cover
Contact Name
Abdimas Langkanae
Contact Email
junallangkanae11@gmail.com
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
junallangkanae11@gmail.com
Editorial Address
Komp. Perumahan Griya Lumandi Permai
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Langkanae
ISSN : -     EISSN : 28087682     DOI : https://doi.org/9.jpm/006
Abdimas Langkanae adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 190 Documents
Digitalisasi Seni Musik Makassar Gambusu Mendukung Green Ekonomi dan Pariwisata Indonesia Timur Ilma Rahim; Kembong Daeng; Ita Rosvita; Hasbi Hasbi
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.628

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui skema Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) dengan judul Digitalisasi Kesenian Makassar Gambusu Mendukung Green Economy dan Pariwisata Indonesia Timur dilaksanakan sebagai upaya pelestarian kesenian tradisional sekaligus penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Program ini berangkat dari permasalahan rendahnya kapasitas digital pelaku seni dan terbatasnya dokumentasi serta promosi kesenian Gambusu di ruang digital. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang dikemas dalam bentuk pelatihan literasi digital, pendampingan produksi konten seni, digitalisasi repertoar Gambusu, serta pementasan seni berbasis hybrid. Kegiatan pelatihan dan puncak program dilaksanakan pada 22 November 2025 dengan melibatkan komunitas seni Bastrada sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam dokumentasi, pengemasan, dan publikasi konten kesenian Gambusu berbasis digital. Selain itu, program ini menghasilkan produk inovasi seni berupa digitalisasi delapan repertoar Gambusu dalam format audio-visual yang terpublikasi melalui platform digital. Program ini berkontribusi pada penguatan pelestarian budaya, peningkatan keberdayaan komunitas seni, serta pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata budaya yang berkelanjutan di Indonesia Timur.
Implementasi Tugas Administratif dan Pelayanan Publik: Laporan Magang Kantor Gubernur Sulawesi Selatan 2025 Mahmudah Mahmudah; Bungatang Bungatang; Fitri M; Azharina Azharina; Apriani Apriani; Junaedi Wardana
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.630

Abstract

Pkm ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan tugas administratif serta kegiatan pelayanan publik yang dilakukan mahasiswa selama magang MBKM di Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2025. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan refleksi pengalaman magang. Kegiatan magang dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2025 memberikan pengalaman langsung yang bermakna bagi mahasiswa dalam memahami dinamika administrasi pemerintahan dan pelayanan publik. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa secara aktif terlibat dalam berbagai tugas strategis, seperti pencatatan dan pendistribusian surat dinas, dokumentasi jalannya rapat koordinasi, serta pelayanan registrasi dalam kegiatan resmi pemerintahan. Keterlibatan ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis administratif, tetapi juga menumbuhkan pemahaman mendalam mengenai prosedur birokrasi, pentingnya ketelitian dalam pengelolaan dokumen, etika komunikasi formal, serta praktik pelayanan publik yang profesional dan akuntabel. Dengan demikian, magang ini berkontribusi nyata dalam membentuk kompetensi mahasiswa sebagai calon aparatur atau praktisi administrasi publik yang adaptif terhadap tuntutan reformasi birokrasi di era digital
Pendampingan Perencanaan dan Penataan Ruang Masjid Muhammadiyah Hj. Ulwiah Tenriajeng di Kecamatan Sendana, Kota Palopo Kastono Kastono; Elma Elma; A. Muhammad Yushan Patawari
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.632

Abstract

Perencanaan dan penataan ruang berbasis partisipasi masyarakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan fungsi dan kenyamanan fasilitas ibadah, khususnya masjid skala lingkungan. Masjid Muhammadiyah Hj. Ulwiah Tenriajeng di Kecamatan Sendana, Kota Palopo, berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat sekitar. Namun, keterbatasan dalam pengaturan zonasi ruang, pola sirkulasi, serta fasilitas pendukung menyebabkan pemanfaatan ruang belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan teknis dalam perencanaan dan penataan ruang masjid melalui pendekatan partisipatif dan konsultatif. Tahapan kegiatan meliputi survei awal lokasi, wawancara pemangku kepentingan, lokakarya desain partisipatif, penyusunan konsep dan gambar tata ruang teknis, serta evaluasi pemahaman dan kepuasan pengguna melalui instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai prinsip zonasi fungsional, efisiensi sirkulasi, dan kenyamanan lingkungan. Usulan penataan ruang meningkatkan aksesibilitas, orientasi ruang salat, higienitas area wudu, serta pemanfaatan ruang multifungsi. Kegiatan ini diharapkan menjadi model perencanaan masjid berbasis komunitas yang mengintegrasikan prinsip arsitektur dengan kebutuhan lokal secara berkelanjutan dan inklusif.
Pentingnya Ekosistem Mangrove dan Inovasi Perangkap Sampah Laut dalam Pengelolaan Sampah Kawasan Pesisir Gelis, Ester Restiana Endang; Septy Heltria; Farhan Ramdhani; Rizky Janatul Magwa; Yoppie Wulanda; Lauura Hermala Yunita
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.637

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan vegetasi pesisir yang memiliki banyak peran dan fungsi dalam ekologi, kondisi ini mendorong pada kesadaran masyarakat akan peran dan fungsi ekosistem mangrove itu sendiri pada kawasan pesisir. Selain itu juga mangrove menjadi pemerangkap sampah laut yang umumnya menjadi salah satu masalah utama pada kawasan pesisir. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah bapak dan ibu rumah tangga nelayan Kampung Nelayan, Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi serta pengenalan inovasi alat perangkap sampah laut sederhana dari alat tangkap bekas. Selama kegiatan berlangsung peserta antusias mengikuti dan berdiskusi terkait upaya pelestarian eksosistem mangrove dan penanggulangan sampah pada kawasan ekosistem mangrove. Kegiatan pengabdian ini menjelaskan beberapa point penting yaitu fungsi ekosistem secara ekologi dan ekonomi, dampak yang akibat penurunan tutupan ekosistem mangrove dan juga titik berat dalam pengelolaan sampah laut. Serta pengenalan alat perangkap dan pemasangan serta pencatatan data sampah laut yang akan membantu masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan maupun penanggulangan sampah kawasan pesisir.
Aksi Literasi Kreatif : Kelas Menulis Puisi dan Publikasi Antologi Puisi Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 27 Makassar Arianti Talib; Intan Marjan; Suriadi Suriadi; Nisa Nisa; Latifa Turohma; Resmadyar Resmadyar
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.730

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kreatif siswa melalui program Aksi Literasi Kreatif: Kelas Menulis Puisi dan Publikasi Antologi Puisi bagi siswa kelas VIII SMPN 27 Makassar. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan literasi siswa, khususnya keterampilan menulis dan membaca puisi, sebagai bagian dari pengembangan kreativitas, kepekaan bahasa, keberanian berekspresi, dan budaya literasi sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan interaktif dan pendampingan partisipatif yang meliputi tahap perencanaan, asesmen kebutuhan, registrasi peserta, penyampaian materi menulis puisi, penyampaian materi membaca puisi, diskusi, praktik kreatif, evaluasi, penerbitan buku antologi puisi, dan penyerahan buku kepada pihak sekolah. Partisipan kegiatan adalah siswa kelas VIII SMPN 27 Makassar yang terlibat dalam proses pembelajaran menulis puisi dan publikasi karya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh peningkatan pemahaman mengenai proses kreatif menulis puisi, terutama dalam menemukan ide dari pengalaman pribadi, lingkungan sekitar, perasaan, dan peristiwa sederhana. Siswa juga memahami bahwa puisi tidak harus panjang, sedih, atau menggunakan kata-kata sulit, tetapi dapat dibangun melalui diksi, imajinasi, larik, bait, dan makna yang sesuai. Dalam aspek membaca puisi, siswa memperoleh pemahaman tentang pentingnya penghayatan, vokal, intonasi, ekspresi, jeda, dan keberanian tampil di depan umum. Luaran utama kegiatan ini adalah terbitnya buku antologi puisi siswa sebagai bentuk apresiasi terhadap karya peserta sekaligus bukti nyata penguatan gerakan literasi sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini berimplikasi positif terhadap peningkatan minat literasi, keterampilan menulis kreatif, kepercayaan diri, dan budaya berkarya siswa. Program ini dapat dijadikan model pembelajaran literasi kreatif yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Pemberdayaan Remaja melalui Pelatihan Public Speaking Bahasa Inggris untuk Mendukung Pariwisata Lokal Muftihaturrahmah Burhamzah; Syarifah Fatimah; Rahmita Burhamzah; Rahmat Burhamzah; Alamsyah Alamsyah
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.731

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan public speaking bahasa Inggris remaja dalam mendukung pengembangan pariwisata lokal. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat mitra adalah rendahnya kemampuan komunikasi bahasa Inggris, kurangnya rasa percaya diri dalam berbicara di depan umum, serta minimnya pelatihan keterampilan komunikasi berbasis praktik bagi remaja di kawasan wisata lokal. Padahal, kemampuan public speaking bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting dalam pelayanan dan promosi wisata, khususnya dalam menghadapi wisatawan mancanegara. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui beberapa metode, yaitu workshop, focus group discussion (FGD), demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Materi pelatihan meliputi dasar-dasar public speaking, teknik komunikasi efektif, vocabulary pariwisata, simulasi pelayanan wisata, serta praktik menjadi pemandu wisata (tour guide) menggunakan bahasa Inggris sederhana. Peserta kegiatan terdiri atas kelompok remaja dan pemuda setempat yang memiliki minat dalam pengembangan pariwisata daerah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kemampuan berbicara bahasa Inggris, khususnya dalam memperkenalkan destinasi wisata lokal dan melakukan simulasi komunikasi dengan wisatawan asing. Selain itu, terjadi peningkatan rasa percaya diri peserta dalam berbicara di depan umum serta meningkatnya kesadaran mereka terhadap pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengembangan pariwisata lokal. Antusiasme peserta selama kegiatan juga menunjukkan bahwa metode pelatihan berbasis praktik dan pendampingan efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi peserta. Program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat karena membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam sektor pariwisata lokal. Dengan adanya pelatihan ini, remaja diharapkan mampu menjadi agen promosi wisata yang dapat memperkenalkan budaya dan potensi wisata daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Oleh karena itu, program pelatihan public speaking bahasa Inggris perlu dikembangkan secara berkelanjutan melalui kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat guna mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Mendukung Administrasi dan Pembelajaran Guru Sekolah Menengah Syarifah Fatimah; Muftihaturrahmah Burhamzah; Rahmita Burhamzah; Rahmat Burhamzah; Alamsyah Alamsyah
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.732

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang besar dalam mendukung efektivitas administrasi dan pembelajaran di sekolah. Namun, pemanfaatan teknologi AI oleh guru sekolah menengah masih belum optimal akibat rendahnya literasi digital dan minimnya pelatihan praktis terkait implementasi AI dalam pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah menengah dalam memanfaatkan Artificial Intelligence guna mendukung administrasi pembelajaran dan pengembangan media ajar yang lebih inovatif. Kegiatan dilaksanakan pada sekolah menengah atas negeri di Sulawesi Selatan dengan melibatkan guru sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi workshop, focus group discussion, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan penggunaan platform AI seperti ChatGPT dan Canva AI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan AI untuk menyusun perangkat ajar, membuat media pembelajaran digital, serta mengembangkan evaluasi pembelajaran secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan dan memberikan respons positif terhadap implementasi teknologi AI dalam pendidikan. Program ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kreativitas guru dan efisiensi administrasi pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil mendukung peningkatan literasi digital guru serta mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan sekolah menengah.
Penguatan Kompetensi Bahasa Asing melalui Program Literasi Bahasa Jerman Berbasis Komunitas Ambo Dalle; Johar Amir; Nurul Mukhlisa Abdal; Misnah Mannahali; Arlian Fachrul Syaputra
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.733

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi bahasa asing masyarakat melalui program literasi bahasa Jerman berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di Kota Makassar dengan melibatkan pelajar, mahasiswa, guru, dan komunitas belajar bahasa asing sebagai mitra utama. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya kemampuan literasi bahasa Jerman, keterbatasan praktik komunikasi, kurang optimalnya pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam pembelajaran, serta belum terbentuknya komunitas belajar yang berkelanjutan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program dilaksanakan melalui metode workshop, focus group discussion (FGD), demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan berbasis komunitas. Materi pelatihan mencakup penguatan kosakata dan komunikasi dasar bahasa Jerman, penggunaan media digital pembelajaran, serta pemanfaatan aplikasi berbasis AI dalam pembelajaran bahasa asing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami kosakata dasar, melakukan percakapan sederhana, membaca teks pendek, serta menggunakan media digital untuk belajar bahasa Jerman secara mandiri. Peserta juga menunjukkan peningkatan motivasi belajar, rasa percaya diri dalam berkomunikasi, dan partisipasi aktif dalam kegiatan komunitas. Selain itu, program berhasil membentuk lingkungan belajar kolaboratif yang mendukung pengembangan literasi bahasa asing secara berkelanjutan. Pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam pembelajaran terbukti membantu peserta memperoleh pengalaman belajar yang lebih interaktif dan fleksibel. Dengan demikian, program literasi bahasa Jerman berbasis komunitas dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang efektif dalam meningkatkan kompetensi bahasa asing dan literasi digital masyarakat di era globalisasi.
Pendampingan Penggunaan Bahasa Indonesia yang Santun dan Efektif dalam Komunikasi Digital Masyarakat Johar Amir; Ambo Dalle; Nurul Mukhlisa Abdal; Misnah Mannahali; Femmy Angreany
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.734

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mengubah pola komunikasi masyarakat secara signifikan. Namun, tingginya penggunaan media digital belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan literasi digital dan penggunaan bahasa Indonesia yang santun serta efektif dalam komunikasi daring. Permasalahan yang ditemukan pada masyarakat mitra meliputi rendahnya pemahaman mengenai etika komunikasi digital, penggunaan bahasa yang kurang santun di media sosial, serta minimnya kesadaran terhadap dampak sosial dari komunikasi digital. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan bahasa Indonesia yang santun, efektif, dan bertanggung jawab dalam komunikasi digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, workshop, focus group discussion, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Materi pelatihan difokuskan pada etika komunikasi digital, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan efektif, penyusunan pesan komunikatif, serta pencegahan ujaran kebencian dan komunikasi provokatif di media sosial. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, pre-test dan post-test, serta penilaian praktik komunikasi digital peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan bahasa Indonesia yang santun dalam media digital. Peserta menjadi lebih mampu menyusun pesan yang komunikatif, mengurangi penggunaan bahasa negatif, serta memahami pentingnya etika komunikasi dalam media sosial. Antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung juga menunjukkan bahwa program pengabdian sesuai dengan kebutuhan masyarakat di era digital saat ini. Selain meningkatkan literasi digital masyarakat, kegiatan ini turut berkontribusi dalam membangun budaya komunikasi yang positif, harmonis, dan bertanggung jawab di ruang digital. Dengan demikian, program pendampingan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas komunikasi digital masyarakat dan dapat menjadi salah satu model penguatan literasi bahasa dan literasi digital berbasis pemberdayaan masyarakat.
Pelatihan Dasar Pemrograman Komputer untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Logis Siswa di SMAN 4 Makassar Rahmaniar Rahmaniar; Figur Muhammad
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.735

Abstract

Literasi digital merupakan kompetensi esensial yang perlu dimiliki oleh generasi muda di era transformasi digital. Namun, masih banyak siswa SMA yang belum memiliki keterampilan pemrograman yang memadai akibat keterbatasan kurikulum dan minimnya akses pelatihan praktis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa SMAN 4 Makassar melalui pelatihan koding berbasis pemrograman web. Kegiatan dilaksanakan selama 16 pertemuan mulai 21 November hingga 15 Desember 2025 dengan melibatkan 30 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung yang diawali dengan observasi, penyusunan bahan ajar, pelaksanaan pelatihan, dan diakhiri dengan evaluasi berupa proyek akhir. Materi yang diajarkan meliputi konsep client server, DOM, HTML, CSS, JavaScript serta pengelolaan data menggunakan LocalStorage dan JSON. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep pemrograman web secara bertahap dan menghasilkan proyek akhir berupa Sistem Perpustakaan Sederhana SMAN 4 Makassar yang fungsional. Selain peningkatan kemampuan teknis, pelatihan ini juga berdampak positif terhadap motivasi, kepercayaan diri, dan minat siswa untuk terus belajar pemrograman secara mandiri. Dengan demikian, pelatihan koding terbukti efektif sebagai salah satu upaya peningkatan literasi digital siswa di jenjang sekolah menengah.