cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 332 Documents
Pengaruh pemberian pelatihan ergonomi terhadap sikap kerja duduk karyawan LKP Hermina Learning Centre PT Medikaloka Pendidikan Pelatihan di Hermina Tower Kemayoran tahun 2024 Sumiati, Teti; Mulyati, Susi; Hidhayanti, Hayyu Naafi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1196

Abstract

Setiap pekerja yang bekerja di perkantoran umumnya akan bekerja duduk di depan komputer setiap harinya. Pada posisi kerja duduk yang tidak sesuai dapat menyebabkan posisi kerja yang membungkuk sehingga meningkatkan risiko nyeri pada daerah punggung. Berdasarkan pengambilan data awal di LKP HLC belum pernah diberikan pengetahuan ergonomi tentang sikap kerja duduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pelatihan ergonomi terhadap sikap kerja duduk. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Quasy Experiment. Sampel dari penelitian ini yaitu karyawan PT Medikaloka Pendidikan dan Pelatihan dengan besar sampel 10 responden. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi REBA. Uji statistik yang dgunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata – rata sikap kerja duduk sebelum diberikan pelatihan (pre-test) yaitu 9,40 dan nilai rata nilai rata – rata sikap kerja duduk setelah diberikan pelatihan (post-test) yaitu 7. Hasil uji statistik menggunakan Wilcoxon diperoleh nilai Sig 0,006 < 0,05, artinya pelatihan ergonomic berpengaruh terhadap sikap kerja duduk karyawan. Pelatihan ergonomic memiliki pengaruh terhadap sikap kerja duduk karyawan. Diharapkan setelah penelitian ini karyawan dapat menerapkan sikap kerja duduk yang ergonomic selama bekerja dan membagikan pengetahuan yang sudah diperoleh kepada rekan – rekan kerja lainnya yang belum terpapar dengan informasi terkait sikap kerja duduk. Keywords: Ergonomics Training, Work Attitudes  
Gambaran pengunaan obat antidiabetes pada pasien BPJS diabetes melitus tipe 1 dan tipe 2 di rumah sakit x tahun 2023 Lestari, Ayu Putri; Rochjana, Anna Uswatun Hasanah; Adiana, Sylvi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1200

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi akibat penurunan produksi atau sensitivitas insulin. Federasi Diabetes Internasional memprediksi peningkatan kasus diabetes mencapai 678 juta pada tahun 2030 dan 700 juta pada tahun 2045. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi pasien DM Tipe 1 dan Tipe 2 berdasarkan usia, jenis kelamin, komorbiditas, dan penggunaan obat antidiabetes menurut nama obat, golongan obat dan tipe terapi. Studi deskriptif retrospektif ini menganalisis Resep Pasien DM Tipe 1 dan DM Tipe 2 yang digunakan sebagai sampel penelitian sebanyak 148 resep. Resep Pasien terdiagnosis DM Tipe 1 tidak ditemukan dan Resep Pasien terdiagnosis DM Tipe 2 berjumlah 148 resep dari Poli Penyakit Dalam Rawat Jalan BPJS Rumah Sakit X Pada Tahun 2023. Resep Pasien DM Tipe 2 Sebagian besar pasien berusia 56-65 tahun (43,92%), Perempuan (62,84%) lebih banyak daripada laki-laki (37,16%). Hipertensi merupakan komorbiditas yang paling umum (78,38%). Pada DM Tipe 2 resep obat tunggal biguanid (metformin) paling banyak (41,67%). Kombinasi dua obat oral yang paling banyak digunakan adalah biguanid dan sulfonilurea (metformin dan glimepirid) sebesar (13%). Secara keseluruhan, terapi kombinasi oral paling banyak digunakan (67,57%). Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe 1 dan Tipe 2, Penggunaan Obat, Penyakit Penyerta.
Gambaran pengelolaan obat Look Alike Sound Alike (LASA) di instalasi farmasi rawat jalan eksekutif Rumah Sakit Hermina Tangerang Bulan Desember Tahun 2023 Lakoan, Milda Rianty; Ardiansyah, Ahmad; Rochjana, Anna Uswatun Hasanah
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1209

