cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,701 Documents
Pembuatan Minyak Kemiri Sebagai Produk Pengembangan: Making Candlenut Oil as a Development Product Felix Leonardi; Sanif Sentosa; Esther; Eddy; Bahagia Tarigan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10440

Abstract

Kegiatan diversifikasi produk dengan memproduksi minyak kemiri ini, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat mengingat harga minyak kemiri dipasaran yang cukup tinggi. Selain itu pada kegiatan pengabdian ini juga akan dilakukan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola kelompok usaha bersama dengan harapan masyarakat menjadi lebih mandiri dalam usaha dan dapat mengembangkan usaha dengan baik sehingga masyarakat yang mandiri dalam usaha ini akan mengurangi aktifitasnya didalam hutan dan hutan akan semakin lestari. Metode pengabdian meliputi sosialisasi, workshop produksi minyak kemiri mulai dari tahap ekstrak, isolasi sampai dengan filtrasi minyak dengan menggunakan arang aktif dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan adalah produk minyak kemiri yang siap dipasarkan.
Pengajaran Pemrograman Di Politeknik: Programming Teaching at Polytechnic Sanif Sentosa; Rafika Sari br Sembiring; Gloria Cahaya Julida Hutabarat; Lenny Gurning; Bahagia Tarigan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10441

Abstract

Terdapat banyak pendapat mengenai metode pengajaran pemrograman untuk mempersiapkan programmer yang berkualitas yang belajar secara otodidak. Programmer lulusan perguruan tinggi memiliki konsep berpikir dan standar yang berbeda dibandingkan programmer otodidak. Pendekatan pengajaran pemrograman dengan proses pengajaran yang nyaman dan menarik meningkatkan motivasi dan minat programmer untuk mempelajari lebih lanjut tentang pemrograman sebagai alternatif dalam pengajaran pemrograman. Pengajaran yang dimulai dengan konsep pemrograman dan diikuti oleh algoritma dan pemecahan masalah adalah pendekatan lain. Oleh karena itu, pendekatan lain dengan mengajarkan pemrograman secara langsung, diikuti dengan pengenalan algoritma dan pemecahan masalah dalam pemrograman, untuk menjadi solusi atas masalah tersebut. Selain itu, kemampuan logika, analisis, dan matematika diskrit menjadi dasar dalam pemecahan masalah.
The Impact Of Organizational Culture Toward Organizational Competitiveness At Pt. Goenta Jaya Medan Javerson Simamora; Eddy Gunawan; Felix Leonardi; Elyzabeth Wijaya; Ester
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10443

Abstract

The purpose of this research is to analyze the impact of organizational culture toward competitiveness at PT. Goenta Jaya Medan, the data is obtained through interview and questionnaire. There are 32 respondents from the company which only work in the office and supervisor only in company. Whereby the data analysis using descriptive statistic (mean, median, mode), validity, reliability, coefficient of correlation, regression analysis and hypothesis test. The result from the data is all valid, reliable and normal. so the data can be used for further analyze. There has a significant impact the organizational culture toward organizational competitiveness, where Ha accepted and Ha rejected Zcount = 4.776> Ztable = 1,96. Determination (r2) = 85.6% prove that organizational culture impact 85.6% toward organization competitiveness. The writer intends to give some recommendations which are outbound, happy weekend, monthly meeting and open-minded discussion, switching work day and give appreciation and recognition.
Pengaruh Pola Asuh dan Stimulasi Orang Tua terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini: Literatur Review Firda Amalia Pramesti; Endang Susilowati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10455

Abstract

ABSTRAK Perkembangan bahasa anak usia dini merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak yang menjadi dasar bagi kemampuan komunikasi, kognitif, dan sosial pada tahap perkembangan selanjutnya. Namun, masih ditemukan anak usia dini yang mengalami keterlambatan perkembangan bahasa, yang salah satunya disebabkan oleh kurang optimalnya stimulasi dan interaksi verbal di lingkungan keluarga. Rendahnya pengetahuan orang tua mengenai pentingnya stimulasi bahasa sejak dini serta keterlibatan orang tua yang masih terbatas dalam proses komunikasi sehari-hari turut memengaruhi kondisi tersebut (Wulandari et al., 2022). Interaksi orang tua dengan anak sering kali hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, tanpa disertai stimulasi bahasa yang terarah seperti mengajak anak berbicara, membacakan cerita, atau merespons ucapan anak secara aktif. Akibatnya, anak tidak memperoleh kesempatan yang cukup untuk mengembangkan kemampuan bahasa reseptif dan ekspresif secara optimal (Psimawa, Nirmala and Hartono, 2023). Kondisi ini dapat berdampak pada rendahnya kemampuan anak dalam mengekspresikan ide, berinteraksi sosial, serta memahami bahasa di kemudian hari. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang efektif melalui peningkatan peran dan keterlibatan orang tua dalam memberikan stimulasi bahasa yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, sehingga perkembangan bahasa anak usia dini dapat tercapai secara optimal (Ikhtiarani, Amalyani and Nuzuly Ramadhanty, 2024). Untuk menelaah peran orang tua dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak usia dini berdasarkan hasil kajian berbagai penelitian, khususnya melalui pola asuh, interaksi verbal, dan pemberian stimulasi yang konsisten di lingkungan keluarga. Tinjauan ini memakai beberapa sumber meliputi studi pencaarian sistematis database terkomputerisasi (Pubmed dan Google Shcoolar) yang diambil dalam waktu 5 tahun terakhir dari tahun 2020-2025. Artikel yang diperoleh dalam melakukan pencarian yaitu 40 jurnal, tetapi setelah dilakukan telaah artikel dan disesuaikan dengan judul berjumlah 13 jurnal. Kriteria dalam menemukan kunci penelusuran literature review yaitu “Perkembangan bahasa”, “stimulasi”,, dan “pola asuh”. ABSTRACT Early childhood language development is a crucial aspect of child development, laying the foundation for communication, cognitive, and social skills in later stages. However, children still experience delays in language development, partly due to suboptimal verbal stimulation and interaction within the family environment. Parents' limited knowledge of the importance of early language stimulation and limited parental involvement in daily communication contribute to this situation (Wulandari et al., 2022). Parent-child interactions often focus solely on meeting physical needs, without targeted language stimulation such as engaging children in conversation, reading stories, or actively responding to their speech. As a result, children do not receive sufficient opportunities to optimally develop their receptive and expressive language skills (Nirmala & Hartono, 2023). This condition can impact children's ability to express ideas, interact socially, and understand language later in life. Therefore, effective efforts are needed through increasing the role and involvement of parents in providing language stimulation appropriate to their child's developmental stage, so that early childhood language development can be optimally achieved (Ikhtiarani et al., 2024). To examine the role of parents in stimulating the language development of early childhood based on the results of various studies, especially through parenting patterns, verbal interactions, and providing consistent stimulation in the family environment. This review utilizes several sources, including a systematic search of computerized databases (PubMed and Google Scholar) taken over the past five years, from 2020 to 2025. The search yielded 40 articles, but after reviewing the articles and adjusting them by title, 13 articles were identified. The criteria for finding the search key for the literature review were "Language development," "Stimulation," and "Parenting patterns."
Integrasi Perhutanan Sosial dalam Perencanaan Desa sebagai Instrumen Pembangunan Desa Ramdhani Dwiatmojo
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10456

Abstract

ABSTRAK Perhutanan Sosial telah dipromosikan sebagai instrumen kebijakan strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengelolaan hutan negara sekaligus mendukung penghidupan masyarakat perdesaan. Namun, dalam praktiknya, kontribusinya terhadap pembangunan desa masih bersifat parsial dan belum terinstitusionalisasi secara memadai. Policy paper ini mengkaji tantangan struktural yang mendasari implementasi Perhutanan Sosial di Indonesia, dengan perhatian khusus pada fragmentasi tata kelola, ketidaksinkronan sistem perencanaan, serta lemahnya integrasi antara Perhutanan Sosial dan perencanaan pembangunan desa. Berdasarkan analisis kebijakan kualitatif yang bersandar pada telaah regulasi, dokumen perencanaan, dan evaluasi kebijakan, tulisan ini menunjukkan bahwa tidak terintegrasinya Perhutanan Sosial dalam instrumen perencanaan desa formal—yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes)—membatasi kapasitas desa untuk mendukung kegiatan bernilai tambah, memperkuat kelembagaan ekonomi lokal, serta menjamin distribusi manfaat yang akuntabel. Akibatnya, Perhutanan Sosial masih beroperasi terutama sebagai program sektoral kehutanan, alih-alih sebagai komponen integral pembangunan perdesaan. Tulisan ini mengajukan tiga alternatif kebijakan dan menilainya menggunakan kerangka Multi-Criteria Policy Assessment (MCPA). Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi Perhutanan Sosial ke dalam perencanaan pembangunan desa merupakan opsi kebijakan yang paling layak dan paling kokoh secara kelembagaan. Pendekatan ini selaras dengan mandat Kementerian Desa, memanfaatkan instrumen perencanaan yang telah tersedia, serta mengandung risiko tata kelola yang relatif lebih rendah. Dengan demikian, integrasi Perhutanan Sosial dalam perencanaan desa diidentifikasi sebagai strategi kelembagaan yang fundamental untuk meningkatkan efektivitasnya sebagai instrumen pembangunan perdesaan yang berkelanjutan. ABSTRACT Social Forestry has been promoted as a strategic policy instrument to expand community access to state forest management while simultaneously supporting rural livelihoods. In practice, however, its contribution to village development remains partial and insufficiently institutionalized. This policy paper examines the structural challenges underlying the implementation of Social Forestry in Indonesia, with particular attention to governance fragmentation, misalignment of planning systems, and weak integration between Social Forestry and village development planning. Drawing on qualitative policy analysis based on regulatory review, planning documents, and policy evaluations, this paper demonstrates that the exclusion of Social Forestry from formal village planning instruments namely the Village Medium-Term Development Plan (RPJMDes), the Annual Village Work Plan (RKPDes), and the Village Budget (APBDes) limits the capacity of villages to support value-added activities, strengthen local economic institutions, and ensure accountable benefit distribution. As a result, Social Forestry continues to operate largely as a sectoral forestry program rather than as an integral component of rural development. The paper proposes three policy alternatives and assesses them using a Multi-Criteria Policy Assessment (MCPA) framework. The analysis indicates that integrating Social Forestry into village development planning constitutes the most feasible and institutionally robust policy option. This approach aligns with the mandate of the Ministry of Villages, leverages existing planning instruments, and entails relatively lower governance risks. Integrating Social Forestry into village planning is therefore identified as a foundational institutional strategy to enhance its effectiveness as a sustainable rural development instrument.
Presepsi Guru Terhadap Penggunaan Media Audio Visual Bagi Anak Usia Dini di TK PKK Lapolea Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat Juliana; Salwiah; Sitti Rahmaniar Abubakar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10457

Abstract

ABSTRAK Media audio visual merupakan alat pembelajaran yang mengkombinasikan unsur suara dan gambar, baik dalam bentuk gambar bergerak maupun video yang berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan kepada anak agar mereka dapat melihat dan mendengarkan materi pembelajaran secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap penggunaan media audio visual bagi anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 2 orang guru dan 1 orang Kepala Sekolah TK PKK Lapolea. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berdasarkan analisis model Miles & Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian persespsi guru terhadap penggunaan media audio visual bagi anak usia dini di TK PKK Lapolea bahwa penggunaan media audio visual dalam pembelajaran mampu memberikan dampak positif terhadap proses dan hasil belajar anak usia dini. Media ini mampu meningkatkan beberapa hal di antaranya: (1) meningkatkan minat belajar anak, (2) perhatian dan konsentrasi anak, (3) pemahaman terkait materi yang diajarkan, dan (4) kesenangan anak dalam belajar. Kesimpulan penelitian bahwa anak terlihat lebih antusias dan aktif dalam mengikuti pembelajaran ketika guru menggunakan media yang menggabungkan unsur gambar dan suara, dibandingkan dengan pembelajaran tanpa media sehingga penggunaan media audio visual dalam pembelajaran dikatakan efektif serta mampu memberikan dampak positif terhadap proses dan hasil belajar anak. ABSTRACT Audiovisual media is a learning tool that combines elements of sound and images, either in the form of moving images or videos that function as a means of conveying messages to children so that they can see and listen to learning materials simultaneously. This study aims to describe teachers' perceptions of the use of audiovisual media for children. This type of research is descriptive qualitative research. The subjects of this study were 2 teachers and 1 Principal of PKK Lapolea Kindergarten. Data collection techniques were carried out through interviews, observation and documentation. Data analysis used was based on the Miles & Huberman model analysis, namely data collection, data reduction, data presentation and data verification. The results of the study of teachers' perceptions of the use of audiovisual media for early childhood at PKK Lapolea Kindergarten showed that the use of audiovisual media in learning can have a positive impact on the process and learning outcomes of early childhood. This media can improve several things including: (1) increasing children's interest in learning, (2) children's attention and concentration, (3) understanding of the material being taught, and (4) children's enjoyment in learning. The conclusion of the study is that children appear more enthusiastic and active in participating in learning when teachers use media that combine elements of images and sound, compared to learning without media, so that the use of audio-visual media in learning is said to be effective and able to provide a positive impact on the process and results of children's learning.
Peranan Isteri Nelayan Dalam Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga Studi Kualitatif di Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli: The Role of Fishermen's Wives in Household Economic Resilience A Qualitative Study in Sidoarjo Village, Baolan District, Tolitoli Regency Moh Tofan Samudin; Andi Famrizal; Elvira; Moh. Arif
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10459

Abstract

Rumah tangga nelayan tradisional menghadapi kerentanan ekonomi akibat ketidakpastian hasil tangkapan, faktor musim, serta relasi pasar yang tidak seimbang. Dalam kondisi tersebut, keluarga mengembangkan strategi adaptif dengan melibatkan isteri dalam aktivitas produktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan isteri nelayan dalam menopang ekonomi keluarga serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat keterlibatan mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan kuesioner pendukung di Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isteri nelayan menjalankan peran ganda, yaitu peran domestik sekaligus produktif melalui kegiatan penjemuran/pengolahan ikan, penjualan ikan, dan usaha perdagangan kecil di sekitar pelabuhan. Motivasi utama adalah membantu suami dan memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga. Faktor pendukung meliputi lokasi strategis, akses transportasi, dukungan suami, kerja sama antarkelompok perempuan, dan keterlibatan instansi; sedangkan hambatan utama berupa ketergantungan pada tengkulak, ketiadaan koperasi, dan keterbatasan modal. Temuan ini menegaskan bahwa keterlibatan ekonomi perempuan merupakan strategi adaptasi keluarga nelayan dalam menjaga keberlangsungan hidup.
Edukasi Dan Inovasi Otak-Otak Ikan Kembung Untuk Cegah Dampak Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan Penurunan Angka Stunting: Education And Innovation Of Mackerel Fish Objects To Prevent The Impact of Chronic Energy Deficiency (CED) and Reduce Stunting Rates Andi Yaumil Bay R Thaifur; Fitriani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10460

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia, khususnya pada negara berkembang termasuk Indonesia. Upaya percepatan penurunan stunting memerlukan intervensi berbasis masyarakat yang menekankan edukasi gizi dan pemanfaatan pangan lokal bergizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pencegahan stunting melalui edukasi gizi serta pelatihan inovasi pengolahan ikan kembung menjadi produk otak-otak sebagai sumber protein dan asam lemak omega-3. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2025 di wilayah kerja Puskesmas Katobengke dengan melibatkan 26 ibu yang memiliki balita. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan, pembagian leaflet, dan pelatihan pembuatan otak-otak ikan kembung. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan responden, dari 76,9% kategori baik sebelum intervensi menjadi 96,2% setelah intervensi. Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test (p < 0,05). Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi gizi dan inovasi olahan ikan kembung efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita sebagai upaya pencegahan stunting berbasis pangan lokal
Efektivitas Pelayanan Publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngada Gabriela Katharina Karen Segu; Cataryn V. Adam; Jim Briand Koliana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10464

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngada dengan menggunakan teori Komponen Pelayanan Publik oleh Sinambela (2010). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan publik belum berjalan optimal. Dari aspek prosedur pelayanan, ketepatan dan kecepatan layanan masih rendah karena informasi belum tersosialisasi secara merata dan waktu penyelesaian dokumen sering melebihi standar pelayanan. Dari aspek sarana dan prasarana, ketersediaan fasilitas masih terbatas, beberapa peralatan mengalami kerusakan, serta ruang pelayanan kurang memadai. Dari aspek kompetensi pegawai, kemampuan dan keterampilan masih bervariasi akibat keterbatasan pelatihan dan jumlah SDM. Partisipasi masyarakat juga masih rendah karena kurangnya kesadaran dalam mengurus dokumen kependudukan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan sistem, peningkatan sarana, penguatan kompetensi pegawai, serta peningkatan kesadaran masyarakat guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif dan berkualitas. ABSTRACT This study aims to analyze the effectiveness of public services at the Department of Population and Civil Registration of Ngada Regency using Sinambela’s (2010) Public Service Component theory. The research employed a descriptive qualitative method through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that public service effectiveness has not been fully optimized. In terms of service procedures, accuracy and timeliness remain inadequate due to uneven information dissemination and service completion times exceeding established standards. Regarding facilities and infrastructure, supporting equipment is limited, some tools are damaged, and the service room is insufficient to accommodate citizens comfortably. Employee competence varies due to limited training opportunities and human resource constraints. Community participation is also relatively low, as many citizens only process administrative documents when urgently needed. Therefore, improvements in service systems, infrastructure provision, employee competence development, and public awareness enhancement are necessary to achieve effective and high-quality public services.
Perbedaan Pengetahuan Sikap Sebelum dan Sesudah Edukasi Kesehatan Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di Sekolah MTs Negeri 4 Kota Palu: Differences in knowledge and attitudes before and after health education on reproductive health among adolescents at State Islamic Junior High School 4 (MTs Negeri 4) in Palu City Munawir; Munir Salham; Ahmad Yani; Siti Aisyah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10500

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman dan sikap positif remaja terhadap kesehatan reproduksi. Edukasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja krusial mencegah masalah kesehatan akibat kurangnya informasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Perbedaan edukasi kesehatan dengan pengetahuan dan perubahan sikap remaja mengenai kesehatan reproduksi di MTs Negeri 4 Kota Palu. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain one-group pretest-posttest. Sampel adalah remaja di MTs Negeri 4 Kota Palu yang diambil secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi penyuluhan oleh media video edukasi. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada perubahan signifikan pada pengetahuan remaja setelah penyuluhan video edukasi (p=0.662>0.05). Ini mengindikasikan intervensi belum efektif meningkatkan pengetahuan. Namun, terdapat perubahan signifikan pada sikap remaja (p=0.011<0.05), menunjukkan penyuluhan media video edukasi berhasil membentuk sikap lebih positif dan bertanggung jawab. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meskipun penyuluhan media video edukasi belum signifikan meningkatkan pengetahuan, intervensi ini berhasil membentuk sikap positif terhadap kesehatan reproduksi. Rekomendasi diberikan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan strategi edukasi kesehatan, mungkin dengan kombinasi metode atau intensitas lebih tinggi, guna mencapai peningkatan pengetahuan komprehensif di samping perubahan sikap positif.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue