cover
Contact Name
Abdimas Langkanae
Contact Email
junallangkanae11@gmail.com
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
junallangkanae11@gmail.com
Editorial Address
Komp. Perumahan Griya Lumandi Permai
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Langkanae
ISSN : -     EISSN : 28087682     DOI : https://doi.org/9.jpm/006
Abdimas Langkanae adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 164 Documents
Peningkatan produktivitas budidaya belut dengan metode 5S pada Kelompok Tani Milenial Mulyaning Pangestu Kabupaten Cilacap Yudi Agus Setiawan; Rahmat Alhakim; Tri Cahyani Widiastuti
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.489

Abstract

Kegiatan Program pengabdian Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, Ruang Lingkup Pemberdayaan Masyarakat Pemula ini dilaksanakan dalam 5 (lima) tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Durasi waktu keseluruhan selama 8 (delapan) bulan. Program dilaksanakan sebagai bentuk partisipasi dan sumbangsih kepada permasalahan yang terjadi di Masyarakat Desa Bantarsari khususnya adalah usaha Budidaya Belut oleh Petani Milenial “Mulyaning Pangestu” Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap. Hasil dari kegiatan pengabdian kewirausahaan ini mampu menjadi bagian dari mendukung Astha Cita yaitu kunci untuk meningkatkan peran petani kecil dalam ketahanan pangan yang berkelanjutan dengan meningkatkan aspek produksi dan akses pasar. Budidaya belut menjadi pilihan untuk berwirausaha sekaligus ketahanan pangan karena potensi alam yang ada dan permintaan pasar lokal terhadap konsumsi belut yang tinggi menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.
Inovasi Teknologi Produksi dan Olahan Sagu Sebagai Sumber Pangan Bergizi di Desa Waelawi Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara Iriansa, Iriansa; Cambaba, Sunarti; Akramunnisa, Akramunnisa; Masluki, Masluki; Andi Jumardi
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.491

Abstract

Tanaman sagu (Metroxylon sagu Rottb.) memiliki potensi besar sebagai sumber pangan alternatif sekaligus penggerak ekonomi lokal, namun pengelolaannya di Desa Waelawi, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, masih dilakukan secara tradisional dengan produktivitas rendah dan minim diversifikasi produk. Kondisi ini menyebabkan nilai tambah sagu belum optimal serta pemasaran terbatas hanya di pasar lokal, sehingga kontribusinya terhadap kesejahteraan petani masih rendah. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Program Pemberdayaan Kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang dengan tujuan meningkatkan produktivitas, keterampilan diversifikasi olahan, dan memperkuat pemasaran berbasis digital. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) yang menekankan keterlibatan aktif petani dalam seluruh tahapan, mulai dari sosialisasi, pelatihan, transfer teknologi tepat guna (mesin ekstraksi pati, pemarut termodifikasi, mesin mie, vacuum sealer), hingga pendampingan berkelanjutan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kapasitas produksi pati, penguasaan keterampilan pembuatan produk olahan seperti mie sagu, cireng, keripik, dan kue kering, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra hingga 96% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain berdampak pada peningkatan produktivitas dan peluang ekonomi baru, program ini juga memperkuat kerjasama kelompok, meningkatkan peran perempuan dalam kegiatan ekonomi, serta menumbuhkan optimisme masyarakat untuk mengembangkan sagu sebagai komoditas unggulan daerah yang berdaya saing tinggi.
Pendampingan Penulisan Puisi Ekologi melalui Media Tiktok bagi Remaja di Desa Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala Yunidar, Yunidar; Ulinsa, Ulinsa; Andi Bismawati; Nur Halifah
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.492

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ekologis, kemampuan literasi kreatif, dan literasi digital remaja di Desa Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala melalui pelatihan penulisan puisi ekologi yang dikemas secara menarik dengan memanfaatkan platform media sosial TikTok. Permasalahan yang mendasari kegiatan ini adalah rendahnya minat remaja terhadap isu lingkungan serta terbatasnya media ekspresi yang sesuai dengan gaya hidup digital mereka. Metode kegiatan terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu: (1) Tahap Persiapan, yang meliputi koordinasi internal dan eksternal, penyusunan instrumen pelatihan, serta kesiapan teknis; (2) Tahap Pelaksanaan, yang mencakup sosialisasi isu ekologi, pelatihan penulisan puisi bertema lingkungan dengan pendekatan kreatif, pelatihan produksi video puisi berbasis TikTok, serta pendampingan intensif dalam produksi konten digital; dan (3) Tahap Evaluasi, dilakukan melalui pretest dan posttest, observasi, serta refleksi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga aspek utama. Rata-rata skor peserta meningkat dari 52,3 menjadi 82,7 dalam pemahaman isu ekologi dan sastra; dari 49,8 menjadi 85,1 dalam kemampuan menulis puisi tematik; dan dari 44,2 menjadi 84,6 dalam kemampuan memanfaatkan TikTok sebagai media edukasi. Secara kualitatif, peserta menunjukkan perubahan sikap, rasa percaya diri, serta keberanian mengekspresikan kepedulian terhadap lingkungan melalui media digital. Peserta juga berhasil menghasilkan video puisi yang dikemas kreatif dan memperoleh respon positif dari audiens di media sosial. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis sastra dan media digital mampu menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi ekologis dan digital remaja. Model ini dapat direplikasi sebagai upaya edukatif berbasis komunitas yang relevan dengan kebutuhan generasi muda masa kini.
Inovasi Rumah Burung Hantu Plus (Rubuha +) untuk Pengendalian Hama pada Tanaman Padi Andi Safitri Sacita; Suhaeni, Suhaeni; Erni Firdamayanti; Yusri, Yusri
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.494

Abstract

Serangan hama merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas pertanian. Serangan hama dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan penurunan produksi hingga ancaman gagal panen. Inovasi rumah burung hantu plus (Rubuha+) diharapkan dapat menjadi solusi pencegahan dan pengendalian hama pada tanaman padi. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pattedong Selatan, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Mitra yang dilibatkan pada kegiatan ini yaitu kelompok tani Sipakatuo dan Sipakatuo 1. Selain kelompok tani, juga terlibat aparat desa, PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) dan POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) yang bertugas di wilayah Ponrang Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu observasi, sosialisasi, penerapan inovasi Rubuha+, dan evaluasi program. Kegiatan observasi dilakukan dengan kunjungan ke lapangan dan diskusi dengan mitra terkait permasalahan yang dihadapi. Salah satu permasalahan petani yaitu tingginya serangan hama utamanya tikus sawah, wereng dan penggerek batang. Permasalahan ditindaklanjuti dengan melakukan sosialisasi dan BIMTEK pembuatan inovasi Rubuha+ sebagai salah satu solusi untuk pengendalian hama pada tanaman padi. Rubuha + yang telah dibuat kemudian dipasang pada lahan sawah yang dijadikan demoplot. Tahapan akhir yaitu evaluasi dan keberlanjutan program untuk mengukur efektivitas teknologi yang diterapkan. Selama pelaksanaan kegiatan, para petani yang tergabung dalam kelompok tani Sipakatuo dan Sipakatuo 1 sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Begitu pula Kepala Desa Pattedong Selatan sangat mengapresiasi dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar ke petani khususnya dalam membantu menekan serangan hama. Diharapkan program ini dapat berperan dalam mewujudkan pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pelatihan Pembuatan Kompos dari Limbah Pasca Panen Kakao pada Kelompok Tani Larompong di Kelurahan Larompong Hamdani, Ulfah Zakiyah; Yanti, Rosmalah; Tenriawaru, Eka Pratiwi; Syarif, Irwan
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.496

Abstract

Pelatihan pembuatan kompos dari limbah pasca panen biji kakao dilaksanakan pada kelompok petani kakao di Kelurahan Larompong. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih anggota kelompok tani di kelurahan tersebut untuk meminimalkan limbah pasca panen buah kakao serta mengolahnya menjadi kompos. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan anggota kelompok tani dengan meningkatkan nilai manfaat limbah pasca panen biji kakao sekaligus mengurangi potensi timbulnya hama dan penyakit tanaman kakao dari perantara limbah pasca panen biji kakao. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tahapan observasi awal, Focus Group Discussion, pembuatan kompos, dan evaluasi hasil kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Februari-Agustus 2025 dan diikuti oleh 13 anggota kelompok tani di kelurahan Larompong. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan kompos dari limbah pasca panen biji kakao berhasil untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam membuat kompos. Selain itu, pelatihan ini juga mampu berdasarkan kegiatan yang dilakukan, terdapat 11 orang (84.61%) peserta yang memahami materi singkat dan tahapan pembuatan kompos. Dari 11 orang ini, 6 orang (54.54%) diantaranya masih perlu diberikan penguatan lebih intensif terkait formulasi bahan kompos. menumbuhkan minat kelompok tani untuk terus memroduksi kompos dari limbah pasca panen biji kakao.
Akselerasi Pengembangan Komoditas Hortikultura Strategis Dataran Tinggi melalui Implementasi Sistem Teknologi Tepat Guna di Desa Mappetajang Muhammad Naim; Mariyam Mangkunegara; Abdullah Syukur; Iriansa, Iriansa; Masluki, Masluki
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.498

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mentransformasi sistem pertanian Desa Mappetajang melalui pendekatan hulu-hilir. Di hulu, kegiatan difokuskan pada peningkatan kapasitas teknis budidaya dan produksi hortikultura strategis (tomat, bawang, paprika, cabai dan stroberi), introduksi bibit unggul, serta penerapan sistem dan teknologi pertanian presisi. Di hilir, program akan difokuskan untuk memperkuat manajemen usaha melalui pelatihan pengolahan hasil panen dan pasca panen, strategi dan teknik pemasaran digital, pengembangan produk dan brand unggulan, dan peningkatan jejaring pemasaran. Pelaksanaan kegiatan ini dibagi kedalam beberapa tahapan yaitu : Survey lokasi awal,  Sosialisasi Program kepada kelompok tani, pemberian bantuan alat dan bahan untuk menjalankan program, Pelatihan pembuatan pupuk kompos, pembuatan demplot sebagai lokasi percontohan budidaya hortikultura. Dari pelaksanaan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan pendapatan petani perlu menanam tanaman jangka pendek yang cepat menghasilkan produksi  tidak tergantung pada hasil budidaya tanaman perkebunan, dan perlu manajemen pengelolaan dari hulu ke hilir agar masyarakat dapat produktif.
Penerapan Teknologi Tani Presisi Sistem Kontrol Fertigasi dan Sirkulasi Udara Otomatis pada Kelompok Tani Batu Tikumbak Berbasis IoT Tangkelangi, Nuur Insan; Rosmiati, Rosmiati; Sukmawati, Sukmawati; Baso Ali
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.503

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas dan ketahanan usaha hortikultura skala kecil yang terdampak oleh suhu tinggi di lingkungan tropis. Intervensi utama yang dilakukan meliputi perancangan dan pemasangan alat sistem kontrol otomatis fertigasi untuk mengoptimalkan distribusi air dan nutrisi, serta penerapan perangkat pengendali suhu guna mengurangi tekanan panas yang merugikan pertumbuhan tanaman. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang mencakup koordinasi dengan mitra, pengenalan teknologi, pelatihan, dan pendampingan agar keberlanjutan sistem dapat terjamin. Hasil pelaksanaan program ini diharapkan dapat meningkatkan keseragaman pertumbuhan tanaman dan kualitas hasil panen yang lebih baik dibandingkan kondisi sebelum intervensi. Melalui rogram ini diharapkan kombinasi sistem fertigasi cerdas dan pengendalian suhu dapat meningkatkan efisiensi produksi, meminimalkan kerugian akibat iklim ekstrem, serta menjadi solusi yang dapat diterapkan pada usaha pertanian serupa.
Pemanfaatan Limbah Tanaman Nilam untuk Pembuatan Kompos Indriani, Indriani; A. Muh. Ayyub Ht; A., Siti Nur Syam Ismaniza; Siti Nurazizah Jufri; Silvi, Silvi; Anni Marlina M; Nurfaulah. S
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.506

Abstract

Limbah nilam mengandung nutrisi yang dapat diolah menjadi kompos. Lahan pertanian membutuhkan pupuk organik guna meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, meningkatkan produktivitas hasil pertanian, serta memberdayakan para petani. Namun, hingga saat ini, pemanfaatan limbah nilam sebagai bahan kompos di Kelurahan Mambi belum dilakukan oleh para petani maupun masyarakat setempat. Ampas dari sisa-sisa ranting dan daun nilam sering kali dibuang begitu saja dan dibiarkan menjadi limbah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberi sosialisasi serta implementasi pemanfaatan limbah nilam untuk pembuatan pupuk kompos dengan bantuan aktivator EM4 guna efisiensi biaya pemupukan serta menjadikan pupuk kompos yang ramah lingkungan di kelurahan Mambi Kabupaten Mamasa. Dalam kegiatan ini juga akan menggunakan teknik anaerob guna mempercepat proses pengomposan. Kegiatan ini terdiri dari persiapan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi program. Pada tahap pelaksanaan kegiatan petani/masyarakat langsung diberikan pelatihan cara pembuatan kompos serta sosialisasi manfaat kompos pada tanah dan tanaman.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pemahaman kepada petani dan penduduk lokal bahwa limbah nilam, yang sering dibiarkan menumpuk atau bahkan dibuang ke sungai, sebenarnya dapat diolah menjadi kompos yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Selain itu, pengelolaan limbah ini juga berperan penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi pencemaran yang disebabkan oleh limbah nilam. Penggunaan kompos tidak hanya berpotensi menurunkan biaya produksi tetapi juga meningkatkan kesuburan tanah, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas pertanian.Petani juga dapat mengurangi penggunaan dan pembelian pupuk kimia sehingga dapat menekan biaya produksi.
Pengelolaan Limbah Nilam Menjadi Briket dan Branding Digital Berbasis Literasi Bahasa Upaya Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kelurahan Aralle Kabupaten Mamasa Ht, A. Muh. Ayyub; Indriani, Indriani; Jufri, Siti Nurazizah; Siti Nur Syam Ismaniza A.; Silvi, Silvi; Ari Anggara; Anni Marlina M
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.507

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan limbah nilam pasca penyulingan yang selama ini hanya ditumpuk, dibiarkan membusuk, atau dibakar sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan hilangnya potensi ekonomi. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam memanfaatkan limbah nilam menjadi briket arang yang bernilai tambah melalui branding digital berbasis literasi bahasa, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan mengenai potensi pemanfaatan limbah nilam, pelatihan praktik pembuatan briket dengan menggunakan perekat alami, serta demonstrasi pembakaran sebagai uji coba hasil produksi. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Aralle, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa pada tanggal 21 Agustus 2025 dan diikuti oleh  23 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh masyarakat mampu memahami dan mempraktikkan proses produksi briket, menghasilkan produk briket dasar yang layak digunakan, serta menyusun slogan promosi sederhana melalui media sosial. Manfaat yang diperoleh adalah meningkatnya keterampilan masyarakat dalam teknologi tepat guna, bertambahnya kesadaran terhadap nilai tambah limbah, dan pemahaman awal strategi pemasaran digital. Kegiatan ini menegaskan bahwa pemanfaatan limbah nilam dapat menjadi solusi energi alternatif sekaligus peluang wirausaha berbasis literasi bahasa.
Pemberdayaan Ibu-Ibu Pengusaha Abon Telur melalui Penerapan E-Commerce, Penguatan Manajemen Usaha, dan Legalitas di Kabupaten Bone Rahmat Hidayat; Mahmuddin, Mahmuddin; Muhammad Nur Alam
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.509

Abstract

Usaha mikro kecil menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, termasuk usaha rumah tangga pengolahan abon telur di Kabupaten Bone. Mitra kegiatan ini menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemasaran yang hanya mengandalkan WhatsApp story, belum adanya pencatatan keuangan, serta lemahnya legalitas dan branding produk. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra melalui pemanfaatan e-commerce, pelatihan manajemen usaha, pengembangan desain kemasan, serta pendampingan pengurusan legalitas usaha. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan mitra mengoperasikan e-commerce, pembukuan keuangan sederhana, pengemasan produk, serta pengurusan legalitas. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan tujuan 9 (Inovasi dan Infrastruktur). Dengan demikian, program ini mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal, memberdayakan perempuan, serta memperkuat ekonomi masyarakat.