Abstract

Pengelolaan obat adalah rangkaian kegiatan yang meliputi perencanaan, pemilihan obat, pengadaan, distribusi, penyimpanan, penggunaan dan pengawasan. Obat yang termasuk kategori High Alert yaitu obat yang terlihat mirip dan kedengarannya mirip (Look Alike Sound Alike/LASA) Elektrolit Konsentrasi Tinggi dan obat-obat Sitostatika. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengecek kesesuaian penyimpanan, penandaan, penempatan obat LASA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan obat LASA di Instalasi Farmasi rawat jalan eksekutif Rumah Sakit Hermina Tangerang Bulan Desember Tahun 2023, Dari hasil penelitian didapatkan gambaran pengelolaan obat LASA bahwa penyimpanan obat LASA mendapatkan persentase kesesuaian 99,91%, Penandaan obat LASA mendapatkan persentase kesesuaian hanya 71,42%, Penempatan obat LASA mendapatkan persentase 71,29%, rata – rata persentase kesesuaian obat LASA sebanyak 80,87% dan ketidaksesuaian sebanyak 19,13%. Dapat disimpulkan bahwa kesesuaian obat LASA di RS Hermina Tangerang dalam kategori baik.
Strategi dan tantangan SDM kesehatan di masa depan: Menghadapi perubahan global dan lokal Astuti, Winda Dwi; Jaya, Liranti Jacinta; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1217

Abstract

Health human resource management faces complex challenges due to global changes such as climate change, digitalization, and demographic changes. Key challenges include inequitable distribution of health workers, low quality of HRH based on competency test results, and HRH development strategies. This study aims to explore adaptive strategies to optimize HRH management to ensure system sustainability and quality of health services. The research design used was literature review by accessing articles from Pubmed and Google Scholar databases from 2019 to 2024. The search used keywords related to ‘HR strategy’, ‘global challenges’, ‘changing work environment’, ‘innovation’, and ‘health organization’ in Indonesian and English. From the search results, 8 relevant articles were obtained. The results showed that HR management in the health sector faces complex challenges such as inequitable distribution of health workers and adaptation to technology. Strategies that can be implemented include digital skills development and collaboration. Innovation plays an important role with the application of technology and automation to improve healthcare efficiency. The future of healthcare HRM requires an adaptive, innovative and comprehensive approach to deal with the global challenges that will be faced. Manajemen SDM kesehatan menghadapi tantangan kompleks akibat dari perubahan global seperti krisis iklim, digitalisasi, dan perubahan demografi. Tantangan utama meliputi ketidakmerataan distribusi tenaga kesehatan, rendahnya kualitas SDM berdasarkan hasil uji kompetensi, dan strategi pengembangan SDM kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi adaptif untuk mengoptimalkan manajemen SDM kesehatan dalam menjamin keberlanjutan sistem dan kualitas layanan kesehatan. Desain penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mengakses artikel dari database Pubmed dan Google Scholar periode 2019 hingga 2024. Pencarian menggunakan kata kunci terkait “strategi SDM”, “tantangan global”, “perubahan lingkungan kerja”, “inovasi”, dan “organisasi kesehatan” dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Dari hasil penelusuran diperoleh 8 artikel yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa manajemen SDM di sektor kesehatan menghadapi tantangan kompleks seperti ketidakmerataan distribusi tenaga kesehatan dan adaptasi terhadap teknologi. Strategi yang dapat diterapkan mencakup pengembangan keterampilan digital dan kolaborasi. Inovasi memainkan peran penting dengan penerapan teknologi dan otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi layanan kesehatan. Manajemen SDM kesehatan di masa depan memerlukan pendekatan yang adaptif, inovatif, dan komprehensif untuk menghadapi tantangan global yang akan dihadapi.
Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny U umur 29 tahun dengan riwayat SC, jarak kehamilan kurang dari 2 tahun dan anemia ringan di Puskesmas Bumiayu Kabupaten Brebes Tahun 2024 Rahmadian, Fadhia; Khoeroh, Himatul; Khunelis, Khunelis
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1218

Abstract

Kehamilan resiko tinggi adalah adalah kehamilan dengan satu atau lebih faktor resiko. Kehamilan ini bisa ditemukan oleh ibu dengan resiko tinggi 4T, terlalu tua, terlalu muda, terlalu banyak dan terlalu dekat. Jarak kehamilan yang terlalu dekat sendiri dapat menyebabkan komplikasi kehamilan seperti anemia yang dapat menganggu proses persalinan ibu sehingga ibu dapat melahirkan secara SC karena untuk mencegah terjadinya komplikasi hingga kematian pada ibu. Angka kematian ibu menurut WHO tahun 2021 sebanyak 300.000/100.000KH, sedangkan di Indonesia tahun 2023 sebanyak 4.129 kasus. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan managemen kebidanan. Metode penelitian: penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data yang digunakan seperti wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan penunjang, rekam medis, buku KIA dan literatur lain. Informan utama Ny U dan informan tambahan seperti dr. SpOG, bidan, petugas lab dan keluarga. Hasil : berdasarkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny U ditemukan masalah pada kunjungan ANC pertama yaitu anemia ringan dengan HB 10,5gr/dl, kunjungan kedua dengan hasil 11gr/dl dan menjadi 12gr/dl pada kunjungan ke empat ibu sudah tidak mengalami anemia ringan. Asuhan kebidanan komprehensif pada kehamilan kunjungan kedua pada Ny U anemia telah teratasi setelah dilakukan intervensi seperti minum tablet tambah darah secara rutin, istirahat yang cukup dan pemenuhan gizi seimbang pada Ny U, sedangkan proses bersalin secara SC atas indikasi riwayat SC sebelumnya.
Uji SPF formulasi krim ekstrak etanol dari biji kopi lanang robusta (Coffea Canephora) Meinisasti, Resva; Krisyanella, Krisyanella; Utami, Mardhah Sastri
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1221

Abstract

Paparan sinar UV dalam kondisi yang berlebihan pada kulit akan menyebabkan kerusakaan kulit, kulit terbakar, peradangan, penuaan dini, hiperpigmentasi hingga pembentukan melanoma. Salah satu cara untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV adalah dengan penggunaan tabir surya dengan SPF. Bahan alam dapat dimanfaatkan karena mengandung senyawa antioksidan (flavonoid, dan fenolik), senyawa ini dapat meningkatkan nilai SPF dan menyerap panjang gelombang maksimum sinar UV. Biji kopi robusta (Coffea canephora) memiliki kandungan senyawa fenolik yang berpotensi sebagai bahan aktif tabir surya. Biji kopi lanang merupakan kopi dengan biji bulat utuh atau buah berbiji tunggal. Krim adalah salah satu sediaan yang dapat di gunakan sebagai tabir surya karena memiliki keuntungan lebih mudah diaplikasikan, dan lebih nyaman digunakan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai SPF pada sediaan krim dari ekstrak etanol biji kopi lanang robusta (Coffea canephora) dengan konsentrasi ekstrak 1%, 2% dan 3%. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan pada masing-masing formula di dapatkan hasil yaitu sediaan krim ekstrak etanol dari biji kopi lanang robusta memenuhi kriteria pengujian tetapi pada formula II memiliki homogenitas yang kurang baik karena masih adanya butiran pada saat pengujian. Nilai SPF pada formula I sebesar 6,049, formula II sebesar 6,164, dan pada formula III sebesar 6,791. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan formula yang memiliki nilai SPF paling tinggi yaitu pada formula III dengan konsentrasi ekstrak 3% dan nilai SPF sebesar 6,791 yang memberikan perlindungan terhadap sinar matahari dengan proteksi ekstra.
Teknologi dan inovasi dalam manajemen SDM kesehatan: Meningkatkan efisiensi melalui digital Abdillah, Ratu Puanurani Anggitya; Nabilah, Hanifah; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1226

Abstract

Teknologi dan inovasi memainkan peran krusial di era globalisasi dalam transformasi manajemen sumber daya manusia di sektor kesehatan. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi dampak digitalisasi dan inovasi teknologi dalam meningkatkan manajemen SDM di sektor kesehatan. Literatur diperoleh dari Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci terkait, kemudian diseleksi sesuai kriteria dan tujuan studi. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi dalam manajemen SDM kesehatan. Keseimbangan distribusi antara fasilitas kesehatan dan SDM Kesehatan, serta kekurangan dalam penyebaran tenaga kesehatan di berbagai daerah, menjadi masalah utama, sehingga masih diperlukan digitalisasi dalam manajemen SDM kesehatan. Era digital dan penerapan inovasi memberikan dampak yang signifikan dalam proses rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan tenaga kesehatan. Melalui pendekatan inovatif, berbagai komponen dapat diintegrasikan secara efektif untuk mendukung transformasi digital yang dapat menjamin pemerataan layanan kesehatan.
Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R umur 30 tahun dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Puskesmas Kaliwadas Kabupaten Brebes Tahun 2024 Hasanah, Siti Holipatun; Khoeroh, Himatul; Nurhayati, Sri
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1229

Abstract

Latar belakang: Penyebab kematian ibu dapat disebabkan oleh berbagai faktor tertentu dan salah satunya adalah kekurangan energi kronik (KEK). World health organization (WHO) melaporkan bahwa prevalensi KEK pada kehamilan secara global mencapai 35-75%, dimana secara bermakna tinggi pada trimester ketiga dibandingkan dengan trimester pertama dan kedua kehamilan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif yang sesuai standar pelayanan kebidanan mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB dengan pendekatan menggunakan metode dokumentasi kebidanan. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, pemeriksaan kebidanan, rekam medis dan buku KIA. Hasil: Berdasarkan asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. R dikunjungan awal kehamilan ditemukan masalah adanya KEK, dilakukan intervensi pada kasus yaitu asuhan gizi seimbang. Kunjungan kedua dan ketiga ditemukan masalah KEK dan letak sungsang, dilakukan intervensi tentang asuhan gizi seimbang dan posisi kneechest. Persalinan dilakukan dengan tindakan sectio caesarea atas indikasi letak sungsang dan bayi baru lahir normal, pada masa nifas involusi uteri berjalan baik. Melalui Karya Tulis Ilmiah ini bagi petugas kesehatan puskesmas dapat mempertahankan dan mengembangkan mutu pelayanan sesuai dengan standar pelayanan dan teori.
Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. I umur 29 tahun dengan riwayat abortus di Puskesmas Paguyangan Tahun 2024 Aryani, Dwi; Khoeroh, Himatul; Astuti, Widi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1235

Abstract

Latar belakang: Abortus merupakan pengeluaran hasil kehamilan berupa jaringan dalam rahim, sehingga tidak ada harapan hidup sebelum usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram (Adnin, 2022). Angka Kematian Ibu (AKI) seluruhnya terdapat 20 juta kasus abortus di dunia setiap tahunnya dan sisanya 70.000 wanita meninggal di akibatkan abortus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan asuhan kebidanan secara komprehensif dengan menggunakan metode pendokumentasian kebidanan. Metode penelitian: penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, rekam medis, buku KIA serta literatur lain. Informan utama yaitu Ny. I sedangkan informan tambahan yaitu bidan, dokter umum, dokter kandungan, petugas gizi, petugas laboratorium, suami dan keluarga. Hasil: Berdasarkan hasil dari asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB terdapat masalah pada kehamilan yaitu pada usia kehamilan 35 minggu TFU ibu lebih kecil dari ukuran normal, intervensi kasus diberikan asuhan gizi seimbang dan masalah teratasi dengan hasil berat badan lahir normal, persalinan dilakukan induksi atas indikasi KPD. Latar belakang: Abortus merupakan pengeluaran hasil kehamilan berupa jaringan dalam rahim, sehingga tidak ada harapan hidup sebelum usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Angka Kematian Ibu (AKI) seluruhnya terdapat 20 juta kasus abortus di dunia setiap tahunnya dan sisanya 70.000 wanita meninggal di akibatkan abortus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan asuhan kebidanan secara komprehensif dengan menggunakan metode pendokumentasian kebidanan. Metode penelitian: penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, rekam medis, buku KIA serta literatur lain. Informan utama yaitu Ny. I sedangkan informan tambahan yaitu bidan, dokter umum, dokter kandungan, petugas gizi, petugas laboratorium, suami dan keluarga. Hasil: Berdasarkan hasil dari asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB terdapat masalah pada kehamilan yaitu pada usia kehamilan 35 minggu TFU ibu lebih kecil dari ukuran normal, intervensi kasus diberikan asuhan gizi seimbang dan masalah teratasi dengan hasil berat badan lahir normal, persalinan dilakukan induksi atas indikasi KPD.
Merekrut dan memilih tenaga kerja berkualitas untuk organisasi kesehatan El-Tsana, Ashfiya Vi'aqila; Aisy, Afifah Rohadatul; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1237

Abstract

Rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja yang berkualitas. Tantangan utama terletak pada ketidakmerataan distribusi tenaga kesehatan, terutama di daerah terpencil, yang berpengaruh pada kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai praktik terbaik dalam rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan serta mengatasi tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan menganalisis 6 artikel jurnal yang diterbitkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir mengenai rekrutmen, seleksi, dan tantangan dalam perekrutan tenaga kesehatan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa meskipun rekrutmen online dan media sosial sudah sering digunakan, masih terdapat hambatan signifikan, seperti distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata, prosedur seleksi yang tidak konsisten, serta keterbatasan infrastruktur di daerah terpencil. Selain itu, kurangnya insentif dan kebijakan yang tidak sejalan turut mempersulit perekrutan tenaga kesehatan di daerah yang membutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih strategis dan sistematis untuk mengatasi tantangan ini, termasuk peningkatan koordinasi antara berbagai pihak terkait dan pengembangan kebijakan yang lebih mendukung distribusi tenaga kesehatan secara merata.