cover
Contact Name
Imam Rangga Bakti
Contact Email
yaspen.inov.sumatera@gmail.com
Phone
+6281262552956
Journal Mail Official
yaspen.inov.sumatera@gmail.com
Editorial Address
Jalan Melati II No. 3 Komplek PEMDA TK. I Kel. Sempakata, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara, Indonesia. , 20132
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Mejuajua
ISSN : -     EISSN : 28072634     DOI : https://doi.org/10.52622/mejuajuajabdimas.v1i1
Health, welfare based on local wisdom, design and application of appropriate technology, the application of effective communication and learning methods and related matters
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 203 Documents
SOSIALISASI PEMBUATAN BATAKO GEOPOLIMER ABU SAWIT DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN RENDAH KARBON DI DESA BABUSSALAM, KABUPATEN ROKAN HULU Syarif, Harriad Akbar; Ike Betria; Al Muzafri
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.202

Abstract

Abstrak. Desa Babussalam yang terletak di Kecamatan Rambah memiliki luas 20.18 km2 dengan jumlah penduduk 2032 jiwa. Sumber daya alam yang terbesar adalah kelapa sawit . Kondisi ini berbanding lurus dengan tersebarnya banyak industri pabrik kelapa sawit yang beroperasi di Desa Babussalam. Perekonomian masyarakat sekitar bergantung pada industri ini. Berdasarkan data Badan Statistik Kabupaten Rokan Hulu tahun 2022, luas lahan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Rambah adalah 6.062 ha. Banyaknya pabrik kelapa sawit ini menimbulkan penumpukan abu sawit akan berakibat pada pencemaran lingkungan berupa pencemaran udara (produksi CO2 tinggi) dan pencematan air tanah. Metode pelaksanaan dalam program kemitraan masyarakat yang dilaksanakan adalah transfer Ilmu Pengetahuan, teknologi dan keterampilan yaitu dengan pengolahan dan pemanfaatan limbah abu sawit menjadi batako geopolimer pada perencaanan rumah layak huni dalam mewujudkan program pembangunan rendah karbon. Campuran geopolimer merupakan produk dari hasil pemanfaatan abu sawit menjadi bahan pengganti semen yang diaplikasikan dalam pembuatan produk batako. Nilai positif tersebut digabungkan dengan Program Pembangunan Rendah Karbon yang dapat meningkatkan unit usaha dan pembangunan daerah dalam membantu perekonomian masayarakat desa.
WEDANG KELOR: POTENSI EKONOMI DESA BADES SEBAGAI MINUMAN PENUNJANG IMUN TUBUH DAN PENCEGAH STUNTING Nurul Lathifah; Inamullah Ghozdawani Wijaya, Olaf; Aissyah, Amelia; Akbar Putra Pradana, Reyvaldo; Kamila Eka Anugrah, Yasmin
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.203

Abstract

Indonesia masih menghadapi permasalahan tingginya prevalensi stunting, dengan angka prevalensi sebesar 21,6% pada tahun 2022. Desa Bades di Kabupaten Lumajang merupakan salah satu daerah dengan angka stunting yang tinggi. Desa ini terkenal dengan banyaknya tanaman kelor yang tumbuh di desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan daun kelor sebagai minuman (wedang kelor) yang bermanfaat sebagai minuman suportif dalam mencegah stunting dan minuman ini juga bisa memberikan potensi ekonomi desa. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang memanfaatkan kekayaan lokal berupa daun kelor dan melibatkan masyarakat sebagai mitra aktif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa daun kelor di Desa Bades sangat melimpah dan memiliki kandungan gizi yang tinggi yang dapat meningkatkan imunitas tubuh dan menunjang kesehatan dalam pencegahan stunting. Sosialisasi produk dilakukan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dengan hasil yang positif. Wedang kelor terbukti efektif dalam menunjang imunitas, kesehatan serta diterima baik oleh masyarakat. Wedang kelor dapat menjadi solusi pencegahan stunting dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pedesaan.
Praktek Perakitan Panel RUSPIN Kepada Kelompok Masyarakat Desa Uteunkot Mirsa, Rinaldi; Muhammad; Saputra, Eri; Ardyan, Muhammad; Hassan, Soraya Masthura
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.204

Abstract

RUSPIN Teknologi ini menawarkan rangka rumah pracetak dengan sistem panel dan sambungan baut yang dapat dipasang secara cepat, dengan biaya yang lebih murah, dan memenuhi standar kualitas teknis dari sebuah rumah. Akronim dari RUSPIN adalah: Rumah Unggul Sistem Panel Instan, pelatihan merangkai RUSPIN kepada masyarakat di Desa Uteunkot, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe diharapkan menjadi edukasi Tentang tatacara merangkai Ruspin dan menjadi alternatif mata pencaharian lain di daerah tersebut. Metode yang digunakan adalah FGD (focus group discusion) dilanjutkan dengan pelatihan merangkai RUSPIN Menjadi Struktur Bangunan. RUSPIN menjadi salah satu pilihan struktur yang efesiensi dan hemat pengeluaran dan menjadi alternarif dalam pembautan struktur sedernaha, serta juga sebagai salah satu jawaban terhadap tanggap bencana terutama terhadap gempa bumi.
Program Kaderisasi Holistik: Kesadaran Gizi Dan Kesehatan Mental Remaja Di SMK 2 PGRI Kota Jambi Ardianto, Oril; Aghadiati, Faradina; Iswadi
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.207

Abstract

Dalam era yang terus berkembang dan kompleks seperti saat ini, remaja menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terhadap tantangan kesehatan fisik dan mental. Kesehatan, gizi, dan kesehatan jiwa merupakan aspek yang saling berhubungan dari kesejahteraan secara keseluruhan. Integrasi dari elemen-elemen ini sangat penting untuk membangun remaja yang lebih sehat dan mencapai hasil kesehatan yang holistik. Ketika individu memiliki akses ke layanan kesehatan yang komprehensif, nutrisi yang baik, dan dukungan kesehatan mental, mereka lebih siap untuk berkembang secara fisik. Metode dalam pengabdian ini dengan beberapa tahap, tahap pertama perencanan, tahap ke dua penyuluhan gizi seimbang remaja dan kesehatan mental remaja, tahap ketiga pelatihan pembuatan produk bergizi dan konseling kesehatan mental remaja, tahap keempat adalah monitoring dan evaluasi. Sampel dalam pengabdian ini adalah 40 siswa SMK 2 PGRI Kota Jambi. Sebelum dilaksanakan penyuluhan dan pelatihan siswa akan diberikan pre-test dan setelah kegiatan akan diberikan post-test untuk melihat efektifitas dari kegiatan ini. Hasil dari penyuluhan dan pelatihan gizi dan kesehatan mental adanya peningkatan pengetahuan gizi dan kesehatan mental serta ketrampilan siswa dalam mengolah kudapan bergizi dan mampu memahami dan menerapkan manajemen stress yang baik dan mampu berfikir positif pada diri sendiri.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Padat Alami Berbasis Daun Kelor dan Minyak Zaitun Larasati, Dwi; Rahayu, Budi; Okta Viyani, Ari; Sunarsih, Tri; Sarmin, Sarmin; Mona Airin, Claude; Soffan, Alan; Puji Astuti, Endah; Fit Ari Shanti, Elvika
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.209

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan sabun padat alami berbasis daun kelor dan minyak zaitun bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi produk ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Pelatihan ini dilaksanakan pada 8 November 2024 dengan melibatkan peserta dari berbagai latar belakang. Metode yang digunakan adalah pendekatan praktis dengan memberikan materi teori dan diikuti dengan praktik langsung pembuatan sabun. Teknik analisis dilakukan dengan membandingkan hasil evaluasi sebelum dan setelah pelatihan serta melakukan observasi terhadap produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 21,16%, dengan produk sabun alami yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dalam hal kesehatan kulit dan ramah lingkungan. Pelatihan ini berhasil mencapai tujuan pemberdayaan masyarakat dan dapat menjadi dasar untuk pengembangan produk yang lebih luas serta peluang usaha bagi masyarakat.
Pembuatan Film Dokumenter tentang Spot Tourism Place di kawasan wisata Jatigede, Sumedang Vinianto, Andika; Prasanti, Ditha; Aristi, Nindi
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.210

Abstract

Berawal dari adanya potensi wisata yang dimiliki oleh kawasan Jatigede, namun masih memerlukan upaya promosi untuk menarik perhatian pengunjung. Oleh karena itu, penulis sebagai tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) Universitas Padjadjaran, melakukan program PPM dengan mengangkat judul “Pembuatan Film Dokumenter tentang Spot Tourism Place di kawasan wisata Jatigede Sumedang”. Tujuan kegiatan PPM ini adalah agar peserta PPM memiliki pemahaman pentingnya upaya promosi melalui pembuatan film documenter tentang spot tourism place di kawasan Jatigede tersebut. Adapun metode pelaksanaan PPM yang dilakukan adalah metode observasi, metode focus group discussion (FGD), dan metode ceramah. Berdasarkan hasil FGD dengan perangkat desa, serta studi dokumentasi yang dilakukan oleh tim PKM, ditemukan bahwa bahwa jenis wisata alam, religi, kuliner, dan terjangkau baik dari aspek aksesibilitas dan biaya merupakan jenis wisata yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Dengan mengacu pada kriteria tersebut dan juga input dari perangkat desa, terdapat dua destinasi wisata yaitu Masjid Al-Kamil di Desa Jemah dan produksi kolang-kaling di Desa Cisampih yang merepresentasikan profil wisata tersebut.Hasil kegiatan PPM ini menunjukkan bahwa pembuatan film dokumenter tentang spot tourism place di Kecamatan Jatigede berkontribusi terhadap pemetaan potensi-potensi wisata, khususnya di Desa Jemah dan Cisampih. Potensi yang telah teridentifikasi dapat dijadikan acuan untuk membuat masterplan pengembangan pariwisata berkelanjutan di kedua desa tersebut, serta dapat menjadi contoh best practice yang dapat diadopsi oleh desa lain. Selain itu, hasil PPM inipun diharapkan dapat membantu mengedukasi masyarakat untuk sadar wisata dan mampu mengelola pariwisata dengan baik, melalui pembuatan film dokumenter yang mampu menciptakan sense of pride pada masyarakat setempat yang diwakili oleh kalangan generasi muda terhadap potensi pariwisata desa, serta dapat menginsiprasi masyarakat untuk melakukan tindakan berkaitan dengan pengembangan sektor wisata desa, dengan turut menyebarluaskan konten melalui akun pribadi, atau dengan menghasilkan konten promosi lainnya.
Pendampingan Pembuatan Menu Bergizi Cegah Stunting dan Malnutrisi di Pondok Pesantren As'Ad Kota Jambi Setyarsih, Liani; Pratama, Septa; Aghadiati, Faradina
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.211

Abstract

Stunting dan Malnutrisi menjadi masalah gizi yang dapat terjadi pada santri di pondok pesantren. Hal tersebut terjadi karena asupan makan santri terkadang banyak yang tidak dihabiskan sehingga asupan zat gizi tidak optimal. Pondok Pesantren As’ad menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini terletak di Kota Jambi. Oleh sebab itu dilakukan pendampingan pembuatan menu bergizi kepada pengurus Pondok Pesantren As’ad untuk meningkatkan daya terima makanan dan mengoptimalkan status gizi santri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan kegiatan, tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap penerapan teknologi, pendampingan dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai stunting dan malnutrisi. Kemudia juga terjadi peningkatan keterampilan peserta dalam pembuatan menu bergizi setelah diberikan pelatihan dan pendampingan.
Pengenalan Pentingnya Donor Darah Sejak Dini Pada Mahasiswa Di Universitas Aufa Royhan Nazlina, Nina; Antoni, Adi; AA, Abdullah; Andriani Rangkuti, Juni; Ritonga, Nefona fratilova; Dalimunthe, Maharani; Ariona, Septi; Hasibuan, Rido; Efrina Sahri Pulungan, Putri
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i3.233

Abstract

Kegiatan donor darah bagian dari rangkaian kegiatan yang didalamnya meliputi menyumbangkan darah yang menjadi suatu wujud bentuk penurunan angka kematian akibat dampak tidak tersedianya cadangan darah guna untuk kebutuhan darah sipenerima, Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi para mahasiswa tentang pengenalan pentingnya donor darah sejak dini pada mahasiswa di Universitas Aufa Royhan. Metode kegiatan ini meliputi pemaparan materi melalui powerpoint, ceramah dan tanya jawab. Pada hari Kamis 24 Maret 2023, sebanyak 45 mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini selama satu jam. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh Mahasiswa universitas aufa royhan. Melalui pengabdian ini, mahasiswa akan mendapatkan edukasi pengenalan tentang donor darah, termasuk pengertian donor darah, mengapa pentingnya donor darah dilakukan, sehingga menjadi kegiatan bakti amal yang dapat dilakukan, serta meningkatkan pengetahuan tentang donor darah. Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang pentingnya donor darah sejak dini. Saran agar dapat menjadi masukan bagi kalangan siapa saja untuk dapat melakukan donor darah sejak dini.
Bakti Sosial Donor Darah Bersama PMI Kota Padangsidimpuan Dalam HUT Batalyon 123/RW Aflah Lubis, Yuni; Andriani Rangkuti, Juni; Ritonga, Nefonavratilova; Antoni, Adi; Aulia, Nisa; Ayuni Harahap, Alya; Baik Rambe, Nur
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i3.239

Abstract

Donor darah merupakan proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah dan digunakan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah. ?Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mendukung ketersediaan stok darah dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah. Metode kegiatan ini meliputi pelaksanaannya meliputi sosialisasi kepada Anggota TNI dan warga sekitar Batalyon 123/RW, serta kolaborasi dengan PMI Kota Padangsidimpuan. Kegiatan ini mencakup donor darah langsung, dengan melibatkan anggota TNI di Batalyon 123/RW dan warga sekitar sebagai pendonor sukarela. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan signifikan dalam stok darah untuk PMI Kota Padangsidimpuan den meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donasi darah yang merupakan bentuk kontribusi kita sebagai makhluk sosial.
Sosialisasi Dampak Baik Donor Darah Pada Mahasiswa Asrama Universitas Aufa Royhan Di Kotapadangsidimpuan Tahun 2023 Liana; Ritonga, Nefonavratilova; Antoni, Adi; Andriani Rangkuti, Juni; Hidayah, Arinil; Massraini Daulay, Nanda; Ariona, Septi; Hasibuan, Rido
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i3.240

Abstract

Donor darah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Donor darah adalah tindaka mulia karena setets darah bisa sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan untuk tujuan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan. Ketersediaan darah sangat tergantung kepada kemauan dan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya secara sukarela dan teratur. Hal tersebut terlihat dari kurangnya pengetahuan mahasiswa mengenai dampak baik donor darah yang menyebabkan kurangnya minat mahasiswa untuk donor darah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan adalah untuk menambah pengetahuan mahasiswa tentang pentingnya donr darah dan dampak baiknya untuk kesehatan sehingga dapat menambah minat mahasiswa untuk donor darah . Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dampak baik donor darah yang di rancang dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab dengan jumlah peserta adalah 600 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan mahasiswa mengenai dampak baik donor darah sehingga menambah minat mahasiswa untuk melakukan donor darah.