cover
Contact Name
Abdimas Langkanae
Contact Email
junallangkanae11@gmail.com
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
junallangkanae11@gmail.com
Editorial Address
Komp. Perumahan Griya Lumandi Permai
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Langkanae
ISSN : -     EISSN : 28087682     DOI : https://doi.org/9.jpm/006
Abdimas Langkanae adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 105 Documents
Peningkatan Kemampuan Berpikir Logis dan Problem Solving Siswa SMAN 1 Soppeng melalui Pembelajaran Koding Terstruktur Figur Muhammad; Rahmaniar, Rahmaniar
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.578

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemrograman terstruktur menggunakan bahasa Python telah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Soppeng pada tanggal 8, 9, 15, 16, 22, dan 23 November 2025 dengan melibatkan 31 siswa sebagai peserta aktif. Pelatihan yang berlangsung selama enam pertemuan di laboratorium komputer ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis dan problem solving siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan proyek. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman konsep logika dan algoritma, penguasaan sintaks Python dasar (variabel, operator, percabangan, perulangan), serta kemampuan mengintegrasikan input–proses–output dalam aplikasi fungsional. Pada akhir kegiatan, seluruh peserta berhasil menyelesaikan proyek akhir berupa aplikasi sederhana berbasis CLI atau GUI, seperti sistem kasir mini, konverter nilai, dan pengelola data stok, dengan sebagian siswa menambahkan fitur tambahan secara mandiri.
Focus Group Discussion (FGD) Analisis Pasar dan Strategi Pemasaran UMKM Radja Nanas Bantaeng, Dampang, Kel. Gantarangkeke, Kec. Gantarangkeke, Kab. Bantaeng Julyaningsih, A.Hermina; Windarsari, Wiwin Reski; Hamdani, Ibnu Mansyur; Rahman, Andi Nur Faidah
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.579

Abstract

UMKM Radja Nanas Bantaeng merupakan salah satu KUB (Kelompok Usaha Bersama) yang bergerak di sektor pertanian utamanya komunitas buah nanas madu. UMKM ini mampu membudidayakan buah nanas secara kontinu sepanjang tahun sehingga dapat menjaga stock buah nanas tetap tersedia. Namun, sebagian besar profit yang diperoleh UMKM Radja Nanas Bantaeng ini berasal dari penjualan buah nanas segar semata, padahal dengan menjual produk olahan buah nanas dapat meningkatkan harga jual dan mendapatkan keutungan yang lebih besar. Walaupun UMKM Radja Nanas Bantaeng telah mulai mengolah buah nanasnya menjadi sari buah dan selai, tetapi metode pemasaran yang kurang tepat mengakibatkan angka penjualan produk-produk tersebut belum maksimal. Berdasarkan hal tersebut, UMKM Radja Nanas Bantaeng perlu melakukan analisis pasar terlebih dahulu sehingga dapat merumuskan strategi pemasaran yang tepat dan sesuai bagi kondisi UMKM Radja Nanas Bantaeng. Hasil FGD (Focus Group Discussion) yang dilakukan merumuskan beberapa strategi pemasaran yang sesuai untuk mitra yaitu: (1) menetapkan segmentasi dan target pasar berdasarkan preferensi konsumen terhadap produk berbasis buah lokal; (2) menguatkan brand positioning UMKM Radja Nanas melalui perbaikan kemasan dan narasi produk; (3) mengoptimalkan strategi harga berdasarkan struktur biaya dan harga pesaing (4) meningkatkan promosi digital melalui media sosial dan e-commerce; serta (5) melakukan diversifikasi saluran distribusi salah satunya membangun kemitraan dengan toko oleh-oleh dan pasar modern. Hasil FGD ini menjadi dasar penyusunan business plan UMKM Radja Nanas dan menjadi landasan penting dalam merancang intervensi tahap berikutnya.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Perajang Pisang Untuk Meningkatkan Produktivitas Olahan Pisang UMKM di Kabupaten Bantaeng Muhammad Aqdar Fitrah; Syaiful, Syaiful; Arminas, Arminas; Mahlina Ekawati
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.581

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah, kualitas, daya saing produk UMKM, keberlanjutan usaha dan  memperluas jangkuan pasarnya. Produktivitas UMKM olahan pisang melalui suatu penerapan teknologi tepat guna berupa mesin perajang pisang. Permasalahan utama pada UMKM mitra adalah rendahnya kapasitas produksi dan ketidakkonsistenan ukuran irisan pisang akibat proses perajangan yang masih dilakukan secara manual. Melalui program ini dilakukan suatu perancangan, pembuatan, pelatihan penggunaan, serta pendampingan operasional mesin perajang pisang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas produksi, efisiensi waktu, dan kualitas produk. Selain itu, UMKM mitra memperoleh pengetahuan dalam membangun fondasi keterampilan dan wawasan terhadap usahanya, agar mampu bertransformasi menjadi usaha yang lebih profesional, inovatif, dan kompetitif.
Penguatan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Bumdesa: Studi Kasus Pengembangan Wisata Bahari Pantai Punagaan, Kabupaten Kepulauan Selayar Latif, Aqilah Nurul Khaerani; Aidin, Nur; Kuswarini, Prasuri; Asmayanti, Asmayanti
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.582

Abstract

Pantai Punagaan di Desa Patilereng, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, merupakan salah satu destinasi pesisir yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata bahari berkelanjutan. Namun, pengelolaannya yang berada di bawah BUMDesa Baloka Mandiri masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain rendahnya kapasitas sumber daya manusia, lemahnya tata kelola kelembagaan, minimnya strategi pemasaran, serta belum adanya pengemasan produk wisata tematik yang menarik. Kondisi ini berdampak pada rendahnya jumlah kunjungan wisatawan dan terbatasnya kontribusi ekonomi bagi masyarakat sekitar. Artikel ini membahas program penguatan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui BUMDesa Baloka Mandiri dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Intervensi dilakukan melalui pelatihan manajemen usaha wisata, pengenalan bahasa asing dasar, pengembangan produk ekonomi kreatif, serta transformasi pemasaran digital berbasis media sosial dan website reservasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperluas jangkauan promosi, serta mengintegrasikan konsep slow and mindful coastal tourism dalam pengelolaan destinasi. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan keterampilan pengelola, terbentuknya paket wisata tematik yang sesuai dengan potensi lokal, serta tersedianya sarana promosi digital yang mendukung keberlanjutan pengelolaan destinasi. Selain memberi dampak ekonomi bagi masyarakat, program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta poin 14 tentang pelestarian ekosistem laut. Dengan demikian, penguatan BUMDesa Baloka Mandiri dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat pesisir dalam pengembangan wisata bahari berbasis komunitas dan teknologi digital.
Bimbingan Teknis Pengembangan Micro Modul Berbasis PjBL Bagi Guru di Kabupaten Gowa Arnidah, Arnidah; Asmar, Asmar; Fajrin Baids; Dariyono, Dariyono
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.583

Abstract

Perubahan kebijakan pendidikan nasional melalui implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk mampu mengembangkan perangkat ajar yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut adalah Project Based Learning (PjBL), yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik melalui pengalaman belajar berbasis proyek guna menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan berpikir. Dalam rangka mendukung implementasi pendekatan tersebut, dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Bimbingan Teknis Pengembangan Micro Modul Berbasis PjBL bagi Guru di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam merancang micro modul yang kontekstual, menarik, serta mampu menumbuhkan kreativitas dan kemandirian belajar siswa. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan kurikulum pelatihan, pelatihan berbasis praktik, pendampingan intensif, dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman guru terhadap konsep PjBL, keterampilan dalam menyusun micro modul berbasis proyek, serta motivasi untuk mengimplementasikannya di kelas. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru dan penguatan praktik pembelajaran inovatif di Kabupaten Gowa.
Edukasi Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan berbasis Eko-enzyme Aditya, I Kadek; Eka Pratiwi Tenriawaru; Putra, Adrian Tri; Hidayana, Nur; Rahmadani, Nurfadillah; Sari, Puspita; Winayanti; Ina; Nurfadila; Tandiea, Nirmala Sari; Febrianti S., Anisa Putri; Yulpiana; Triwulan; Usman, Ahera Ashari; Padang, Chusnul Maqfirah Andi; Rianti; Liviana, Theresia; Yusya; Faisal, Atikha Fakhraini; Surianti
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.584

Abstract

Sabun yang umumnya dapat diperoleh di pasaran adalah sabun yang sulit terurai secara alami di alam sehingga berpotensi sebagai sumber mencemari lingkungan perairan dan tanah. Sabun yang lebih ramah lingkungan dapat dibuat sendiri di rumah dengan menggunakan proses saponifikasi minyak dalam alkali ataupun menggunakan metil ester sulfonat (MES). Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi civitas akademika dan masyarakat umum untuk menggunakan sabun ramah lingkungan dan memberikan keterampilan praktis dalam memanfaatkan bahan-bahan alami untuk pembuatan sabun. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2025 di Laboratorium Sel dan Jaringan Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo. Kegiatan dilaksanakan dalam metode diskusi, demonstrasi dan praktikum. Sabun yang dihasilkan adalah sabun padat hasil saponifikasi minyak sawit dan NaOH dan diberi penambahan ekoenzim. Sabun cair dibuat dengan menggunakan metil ester sulfonat dan ditambahkan ekoenzim. Peserta tertarik untuk membuat sabun cair sendiri, namun sabun padat lebih disukai oleh peserta karena busanya yang lebih banyak dibandingkan dengan sabun cair. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa sabun padat dan cair ramah lingkungan memenuhi kriteria mutu sabun Badan Standar Nasional Indonesia pada parameter pH.
Program Penguatan Kompetensi Guru MGMP Matematika Maros dalam Penelitian Tindakan Kelas dan Penulisan Ilmiah melalui Pelatihan Terstruktur Upu, Hamzah; Juhari, Agusalim; Basri, Muhammad Yusran; Bernard, Bernard; Habibah, Sitti
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.585

Abstract

Peningkatan kompetensi guru dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan menulis karya ilmiah menjadi kebutuhan strategis dalam pengembangan profesionalisme dan peningkatan mutu pembelajaran. Namun berbagai laporan menunjukkan bahwa guru masih menghadapi kendala dalam memahami metodologi PTK, mengembangkan instrumen penelitian, menganalisis data, serta menyusun artikel ilmiah sesuai kaidah akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan komprehensif bagi guru MGMP Matematika Kabupaten Maros melalui pelatihan konseptual, praktik terarah, penerapan teknologi digital, dan pendampingan intensif. Program dilaksanakan dalam lima tahapan utama: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program melalui pembentukan komunitas guru peneliti. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest–posttest, observasi proses, monitoring pelaksanaan PTK, serta analisis dokumen luaran guru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 59,55 menjadi 81,00. Selain itu, guru menghasilkan 11 proposal PTK, 9 instrumen penelitian, 8 laporan PTK, dan 7 draft artikel ilmiah berbasis IMRAD. Peningkatan ini semakin diperkuat oleh pemanfaatan teknologi digital seperti Google Scholar, Mendeley/Zotero, serta penggunaan aplikasi Gen-AI secara etis untuk mendukung penulisan akademik. Kegiatan ini juga membuahkan terbentuknya Komunitas Guru Peneliti MGMP Matematika Maros sebagai sarana keberlanjutan praktik penelitian guru. Secara keseluruhan, program pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi penelitian dan literasi ilmiah guru, sekaligus membangun ekosistem profesional yang mendorong budaya penelitian berkelanjutan di lingkungan MGMP. Model pelatihan dan pendampingan terstruktur ini direkomendasikan untuk direplikasi pada MGMP mata pelajaran lainnya dan dikembangkan melalui kemitraan berkelanjutan antara sekolah dan perguruan tinggi
PKM Peningkatan Kapasitas Manajerial Melalui Pelatihan Administrasi Organisasi Berbasis Digital terhadap Mahasiswa Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM Habibah, Sitti; Hastuti, Sri; Ahmad Restani Syukron Thayyib; Gita Irawanda; Andika Saputra
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.586

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial mahasiswa melalui pelatihan administrasi organisasi berbasis digital. Sasaran dari kegiatan ini adalah mahasiswa Program Studi Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan. Berdasarkan hasil identifikasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar mahasiswa belum memiliki pemahaman yang memadai tentang administrasi organisasi serta minim dalam penggunaan aplikasi digital untuk mendukung kegiatan organisasi. Pelatihan dilaksanakan secara luring selama tiga hari dan mencakup materi mengenai dasar- dasar administrasi organisasi, praktik penggunaan aplikasi digital seperti Google Docs, Trello, dan Google Calendar, serta simulasi kolaboratif penyusunan dokumen. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan skor dari rata-rata 46 menjadi 81. Selain itu, hasil tugas akhir peserta menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menyusun dokumen organisasi secara digital dan sistematis. Pelatihan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan teknis, serta kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya literasi digital dalam pengelolaan organisasi. Oleh karena itu, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai model pengembangan kapasitas manajerial mahasiswa di era transformasi digital
Pemberdayaan Kelompok Mitra Tani dan Kelompok Sadar Wisata Desa Erelembang melalui Pengembangan Kawasan Agroedu-Wisata Unggulan Berwawasan Lingkungan Berbasis Masyarakat Lokal Yang Berkelanjutan Dian Pramana Putra; Nenny, Nenny; Nadir, Nadir; Muh.Hasby Assiddiq
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.600

Abstract

P rogram pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan rendahnya produktivitas pertanian serta terbatasnya kapasitas pemasaran digital pada sektor wisata Desa Erelembang. Kegiatan bertujuan meningkatkan kemampuan hardskill petani dan pengelola wisata melalui penerapan teknologi irigasi, pembuatan pupuk organik, serta pengelolaan destinasi wisata berbasis digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyuluhan, workshop, serta praktikum lapangan yang melibatkan 40 anggota Kelompok Tani Sumber Jaya dan 15 anggota Kelompok Sadar Wisata Tana Turi. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan tes pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan hardskill petani sebesar 70%, tercermin dari kemampuan mengoperasikan irigasi silinder pori dan memproduksi pupuk organik. Produktivitas padi meningkat 50–75%, sedangkan pemasaran digital meningkatkan jumlah pengunjung wisata sebesar 30%. Softskill pengelola wisata meningkat 65% pada aspek pelayanan dan manajemen destinasi. Program ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi dan pelatihan terstruktur mampu memperkuat kapasitas ekonomi serta keberlanjutan usaha masyarakat desa.
Menumbuhkan Kesadaran Digital Sejak Dini di SDN 47 Tompotika Abdul Zahir; Akramunnisa, Akramunnisa; Imeldianti Saida; Nur Asmi; Nelsa Mali Sanda Padang; Jusniar, Jusniar; Waldi, Waldi
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.601

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran digital sejak dini pada peserta didik SDN 47 Tompotika melalui penguatan literasi digital yang terarah dan terintegrasi dalam proses pembelajaran sehari hari, kesadaran digital dimaknai sebagai kemampuan siswa dalam menggunakan perangkat teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab, serta memahami etika dalam berinteraksi di ruang digital, pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, pendampingan, dan praktik langsung yang melibatkan guru dan siswa, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, diskusi, wawancara singkat, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung, program pengabdian difokuskan pada pengenalan keamanan penggunaan internet, etika bermedia sosial, serta pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang positif, hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya perilaku digital yang baik, siswa menjadi lebih berhati hati dalam menggunakan teknologi dan mulai memahami tanggung jawab serta kontrol diri dalam aktivitas digital, selain itu peran guru dan dukungan lingkungan sekolah menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan pengabdian ini karena guru berperan sebagai pendamping dan teladan dalam pembentukan sikap sadar digital, sehingga melalui kegiatan pengabdian ini siswa tidak hanya terampil secara teknis tetapi juga memiliki etika dan sikap yang tepat dalam menghadapi tantangan era digital

Page 10 of 11 | Total Record : 105