cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,794 Documents
Analisis Spasial Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Pasca-Bencana 2018 di Kota Palu : Spatial Analysis of the Availability of Green Open Spaces Post-Disaster 2018 in Palu City Hadid, Adina Khusnudzan; Yan Radhinal; Azizah Putri Abdi; Hadi Abdurrahman; Muhammad Adhim Halim
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8581

Abstract

Kota Palu, yang terletak di wilayah rawan multi-bencana, mengalami kehancuran signifikan pada peristiwa gempa, tsunami, dan likuifaksi tahun 2018. Proses rekonstruksi pasca-bencana yang masif berpotensi mengabaikan aspek tata ruang berkelanjutan, khususnya ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang memegang peran kritis secara ekologis maupun sebagai area evakuasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan luasan RTH di Kota Palu pasca-bencana 2018. Metode yang digunakan adalah analisis spasial berbasis cloud computing pada platform Google Earth Engine dengan memanfaatkan citra satelit Landsat multi-sensor untuk dua periode (2018 dan 2024). Klasifikasi tutupan lahan dilakukan menggunakan kombinasi indeks NDVI dan NDBI untuk memetakan RTH dan lahan terbangun. Hasil penelitian mengungkapkan penurunan ketersediaan RTH sebesar 858,34 hektar (-2,82%) dan peningkatan lahan terbangun sebesar 828,95 hektar (+24,26%) selama periode 2018–2024, yang menunjukkan pola ekspansi urban (sprawl) dengan konversi langsung dari RTH. Temuan ini menyimpulkan bahwa rekonstruksi pasca-bencana dan pertumbuhan alami menjadi pendorong utama perubahan tutupan lahan, sehingga diperlukan evaluasi mendalam terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan integrasi kebijakan yang lebih kuat untuk melindungi RTH serta mendukung pembangunan yang tangguh dan berkelanjutan.
Analisis Kendala Dalam Implementasi Pelayanan Kesehatan Dengan Menggunakan Rekam Medis Elektronik Di Puskesmas Toto Utara: Analysis of Constraints in the Implementation of Health Services Using Electronic Medical Records at the North Toto Community Health Center Meylani Toonawu; Laksmyn Kadir; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8592

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi sistem pelayanan kesehatan, termasuk Rekam Medis Elektronik (RME) sebagaimana diatur dalam Permenkes No. 24 Tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala implementasi pelayanan kesehatan menggunakan RME di Puskesmas Toto Utara berdasarkan Faktor Manusia (Man), Mesin (Machine), Metode (Method) dan Uang (Money). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan Kepala Puskesmas dan Petugas Rekam Medis serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik Fishbone Diagram. Hasil penelitian menunjukkan kendala utama berasal dari faktor manusia, seperti kurangnya tenaga berlatar belakang rekam medis dan keterbatasan kemampuan komputer. Faktor mesin meliputi sarana prasarana dan jaringan internet yang belum stabil. Faktor metode, implementasi SOP telah tersedia, namun implementasi masih belum sepenuhnya optimal. Faktor Uang, meskipun dana ada dukungan dari BOK, alokasi anggaran belum memadai untuk menunjang RME secara menyeluruh. Simpulannya keberhasilan implementasi RME memerlukan peningkatan kapasitas SDM, infrastruktur teknologi, konsitensi penerapan SOP, serta alokasi dana yang memadai.
Evaluasi Pelaksanaan AMDAL Terhadap Pengelolaan Limbah Medis dan NonMedis Serta Kualitas Lingkungan di UPT Puskesmas Wilayah Deli Serdang : Evaluation of the Implementation of AMDAL on Medical and Non-Medical Waste Management and Environmental Quality at the Deli Serdang Regional Health Center UPT Susilawati; David Brando P. Tarigan; Nadya Ramadhani; Della Prisca; Sonya Tri Pratiwi; Alfi Syahrina Hidayat
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8593

Abstract

Fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas menghasilkan berbagai jenis limbah yang dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan AMDAL di UPT Puskesmas wilayah Deli Serdang, dengan fokus pada pengelolaan limbah cair, limbah padat, dan limbah B3. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi evaluatif. melalui observasi, wawancara, dan checklist berdasarkan Permen LH No. 16 Tahun 2012. Hasil menunjukkan bahwa puskesmas belum memiliki IPAL dan masih membakar limbah padat secara terbuka. Limbah B3 dikelola oleh pihak ketiga, namun belum dilengkapi prosedur internal yang memadai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan lingkungan di puskesmas belum optimal dan perlu ditingkatkan melalui pembangunan IPAL, pelatihan petugas, dan penyusunan SOP.
Analisis Potensi Bahaya Pada Proses Operasional Pt. Pelindo Regional 4 (Persero) Gorontalo Menggunakan Metode PHA (Preliminary Hazard Analysis): Analysis of Potential Hazards in the Operational Process of PT. Pelindo Regional 4 (Persero) Gorontalo Using the PHA (Preliminary Hazard Analysis) Method Indi Rahmawati Tobuto; Laksmyn Kadir; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8594

Abstract

Kegiatan operasional di lingkungan pelabuhan merupakan aktivitas yang memiliki risiko kerja tinggi, terutama pada proses bongkar muat, relokasi peti kemas, dan stuffing/stripping, yang melibatkan penggunaan alat berat, pengangkutan manual, serta paparan langsung terhadap cuaca ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya, tingkat risiko, dan upaya pengendalian risiko pada proses operasional PT. Pelindo Regional IV (Persero) Gorontalo dengan menggunakan metode Preliminary Hazard Analysis (PHA). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja bagian operasional sebanyak 36 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja paling banyak merasakan potensi bahaya pada aktivitas bongkar muat dan relokasi, terutama yang berkaitan dengan bahaya fisik seperti terjatuh dari ketinggian, tergencet alat berat, hingga terpeleset akibat permukaan kerja yang licin. Selain itu, ditemukan juga bahaya kimia (asap kendaraan dan debu), ergonomi (posisi kerja tidak nyaman), serta psikososial (beban kerja berlebih dan tekanan waktu). Berdasarkan penilaian risiko menggunakan standar AS/NZS 4360:2004, sebagian besar bahaya berada pada tingkat risiko substantial dan priority 1, yang berarti memerlukan penanganan segera. Upaya pengendalian risiko dilakukan mengikuti hierarki pengendalian risiko, mulai dari eliminasi, substitusi, pengendalian teknik, pengendalian administratif, hingga penggunaan alat pelindung diri (APD).
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Anggaran Balai Guru Penggerak Provinsi Gorontalo: Factors Influencing Budget Absorption Gorontalo Province's Center for Teachers Risnawati Naue; Saparudin; Novaliastuti Masiaga
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8595

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh masing-masing faktor ini terhadap tingkat penyerapan anggaran BGP Provinsi Gorontalo. Penelitian ini dilakukan di BGP Provinsi Gorontalo, dengan fokus pada instansi Vertikal yang terkait dengan pengelolaan anggaran dan belanja. Perencanaan Anggaran terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Anggaran. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas dan ketepatan dalam proses perencanaan sangat menentukan sejauh mana anggaran dapat terserap secara optimal. Semakin baik perencanaan yang dilakukan sejak awal, maka pelaksanaan kegiatan dan penggunaan anggaran akan lebih terarah, efisien, dan tepat sasaran. Sistem Pengelolaan Keuangan Meskipun hasil uji statistik menunjukkan bahwa variabel Sistem Pengelolaan Keuangan tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Penyerapan Anggaran, namun secara simultan tetap memberikan kontribusi dalam mendukung efektivitas pelaksanaan anggaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan sistem yang baik saja tidak cukup, melainkan perlu disertai dengan implementasi yang konsisten dan terintegrasi. Sumber Daya Manusia (SDM) Kesimpulan: Sumber Daya Manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Anggaran. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi, pengalaman, dan kapasitas kerja aparatur sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan program dan penggunaan anggaran. SDM yang kompeten akan mampu menerjemahkan perencanaan ke dalam aksi nyata secara efektif dan akuntabel.
Efektivitas Pengolahan Air Sederhana Berbasis Karbon Aktif Tempurung Kelapa Dan Kapur Terhadap Kualitas Air Di Muara Sungai Bone: Effectiveness of a Simple Water Treatment System Based on Activated Carbon from Coconut Shells and Lime on Water Quality in the Bone River Estuary Septian Robot; Laksmyn Kadir; Moh. Rivai Nakoe
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8596

Abstract

Pengolahan air sebagai operasi teknis yang dilakukan terhadap air baku agar menjadi air bersih yang memenuhi persyaratan kualitas sebagai air bersih atau air minum dengan menggabungkan beberapa proses pengolahan. Kualitas air sungai rentan mengalami pencemaran lingkungan. Pencemaran sungai dapat terdiri atas parameter fisik, kimia, dan biologi. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas antara karbon aktif tempurung kelapa dengan kapur berdasarkan kualitas air pada pengolahan air menggunakan media sederhana. Desain penelitian ini juga menggunakan rancangan eksperimen (Pre experimental Design) dengan rancarangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dari penelitian ini yaitu air Sungai Bone sebanyak 45 liter (digunakan saat proses penyaringan). Setelah proses penyaringan lalu diambil sebanyak 500ml dari proses penyaringan untuk kemudian di uji parameter fisik, kimia dan biologi. Data analisis menggunakan uji Paired Sample T Test dan uji Wilcoxon dengan tingkat kesalahan (?) sebesar 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan kadar awal air sungai parameter fisik suhu 28oC, warna 231 TCU, bau (berbau), TDS 3040 mg/L dan TSS 380,5 mg/L, parameter kimia 7,17, dan parameter biologi 200.5. Media paling efektif dalam menurunkan parameter fisik adalah karbon aktif lebih efektif daripada kapur, pada parameter kimia adalah karbon aktif dan kapur, dan pada parameter biologi adalah kapur. Disarankan penggunaan variasi ketebalan media dll, masyarakat dapat menerapkan sistem penyaringan air dan instansi terkait dapat memberikan penyuluhan pengolahan air bersih.
Gambaran Pengetahuan Ibu dalam Memberikan Makanan Pendamping ASI Di Desa Popodu: Overview of Mothers' Knowledge in Providing Complementary Foods for Breastfeeding in Popodu Village Rahmatia Kadir; Nurdiana Djamaluddin; Ibrahim Suleman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8597

Abstract

Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) terlalu dini sebelum bayi berusia 6 bulan maupun terlambat, MP-ASI yang diberikan tidak cukup dan frekuensi pemberian MP-ASI yang kurang menyebabkan periode emas pada bayi dapat menjadi periode kritis yang akan menganggu tumbuh kembang bayi saat ini dan masa mendatang, hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya pengetahuan ibu. Tujuan penelitian mengetahui gambaran pengetahuan ibu dalam memberikan makanan pendamping ASI di Desa Popodu. Desain penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Subjek penelitian adalah semua ibu yang mempunyai bayi berusia 6-24 bulan di Desa Popodu sebanyak 33 bayi dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan ibu dalam memberikan MP-ASI. Analisa data univariat dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan yang dikategorikan kurang sebanyak 13 responden (39,4%), pengetahuan cukup sebanyak 11 responden (33,3%) dan pengetahuan baik sebanyak 9 responden (27,3%). Simpulan pengetahuan ibu dalam memberikan makanan pendamping ASI di Desa Popodu mayoritas tergolong pengetahuan yang kurang. Saran bagi aparat desa Popodu dapat bekerja sama dengan Puskesmas Bulango Timur untuk memberikan edukasi mengenai MP-ASI dan mendemostrasikan praktik pemberian MP-ASI secara langsung sesuai usia bayi.
Hubungan Karakteristik Individu Dan Lama Paparan UAP BBM Dengan Gangguan Pernapasan Pada Operator SPBU Kota Gorontalo: The Relationship Between Individual Characteristics and Duration of Exposure to Fuel Vapors and Respiratory Disorders in Gas Station Operators Gorontalo City Tasya Karim; Laksmyn Kadir; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8598

Abstract

Paparan uap Bahan Bakar Minyak (BBM) di lingkungan kerja SPBU berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. Masalah yang sering terjadi pada SPBU terutama masalah kesehatan yaitu: paparan uap BBM, paparan debu dan polusi udara, paparan suara bising, paparan sinar matahari langsing, cedera fisik, kurangnya penggunaan APD. Masalah ini dapat mengganggu kesehatan operator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik individu (usia, indeks massa tubuh/IMT, dan masa kerja) serta lama paparan uap BBM dengan gangguan pernapasan pada operator SPBU di Kota Gorontalo. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 85 responden yang dipilih secara acak dari 8 SPBU. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran kapasitas paru menggunakan peak flow meter. Hasil analisis bivariat dengan uji Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia (P-value = 0,000), IMT (P-value = 0,016), masa kerja (P-value = 0,001), dan lama paparan uap BBM (P-value = 0,002) dengan gangguan pernapasan. Sebagian besar responden memiliki kapasitas paru yang menyempit (50–100%) dan mengalami keluhan pernapasan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan risiko paparan uap BBM dan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara optimal di SPBU. Saran penelitian, melakukan pengecekan kesehatan secara berkala dapat menjadi sebuah pencegahan kesehatan bagi operator SPBU.
Penyuluhan Penatalaksanaan program CERDIK untuk mencegah komplikasi pada penyandang diabetes melitus di Desa Sibedi kecamatan Marawola Kabupaten Sigi: Counseling on the Management of the CERDIK program to prevent complications in people with diabetes mellitus in Sibedi village, Marawola sub-district, Sigi Regency Sri Yulianti; Nur Febrianti; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8608

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit kronik mengakibatkan progresif sehingga ditandai dimana tubuh mengalami ketidakseimbangan atau gangguan pada sistem metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein, sampai mengakibatkan peningkatan kadar gula darah dalam tubuh. Tujuan dilakukan. Tujuan dilakukam pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan untuk pencegahan terjadinyapenyakit diabetes melitus melalui program CERDIK. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara sosialisasi dengan dilakukan penyuluhan kesehatan dengan media flip chart dan leaflet. Hasil Di dapatkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan terkait materi Diabetes Melitus. Sebagian besar masyarakat Desa Sibedi belum memahami penyebab terjadinya Diabetes Melitus dan bagaimana cara pencegahan penyakit Diabetes Melitus. Pada saat setelah diberikan penyuluhan tentang penyakit Diabetes Melitus sebagian masyarakat banyak bertanya terkait penyakit Diabetes Melitus, setelah itu diberikan penjelasan dan masyarakat dapat memahami terkait penyakit Diabetes Melitus.
Penyuluhan Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pentingnya Tablet Tambah Darah (FE)Di Puskesmas Bulili Kota Palu: Counseling On The Level Of Knowledge Of Pregnant Women About The Importance Of Blood Enrichment (Fe) Tablets At The Bulili Public Health Center In Palu City Hayati Palesa; Fauzan; Badariati; Ratna Devi; Andi Mariani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8630

Abstract

Anemia defisiensi zat besi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di kalangan ibu hamil, terutama di negara-negara berkembang. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk kehilangan darah atau perdarahan kronik, gizi yang buruk misalnya pada gangguan penyerapan protein dan zat besi oleh usus, risiko persalinan prematur,berat badan lahir rendah, keguguran, kelahiran premature dan kematian pada ibu dan bayi baru lahir (Astutik dkk, 2018 dalam Yanti dkk., 2023). Penelitian menunjukkan bahwa meskipun suplementasi Fe dapat mencegah anemia, banyak ibu hamil masih mengalami defisiensi karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya suplementasi ini (Patel dkk., 2021). Intervensi seperti penyuluhan dan suplementasi yang lebih efektif dapat membantu mengurangi angka kejadian anemia secara signifikan. Zat besi adalah makro elemen esensial bagi tubuh yang sangat di perlukan dalam proses sintesa hemoglobin dimana untuk mengkonsumsi tablet Fe sangat berkaitan dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Berdasarkan hasil observasi data di puskesmas bulili birobuli selatan dibulan November-Desember 2024 terdapat 42 ibu hamil yang datang berkunjung dari usia 17-41tahun dan terdapat 10 ibu hamil yang mengalami anemia.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue