bongkar muat. Tujuan akhir penelitian untuk mendapatkan strategi pengembangan Pelabuhan Perintis Sintete dengan menganalisis kekuatan (strenghts), kelemahan (weakness), peluang (opportunity) dan ancaman (threats). Penelitian dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung ke lapangan, wawancara serta kuesioner. Untuk merumuskan strategi pengembangan pelabuhan menggunakan analisa matrik SWOT, matrik Internal Factors Analysis Summary dan matrik Eksternal Factors Analysis Summary. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi yang digunakan berdasarkan hasil perhitungan matrik SWOT berupa strategi SO (Strenghts-Opportunity) berada pada kuadran I, yaitu dengan melakukan pembangunan fasilitas dermaga, gudang, lapangan penumpukan, terminal penumpang dan lapangan parkir angkutan barang maupun penumpang, serta menjalin hubungan kerjasama dengan pemerintahan dalam meningkatkan alokasi anggaran dana untuk pengembangan dan menjaga jaringan antar pengguna jasa angkutan barang maupun penumpang disuatu wilayah yang terisolir. Kata Kunci : Analisa SWOT, Pelabuhan Sintete, Pengembangan Pelabuhan
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL EMPAT LENGAN MENGGUNKAN METODE PKJI 2023 DAN SOFTWARE VISSIM (STUDI KASUS : JL. BRIGJEND KATAMSO - JL. D.I PANJAITAN - JL. LETJEND S. PARMAN - JL. KARYA TANI KOTA KETAPANG) Budiarti, Ade Tia; Widodo, Slamet; Azwansyah, Heri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i3.83050

Abstract

Simpang bersinyal empat lengan Jalan Brigjend Katamso "“ Jalan D.I. Panjaitan "“ Jalan Letjend. S. Parman "“ Jalan Karya Tani merupakan simpang yang padat dan banyak dilalui oleh kendaraan, karenanya diperlukan pengevaluasian kinerja persimpangan. Pengevaluasian ini menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan software VISSIM. Pada kondisi eksisting tahun 2023 menggunakan metode PKJI 2023 didapat derajat kejenuhan 1,00 dengan tingakat pelayanan LOS F. Sedangkan pada software VISSIM diperoleh tingkat pelayanan LOS F. Selanjutnya dilakukan 8 alternatif dengan alternatif terbaik adalah alternatif 8 yaitu perubahan dari simpang bersinyal menjadi bundaran dan pelebaran semua ruas jalan pada semua lengan simpang. Pada kondisi eksisting dengan alternatif 8 menggunakan metode PKJI 2023 didapat derajat kejenuhan yaitu 0,65 dengan tingkat pelayanan yaitu LOS B. Sedangkan software VISSIM didapat tingkat pelayanan yaitu LOS A. Pada kondisi proyeksi 5 tahun dengan alternatif 8 menggunakan software VISSIM didapat tingkat pelayanan yaitu LOS B. Pada kondisi proyeksi 10 tahun dengan alternatif 8 menggunakan software VISSIM didapat tingkat pelayanan yaitu LOS B.
PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK KONSTRUKSI WATERFRONT CITY (Studi Kasus: Proyek Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan Kawasan Parit Nanas Kecamatan Pontianak Utara) Agus Hidayat; M. Indrayadi; Safaruddin M Nuh
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i3.51366

Abstract

Selama pelaksanaan pekerjaan proyek, kompleksitas masalah menyebabkan banyak proyek yang tidak selesai sesuai rencana. Baik itu tepat waktu, kualitas atau biaya, dan terkadang overbudget, untuk mengatasinya harus memiliki manajemen biaya, kualitas dan waktu yang baik. Perencanaan, pengendalian biaya dan waktu adalah ruang lingkup manajemen proyek konstruksi secara keseluruhan. Selain dari segi kualitas, kinerja proyek juga dapat dievaluasi dari segi biaya dan waktu. Proyek yang saya tinjau ialah Proyek Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan Kawasan Parit Nanas Kecamatan Pontianak Utara. Proyek ini adalah proyek struktur berupa bangunan waterfront city yang memiliki konsep pembangunan daerah pesisir air baik itu tepi sungai, pantai, ataupun danau. Dalam skripsi ini Saya akan menghitung RAP(Rencana Anggaran Pelaksanaan) pada proyek tersebut menggunakan bantuan aplikasi Microsoft project. Selain biaya, saya juga akan menganalisa waktu  yang digunakan pada proyek tersebut agar proyek tersebut tidak mengalami kerterlambatan. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan durasi pelaksanaan selama 182 hari dengan jumlah kebutuhan sumber daya yang biayanya tidak melebihi anggaran biaya yaitu sebesar Rp 7.116.433.702,00. Bobot harga satuan hasil perhitungan lebih besar dari pada bobot harga satuan pendekatan kontraktor pelaksana yaitu 0,69 > 0,60. Kata kunci : Konstruksi, Perencanaan Pelaksanaan, Sumber daya.
EVALUASI GEOMETRIK JALAN DI KABUPATEN SANGGAU ( STUDI KASUS RUAS JALAN AMBAWANG - TAYAN ) Alvisha, Dio; Erwan, Komala; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i2.66858

Abstract

Perencanaan geometrik jalan harus bisa memenuhi fungsi dasarnya yaitu memberi pelayanan yang optimum untuk kelancaran dan kenyamanan bagi pengguna jalan. Ada beberapa parameter yang diperlukan , yaitu pengendara, kendaraan dan arus lalu lintas. Adapun data yang diperlukan adalah patok survei, sketsa atau gambar lokasi, kerangka pengukuran horizontal dan detail horizontal. Manfaat dari survei ialah untuk mempermudah dalam survei lanjutan dan mendapatkan titik-titik lokasi tikungan dan tanjakan yang dianggap mempunyai sudut tangen dan kelandaian yang cukup besar diantara tikungan dan tanjakan yang lain. Hasil analisa menunjukan bahwa karakteristik tikungan 1, 2 dan 3 cocok pada bentuk SCS dikarenakan wilayah topografi dan jari-jari eksisting yang di lapangan terlampau kecil. Kondisi eksisting Tikungan 1,2, dan 3 memiliki lebar jalan 6 m. Tikungan 1 merupakan tikungan dengan kondisi medan topografi datar dengan kontur tertinggi 38.000 dan kemiringan 0.311% , Tikungan 2 merupakan tikungan dengan kondisi medan topografi datar dengan kontur tertinggi 40.736 dan kemiringan 2.122%. Tikungan 3 merupakan tikungan dengan kondisi medan topografi datar dengan kontur tertinggi 40.736 dan kemiringan 2.122%. Pada tikungan yang tajam akan mengakibatkan perubahan kemiringan melintang serta dapat mengakibatkan timbulnya patahan pada tepi perkerasan sebelah luar. Dari hasil analisa diambil solusi dengan kecepatan rencana 30 km/jam.Kata Kunci : Geometrik Jalan, Kemiringan, Topografi, Jalan Ambawang "“ Tayan.
Kajian aspek hidrolika pertemuan sungai kapuas dan sungai silat menggunakan metode Hec-Ras Gondo Wicaksono; Henny Herawati; Kartini Kartini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60396

Abstract

Sungai Silat merupakan anak Sungai dari Sungai Kapuas dimana titik pertemuan antara Sungai Kapuas dan Sungai Silat berada di Kecamatan Silat Hilir. Dengan adanya pertemuan Sungai tersebut menyebabkan perbedaan karakteristik aliran, karena aliran sungai pada titik pertemuan mempunyai pola aliran yang berbeda denga aliran yang lurus. Selain itu, adanya pertemuan sungai mempunyai indikasi bahwa penampang sungai di area tersebut akan mengalami pelearan dari tahun ke tahun. Hal tersebut menyebabkan perlu dilakukan kajian dari aspek hidrolika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik aliran pertemuan Sungai Silat dan Sungai Kapuas seta mengetahui debit banjir rencana Sungai Silat. Metode dalam analisis hodrolika menggunakan software Hec-ras 5.0.7 dengan skenario unsteady flow. Untuk boundary cindition menggunakan debit sesaat dan kemiringan saluran pada sungai Kapuas sedangkan Sungai Silat menggunakan flow hydrograph hasil analisis menggunakan metode HSS Nakayasu. Hasil analisis menggunakan software Hec-ras bahwa Sungai Kapuas dan Sungai Silat mempunyai aliran yang sub-kritis dengan nilai froude kurang dari 1. Hasil analisis debit banjir menggunakan metode melchior sebesar 502.5 m3/s periode 2 tahun; 662,7 m3/s periode 5 tahun; 768,8 m3/s periode 10 tahun; 869,27 m3/s periode 20 tahun; 1002,3 m3/s periode 50 tahun; 1101.1 periode 100 tahun.
TINJAUAN DAYA DUKUNG PELAT BETON BERSIRIP DI ATAS PASIR DENGAN VARIASI KEMIRINGAN SIRIP YANG DIPERKAKU BERDASARKAN UJI PEMBEBANAN Aprha Syenna; Muhammad Yusuf; Vivi Bachtiar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57244

Abstract

ABSTRAK Infrastruktur sebagai dasar dan fondasi dari segala bidang pembangunan menjadi penting bagi Kota Pontianak yang kini terus berkembang. Maka dalam hal ini, dibutuhkan kualitas dan kuantitas jalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga aktifitas pada perekonomian aksesibilitas dan perpindahan barang serta jasa dapat berjalan dengan optimal. Pembangunan jalan di Kota Pontianak sudah banyak dilakukan dengan penggunaan konstruksi jalan beton. Hal ini dikarenakan konstruksi tersebut mendukung struktur tanah yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bentuk pelat yang memiliki nilai penurunan terendah terhadap beban pada pelat beton di atas pasir dengan variasi kemiringan sirip yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan dengan pengujian secara eksperimental dan dilakukan dengan metode uji pembebanan langsung (loading test).  Pada penelitian tersebut diteliti daya dukung pelat beton bersirip di atas pasir yang memiliki kemiringan berbeda, yaitu 0°, 10°, 20°, 30° dan 40°. Setelah itu hubungkan ke dalam grafik untuk melihat terjadinya penurunan terhadap pembebanan dan lihat mana yang memiliki trend kurva penurunan yang terkecil. Dari pengujian pembebanan didapat hasil sampel yang memiliki penurunan yang paling kecil dengan beban yang relatif sama yaitu sampel dengan kemiringan 30° dan beban sebesar 5,80 kN dan mengalami deformasi sebesar 1,16 mm.Kata kunci : Kemiringan sirip, Pasir, Pelat beton bersirip, Uji pembebananABSTRACT Infrastructure as the base and the foundation of every constructional aspects is important for a constantly developing city like Pontianak. Therefore, numbers of quality road accesses are needed to fulfill their people’s needs. The main reason is to maintain optimal level of economical accessibilities, distribution of goods and services. Many of road constructions in Pontianak were done by using concrete. The reason was, this kind of construction are suitable with the low soil structure. The aim of this study was to find the appropriate plate which has the lowest rate of degradation against the pressure of the concrete plate on sands with various fin slant. This study was an experimental study and conducted using Loading Test method. The purpose of the study was to find the carrying capacity of finned concrete slab on sands with various skewnesses which were 00, 100, 200, 300, and 400. After gaining the required data, it was converted into a graph to determine any degradation and which has the lowest rate of degradation curve. Based on the loading test, the writer acquired sample with the lowest rate of degradation with relatively similar pressure with the skewness rate of 300 with the pressure of 5,80 kN and having deformation of 1,16 mm.Key Words: Fin slope, Sand, Finned concrete slab, Test loading
KAJIAN TEKNIS PENJADWALAN PEMELIHARAAN KOLAM PENGENDAPAN (TAILING POND) PT. MEKKO METAL MINING KABUPATEN LANDAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT Pontiraba, Christian; MS, Murad; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i3.83934

Abstract

PT. Mekko Metal Mining (PT.MMM) adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan, khususnya bauksit. Sesuai dengan Permen ESDM no.25 tahun 2018, perusahaan tambang wajib untuk melakukan peningkatan kadar bauksit yang akan dijual melalui proses pencucian. Untuk mendukung hal tersebut PT.MMM membangun washing plant sebagai sarana pencucian dan membuat tailing pond sebagai sarana sumber air serta pengelolaan limbah. Untuk meminimalisir pendangkalan pada kolam pengendapan dilakukan maintenance pada kolam pengendapan. Pada penelitian ini bertujuan untuk menentukan penjadwalan pemeliharaan pada tiap-tiap kolam pengendapan serta menghitung biaya operasional perawatan kolam pengendapan.Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah Metode Analisis Kuantitatif. Tahapan awal dimulai dengan inventarisasi data primer dan sekunder. pengolahan data  yang diperlukan adalah Perhitungan Curah Hujan Rencana, Perhitungan Intensitas Curah Hujan, Perhitungan Debit Air Limpasan, Perhitungan Debit Air Hujan, Perhitungan Persen Solid, Perhitungan Kecepatan Pergerakan Partikel Tailing, Perhitungan Kecepatan Pengendapan, Perhitungan Persentase Pengendapan, Volume Total Pengendapan, Perhitungan Produktivitas Alat Gali, Perhitungan Waktu dan Biaya Pemeliharaan KolamKolam dilakukan pengerukan pada saat volume kolam terisi setengah didapat waktu perawatan kolam pengendapan pada kolam 1 adalah setiap 641 hari, kolam 2 setiap 1729 hari, kolam 3 setiap 4027 hari, kolam 4 setiap 4999 hari, kolam 5 setiap 5000 hari. Waktu pengerukan apabila menggunakan 1 Long Arm membutuhkan waktu untuk kolam 1 selama 33,5 jam, kolam 2 selama 73,5 jam, kolam 3 selama 44,4 jam, kolam 4 selama 38 jam, kolam 5 selama 48 jam.Untuk biaya operasional kolam 1 Rp.17.001,250, kolam 2 Rp.36.692,250, kolam 3 Rp.22.533,000, kolam 4 Rp.19.285,000, kolam 5 Rp.24.360,000.
KAJIAN PERBAIKAN SISTEM IRIGASI DAERAH RAWA KAPUAS KECIL II, KECAMATAN SUNGAI KAKAP, KABUPATEN KUBURAYA - Harnita; Johnny MT.S; Vivi Bachtiar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i3.51845

Abstract

Penelitian ini membahas tentang infrastruktur irigasi yang berada di DIR Kapuas Kecil II, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya. Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang ada di wilayah tersebut di mana infrastruktur irigasi mengalami kerusakan yang di sebabkan oleh faktor kelalaian dalam operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Kualitatif dengan pendekatan deskriptif-induktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kerusakan irigasi disebabkan karena pemeliharaan jaringan irigasi yang buruk, belum adanya operasi dan pemeliharaan rutin dari instansi yang menangani jaringan irigasi. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa kondisi tanggul kolektor terjadi longsor sedang pada tebing sungai dan rekomendasi yang harus dilakukan pada tanggul yaitu dengan cara pemeliharaan tanggul berupa pembersihan tanggul secara rutin dan untuk kondisi jaringan irigasi utama DIR Kapuas Kecil II dapat di klasifikasikan sedang dengan nilai indeks sebesar 2,62 dan fungsi jaringan 53,77%, adapun untuk rekomendasi/tindakan dalam perbaikan jaringan irigasi utama dengan melakukan pemeliharaan berkala dan perbaikan berupa penggalian sedimen pada saluran, perbaikan tanggul yang mengalami penurunan dan melakukan  perbaikan dan penggantian konstruksi bangunan air yang mengalami kerusakan. Kata Kunci: Perbaikan Irigasi, Sistem Irigasi.
STRATEGI MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS JALAN IMAM BONJOL SELAMA MASA PEMBANGUNAN JEMBATAN PARALEL KAPUAS I Mumtaz, Putri Yasmin; Widodo, Slamet; Basalim, Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.72948

Abstract

Jalan Imam Bonjol adalah ruas jalan dengan aktivitas lalu lintas tinggi. Jembatan Paralel Kapuas I saat ini dalam tahap pembangunan. Masa pembangunan tersebut mengakibatkan kemacetan yang terjadi pada ruas jalan ini. Strategi manajemen dan rekayasa lalu lintas diharapkan dapat membantu pembangunan jembatan paralel Kapuas I. Studi ini dilakukan melalui survei kondisi lalu lintas jalan Imam Bonjol selama tiga hari yaitu hari Sabtu, hari Minggu, dan hari Senin, mulai pukul 06.00-18.00 WIB. Hasil analisis kinerja ruas jalan perkotaan berdasarkan pedoman MKJI 1997 dan dihitung dengan aplikasi KAJI dan menghasilkan variabel data yang menjadi tolak ukur untuk menentukan keputusan strategi manajemen yang tepat untuk diterapkan. Hasil dari kinerja ruas jalan Imam Bonjol dalam kondisi eksisting (2023) memiliki DS 0,79, dari hasil tersebut dilakukan strategi manajemen dengan tolak ukur parameter nilai derajat kejenuhan dan tingkat pelayanan. Sehingga didapat hasil terbaik yaitu Kebijakan Ganjil-Genap Skenario 2 dengan derajat kejenuhan jalur 0,314 dengan tingkat pelayanan jalan A. Kebijakan Satu Arah dengan nilai DS jalur 0,308   dengan nilai LOS jalan A. Kebijakan Jalur berlawanan arah dengan nilai DS jalur 0,234 dan nilai LOS jalan A. Perubahan Geometrik Skenario 3 yaitu Penambahan lebar jalan hingga 14 m dengan konfigurasi 4/2 D dengan nilai DS jalur kiri 0,323 dengan nilai LOS A.Kata Kunci         : Arus Lalu Lintas, Derajat Kejenuhan, Kemacetan, Kinerja Ruas Jalan, Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, Tingkat Pelayanan.

Page 83 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue