cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,321 Documents
Implementasi Reformasi Birokrasi Pada Tata Pelaksanaan Layanan Publik Di Kabupaten Bone Bolango: Implementation of Bureaucratic Reform in Public Service Delivery in Bone Bolango Regency Sri Yulianty Mozin; Rahmatia Pakaya; Mohamad Iqshal Botutihe; Tiara Kasih Salihi; Irmawati Aripin; Muhammad Fajri Sulhandi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9220

Abstract

Reformasi birokrasi merupakan salah satu strategi utama dalam meningkatkan kualitas tata pelaksanaan layanan publik di Indonesia. Kabupaten Bone Bolango sebagai salah satu daerah otonom di Provinsi Gorontalo menghadapi tantangan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi reformasi birokrasi pada tata pelaksanaan layanan publik di Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi reformasi birokrasi di Bone Bolango telah berjalan melalui penyederhanaan prosedur, pemanfaatan teknologi informasi, dan peningkatan kompetensi aparatur. Namun, tantangan masih muncul berupa keterbatasan sumber daya manusia, resistensi perubahan, serta kurangnya optimalisasi sistem pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih adaptif dan inovatif agar tujuan reformasi birokrasi dapat tercapai secara maksimal.
Gambaran Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan Tahun Pertama Dalam Menjalani Perkuliahan Di Universitas Negeri Gorontalo : An Overview of Stress Levels of First-Year Nursing Students During Their Studies at Gorontalo State University Mulya Cita Ibrahim; Zulkifli B. Pomalango; Ibrahim Suleman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9248

Abstract

Stres merupakan gangguan psikologis yang sering di alami mahasiswa, terutama pada masa transisi keperguruan tinggi. Mahasiswa keperawatan tahun pertama rentan mengalami stress akibat penyesuaian dengan sistem akademik yang padat dan tuntutan praktikum yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stress mahasiswa keperawatan tahun pertama di Universitas Negeri Gorontalo. Metode yang digunakan adalah desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 105 mahasiswa yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2025 di Jurusan Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (69,5%) mengalami stress sedang, sementara 30,5% lainnya mengalami stress berat. Hal ini menunjukkan adanya tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik yang baru dan tuntutan praktikum yang tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya perhatian terhadap psikologis mahasiswa, terutama pada tahun pertama. Oleh karena itu, pengembangan program pendampingan psikologis, pelatihan manajemen stres, serta komunikasi antara dosen dan mahasiswa sangat diperlukan untuk mendukung pengelolaan stress secara efektif. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji faktor-faktor lain yang memengaruhi stress mahasiswa dan efektivitas intervensi yang diterapkan dalam mengurangi tingkat stres.
Gambaran Toxic Relationship Dan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Jurusan Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo: An Overview of Toxic Relationships and Mental Health in Nursing Students at Gorontalo State University Safira R. Pagau; Nurdiana Djamaluddin; Nirwanto Rahim
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9249

Abstract

Toxic Relationship atau hubungan beracun merupakan bentuk interaksi interpersonal yang berdampak negatif bagi salah satu atau kedua belah pihak, baik secara emosional maupun fisik. Hubungan ini dapat terjadi dalam berbagai konteks, termasuk hubungan romantis, pertemanan, keluarga, serta lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk Mengidentifikasi Toxic Relationship Mahasiswa sJurusan Keperawatan di Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Penelitian ini menggunakan teknik sampel Slovin, yaitu pengambilan sampel acak berstrata dengan jumlah sampel 243 responden. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pembagian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 64,6% mahasiswa Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo mengalami gejala hubungan toxic, sementara 29,6% melaporkan hubungan sehat. Faktor-faktor seperti tekanan akademik, tuntutan sosial, dan masalah pribadi dapat memengaruhi tingkat kesehatan mental mahasiswa, sehingga dibutuhkan upaya lebih lanjut untuk mendukung mereka dalam mencapai kesejahteraan psikologis yang lebih baik. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dukungan dari berbagai pihak baik dari pihak peruguruan maupun tenaga kesehatan untuk dapat memberikan edukasi maupun informasi tentang pola komunikasi sehat dan pencegahan Toxic Relationship dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan tentang Toxic Relationship dalam bersosialisasi.
Program Strategis Reformasi Birokrasi Sebagai Upaya Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Di Indonesia: Strategic Bureaucratic Reform Program as an Effort to Transform Governance in Indonesia Sri Yulianty Mozin; Rahmatia Pakaya; Nadila Liputo; Zaskia Shalwa Lawani; Fatralisa D. Pulanding; Rini Ramadhani; Rizky Ayulia Sari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9250

Abstract

Reformasi birokrasi merupakan langkah strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual program strategis reformasi birokrasi sebagai upaya transformasi tata kelola pemerintahan di Indonesia, dengan penekanan pada penguatan kompetensi aparatur sipil negara dan digitalisasi pelayanan publik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang menelaah berbagai sumber sekunder seperti dokumen kebijakan, artikel ilmiah, laporan penelitian, dan peraturan perundangan terkait reformasi birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi birokrasi di Indonesia telah mengarah pada perubahan paradigma dari pola kerja administratif menuju tata kelola berbasis kinerja yang memanfaatkan teknologi digital melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Program strategis reformasi birokrasi berperan penting dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan akuntabel, serta mendorong integrasi kebijakan lintas sektor untuk mewujudkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan partisipatif. Namun, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, kesenjangan infrastruktur digital, dan resistensi budaya birokrasi terhadap perubahan. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya kepemimpinan digital, evaluasi berbasis hasil, serta pemerataan literasi teknologi sebagai kunci keberhasilan reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang modern, inovatif, dan berkelanjutan.
Pengaruh Model dan Dimensi Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Seks Bebas pada Remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Gorontalo : Influence of Parenting Models and Dimensions on Risky Sexual Behavior among Adolescets (Students) at SMK Negeri 2 Kota Gorontalo Delsiana Aksara; Herlina Jusuf; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9254

Abstract

Perilaku seks bebas remaja menjadi masalah sosial yang semakin mengkhawatirkan, terutama di kalangan pelajar. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku tersebut adalah pola asuh orang tua. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh model dan dimensi pola asuh orang tua terhadap perilaku seks bebas pada remaja SMK Negeri 2 Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 175 siswa kelas XI diambil dengan teknik proportional simple random sampling. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan model pola asuh orang tua berpengaruh signifikan terhadap perilaku seks bebas (p = 0,005), di mana pola asuh demokratis cenderung mencegah perilaku menyimpang, sedangkan pola asuh permisif, abai, dan otoriter berkaitan dengan tingginya perilaku seks bebas. Dimensi pola asuh menunjukkan pengaruh signifikan (p = 0,043), dengan dimensi tingkah laku memiliki proporsi tertinggi. Sebanyak 69,7% responden diketahui pernah melakukan perilaku seks bebas. Simpulan bahwa intervensi berbasis keluarga dalam meningkatkan pola asuh yang sehat perlu dilakukan untuk mencegah perilaku seksual berisiko di kalangan remaja. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan kajian mendalam terkait faktor pengaruh latar belakang orang tua.
Strategi Komunikasi Pemasaran Pada PT. Mandala Finance Tbk Cabang Palu: Marketing Communication Strategy at PT. Mandala Finance Tbk Palu Branch Hariyanto R Djatola; Nirmala Dewi; Putri Diviani Pratiwi Aliu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui Bagaimana strategi komunikasi pemasaran PT Mandala Finance Tbk Cabang Palu ? (2) Untuk mengetahui Bagaimana solusi tidak optimalnya strategi komunikasi PT Mandala Finance Tbk Cabang Palu?. Oleh karena itu, penulis terlebih dahulu harus mengetahui bagaimana keadaan perusahaan serta faktor internal dan eksternal apa saja yang mempengaruhi strategi pemasaran yang ada pada perusahaan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan melakukan wawancara dan observasi langsung pada Kordinator marketing (kormax). Data yang diperoleh dari hasil pengumpulan data kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui apa saja yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman dari strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan. Kesimpulan dari analisis yang dilakukan berdasarkan diagram cartesius adalah PT. Mandala Finanance Tbk Cabang Palu memiliki kekuatan internal sebesar 6,26 dan faktor eksternal 6,46. Kemudian berada pada posisi kuadran I (positif) dimana berada pada kuadran I, yaitu agresif dengan penerapan Growth Oriented Strategy yang merupakan situasi yang sangat menguntungkan bagi perusahaan. Dimana, perusahaan memiliki kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada.
Studi Literatur Stabilitas Fikosianin dalam Berbagai Agen Penstabil untuk Aplikasi Pangan pH Rendah: Literature Study on the Stability of Phycocyanin in Various Stabilizing Agents for Low-pH Food Applications Fitrania, Fathika; M. Farras Abiyyuddin; Jasmine Rahma Kesuma Nirvana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9257

Abstract

Fikosianin (PC) adalah pewarna biru alami yang potensial, namun aplikasinya terhambat oleh sensitivitasnya yang tinggi terhadap kondisi asam (pH < 4.5), panas, dan cahaya. Ketidakstabilan ini memicu denaturasi protein PC dan degradasi warna yang kurang menguntungkan pada aplikasi produk pangan. Studi literatur ini bertujuan untuk mensintesis data penelitian terdahulu dan mengkategorikan upaya stabilisasi PC menggunakan agen penstabil kimia dan teknologi fisik. Pencarian sistematis dan analisis kualitatif dilakukan terhadap 11 artikel yang terbit di tahun 2018-2025 dengan fokus pada retensi warna di kondisi pH asam. Studi literatur ini mengkategorikan agen penstabil kimia menjadi lima golongan yaitu, protein, polisakarida, kompleks polisakarida-protein, dan bahan non-food grade seperti SDS dan formaldehida. Penggunaan karagenan anionik dinilai signifikan terhadap stabilitas PC secara simultan pada pH 3.0 dan suhu tinggi. Kombinasi lebih dari satu agen penstabil menunjukkan efektivitas tinggi dengan retensi warna mencapai 81.5% pada pH 3.5. Teknologi fisik seperti spray drying, freeze drying, dan high-pressure processing (HPP) dapat dipertimbangkan untuk mempertahankan stabilitas PC. Secara keseluruhan studi literatur ini merekomendasikan kombinasi strategi antara agen penstabil kimia dengan teknologi fisik secara bersamaan. Pengetahuan ini sangat bermanfaat di level industri sebab berkaitan pula dengan efisiensi produksi PC.
Pola Asuh Orang Tua dan Kemandirian Perawatan Diri Anak Retardasi Mental di SLB Negeri Meulaboh: Parenting Patterns and Self-Care Independence of Mentally Retarded Children at Meulaboh State Special Needs School Hafdhallah; Nafa Humaira; Orita Satria; Nurromsyah Nasution
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9276

Abstract

Retardasi mental merupakan kondisi penurunan fungsi intelektual secara menyeluruh yang berdampak pada keterlambatan perkembangan, termasuk dalam kemandirian perawatan diri. Dukungan dan pola asuh orang tua memegang peran penting dalam membantu anak dengan retardasi mental mencapai kemandirian meskipun mengalami keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian perawatan diri pada anak retardasi mental di Sekolah Luar Biasa Negeri Meulaboh. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan uji chi-square. Sampel penelitian berjumlah 54 responden dan penelitian dilaksanakan pada tanggal 7 sampai 15 Juni 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 44 orang (81,5%), dan anak dengan tingkat kemandirian perawatan diri sebanyak 34 orang (63%). Uji statistik menunjukkan nilai p sebesar 0,008, yang lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua dengan kemandirian perawatan diri pada anak retardasi mental.
Analisis Normatif Terhadap Ketentuan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan: Rekonstruksi Kewenangan Organisasi Profesi Dan Kollegium Kedokteran: Normative Analysis of the Provisions of Law Number 17 of 2023 Concerning Health: Reconstruction of the Authority of Professional Organizations and Medical Colleges Maria Merry; Yudhi Hertanto; Ica Maulina Rifkiyatul Islami; Deny
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.7455

Abstract

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan merupakan regulasi komprehensif yang menggantikan sejumlah undang-undang sebelumnya di sektor kesehatan dan membawa perubahan mendasar terhadap sistem tata kelola profesi kedokteran di Indonesia. Salah satu aspek yang paling menonjol dalam undang-undang ini adalah restrukturisasi kewenangan organisasi profesi serta pergeseran fungsi kollegium kedokteran sebagai lembaga yang selama ini memegang otoritas dalam penyusunan standar kompetensi, sertifikasi, dan penjaminan mutu praktik kedokteran. Melalui pendekatan penelitian hukum normatif, studi ini mengurai bagaimana reposisi kewenangan tersebut diatur dalam UU 17/2023, sekaligus menilai konsekuensinya terhadap praktik profesional dan sistem pembinaan tenaga medis. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan regulasi ini mengarah pada meningkatnya dominasi negara dalam proses registrasi, sertifikasi, dan pembinaan profesi melalui Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI) sebagai lembaga yang diberi mandat sentral. Pergeseran ini berimplikasi pada berkurangnya otonomi organisasi profesi dalam menjalankan fungsi pengawasan etik dan peningkatan kompetensi berkelanjutan. Di sisi lain, pemerintah beralasan bahwa integrasi kewenangan dimaksudkan untuk menciptakan mekanisme yang lebih transparan, akuntabel, dan seragam secara nasional. Selain itu, rekonstruksi peran kollegium kedokteran menimbulkan perdebatan mengenai ruang kebebasan ilmiah dan konsistensi mutu pendidikan profesi. Dengan adanya perubahan struktur regulatif ini, dibutuhkan perumusan ulang mekanisme koordinasi antara negara, organisasi profesi, dan kollegium agar kualitas layanan kesehatan tetap terjaga dan tidak mengurangi independensi profesi dalam mempertahankan standar etik serta ilmu pengetahuan kedokteran.
Peran Tenaga Kesehatan dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Ibu dan Anak di Fasilitas Pelayanan Dasar: The Role of Health Workers in Improving Maternal and Child Health in Basic Service Facilities Diaz Capriani; Rismayana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.7485

Abstract

Upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak merupakan bagian penting dalam pencapaian tujuan pembangunan kesehatan nasional. Tenaga kesehatan memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif di fasilitas pelayanan dasar seperti puskesmas dan posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tenaga kesehatan, bentuk intervensi yang dilakukan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan berperan penting dalam edukasi kesehatan, deteksi dini risiko kehamilan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pemberian layanan imunisasi dan gizi. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, beban kerja tinggi, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap layanan kesehatan. Kesimpulannya, optimalisasi peran tenaga kesehatan di layanan dasar membutuhkan peningkatan kompetensi, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta dukungan fasilitas dan kebijakan yang memadai.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue